cover
Contact Name
Kuston Sultoni
Contact Email
Kuston Sultoni
Phone
-
Journal Mail Official
jtikor@upi.edu
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan
ISSN : 25496360     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2017): JURNAL TERAPAN ILMU KEOLAHRAGAAN" : 10 Documents clear
PENGEMBANGAN SOFTWARE AEROBIC CAPACITY DENGAN MENGGUNAKAN BLEEP TEST BERBASIS APLIKASI ANDROID Gumelar, Moch Insan; Ray, Hamidie Ronald Daniel; Ugelta, Surdiniaty
JTIKOR (Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan) Vol 2, No 1 (2017): JURNAL TERAPAN ILMU KEOLAHRAGAAN
Publisher : Program Studi Ilmu Keolahragaan - Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jtikor.v2i1.4177

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membuat software  instrument pengukur Bleep Test berbasis aplikasi android. Fungsi aplikasi Bleep Test ini yaitu untuk memandu jalannya tes yang memudahkan pengguna dalam pelaksanaan tes dengan pencatatan hasil yang otomatis. Aplikasi ini dibuat menggunakan aplikasi Intel XDK. Aplikasi ini menggunakan indikator berlari yang berbentuk animasi yang memudahkan pengguna, animasi ini juga akan bertambah cepat dengan bertambahnya level. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode Research and Development (RD). Hasil uji coba dan uji validasi yang dilakukan dari tahap simulasi sampai uji coba dilapangan secara umum berfungsi dengan baik. Uji coba statistik menunjukan tiadak ada perbedaan yang signifikan dengan cara manual, sehingga aplikasi ini dapat digunakan. Output dari hasil penggunaan instrument ini dapat mengetahui berapa kekuatan aerobic maksimal atau Vo2Max yang selanjutnya hasil akan dianalisis dan dievaluasi oleh pelatih untuk meningkatkan performa atlet.
PENGEMBANGAN TEKNOLOGI ALAT PELONTAR BOLA TENIS MEJA BERBASIS MICROCONTROLLER Syarifatunnisa, ,; Kusmaedi, Nurlan; Rahayu, Nur Indri
JTIKOR (Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan) Vol 2, No 1 (2017): JURNAL TERAPAN ILMU KEOLAHRAGAAN
Publisher : Program Studi Ilmu Keolahragaan - Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jtikor.v2i1.4953

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pengembangan teknologi alat pelontar bola tenis meja berbasis microcontroller. Pengembangan alat ini dilakukan peneliti agar alat yang dihasilkan lebih murah dari alat-alat yang ada dipasaran. Selain itu alat ini sudah menggunakan microcontroller dengan tipe arduino. Arduino merupakan sebuah platform elektonik yang open source, berbasis pada software dan hardware yang fleksibel dan mudah digunakan. Alat ini memiliki dua menu, diantaranya menu mode yang di dalamnya terdapat empat variasi yaitu easy, medium, hard dan expert kemudian di menu kontrol terdapat submenu forward spin, backward spin, slow normal, fast normal, kanan, tengah dan kiri. Sampel pada penelitian ini adalah 100 buah bola tenis meja yang di uji coba pada alat. Penelitian ini dilakukan untuk menguji validitas dan reabilitas alat. Metode penelitian yang digunakan adalah RD dengan menggunakan validitas konstruk yaitu pendapat ahli sedangkan uji reabilitas menggunakan SPSS versi 22 yaitu reabillity scale dengan alpha cronbach. Hasil validasi mengungkapkan bahwa alat sudah layak untuk dikembangkan dan hasil uji reabilitas alat (kecepatan dan jarak) memiliki nilai α = 1.000 yang  berarti sempurna.
PENGEMBANGAN TEKNOLOGI ALAT PELONTAR BOLA TENIS LAPANGAN BERBASIS MICROCONTROLLER Amni, Hazrina; Ruhayati, Yati; Sultoni, Kuston
JTIKOR (Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan) Vol 2, No 1 (2017): JURNAL TERAPAN ILMU KEOLAHRAGAAN
Publisher : Program Studi Ilmu Keolahragaan - Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jtikor.v2i1.4957

