cover
Contact Name
Kuston Sultoni
Contact Email
Kuston Sultoni
Phone
-
Journal Mail Official
jtikor@upi.edu
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan
ISSN : 25496360     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2 (2018): Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan" : 10 Documents clear
TINGKAT KECEMASAN WASIT SEBELUM, SELAMA DAN SESUDAH MEMIMPIN PERTANDINGAN FUTSAL Saeful Putra, Bara Yusuf
JTIKOR (Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan) Vol 3, No 2 (2018): Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan
Publisher : Program Studi Ilmu Keolahragaan - Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menelaah tingkat kecemasan wasit sebelum, selama dan sesudah memimpin pertandingan. Sampel diambil sebanyak 15 orang wasit putra C-1 (Nasional), menggunakan teknik purposive sampling. Metode penelitian menggunakan metode survei. Instrumen menggunakan kuesioner/angket sebelum, selama dan sesudah. Serta tambahan penghitungan denyut nadi menggunakan Polar FT7. Penghitungan statistik menggunakan gabungan, manual dan SPSS dengan sub menu Explore juga Statistik Non-Parametrik Uji Kruskal Wallis Test. Hasil analisis data diperoleh bahwa tingkat kecemasan wasit sebelum memimpin pertandingan adalah 1144, termasuk kriteria kecemasan sedang, rata-rata denyut nadi 99 BPM (Normal). Tingkat kecemasan wasit selama memimpin pertandingan adalah 1441, termasuk kriteria kecemasan tinggi, rata-rata denyut nadi aktifitas fisik 141 BPM (Cepat). Dan tingkat kecemasan wasit sesudah memimpin pertandingan adalah 463 termasuk kriteria kecemasan rendah, rata-rata denyut nadi 64 BPM (Normal). Diperoleh pula nilai p0,05. Kesimpulan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara tingkat kecemasan wasit sebelum, selama dan sesudah memimpin pertandingan.
AKTIVITAS FISIK REMAJA LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN CAR FREE DAY DAGO KOTA BANDUNG Supriyatna, Iik; Fitri, Mustika; Jajat, Jajat
JTIKOR (Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan) Vol 3, No 2 (2018): Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan
Publisher : Program Studi Ilmu Keolahragaan - Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jtikor.v3i2.10058

Abstract

Car Free Day (CFD) atau hari dimana jalanan bebas dari kendaraan bermotor, banyak remaja atau masyarakat yang datang ke kawasan car free day dengan tujuan yang berbeda. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui perbedaan aktivitas fisik remaja laki-laki dan perempuan yang mengikuti car free day Dago Kota Bandung. Penelitian ini merepakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Objek dari penelitian ini adalah remaja yang mengikuti car free day Dago Kota Bandung dengan jumlah sampel 100 orang remaja yang di kelompokan menjadi dua yaitu 50 remaja laki-laki dan 50 remaja perempuan. Instrumen pada penelitian ini berupa kuesioner yaitu Global Physical Activity Questionnaire untuk mengukur tingkat aktivitas fisik dengan reliabilitas tinggi (Kappa=0,67-0,73) dan validitas sedang (r=0,48). Analisis data penelitian menggunakan analisis statistik deskriptif kuantitatif dengan persentase. Hasil penelitian menunjukan bahwa remaja laki-laki memiliki persentase dengan kategori aktivitas fisik 8% rendah, 44% sedang, dan 48% tinggi. Sedangkan remaja perempuan memiliki persentase dengan kategori aktivitas fisik 8% rendah, 46% sedang, dan 46% tinggi. Data yang diperoleh menunjukkan bahwa sebagian besar aktivitas fisik remaja laki-laki dan perempuan yang mengikuti car free day Dago Kota Bandung mempunyai tingkat aktivitas fisik dalam kategori tinggi.
AEROBIC CAPACITY (VO2MAX) DAN JARAK TEMPUH PEMAIN SEPAK BOLA Pratama, Agung; Imanudin, Iman
JTIKOR (Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan) Vol 3, No 2 (2018): Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan
Publisher : Program Studi Ilmu Keolahragaan - Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jtikor.v3i2.10132

