cover
Contact Name
Kuston Sultoni
Contact Email
Kuston Sultoni
Phone
-
Journal Mail Official
jtikor@upi.edu
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan
ISSN : 25496360     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 4 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 1 (2021): Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan" : 4 Documents clear
Anthropometric, Biomotor, and Physiological Factors for Indonesian Fencing Athletes Talent Identification Rimasa, Dery
JTIKOR (Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan) Vol 6, No 1 (2021): Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan
Publisher : Program Studi Ilmu Keolahragaan - Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jtikor.v6i1.31191

Abstract

The development of fencing sports achievements through talent identification of fencing athletes does not appear to be an important process for coaches or clubs to help develop their programs. The purpose of this study was to determine the indicators involved in influencing the success factors of fencing athletes so that the results can be applied as development through a model for identifying Indonesian fencing athletes' talents. The population used in this study was 100 fencing sports experts in Indonesia that consist of 47 fencing athletes at the provincial level, 32 national athletes, 16 national coaches, and five national referees. The quantitative descriptive method was used in this research. Subjects filled the criteria weights in a questionnaire related to a factor scale that gave weight to the most important indicators in the anthropometric, biomotor, and physiological aspects. Statistical data processing is carried out through the Analytical Hierarchy Process (AHP) using expert choice software so that an intelligent model can be produced to identify the talents of fencing athletes in Indonesia based on the weighting of each criterion. The results show that the greatest contributing factors in determining the talents of prospective athletes are anthropometrics by 75%, biomotor factors by 13%, and physiological factors by 12%. Recognizing talent identification characteristics as consideration for successful athlete development will lead to a greater understanding of how the talent characteristics of athletes are developed.
Latihan NeuroTracker untuk Meningkatkan Kemampuan Pengambilan Keputusan Atlet Bola Basket Komarudin, Komarudin; Novian, Geraldi
JTIKOR (Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan) Vol 6, No 1 (2021): Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan
Publisher : Program Studi Ilmu Keolahragaan - Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jtikor.v6i1.33200

Abstract

NeuroTracker merupakan salah satu metode latihan yang mengintegrasikan teknologi dalam dunia pelatihan, namun sayangnya penerapan NeuroTracker di Indonesia masih sangat terbatas. Penelitian ini mengujicobakan latihan NeuroTracker terhadap kemampuan pengambilan keputusan atlet bola basket yang bisa dibilang sebagai fenomema hangat saat ini, dimana atlet bola basket harus mampu mengambil keputusan secara cepat dan tepat diberbagai kondisi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan desain penelitian pretest and posttest group design. Sampel dalam penelitian ini adalah 20 atlet putra UKM Bola Basket UPI yang diambil menggunakan teknik total sampling dari populasi. Sampel kemudian dibagi menjadi dua kelompok menggunakan teknik random assignment, yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Perlakuan yang diberikan kepada kelompok eksperimen sebanyak 12 kali, tiga kali dalam seminggu dengan durasi latihan dilakukan selama 15 menit (tiap sesi 5 menit). Sedangkan pada kelompok kontrol diberikan metode latihan konvensional, disesuaikan dengan program latihan yang lazim diberikan pada saat latihan bola basket. Instrumen penelitian yang digunakan adalah Decision Styles Questionnaire (DSQ). Data yang diperoleh kemudian diolah dan dianalisis menggunakan SPSS versi 21. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh bahwa terdapat pengaruh yang signifikan latihan NeuroTracker terhadap kemampuan pengambilan keputusan atlet bola basket. Selain itu juga latihan konvesional memberikan pengaruh yang signifikan terhadap pengambilan keputusan atlet bola basket. Namun, terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan antara latihan NeuroTracker dengan latihan konvensional terhadap kemampuan pengambilan keputusan atlet bola basket. Latihan NeuroTracker dapat digunakan untuk meningkatkan aspek psikologis atlet, sehingga pelatih bisa memiliki lebih banyak cara dalam meningkatkan kualitas atlet dan atlet tidak mudah merasa jenuh.
Life Skills Mahasiswa Prodi Pendidikan Jasmani FKIP Universitas Galuh Risma (Sinta ID: 6143369), Risma
JTIKOR (Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan) Vol 6, No 1 (2021): Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan
Publisher : Program Studi Ilmu Keolahragaan - Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jtikor.v6i1.41905

