cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Spektra
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 11 Documents
Search results for , issue " Vol 15, No 1 (2014): Spektra: Jurnal Fisika dan Aplikasinya" : 11 Documents clear
SIFAT OPTIK FILM TIPIS GAN YANG DIDEPOSISI DENGAN TEKNIK SPINCOATING DI ATAS SUBSTRAT SAPPHIRE Tayubi, Yuyu R.; Suhandi, Andi
Jurnal Spektra Vol 15, No 1 (2014): Spektra: Jurnal Fisika dan Aplikasinya
Publisher : Jurnal Spektra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan studi sifat optik film tipis Galium Nitrida (GaN) hasil deposisi dengan teknik spincoating di atas substrat sapphire menggunakan sumber gel gallium-citrate-amine dan gas Nitrogen. Sifat optik yang ditinjau mencakup penentuan celah pita energi optik melalui pengukuran spektroskopi UV-Vis dan spektrum fotoluminisensi pada suhu ruang (RT-PL). Hasil perhitungan dengan menggunakan metode Tauc-Plot yang didasarkan data pengukuran spektroskopi UV-Vis menghasilkan nilai celah pita energi optik film tipis GaN hasil deposisi sekitar 3,46 eV. Sedangkan dari pengukuran spektrum PL pada suhu ruang dihasilkan puncak intensitas spektrum PL untuk film tipis GaN terjadi pada panjang gelombang eksitasi sekitar 3617 nm. Panjang gelombang eksitasi ini bersesuaian dengan nilai celah pita energi (Eg) GaN sekitar 3,44 eV. FWHM dari puncak intensitas spektrum PL nilainya bervariasi terhadap temperatur deposisi. Dalam rentang temperatur deposisi yang digunakan, nilai FWHM puncak intensitas spektrum PL nilainya makinkecil ketika temperatur deposisi ditingkatkan hingga 1223 K.Kata Kunci: Sifat Optik, Film Tipis GaN, Spincoating, Temperatur Deposisi
KAJIAN PEROVSKITE LA0,73CA0,27MN1-XCUXO3 DENGAN 0 Gunanto, Y. E.; Sinaga, K.; Purwanto, A.; Kurniawan, B.; Poertadji, S.; Steven, E.; Brooks, J. S.
Jurnal Spektra Vol 15, No 1 (2014): Spektra: Jurnal Fisika dan Aplikasinya
Publisher : Jurnal Spektra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

We have performed the synthesis and characterization of materials La0.73Ca0.27Mn1-xCuxO3 for 0 <x< 0.19 using  neutron scattering diffraction (HRPD) and SQUID.All the samples are already in phase with the crystal structure  orthorombic and space group P nma. Parameters of the Mn-O bond length obtained from the charactyerization HRPD. From  the parameters of Mn-O bond length can be determined the value of Jahn-Teller distortion. The greater x will result in an  average radius of position B (<rB>) increasing and the tolerance factor t decreasing. From the characterization of the SQUID  was found that the maximum value of conductivity for Cu-doped samples will be lower when compare to the sample without  doping, except for Cu=0.10. If the value of the conductivity is getting smaller, the activation energy will be higher. Keywords: Jahn-Teller distortion, factor tolerance, conductivity, activation energy
BATAS FASA STRUKTUR MESOSKOPIK SUPERKONDUKTOR HIBRID PB/AL Liza Namigo, Elistia; Schildermans, Nele
Jurnal Spektra Vol 15, No 1 (2014): Spektra: Jurnal Fisika dan Aplikasinya
Publisher : Jurnal Spektra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Investigation of the phase boundary of superconducting Pb/Al hybrid macroscopic and mesoscopic structures is conducted and reported. The structures consists of 50 nm thin Al circular disk with 50 nm Pb disk deposited on top of it and 10 nm Ge deposited in between as insulation layer. Radius of the disk is 4 μm for macroscopic and 1,5 μm for mesoscopic structures. Deposition process was carried out with bi-layer lift-off electronic beam lithography technique. The measurements are performed in a 3He bath cryostat with temperature range from below 1 K to less than 7.19 K (Tc of Pb). Current of 5μA is applied to the sample and the R(T) measurement is performed for constant magnetic field H. Measurements are done for several values of magnetic field with a step of 0.1 mT. Field cooled measurements on macroscopic Al disk with diameter 4 μm and 1,5 μm and 50 nm thickness were carried out for reference. Results indicates that Pb strongly screened the field of Al for both macroscopic and mesoscopic samples with Little-Parks oscillation observed for mesoscopic disk. Tc values ofmacroscopic and mesoscopic samples show that superconductivity nucleation is strongly dependant on samples‟ boundary surface.Keywords: Coherence Length, Phase-Boundary, Little-Parks Oscillations.
