cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
e-Jurnal Perspektif Ekonomi dan Pembangunan Daerah
Published by Universitas Jambi
ISSN : -     EISSN : 23031255     DOI : -
Core Subject : Economy,
e-Jurnal Perspektif Ekonomi dan Pembangunan Daerah difokuskan pada penerbitan artikel teoretis dan empiris di bidang ilmu ekonomi dan pembangunan daerah, dengan berbagai metode penelitian yang mencakup analisis statistik, studi kasus maupun penelitian lapangan dari berbagai perspektif.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 3 (2016): e-Jurnal Perspektif Ekonomi dan Pembangunan Daerah" : 5 Documents clear
Peran subsektor perikanan dalam perkonomian Kabupaten Tanjung Jabung Barat Riska Ananda Putri
e-Jurnal Perspektif Ekonomi dan Pembangunan Daerah Vol. 5 No. 3 (2016): e-Jurnal Perspektif Ekonomi dan Pembangunan Daerah
Publisher : Konsentrasi Pembangunan Regional dan Publik, Prodi Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis 1). perkembangan produksi dan PDRB subsebktor perikanan di Kabupaten Tanjung Jabung Barat; 2). kontribusi PDRB subsektor perikanan terhadap PDRB sektor pertanian Kabupaten Tanjung Jabung Barat; 3). Peran subsektor perikanan dalam perekonomian Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Data yang digunakan adalah data sekunder di tingkat Kabupaten Tanjung Jabung Barat selama periode 2005 -2014. Penelitian menggunakan metode analisis deskriptif dan kuantitatif. Hasil analisis menemukan bahwa: 1) perkembangan PDRB subsektor perikanan dan produksi perikanan Kabupaten Tanjung Jabung Barat selama periode 2005-2014 cenderung terus mengalami peningkatan setiap tahunnya. Perkembangan PDRB subsektor perikanan rata-rata sebesar 3,07 persen pertahunnya dan produksi subsektor perikanan rata-rata sebesar 5,26 persen pertahunnya; 2) Kontribusi PDRB subsektor perikanan terhadap PDRB sektor pertanian Kabupaten Tanjung Jabung Barat selama periode 2005-2014 cenderung mengalami penurunan setiap tahunnya. Rata-rata kontribusi PDRB subsektor perikanan terhadap PDRB sektor pertanian sebesar 12,02 persen; 3) Selama periode 2005-2014 sub sektor perikanan mampu menjadi sektor basis dan unggulan di Kabupaten tanjung Jabung Barat, hal ini terlihat dari rata-rata nilai LQ subsektor perikanan sebesar 3,02. Kata kunci : PDRB, Subsektor Perikanan, Sektor Basis. REFERENCES Adisasmita, R, 2005. Dasar-Dasar Ekonomi Wilayah, Graha Ilmu, Yogyakarta. Arsyad, Lincolin. 2002. “pengantar Perencanaan Ekonomi Daerah (edisi kedua)”. Yogyakarta: BPFE Basuki, Agus Tri. 2009. “Analisis Potensi Unggulan Kabupaten Kepulauan Yapen dalam Menopang Pembangunan Provinsi Papua Tahun 2004-2008”. dalam Unisia Vol XXXII No. 71 BPS. 2014. Jambi dalam Angka. BPS Jambi BPS. 2014. Tanjung Jabung Barat dalam Angka. BPS Jambi Evi dan Hastarini. 2008.“Analisis Sektor dan Produk Unggulan Kabupaten Kendal”. dalam Media Ekonomi dan Manajemen Vol XVIII No. 2 Hodijah, S. 2012. Identifikasi Perekonomian Kabupaten Kerinci. Jurnal Paradigma Ekonomika. Vol. 1, No. 6. Hal: 17-24. Kementerian Kelautan dan Perikanan. 2010. Rencana Strategis Kementerian Kelautan dan Perikanan 2010 – 2014. Kementerian Kelautan dan Perikanan. Jakarta. Junaidi,J; Zulgani,Z. (2011). Peranan Sumberdaya Ekonomi dalam Pembangunan Ekonomi Daerah. Jurnal Pembangunan Daerah, Edisi 3, 27-33 Krismanto. 2002. Analisis Ekonomi Wilayah Provinsi Jambi (Pendekatan Sektor Basis. Jambi : FE UNJA Kuncoro, M. 2003.