cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
e-Jurnal Perspektif Ekonomi dan Pembangunan Daerah
Published by Universitas Jambi
ISSN : -     EISSN : 23031255     DOI : -
Core Subject : Economy,
e-Jurnal Perspektif Ekonomi dan Pembangunan Daerah difokuskan pada penerbitan artikel teoretis dan empiris di bidang ilmu ekonomi dan pembangunan daerah, dengan berbagai metode penelitian yang mencakup analisis statistik, studi kasus maupun penelitian lapangan dari berbagai perspektif.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 7 No. 1 (2018): e-Jurnal Perspektif Ekonomi dan Pembangunan Daerah" : 5 Documents clear
Analisis pertumbuhan ekonomi dan ketimpangan pembangunan di Wilayah Sumatera Kartira Dorcas Andhiani; Erfit Erfit; Adi Bhakti
e-Jurnal Perspektif Ekonomi dan Pembangunan Daerah Vol. 7 No. 1 (2018): e-Jurnal Perspektif Ekonomi dan Pembangunan Daerah
Publisher : Konsentrasi Pembangunan Regional dan Publik, Prodi Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (112.084 KB)

Abstract

This paper aims to analyze economic growth and inequality of development in the region of Sumatra. The study used panel data of provinces in Sumatra region during the period 2011-2015. The method of analysis used is descriptive research method and panel data regression. Based on the results of the analysis is known that economic growth in the region of Sumatra tend to decrease, whereas development inequality ranges from IW (Williamson Index) 0.406-0.446. The highest level of inequality occured in 2012 in South Sumatra Province of 0,876 and the lowest occured in 2014 in Lampung Province in 0,103. Based on the result of panel data regression, it is known that simultaneously investment, government expenditure, agglomeration, and labor influence to economic growth. Likewise, simultaneously investment, government spending, agglomeration, and labor also have an effect on development inequality.. Keyword: Economic Growth, Development Inequality, Investment, Government Spending, Agglomeration, Labor Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pertumbuhan ekonomi serta meninjau seberapa besar ketimpangan pembangunan masing-masing provinsi di wilayah Sumatera. Penelitian ini menggunakan data panel provinsi-provinsi di Wilayah Sumatera selama periode 2011-2015. Metode analisis yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif dan regresi data panel. Berdasarkan hasil analisis diketahui bahwa pertumbuhan ekonomi di wilayah Sumatera cenderung mengalami penurunan, sedangkan ketimpangan pembangunan berkisar antara IW 0,406-0,446. Tingkat ketimpangan tertinggi terjadi tahun 2012 di Provinsi Sumatera Selatan sebesar 0,876 dan terendah terjadi tahun 2014 di Provinsi Lampung dengan angka 0,103. Berdasarkan hasil regresi data panel diketahui bahwa secara simultan investasi, belanja pemerintah, aglomerasi, dan tenaga kerja berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi. Demikian juga, secara simultan investasi, belanja pemerintah, aglomerasi, dan tenaga kerja berpengaruh juga terhadap ketimpangan pembangunan.. Kata Kunci : Pertumbuhan Ekonomi, Ketimpangan Pembangunan, Investasi, Belanja Pemerintah, Aglomerasi, Tenaga Kerja
Faktor-faktor yang mempengaruhi ketimpangan pendapatan melalui pertumbuhan ekonomi di Provinsi Jambi Anggiat Mugabe Damanik; Zulgani Zulgani; Rosmeli Rosmeli
e-Jurnal Perspektif Ekonomi dan Pembangunan Daerah Vol. 7 No. 1 (2018): e-Jurnal Perspektif Ekonomi dan Pembangunan Daerah
Publisher : Konsentrasi Pembangunan Regional dan Publik, Prodi Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (117.829 KB)

Abstract

This study aims to analyze the influence directly or indirectly the number of working population and investment to income inequality through economic growth in Jambi Province. The data used in this study is secondary data sourced from the Office of the Central Bureau of Statistics of Jambi Province. For data analysis tools using path analysis. Economic growth is a variable of mediation in the indirect effect of the working population and investment in income inequality. Based on the results of the analysis, it is known that (1) the number of working population has the insignificant effect on economic growth, investment has the positive and significant effect on economic growth. (2) The number of people working on a positive and significant impact on income inequality, otherwise investment, and economic growth has insignificant effect on income inequality.Keywords: Inequality of Income, The Number of Working Population, Investment, Economic Growth. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh secara langsung maupun tidak langsung jumlah penduduk yang bekerja dan investasi terhadap ketimpangan pendapatan melalui pertumbuhan ekonomi di Provinsi Jambi. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang bersumber dari kantor Badan Pusat Statistik Provinsi Jambi.Untuk alat analisis data menggunakan analisis jalur. Pertumbuhan ekonomi merupakan variabel mediasi dalam pengaruh tidak langsung jumlah penduduk yang bekerja dan investasi terhadap ketimpangan pendapatan. Berdasarkan hasil analisis dietahui bahwa (1) Jumlah penduduk yang bekerja tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, Investasi berpengaruh positif dan signifikan terhaadap pertumbuhan ekonomi. (2) Jumlah penduduk yang bekerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap ketimpangan pendapatan, sedangkan investasi dan pertumbuhan ekonomi tidak berpengaruh signifikan terhadap ketimpangan pendapatan. Kata kunci : Ketimpangan Pendapatan, Jumlah Penduduk yang Bekerja, Investasi, Pertumbuhan Ekonomi.
Elastisitas penerimaan pajak dan pendapatan asli daerah Kota Jambi M Reno Maulana; Selamet Rahmadi; Parmadi Parmadi
e-Jurnal Perspektif Ekonomi dan Pembangunan Daerah Vol. 7 No. 1 (2018): e-Jurnal Perspektif Ekonomi dan Pembangunan Daerah
Publisher : Konsentrasi Pembangunan Regional dan Publik, Prodi Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (88.222 KB)

