cover
Contact Name
Erie Siti Syarah
Contact Email
syarah.erie@gmail.com
Phone
+628128030360
Journal Mail Official
jpud.unj@gmail.com
Editorial Address
Gedung Bung Hatta Lantai 4 R 403 Pascasarjana, Universitas Negeri Jakarta Jalan Rawamangun Muka, Jakarta Timur 13220
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Usia Dini
ISSN : 16931602     EISSN : 25030566     DOI : https://doi.org/10.21009/JPUD
Core Subject : Education,
JPUD - The Early Childhood Education Journal contains articles which are the results of research in the field of Early Childhood Education.
Articles 215 Documents
PENGARUH METODE BERCERITA DAN POLA ASUH ORANG TUATERHADAP KECERDASAN EMOSIONAL KARMILA, MILA
Jurnal Pendidikan Usia Dini Vol 7 No 2 (2013): Jurnal Pendidikan Usia Dini, Volume 7 Nomor 2 November 2013
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

It is important to develop the children’s emotional intellegence in the early age since thefact that there are still many children get the troubles in exploring their emotional acts. It occursbecause the parents do not guide their children in a right track and teachers use the conventionalor traditional method in teaching them in which teachers as the centre of teaching and learningprocess. Based on that problems, this research is aimed to find out the the influences of telling astory method and parents’ guidance to children’s emotional intellegence. The research desain wasa factorial 2x4 experimental study. The technique of sampling was a purposive sampling. Thesample was all kindergarten students in grade B at Al – Hidayah and Daarul Qur’an School inSouth Semarang. There were 20 children taught using a telling a story with a hand puppet andthere were 19 children taught using a telling story with a story book. The instruments consisted 30questions about the parents’ guidance and 29 questions about a listed observation regarding withemotional intellegence. Technique of data analysis was an two way ANAVA accelerated byhypotesis t-Dunnet. The findings is a telling a story method using a rag doll was more effective indeveloping the children ‘s emotional intellegence compared to telling a story using a book with adf value α=0,05. Then, the children’s emotional intellegence by the parents’ guidance usingauthoritative method was much higher compared to the parents’ using authoritarian, permissiveindulgent and permissive indifferent. Finally, the parents’s guidance using authoritative methodreally influences significantlly to the level of children’s emotional intellegence. Keywords : Emotional Intellegence, Telling a Story Methode, Parenting Style Anak-anak mendapatkan masalah dalam mengeksplorasi tindakan emosional, sehinggakecerdasan emosional anak usia dini perlu dikembangkan. Hal ini terjadi karena orang tua tidakmembimbing anak dalam jalur yang benar dan guru menggunakan metode konvensional atautradisional dalam mengajar dimana guru sebagai pusat pengajaran dan proses belajar. Berdasarkanpermasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode cerita dan polaasuh orang tua terhadap kecerdasan emosional anak. Desain penelitian adalah 2x4 penelitianeksperimental faktorial. Teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling. Sampel adalahsemua siswa TK kelas B Al-Hidayah dan Daarul Qur'an School, Semarang selatan. 20 anakdiajarkan bercerita dengan boneka tangan dan 19 anak-anak diajarkan bercerita dengan bukucerita. Instrumen penelitian terdiri 30 pertanyaan tentang bimbingan orang tua dan 29 pertanyaantentang pengamatan mengenai kecerdasan emosional. Teknik analisis data adalah ANAVA duaaarah dipercepat oleh hipotesis t-Dunnet. Hasil penelitian adalah metode cerita menggunakanboneka kain lebih efektif dalam mengembangkan kecerdasan emosional anak dibandingkandengan bercerita menggunakan buku dengan nilai df α = 0,05. Kecerdasan emosional anak yangmenggunakan pola asuh otoritatif jauh lebih tinggi dibandingkan dengan orang tua menggunakanpola asuf otoriter, memanjakan permisif dan permisif acuh tak acuh. Akhirnya, bimbingan orangtua dengan menggunakan metode otoritatif sangat berpengaruh signifikan dengan tingkatkecerdasan emosional anak. Kata kunci: Kecerdasan Emosional, Metode Bercerita, pola asuh
