cover
Contact Name
Arsyad Ramadhan Darlis
Contact Email
arsyad@itenas.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jte.itenas@itenas.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
ELKOMIKA: Jurnal Teknik Energi Elektrik, Teknik Telekomunikasi, & Teknik Elektronika
ISSN : 23388323     EISSN : 24599638     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal ELKOMIKA diterbitkan 3 (tiga) kali dalam satu tahun pada bulan Januari, Mei dan September. Jurnal ini berisi tulisan yang diangkat dari hasil penelitian dan kajian analisis di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, khususnya pada Teknik Energi Elektrik, Teknik Telekomunikasi, dan Teknik Elektronika.
Arjuna Subject : -
Articles 650 Documents
Implementasi Reflector Antena Wajanbolik Pada Layanan EVDO (Evolution Data Optimized) BIMA, BIMA; LIDYAWATI, LITA; DARLIS, ARSYAD RAMADHAN
Jurnal Elkomika Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Elkomika
Publisher : Jurnal Elkomika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Antena merupakan perangkat yang memiliki peranan yang sangat penting dalam sistem komunikasi tanpa kabel (wireless). Pada penelitian ini akan diimplementasikan reflektor antena wajanbolik yang beroperasi pada frekuensi CDMA 2000 1x EVDO 1900 MHz. Antena ini menggunakan  reflektor dari wajan, dengan waveguide dari pipa paralon yang dilapisi dengan lakban alumunium, dan penerima sinyal menggunakan USB modem adapter. Antena ini ditujukan untuk menjadi media bantu  dalam  memperkuat  penerimaan sinyal  EVDO dan memaksimalkan dan kecepatan transfer data. Antena ini memberikan gain sebesar 15,530 dB berdasarkan pengukuran dan 15,156 dB berdasarkan teoritis. Pengujian menggunakan wajanbolik menunjukkan adanya peningkatan level sinyal modem yang terendah sebesar 4 dB pada pengukuran dengan kondisi indoor di siang hari serta tertinggi sebesar 19 dB pada pengukuran dengan kondisi outdoor di malam hari. Hasil dari pengujian pun menunjukkan peningkatan kecepatan transfer data rata – rata sebesar 42 KBps sampai dengan 269 KBps dibandingkan pengukuran tanpa wajanbolik.   Kata kunci: Reflektor, Waveguide, Wajanbolik, USB adapter, EVDO.    Abstract   The antenna is a device that has a very important role in wireless communication systems (wireless). In this research will be implemented wajanbolik reflector antenna which operates at frequencies of CDMA 2000 1x EVDO 1900 MHz. This antenna uses a reflector of the pan, with the waveguide of the pipe is coated with aluminum duct tape, and a signal receiver using a USB modem adapter. This antenna is intended to be a media aids in strengthening the EVDO and signal reception to maximize data transfer speeds. This antenna give a gain of 16.015 from measurement dBi and 15.156 dBi based on theory. Tests using wajanbolik showed an increase in the level of modem signals a low of 4 dB in measurement with indoor conditions during the day and 19 dB at the peak of measurements with outdoor conditions at night. Results of testing also showed an increase in average data transfer rate is 42 KBps up to 269 KBps compared to measurements without wajanbolik.   Keywords: Reflector, Waveguide, Wajanbolic, USB adapter, EVDO.