“Metode Riset untuk Bisnis dan Ekonomi”. Jakarta: Erlangga Mondal, Wali I. 2009. “An Analysis of The Industrial Developmemt Potential of Malaysia: A Shift-Share Approach”dalam Journal of Business & Economic Research Rangga, Bhian. 2013. Laporan Perencanaan Wilayah Analisis Ekonomi II. Jurnal Analisis Ekonomi. Richardson, Harry W, 2001. Dasar-Dasar Ilmu Ekonomi Regional, Terjemahan Paul Sitohang, Edisi Revisi, Lembaga Penerbit FE UI, Jakarta. Riyadi. 2002. “Pengembangan Wilayah Teori dan konsep Dasar, dalam Pengembangan Wilayah dan Otonomi DaerahKajian Konsep dan Pengembangan. Penerbit PusatPengkajian Kebijakan Teknologi Pengembangan Wilayah Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi”. Jakarta. Sirojuzilam, 2008. Disparitas Ekonomi dan Perencanaan Regional, Ketimpangan Ekonomi Wilayah Barat dan Wilayah Timur Provinsi Sumatera Utara, Pustaka Bangsa Press. Sjafrizal, 2008. Ekonomi Regional, Teori dan Aplikasi, Baduose Media, Cetakan Pertama, Padang. Sukirno, Sadono, 1985. Ekonomi Pembangunan : Proses, Masalah dan Dasar Kebijaksanaan. Jakarta. Lembaga Penelitian Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia Suparmoko, Irawan, 1979. Ekonomi Pembangunan. Yogyakarta Balai Penelitian Fakultas Ekonomi Universitas Gajah Mada Tarigan, Robinson.2005.“Ekonomi Regional, Teori dan Aplikasi”. Jakarta: Bumi Aksara. Tarigan, Robinson. 2014.“Ekonomi Regional, Teori dan Aplikasi (edisi revisi)”. Jakarta: Bumi Aksara Zakaria, Junaiddin. 2009.“Pengantar Teori Ekonomi Makro”. Jakarta: Gaung Persada Press Zulgani,Z; Syaparuddin,S; Parmadi,P. (2014). Analisis daya saing produk agroindustri perkebunan dalam perekonomian wilayah Provinsi Jambi. Jurnal Perspektif Pembiayaan dan Pembangunan Daerah; 2(1): 29-38.
Analisis produksi usaha industri olahan ubi di Kota Sungai Penuh (Studi kasus Kecamatan Sungai Bungkal) Nike Anggraini
e-Jurnal Perspektif Ekonomi dan Pembangunan Daerah Vol. 5 No. 3 (2016): e-Jurnal Perspektif Ekonomi dan Pembangunan Daerah
Publisher : Konsentrasi Pembangunan Regional dan Publik, Prodi Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: 1). kondisi sosial ekonomi pengusaha industri olahan ubi di Kota Sungai Penuh (Studi Kasus Kecamatan Sungai Bungkal) ; 2). faktor yang mempengaruhi produksi olahan ubi di Kota Sungai Penuh (Studi Kasus Kecamatan Sungai Bungkal). Penelitian ini merupakan jenis penelitian survey. Analisis data menggunakan metode deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menemukan: 1) kondisi sosial ekonomi pengrajin industri olahan ubi di Kecamatan Sungai Bungkal cukup bervariasi dilihat dari umur, tingkat pendidikan, jumlah tanggungan anggota keluarga dan pengalaman berusaha, produksi, modal awal, bahan baku, upah dan tenaga kerja; 2) Secara bersama-sama dan secara parsial, faktor modal awal, bahan baku, upah dan tenaga kerja berpengaruh signifikan terhadap produksi industri olahan ubi di Kecamatan Sungai Bungkal. Kata kunci : Modal awal, Bahan baku, Upah, Tenaga kerja, Produksi DAFTAR PUSTAKA Ali,J; Delis, A; Hodijah, S. (2015). Analisis Produksi dan Pendapatan Petani Karet di Kabupaten Bungo. Jurnal Perspektif Pembiayaan dan Pembangunan Daerah; 2(4): 201-208. Anonim, 2000, Statistik Industri Besar dan Sedang Indonesia 2000,BPS. Anonim. 2006. Undng-Undang Tentang Industri. BPS Anonim, 2010, Indikator Industri Kota Jambi. BPS, Kota Jambi Anonim, 2010. Indikator Industri Kabupaten/Kota Provinsi Jambi. BPS Provinsi Jambi Arikunto, Suharsimi. 