PENGARUH METODE EDUTAINMENT DAN KONSEP DIRI TERHADAP KETERAMPILAN SOSIAL ANAK AGUSTRIANA, NESNA
Jurnal Pendidikan Usia Dini Vol 7 No 2 (2013): Jurnal Pendidikan Usia Dini, Volume 7 Nomor 2 November 2013
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to determine the effect of method of edutainment and self-concept towards the children’s social skills in group A. The research method used in this research isexperimental method with the treatment design by level 2x2 with 48 children samples. Social skillsresearch data obtained was analyzed by analysis of variance (ANOVA) two lines and, which firstlytested by requirements test analysis through normality test with Liliefors test and homogeneitytest with Bartletttest. The results showed that, (1) there are differences in social skills childrentreat ededutainment method to approach the game with the children who were given treatmentmethods edutainment multi media approach, (2) there are significant interaction between methodof edutainment and self-concept of the child’s social skills, (3) there are differences in social skillschildren treated edutainment method to approach the game with the children who were giventreatment methods edutainment multimedia approach to children who have a positive self-concept,(4) there are differences in social skills children treated edutainment method to approach thegame with the children who were given treatment methods edutainment multimedia approach tochildren who have a nsosialve self-concept. Keyword : Edutainment Methode, Social Skill, Self-concept Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode edutainment dan konsep diriterhadap keterampilan sosial anak-anak kelompok A. Metode penelitian yang digunakan dalampenelitian ini adalah metode eksperimen dengan desain perlakuan dengan tingkat 2x2 dengan 48sampel anak-anak. Data penelitian keterampilan sosial yang diperoleh dianalisis dengan analisisvarians ( ANOVA ) dua jalur, yang pertama lytested oleh analisis uji persyaratan melalui ujinormalitas dengan uji Liliefors dan uji homogenitas dengan Bartletttest. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa, ada perbedaan keterampilan sosial anak-anak melalui metode ededutainmentuntuk mendekati permainan dengan anak-anak yang diberi metode edutainment pendekatan multimedia; terdapat interaksi yang signifikan antara metode edutainment dan konsep diri keterampilansosial anak; terdapat perbedaan keterampilan sosial anak-anak yang diperlakukan metodeedutainment untuk mendekati permainan dengan anak-anak yang diberi metode pengobatanpendekatan multimedia edutainment kepada anak-anak yang memiliki konsep diri yang positi; adaperbedaan dalam keterampilan sosial anak-anak yang diperlakukan metode edutainment untukmendekati permainan dengan anak-anak yang diberi metode pengobatan pendekatan multimediaedutainment pada anak-anak yang memiliki konsep diri.Kata Kunci: Metode Edutainment, Keterampilan Sosial, Konsep Diri
PENINGKATAN KEMAMPUAN GURU DALAM PEMBELAJARAN IPA MELALUI LESSON STUDY MARYATI, EUIS ATIH
Jurnal Pendidikan Usia Dini Vol 8 No 2 (2014): Jurnal Pendidikan Usia Dini, Volume 8 Nomor 2 November 2014
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The objective of the research is to improve teacher ability on the science learningthrough lesson study. This study used Kemmis and Taggart design. Thisresearch processinclude:planning, implementation, observationandreflection. The results ofthis study as follows: (1) Theability of teachersSDNKarangsambungIIafter followinglesson studyin an effort toimprove theabilityto implementscience learningusingparticipatorylearning methodsincreasedsignificantly. Theabilityof teachersto implementscience learningusingparticipatoryteaching methodsinthefirstcycleonlyreached an average of69,5, while in thesecondcyclereachedan average of76,0. (2)studentsinthe learningactivityin thefirstcycleonlyreached an average of64,5there was anincreasein the second cyclewhichreached an average of77,0, andseen fromthe end of thetestscores66,1 in thefirstcycleonlyachieveverysignificantincreasereaching74,6. That