PENGAMATAN STUKTUR MIKRO PERMUKAAN BAJA YANG DIIRRADIASI ION TITANIUM MENGGUNAKAN TEM Gustiono, Dwi
Jurnal Spektra Vol 15, No 1 (2014): Spektra: Jurnal Fisika dan Aplikasinya
Publisher : Jurnal Spektra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan pengamatan mikrostruktur permukaan material baja yang diiradiasi ion titanium pada suhu ruang  menggunakan mikroskop elektron transmisi (transmission electron microscope/TEM). Pada dosis irradiasi rendah, mikrostruktur permukaan baja banyak dipenuhi oleh cacat titik, cacat bidang dan dislokasi. Seiring dengan meningkatnya  dosis irradiasi terjadi perubahan mikrostruktur pada beberapa bagian atau daerah permukaan material baja yang semula  kristalnya berstruktur kubus berpusat muka (face centered cubic/ fcc) menjadi kubus berpusat badan (body centered cubic/bcc). Bagian permukaan yang mengalami perubahan struktur kristal karena proses irradiasi ion titanium ini memiliki bentuk melingkar seperti partikel dan memiliki ukuran luas yang beragam dari skala nano hingga mikron. Pengamatan penampang lintang memperlihatkan bahwa daerah bcc terinduksi irradiasi ini hanya terjadi pada daerah dekat permukaan sekitar 150 nm dari permukaan material baja. Keywords: Perubahan struktur kristal, irradiasi-ion, implantasi-ion, baja, mikroskop elektron.
OPTIMALISASI SINTESIS KITOSAN DARI CANGKANG KEPITING SEBAGAI ADSORBEN LOGAM BERAT Pb (II) Asni, Nurul; Saadilah, M. Arif; Saleh, Djonaedi
Jurnal Spektra Vol 15, No 1 (2014): Spektra: Jurnal Fisika dan Aplikasinya
Publisher : Jurnal Spektra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Chitosan has been made from the crab shells with a chemical method with 1M HCl demineralization for 1 hour, deproteination 1M NaOH for 2 hours and variations of deacetylation 30% NaOH, 40%, 50%, 60%, and 70% for 45 minutes. An analytical methode from FTIR showed that the best chitosan deacetylation degree obtained at 50% NaOH, and the best reaction time to get the best Chitosan is 30 minutes.Chitosan product from crab shells is a real chitosan agreed with database Match! program. Chitosan is known best Pb adsorption from Pb(NO3)2 solution with concentrations of 10, 50, and 100 ppm acid dilution and neutral dilution of 25, 50, and 100 ppm for 30 minutes and tested variations chitosan residual liquid. Chitosan absorbed around 10 ppm Pb acid dilution and 25 ppm neutral dilution. No adsorption at 50 and 100 ppmPb in acid dilution. Absorption of 44.77 ppm at 50 ppm and 97.04 ppm to 100 ppm.Keywords: Chitosan,Adsorption, Pb
MENENTUKAN PELUANG DAN PERIODE ULANG GEMPA DENGAN MAGNITUDE TERTENTU BERDASARKAN MODEL GUTTENBERG - RITCHER Zera, Tati
Jurnal Spektra Vol 15, No 1 (2014): Spektra: Jurnal Fisika dan Aplikasinya
Publisher : Jurnal Spektra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

A simple model of earthquake prediction can be constructed based on Magnitude and cumulative frequenty relation by Guttenberg - Richter equation. It is carried out a probability determinated simulation and quake repetition period with a certain magnitude to examine the model. Executing the model to 204 earthquakes data with > 5 RS of magnitude and > 100 km hypocentre which occured in January 1910 to January 2010 in West Java region at 60 – 80 N and 1050 – 1090 W, shown that the earthquake with low magnitude has shorter repetition period and bigger probability to occur. On the other hand the earthquake with higher magnitude has longer repetition period and has small probability to occur. By conducting the model test, it is obtained the seismicity index, a = 9,46 and the rock resistance, b = 1.265, which is showing the resistance of that region to a quake. The highest repetition periods (100 years) = 99,9% is in 3rdarea with 19 year and seismicity index for highest quake is 1.38.Keywords: Earthquake Prediction, Guttenberg-Ritcher, seismicity index, rock resistance.