Kinerja Spectrum Sensing Dengan Metode Cyclostationary Feature Detector Pada Radio Kognitif CAHYO, HENDRY; ARYANTA, DWI; ARMI, NASRULLAH
Jurnal Elkomika Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Elkomika
Publisher : Jurnal Elkomika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

  Abstrak Perkembangan dalam dunia telekomunikasi nirkabel terutama spektrum frekuensi adalah hal yang perlu mendapatkan perhatian penting. Spektrum frekuensi merupakan sumber daya yang terbatas, penggunaannya harus dilakukan secara efisien dan se-maksimal mungkin. Penelitian ini membahas teknik spectrum sensing pada radio kognitif untuk menghadapi masalah keterbatasan penggunaan spektrum frekuensi. Radio kognitif merupakan sistem radio cerdas yang bisa mengatur parameternya seperti frekuensi kerja, daya pancar, dan skema modulasi secara optimal dalam melakukan proses komunikasi. Spectrum sensing merupakan teknik untuk memaksimalkan penggunaan spektrum frekuensi. Penelitian ini membandingkan kinerja metode cyclostationary feature detection dan metode energy detection pada teknik spectrum sensing menggunakan software matlab sehingga dapat diketahui bahwa kinerja cyclostationary feature detection untuk nilai Pd = 0,85 lebih handal sebesar 0,2 untuk fungsi probability of false dan lebih handal sebesar 2 dB untuk fungsi signal to noise ratio daripada energy detection. Kata kunci: radio kognitif, spectrum sensing, cyclostationary feature detection, energy detection, probability of false alarm.   Abstract Developments in the world of wireless telecommunications specially frequency spectrum is an important thing to get attention. Frequency spectrum is afinite resource, its use must be efficiently and as maximum as possible. This study discuss the technique of spectrum sensing in cognitive radio to faces the problem using restrictiveness of frequency spectrum. Cognitive radio is a smart radio system that can adjust its parameters like work frequency, emission power, and modulation scheme are optimal in the communication process. Spectrum sensing is a technique to maximize the use of the frequency spectrum. This study compared performance of cyclostationary feature detection methodh with energy detection methodh in spectrum sensing technique using matlab software so ascertainable that cyclostationary feature detection performance for Pd value 0,85 better about 0,2 for probability of false alarm function and better about 2 dB for signal to noise ratio function than energy detection. Keywords : cognitif radio, spectrum sensing, cyclostationary feature detection, energy detection, probability of false alarm.
Perancangan Dan Implementasi Antena Yagi 2.4 GHz Pada Aplikasi WIFI (Wireless Fidelity) PRATAMA, BUDI; LIDYAWATI, LITA; DARLIS, ARSYAD RAMADHAN
Jurnal Elkomika Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Elkomika
Publisher : Jurnal Elkomika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penggunaan teknologi komunikasi dengan menggunakan kabel kini sudah tergantikan oleh teknologi komunikasi tanpa kabel, dimana kebanyakan pengguna menggunakan perangkat access point yang memiliki jangkauan pancaran terbatas karena pola radiasi omnidirectional, sehingga diperlukan antena yang mempunyai pola radiasi directional untuk jangkauan pancaran yang lebih terarah. Antena yagi merupakan salah satu yang dapat digunakan untuk mengatasi masalah ini. Dalam penelitian ini, antena Yagi yang dirancang dapat diaplikasikan pada sistem WLAN. Hasil dari implementasi didapatkan bahwa antena Yagi dapat bekerja pada frekuensi kerja WLAN 2,4 GHz. Dan selainitudiperoleh level kuat medan dengan rata-rata peningkatan penguatan antena yagi terhadap antena omni sebesar 12,1 dB. Disamping itu diperoleh gain antena yagi sebesar 16 dB sedangkan hasil simulasi sebesar 10 dB, beamwidth vertikal 250 dan horizontal 260, dan bandwidth antena 150 MHz, Pada penelitian ini hasil yang didapatkan dibandingkan dengan hasil dari software vistumbler dan SuperNEC 2.9. Kata kunci : Access point, antenna yagi, directional, vistumbler, 2,4 GHz, SuperNEC 2.9 Abstract The use of communication technologies by using cable technology has now been replaced by wireless communication, whichmost usersuse theaccess point device that has a limited range due to beam omnidirectional radiation pattern, so that the required antenna that has a directional radiation pattern to reach a more focused beam. Yagi antenna is one that can be used to overcome this problem. In this study, Yagi antenna is designed to be applied in WLAN system. Results obtained from the implementations that Yagi antennas can work at the operating frequency of 2.4 GHz WLAN. And besides it is obtained strong level terrain with an average increase of the antenna yagi antenna gain of 12.1dB omni. Besides, obtained yagi antenna gai nof 16 dB, while the simulation result sat 10 dB, 250 vertical and horizontal beamwidth of 260, and a bandwidth of 150 MHz antennas, In this study,the results obtained are compared with the results of the software vistumbler and SupeNEC 2.9. Keywords: Accesspoint, yagi antennas, directional, vistumbler, 2.4 GHz, SuperNEC 2.9