is, throughlessonstudyto improve the abilityof teachersto implementlearning. Keywords: The Ability ofTeachers, Learning IPA, Lesson Study Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru dalam pembelajaran IPAmelalui lesson study. Penelitian dengan desain Kemmis dan Taggart. Proses penelitianini meliputi:tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Hasil penelitian ini sebagai berikut: (1)Kemampuan guru SDN Karangsambung II setelah mengikuti lesson study dalam upayameningkatkan kemampuan melaksanakan pembelajaran IPA dengan menggunakan metodepembelajaran partisipatifmeningkat signifikan. Kemampuan guru dalam melaksanakanpembelajaran IPA dengan menggunakan metode pembelajaran partisipatif pada siklus pertamahanya mencapai rata-rata 69,5, sedangkan pada siklus kedua berhasil mencapai rata-rata 76,0; (2)Aktivitas siswa dalam pembelajaran pada siklus pertama hanya mencapai rata-rata 64,5 terjadipeningkatan pada siklus kedua yang mencapai rata-rata 77,0, dan dilihat dari nilai tes akhir padasiklus pertama hanya mencapai 66,1 meningkat sangat signifikan mencapai 74,6, Artinya, melaluilesson study dapat meningkatkan kemampuan guru dalam melaksanakan pembelajaran. Kata kunci: Kemampuan Guru, Pembelajaran IPA, Lesson Study
EVALUASI PROGRAM IMPLEMENTASI PENDEKATAN BEYOND CENTERS AND CIRCLE TIME (BCCT) OKTARIA, RENTI
Jurnal Pendidikan Usia Dini Vol 8 No 2 (2014): Jurnal Pendidikan Usia Dini, Volume 8 Nomor 2 November 2014
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The evaluation research aimed to acknowledging the effectiveness ofthe implementationof beyond centers and circle time approach at RA Istiqlal Jakarta Pusat in 2014. The evaluationresearch is selected as a research method, use the CIPP Model from Daniel Stufflebeam. Theresearch were use multi technique and instrumen to collect the data and analizying data use thedesciptive statistic and qualitative technique. The result of research give a conclusion that theimplementation of beyond centers and circle time approach at RA Istiqlal Jakarta Pusat in 2014has been effective. It was seem that (1) RA Istiqlal Jakarta has been the curriculum and handbookof beyond centers and circle time; (2) There are 20 teachers average graduation of S-1 and theyreceived basic training of BCCT and communication skill; (3) There are 10 centers consist ofibadah, natural materials, macro dramatic play, micro dramatic play, block, readiness,movement, creative art, music, and cooking; (4) Child classified by age group with a ratio 12 2that 12 students with 2 teachers; (5) Teacher have implemented scaffolding the environment,scaffolding the pre-play experience, scaffolding the individual child’s play experience, andscaffolding the post play experience; (6) High quality play environments for children support thethree kinds ofplay. Keywords:Evaluation Program, Beyond Centers and Circle Time,Early Childhood Education. Abstrak: Studi evaluasi ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas dari pelaksanaan pendekatanbeyond centers and circle time(BCCT) di RA Istiqlal Jakarta Pusat tahun 201 4. Metode penelitianyang digunakan adalah evaluasi dengan model CIPP dari Daniel Stufflebeam. Teknikpengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan angket.Analisis data menggunakandeskripsi. Hasil penelitian adalah implementasi pendekatan BCCT di RA Istiqlal Jakarta tahun201 4 berjalan efektif, yakni: (1 ) RA Istiqlal Jakarta memiliki kurikulum dan panduan BCCT; (2)Ada 20 orang guru lulusan S1 dan mendapatkan pelatihan dasar BCCT dan keterampilankomunikasi; (3) Ada 1 0 sentra yang terdiri dari sentra ibadah, bahan alam, main peran makro,main peran mikro, balok, persiapan, olah tubuh, seni kreativitas, musik dan memasak; (4) Muriddiklasifikasi berdasarkan kelompok usia dengan rasio 1 2 orang anak dengan 2 orang guru; (5)Guru telah melaksanakan pijakan penataan lingkungan, pijakan pengalaman sebelum main,pijakan pengalaman main setiap anak, dan pijakan pengalaman setelah main; dan (6) 3 jenis maindidukung dengan adanya lingkungan main yang berkualitas untuk murid. Kata kunci: Evaluasi Program, Beyond Centers and Circle Time, PAUD.
