cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Tajdida
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 173 Documents
PERAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENGEMBANGKAN SEKOLAH MULTI TALENTA DI SD MUHAMMADIYAH 2 TAMAN Mahmudah, Eli; Fahyuni, Eni Fariyatul
Tajdida: Jurnal Pemikiran dan Gerakan Muhammadiyah Vol 17, No 1 (2019): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepemimpinan kepala sekolah menjadi penentu arah dan tujuan suatu sekolah. Tujuan suatu   sekolah dituangkan dalam visi dan misi. SD Muhamadiyah 2 Taman merupakan Sekolah yang  mencetak peserta didiknya menjadi anak  yang mengetahui potensi diri baik  akademik maupun non akademik. Salah satu visi SD Muhammadiyah 2 Taman adalah menjadi sekolah multi talenta. Untuk menggali dan mengembangkan multi talenta peserta didik, sekolah menfasilitasi dengan membuka kelas-kelas talent dan program pembelajaran sesuai kurikulum yang berlaku Yaitu Kurikulum 2013 dan Kurikulum Majelis Dikdasmen Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur dengan menggunakan metode pembelajaran yang bervariatif.  Untuk mencapai visi sekolah multi talenta, kepala  SD Muhammadiyah 2 Taman mengembangkan model kepemimpinan kolektif kolegial atau  kepemimpinan bersama. Kepala Sekolah dibantu Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum dan Kesiswaan, merumuskan  model pembelajaran bervariatif dan pengembangan kelas talent. Penelitian ini menggunakan pendekatan diskriptif kualitatif. Dengan melakukan wawancara mendalam terhadap kepala SD Muhammadiyah 2 Taman untuk memperoleh data-data yang berkenaan dengan model kepemimpinannya dan bagaimana perannya untuk menjadikan SD Muhammadiyah 2 Taman menjadi sekolah Multi Talent
INTERNALISASI NILAI-NILAI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM TERHADAP PERKEMBANGAN ANAK (STUDI KASUS DI SEKOLAH DASAR MUHAMMADIYAH KRIYAN KECAMATAN KALINYAMATAN KABUPATEN Rafsanjani, Toni Ardi; Rozaq, Muhammad Abdur
Tajdida: Jurnal Pemikiran dan Gerakan Muhammadiyah Vol 17, No 1 (2019): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan internalisasi nilai-nilai pendidikan agama Islam terhadap perkembangan anak di SD Muhammadiyah Kriyan Jepara. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif, dengan mengambil latar SD Muhammadiyah Kriyan Jepara. Metode pengumpulan datanya adalah indept interviews, observasi partisipan dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis data diskriptif yang mencakup tiga kegiatan bersamaan, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah 1) Internalisasi nilai-nilai pendidikan agama Islam dengan penanaman teori/ ilmu yang dikuatkan dengan firman Allah SWT dan hadis Nabi Muhammad SAW; 2) Internalisasi nilai-nilai pendidikan agama Islam dilakukan dengan kisah-kisah teladan dan hikmah kehidupan; 3) Internalisasi nilai-nilai pendidikan agama Islam dilakukan dengan pembelajaran materi agama dan umum yang saling terkoneksi melalui sinergitas kurikulum pendidikan nasional dan Kemuhammadiyahan; 4) Internalisasi nilai-nilai pendidikan agama Islam dilakukan melalui program pembiasaan intelektualitas, spiritualitas dan humanitas. Sedangkan wujud keberhasilannya adalah pembiasaan kesalehan membentuk siswa menjadi pelajar yang berkemajuan. Para siswa melaksanakan upaya internalisasi itu karena memercayai dan menganutnya sebagai bekal membawa pada ketenangan pikir dan zikir. Upaya internalisasi berhasil dilakukan bukan karena penekanan pendidikan yang keras, melainkan usaha pembiasaan nilai-nilai pendidikan agama Islam yang humanis religius dan dilakukan sesering mungkin, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah
MAKNA AGAMA MENURUT K.H. AHMAD DAHLAN Sulaiman, Muhammad
Tajdida: Jurnal Pemikiran dan Gerakan Muhammadiyah Vol 17, No 1 (2019): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Agama dalam bahasa latin disebut sebagai religio merujuk pada salah satu maknanya adalah religare: to recover yang artinya membebaskan. Agama dalampengertianringkasadalahsistemtentang tatacara menjalani kehidupan. Adapunmakna agama dalam pandangan KH. Ahmad Dahlan apabila coba merujuk beberapa kitab yang ditulis oleh dirinya sendiri ataupun catatan yang ada pada murid-muridnya bisa dikatakan bahwa KH. Ahmad Dahlan tidak berbeda jauh dengan ulama lainnya yang ingin menyampaikan sesuatu secara sederhana sebagaimana yang dibutuhkan masyarakat pada zaman itu.Agama bagi KH A Dahlan adalah pedoman bagi manusia untuk mengatur bagaimana seorang manusia hidup, bergaul dengan sesama, mengatur alam, yang telah disyariatkan Allah dengan perantaraan nabi-Nya dan serta petunjuk menjadi orang yang berbahagia di dunia dan menyiapkan kebahagiaan dia akhirat. 