Abstract

VO2Max merupakan indikator dari kemampuan daya tahan aerobik seseorang, sebagai seorang pemain sepak bola diharuskan memiliki kemampuan VO2Max yang baik agar bisa bergerak secara terus menerus selama 90 bahkan 120 menit waktu pertandingan. Karena pemain dituntut untuk bisa terus bergerak selama pertandingan, baik itu berjalan, berlari, dan sprint untuk mengejar bola. Oleh karena itu, kemampuan daya tahan aerobik seorang pemain akan mempengaruhi kemampuannya bergerak selama pertandingan. Maka daripada itu salah satu faktor penting untuk menjadi seorang pemain sepak bola adalah VO2Max. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara Aerobic Capacity (VO2Max) dengan kemampuan daya jelajah pemain. Alasan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tingkat kemampuan VO2Max dan kemampuan daya jelajah pemain pada anggota unit kegiatan mahasiswa sepak bola Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Metode penelitian yang digunakan metode deskriptif korelasi. Sampel penelitian ini terdiri dari 10 orang pemain dengan pemilihan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Instrument yang digunakan yaitu bleep test dan Tes kemampuan daya jelajah menggunakan Polar RC3.  Hasil data dari penelitian ini terdapat hubungan positif yang signifikan atau nilai korelasi sangat tinggi hal itu dapat dilihat dari nilai pearson korelasi = 0.972 dan nilai sig p=0.0000.05. Dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi nilai aerobic capacity (VO2Max) maka semakin tinggi kemampuan daya jelajah pemain.
ALAT BANTU LATIHAN ARKICK UNTUK MENINGKATKAN TEKNIK DASAR PASSING FUTSAL Hidayat, Dadi; -, Badruzaman
JTIKOR (Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan) Vol 3, No 2 (2018): Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan
Publisher : Program Studi Ilmu Keolahragaan - Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jtikor.v3i2.10134

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh alat bantu latihan ARKICK terhadap teknik dasar futsal passing siswa usia dini akademi ONE Futsal Bandung. Metode penelitian ini menggunakan metode eksperimen, Desain penelitian ini menggunakan Pretest-Postest Control  Group  Desain. Sampel yang digunakan siswa Akademi ONE Futsal Bandung 10 orang kelompok treatment dan 10 orang kelompok kontrol. Instrumen tes yang digunakan yaitu test passing controlling. Hasil yang di temukan rata-rata pretest kelompok treatment 9.300 dan kelompok kontrol 8.000. Setelah diberikan treatment menggunakan ARKICK selama 10  pertemuan didapatkan nilai rata-rata postest sebesar 14.400 dan kelompok kontrol yang tidak di berikan treatment mendaptkan rata-rata sebesar 9.300. Penemuan ini menunjukkan bahwa pengaruh latihan passing menggunakan alat bantu latihan lebih efisien. Maka terdapat pengaruh yang signifikan dari latihan menggunakan alat bantu latihan ARKICK terhadap penguasaan teknik passing pada siswa Akademi ONE Futsal Bandung yaitu peningkatan rata-rata 51 sentuhan dengan nilai signifikansi 0.000 artinya P 0.05.
ANALISIS FUNGSI MANAJEMEN ORGANISASI OLAHRAGA (Studi Kualitiatif Pada Pengurus Daerah Ikatan Sport Sepeda Indonesia Jawa Barat) kautsar, alam; Sumardiyanto, Sumardiyanto; Ruhayati, Yati
JTIKOR (Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan) Vol 3, No 2 (2018): Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan
Publisher : Program Studi Ilmu Keolahragaan - Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jtikor.v3i2.10135

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fungsi manajemen organisasi olahraga pada Pengurus Daerah Ikatan Sport Sepeda Indonesia Jawa Barat. Penelitian ini dilakukan pada anggota Pengurus Daerah Ikatan Sport Sepeda Indonesia Jawa Barat sebelum dibekukan. Cara pengambilan sampel penelitian menggunakan teknik snowball sampling dengan 7 orang responden yang telah memenuhi kriteria; sebagai anggota pengda ISSI sebelum dibekukan dan bersedia memberikan informasi terkait penelitian yang dilakukan. Lokasi penelitian dilakukan di wilayah bandung dengan lokasi bersifat situasional. Penggalian informasi diperoleh melalui pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data wawancara terstruktur dengan alat bantu berupa pedoman wawancara, buku catatan, dan dokumentasi. Tahap pengolahan data penelitian dilakukan dengan cara reduksi data, penyajian data dan verifikasi data.Analisis fungsi manajemen merupakan hasil dari cara pemecahan masalah melalui proses perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, pengawasan, dan penilaian untuk memperoleh hasil yang diinginkan. Untuk menghilangkan perbedaan-perbedaan konstruksi kenyataan yang ada dalam konteks suatu studi sewaktu pengumpulan data tentang berbagai kejadian dan hubungan dari berbagai pandangan, peneliti menggunakan teknik triangulasi sumber. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa analisis fungsi manajemen organisasi olahraga Pengurus Daerah Ikatan Sport Sepeda Indonesia Jawa Barat dinilai kurang efektif. Kata kunci : fungsi manajemen, organisasi olahraga, Pengda ISSI Jabar
KEPERCAYAAN DIRI DAN KEBERHASILAN TENDANGAN PENALTI PERMAINAN SEPAKBOLA Firmansyah, Iqbal; Rahayu, Nur Indri; Sultoni, Kuston
JTIKOR (Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan) Vol 3, No 2 (2018): Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan
Publisher : Program Studi Ilmu Keolahragaan - Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jtikor.v3i2.10144