IMPROVEMENT OF PHYSICAL FITNESS THROUGH CHEERFUL COLOURS CIRCUIT GAME SUSANTI, RIKZA AZHARONA
Jurnal Pendidikan Usia Dini Vol 8 No 2 (2014): Jurnal Pendidikan Usia Dini, Volume 8 Nomor 2 November 2014
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This research aims to find out how the process ofincreasing the physical fitness and theimprovement of the physical fitness of grade B Kindergarten students throught cheerful colourscircuit game. The research was carried out in Gardini kindergarten in East Jakarta from Januaryto March2014. The research used action research method according to action research model ofKemmis dan Mc. Taggart made through two cycle consisting of 7 sessions in the first cycle and 4sessions in the second cycle. The cycle consists of four steps: a) plannin; b) action (acting); c)observation (observing; and d) reflection (reflecting). The subjects were grade B in GardiniKindergarten in East Jakarta consisting of 10 childern. The data was collected by the researchinstrument which refers to the dimensions of physical fitness. The end result of this study showedan increase in physical fitness of childern that is evidenced by the acquisition of classical physicalfitness scores pre-action reaching 52.28%. After the first cycle had increased, the score reached87.19% and the second cycle was obtained satisfactory classical scores reached 94.74%. Keywords: physical fitness, game, cheerful colours circuit game. Abstrak: Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui proses permainan sirkuit warna-warni ceriadan peningkatan kebugaran jasmani anak melalui permainan sirkuit. Penelitian ini dilaksanakan diTK B Gardini Jakarta Timur, dimulai dari bulan Januari sampai dengan bulan Maret 2014.Penelitian tindakan (action research) ini menggunakan metode Kemmis dan Mc Taggart, melaluidua siklus yang tediri dari tujuh pertemuan pada siklus I dan empat pertemuan pada siklus II yangmeliputi tahap perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Subyek penelitian adalah 10 anak TKB Gardini Jakarta Timur yang berusia 5-6 tahun. Analisis data menggunakan analisis kuantitatifdan kualitatif (mix methods). Data kuantitatif dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif(tabel frekuensi, rata-rata, persentase, sntadar deviasi) sedangkan data kualitatif dianalisis denganlangkah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi data. Datadiperoleh dengan berpedoman pada instrumen penelitian yang mengacu pada dimensi kebugaranjasmani. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan kebugaran jasmani anak yangdibuktikan pada perolehan skor klasikal kebugaran jasmani pra-tindakan mencapai 52,28%.Penelitian dianggap berhasil setelah dilakukan tindakan. Pada siklus I mengalami peningkatan skorklasikal mencapai 87,19% dan pada siklus II diperoleh skor klasikal yang memuaskan mencapai94,74%. Kata kunci: kebugaran jasmani, permainan, sirkuit warna-warni ceria
PENGARUH KEGIATAN EXTRA FEEDING DAN POLA ASUH ORANGTUA TERHADAP KEMANDIRIAN ANAK TASU’AH, NENENG
Jurnal Pendidikan Usia Dini Vol 7 No 2 (2013): Jurnal Pendidikan Usia Dini, Volume 7 Nomor 2 November 2013
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aims of this research was to understand comprehensively the influence of extrafeeding activities and parenting toward independence children (Experiment in student class I atSDN Pejaten Barat, South Jakarta, 2013). The method usedin this studyis the experimentalmethod with Children independen ceas the main problem which is the dependent variable. Whilefirst independent variableis the Extra Feeding activity (in this study is Cooking Fun activities andactivities Role Playing) and the second independent variable is the parenting parent (in this studyis the pattern of otoritarian parenting, democratic and permissive). In this study the