OPTIMALISASI PEMBELAJARAN AL ISLAM DAN KEMUHAMMADIYAHAN TERINTEGRASI LITERASI DIGITAL GUNA MENGHADAPI TANTANGAN ERA 4.0 Saputra, Bachtiar Adi; Churrohman, Taufiq; Haryanto, Budi
Tajdida: Jurnal Pemikiran dan Gerakan Muhammadiyah Vol 17, No 1 (2019): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini membahas tentang optimalisasi pembelajaran Al Islam dan Kemuhammadiyahan yang diintegrasikan dengan literasi digital guna menghadapi tantangan era 4.0 yang dikenal dengan era digital. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan menjelaskan fakta secara obyektif dan ilmiah sesuai keilmuannya. Pembelajaran Al Islam dan Kemuhammadiyahan perlu dioptimalkan perannya untuk membina generasi muslim yang menguasai iptek, keterampilan kritis, kolaboratif dengan landasan iman dan taqwa guna menghadapi tantangan era 4.0 melalui integrasi pembelajaran Al Islam dan Kemuhammadiyahan dengan literasi digital. Hal tersebut dapat dilakukan dengan memanfaatkan media digital dalam proses pembelajaran AIK melalui teks digital, video digital, gamar digital, animasi digital dan Al Qur?an digital yang dapat diakses  dari laptop, tablet, maupun handphone yang sudah banyak digunakan oleh peserta didik dalam kesehariannya. Pembelajaran kontekstual yang memanfaatkan perangkat digital bisa membuat peserta didik lebih aktif dalam pembelajaran sehingga pembelajaran menjadi interaktif dan menyenangkan. Dapat disimpulkan bahwa dalam menghadapi tantangan di era 4.0, pembelajaran Al Islam dan Kemuhamamdiyahan perlu mengimbangi kemajuan teknologi melalui optimalisasi pembelajaran AIK yang diintegrasikan dengan literasi digital
PILAR PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH MUHAMMADIYAH Harianto, Eko
Tajdida: Jurnal Pemikiran dan Gerakan Muhammadiyah Vol 17, No 1 (2019): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jurnal ini memberikan ikhtisar tentang pilar-pilar pendidikan dasar dan menengah (Dikdasmen) Muhammadiyah. Pendidikan Muhammadiyah memiliki karakteristik tersendiri dibandingkan dengan pendidikan pada umumnya. Melalui penelitian ini, diketahui bahwa pilar-pilar Pendidikan Dasar Muhammadiyah merupakan respons terhadap kebijakan pemerintah dalam mengimplementasikan kurikulum yang diterapkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui konsep pilar-pilar Pendidikan Dasar Muhammadiyah. Jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (library research) yang meneliti sumber-sumber literatur yang berkaitan dengan masalah yang telah dirumuskan. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah mengetahui pilar-pilar Pendidikan Dasar Muhammadiyah dengan karakteristik yang dibangun dan menjadi landasan utama institusi pendidikan Muhammadiyah pada umumnya. Ciri-ciri Pendidikan Dasar Muhammadiyah adalah pilar keberlanjutan lembaga pendidikan Muhammadiyah, yaitu: Pendidikan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK), model kepemimpinan kolegial-kolegial, peran kader Muhammadiyah, keterlibatan siswa dan orang tua, dan kemandirian
PERAN RANTING ‘AISYIYAH MAKAM HAJI KARTASURO SUKOHARJO PERIODE 2010-2015 DALAM MENINGKATKAN PENDIDIKAN ISLAM DI MASYARAKAT MAKAMHAJI TAHUN 2012/2013” Ammah, Aisyah Fitrotul
Tajdida Vol 12, No 2 (2014): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This is field research with a focus on the role of Aisyiyah branch in Makamhaji Kartasuro Sukoharjo in improving Islamic education in public community, which are conclusions that: Role of Aisyiyah branch Makamhaji in improving Islamic education in society namely: (a) formal Islamic education, founded and built kindergarten school ABA Makamhaji 1, 2 and Free School Intan Permata. (B) non-formal Islamic education, founded ECD (Early Childhood Education) .. Early Childhood Education that existed at the Branch Aisyiyah Makamhaji is TPAB Intan Permata, TPQ Intan Permata and Play Group Intan Permata. Informal Islam education. (C)  Informal Islamic Education Branch Aisyiyah Makamhaji established a charity to foster harmonious family and Islamic sermon on  9th of each month and islamic sermon held in each branch Aisyiyah Makamhaji.