Abstract

Mahasiswa adalah agen pembawa perubahan. Mahasiswa diharapkan mampu memiliki dan mengembangkan berbagai keterampilan, salah satunya adalah life skills. Berbagai keterampilan ini dibutuhkan mahasiswa guna menyiapkan diri mereka menyongsong berbagai macam tuntutan di kehidupan nyata. Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran life skill mahasiswa Program Studi Pendidikan Jasmani Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Galuh yang mengikuti unit kegiatan mahasiswa. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif dengan desain cross-sectional survey. Partisipan penelitian berjumlah 154 orang mahasiswa yang mengikuti unit kegiatan mahasiswa di lingkungan Universitas Galuh. Instrumen penelitian menggunakan LSSS yang dikembangkan oleh Cronin dan Allen. Berdasarkan hasil analisis data diketahui bahwa Skor untuk indikator kerjasama adalah 4177 (15%), skor untuk indikator penetapan tujuan adalah 4306 (15%), skor untuk indikator keterampilan emosional adalah 4727 (17%), skor untuk indikator komunikasi interpersonal (9%), skor untuk indikator keterampilan sosial 3138 (11%), skor untuk indikator kepemimpinan adalah 4702 (16%), dan skor untuk indikator pemecahan masalah dan pengambilan keputusan adalah 2575 (9%). Penelitian ini bisa dijadikan landasan untuk pihak lembaga dalam merumuskan dan membuat kebijakan yang merekomendasikan bahkan mewajibkan mahasiswa untuk aktif dalam kegiatan unit kegiatan mahasiswa di lingkungan kampus Universitas Galuh.
Pengaruh Skillastic game terhadap perkembangan social skill pada anak sekolah dasar Syam Hardwis
JTIKOR (Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan) Vol 6, No 1 (2021): Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan
Publisher : Program Studi Ilmu Keolahragaan - Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jtikor.v6i1.45453

Abstract

Penelitian ini dilakukan karena masih rendahnya social skill pada anak tingkat sekolah dasar pada masa sekarang. Ini ditunjukkan melalui perilaku seperti kurang percaya diri, kegagalan di sekolah, perasaan malu dan perilaku kekerasan (Osman Samanci,2010). Skillastic game dapat membantu perkembangan social skill pada anak sekolah dasar (lynxleisure.com). skillastic game digunakan karena di Indonesia beum banyak yang menerapkan skillastic game. Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh skillastic game terhadap perkembangan social skill pada anak sekolah dasar. Metodelogi penelitian menggunakan true experimental design dengan desain the randomized pretest-posttest control group design. Sampel adalah siswa SD kelas V. sampel dibagi dalam dua kelompok yaitu: kelompok eksperimen dan kelompok control, masing-masing kelompok terdiri dari 42 siswa. Penelitian dilakukan di SD Padasuka 5 Bandung dan SD Rancaekek II Kab Bandung. Teknik pengambilan sampel menggunakan cluster sampling. Instrument yang digunakan adalah  Social Skill Assessment- Elementary School Age yang dibuat oleh Ellen McGinnis dan Arnold R Goldstein (2006). Analisis data menggunakan SPSS dengan alat uji : Uji shapiro wilk untuk uji normalitas, uji lavente test digunakan untuk menguji homogenitas data, uji F atau Anova untuk menguji hipotesis, serta uji post hoc test dan Homogeneous test untuk melihat perbedaan rata-rata skor kelompok sampel. Hasil penelitian diperoleh skor rata-rata kelompok eskperimen dan control di perkotaan dan pedesaan untuk perkembangan social skill (3,3810; -0,1429; 1,1905; 1,6429) dengan nilai F= 6,251 (0,000) (P 0,05). Artinya terdapat perbedaan yang signifikan dari skor rata-rata perkembangan social skill antara kelompok eksperimen dan kelompok control di perkotaan dan pedesaan. Daam kata lain bahwa skillastic game memberikan pengaruh yang signifikan terhadap perkembangan social skill siswa dengan ditunjukan adanya kerjasama, inteaksi dengan siswa lain, dan rasa tanggung jawab dibandingkan dengan kelompok control.

Page 1 of 1 | Total Record : 4