samplingtechniqueto be used the multi stage cluster sampling. The sample In this study is in twoelementary school SDN 12 and SDN Pejaten Barat 10 each class I have a number of students ofapproximately 30 students so that a total number of 60 students, but at the time of the study theresearchers only select students based on parenting question naire results by category otoritarianparenting, permissive, democratic and 10 students respectively so that the samplein this studywere 30 students as control class in SDN Pejaten Barat 10 and 30 students as an experimentalclass at SDN Pejaten Barat 12. This study is a design experiment with designs fatorial 2x3.Therefore, data analysis using ANOVA two lines, iftested the difference, followed by Tukey'stestor Scheffe testto determine which one is higher. The finding lead to the recommendation touse extra feeding activities and parenting to improving independence children. And teacher shouldbe free to use learning methods especially extra feeding activities. Keyword: extra feeding activities, parenting, and independence children Penelitian ini bertujuan untuk memahami secara komprehensif pengaruh kegiatan extrafeeding dan pola asuh terhadap kemandirian anak di SDN Pejaten Barat, Jakarta Selatan, 201.Variabel independen pertama adalah aktivitas extra feeding (kegiatan Fun cooking dan kegiatanRole Playing) dan variabel independen kedua adalah pola asuh orang tua (pola asuh otoritarian,demokratis dan permisif). Sampel penelitian adalah SDN 12 dan SDN Pejaten Barat 10, masingmasing kelas I memiliki jumlah siswa sekitar 30 siswa sehingga jumlah total 60 siswa, penelitimemilih siswa berdasarkan hasil pengasuhan berdasarkan kategori pola asuh otoritarian, permisif,demokratis dan masing-masing 10 siswa sehingga sampel penelitian ini adalah 30 siswa sebagaikelas kontrol di SDN Pejaten Barat 10 dan 30 siswa sebagai kelas eksperimen di SDN PejatenBarat 12. Penelitian ini menggunakan eksperimen dengan desain penelitian 2x3 fatorial. Olehkarena itu, analisis data menggunakan ANOVA dua jalur, uji perbedaan, diikuti oleh test TukeyScheffe testto untuk menentukan mana yang lebih tinggi. Temuan menyebabkan rekomendasiuntuk menggunakan kegiatan extra feeding dan pengasuhan anak-anak untuk meningkatkankemandirian. Guru harus bebas untuk menggunakan metode pembelajaran kegiatan makanterutama extra feeding. Kata Kunci: aktivitas extra feeding, pola asuh orang tua, dan kemandirian anak
KEGIATAN BERMAIN MATEMATIKA SARI, RATIH PERMATA
Jurnal Pendidikan Usia Dini Vol 7 No 2 (2013): Jurnal Pendidikan Usia Dini, Volume 7 Nomor 2 November 2013
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to describe the implementation of practices in terms of mathematicrelated playing activities, in terms of the locations, the participation of children, games being used, and the principles of early childhood mathematics instruction based on the level ofdevelopment of children, as practiced in R.A. Kartini Aisyiyah Kindergarten 21, Malang. This typeof research is a form of qualitative research case study. The results include: learning activitiesapplied by teachers using the concept of learning by playing, both indoor and outdoor, and eitherindividually or collectively. The games-augmented playing activities are designed along theconcept of jovial playful ambiance, corresponds to the developmental characteristics of childrenaged 4 -5 years. Key words: playing math, case study. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan kegiatan bermainmatematika yang meliputi lokasi, partisipasi anak, permainan yang digunakan, dan prinsip-prinsippembelajaran matematika anak usia dini berdasarkan tingkat perkembangan anak, seperti yangdilakukan di RA Kartini Aisyiyah TK 21, Malang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatifstudi kasus. Hasil penelitian meliputi: kegiatan belajar yang diterapkan oleh guru menggunakankonsep belajar dengan bermain, baik indoor maupun outdoor dan baik secara individual maupunkolektif. Kegiatan bermain game dirancang sepanjang konsep riang suasana menyenangkan, sesuaidengan karakteristik perkembangan anak usia 4 -5 tahun. Kata kunci: bermain matematika, studi kasus
