cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
e-Jurnal Perspektif Ekonomi dan Pembangunan Daerah
Published by Universitas Jambi
ISSN : -     EISSN : 23031255     DOI : -
Core Subject : Economy,
e-Jurnal Perspektif Ekonomi dan Pembangunan Daerah difokuskan pada penerbitan artikel teoretis dan empiris di bidang ilmu ekonomi dan pembangunan daerah, dengan berbagai metode penelitian yang mencakup analisis statistik, studi kasus maupun penelitian lapangan dari berbagai perspektif.
Arjuna Subject : -
Articles 119 Documents
Peran subsektor perikanan dalam perkonomian Kabupaten Tanjung Jabung Barat Riska Ananda Putri
e-Jurnal Perspektif Ekonomi dan Pembangunan Daerah Vol. 5 No. 3 (2016): e-Jurnal Perspektif Ekonomi dan Pembangunan Daerah
Publisher : Konsentrasi Pembangunan Regional dan Publik, Prodi Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis 1). perkembangan produksi dan PDRB subsebktor perikanan di Kabupaten Tanjung Jabung Barat; 2). kontribusi PDRB subsektor perikanan terhadap PDRB sektor pertanian Kabupaten Tanjung Jabung Barat; 3). Peran subsektor perikanan dalam perekonomian Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Data yang digunakan adalah data sekunder di tingkat Kabupaten Tanjung Jabung Barat selama periode 2005 -2014. Penelitian menggunakan metode analisis deskriptif dan kuantitatif. Hasil analisis menemukan bahwa: 1) perkembangan PDRB subsektor perikanan dan produksi perikanan Kabupaten Tanjung Jabung Barat selama periode 2005-2014 cenderung terus mengalami peningkatan setiap tahunnya. Perkembangan PDRB subsektor perikanan rata-rata sebesar 3,07 persen pertahunnya dan produksi subsektor perikanan rata-rata sebesar 5,26 persen pertahunnya; 2) Kontribusi PDRB subsektor perikanan terhadap PDRB sektor pertanian Kabupaten Tanjung Jabung Barat selama periode 2005-2014 cenderung mengalami penurunan setiap tahunnya. Rata-rata kontribusi PDRB subsektor perikanan terhadap PDRB sektor pertanian sebesar 12,02 persen; 3) Selama periode 2005-2014 sub sektor perikanan mampu menjadi sektor basis dan unggulan di Kabupaten tanjung Jabung Barat, hal ini terlihat dari rata-rata nilai LQ subsektor perikanan sebesar 3,02. Kata kunci : PDRB, Subsektor Perikanan, Sektor Basis. REFERENCES Adisasmita, R, 2005. Dasar-Dasar Ekonomi Wilayah, Graha Ilmu, Yogyakarta. Arsyad, Lincolin. 2002. “pengantar Perencanaan Ekonomi Daerah (edisi kedua)”. Yogyakarta: BPFE Basuki, Agus Tri. 2009. “Analisis Potensi Unggulan Kabupaten Kepulauan Yapen dalam Menopang Pembangunan Provinsi Papua Tahun 2004-2008”. dalam Unisia Vol XXXII No. 71 BPS. 2014. Jambi dalam Angka. BPS Jambi BPS. 2014. Tanjung Jabung Barat dalam Angka. BPS Jambi Evi dan Hastarini. 2008.“Analisis Sektor dan Produk Unggulan Kabupaten Kendal”. dalam Media Ekonomi dan Manajemen Vol XVIII No. 2 Hodijah, S. 2012. Identifikasi Perekonomian Kabupaten Kerinci. Jurnal Paradigma Ekonomika. Vol. 1, No. 6. Hal: 17-24. Kementerian Kelautan dan Perikanan. 2010. Rencana Strategis Kementerian Kelautan dan Perikanan 2010 – 2014. Kementerian Kelautan dan Perikanan. Jakarta. Junaidi,J; Zulgani,Z. (2011). Peranan Sumberdaya Ekonomi dalam Pembangunan Ekonomi Daerah. Jurnal Pembangunan Daerah, Edisi 3, 27-33 Krismanto. 2002. Analisis Ekonomi Wilayah Provinsi Jambi (Pendekatan Sektor Basis. Jambi : FE UNJA Kuncoro, M. 2003.“Metode Riset untuk Bisnis dan Ekonomi”. Jakarta: Erlangga Mondal, Wali I. 2009. “An Analysis of The Industrial Developmemt Potential of Malaysia: A Shift-Share Approach”dalam Journal of Business & Economic Research Rangga, Bhian. 2013. Laporan Perencanaan Wilayah Analisis Ekonomi II. Jurnal Analisis Ekonomi. Richardson, Harry W, 2001. Dasar-Dasar Ilmu Ekonomi Regional, Terjemahan Paul Sitohang, Edisi Revisi, Lembaga Penerbit FE UI, Jakarta. Riyadi. 2002. “Pengembangan Wilayah Teori dan konsep Dasar, dalam Pengembangan Wilayah dan Otonomi DaerahKajian Konsep dan Pengembangan. Penerbit PusatPengkajian Kebijakan Teknologi Pengembangan Wilayah Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi”. Jakarta. Sirojuzilam, 2008. Disparitas Ekonomi dan Perencanaan Regional, Ketimpangan Ekonomi Wilayah Barat dan Wilayah Timur Provinsi Sumatera Utara, Pustaka Bangsa Press. Sjafrizal, 2008. Ekonomi Regional, Teori dan Aplikasi, Baduose Media, Cetakan Pertama, Padang. Sukirno, Sadono, 1985. Ekonomi Pembangunan : Proses, Masalah dan Dasar Kebijaksanaan. Jakarta. Lembaga Penelitian Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia Suparmoko, Irawan, 1979. Ekonomi Pembangunan. Yogyakarta Balai Penelitian Fakultas Ekonomi Universitas Gajah Mada Tarigan, Robinson.2005.“Ekonomi Regional, Teori dan Aplikasi”. Jakarta: Bumi Aksara. Tarigan, Robinson. 2014.“Ekonomi Regional, Teori dan Aplikasi (edisi revisi)”. Jakarta: Bumi Aksara Zakaria, Junaiddin. 2009.“Pengantar Teori Ekonomi Makro”. Jakarta: Gaung Persada Press Zulgani,Z; Syaparuddin,S; Parmadi,P. (2014). Analisis daya saing produk agroindustri perkebunan dalam perekonomian wilayah Provinsi Jambi. Jurnal Perspektif Pembiayaan dan Pembangunan Daerah; 2(1): 29-38.