Perancangan Dan Realisasi Sistem Transmisi Data GPS Menggunakan Teknologi SMS (Short Messaging Service) Sebagai Aplikasi Sistem Personal Tracking NATALIANA, DECY
Jurnal Elkomika Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Elkomika
Publisher : Jurnal Elkomika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Berprinsip pada pengembangan teknologi dan aplikasi dari sistem penjejakan posisi (tracking), maka dibuatlah sistem personal tracking dengan mentransmisikan data GPS (Global Positioning System) dengan menggunakan teknologi SMS (Short Messaging Service) pada jaringan GSM (Global System for Mobile Communications) sebagai media transmisinya.  Dengan sistem GPS akan diperoleh data garis lintang, serta garis bujur dari GPS receiver.  Data tersebut akan diteruskan oleh mikrokontroler untuk dikirim ke ponsel pengamat melalui komunikasi SMS.  Hasil pengujian menunjukkan bahwa device personal tracking berhasil mengirimkan data berupa IMEI, Tanggal satelit, waktu satelit, koordinat longitude, koordinat latitude, dan jumlah satelit yang berhasil ditangkap oleh device ke ponsel pengamat.  Dari data koordinat tersebut pengamat dapat memantau posisi device personal tracking berada dengan bantuan aplikasi pendukung yaitu Google Maps. Kata kunci: GPS, Personal Tracking, SMS, Google Maps.   Abstract Base on technology and application development of tracking, personal tracking system was made by transmiting GPS (Global Positioning System) data using SMS (Short Messaging Service) technology with GSM (Global System for Mobile Communications) network as transmitter media.  BY GPS system, we can get datas such as latitude and longitude of GPS receiver.  Those datas will be processed by microcontroller to be sent from GSM/GPRS module to user cellular phone through SMS communication.  The test result showed that the device can be sending datas such as IMEI, UTC date, UTC time, longitude coordinate, latitude coordinate, and number sattelite which detected by device to user’s phonecell.  From those coordinate, user can be monitoring the device’s position with the Google Maps application. Keywords: GPS, Personal Tracking, SMS, Google Maps.
Kinerja Spectrum Sensing dengan Metode Matched Filter Detector pada Radio Kognitif ANGGA, BAYU; ARYANTA, DWI; ARMI, NASRULLAH
Jurnal Elkomika Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Elkomika
Publisher : Jurnal Elkomika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Evolusi sistem nirkabel dan teknologi saat ini telah membuat dampak besar pada masyarakat. Namun, disaat yang sama pengelolaan dan pemanfaatan kelangkaan spektrum tidak efisien. Radio kognitif adalah paradigma baru dalam merancang sistem komunikasi nirkabel yang bertujuan untuk meningkatkan pemanfaatan spektrum frekuensi radio (RF) dan mengurangi seminimal mungkin kelangkaan spektrum. Spectrum sensing adalah langkah utama yang akan memungkinkan jaringan radio kognitif, yaitu untuk menentukan status spektrum dan aktivitas pengguna utama secara berkala, dengan menggunakan metode matched filter detector dan energy detector sebagai pembandingnya. Hasil dari kinerja spectrum sensing berdasarkan simulasi, menunjukan kinerja matched filter detector membutuhkan SNR = 15 dB untuk mencapai probability detection (Pd) sebesar 100%, dengan probability false alarm sebesar 0,01, sedangkan energy detector hanya membutuhkan SNR = 14,2 dB. Secara keseluruhan untuk deteksi sinyal yang optimal kinerja matched filter detector tidak lebih baik dibanding kinerja energy detector. Kata kunci: spectrum sensing, radio kognitif, probability detection, matched filter detector, energy detector. Abstract The evolution of wireless systems and current technology has made a huge impact on society. However, at the same time the management and utilization of spectrum scarcity is not efficient. Cognitive Radio is a new paradigm in designing wireless communication system that aims to improve the utilization of the radio frequency spectrum (RF) and reduce to a minimum the scarcity of spectrum. Spectrum sensing is a major step that will allow the cognitive radio networks, namely to determine the status of the spectrum and activity of the primary user at regular intervals, using the method of matched filter detector and energy detector as a comparison. The results of the performance spectrum sensing based on simulations, indicates the performance matched filter detector requires SNR = 15 dB to achieve detection probability (Pd) of 100%, with a probability of false alarm of 0.01, whereas energy detector only requires SNR = 14.2 dB. As a whole for optimum signal detection performance of matched filter detector is not better than the performance of energy detector. Keywords: spectrum sensing, cognitive radio, probability detection, matched filter detector, energy detector.