PERTUMBUHAN KRISTAL DAN ANALISIS ELEMEN PERMUKAAN MATERIAL MULTIFERROIC BiFeO3 Suharno, Suharno; Soegiyono, Bambang; Hikam, Muhammad; Dwinanto, Dwinanto
Jurnal Spektra Vol 15, No 1 (2014): Spektra: Jurnal Fisika dan Aplikasinya
Publisher : Jurnal Spektra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sintesis material BiFeO 3 doping Yttrium dibuat dengan metode sol-gel. Pertumbuhan kristal BiFeO 3 pada temperature 600°Cmemperlihatkan adanya fasa BiFeO 3 dan fasa kedua Bi 25 FeO 39 dan Bi 2 Fe 4 O 9 sebagai impuritas. Bertambahnya temperatursintering, impuritas fasa Bi 25 FeO 39 berkurang disertai hilangnya impuritas fasa Bi 2 Fe 4 O 9 . Morphologi material BiFeO 3memiliki ukuran butir 700.1 nm. Analisis elemen permukaan material BiFeO 3 dengan spektroskopi photoelectron sinar Xpada pengukuran energi binding 0 – 1400 eV memperlihatkan munculnya elemen permukaan Bi pada orbital 4f 7/2 dan 4f 5/2dengan energi binding 158 eV dan 164 eV, elemen permukaan Fe orbital 2p 3/2 dan 2p 1/2 dengan energi binding 710 eV dan724 eV, elemen permukaan O orbital 1s dengan energi binding 528 eV, dan elemen permukaan C orbital 1s sebagai elemenimpuritas yang memiliki energi binding 284,5 eV.Kata kunci : BiFeO 3 , Sol-gel, kristal, morphologi, photoelectron sinar X, sintering, impuritas, energi binding
PENGARUH MEDAN INDUKSI PADA SIFAT MAGNET MATERIAL NANO KOMPOSIT BSHF / BST Novizal, Novizal; C F., Musfira.; Rayhana, Elda
Jurnal Spektra Vol 15, No 1 (2014): Spektra: Jurnal Fisika dan Aplikasinya
Publisher : Jurnal Spektra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam penelitian ini dilakukan pembuatan material nano komopsit hasil pencampuran 50 wt % material BSHF dan 50 wt %  material BST dengan menggunakan metoda mekanikal alloying dan sonikasi. Material di milling selama 80 jam, dilanjutkan  dengan pemanasan sampai 1100 oC selama 4 jam. Material yang sudah dalam bentuk Kristal di milling lagi selama 20 jam dan dilanjutkan dengan proses sonikasi selama 6 jam untuk mendapatkan material nano komposit.setelah pengeringan, dilakukan  pembuatan bulk dan dilanjutkan dengan karakterisasi XRD dan Fermagraph.. Material kedua dilakukan proses pembuatan  bulk sambil diinduksi magnet dari luar sebesar 5 mT. dan dilanjutkan dengan Fermagraph. Hasilnya memperlihatkan terjadi  perubahan sifat magnet dari material nano komposit. di indikasikan dengan perubahan nilai remanen dan nilai koersivitas  dari material.. Pengaruh induksi magnet pada material nano komposit BSHF / BST mengakibatkan perubahan nilai remanen sebesar 15 % dan nilai koersivitas 30 %. Kata kunci :, Mechanical Alloying , sonikasi induksi magnet remanen, dan koersivitas
EFEK VARIASI RADIUS NUKLEON TERHADAP PERSAMAAN KEADAAN BINTANG NEUTRON Suparti, Suparti; Sulaksono, A.; Mart, T.