PENINGKATAN KEMAMPUAN MATEMATIKA AWAL MELALUI STRATEGI PEMBELAJARAN KINESTETIK NURHAZIZAH, NURHAZIZAH
Jurnal Pendidikan Usia Dini Vol 8 No 2 (2014): Jurnal Pendidikan Usia Dini, Volume 8 Nomor 2 November 2014
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aim of this research is to improve the ability to mathematics early children. ThisResearch methods action research and in this research there are two variable mathematical skillsare beginning (Y) and learning strategies kinestetik (X). results of the study showed thepercentage pecapaian industry there is an increase in pre cycle only 43.13 percent stelah hisactions of the cycle I increased to 58.93 percent, and in the cycle II increased to target to 84.31percent. While from indicators, which is examined indicators 1 is the highest classificationmenperoleh 57.31 % which means that almost all the children to be able to control indicator.While leading indicators 3 is arranging a percentage price low 52.72 percent. From the endresult cycle II children who have the highest of 92.86 percent, by respondents MKL and RN.While the lowest with the acquisition percentage average 76.79 percent, ANG and BM. Keywords: Pre-Math, Learning Strategies, Kinestetik Abstrak: Tujuan penelitian adalah untuk meningkatkan kemampuan matematika awal anak.Penelitian ini menggunakan metode action research dengan dua variable yaitu kemampuanmatematika awal (Y) dan strategi pembelajaran kinestetik (X). Hasil penelitian menunjukkanpersentase pecapaian keseluruhan terjadi peningkatan pada pra siklus hanya 43,13% stelahdilakukannya tindakan pada siklus I meningkat menjadi 58,93%, dan pada siklus II meningkatsesuai target yaitu menjadi 84,31%. Sedangkan dari indikator yang diteliti indikator 1 yaituklasifikasi menperoleh hasil tertinggi 57,31% yang artinya hampir semua anak mampu menguasaiindikator ini dengan baik. Sedangkan indikator 3 yaitu mengurutkan memperoleh persentase ratarata terendah 52,72% . Dari hasil akhir siklus II anak yang memperoleh hasil tertinggi sebesar92,86% diperoleh oleh responden MKL dan RN. Sedangkan yang terendah dengan perolehanpersentase rata-rata 76,79% diperoleh ANG dan BM. Kata Kunci: Matematika Awal, Strategi Pembelajaran, Kinestetik
PENINGKATAN KETERAMPILAN SOSIAL MELALUI METODE BERMAIN PERAN PUJIATI, DESTI
Jurnal Pendidikan Usia Dini Vol 7 No 2 (2013): Jurnal Pendidikan Usia Dini, Volume 7 Nomor 2 November 2013
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to improve the social skills of children through the method of roleplaying in the kindergarten Muhammadiyah University of Purwokerto’s Labschool and todetermine the constraints of social skills through role play methods which are given tochildren.The research method used was action research method. This study was conducted from 4March to 20 May 2013.. The analysis method of research using qualitative and quantitativeapproaches. The success of the research is concluded with the analysis using the percentage.Research declared successful if the percentage of social skills assessment> 40 after doingactivities with role playing method. In the second cycle, twenty studentshas increased social skills.Highest percentage increase in social skills achieved by the subject Yz, at 96.6%. Role playinglearning methods that implemented by teachers with step (1) propose and discuss the situation. (2)prepare a roleplaying, (3) playing (4) reveals the experience ; have done well. The objectives ofthe research has achieved with the