Abstract

The purpose of this study is 1) to analyze the proportion of sources of local tax revenues to total local tax revenues and locally-generated revenue in the city of Jambi. 2) To analyze the elasticity of sources of local tax revenue and the elasticity of locally-generated revenue in Jambi City. The data used are secondary data during the period 2006-2015. Data were analyzed descriptively quantitative. The results of the study found that 1) The proportion of the largest tax source to total taxes and locally-generated revenue in Jambi City in 2006-2015 came from street lighting tax, while the lowest proportion of entertainment tax; 2) The largest tax elasticity in Jambi City in 2006-2015 is entertainment tax and the lowest is advertisement tax Keywords: Sources of tax revenue, Regional taxes, Locally-generated revenue Abstrak Tujuan Penelitian ini adalah 1) untuk Menganalisis proporsi sumber-sumber penerimaan pajak daerah terhadap total penerimaan pajak daerah dan Pendapatan Asli Daerah di Kota Jambi. 2) Untuk menganalisis timgkat elastisitas sumber-sumber penerimaan pajak daerah dan elastisitas Pendapatan Asli Daerah di Kota Jambi. Data yang digunakan adalah data sekunder selama periode 2006-2015. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menemukan bahwa 1) Proporsi sumber pajak terbesar terhadap total pajak dan Pendapatan Asli Daerah di Kota Jambi pada Tahun 2006 -2015 bersumber dari pajak penerangan jalan, sedangkan proporsi terendah dari pajak hiburan; 2) Elastisitas pajak terbesar di Kota Jambi pada Tahun 2006 -2015 adalah pajak hiburan dan yang terendah adalah pajak reklame Kata Kunci : Sumber-sumber Pajak daerah, Pajak Daerah, Pendapatan Asli Daerah.
Kemampuan anggaran pendapatan desa: studi komparatif pada Desa Tanjung Mulia dan Desa Ujung Tanjung di Kecamatan Bahar Selatan Kabupaten Muaro Jambi Andri Apriyanto; Parmadi Parmadi; Erni Achmad
e-Jurnal Perspektif Ekonomi dan Pembangunan Daerah Vol. 7 No. 1 (2018): e-Jurnal Perspektif Ekonomi dan Pembangunan Daerah
Publisher : Konsentrasi Pembangunan Regional dan Publik, Prodi Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (85.187 KB)

Abstract

This study aims to analyze: 1) the level of dependency of income budget at Tanjung Mulia Village and Ujung Tanjung Village Muaro Jambi Regency to Budget of Revenue and Expenditure of Region; 2) the level of decentralization of income budget of Tanjung Mulia Village and Ujung Tanjung Village Muaro Jambi Regency The data used are APBDes data and fund allocation of Desa Tanjung Mulia village and Ujung Tanjung village in South Bahar Subdistrict during 2010-2015 period. The results of the study found that the dependency ratio in Tanjung Mulia and Ujung Tanjung villages is still relatively high. Based on the degree of decentralization of the village income budget, Desa Tanjung Mulia is quite autonomous while Ujung Tanjung Village is less autonomous. Keywords: APBDes, ADD, Dependency Ratio, Decentralization Abstrak Tujuan dari penelitian adalah untuk menganalisis: 1) tingkat ketergantungan anggaran pendapatan pada Desa Tanjung Mulia dan Desa Ujung Tanjung Kabupaten Muaro Jambi terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah; 2) besaran tingkat desentralisasi anggaran pendapatan Desa Tanjung Mulia dan Desa Ujung Tanjung Kabupaten Muaro Jambi Data yang digunakan adalah data APBDes dan alokasi dana desa Desa Tanjung Mulia dan Desa Ujung Tanjung di Kecamatan Bahar Selatan selama periode tahun 2010-2015. Hasil penelitian menemukan bahwa rasio ketergantungan di Desa Tanjung Mulia dan Desa Ujung Tanjung masih tergolong tinggi. Berdasarkan rasio derajat desentralisasi anggaran pendapatan desa, Desa Tanjung Mulia cukup otonom sedangkan Desa Ujung Tanjung kurang otonom. Kata kunci: APBDes, ADD, Rasio Ketergantungan, Desentralisasi
Pengaruh pertumbuhan ekonomi dan upah minimum terhadap kemiskinan di Kota Jambi Syahrur Romi; Etik Umiyati
e-Jurnal Perspektif Ekonomi dan Pembangunan Daerah Vol. 7 No. 1 (2018): e-Jurnal Perspektif Ekonomi dan Pembangunan Daerah
Publisher : Konsentrasi Pembangunan Regional dan Publik, Prodi Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (50.984 KB) | DOI: 10.22437/pdpd.v7i1.4439