Analisis produksi usaha industri olahan ubi di Kota Sungai Penuh (Studi kasus Kecamatan Sungai Bungkal) Nike Anggraini
e-Jurnal Perspektif Ekonomi dan Pembangunan Daerah Vol. 5 No. 3 (2016): e-Jurnal Perspektif Ekonomi dan Pembangunan Daerah
Publisher : Konsentrasi Pembangunan Regional dan Publik, Prodi Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: 1). kondisi sosial ekonomi pengusaha industri olahan ubi di Kota Sungai Penuh (Studi Kasus Kecamatan Sungai Bungkal) ; 2). faktor yang mempengaruhi produksi olahan ubi di Kota Sungai Penuh (Studi Kasus Kecamatan Sungai Bungkal). Penelitian ini merupakan jenis penelitian survey. Analisis data menggunakan metode deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menemukan: 1) kondisi sosial ekonomi pengrajin industri olahan ubi di Kecamatan Sungai Bungkal cukup bervariasi dilihat dari umur, tingkat pendidikan, jumlah tanggungan anggota keluarga dan pengalaman berusaha, produksi, modal awal, bahan baku, upah dan tenaga kerja; 2) Secara bersama-sama dan secara parsial, faktor modal awal, bahan baku, upah dan tenaga kerja berpengaruh signifikan terhadap produksi industri olahan ubi di Kecamatan Sungai Bungkal. Kata kunci : Modal awal, Bahan baku, Upah, Tenaga kerja, Produksi DAFTAR PUSTAKA Ali,J; Delis, A; Hodijah, S. (2015). Analisis Produksi dan Pendapatan Petani Karet di Kabupaten Bungo. Jurnal Perspektif Pembiayaan dan Pembangunan Daerah; 2(4): 201-208. Anonim, 2000, Statistik Industri Besar dan Sedang Indonesia 2000,BPS. Anonim. 2006. Undng-Undang Tentang Industri. BPS Anonim, 2010, Indikator Industri Kota Jambi. BPS, Kota Jambi Anonim, 2010. Indikator Industri Kabupaten/Kota Provinsi Jambi. BPS Provinsi Jambi Arikunto, Suharsimi. 2006. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta : Rineka Cipta Dewi, Puspa. 2004. Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Produksi Industri Dodol Kentang Di Desa Lubuk Nagodang Kabupaten Kerinci. Skripsi. Universitas JambiFrini, Nurul. 2007. Analisis Potensi Pengembangan Industri Dodol Kentang Di Kabupaten Kerinci. Skripsi. Universitas Jambi. Gujarati, Damodar. 2003. Econometric. Jakarta: ErlanggaHodijah, S. 2012. Identifikasi Perekonomian Kabupaten Kerinci. Jurnal Paradigma Ekonomika. Vol. 1, No. 6. Hal: 17-24. Marisanta. 2002. Analisis Strategi Pengembangan Usaha Pada Industri Keripik dan Kerupuk Ubi Kayu di Kota Jambi. Skripsi. Universitas Jambi. Mulyadi. 2005. Analisis Biaya Produksi. PT. Indeks : Jakarta Simanjuntak, Payaman. 2005. Pengantar Ekonomi Sumber Daya Manusia, LP. FEUI. Jakarta. Universitas IndonesiaSukirno, Sadono, 2006. Pengantar Teori Mikro Ekonomi, Edisi ketiga. PT. Raja Grafindo Persada: JakartaTambunan, Tulus, 1999. Tingkat Industrialisasi di Indonesia: Beberpa Indicator Penting, Jurnal Studi Indonesia Tampubolon, Edward, 1999. Elastisitas dan Tenaga Kerja Pada Sub Sektor Industri Kecil di Kotamadya Jambi Periode 1984-1997, Skripsi FE-UNJA. Jambi Tan, Syamsurijal. 2009. Kebijakan Ekonomi Makro Provinsi Jambi. Jurnal Jambi Prospektif. Volume VIII Vabianto, Atma,2010. Analisis Faktor –Faktor Yang Mempengaruhi Perkembangan Nilai Produksi Sektor Pertanian Provinsi Jambi. Skripsi FEB,UNJA. Widodo, Suseno Tryanto Hg,1997. Ekonomi Indonesia, Fakta Dan Tantangan Dalam Era Liberalisasi”, Kanisius, Jogjakarta Zulgani,Z; Syaparuddin,S; Parmadi,P. (2014). Analisis daya saing produk agroindustri perkebunan dalam perekonomian wilayah Provinsi Jambi. Jurnal Perspektif Pembiayaan dan Pembangunan Daerah; 2(1): 29-38.
Analisis pengaruh indeks pembangunan manusia (IPM), tingkat pengangguran dan pertumbuhan ekonomi terhadap kemiskinan di Kabupaten Muaro Jambi Joko Waluyo
e-Jurnal Perspektif Ekonomi dan Pembangunan Daerah Vol. 5 No. 3 (2016): e-Jurnal Perspektif Ekonomi dan Pembangunan Daerah
Publisher : Konsentrasi Pembangunan Regional dan Publik, Prodi Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: 1) perkembangan tingkat kemiskinan, indeks pembangunan manusia, pengangguran dan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Muaro Jambi; 2) pengaruh indeks pembangunan manusia, tingkat pengangguran dan pertumbuhan ekonomi terhadap kemiskinan di Kabupaten Muaro Jambi. Data yang digunakan adalah data sekunder di tingkat Kabupaten Muaro Jambi pada priode 2000-2014. Data dianalisis secara deskriptif dan kuantitatif menggunakan analisis regresi. Hasil penelitian menemukan bahwa: 1) Selama Tahun 2000 – 2014 tingkat kemiskinan di Kabupaten Muaro Jambi mengalami penurunan rata-rata sebesar 8,04 persen pertahun, Indeks Pembangunan Manusia naik rata-rata sebesar 1,16 persen pertahun, tingkat pengangguran terbuka naik rata-rata sebesar 9,27 persen pertahun dan pertumbuhan ekonomi naik rata-rata sebesar 5,37 persen pertahun; 2) Secara bersama-sama, Indeks Pembangunan Manusia, tingkat pengangguran terbuka dan pertumbuhan ekonomi berpengaruh signifikan dan mampu memberikan penjelasan terhadap penurunan tingkat kemiskinan dengan koefisien R2 sebesar 88,4 persen. Secara secara parsial Indeks Pembangunan Manusia mempunyai pengaruh negatif dan signifikan terhadap tingkat kemiskinan sedangkan, sedangkan tingkat pengangguran dan pertumbuhan ekonomi tidak berpengaruh signifikan. Kata kunci: kemiskinan, indeks pembangunan manusia, pertumbuhan ekonomi, pengangguran REFERENCES Anjuli, A.D dan Fitriyati Dyah. 2013. Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi, Pendidikan, dan Pengangguran Terhadap Kemiskinan di Kabupaten Sampang. Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE). Vol. 1, No. 3. Cholili, F.M.2014. Analisis Pengaruh Pengangguran, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Terhadap Jumlah Penduduk Miskin (Studi Kasus 33 Provinsi Di Indonesia). Diponegoro Journal Of Economics. Vol. 2, No. 1. Firdaus, Muhammad. 2011. Ekonometrika, Suatu Pendekatan Aplikatif. Jakarta: Bumi Aksara. Gujarati, D.N dan Porter, D. C. 2010. Dasar-Dasar Ekonometrika (Edisi 5), Buku 1. Jakarta: Salemba Empat. Haughton, Jonatan dan Khandker, S. R. 2012. Pedoman Tentang Kemiskinan dan Ketimpangan. Jakarta: Salemba Empat. Junaidi, J. (2014). Analisis Hubungan Deret Waktu untuk Peramalan. Jambi. Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jambi Junaidi,J; Zulfanetti, Z; Hardiani,H. (2014). Analisis Kondisi Ketenagakerjaan di Provinsi Jambi. Laporan Penelitian. Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jambi Kuncoro, Mudrajad. 2004. Otonomi dan Pembangunan Daerah: Reformasi Perencanaan, Strategi dan Peluang. Jakarta: Penerbit Erlangga. Kuncoro, Mudrajad. 