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membuat software dan hardware alat pelontar bola tenis lapangan berbasis microcontroller. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode Research and Development (RD). Alat yang dibuat menggunakan rangkaian elektronika berbasis microcontroller, alat ini menggunakan aplikasi bluetooth switch 3.0 yang telah diprogram bersama dengan microcontroller. Alat ini menggunakan 4 motor DC, diantaranya 2 motor utama berfungsi sebagai kecepatan dan 2 motor lainnya berfungsi sebagai penggeraknya. Alat ini bekerja secara otomatis ketika pelaksanaan latihan dimulai dengan ditandai klik tombol on maka alat ini akan langsung berfungsi sebagai alat pelontar bola, tanpa harus berkoneksi terlebih dahulu ke bluetooth switch 3.0. Tapi jika tidak berkoneksi maka alat akan berfungsi hanya dengan satu arah lontaran dan satu kecepatan. Maka dari itu dengan adanya bluetooth switch 3.0 yang digunakan pada alat ini, berbagai mode bisa kita pilih sesui dengan kebutuhan penggunanya. Mode yang terdapat pada alat ini yaitu atas, bawah, kiri, kanan, easy, medium, hard, random, on dan off. Setelah diujicobakan bahwa hasil lontaran bola konsisten dan memiliki standar deviasi yang normal, namun dilihat dari data jarak lontaran bola terlihat perbedaan hasil lontaran yang tidak konsisten. Hal ini menunjukan bahwa salah satu faktor yang mempengaruhi jarak itu sendiri yaitu dilihat dari jenis bola dan struktur bola.
PENGEMBANGAN TEKNOLOGI TES CHIN UP BERBASIS ARDUINO UNO DAN SENSOR INFRARED DENGAN LCD DISPLAY Rahmat, Egih; Rusdiana, Agus; Ruhayati, Yati
JTIKOR (Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan) Vol 2, No 1 (2017): JURNAL TERAPAN ILMU KEOLAHRAGAAN
Publisher : Program Studi Ilmu Keolahragaan - Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jtikor.v2i1.4961

Abstract

Chin up merupakan salah satu item tes untuk mengukur daya tahan otot lengan yang diperuntukan untuk wanita. Dalam pelaksanaan tes chin up masih terdapat kekurangan, baik dari segi efisiensi waktu, keakuratan dalam perhitungan dan konsistensi standar pengetesan. Maka dari itu diperlukan suatu pengembangan teknologi tes chin up berbasis Arduino Uno dan sensor infrared dengan LCD display untuk mengatasi masalah tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode Research and Development (RD). Setelah diujicobakan antara manual dengan menggunakan sensor selama 1 menit hasilnya manual 38,4 dan menggunakan sensor 38,2 tidak terdapat perbedaan.yang signifikan. Namun, jika dilihat dari rata-rata alat ini memiliki nilai rata-rata yang lebih rendah dibandingkan dengan hasil tes secara manual, hal ini menunjukan bahwa tes menggunakan senosor lebih terkontrol dan gerakan yang dilakukan lebih baik dan benar.
PENGEMBANGAN ALAT BANTU LATIHAN PELONTAR BOLA FUTSAL BERBASIS MIKROKONTROLER DENGAN MENGGUNAKAN SOFTWARE PEMOGRAMAN ARDUINO Syakur, Mohamad Abdul; Badruzaman, ,; Paramitha, Sandey Tantra
JTIKOR (Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan) Vol 2, No 1 (2017): JURNAL TERAPAN ILMU KEOLAHRAGAAN
Publisher : Program Studi Ilmu Keolahragaan - Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jtikor.v2i1.4963

Abstract

Tujuan utama peneliti adalah menciptakan alat pelontar bola futsal dengan biaya yang sangat lebih murah dan berfungsi untuk mengasah kemampuan berbagai teknik permainan bola futsal. Alat ukur ini bisa di atur derajat ketinggiannya  sesuai kebutuhan pada saat latihan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan (research and development) metode penelitian dan pengembangan adalah metode penelitian yang digunakan untuk menghasilkan produk tertentu dan menguji keepektifan produk tersebut, sehingga pada saat bola melontar stabil bisa di katakan bola tersebut akurat. Diharaapkan hasil penelitian ini dapat membantu dunia olahraga futsal di indonesia sehingga menjadi pemicu munculnya ide-ide baru alat teknologi dimasa yang akan datang.
PERBANDINGAN TINGKAT KECEMASAN PELATIH DAN ATLET TAEKWONDO Hapilan, Pahmi; Kusmaedi, Nurlan; Fitri, Mustika
JTIKOR (Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan) Vol 2, No 1 (2017): JURNAL TERAPAN ILMU KEOLAHRAGAAN
Publisher : Program Studi Ilmu Keolahragaan - Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jtikor.v2i1.5329

