cover
Contact Name
Pindo Tutuko
Contact Email
pindotutuko@unmer.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
pindotutuko@unmer.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Local Wisdom : Jurnal Ilmiah Kajian Kearifan Lokal
ISSN : 20863764     EISSN : 26154951     DOI : -
Core Subject : Engineering,
LOCAL WISDOM is a scientific journal in the field of Architecture and the City as a "bridge" between the disciplines of architecture and urban planning and design studies.This scientific journal focusing on research relating to the study of local wisdom. Local knowledge is a potential local characteristic based on a local culture that has been a tradition in public life. A form of local wisdom studies varied widely, ranging from a cultural value system, social system to the physical manifestation of culture in the form of local knowledge, local technologies, as well as the physical form of the built environment. Studies of local wisdom is an effort in order to realize the harmony of the city environment, and sustainable through the use and development of local knowledge, contextual and a participatory approach.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2010): January 2010" : 5 Documents clear
KEARIFAN LOKAL PADA BANGUNAN RUMAH VERNAKULAR DI BENGKULU DALAM MERESPON GEMPA Studi Kasus: Rumah Vernakular di Desa Duku Ulu Triyadi, Sugeng; Sudradjat, Iwan; Harapan, Andi
Local Wisdom : Jurnal Ilmiah Kajian Kearifan Lokal Vol 2, No 1 (2010): January 2010
Publisher : Merdeka Malang University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/lw.v2i1.1366

Abstract

Bengkulu merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang termasuk dalam kategori rawan terhadap gempa. Hal ini disebabkan Bengkulu letaknya dekat dengan lempengan Indo-Australia yang merupakan lempeng yang paling aktif bergerak. Gempa terakhir yang terjadi di Bengkulu adalah tahun 2007 yang berkekuatan lebih dari 7 SR. Rumah tinggal merupakan hal yang menjadi perhatian dan yang cukup banyak rusak ketika terjadi gempa di Bengkulu. Dari berbagai hasil studi pengamatan yang dilakukan selama ini, terdapat suatu keunikan, yaitu bangunan rumah tinggal yang banyak rusak adalah bangunan rumah dengan sistem struktur dan konstruksi modern-konvensional, sedangkan bangunan vernakular setempat tetap berdiri. Bangunan vernakular secara teori tebukti mempunyai potensi-potensi lokal karena bangunan tersebut dibangun melalui proses trial error termasuk terhadap kondisi lingkungannya. Fenomena inilah yang dijabarkan dalam tulisan ini, tujuannya untuk menemukenali berbagai potensi lokal yang berkaitan dengan respon terhadap gempa pada rumah vernakular di Bengkulu sehingga dapat menjadi masukan dan bahan kajian untuk proses pembangunan rumah khususnya pada masyarakat di daerah Bengkulu.
Kearifan Lokal Pada Perancangan Kota Tua Tobelo Yuyun Qomariyah; Eko Dein Kirman; Agus Dwi Wicaksono
Local Wisdom : Jurnal Ilmiah Kajian Kearifan Lokal Vol 2, No 1 (2010): January 2010
Publisher : University of Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/lw.v2i1.1367

Abstract

Perkembangan Kota Tobelo sebagai ibukota Kabupaten Halmahera Utara cenderung memiliki ritme perkembangan yang cukup tinggi, selain sebagai pusat pemerintahan Kota Tobelo juga berfungsi sebagai kota pendidikan, pariwisata, perdagangan dan pusat transportasi dengan keberadaan Pelabuhan Tobelo. Secara geografis Kota Tobelo merupakan kota pantai karena letaknya berada di pesisir Teluk Galela. Kota Tobelo adalah salah satu kota yang pernah diduduki oleh Portugis dan Belanda hal ini terbukti dari arsitektur bangunan di pusat Kota Tobelo didominasi dengan bangunan beratap tinggi baik untuk bangunan pertokoanmaupun pergudangan. Penggunaan ruang di Kota Tobelo cenderung didominasi penggunaan ruang secara optimumdimana konsep ground figurativemendominasi kawasan karena tingginya nilai ekonomi kawasan. Perancangan Kota Tua Tobelo didasarkan pada khasanah kearifan lokal dan potensi alam yang ada di dalamnya. Berdasarkan telaah potensi kearifan lokal perancangan kawasan Kota Tobelo dengan tetap mempertahankan konsep kota tua yang didominasi oleh arsitektur bangunan peninggalan Portugis yang sudah terakulturasi dengan arsitektur Belanda dan arsitektur local Tobelo yaitu Hibualamo. Sedangkan berdasarkan potensi alami yang ada perancangan Kota Tobelo adalah pengembangan kota dengan konsep Water Front City. Salah satumetode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis deskriptif evaluative, Internal Factor Analysis Strategy dan Eskternal Factor Analysis Strategy. Sehingga didapatkan konsep dasar perancangan Kota Tobelo adalah Pengembangan Kota Tua Tobelo dengan Konsep Water Front City yang Nyaman dan Berwawasan Lingkungan.
Mitigasi Bencana Di Perkotaan; Adaptasi Atau Antisipasi Perencanaan Dan Perancangan Kota ? (Potensi Kearifan Lokal Dalam Perencanaan Dan Perancangan Kota Untuk Upaya Mitigasi Bencana) Respati Wikantiyoso
Local Wisdom : Jurnal Ilmiah Kajian Kearifan Lokal Vol 2, No 1 (2010): January 2010
Publisher : University of Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/lw.v2i1.1368