2010. Masalah, Kebijakan dan Politik Ekonomi Pembangunan. Jakarta: Penerbit Erlangga. Mankiw. N. G. 2006. Pengantar Ekonomi Mikro (Edisi 3). Jakarta: Salemba Empat. Mankiw. N.G dan Euston, Q. P. 2008. Pengantar Ekonomi Makro (Edisi Asia). Jakarta: Salemba Empat. Mulyadi, S. 2014. Ekonomi Sumberdaya Manusia Dalam Prespektif Pembangunan. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada. Nugroho, P. A. 2015. Pengaruh PDRB, Tingkat Pendidikan, Dan Pengangguran Terhadap Kemiskinan Di Kota Yogyakarta Tahun 1999-2013. Skripsi. Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta. Nopriansyah, N., Junaidi, J., & Umiyati, E. (2015). Determinan Kemiskinan Rumah Tangga di Provinsi Jambi. Jurnal Perspektif Pembiayaan dan Pembangunan Daerah, 2(3), 119-128. Octaviani, Dian. 2001, Inflasi, Pengangguran, dan Kemiskinan di Indonesia :Analisis Indeks Forrester Greer & Horbecke, Media Ekonomi, Hal. 100-118, Vol. 7, No. 8. Purnama, I. P. 2005. Analisis Investasi Dan Pertumbuhan Ekonomi Dalam Mengurangi Tingkat Kemiskinan Di Sumatera Utara. Tesis. Medan: Universitas Sumatera Utara. Riani, E.; Haryadi,H; Amril,A. 2014. Faktor Penentu Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Bungo. Jurnal Perspektif Pembiayaan dan Pembangunan Daerah. Vol 2(1); 21- 28. Samuelson, P. A dan Wiliam D. N. 2004. Ilmu Makro Ekonomi (Edisi Ke 17). Jakarta: PT Media Global Edukasi. Santoso, R. P. 2012. Ekonomi Sumber Daya Manusia Dan Ketenagakerjaan. Yogyakarta: UPP STIM YKPN Saputra, WhisnuAdhi. 2011. Analisis Pengaruh Jumlah Penduduk, PDRB, IPM, Pengangguran Terhadap Tingkat Kemiskinan Di Kabupaten / Kota Jawa Tengah.. Skripsi. Semarang: Universitas Diponegoro. Sukirno, Sadono. 2011. Teori Pengantar Makroekonomi. Jakarta: Raja Grafindo Persada. Siregar, H dan Wahyuniarti, D.2007. Dampak Pertumbuhan Ekonomi Terhadap Penurunan Jumlah Penduduk Miskin. Jurnal Ekonomi Pembangunan IPB. Vol. 4, No. 1. Suparmoko, M dan Irawan. 2012. Ekonomika Pembangunan (Edisi Keenam). Yogyakarta: BPFE-YOGYAKARTA Suparmono. 2004. Pengantar Ekonomika Makro: Teori, Soal dan Penyelesaiannya. Yogyakarta: UPP AMP YKPN. Tan, Syamsurijal. 2010. Perencanaan Pembangunan (Teori Implementasi Pada Pembangunan daerah). Jambi: Fakultas Ekonomi UNJA Todaro, M. P dan Stephen, C. S. 2006. Pembangunan Ekonomi (Edisi Kesembilan), Jilid 1. Jakarta: Penerbit Erlangga. UNDP. 1990. Human Development Report 1990. Newyork: Oxford University Press. UNDP. 1995. Human Development Report 1995. Newyork: Oxford University Press. Widarjono, Agus. 2013. Ekonometrika Pengantar dan Aplikasinya. Yogyakarta UPP STIM YKPN. Wiguna, V. I. 2013. Analisis Pengaruh PDRB, Pendidikan Dan Pengangguran Terhadap Kemiskinan Di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2005-2010. Jurnal Pendidikan Ekonomi, Vol. 1, No. 2 Wijayanto. R. D. 2010. Analisis Pengaruh PDRB, Pendidikan Dan Pengangguran Terhadap Kemiskinan Di Kabupaten / Kota Jawa Tengah Tahun 2005 - 2008. Skripsi. Semarang: Universitas Diponegoro. Yacoub, Yarlina.2012. Pengaruh Tingkat Pengangguran terhadap Tingkat Kemiskinan Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Barat. Jurnal EKSOS. Vol. 8, No. 3.<
Faktor – faktor yang mempengaruhi penanaman modal dalam negeri (PMDN) di Indonesia Try Sandys Saldy
e-Jurnal Perspektif Ekonomi dan Pembangunan Daerah Vol. 5 No. 3 (2016): e-Jurnal Perspektif Ekonomi dan Pembangunan Daerah
Publisher : Konsentrasi Pembangunan Regional dan Publik, Prodi Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Investasi merupakan suatu faktor krusial bagi kelangsungan proses pembangunan ekonomi suatu negara. Investasi swasta yang bersumber dari PMA dan PMDN merupakan alternatif sumber dana bagi pembangunan ekonomi. Adanya PMA dapat menimbulkan dampak yang merugikan bagi suatu negara meskipun kehadirannya dapat juga memberikan kontribusi positif bagi pembangunan ekonomi. Kehadiran PMA dapat menghambat perkembangan perusahaan-perusahaan nasional dan tidak memberikan pendapatan berarti bagi pemerintah. Oleh karena itu, pemberdayaan PMDN merupakan hal yang lebih penting untuk diupayakan. Perkembangan PMDN di Indonesia menunjukkan tren yang positif pada periode sebelum krisis ekonomi. Meskipun perekonomian telah mengalami pemulihan setelah diguncang krisis ekonomi, namun kondisi PMDN di Indonesia belum menunjukkan perkembangan yang berarti hingga tahun 2010 dan selanjutnya. Hal ini merupakan suatu permasalahan di tengah-tengah upaya Indonesia untuk membangun perekonomiannya. Penelitian ini bertujuan antara lain untuk mengetahui pengaruh dari produk domestik bruto, suku bunga kredit dan tingkat inflasi terhadap perubahan PMDN di Indonesia pada periode 1994 - 2014. Model analisisnya adalah menggunakan metode regresi Ordinary Least Squares (OLS). Hasil analisis menemukan bahwa Produk Domestik Bruto berpengaruh positif dan signifikan terhadap perubahan nilai PMDN di Indonesia, tetapi suku bunga dan tingkat inflasi tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Kata kunci : Investasi, PMDN, PDB, Suku Bunga Kredit, Inflasi. REFERENCES Badan Pusat Statistik. Statistik Indonesia, Berbagai edisi, Jakarta Gujarati, Damodar. 1999. Ekonometrika Dasar. Jakarta: Erlangga. George Kawung,dkk. 2014. Analisis Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Investasi di Kabupaten Sorong (Studi Pada Kabupaten Sorong Tahun 2008 – 2012). Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Volume 14 No. 3- Oktober 2014. Junaidi, J. (2014). Analisis Hubungan Deret Waktu untuk Peramalan. Jambi. Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jambi Mudjarad Kuncoro. 2000. Ekonomi Pembangunan : Teori Masalah, dan Kebijakan. Yogyakarta : UPP AMP YKPN. Nafisatul Muflihah. 2007. “Analisis Suku Bunga, PDB, dan Nilai Tukar Sebagai Determinan Investasi di Indonesia (Studi Kasus : 1999:1 – 2006:3).” Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya. Rosita,R; Haryadi,H; Amril,A. (2014). Determinan ekspor CPO Indonesia. Jurnal Perspektif Pembiayaan dan Pembangunan Daerah; 1(4). Sadono Sukirno. 2011. Pengantar Teori Makro Ekonomi. Jakarta : PT. Raja Grafindo Persada. Samuelson, Paul A. Dan Nordhaus, William D. 1998. Ilmu Makro Ekononomi. Jakarta : PT. Media Global Edukasi. Todaro, Michael P. 2000. Pembangunan Ekonomi di Dunia Ketiga : Jilid I. Jakarta : Erlangga. Vio Achfuda Putra. 2010. “ Analisis Pengaruh Suku Bunga Kredit, PDB, Inflasi, dan Tingkat Tekhnologi Terhadap PMDN di Indonesia Periode 1986 – 2008”. Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya. Winarno, Wing Wahyu. 2011. Analisis Ekonometrika dan Statistika dengan Eviews Edisi Ke – 3. Yogyakarta : UPP STIM YKPN Yogyakarta.