Abstract

This study aims to analyze: 1) economic growth rate, the minimum wage of Jambi Province and the development of poverty in Jambi City; 2) the influence of economic growth and provincial minimum wage for poverty in Jambi City. The data used is secondary data, during the period 2001 - 2015. Data analysis tool using multiple linear regression methods in semilog form. Based on the analysis obtained results: 1) The average economic growth of Jambi during the period of 2001-2015 is 6.28 percent, the minimum wage growth of Jambi Province is 14.30 percent and the poor population growth in Jambi is 17.84 percent; 2) simultaneously economic growth and minimum wage of provinces have a significant effect on poverty in Jambi City, whereas partially significant variable to poverty is provincial minimum wage. Keywords: Economic Growth, Provincial Minimum Wage, Poverty. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: 1) laju pertumbuhan ekonomi dan upah minimum provinsi di Kota Jambi; 2) perkembangan kemiskinan di Kota Jambi; 3) pengaruh pertumbuhan ekonomi dan upah minimum provinsi terhadap kemiskinan di Kota Jambi. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder selama periode Tahun 2001 - 2015. Alat analisis data dengan menggunakan metode regresi linier berganda dalam bentuk semilog. Berdasarkan hasil analisis diketahui bahwa: 1) Rata-rata pertumbuhan ekonomi Kota Jambi periode 2001-2015 sebesar 6,28 persen, pertumbuhan upah minimum Provinsi Jambi sebesar 14,30 persen dan pertumbuhan penduduk miskin sebesar 17,84 persen; 2) secara simultan pertumbuhan ekonomi dan upah minimum provinsi berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan di Kota Jambi, sedangkan secara parsial variabel yang berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan adalah upah minimum provinsi. Kata kunci : Pertumbuhan Ekonomi, Upah Minimum Provinsi, Kemiskinan

Page 1 of 1 | Total Record : 5


Filter by Year

2018 2018


Filter By Issues
All Issue Vol. 11 No. 2 (2022): e-Jurnal Perspektif Ekonomi dan Pembangunan Daerah Vol. 11 No. 1 (2022): e-Jurnal Perspektif Ekonomi dan Pembangunan Daerah Vol. 10 No. 3 (2021): e-Jurnal Perspektif Ekonomi dan Pembangunan Daerah Vol. 10 No. 2 (2021): e-Jurnal Perspektif Ekonomi dan Pembangunan Daerah Vol. 10 No. 1 (2021): e-Jurnal Perspektif Ekonomi dan Pembangunan Daerah Vol. 9 No. 3 (2020): e-Jurnal Perspektif Ekonomi dan Pembangunan Daerah Vol. 9 No. 2 (2020): e-Jurnal Perspektif Ekonomi dan Pembangunan Daerah Vol. 9 No. 1 (2020): e-Jurnal Perspektif Ekonomi dan Pembangunan Daerah Vol. 8 No. 3 (2019): e-Jurnal Perspektif Ekonomi dan Pembangunan Daerah Vol. 8 No. 2 (2019): e-Jurnal Perspektif Ekonomi dan Pembangunan Daerah Vol. 8 No. 1 (2019): e-Jurnal Perspektif Ekonomi dan Pembangunan Daerah Vol. 7 No. 3 (2018): e-Jurnal Perspektif Ekonomi dan Pembangunan Daerah Vol. 7 No. 2 (2018): e-Jurnal Perspektif Ekonomi dan Pembangunan Daerah Vol. 7 No. 1 (2018): e-Jurnal Perspektif Ekonomi dan Pembangunan Daerah Vol. 6 No. 3 (2017): e-Jurnal Perspektif Ekonomi dan Pembangunan Daerah Vol. 6 No. 2 (2017): e-Jurnal Perspektif Ekonomi dan Pembangunan Daerah Vol. 6 No. 1 (2017): e-Jurnal Perspektif Ekonomi dan Pembangunan Daerah Vol. 5 No. 3 (2016): e-Jurnal Perspektif Ekonomi dan Pembangunan Daerah Vol. 5 No. 2 (2016): e-Jurnal Perspektif Ekonomi dan Pembangunan Daerah Vol. 5 No. 1 (2016): e-Jurnal Perspektif Ekonomi dan Pembangunan Daerah Vol. 4 No. 3 (2015): e-Jurnal Perspektif Ekonomi dan Pembangunan Daerah Vol. 4 No. 2 (2015): e-Jurnal Perspektif Ekonomi dan Pembangunan Daerah Vol. 4 No. 1 (2015): e-Jurnal Perspektif Ekonomi dan Pembangunan Daerah More Issue