2006. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta : Rineka Cipta Dewi, Puspa. 2004. Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Produksi Industri Dodol Kentang Di Desa Lubuk Nagodang Kabupaten Kerinci. Skripsi. Universitas JambiFrini, Nurul. 2007. Analisis Potensi Pengembangan Industri Dodol Kentang Di Kabupaten Kerinci. Skripsi. Universitas Jambi. Gujarati, Damodar. 2003. Econometric. Jakarta: ErlanggaHodijah, S. 2012. Identifikasi Perekonomian Kabupaten Kerinci. Jurnal Paradigma Ekonomika. Vol. 1, No. 6. Hal: 17-24. Marisanta. 2002. Analisis Strategi Pengembangan Usaha Pada Industri Keripik dan Kerupuk Ubi Kayu di Kota Jambi. Skripsi. Universitas Jambi. Mulyadi. 2005. Analisis Biaya Produksi. PT. Indeks : Jakarta Simanjuntak, Payaman. 2005. Pengantar Ekonomi Sumber Daya Manusia, LP. FEUI. Jakarta. Universitas IndonesiaSukirno, Sadono, 2006. Pengantar Teori Mikro Ekonomi, Edisi ketiga. PT. Raja Grafindo Persada: JakartaTambunan, Tulus, 1999. Tingkat Industrialisasi di Indonesia: Beberpa Indicator Penting, Jurnal Studi Indonesia Tampubolon, Edward, 1999. Elastisitas dan Tenaga Kerja Pada Sub Sektor Industri Kecil di Kotamadya Jambi Periode 1984-1997, Skripsi FE-UNJA. Jambi Tan, Syamsurijal. 2009. Kebijakan Ekonomi Makro Provinsi Jambi. Jurnal Jambi Prospektif. Volume VIII Vabianto, Atma,2010. Analisis Faktor –Faktor Yang Mempengaruhi Perkembangan Nilai Produksi Sektor Pertanian Provinsi Jambi. Skripsi FEB,UNJA. Widodo, Suseno Tryanto Hg,1997. Ekonomi Indonesia, Fakta Dan Tantangan Dalam Era Liberalisasi”, Kanisius, Jogjakarta Zulgani,Z; Syaparuddin,S; Parmadi,P. (2014). Analisis daya saing produk agroindustri perkebunan dalam perekonomian wilayah Provinsi Jambi. Jurnal Perspektif Pembiayaan dan Pembangunan Daerah; 2(1): 29-38.
Analisis pengaruh indeks pembangunan manusia (IPM), tingkat pengangguran dan pertumbuhan ekonomi terhadap kemiskinan di Kabupaten Muaro Jambi Joko Waluyo
e-Jurnal Perspektif Ekonomi dan Pembangunan Daerah Vol. 5 No. 3 (2016): e-Jurnal Perspektif Ekonomi dan Pembangunan Daerah
Publisher : Konsentrasi Pembangunan Regional dan Publik, Prodi Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: 1) perkembangan tingkat kemiskinan, indeks pembangunan manusia, pengangguran dan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Muaro Jambi; 2) pengaruh indeks pembangunan manusia, tingkat pengangguran dan pertumbuhan ekonomi terhadap kemiskinan di Kabupaten Muaro Jambi. Data yang digunakan adalah data sekunder di tingkat Kabupaten Muaro Jambi pada priode 2000-2014. Data dianalisis secara deskriptif dan kuantitatif menggunakan analisis regresi. Hasil penelitian menemukan bahwa: 1) Selama Tahun 2000 – 2014 tingkat kemiskinan di Kabupaten Muaro Jambi mengalami penurunan rata-rata sebesar 8,04 persen pertahun, Indeks Pembangunan Manusia naik rata-rata sebesar 1,16 persen pertahun, tingkat pengangguran terbuka naik rata-rata sebesar 9,27 persen pertahun dan pertumbuhan ekonomi naik rata-rata sebesar 5,37 persen pertahun; 2) Secara bersama-sama, Indeks Pembangunan Manusia, tingkat pengangguran terbuka dan pertumbuhan ekonomi berpengaruh signifikan dan mampu memberikan penjelasan terhadap penurunan tingkat kemiskinan dengan koefisien R2 sebesar 88,4 persen. Secara secara parsial Indeks Pembangunan Manusia mempunyai pengaruh negatif dan signifikan terhadap tingkat kemiskinan sedangkan, sedangkan tingkat pengangguran dan pertumbuhan ekonomi tidak berpengaruh signifikan. Kata kunci: kemiskinan, indeks pembangunan manusia, pertumbuhan ekonomi, pengangguran REFERENCES Anjuli, A.D dan Fitriyati Dyah. 2013. Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi, Pendidikan, dan Pengangguran Terhadap Kemiskinan di Kabupaten Sampang. Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE). Vol. 1, No. 3. Cholili, F.M.2014. Analisis Pengaruh Pengangguran, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Terhadap Jumlah Penduduk Miskin (Studi Kasus 33 Provinsi Di Indonesia). Diponegoro Journal Of Economics. Vol. 2, No. 1. Firdaus, Muhammad. 2011. Ekonometrika, Suatu Pendekatan Aplikatif. Jakarta: Bumi Aksara. Gujarati, D.N dan Porter, D. C. 2010. Dasar-Dasar Ekonometrika (Edisi 5), Buku 1. Jakarta: Salemba Empat. Haughton, Jonatan dan Khandker, S. R. 2012. Pedoman Tentang Kemiskinan dan Ketimpangan. Jakarta: Salemba Empat. Junaidi, J. (2014). Analisis Hubungan Deret Waktu untuk Peramalan. Jambi. Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jambi Junaidi,J; Zulfanetti, Z; Hardiani,H. (2014). Analisis Kondisi Ketenagakerjaan di Provinsi Jambi. Laporan Penelitian. Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jambi Kuncoro, Mudrajad. 2004. Otonomi dan Pembangunan Daerah: Reformasi Perencanaan, Strategi dan Peluang. Jakarta: Penerbit Erlangga. Kuncoro, Mudrajad. 2010. Masalah, Kebijakan dan Politik Ekonomi Pembangunan. Jakarta: Penerbit Erlangga. Mankiw. N. G. 2006. Pengantar Ekonomi Mikro (Edisi 3). Jakarta: Salemba Empat. Mankiw. N.G dan Euston, Q. P. 2008. Pengantar Ekonomi Makro (Edisi Asia). Jakarta: Salemba Empat. Mulyadi, S. 2014. Ekonomi Sumberdaya Manusia Dalam Prespektif Pembangunan. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada. Nugroho, P. A. 2015. Pengaruh PDRB, Tingkat Pendidikan, Dan Pengangguran Terhadap Kemiskinan Di Kota Yogyakarta Tahun 1999-2013. Skripsi. Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta. Nopriansyah, N., Junaidi, J., & Umiyati, E. (2015). Determinan Kemiskinan Rumah Tangga di Provinsi Jambi. Jurnal Perspektif Pembiayaan dan Pembangunan Daerah, 2(3), 119-128. Octaviani, Dian. 2001, Inflasi, Pengangguran, dan Kemiskinan di Indonesia :Analisis Indeks Forrester Greer & Horbecke, Media Ekonomi, Hal. 100-118, Vol. 7, No. 8. Purnama, I. P. 2005. Analisis Investasi Dan Pertumbuhan Ekonomi Dalam Mengurangi Tingkat Kemiskinan Di Sumatera Utara. Tesis. Medan: Universitas Sumatera Utara. Riani, E.; Haryadi,H; Amril,A. 2014. Faktor Penentu Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Bungo. Jurnal Perspektif Pembiayaan dan Pembangunan Daerah. Vol 2(1); 21- 28. Samuelson, P. A dan Wiliam D. N. 2004. Ilmu Makro Ekonomi (Edisi Ke 17). Jakarta: PT Media Global Edukasi. Santoso, R. P. 2012. Ekonomi Sumber Daya Manusia Dan Ketenagakerjaan. Yogyakarta: UPP STIM YKPN Saputra, WhisnuAdhi. 2011. Analisis Pengaruh Jumlah Penduduk, PDRB, IPM, Pengangguran Terhadap Tingkat Kemiskinan Di Kabupaten / Kota Jawa Tengah.. Skripsi. Semarang: Universitas Diponegoro. Sukirno, Sadono. 2011. Teori Pengantar Makroekonomi. Jakarta: Raja Grafindo Persada. Siregar, H dan Wahyuniarti, D.2007. Dampak Pertumbuhan Ekonomi Terhadap Penurunan Jumlah Penduduk Miskin. Jurnal Ekonomi Pembangunan IPB. Vol. 4, No. 1. Suparmoko, M dan Irawan. 