Pengaruh pertumbuhan ekonomi terhadap ketimpangan distribusi pendapatan di Indonesia Lia Ratnasari
e-Jurnal Perspektif Ekonomi dan Pembangunan Daerah Vol. 5 No. 2 (2016): e-Jurnal Perspektif Ekonomi dan Pembangunan Daerah
Publisher : Konsentrasi Pembangunan Regional dan Publik, Prodi Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis (i) pengaruh pertumbuhan ekonomi terhadap ketimpangan distribusi pendapatan; (ii) pengaruh pertumbuhan ekonomi sektoral terhadap ketimpangan distribusi pendapatan. Hasil penelitian menemukan bahwa pertumbuhan ekonomi berpengaruh positif dan signifikan terhadap ketimpangan distribusi pendapatan, dengan nilai sebesar 0,976 menandai bahwa 97,6% ketimpangan distribusi pendapatan di Indonesia dijelaskan dari variabel pertumbuhan ekonomi. Variabel pertumbuhan ekonomi sektoral yang berpengaruh positif dan signifikan ialah sektor pertanian, pertambangan, bangunan, keuangan, dan jasa-jasa, Kata Kunci: Pertumbuhan ekonomi, ketimpangan distribusi pendapatan, regresi sederhana, regresi linear berganda. REFERENCES Arifin Bustanul, J.Rachbini, didik, 2000. Ekonomi Politik Kebijakan Politik. Jakarta: PT.Gramedia Widiasarana Indonesia. Ariyadi, Zamzami. 2010. Analisis Ketimpangan Kawasan Timur Indonesia Dengan Kawasan Barat Indonesia. skripsi FE Unja Badan Pusat Statistik (BPS)Indonesia.berbagai tahun terbitan Bappenas, 2012. Rasio Gini Indonesia dalam Lima Tahun Terakhir. Jakarta. -----------, 2004. Pembangunan Dalam Angka. Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia, Jakarta Dewangga Putra L, Ahmad HendraSetiawan, 2008 Analisis Pengaruh Ketimpangan Distribusi Pendapatan Terhadap Jumlah Penduduk Miskin Di Provinsi Jawa Tengah Periode 2000 – 2007.(jurnal) Delis, Arman, Rosmeli, dan Novitasari. Analisis ketimpangan pendapatan antar wilayah di Indonesia periode 1990-2008. Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Indonesia vol 4. Gujarati, Damodar, 1999, Ekonometrika Dasar, Penerbit Erlangga, Jakarta. Hendri, 2009. Analisis Pengaruh Ketimpangan Pendapatan Dan Kemiskinan Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Indonesia. Tesis. Universitas Andalas Padang Idris,K; Hodijah,S; Syaparuddin,S. (2014). Pertumbuhan ekonomi, kesempatan kerja, kemiskinan dan ketimpangan pendapatan di Provinsi Jambi. Jurnal Paradigma Ekonomika; 9(1) Jhinggan, 2003. Ekonomi Pembangunan dan Perencanaan, Jakarta :Rajawali Press. Hidayat, Kepri, 2015. Analisis Ketimpangan Pembangunan Di Kawasan Timur Indonesia. Skripsi. Universitas Jambi Kuncoro, Mudrajad, 1997, Ekonomi Pembangunan: Teori, Masalah, dan Kebijakan, Edisi Pertama,Unit Penerbit dan Percetakan, AMP YKPN, Yogyakarta. Lincolin, Arsyad. 1999. Ekonomi Pembangunan, Yogyakarta:STIE YKPN Mahardik, Doni, 2013. Analisis Perubahan Ketimpangan Pendapatan Dan Pertumbuhan Ekonomi Antar Propinsi Di Indonesia.Jurnal of economic and policy:http:/journal.unnes.ac.id/nju/index.php/jejak. Michael P, Todaro, 2000. Pembangunan ekonomi dunia ketiga .Jakarta: Erlangga. Nanga, Muana, 2001. Makro ekonomi.Jakarta:Raja Grafindo Persada. Nota Keuangan dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara. Berbagai tahun terbitan. OECD, 2015. Survei Ekonomi OECD INDONESIA. Pendi Dewanto, Rujiman, Agus Suriadi. 2014. Analisis Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi Dan Ketimpangan Pendapatan Terhadap Pengentasan Kemiskinan Di Kawasan Mebidangro.jurnal ekonomi vol.7 Universitas Sumatra Utara Putra, Dewangga, 2008. Analisis Pengaruh Ketimpangan Distribusi Pendapatan Terhada Jumlah Penduduk Miskin Di Provinsi Jawa Tengah Periode 2000 – 2007(jurnal). Rivani, Edmira, 2014. Perubahan Struktur Ekonomi Tenaga Kerja dan Analisis Multidimensional Scaling (MDS) dalam Mengelompokkan Tenaga Kerja di Berbagai Provinsi. jurnal. P3DI Bidang Ekonomi Dan Kebijakan Publik Setjen DPR RI Soetopo, Refa Wisha Satrio, 2009.Analisis Ketimpangan Pendapatan Antar Pulau Di Indonesia. skripsi. FEM Institut Pertanian Bogor. Sofyan, Yahya Putra, Dkk, (2010). Masalah Distribusi Pendapatan dan Kemiskinan di Indonesia. jurnal. Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Suwarni, EMI, 2012. Keterkaitan Antara Pertumbuhan Ekonomi, Ketimpangan Pendapatan, Dan Kemiskinan. Disertasi. Universitas Padjadjaran Bandung. Tejasari, Maharani, (2008). Peranan Sektor Usaha Kecildan Menengah Dalam Penyerapan Tenaga Kerja Dan Pertumbuhan Ekonomi. Skripsi. Institut Pertanian Bogor. Umiyati, E., 2012. Analisis Pertumbuhan Ekonomi dan Ketimpangan Pembangunan Antar Wilayah Di Pulau Sumatera. Jurnal Paradigma Ekonomika Vol 1(6), hal 42- 50. Umiyati, Etik. 2012. Analisis Tipologi Pertumbuhan Ekonomi dan Disparitas Pendapatan dalam Implementasi Otonomi Daerah di Provinsi Jambi. Jurnal Paradigma Ekonomi Vol 1 Nomor 5 April 2012. Zilfiyah, Siti, (2013). Analisis Kontribusi Sektor Industri Terhadap Penyerapan Tenaga Kerja Sektor Industri Di Indonesia. Jurnal. Universitas Brawijaya Malang.