Perancangan dan Implementasi Duplexer Mikrostrip untuk Frekuensi LTE pada band ke-7 SULAEMAN, ENCENG; DARLIS, ARSYAD RAMADHAN; DEWI, HARIANTI ASRI
Jurnal Elkomika Vol 1, No 2 (2013): Jurnal Elkomika
Publisher : Jurnal Elkomika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Kebutuhan akan komunikasi bergerak semakin mengalami peningkatan dalam dunia teknologi yang ada saat ini, maka hadirlah teknologi terbaru yaitu Long Term Evolution (LTE). Dengan teknik duplex jenis Frequency Division Duplex (FDD), dirancanglah duplexer yang mampu melakukan proses pengiriman dan penerimaan dalam satu waktu dengan frekuensi yang berbeda antara uplink dan downlink. Pada penelitian ini dirancang dan diimplementasikan sebuah duplekser dengan menggunakan metoda Hybrid Coupler dan Bandstop Filter berbasis Split Ring Resonator untuk band frekuensi ke-7 pada teknologi LTE di sisi Base Transceiver Station (BTS). Duplekser dibuat dengan menggabungkan dua buah hybrid Coupler dan dua buah Bandstop Filter. Hasil pengukuran duplexer saat port Tx mengirimkan sinyal ke antena dengan nilai redaman pada frekuensi tengah downlink sebesar 3.168 dB. Lalu pada saat antena menerima sinyal untuk diteruskan ke Rx terdapat redaman di frekuensi tengah uplink sebesar 6 dB. Sedangkan untuk isolasi dari port Tx-port Rx dihasilkan sebesar 15 dB. Kata kunci: Duplexer, Bandstop Filter, Split Ring Resonator, Hybrid Coupler, dan Long Term Evolution. ABSTRACT The necessary of mobile communication has increased in technology, now it released the new of technology is Long Term Evolution (LTE). Type of duplex is Frequency Division Duplex (FDD), designed a duplexer which it is capable for transmitting and receiving process at the same time with the different of frequency between uplink and downlink. Research of designed and implemented a duplexer using Hybrid Coupler and Bandstop filters based on Split Ring Resonators for the frequency band 7th on LTE technology at Base Transceiver Station (BTS). Duplexer is made by combining two coupler and two bandstop filter. The results of duplexer measurements, when Tx port transmit the signal to antenna port with attenuation at the downlink frequency center at 3.168 dB. Attenuation from antenna port to Rx port about 6 dB. Isolation between Tx port and Rx port about 15 dB. Keywords: Duplexer, Bandstop Filter, Split Ring Resonator, Hybrid Coupler, and Long Term Evolution.
Analisis Penalaan Kontrol PID pada Simulasi Kendali Kecepatan Putaran Motor DC Berbeban menggunakan Metode Heuristik WALUYO, WALUYO; FITRIANSYAH, ADITYA; SYAHRIAL, SYAHRIAL
Jurnal Elkomika Vol 1, No 2 (2013): Jurnal Elkomika
Publisher : Jurnal Elkomika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Motor DC banyak digunakan di industri kecil dan besar.Kecepatan motor DC sering tidak stabil akibat gangguan dari luar maupun perubahan parameter dan torsi beban sehingga perlu dilakukan rancangan kontroler.Kontroler yang dirancang menggunakan PID yang terdiri dari tiga jenis cara pengaturan yang dikombinasikan, yaitu kontrol P (Proportional), kontrol I (Integral) dan kontrol D (Derivatif).Kontroler yang dirancang disimulasikan menggunakan perangkat lunak. Hasil simulasi menunjukan kontroler PID untuk kendali kecepatan motor DC ini menghasilkan kondisi robust (kokoh) saat nilai Kp = 1,1, Ti = 0,1, Td = 3,7. Hasil dari parameter kendali yang dirancang memiliki error steady state 0,99 % dan dengan settling time 3,7 detik pada rise time 2,00 detik dan nilai peak terletak pada 0,99. Kecepatan awal yang dihasilkan mendekati set point yang diinginkan pada detik ke 6 dan kecepatannya tidak ada penurunan atau tetap konstan sampai dengan detik ke 100. Kata kunci : Motor DC, PID, Heuristik, Steady State, Rise Time   ABSTRACT DC motors are widely used in small and large industries. Their speeds are often unstable due to interference from outside or change the parameters and load torque, so that it was necessary to design a controller. The controller was designed using a PIDconsists of three types of arrangements, which are mutually combined way, namely the control P (Proportional), control I (Integral) and control D (Derivative). The controllers were designed using software for simulation. The simulation results showed the PID controller for DC motor speed control produced robust conditionswhen the value of Kp, Ti and Tdwere 1.1,  0.1 and 3.7 respectively. The results of the control parameters had error steady state 0.99 % and the settling time of 3.7 seconds at 2.0 sec rise time and the peak value was 0,99. The resulted initial velocity was very fast to approach the desired set point in the sixth second and its speed was remain constant until 100thsecond. Keywords: Motor DC, PID, Heuristic, Steady State, Rise Time