PENDIDIKAN MUHAMMADIYAH YANG BERKEMAJUAN BERBASIS KESANTUNAN BERBAHASA (Studi Perkembangan Amaliah Syariah Islam di Desa Karang Puluhan) Ngalim, Abdul
Tajdida Vol 13, No 1 (2015): Juni
Publisher : Muhammadiyah University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This paper aims to describe the development of Islamic Sharia charity in Karang Puluhan, Jatinom District, Klaten regency. Especially with regard to improvement of Muhammadiyah education, both informal and formal Muhammadiyah. Descriptive qualitative method. Data Obtained by experience seeing facts (empiric), observations, and the phenomenon of life in society Generally, and in particular Muhammadiyah members. Technique analysis, interpretation and interaction. There are three things as a result of research. (1) The process of improvement stems from Muhammadiyah education looked Efforts to change the system and improving the quality of life of human resources is still limited level of education, low economic situation, as well as Islamic law combines running with superstition, heresy , and  superstition (TBC) Became feasible level of education, and the economy, as well as running the Islamic Sharia, without confounding with tuberculosis. (2) The process of education to produce graduates who are godly, Lotty character, intelligent, skilled and responsible, Among the which requires effective communication concepts (Appropriate) and efficient (maximum effort and prayer, the result is optimal). (3) The effective communication, Including the selection of politeness language, and can be studied in Islamic socio-pragmatics.
KH. AHMAD AZHAR BASYIR, MA.: PROTOTIPE ULAMA-INTELEKTUAL MUHAMMADIYAH Jinan, Mutohharun
Tajdida Vol 12, No 2 (2014): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kyai Haji Bashir Ahmad Azhar, MA is known as a scholar-intellectual who once owned Muhammadiyah. He grew up in communities that hold on religious values, in Kauman. Throughout his life was spent in education and da’wah. Educated in boarding schools and formal education at home and abroad. His intelectual career showed through his profession as a lecturer and leader of Muhammadiyah organisation. His thoughts a reference to address the various problems of the people. His thinking is outlined in a number of books, including the field of jurisprudence, philosophy of Islamic law and Islamic economics. His position as chairman of Muhammadiyah  marks the transition process from the clerical leadership to intellectual models.
KESESUAIAN ANTARA CITA-CITA DAN PEMILIHAN PROGRAM STUDI MAHASISWA FAKULTAS AGAMA ISLAM ANGKATAN 2013/1014 Shobahiya, Mahasri; Lestari, Risma Marno
Tajdida Vol 12, No 2 (2014): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The success of ones learning is influenced by the ideals to be achieved. This study answered about compatibility  of dream and selection courses year 2013/2014. By using a quantitative approach  this field research leads to the conclusion that, variety of dream year 2013/2014 is to be a teacher IS (36%), lecturers IS (7%), psychologists (2%), enterpreuner (9%) , bank employees (6%), the judge / prosecutor (1%), director (2%), undergraduate (1%), and others (36%). Students of Islamic studies-Tarbiyah  that match with mission and objectives of major is quite large (62%), which aspires to be a teacher and lecturer of IS. Students of Islamic law (Sharia) in accordance with the ideals and objectives of faculty mission are very small (3%), which aspires to be a judge year 2013/2014, to be a teacher of IS (36%), lecturers of IS (7%), psychologists (2%), enterpreuner (9 %), bank clerks (6%), the judge / prosecutor (1%), director (2%), undergraduate (1%), and others (36%). Students Prodi PAI-Tarbiyah The dreams that match with its mission and objectives of faculty are quite large ( 62 % ) , who aspires to be a teacher and lecturer of IS. Students of Islamic law ( Sharia) that match with the ideals and objectives of the faculty is very small ( 3 % ) , which aspires to be a judge / prosecutor .
PENGANGGURAN SEBAGAI PERHATIAN UTAMA EKONOMI MUHAMMADIYAH Setiaji, Bambang
Tajdida Vol 13, No 1 (2015): Juni
Publisher : Muhammadiyah University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Islamic teachings emphasize the reduction of unemployment in religious terminology is called the needy, the people who do not posses income. The indigent are entitled to charity or public funds from the government.Reduction of unemployment caused or inclusive of other economic targets such as the flow of revenue to the public and simultaneously reduce poverty, and reduce social problems. It is a concern of the Quran and is expressed in many verses. Alleviation of poverty in Islam, not based on charity, but based on the work (full employment).The complex problem of unemployment in this country should be a priority in religious movements, particularly Muhammadiyah. Because without getting a job and eventually dignity of ones faith itself would be problematic. It can directly reproduce the movement of employers or improve competence, quality, and skills of learners. 

Page 1 of 18 | Total Record : 173