Pengaruh penanaman modal asing, penanaman modal dalam negeri, dan belanja modal terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Jambi M. Reza Kurnia Fhathoni
e-Jurnal Perspektif Ekonomi dan Pembangunan Daerah Vol. 5 No. 2 (2016): e-Jurnal Perspektif Ekonomi dan Pembangunan Daerah
Publisher : Konsentrasi Pembangunan Regional dan Publik, Prodi Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Pengaruh Penanaman Modal Asing (PMA), Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN), dan Belanja Modal terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Jambi. Penelitian ini dilakukan dalam kurun waktu 15 tahun, yang dimulai dari periode tahun 2000 sampai 2014. Penelitian ini menggunakan analisis regresi linier dengan metode Ordinary Least Square (OLS). Hasil penelitian menunjukan bahwa secara bersama-sama, PMA, PMDN dan belanja modal berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Secara parsial, ketiga variabel tersebut juga menunjukkan pengaruh positif dan signifikan Kata kunci: pertumbuhan ekonomi, penanaman modal asing, penanaman modal dalam negeri, Belanja Modal.REFERENCES Anonim, 2000-2014. Produk Domestik Bruto Atas Harga Berlaku dan Konstan. BPS Pusat : www.BPS.go.id. Anonim, 2000-2014. Realisasi APBD pemerintah daerah kabupaten/kota seluruh Indonesia: www.djpk.depkeu.go.id.: Anonim,2000-2014. Realisasi PMA dan PMDN Provinsi Jambi : BPMD-PTT Provinsi Jambi. Anonim,2011. Penyusunan Model Efesiensi Belanja Daerah terhadap Pertumbuhan Ekonomi, tingkat Kemiskinan, dan Pengangguran. Kemenkeu : www.Kemenkeu.go.id Arsyad, Lincoln. 2010. Ekonomi Pembangunan. Edisi Kelima. STIE YKPN Yogyakarta Boediono, 1999. Teori Pertumbuhan Ekonomi. Yogyakarta : BPEE. Darise, Nurlan. 2008. Akuntansi Keuangan Daerah (Akuntansi dalam Sektor Publik). Penerbit Indeks. Jakarta. Ghozali, imam. 2009. Ekonometrika : Teori, Konsep dan Aplikasi dengan SPSS 17. Semarang : Badan Penerbit Universitas Diponegoro. Guritno, Mangkoebroebroto. 2014. Ekonomi Publi. Edisi Ketiga. Yogyakarta : BPFE. Halim, Abdul. 2007. Pengolaan Keuangan Daerah. Yogyakarta :UPP STIM YKPM. Jhingan, M. 1990. Ekonomi Pembangunan dan Perencanaan. PT.Raja Grafindo Larengkum, Dirgahayu,dkk. 2014. Pengaruh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah terhadap Pendapatan Domestik Regional Bruto di Kabupaten Kepulauan Talaud. Manado : IEP-FEB Unsrat. Hasan, Iqbal. 2008. Pokok-Pokok Statistik 2 (Statistik Inferensif) edisi kedua. Jakarta : Bumi Aksara. Kuncoro, Mudjarad. 2007. Metode Kuantitatif Teori dan Aplikasi untuk Bisnis dan Ekonomi. Yogyakarta : UPP STIM YKPN. Mankiw, N.Gregory. 2003. Teori Ekonomi Makro. Jakarta : Eirlangga. Michal P. Todaro, 1998. Pembangunan Ekonomi di Dunia ke Tiga. Jakarta : Erlangga. Raharjo, Adi, 2006. Pengaruh Pengeluaran Pemerintah, Investasi Swasta Da Angkatan Kerja Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Tahun 1982-2003 (Studi Kasus di Kota Semarang). Semarang : Universitas Diponegoro. Riani, E.; Haryadi,H; Amril,A. 2014. Faktor Penentu Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Bungo. Jurnal Perspektif Pembiayaan dan Pembangunan Daerah. Vol 2(1); 21- 28. Rodiyah,2011.Analisis Proorsi Belanja Daerah Dalam Apbd Provinsi Jambi. Jambi : UNJA Sitaniapessy, Harry. 2013. Pengaruh Pengeluaran Pemerintah terhadap PDRB dan PAD. Yogyakarta : UNY Sukirno,Sadono. 2011. Makro Ekonomi Teori Pengantar. Jakarta : Raja Grafindo Pesada. Suparyanto, 2010. Ukuran-Ukuran dalam Epidemiologi. Suparyanto.Blogsport.co.id Widarjono, Agus. 2013. Ekonometrika Pengantar dan Aplikasinya. Yogyakarta : UPP STIM YKPN.
Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi, Belanja Modal Dan Kesempatan Kerja Terhadap Jumlah Penduduk Miskin Di Provinsi Jambi Dian Yuliana
e-Jurnal Perspektif Ekonomi dan Pembangunan Daerah Vol. 5 No. 2 (2016): e-Jurnal Perspektif Ekonomi dan Pembangunan Daerah
Publisher : Konsentrasi Pembangunan Regional dan Publik, Prodi Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemiskinan merupakan masalah yang bersifat multidimensi sehingga dapat ditinjau dari berbagai sudut pandang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak pertumbuhan ekonomi, belanja modal, dan kesempatan kerja terhadap jumlah penduduk miskin yang ada di Provinsi Jambi selama periode 2000-2014. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik. Metode regresi yang digunakan adalah dengan metode regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa belanja modal dan kesempatan kerja memiliki pengaruh yang signifikan terhadap jumlah penduduk miskin di Provinsi Jambi, akan tetapi pertumbuhan ekonomi memiliki pengaruh yang tidak signifikan. Nilai R-squared dari variabel independent (pertumbuhan ekonomi, belanja modal, dan kesempatan kerja) terhadap variabel dependen (jumlah penduduk miskin) memiliki nilai sebesar 0.740208 yang berarti 74,02 persen jumlah penduduk miskin di pengaruhi oleh pertumbuhan ekonomi, belanja modal, dan kesempatan kerja. Sedangkan 25,98 persen sisanya dijelaskan oleh variabel lain diluar model yang digunakan. Kata Kunci: Jumlah Penduduk Miskin, Pertumbuhan Ekonomi, Belanja Modal, Dan Kesempatan KerjaREFERENCESBadan Pusat Statistik. 2015. Berita Resmi Statistik Indonesia. Provinsi Jambi. Badan Pusat Statistik Provinsi Jambi. 2014. Data Dan Informasi Kemiskinan Provinsi. Jambi.Badan Pusat Statistik Provinsi Jambi. 2015. Statistik Keuangan Daerah Provinsi Jambi 2000-2014. Jambi.Badan Pusat Statistik Provinsi Jambi. 2015. Sensus Ekonomi Nasional Tahun 2000-2006. Jambi.Badan Pusat Statistik Provinsi Jambi. 2015. Sensus Angkatan Kerja Nasional Tahun 2007-2014. Jambi.Badan Perencanaan Daerah Provinsi Jambi 2016. BKKBN Provinsi Jambi, 2015. http://www.kependudukanjambi.org/data-migran.html. Diakses tanggal 20 maret 2016.Gujarati, Damodar N dan Porter Dawn C, 2012. Dasar-dasar ekonometrika Edisi 5 buku 2, Jakarta, Salemba Empat.Harlik,H.; Amri,A.;Hardiani,H.(2013). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kemiskinan dan Pengangguran di Kota Jambi. Jurnal Perspektif Pembiayaan dan Pembangunan Daerah. 1(2), 109-120 Idris,K; Hodijah,S; Syaparuddin,S. (2014). Pertumbuhan ekonomi, kesempatan kerja, kemiskinan dan ketimpangan pendapatan di Provinsi Jambi. Jurnal Paradigma Ekonomika; 9(1) Junaidi, Zulfaneti, Hardiani, 2014. Analisis Kondisi Ketenagakerjaan Di Provinsi Jambi. Junaidi,J; Zulgani,Z. (2011). Peranan Sumberdaya Ekonomi dalam Pembangunan Ekonomi Daerah. Jurnal Pembangunan Daerah, Edisi 3, 27-33 Kemenkeu RI ,2016.http://www.kemenkeu.go.id/kajian/penyusunan-model-efisiensi-belanja-negara-terhadap-pertumbuhan-ekonomi-tingkat-kemiskinan-dan-html. Diakses tanggal 16 Maret 2016. Mankiw, N Gregory, 2006 Pengantar Ekonomi Makro, Edisi Ketiga, Jakarta ,Salemba Empat. Khabhibi Achmad, 2013. Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Tingkat Kemiskinan. Surakarta: USM. Kristanto, Prabowo Dwi, 2014. Analisis Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi, Upah Minimum, dan Tingkat Pengangguran Terhadap Jumlah Penduduk Miskin di Kabupaten Brebes Tahun 1997-2012. Kuncoro, Mudrajad, 2003. Ekonomi Pembangunan: Teori, Masalah dan Kebijakan. UPP AMP YKPN: Yogyakarta. Kuncoro, Mudrajat, 2010. Masalah, Kebijakan, dan Politik Ekonomika Pembangunan, Erlangga. Mayanti,A; Syaparuddin,S; Ahmad,E. (2013). Analisis PDRB sektor primer dan kesempatan kerja di Kabupaten Bungo. Jurnal Perspektif Pembiayaan dan Pembangunan Daerah; 1(1): 51-62. Nazir, Mohammad. 2014. Metode Penelitian ,Bogor : Ghalia Indonesia Nopriansyah, N., Junaidi, J., & Umiyati, E. (2015). Determinan Kemiskinan Rumah Tangga di Provinsi Jambi. Jurnal Perspektif Pembiayaan dan Pembangunan Daerah, 2(3), 119-128. Nurmainah, Santi (2014). Analisis Pengaruh Belanja Modal, Tenaga Kerja Dan Indeks Pembangunan Manusia Terhadap Kemiskinan (Studi Kasus 35 Kabupaten /Kota Di Provinsi Jawa Tengah) Tahun 2003-2012. Prasetyo, Adit Agus, 2010. Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Tingkat Kemiskinan. Semarang: FE UNDIP. Prasetyo, P.Eko. 2009. Fundamental Makro Ekonomi. Yogyakarta: Beta Offset. Sa’adillah, Fitri, 2012. Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kesempatan Kerja pada Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Tengah. Semarang: UNNES. Siregar dan Wahyuniarti (2008). Makroeknomi. Jakarta: Erlangga. Sitohang, Christine Marta, Rosalina Koleangan Dan Richard Tumilaar (2013). Pengaruh Belanja Modal Dan Investasi Swasta Terhadap Kemiskinan Di Kota Manado Tahun 2004-2012. Sugiyono. 2011. Metode Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta. Syaf R, Hidayat MS, Achmad E. 2013. Faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan rumah tangga miskin di sekitar Taman Nasional Bukit Dua Belas (studi kasus desa-desa penyangga TNBD di Kecamatan Maro Sebo Ulu, Kabupaten Batang Hari). Jurnal Perspektif Pembiayaan dan Pembangunan Daerah; 1(2):127-136. Todaro, Michel P. 1995. Ekonomi Untuk Negara-Negara Berkembang, Penerjemah : Agustinus Subekti, Ed, Jakarta: Bumi Aksara. Todaro, Michael P. 2004. Pembangunan Ekonomi Di Dunia Ketiga. Edisi Ke Enam, Alih Bahasa : Drs. Haris Munandar, M. A., Jakarta: PT Gelora Aksara Pratama. Todaro, Michel P. dan Smith S.C. 2006. Pembangunan Ekonomi. Jakarta: Erlangga.