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tentang perbedaan tingkat kecemasan pelatih dan tingkat kecemasan atlet pada cabang olahraga taekwondo. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui gambaran tingkat kecemasan pelatih, gambaran tingkat kecemasan atlet dan perbedaan tingkat kecemasan pelatih dan atlet taekwondo. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian kuantitatif deskriptif komparatif. Sampel penelitian yang digunakan menggunakan teknik ukuran sampel Krecjie dan Morgan yaitu 14 sampel pelatih dan atlet. Competitive State Anxiety Inventory-2 adalah Instrumen penelitian yang digunakan untuk mengukur tingkat kecemasan pelatih dan atlet yaitu menggunakan angket atau kuisioner. Berdasarkan hasil pengolahan data dan analisis data nilai yang diperoleh untuk tingkat kecemasan pelatih yaitu 69.73 sedangkan tingkat kecemasan atlet berada pada nilai 62.07. artinya dengan melihat peresentase tingkat kecemasan pelatih dan atlet menurut Penilaian Acuan Norma berada pada tingkat sedang. Nilai t dengan Equalty Variance Assumed = 0.219 dengan sig. (probabilitas)= 0.643 maka dari itu peneliti mengambil kesimpulan sebagai berikut : t = 0.219, p = 0.634 0.05, maka H0 diterima. Hasil dari penelitian ini tidak terdapat perbedaan tingkat kecemasan pelatih dan atlet pada cabang olahraga taekwondo dan klasifikasi kecemasan yang dialami oleh pelatih dan atlet yaitu terdapat pada tingkat kecemasan sedang
PERBANDINGAN ELIMINASI LAKTAT MENGGUNAKAN METODE RECOVERY AKTIF (JOGGING) DAN RECOVERY AKTIF (JOGGING) PLUS MASASE Nugraha, Asep; Sumardiyanto, ,; Imanudin, Iman
JTIKOR (Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan) Vol 2, No 1 (2017): JURNAL TERAPAN ILMU KEOLAHRAGAAN
Publisher : Program Studi Ilmu Keolahragaan - Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jtikor.v2i1.5342

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk membandingkan eliminasi laktat menggunakan metode recovery aktif (jogging) dan recovery aktif (jogging) plus masase . 21 mahasiswa ilmu keolahragaan angkatan 2015 berpartisipasi menjadi sampel penelitian ini. Desain penelitian yang digunakan adalah Randomized Pretest Posttest Control Group Design. Sampel dibagi kedalam tiga kelompok berdasarkan perlakuan yang diberikan , yaitu kelompok recoveri aktif (jogging), recovery aktif (jogging) plus masase, dan kontrol. Setiap kelompok melakukan tes Cunningham and Faulkner untuk merangsang terjadinya akumulasi laktat. Setelah itu, setiap kelompok diberikan perlakuan recovery aktif (jogging), recovery aktif (jogging) plus masase dan kontrol (tidak diberikan perlakuan). Durasi recovery selama 15 menit setiap kelompoknya dengan intensitas sedang 55-69% denyut nadi maksimal. Hasilnya, setiap kelompok mengalami eliminasi laktat yang signifikan setelah diberikan perlakuan dengan presentase laktat yang tereliminasi 46.02% (jogging), 26.42% (jogging plus masasei), 22.93% (kontrol). Selain itu, terdapat perbedaan signifikan eliminasi laktat (0.035 0.05). hasil uji lanjut, perbedaan eliminasi laktat terjadi antara kelompok jogging dengan kelompok kontrol yang signifikan (0.049 0.05) sedangkan kelompok joging dengan joging plus masase joging plus masase dengan control tidak signifikan (0.071 0.05. Dengan demikian, dapat dinyatakan bahwa metode recovery aktif  jogging dan recoveri aktif jogging plus masase memiliki pengaruh yang sama terhadap eliminasi asam laktat.
CHARACTER BUILDING MAHASISWA MELALUI MKU PENDIDIKAN JASMANI Meyviliano, Alvi; Ugelta, Surdiniaty
JTIKOR (Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan) Vol 2, No 1 (2017): JURNAL TERAPAN ILMU KEOLAHRAGAAN
Publisher : Program Studi Ilmu Keolahragaan - Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jtikor.v2i1.5344