Perancangan dan Implementasi Sistem Remote Tilting Antenna untuk Aplikasi Base Station DARLIS, ARSYAD RAMADHAN
Jurnal Elkomika Vol 1, No 2 (2013): Jurnal Elkomika
Publisher : Jurnal Elkomika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pada kondisi pembangunan suatu jaringan seluler baru, permasalahan coverage area terkadang perlu penanganan khusus. Jika coverage area dari suatu base station terlalu besar maka dapat mengakibatkan saling tumpang tindih (overlap) dengan sel yang berdekatan. Hal ini akan meningkatkan interferensi daya antar sel, yang kemudian berakibat pada penurunan kualitas layanan. Salah satu bentuk solusi untuk dapat memenuhi persyaratan coverage area, kinerja jaringan seluler, dan juga memenuhi tingkat keselamatan engineer adalah dengan menggunakan metoda down tilting antenna melalui wireless. Penetapan metoda down tilting antenna dilakukan dengan membuat suatu peralatan yang dapat menggerakkan posisi antenna pada base station. Perangkat yang diimplementasikan terdiri atas Transmitter, Receiver, Motor DC, Driver Motor, Logam Pengait, dan Antena. Sinyal yang berfungsi sebagai pengendali masuk ke Transmitter dan selanjutnya diolah oleh Receiver. Sinyal keluaran dari Receiver digunakan untuk mengendalikan motor DC melalui driver motor yang mengendalikan pergerakan dari Antenna Base Station. Pada penelitian ini, sistem telah dapat diuji memalui pergerakan antenna sampai dengan jarak 10 m. Tingkat kemiringan antena dibandingkan dengan pergeseran logam berkait menunjukan hasil yang linear. Setiap pergeseran 0,5 cm akan menyebabkan perubahan kemiringan antenna sebesar 1 derajat.   Kata kunci: Remote Tilting, Motor DC, Transmitter, Receiver, Base Station Abstract On the state of development of a new mobile network, problem coverage area sometimes need special handling. If the coverage area of a Base Station is too big then it may lead to overlap ( overlap ) with adjacent cells. This will improve inter- cell interference power, which then resulted in a decrease in the quality of service. One form of solutions to meet the requirements of the coverage area, the performance of cellular networks, and also meet the level of safety engineers is to use the method of tilting down through a wireless antenna. Determination method of antenna down tilting is done by creating a device that can move the position of the antenna on Base Station. The device is implemented consisting of Transmitter, Receiver, Motor DC Motor Driver, Metal Hook , and Base Station Antennas. Which serves as a signal controlling entry into Transmitter and subsequently processed by the Receiver. The output signal of the receiver is used to control a DC motor through a motor driver that controls the movement of Base Station Antenna. In this study, the system has to be tested memalui antenna movement up to a distance of 10 m. Levels compared to the friction slope antenna hooked metal has showed linear results. Each shift will lead to a change of 0.5 cm by 1 degree slope antenna. Key words : Remote Tilting, DC Motor, Transmitter, Receiver, Base Station
Simulasi Perancangan Filter Analog dengan Respon Chebyshev RUSTAMAJI, RUSTAMAJI; DARLIS, ARSYAD RAMADHAN; SUPARMAN, SOLIHIN
Jurnal Elkomika Vol 1, No 2 (2013): Jurnal Elkomika
Publisher : Jurnal Elkomika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Dalam suatu sistem komunikasi penggunaan rangkaian filter sangat penting. Salah satu cara untuk memudahkan dalam perancangan sebuah filter dilakukanlah teknik simulasi. Penelitian ini bertujuan untuk merancang simulasi yang menghasilkan respon filter jenis chebyshev serta menghasilkan nilai komponen induktor (L) dan kapasitor (C) yang dibutuhkan untuk merangkai filter. Simulasi yang dirancang pada penelitian ini menggunakan Graphical User Interface (GUI). Dari simulasi yang dilakukan, didapatkan respon Chebyshev pada low pass filter, high pass filter, band pass filter, dan band stop filter sudah sesuai dengan input yang dimasukkan ke dalam parameter program dan sesuai dengan teori respon filter Chebyshev. Hasil Simulasi dari rangkaian band pass filter dan band stop filter dengan menggunakan Electronic Workbench (EWB), menunjukkan respon dengan pergeseran frekuensi sebesar 0,1 kHz lebih tinggi dari frekuensi yang diharapkan. Kata Kunci :filter, Chebyshev, band, respon frekuensi.   