Pengaruh Pengeluaran Pemerintah Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Bungo Rian Hidayat
e-Jurnal Perspektif Ekonomi dan Pembangunan Daerah Vol. 5 No. 2 (2016): e-Jurnal Perspektif Ekonomi dan Pembangunan Daerah
Publisher : Konsentrasi Pembangunan Regional dan Publik, Prodi Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk 1). menganalisis perkembangan belanja langsung dan belanja tidak langsung Kabupaten Bungo tahun 2001-2014; 2). menganalisis kontribusi belanja langsung dan belanja tidak langsung terhadap total belanja daerah Kabupaten Bungo Tahun 2001-2014; 3). menganalisis pengaruh belanja langsung dan belanja tidak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Bungo tahun 2001-2014. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif dan kuantitatif. Metode analisis deskriptif kuantitatif digunakan untuk menguraikan suatu keadaan atau persoalan yang didukung oleh fakta-fakta, sifat serta hubungan antara fenomena yang dianalisis meliputi perkembangan, kontribusi dan regresi. Hasil penelitian menemukan bahwa perkembangan belanja langsung dan tidak langsung Kabupaten Bungo menunjukkan peningkatan yang positif, hal ini dilihat dari perkembangan belanja langsung selama tahun 2001-2014 meningkat sebesar 18,83 persen pertahun, sementara belanja tidak langsung meningkat sebesar 22,80 persen pertahun. Kontribusi belanja tidak langsung terhadap belanja total belanja daerah lebih besar dari kontribusi belanja langsung, hal ini dilihat dari rata-rata kontribusi belanja langsung terhadap total belanja daerah Kabupaten Bungo selama tahun 2001-2014 adalah sebesar 44,33 persen, sementara belanja tidak langsung sebesar 55,67 persen. Hasil regresi belanja langsung dan belanja tidak langsung secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Sebaliknya secara parsiall, hanya belanja langsung yang memiliki pengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Bungo. Kata kunci : Belanja Langsung, Belanja Tidak Langsung, Pertumbuhan Ekonomi. REFERENCES Arsyad, Lincolin. 1999. Ekonomi Pembangunan. Edisi Keempat. STIE YKPN . Yogyakarta. Ariansyah, A; Amir, A; Achmad,E. 2014. Tingkat Ketergantungan Fiskal dan Hubungannya dengan Pertumbuhan Ekonomi di Kota Jambi. Jurnal Perspektif Pembiayaan dan Pembangunan Daerah, 1 (3). Azis, Iwan J. 1991. Pengantar Ekonomi Pemgembangan Regional. Jakarta. PT. Ekspres Chandra, Dedi. 2001. “Analisis pengaruh pengeluaran pembangunan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah kota jambi”. Skripsi Fakultas Ekonomi, Universitas Jambi. Damarsari, R., Junaidi, J., & Yulmardi, Y. (2015). Kinerja Pembangunan Daerah Kabupaten/Kota di Provinsi Jambi. Jurnal Perspektif Pembiayaan dan Pembangunan Daerah, 2(3), 161-172Bati. 2009. Pengaruh Belanja Modal Sebagai Komponen Belanja Langsung dan PAD Terhadap Pertumbuhan Ekonomi (studi kasus pada Kabupaten/Kota di Sumatera Utara). Skripsi FEUSU (tidak dipubliksasikan). Djojohadikusumo. Sumitro. 1994. Perkembangan pertumbuhan pemikiran Ekonomi dasar teori ekonomi dan ekonomi pembangunan. LP2ES. Jakarta. Dumairy. 1996. Perekonomian Indonesia. Jakarta :Penerbit Erlangga. Gujarati, Damodar. 2003. Ekonometric. Erlangga, Jakarta Mangkoesoebroto, Guritno. 1993. Ekonomi public, edisi ke-3, FE UGM. Yogyakarta. Mangkoesoebroto, Guritno. 1995. Ekonomi Publik. Edisi Ketiga. FE UGM. Yogyakarta. Muljana. 1995. Perencanaan pembangunan nasional. Jakarta Rahmadi, Dkk. 2000. Pengaruh Perbedaan Elastisitas Penerimaan Dan elastisitas Pengeluaran Pembangunan terhadap Keterganntungan Bantuan Pembangunan Pusat (studi Kasus Daerah Tkt 1 Jambi Periode 1980-1995). Jambi: Fakultas Ekonomi UNJA. Sukirno, Sadono, 2002. Pengantar Teori Makro dan Lanjutan. PT Raja Grafindo Persada. Jakarta. Sukirno, Sadono. 2005. Makro Ekonomi Modern. PT Raja Grafindo Persada. Jakarta. Suparmoko, 2002. Pengantar teori makro dan lanjutannya. PT Raja Grafindo Persada. Jakarta. Suparmoko, 2000. Keuangan Negara Dalam Teori dan Praktek. BPFE. Yogyakarta. Suparmoko. 2002. Ekonomi publik : untuk keuangan dan pembangunan Daerah. Edisi Pertama. Andi, Yogyakarta. Supangat, A, 2007, Statistika, dalam Kajian Deskriptif, Inferensi, dan Non Parametrik. Kencana Prenada Media Grup, Jakarta. Umiyati, E., 2012. Analisis Pertumbuhan Ekonomi dan Ketimpangan Pembangunan Antar Wilayah Di Pulau Sumatera. Jurnal Paradigma Ekonomika Vol 1(6), hal 42- 50. Peraturan Pemerintah RI No. 38 tahun 2007 tentang Kewenangan Pemerintah Provinsi dan kab/kota Peraturan Pemerintah RI No. 58 tahun 2006 tentang Pengelolaan Keuangan daerah Undang –Undang No. 32 tahun 2004 tentang Pemerintahan daerah. Riani, E.; Haryadi,H; Amril,A. 2014. Faktor Penentu Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Bungo. Jurnal Perspektif Pembiayaan dan Pembangunan Daerah. Vol 2(1); 21- 28. Undang – Undang No. 33 Tahun 2004 tentang perimbangan keuangan antara Pemerintah pusat dan pemerinutah daerah
Analisis kinerja keuangan dari sisi belanja daerah di Kabupaten Batang Hari Mohammad Khodafi
e-Jurnal Perspektif Ekonomi dan Pembangunan Daerah Vol. 5 No. 2 (2016): e-Jurnal Perspektif Ekonomi dan Pembangunan Daerah
Publisher : Konsentrasi Pembangunan Regional dan Publik, Prodi Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk; (1). menganalisisa perkembangan belanja operasi, belanja modal, belanja langsung, belanja tidak langsung dan total belanja daerah di Kabupaten Batang Hari Tahun 2002-2012; (2). menganalisis kinerja keuangan daerah dilihat dari sisi belanja meliputi belanja operasi, belanja modal, belanja langsung, dan belanja tidak langsung terhadap total belanja daerah serta rasio total pendapatan daerah terhadap total PDRB di Kabupaten Batang Hari Tahun 2002-2012.Penelitian ini menggunakan model analisis deskriptif kuantitatif dengan alat analisis perkembangan dan rasio kinerja keuangan daerah Untuk menganalisis kinerja keuangan daerah dilihat dari sisi belanja meliputi belanja operasi, belanja modal, belanja langsung, dan belanja tidak langsung terhadap total belanja daerah serta rasio total pendapatan daerah terhadap total PDRB di Kabupaten Batang Hari Tahun 2002-2012. Hasil analisis kemampuan keuangan daerah dari sisi belanja di Kabupaten Batang Hari tahun 2002-2012 yang diukur dari sisi rasio belanja operasional, rasio belanja modal, rasio belanja langsung dan belanja tidak langsung serta rasio total belanja daerah terhadap PDRB menunjukkan bahwa rasio belanja operasional lebih besar di bandingkan belanja modal, sedangkan rasio belanja langsung lebih besar dibandingkan rasio belanja modal dan rasio PDRB hanya mampu menggambarkan setengah dari PDRB daerah. Kata kunci : Belanja Daerah, Komponen Belanja Daerah, Rasio Belanja Daerah dan PDRB. REFERENCES Adisasmita, Rahardjo. 