Jurnal Spektra Vol 15, No 1 (2014): Spektra: Jurnal Fisika dan Aplikasinya
Publisher : Jurnal Spektra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The isoscalar parameter of SNM and the isovector parameter of PNM from various nucleon sizes as well as the effects of the fitting on medium density and low density prediction regimes of PNM have been investigated. To this end, we have chosen the cut-off parameter β = 0.0005 and β = 0.01, with the nucleon radii of 0, 0.66, 0.76, 0.83, and 0.99 fm. The obtained isoscalar parameters are in a good agreement with the result of the DBHF calculation for all nucleon radii used, except for rN = 0.99 fm, which does not fulfill the SNM EOS prediction based on the result of heavy ion collision. On the other hand, the effect of fitting of the parameters outside the upper and lower bounds leads to a disagreement with the experimental result of Danielwicz et al. It is suspected that this could happen due to the limitation of the parameter range β, as well as the nucleon radius. Keywords: nucleon radius, parameter, equation of state
SIFAT OPTIK FILM TIPIS GaAs YANG DITUMBUHKAN DENGAN TEKNIK MOCVD VERTIKALMENGGUNAKAN TMGa AND TDMAAs Suhandi1, Andi; Tayubi, Yuyu R.; Arifin, Pepen
Jurnal Spektra Vol 15, No 1 (2014): Spektra: Jurnal Fisika dan Aplikasinya
Publisher : Jurnal Spektra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan studi eksperimen untuk meneliti pengaruh penggunaan sumber metalorganik baru yakni trimethylgallium (TMGa) dan trisdimethylaminoarsenic (TDMAAs) yang dikombinasi dengan variasi temperatur penumbuhan terhadap sifat optik film tipis GaAs yang ditumbuhkan dengan teknik vertical-metalorganic chemical vapor depositions (MOCVD-Vertikal) di atas substrat SI-GaAs. Pengukuran photoluminescence pada suhu ruang (RT-PL) telah dilakukan untuk menginvestigasi sifat optik film tipis GaAs hasil penumbuhan. Puncak spektrum PL pada suhu ruang untuk film tipis GaAs di atas substrat SIGaAs terjadi pada panjang gelombang eksitasi sekitar 8725 Å. Panjang gelombang eksitasi ini bersesuaian dengan nilai celah pita energi optik (optical bandgap, Eg) GaAs hasil penumbuhan sekitar 1,43 eV. Puncak intensitas spektrum PL nilainya bervariasi terhadap temperatur penumbuhan. Dalam rentang temperatur penumbuhan yang digunakan dalam studi ini, puncakintensitas spektrum PL tertinggi terjadi pada film tipis GaAs yang ditumbuhkan dengan temperatur 580oC. Temperatur penumbuhan optimum ini lebih kecil dibanding temperatur penumbuhan optimum untuk film tipis GaAs yang ditumbuhkan dengan menggunakan sumber-sumber metalorganik konvensional. Hasil ini menunjukkan keefektifan penggunaan TDMAAs dalam mereduksi temperatur untuk penumbuhan film tipis GaAs dengan teknik MOCVD-Vertikal.Kata Kunci: Sifat Optik, Film Tipis GaAs, MOCVD Vertikal, Temperatur Penumbuhan

Page 1 of 2 | Total Record : 11