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kepercayaan diri dengan keberhasilan tendangan penalti dalam permainan sepakbola. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif korelatif dengan menggunakan analisis korelasi (Pearson Korelasi). Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah random sampling pada mahasiswa yang mengikuti UKM Sepakbola di Universitas Pendidikan Indonesia sebanyak 30 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat korelasi yang signifikan antara kepercayaan diri dengan keberhasilan tendangan penalti dalam permainan sepakbola yang memiliki tingkat korelasi sangat rendah, hal ini diperlihatkan dengan nilai pearson korelasi sebesar -0,031. Sehingga dapat disimpulkan rendahnya korelasi antara kepercayaan diri dengan keberhasilan tendangan penalti dalam permainan sepakbola. Berdasarkan hasil pengolahan data diperoleh nilai determinasi sebesar 0,1%, angka tersebut menunjukan nilai kontribusi kepercayaan diri dengan keberhasilan tendangan penalti pada permainan sepakbola sisanya 99,9% dipengaruhi faktor lain. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kepercayaan diri dengan keberhasilan tendangan penalti dalam permainan sepakbola.
Pengaruh Exploratory Fitness Education terhadap Konsep Diri risma, risma; rohendi, andang
JTIKOR (Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan) Vol 3, No 2 (2018): Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan
Publisher : Program Studi Ilmu Keolahragaan - Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jtikor.v3i2.14280

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dari exploratory fitness education terhadap kontrol diri. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Prodi PJKR FKIP Universitas Galuh Ciamis. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 56 orang mahasiswa yang terdiri dari laki-laki 46 orang dan perempuan 10 orang.  Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket yang diadaptasi dari Social Scale Rating System (SSRS) yang dikembangkan oleh Frank M. Gresham Stephen N. Elliott (1990). Penilaian dengan SSRS fokus dalam beberapa area yakni Keterampilan sosial (Social Skills), terdiri dari sub indikator : kerjasama, sikap tegas, tanggung jawab, empati dan kontrol diri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa uji paired t test, sig 2 tailed sebesar 0,000 0,05 yang artinya terdapat perbedaan antara sebelum perlakuan dengan setelah perlakuan. Kesimpulan peneilitian diketahui bahwa exlporatory fitness education memliki dampak terhadap nilai kontrol diri pada mahasiswa. Hal ini terjadi karena dalam exlporatory fitness education memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk bisa mengembangkan pengetahuan dan keterampilan yang dimilikinya semaksimal mungkin. Pendekatan pembelajaran yang dilakukan dengan cara berkelompok memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengembangkan keterampilan kontrol diri dalam diri mereka.Keyword : exploratory fitness education, kontrol diri AbstractThe purpose of this study was to determine the effect of exploratory fitness education on self control. This research is an experimental research. The population in this study were students of PJKR Study Program FKIP Galuh Ciamis University. The sample in this study amounted to 56 students consisting of 46 men and 10 women. The instrument used in this study was a questionnaire adapted from the Social Scale Rating System (SSRS) developed by Frank M. Gresham Stephen N. Elliott (1990). Assessment with SSRS focuses in several areas, namely Social Skills (Social Skills), consisting of sub-indicators : cooperation, assertiveness, responsibility, empathy and self-control. The results showed that the paired t test, sig 2 tailed was 0,000 0,05 which means that there was a difference between before treatment and after treatment. The conclusion of the study is that exlporatory fitness education has an impact on the value of self-control in students. This happens because in the exlporatory fitness education provides an opportunity for students to be able to develop their knowledge and skills as much as possible. The learning approach carried out in groups provides opportunities for students to develop self-control skills within themselves.
PERBANDINGAN MEDIA LATIHAN SHOOTING REACTION BASKETBALL BERBASIS PROMMABLE LOGIC CONTROLLER MENGGUNAKAN LED Putra, Muhammad Rifqi Kurnia; rusdiana, agus
JTIKOR (Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan) Vol 3, No 2 (2018): Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan
Publisher : Program Studi Ilmu Keolahragaan - Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jtikor.v3i2.9009