Abstract On communication system using filter is very important. One way to simplify the design of filter undertaken a simulation technique. This research aims to design a simulation that generates the filter response of chebyshev and generate the value component of the inductor (L) and capacitor (C) that needed for constructing the filter. This Simulation using Graphical User Interface (GUI). From result simulation, response in low pass filter, high pass filter, band pass filter, band stop filter and is in compliance with the input entered into the program and in accordance with the theory of Chebyshev filter response. The simulation of the band pass filter and bands stop filter by using electronic workbench ( EWB ), show a response with shifts frequency of 0.1 khz higher than frequency expected.   Keywords: filter, Chebyshev, band, frequency respons
Implementasi Sistem IP PBX menggunakan Briker ARYANTA, DWI; DARLIS, ARSYAD RAMADHAN; PRATAMA, ARDHIANSYAH
Jurnal Elkomika Vol 1, No 2 (2013): Jurnal Elkomika
Publisher : Jurnal Elkomika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak VoIP (Voice over Internet Protocol) adalah komunikasi suara jarak jauh yang digunakan melalui jaringan IP. Pada penelitian ini dirancang sistem IP PBX dengan menggunakan teknologi berbasis VoIP. IP PBX adalah perangkat switching komunikasi telepon dan data berbasis teknologi Internet Protocol (IP) yang mengendalikan ekstension telepon analog maupun ekstension IP Phone. Software VirtualBox digunakan dengan tujuan agar lebih memudahkan dalam sistem pengoperasian Linux yang dimana program untuk membuat IP PBX adalah menggunakan Briker yang bekerja pada Operating System Linux 2.6. Setelah proses penginstalan Briker pada Virtualbox dilakukan implementasi jaringan IP PBX. Setelah mengimplementasikan jaringan IP PBX sesuai dengan topologi, kemudian melakukan pengujian success call rate dan analisis Quality of Service (QoS). Pengukuran QoS menggunakan parameter jitter, delay, dan packet loss yang dihasilkan dalam sistem IP PBX ini. Nilai jitter sesama user Briker (baik pada smartphone maupun komputer) mempunyai rata-rata berada pada nilai 16,77 ms. Sedangkan nilai packetloss yang didapat pada saat terdapat pada saat user 1 sebagai pemanggil telepon adalah 0%. Sedangkan persentase packet loss pada saat user 1 sebagai penerima telepon adalah 0,01%. Nilai delay pada saat berkomunikasi antar user berada pada 11,75 ms. Secara keseluruhan nilai yang didapatkan melalui penelitian ini, dimana hasil pengujian parameter-parameter QOS sesuai dengan standar yang telah direkomendasikan oleh ITU dan didapatkan nilai QoS dengan hasil “baik”. Kata Kunci : Briker, VoIP, QoS, IP PBX, Smartphone. Abstract VoIP (Voice over Internet Protocol) is a long-distance voice communications over IP networks are used. In this study, IP PBX systems designed using VoIP -based technologies. IP PBX is a telephone switching device and data communication technology-based Internet Protocol (IP) which controls the analog phone extensions and IP Phone extensions. VirtualBox software is used in order to make it easier for the Linux operating system to create a program which is using briker IP PBX that works on Linux 2.6 Operating System. After the installation process is done briker on Virtualbox IP PBX network implementation. After implementing the IP PBX network according to the topology, and then do a test call success rate and analysis of Quality of Service (QoS). Measurement of QoS parameters using jitter, delay, and packet loss resulting in the IP PBX system. Jitter value briker fellow users (either on a smartphone or computer) has been on the average value of 16.77 ms. While the values ​​obtained packetloss when there is 1 user when a phone caller is 0%. While the percentage of packet loss at user 1 as a telephone receiver is 0.01%. Delay value when communicating between users located at 11.75 ms. Overall value obtained through this study , where the results of testing the QOS parameters in accordance with the standards recommended by the ITU and the QoS values ​​obtained with the results "good". Keywords : Briker, VoIP, QoS, IP PBX, Smartphone.