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui gambaran karakter mahasiswa yang mengikuti dan tidak mengikuti perkuliahan pendidikan jasmani dan olahraga. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode deskriptif komparatif. Sampel penelitian yang digunakan sebanyak 27 orang dari mahasiswa dan mahasiswi IEKI angkatan 2016.  Dengan menggunakan teknik intact group comparison, sampel dibagi dua kelompok. Instrumen penelitian yang di gunakan yaitu berupa angket atau kuesioner mengenai kepercayaan (trustworthinees), tanggung jawab (responsibillity), rasa hormat (respect), rasa adil (fairness), peduli (caring) dan sosial (citizenship). Berdasarkan hasil pengolahan data dan analisis data menggunakan Independent Sample T Test, nilai yang di peroleh untuk mahasiswa yang mengikuti perkuliahan pendidikan jasmani olahraga cukup tinggi, maka dari itu penulis mengambil kesimpulan sebagai berikut: terdapat perbedaan karakter mahasiswa yang dan yang tidak mengikuti mata kuliah umum pendidikan jasmani olahraga.
HUBUNGAN KECERDASAN INTELEKTUAL (IQ) DAN KECERDASAN EMOSIONAL (EQ) DENGAN KETERAMPILAN BERMAIN DALAM CABANG OLAHRAGA BULUTANGKIS Fazari, Muhamad; Damayanti, Imas; Rahayu, Nur Indri
JTIKOR (Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan) Vol 2, No 1 (2017): JURNAL TERAPAN ILMU KEOLAHRAGAAN
Publisher : Program Studi Ilmu Keolahragaan - Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jtikor.v2i1.5350

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kecerdasan intelektual (IQ) dan kecerdasan emosional (EQ) atlet UKM bulutangkis upi serta hubungan kecerdasan intelektual (IQ) dan kecerdasan emosional (EQ) terhadap keterampilan bermain dalam cabang olahraga bulutangkis. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif korelasional. Sampel penelitian yang digunakan yaitu 8 orang atlet bulutangkis dari Unit Kegiatan Mahasiswa bulutangkis di Universitas Pendidikan Indonesia yang diambil menggunakan teknik Purposive Sampling. Instrumen yang digunakan adalah Tes Kecerdasan (Intelegensi) yaitu APM (Advanced Progressive Matrics). Tes kecerdasan emosional menggunakan instrumen angket dan instrumen untuk keterampilan bermain menggunakan Games Performance Assesment Instrumen (GPAI). Uji hipotesis statistik dilakukan menggunakan perangkat lunak IBM SPSS Statistics version 21. Hasil penelitian menunjukan gambaran hasil tes kecerdasan intelektual (IQ) atlet UKM bulutangkis UPI mayoritas di atas rata-rata, sedangkan gambaran hasil tes kecerdasan emosional (EQ) mayoritas sedang. Adapun hasil analisis statistik pearson korelasi pada kecerdasan intelektual (IQ) dan kecerdasan emosional (EQ) terhadap keterampilan bermain. Hasil analisis menunjukan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kecerdasan intelektual (IQ) dengan keterampilan bermain dalam cabang olahraga bulutangkis p 0.082 0,05, dan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kecerdasan emosional (EQ) dengan keterampilan bermain dalam cabang olahraga bulutangkis p 0,128 0,05. 
HUBUNGAN POWER OTOT LENGAN DAN KOORDINASI DENGAN KECEPATAN DAN KETEPATAN SMASH DALAM CABANG OLAHRAGA BULUTANGKIS Hermansyah, Reza; Imanudin, Iman; Badruzaman, ,
JTIKOR (Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan) Vol 2, No 1 (2017): JURNAL TERAPAN ILMU KEOLAHRAGAAN
Publisher : Program Studi Ilmu Keolahragaan - Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jtikor.v2i1.5355

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya komponen-komponen kondisi fisik terhadap hasil kecepatan dan ketepatan smash dalam cabang olahraga bulutangkis diantaranya power otot lengan dan koordinasi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara power otot lengan dan koordinasi dengan hasil kecepatan dan ketepatan smash dalam cabang olahraga bulutangkis. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan teknik korelasional. Sampel yang digunakan dalam dalam penelitian ini adalah anggota UKM Bulutangkis UPI Bandung sebanyak 20 orang yang diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes soft ball throw, tes lempar tangkap bola, dan tes kecepatan dan ketepatan smash. Menunjukkan terdapat hubungan power otot lengan dan koordinasi dengan kecepatan dan ketepatan smash. Dengan hasil penelitian power otot lengan dengan kecepatan smash adalah r = - 0.630, nilai sig. 0.003 0.05, dengan ketepatan smash = 0.493, nilai sig. 0.027 0.05, hasil penelitian koordinasi kecepatan smash adalah r = -0.461, nilai sig. 0.041 0.05, dengan ketepatan smash r = 0.615, nilai sig. 0.004 0.05, sedangkan hasil penelitian power otot lengan dan koordinasi  secara bersamaan dengan kecepatan smash adalah r = 0.745, nilai sig. 0.001 0.05, dengan ketepatan smash r = 0.752, nilai sig. 0.001 0.05.

Page 1 of 1 | Total Record : 10