2011. Pembiayaan Pembangunan Daerah Edisi Pertama. Yogyakarta: Graha Ilmu. Adisasmita, Rahardjo. 2011. Pengelolaan Pendapatan dan Anggaran Daerah Edisi Pertama. Yogyakarta: Graha Ilmu. Ariansyah, A; Amir, A; Achmad,E. 2014. Tingkat Ketergantungan Fiskal dan Hubungannya dengan Pertumbuhan Ekonomi di Kota Jambi. Jurnal Perspektif Pembiayaan dan Pembangunan Daerah, 1 (3). Bastian, Indra. 2006.Akuntansi Sektor Publik Suatu Pengantar. Jakarta. Penerbit Erlangga. Bps, 2003-2012. Statistik Keuangan Pemerintah Kabupaten/Kota seluruh Indonesia. Jakarta: BPS Bps, 2003-2012. Batang Hari Dalam Angka. Jambi: BPS Jambi. Darise, Nurlan. 2006. Pengelolaan Keuangan Daerah. Jakarta: PT. Indeks Halim, Abdul. 2004. Bunga Rampai Manajemen Keuangan Daerah Edisi Revisi. Yogyakarta: Penerbit UPP AMP YKPN. Halim, Abdul. 2010. Investasi (Belanja Modal) Sektor Publik/Pemda. Yogyakarta: Fakultas Ekonomi Dan Bisnis UGM. Haryanto, Sahmuddin, dan Arifuddin. 2007. Akuntansi Sektor Publik Edisi Pertama. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro. Hikmah. 2007. Analisis Kinerja Keuangan Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Untuk Tahun Anggaran 2005 dan 2006. Makasar: Program Ekstensi Fakultas Ekonomi Universitas Hasanuddin. Karya Setya Azhar, Mhd. 2008. Analisis Kinerja Keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota Sebelum dan Setelah Otonomi Daerah. Medan: Skripsi Jurusan Akuntansi Universitas Sumatera Utara. Mustaqim. 2001. Pengaruh Pengeluaran Pemerintah Dan Investasi Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Indonesia. Jambi: Fakultas Ekonomi UNJA. Parmadi dan Selamet Rahmadi.2010. Keuangan Daerah. Jambi: Fakultas Ekonomi UNJA Sarolangun. Rahmadi, Dkk. 2000. Pengaruh Perbedaan Elastisitas Penerimaan Dan elastisitas Pengeluaran Pembangunan terhadap Keterganntungan Bantuan Pembangunan Pusat (studi Kasus Daerah Tkt 1 Jambi Periode 1980-1995). Jambi: Fakultas Ekonomi UNJA. Rahmadi, Selamet. 2010. Analisis keuangan Daerah. Jambi: Fakultas Ekonomi UNJA. Rusydi, Bahrul Ulum. 2010. Analisis Determinan Kinerja Keuangan Pemerintah Daerah dan Deteksi ilusi Fiskal (studi kasus provinsi di indonesia tahun 2005-2008. Semarang: Fakultas Ekonomi Universitas Diponegoro Suparmoko, M. 2000. Keuangan Negara Dalam Teori Dan Praktek Edisi 5. Yogyakarta: BPFE Yogyakarta. Suparto, Tri. 2007. Analisis Kinerja Keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Sleman Dalam Masa Otonomi Daerah Tahun 2000-2004. Skripsi Jurusan Ekonomi Pembangunan Universitas Islam Indonesia. Supriadi, Arman Delis dan Slamet Rahmadi. 2013. Analisis Desentralisasi Fiskal di Kabupaten Bungo. Jurnal. Jurnal Perspektif Pembiayaan dan Pembangunan Daerah Vol. 1 No. 1. Syahputra, Andi. 2009. Analisis Penyerapan Tenaga Kerja Sektor Ekonomi Basis Di Propinsi Jambi Periode 20002007. Jambi: Fakultas Ekonomi Unja. Thesaurianto, Kuncoro. 2007. Analisis Pengelolaan Keuangan Daerah Terhadap Kemandirian Daerah. Semarang: Tesis Program Magister Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan Universitas Diponegoro. Ulum, Ihyaul (2009). Realisasi Penerimaan Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Buton Utara Tahun 2009-2011 Audit Sektor Publik Edisi 1. Jakarta: Bumi Aksara.
Pengaruh pertumbuhan ekonomi terhadap derajat desentralisasi fiskal di Kabupaten Tanjung Jabung Timur Amos Joan Ramon Lubis; Parmadi Parmadi; Siti Aminah
e-Jurnal Perspektif Ekonomi dan Pembangunan Daerah Vol. 6 No. 3 (2017): e-Jurnal Perspektif Ekonomi dan Pembangunan Daerah
Publisher : Konsentrasi Pembangunan Regional dan Publik, Prodi Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (581.919 KB)

Abstract

This study aims to analyze: 1) the degree of fiscal decentralization in East Tanjung Jabung Regency as measured by the ratio of fiscal autonomy degrees, regional financial independence ratio and regional financial dependency ratio; 2) the effect of economic growth on the degree of fiscal decentralization of East Tanjung Jabung Regency. The data used are secondary data of Tanjung Jabung Timur Regency during the period 2001 - 2015. Data were analyzed descriptively using fiscal decentralization ratios and using simple linear regression models. The results of the study found: 1) The degree of fiscal autonomy and the regional financial independence ratio of the Tanjung Jabung Regency are classified as very low, while the regional financial dependency ratio is very high; 2) Economic growth has a significant and positive influence on the degree of fiscal autonomy and the financial independence ratio of the East Tanjung Jabung Regency. On the contrary it does not have a significant effect on the regional financial dependency ratio.

Page 1 of 12 | Total Record : 119


Filter by Year

2015 2022


Filter By Issues
All Issue Vol. 11 No. 2 (2022): e-Jurnal Perspektif Ekonomi dan Pembangunan Daerah Vol. 11 No. 1 (2022): e-Jurnal Perspektif Ekonomi dan Pembangunan Daerah Vol. 10 No. 3 (2021): e-Jurnal Perspektif Ekonomi dan Pembangunan Daerah Vol. 10 No. 2 (2021): e-Jurnal Perspektif Ekonomi dan Pembangunan Daerah Vol. 10 No. 1 (2021): e-Jurnal Perspektif Ekonomi dan Pembangunan Daerah Vol. 9 No. 3 (2020): e-Jurnal Perspektif Ekonomi dan Pembangunan Daerah Vol. 9 No. 2 (2020): e-Jurnal Perspektif Ekonomi dan Pembangunan Daerah Vol. 9 No. 1 (2020): e-Jurnal Perspektif Ekonomi dan Pembangunan Daerah Vol. 8 No. 3 (2019): e-Jurnal Perspektif Ekonomi dan Pembangunan Daerah Vol. 8 No. 2 (2019): e-Jurnal Perspektif Ekonomi dan Pembangunan Daerah Vol. 8 No. 1 (2019): e-Jurnal Perspektif Ekonomi dan Pembangunan Daerah Vol. 7 No. 3 (2018): e-Jurnal Perspektif Ekonomi dan Pembangunan Daerah Vol. 7 No. 2 (2018): e-Jurnal Perspektif Ekonomi dan Pembangunan Daerah Vol. 7 No. 1 (2018): e-Jurnal Perspektif Ekonomi dan Pembangunan Daerah Vol. 6 No. 3 (2017): e-Jurnal Perspektif Ekonomi dan Pembangunan Daerah Vol. 6 No. 2 (2017): e-Jurnal Perspektif Ekonomi dan Pembangunan Daerah Vol. 6 No. 1 (2017): e-Jurnal Perspektif Ekonomi dan Pembangunan Daerah Vol. 5 No. 3 (2016): e-Jurnal Perspektif Ekonomi dan Pembangunan Daerah Vol. 5 No. 2 (2016): e-Jurnal Perspektif Ekonomi dan Pembangunan Daerah Vol. 5 No. 1 (2016): e-Jurnal Perspektif Ekonomi dan Pembangunan Daerah Vol. 4 No. 3 (2015): e-Jurnal Perspektif Ekonomi dan Pembangunan Daerah Vol. 4 No. 2 (2015): e-Jurnal Perspektif Ekonomi dan Pembangunan Daerah Vol. 4 No. 1 (2015): e-Jurnal Perspektif Ekonomi dan Pembangunan Daerah More Issue