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media latihan shooting reaction basketball berbasis PLC (programmable logic controller) dengan menggunakan LED. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode Research and Development (RD).. Untuk melakukan validasi terhadap media latihan ini, maka peneliti harus mendatangkan para pakar yang terkait dalam bidang temuan atau alat yang dikembangkan. Media latihan shooting reaction  ini merupakan media latihan yang dirancang dengan teknologi Programmable Logic Controller. Dalam penggunaannya, media latihan ini terdiri dari 4 ring yang diberikan LED dan buzzer serta PLC dan relay menjadi otak alat tersebut yang disambungkan menggunakan kabel. Berdasarkan hasil uji coba dengan para pakar olahraga dan teknik dengan mengisi format penilaian expert judgment, media latihan shooting reaction basketball berbasis PLC (programmable logic controller) dengan menggunakan LED ini berjalan dengan baik, dan layak untuk dikembangkan sesuai dengan apa yang diharapkan oleh peneliti
FLEKSIBILITAS PERGELANGAN TANGAN, POWER OTOT LENGAN, KETEPATAN DAN KECEPATAN SMASH CABANG OLAHRAGA BULUTANGKIS gunawan, teddy; rusdiana, agus
JTIKOR (Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan) Vol 3, No 2 (2018): Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan
Publisher : Program Studi Ilmu Keolahragaan - Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jtikor.v3i2.9159

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara fleksibilitas pergelangan tangan dan power otot lengan dengan hasil ketepatan dan kecepatan smash pada cabang olahraga bulutangkis. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan studi korelasional. Populasi yang digunakan pada penelitian ini adalah 30 orang anggota UKM Bulutangkis UPI Bandung dengan menggunakan teknik random sampling di dapat sampel sebanyak 20 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah alat ukur goniometer, tes soft ball throw, tes ketepatan dan tes kecepatan smash dengan aplikasi kinovea. Dengan hasil penelitian fleksibilitas pergelangan tangan dengan hasil ketepatan smash adalah r = 0.703, nilai sig. 0.001 0.05, dengan kecepatan smash r = 0.592, nilai sig. 0.006 0.05, sedangkan hasil penelitian power otot lengan dengan hasil ketepatan smash adalah r = 0.481, nilai sig. 0.032 0.05, dengan hasil kecepatan smash r = 0.625, nilai sig. 0.003 0.05. Dan fleksibilitas pergelangan tangan dan power otot lengan secara bersama-sama hasil ketepatan smash adalah r = 0.758, nilai sig. 0.001 0.05, dengan kecepatan smash r = 0.754, nilai sig. 0.001 0.05. Menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara fleksibilitas pergelangan tangan dan power otot lengan dengan hasil ketepatan dan kecepatan smash. 
KEMAMPUAN VO2 MAX DAN KEMAMPUAN PEMULIHAN ATLET PENCAK SILAT SUTISNA, ROMI; Imanudin, Iman
JTIKOR (Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan) Vol 3, No 2 (2018): Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan
Publisher : Program Studi Ilmu Keolahragaan - Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jtikor.v3i2.9765

Abstract

This study discusses the relationship of vo2 max capability and the ability of martial arts athletes recovery, the instrument used in this study by using balke test to measure vo2 max and using polar to calculate the pulse. The purpose of this study is to determine and explain whether there is a relationship between the ability of vo2 max and the ability of the athletes recovery pencak silat In this study the researchers chose purposive sampling as the appropriate technique for sampling which researchers took the selected people according to the specific characteristics possessed by the sample that as many as 10 men athletes based on research needs. Research instruments used are data analysis. This research is located in Bandung, West Java precisely at the stadium of Universitas Pendidikan Indonesia, The result states that VO2 Max from the lowest to the highest is 35.6-47.5 and the recovery pulse from the lowest to the highest is 115-159. The results of data processing showed the following discovery: "There is no significant relationship between VO2 Max and the recovery ability of the athlete of pencaksilat".  Kata kunci : Vo2 Max, pencak silat recovery

Page 1 of 1 | Total Record : 10