2012. Ekonomika Pembangunan (Edisi Keenam). Yogyakarta: BPFE-YOGYAKARTA Suparmono. 2004. Pengantar Ekonomika Makro: Teori, Soal dan Penyelesaiannya. Yogyakarta: UPP AMP YKPN. Tan, Syamsurijal. 2010. Perencanaan Pembangunan (Teori Implementasi Pada Pembangunan daerah). Jambi: Fakultas Ekonomi UNJA Todaro, M. P dan Stephen, C. S. 2006. Pembangunan Ekonomi (Edisi Kesembilan), Jilid 1. Jakarta: Penerbit Erlangga. UNDP. 1990. Human Development Report 1990. Newyork: Oxford University Press. UNDP. 1995. Human Development Report 1995. Newyork: Oxford University Press. Widarjono, Agus. 2013. Ekonometrika Pengantar dan Aplikasinya. Yogyakarta UPP STIM YKPN. Wiguna, V. I. 2013. Analisis Pengaruh PDRB, Pendidikan Dan Pengangguran Terhadap Kemiskinan Di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2005-2010. Jurnal Pendidikan Ekonomi, Vol. 1, No. 2 Wijayanto. R. D. 2010. Analisis Pengaruh PDRB, Pendidikan Dan Pengangguran Terhadap Kemiskinan Di Kabupaten / Kota Jawa Tengah Tahun 2005 - 2008. Skripsi. Semarang: Universitas Diponegoro. Yacoub, Yarlina.2012. Pengaruh Tingkat Pengangguran terhadap Tingkat Kemiskinan Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Barat. Jurnal EKSOS. Vol. 8, No. 3.<
Faktor – faktor yang mempengaruhi penanaman modal dalam negeri (PMDN) di Indonesia Try Sandys Saldy
e-Jurnal Perspektif Ekonomi dan Pembangunan Daerah Vol. 5 No. 3 (2016): e-Jurnal Perspektif Ekonomi dan Pembangunan Daerah
Publisher : Konsentrasi Pembangunan Regional dan Publik, Prodi Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Investasi merupakan suatu faktor krusial bagi kelangsungan proses pembangunan ekonomi suatu negara. Investasi swasta yang bersumber dari PMA dan PMDN merupakan alternatif sumber dana bagi pembangunan ekonomi. Adanya PMA dapat menimbulkan dampak yang merugikan bagi suatu negara meskipun kehadirannya dapat juga memberikan kontribusi positif bagi pembangunan ekonomi. Kehadiran PMA dapat menghambat perkembangan perusahaan-perusahaan nasional dan tidak memberikan pendapatan berarti bagi pemerintah. Oleh karena itu, pemberdayaan PMDN merupakan hal yang lebih penting untuk diupayakan. Perkembangan PMDN di Indonesia menunjukkan tren yang positif pada periode sebelum krisis ekonomi. Meskipun perekonomian telah mengalami pemulihan setelah diguncang krisis ekonomi, namun kondisi PMDN di Indonesia belum menunjukkan perkembangan yang berarti hingga tahun 2010 dan selanjutnya. Hal ini merupakan suatu permasalahan di tengah-tengah upaya Indonesia untuk membangun perekonomiannya. Penelitian ini bertujuan antara lain untuk mengetahui pengaruh dari produk domestik bruto, suku bunga kredit dan tingkat inflasi terhadap perubahan PMDN di Indonesia pada periode 1994 - 2014. Model analisisnya adalah menggunakan metode regresi Ordinary Least Squares (OLS). Hasil analisis menemukan bahwa Produk Domestik Bruto berpengaruh positif dan signifikan terhadap perubahan nilai PMDN di Indonesia, tetapi suku bunga dan tingkat inflasi tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Kata kunci : Investasi, PMDN, PDB, Suku Bunga Kredit, Inflasi. REFERENCES Badan Pusat Statistik. Statistik Indonesia, Berbagai edisi, Jakarta Gujarati, Damodar. 1999. Ekonometrika Dasar. Jakarta: Erlangga. George Kawung,dkk. 2014. Analisis Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Investasi di Kabupaten Sorong (Studi Pada Kabupaten Sorong Tahun 2008 – 2012). Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Volume 14 No. 3- Oktober 2014. Junaidi, J. (2014). Analisis Hubungan Deret Waktu untuk Peramalan. Jambi. Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jambi Mudjarad Kuncoro. 2000. Ekonomi Pembangunan : Teori Masalah, dan Kebijakan. Yogyakarta : UPP AMP YKPN. Nafisatul Muflihah. 2007. “Analisis Suku Bunga, PDB, dan Nilai Tukar Sebagai Determinan Investasi di Indonesia (Studi Kasus : 1999:1 – 2006:3).” Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya. Rosita,R; Haryadi,H; Amril,A. (2014). Determinan ekspor CPO Indonesia. Jurnal Perspektif Pembiayaan dan Pembangunan Daerah; 1(4). Sadono Sukirno. 2011. Pengantar Teori Makro Ekonomi. Jakarta : PT. Raja Grafindo Persada. Samuelson, Paul A. Dan Nordhaus, William D. 1998. Ilmu Makro Ekononomi. Jakarta : PT. Media Global Edukasi. Todaro, Michael P. 2000. Pembangunan Ekonomi di Dunia Ketiga : Jilid I. Jakarta : Erlangga. Vio Achfuda Putra. 2010. “ Analisis Pengaruh Suku Bunga Kredit, PDB, Inflasi, dan Tingkat Tekhnologi Terhadap PMDN di Indonesia Periode 1986 – 2008”. Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya. Winarno, Wing Wahyu. 2011. Analisis Ekonometrika dan Statistika dengan Eviews Edisi Ke – 3. Yogyakarta : UPP STIM YKPN Yogyakarta.
Pengaruh ekspor produk tekstil dan kayu lapis terhadap penyerapan tenaga kerja di Indonesia Tomi Komara
e-Jurnal Perspektif Ekonomi dan Pembangunan Daerah Vol. 5 No. 3 (2016): e-Jurnal Perspektif Ekonomi dan Pembangunan Daerah
Publisher : Konsentrasi Pembangunan Regional dan Publik, Prodi Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tenaga kerja merupakan sumber daya yang memiliki peranan yang sangat penting dalam pembangunan nasional, tenaga kerja merupakan pelaksana pembangunan untuk mencapai kesejahteraan umum dan kualitas kehidupan yang semakin baik.Dalam pembangunan ekonomi di Indonesia, industri sektor produk tekstil dan kayu lapis selalu digambarkan sebagai sektor yang mempunyai peranan penting dalam penyerapan tenaga kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ekspor produk tekstil dan kayu lapis terhadap penyerapan tenaga kerja di Indonesia pada periode 2000 – 2014. Model analisisnya adalah menggunakan metode regresi berganda Ordinary Least Squares (OLS). Hasil analisis regresi menemukan bahwa ekspor produk tekstil berpengaruh positif dan signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja di Indonesia, sedangkan ekspor kayu lapis tidak memiliki pengaruh yang signifikan.. Kata kunci : Tenaga Kerja, Produk Tekstil, Produk Kayu Lapis. REFERENCES Amir, M.S. 2003.Seluk Beluk Dan Teknik Perdagangan Luar Negeri Seri Umum No.2. Jakarta: PT. Pusataka Binaman Pressindo. Ananta, Aris. 1986. Masalah dan Prospek Ekonomi Indonesia. Jakarta : UI Press Anonim.2014.Statistik Indonesia.Jakarta:Berbagai Edisi. Djamin, Zulkarnain. 1994. Dampak Globaliasi Terhadap Ekonomi Dan Perdagangan Luar Negeri Indonesia.Jakarta : UI. Djojohadikusumo,Sumitro.1995.Perkembangan Pemikiran Ekonomi Dasar Teori Pertumbuhan dan EkonomiPembangunan. Jakarta: LP3ES. Elfindri.2004. Ekonomi Sumber Daya manusia.Padang : Andalas University Press Hady, Hamdy.2004.Teori Dan Kebijakan Perdagangan Internasional. Jakarta :Ghalia Indonesia. Haryadi.2014. Ekonomi Internasional,Teori Dan Kebijakan. Bogor : Biografika Joesron,Suhartati Dan Fathorrozi.2003.Teori Ekonomi Mikro.Jakarta: Salemba Empat. Junaidi, J. (2014). Analisis Hubungan Deret Waktu untuk Peramalan. Jambi. Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jambi Kadafi, Fuad. 2013. Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Penyerapan Tenaga Kerja Pada Industri Konveksi Kota Malang, Jurnal Ilmiah. Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Univeristas Brawijaya Malang. Krugman, Paul dan Obstfeld, Marice. 2000. Ekonomi Internasional Teori dan Kebiajakan, Edisi Kelima. Terjemahan Oleh Faisal Basri, 2004. Jakarta : Penerbit Indeks. Mayanti,A; Syaparuddin,S; Ahmad,E. (2013). Analisis PDRB sektor primer dan kesempatan kerja di Kabupaten Bungo. Jurnal Perspektif Pembiayaan dan Pembangunan Daerah; 1(1): 51-62. Rahardja, Prathama. Manurung, Mandala. 2006. Teori Ekonomi Mikro Suatu PengantarEdisi Ketiga. Jakarta : Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia. Rosita,R; Haryadi,H; Amril,A. (2014). Determinan ekspor CPO Indonesia. Jurnal Perspektif Pembiayaan dan Pembangunan Daerah; 1(4). Setiawan Dan Lestari. 2011. Perdagangan Internasional. Yogyakarta : Pustaka Nusantara Sobri. 2000. Ekonomi Internasional Teori Masalah dan Kebijakannya. Yogyakarta : BPFE UI. Subri, Mulyadi. 2003. Ekonomi Sumber Daya Manusia Dalam Perspektif Pembangunan. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada. Sukirno, Sadono.2010. Makro Ekonomi , Teori Pengantar, Edisi Ketiga. Jakarta : Raja Grafindo Persada. Tambunan, Tulus T.H, (2000). Usaha Kecil dan Menengah Di Indonesia, Beberapa Isu Penting.Jakarta: Salemba Empat. Todaro, Michael dan Smith, Stephen. 2006. Pembangunan Ekonomi, Edisi Sembilan.Jakarta : Erlangga.

Page 1 of 1 | Total Record : 5


Filter by Year

2016 2016


Filter By Issues
All Issue Vol. 11 No. 2 (2022): e-Jurnal Perspektif Ekonomi dan Pembangunan Daerah Vol. 11 No. 1 (2022): e-Jurnal Perspektif Ekonomi dan Pembangunan Daerah Vol. 10 No. 3 (2021): e-Jurnal Perspektif Ekonomi dan Pembangunan Daerah Vol. 10 No. 2 (2021): e-Jurnal Perspektif Ekonomi dan Pembangunan Daerah Vol. 10 No. 1 (2021): e-Jurnal Perspektif Ekonomi dan Pembangunan Daerah Vol. 9 No. 3 (2020): e-Jurnal Perspektif Ekonomi dan Pembangunan Daerah Vol. 9 No. 2 (2020): e-Jurnal Perspektif Ekonomi dan Pembangunan Daerah Vol. 9 No. 1 (2020): e-Jurnal Perspektif Ekonomi dan Pembangunan Daerah Vol. 8 No. 3 (2019): e-Jurnal Perspektif Ekonomi dan Pembangunan Daerah Vol. 8 No. 2 (2019): e-Jurnal Perspektif Ekonomi dan Pembangunan Daerah Vol. 8 No. 1 (2019): e-Jurnal Perspektif Ekonomi dan Pembangunan Daerah Vol. 7 No. 3 (2018): e-Jurnal Perspektif Ekonomi dan Pembangunan Daerah Vol. 7 No. 2 (2018): e-Jurnal Perspektif Ekonomi dan Pembangunan Daerah Vol. 7 No. 1 (2018): e-Jurnal Perspektif Ekonomi dan Pembangunan Daerah Vol. 6 No. 3 (2017): e-Jurnal Perspektif Ekonomi dan Pembangunan Daerah Vol. 6 No. 2 (2017): e-Jurnal Perspektif Ekonomi dan Pembangunan Daerah Vol. 6 No. 1 (2017): e-Jurnal Perspektif Ekonomi dan Pembangunan Daerah Vol. 5 No. 3 (2016): e-Jurnal Perspektif Ekonomi dan Pembangunan Daerah Vol. 5 No. 2 (2016): e-Jurnal Perspektif Ekonomi dan Pembangunan Daerah Vol. 5 No. 1 (2016): e-Jurnal Perspektif Ekonomi dan Pembangunan Daerah Vol. 4 No. 3 (2015): e-Jurnal Perspektif Ekonomi dan Pembangunan Daerah Vol. 4 No. 2 (2015): e-Jurnal Perspektif Ekonomi dan Pembangunan Daerah Vol. 4 No. 1 (2015): e-Jurnal Perspektif Ekonomi dan Pembangunan Daerah More Issue