Page 1 of 65 | Total Record : 650


Filter by Year

2013 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 11, No 2 (2023): ELKOMIKA: Jurnal Teknik Energi Elektrik, Teknik Telekomunikasi, & Teknik Elektr Vol 11, No 1 (2023): ELKOMIKA: Jurnal Teknik Energi Elektrik, Teknik Telekomunikasi, & Teknik Elektr Vol 10, No 4 (2022): ELKOMIKA: Jurnal Teknik Energi Elektrik, Teknik Telekomunikasi, & Teknik Elektr Vol 10, No 3 (2022): ELKOMIKA: Jurnal Teknik Energi Elektrik, Teknik Telekomunikasi, & Teknik Elektr Vol 10, No 2 (2022): ELKOMIKA: Jurnal Teknik Energi Elektrik, Teknik Telekomunikasi, & Teknik Elektr Vol 10, No 1 (2022): ELKOMIKA: Jurnal Teknik Energi Elektrik, Teknik Telekomunikasi, & Teknik Elektr Vol 9, No 4 (2021): ELKOMIKA: Jurnal Teknik Energi Elektrik, Teknik Telekomunikasi, & Teknik Elektro Vol 9, No 3 (2021): ELKOMIKA: Jurnal Teknik Energi Elektrik, Teknik Telekomunikasi, & Teknik Elektro Vol 9, No 2 (2021): ELKOMIKA: Jurnal Teknik Energi Elektrik, Teknik Telekomunikasi, & Teknik Elektro Vol 9, No 1 (2021): ELKOMIKA: Jurnal Teknik Energi Elektrik, Teknik Telekomunikasi, & Teknik Elektro Vol 8, No 3 (2020): ELKOMIKA: Jurnal Teknik Energi Elektrik, Teknik Telekomunikasi, & Teknik Elektro Vol 8, No 2 (2020): ELKOMIKA: Jurnal Teknik Energi Elektrik, Teknik Telekomunikasi, & Teknik Elektro Vol 8, No 1 (2020): ELKOMIKA Vol 8, No 1 (2020): ELKOMIKA: Jurnal Teknik Energi Elektrik, Teknik Telekomunikasi, & Teknik Elektro Vol 7, No 3 (2019): ELKOMIKA Vol 7, No 2 (2019): ELKOMIKA Vol 7, No 1 (2019): ELKOMIKA Vol 7, No 1 (2019): ELKOMIKA Vol 6, No 3 (2018): ELKOMIKA Vol 6, No 3 (2018): ELKOMIKA Vol 6, No 2 (2018): ELKOMIKA Vol 6, No 1 (2018): ELKOMIKA Vol 5, No 2 (2017): ELKOMIKA Vol 5, No 1 (2017): ELKOMIKA Vol 4, No 2 (2016): ELKOMIKA Vol 4, No 1 (2016): Jurnal Elkomika Vol 4, No 1 (2016): ELKOMIKA Vol 3, No 2 (2015): ELKOMIKA Vol 3, No 2 (2015): Jurnal Elkomika Vol 3, No 1 (2015): ELKOMIKA Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Elkomika Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Elkomika Vol 2, No 2 (2014): ELKOMIKA Vol 2, No 1 (2014): ELKOMIKA Vol 2, No 1 (2014): Jurnal Elkomika Vol 1, No 2 (2013): ELKOMIKA Vol 1, No 2 (2013): Jurnal Elkomika Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Elkomika Vol 1, No 1 (2013): ELKOMIKA More Issue