Abstract

Fenomena Gempa merupakan akibat dari terjadinya perubahan dan pergeseran lempeng planet bumi yang terus menerus terjadi, yang dikendalikan oleh proses-proses endogenik dan eksogenik. Pemahaman perilaku gempa (jalur seismic, titik pusat gempa, serta kecenderungan pergeseran kulit bumi), sangat penting diperhatikan dalam perencanaan dan perancangan kota. Upaya mitigasi bencana di perkotaan harus dilakukan, belajar dari "pengalaman atas kejadian bencana di kota-kota kita (Aceh, Yogyakarta, Tasikmalaya, Padang dll). Korban jiwa terbesar kejadian bencana gempa bumi di perkotaan diakibatkan oleh terjadinya keruntuhan bangunan, terbatasnya akses dan ruang evakuasi di perkotaan, dan/atau kebakaran pasca gempa. Kondisi ini menjadi perhatian akademisi maupun praktisi, untuk memberikan sumbangan pemikiran guna memperkecil jumlah korban jiwa. Pemikiran-pemikiran tentang sistem peringatan dini, perencanaan dan perancangan kota yang aman dan nyaman (planning for safe city), penggunaan material, disain dan rekayasa bangunan tahan gempa, merupakan isue yang menarik untuk didiskusikan. Di sisi lain kekayaan akan potensi kearifan lokal (baik dalam bentuk pengetahuan lokal, teknologi lokal, pranata sosial, maupun tradisi lokal) sebenarnya telah banyak memberikan "pelajaran berharga dalam pemanfaatan ruang dan/atau lingkungan. Dengan demikian pemahaman atas potensi-potensi kearifan lokal dalam perencanaan dan perancangan kota menjadi penting dalam upaya mitigasi bencana di perkotaan. Penataan ruang melalui penataan konfigurasi ruang kota dengan unsur bangunan (skycraper, high rise building), kepadatan bangunan, serta ruang terbuka, harus direncanakan dan dirancang dengan baik untuk mengurangi jumlah korban akibat gempa. Upaya mitigasi dampak gempa bumi melalui perencanaan dan perancangan kota dan bangunan harus didukung oleh perangkat peraturan dan kebijakan pemerintah kota dan pusat yang berkaitan dengan perlindungan masyarakat dari bahaya gempa. Penggalian potensi kearifan lokal dalam upaya mitigasi, akan memberikan tambahan "muatan produk akhir perencanaan dan perancangan kota yang responsive, antisipatif dalammitigasi bencana di perkotaan.
Perancangan Bangunan Tradisional Sunda Sebagai Pendekatan Kearifan Lokal, Ramah Lingkungan Dan Hemat Energi Wahyudi, Agung
Local Wisdom : Jurnal Ilmiah Kajian Kearifan Lokal Vol 2, No 1 (2010): January 2010
Publisher : Merdeka Malang University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/lw.v2i1.1369

Abstract

Permasalahan krisis lingkungan dan krisis energi (listrik, BBM) yang diiringi dengan semakin menyusutnya ruang terbuka hijau, pemborosan energi, pemborosan bahan bangunan , mendorong berbagai kalangan (arsitek, arsitek lanskap, desainer interior, produsen bahan bangunan, dan lain-lain) untuk berpikir ulang tentang paradigma membangun rumah berkelanjutan dan ramah lingkungan. Perwujudan desain bangunan tersebut sebenarnya sudah dilakukan sejak jaman dahulu, seperti mendirikan rumah panggung yang bertujuan supaya tidak lembab dan nyaman, perwujutanya adalah disebut dengan bangunan tradisional. Bangunan tradisional merupakan bangunan dibuat oleh masyarakat di daerah yang banyak menyimpan berbagai kelebihan Salah satu contohnya bangunan tradisional di Kampung Kranggan. Proses pembangunan dan teknik pembangunannya umumnya sederhana dan bahkan tidak terlalu memperhatikan aspekaspek desain yang hemat energi. Tetapi didalam operasionalnya, bangunan ini justru lebih hemat dibandingkan dengan bangunan-bangunan modern yang dibangun diperkotaan dengan bantuan arsitek. Salah satu penyebab hal ini adalah adanya sistematisasi sistem bangunan tradisional, yang mencakup struktur, utilitas, interior, dan envelope-nya. Hal inilah yang dicoba diungkapkan ditulisan ini dengan dengan menguraikan keberadaan sistem perancangan bangunan tradisional melalui survey langsung danmembandingkan terhadap antara kampung tradisional di Jawa Barat, yaitu Kampung Naga yang ada di Garut dengan Kampung Kranggan yang ada di Pondok Gede, Bekasi. Kampung Kranggan merupakan salah satu kampung tradisional sunda yang masih hidup diantara megapolitan Jakarta.. Maka penelitian ini bertujuan untuk mewujudkan perancangan bangunan yang berkelanjutan dan ramah lingkungan hemat energi, yang berakar dari arsitektur tradisional. Sehingga nantinya permasalahan krisis lingkungan dan krisis energi bisa teratasi.
Menuju Kota Hijau, Melalui Kearifan Lokal (Memberdayakan Potensi Terpendam Tri Kahayangan Di Denpasar Sebagai Hijauan Kota Yang Abadi) Syamsul Alam Paturusi; I Wayan Diartika
Local Wisdom : Jurnal Ilmiah Kajian Kearifan Lokal Vol 2, No 1 (2010): January 2010
Publisher : University of Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/lw.v2i1.1370

Abstract

.

Page 1 of 1 | Total Record : 5