maximum expected.Keywords: Social skill, role play method, action research Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan sosial anak melalui metoderole playing di TK Universitas Muhammadiyah Purwokerto yang Labschool dan menentukankendala keterampilan sosial melalui metode role play yang diberikan kepada anak. Metodepenelitian yang digunakan adalah metode penelitian tindakan. Penelitian ini dilakukan dari 4Maret - 20 Mei 2013. Metode analisis penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dankuantitatif. Keberhasilan penelitian ini disimpulkan dengan analisis menggunakan persentase.Penelitian menyatakan berhasil jika persentase keterampilan sosial penilaian > 40 setelahmelakukan kegiatan dengan metode bermain peran. Pada siklus kedua, dua puluh anakketerampilan sosial meningkat. Persentase kenaikan tertinggi dalam keterampilan sosial yangdicapai oleh Yz subjek, di 96,6% . metode bermain bermain peran pada pembelajaran yangditerapkan oleh guru mempunyai langkah: (1) mengusulkan dan membahas situasi; (2)menyiapkan sebuah Roleplaying; (3) bermain; (4) mengungkapkan pengalaman;. Tujuan daripenelitian ini telah dicapai dengan maksimal sesuai diharapkan. Kata kunci: kemampuan sosial, metode bermain peran, penelitian tindakan
PENINGKATAN KETERAMPILAN MOTORIK KASAR MELALUI PERMAINAN TRADISIONAL JAWA RAHMADANI, NI KADEK ARIS
Jurnal Pendidikan Usia Dini Vol 8 No 2 (2014): Jurnal Pendidikan Usia Dini, Volume 8 Nomor 2 November 2014
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research is to increase gross motor skills in group B TK PertiwiTrenggalek through traditional Java games. Gross motor skills that will be assessed are aspects oflocomotor movements include running and walking, nonlocomotor movement include standing,holding and bending, and manipulative movement include catch and roller. The research usedaction research method according Kemmis and Taggart made two cycle consisiting of 16 sessions.The cycle consists of planning,action, observation, and reflection. Before the research begin, preaction research conducted to find out the results of the initial percentage of gross motor skills. Thedata collected result early gross motor skills, first cycle and second cycle. The final results of theresearch that gross motor skills of children in group B increased, which began pre-action gained25%, the kucing dan tikus game first cycle of 58.33% and roda gelinding game, the first cycle of50% and the games second cycle reaches 100%. Keywords: Gross Motor Skill, Tradisional Java Game, Action Research. Abstrak: Tujuan penelitian untuk meningkatkan keterampilan motorik kasar melalui permainantradisional Jawa dan mengetahui peningkatan keterampilan motorik kasar kelompok B di TKPertiwi Trenggalek melalui permainan tradisional Jawa. Keterampilan motorik kasar yang akandinilai adalah aspek gerak lokomotor meliputi berlari dan berjalan, aspek gerak nonlokomotormeliputi berdiri, memegang dan membungkuk, serta aspek gerak manipulatif meliputi menangkapdan menggelindingkan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan menurut Kemmisdan Taggart dengan dua siklus yang terdiri dari 16 pertemuan. Siklus terdiri dari perencanaan,tindakan, pengamatan dan refleksi. Sebelum penelitian dilakukan, diadakan penelitian pratindakanuntuk mengetahui hasil prosentase keterampilan awal motorik kasar. Data yang diperoleh daripenelitian pratindakan, siklus I, siklus II. Hasil akhir dari penelitian memaparkan bahwaketerampilan motorik kasar anak kelompok B meningkat, yaitu mulai pratindakan memperoleh25%, permainan kucing dan tikus siklus I sebesar 58,33% dan permainan roda gelinding, siklus Isebesar 50% dan pada kedua permainan siklus II mencapai 100%. Kata kunci: Keterampilan Motorik Kasar, Permainan Tradisional Jawa, PenelitianTindakan

Page 1 of 22 | Total Record : 215