cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Orbith
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
ORBITH Majalah Ilmiah Pengembangan Rekayasa dan Sosial adalah wadah informasi berbagai bidang ilmu berupa hasil penelitian, studi kepustakaan maupun tulisan ilmiah terkait. Terbit pertama kali tahun 2005, dengan frekuensi terbit tiga kali dalam satu tahun pada bulan Maret, Juli dan November.
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue " Vol 13, No 1 (2017): Maret 2017" : 10 Documents clear
RANCANG BANGUN ALAT BANTU AKTIFITAS PASIEN BED REST Kusumastuti, Sri
Orbith Vol 13, No 1 (2017): Maret 2017
Publisher : Orbith

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bed rest adalah sebuah prosedur perawatan kedokteran yang dilakukan dengan cara memastikan pasien berbaring dan beristirahat di tempat tidur dalam kurun waktu tertentu. Bed rest merupakan upaya mengurangi aktivitas pasien. Pasien bed rest tak dapat beraktifitas normal seperti biasa, tak bisa leluasa lagi melakukan kegiatan. Pasien bed rest dengan keterbatasan mobilitas mempunyai ketergantungan yang lebih pada orang lain. Untuk mengurangi ketergantungan pasien bed rest terhadap orang lain perlu dibuatkan suatu alat yang dapat membantu pasien untuk melakukan aktifitas keseharian. Penelitian yang dilakukan bertujuan merancang dan membuat alat bantu pasien bed rest untuk menghidupkan dan mematikan lampu, membuka dan menutup tirai dan mengaktifkan bel dan lampu panggilan menggunakan remote RF dan Smart Relay. Metode penelitian yang akan digunakan terdiri atas (1) analisa kebutuhan sistem, (2) perancangan perangkat keras dan lunak, (3) pembuatan alat (4) pengujian alat.Kata kunci: Alat bantu, Bed Rest, Smart Relay
PENERAPAN DARI OP-AMP (OPERATIONAL AMPLIFIER) Nuryanto, Lilik Eko
Orbith Vol 13, No 1 (2017): Maret 2017
Publisher : Orbith

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penguat Operasional (Operational Amplifier / Op-Amp) adalah penguat diferensial yang memiliki penguatan yang sangat tinggi. Op-Amp tersebut diproduksi secara masal dalam bentuk rangkaian terpadu dan karena itu harganya murah. Kegunaan dari Op-Amp berasal dari sifat dasar rangkaian umpan balik yang dengan jumlah besar umpan balik negatifnya, kinerja dari rangkaian tersebut benar benar ditentukan oleh komponen umpan baliknya. Rangkaian Op-Amp dianalisis dengan akurasi yang baik tanpa menggunakan teori umpan balik dengan mengasumsikan bahwa Op-Amp tersebut adalah ideal. Kehadiran Op-Amp ideal dalam rangkaian penguat membatasi arus dan tegangan diferensial pada terminal input Op-Amp keduanya menjadi nol. Sebuah rangkaian Op-Amp dasar dan sangat berguna adalah penguat tegangan pembalik ( (interting voltage amplifier). Rangkaian dasar lain Op-Amp adalah penguat tegangan non-pembalik (non-inverting voltage amplifier). Rangkaian ini memberikan amplifikasi tanpa membalik gelombang sinyal.Kata Kunci : Operational Amplifier, Op-Amp, inverting, non-inverting voltage amplifier, buffer, feedback, summing, integrator, differensiator
PENGUJIAN KARAKTERISTIK SENSOR WARNA BF5RD1-N DAN APLIKASINYA UNTUK OTOMATISASI SORTIR PRODUK Sugijono, Sugijono
Orbith Vol 13, No 1 (2017): Maret 2017
Publisher : Orbith

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sensor warna BF5RD1-N yang diteliti merupakan modul dengan dua komponen utama yaitu photo dioda dan console dengan tombol-tombol setting dan display digital. Photo dioda dari BF5RD1-N disusun secara array 8x8 dengan konfigurasi : 16 photo dioda untuk memfilter warna merah, 16 photo dioda untuk memfilter warna hijau, 16 photo dioda untuk memfilter warna biru, dan 16 photo dioda tanpa filter. Kelompok photo diode yang digunakan untuk mendeteksi warna dapat diatur melalui tombol-tombol setting pada console dan ditampilkan pada layar display berupa angka yang menunjukkan nilai dari warna tertentu. Penelitian ini menguji untuk mengetahui karakteristik dari BF5RD1-N, dan kemudian menerapkannya dalam suatu proses pemisahan (sorting) produk secara otomatis menurut warna produk tersebut. Dalam pengujian karakteristik, maka BF5RD1-N didekatkan ke berbagai jenis sampel berwarna tertentu dengan ukuran tertentu pada jarak dan intensitas cahaya lingkungan tertentu, sehingga diperoleh data daerah responnya yang optimal. Dalam aplikasi pada proses otomatis pemisahan produk berwarna, maka BF5RD1-N diarahkan ke produk-produk berwarna yang berjalan. Bila terdapat produk berwarna tertentu yang dideteksi oleh BF5RD1-N, maka produk tersebut dipisahkan.Kata Kunci : Warna, Sensor, Karakteristik, Sortir.
UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS DESCRIPTIVE TEXT MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PORTOFOLIO PADA SISWA KELAS VII A SEMESTER 2 SMP NEGERI 1 KARANGAWEN TAHUN AJARAN 2015/2016 Islami, Atika
Orbith Vol 13, No 1 (2017): Maret 2017
Publisher : Orbith

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan mendeskripsikan apakah pembelajaran model portofolio dapat meningkatkan kemampuan menulis Descriptive Text siswa dan lebih baik dibandingkan dengan model konvensional. Penelitian ini diadakan pada siswa SMP Negeri 1 Karangawen kelas VII A Semester 2 tahun ajaran 2015/2016, waktu penelitian berlangsung selama 3 bulan dengan 2 siklus. Tiap siklus dilakukan perencanaan, pelaksanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Terdapat peningkatan kemampuan menulis pada siklus I sekitar 63 % dan pada siklus II mencapai 78 %. Hal ini juga terlihat pada Ulangan Harian siswa yang diajar dengan menggunakan pembelajaran portofolio hasilnya lebih baik dan presentasi ketuntasan belajar pun lebih tinggi dari pada sebelumnya.Kata Kunci: Descriptive Text, Model Portofolio
KUALITAS PENERANGAN YANG BAIK SEBAGAI PENUNJANG PROSES BELAJAR MENGAJAR DI KELAS Subagyo, Amir
Orbith Vol 13, No 1 (2017): Maret 2017
Publisher : Orbith

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kualitas penerangan sangat mempengaruhi keberhasilan proses mengajar, oleh karena itu dalam ruang proses belajar mengajar sistem pencahayaan dan intensitas penerangan perlu diperhatikan sesuai dengan standar. Sistem pencahayaan yang tepat serta intensitas penerangan yang memadai akan menyebabkan suasana proses belajar mengajar menjadi lebih nyaman dan menyenangkan sehingga menimbulkan gairah dan semangat serta motivasi untuk belajar. Suatu ruang belajar dengan penerangan yang buruk akan menyebabkan penglihatan terganggu ,pandangan kurang jelas ,kabur dan dapat menyilaukan yang berakibat pada kelelahan mata, sehingga membuat aktivitas prosesbelajar mengajar terganggu.Kata kunci : sistem pencahayaan, intensitas penerangan
PENGARUH PEMASANGAN ARMATURE PADA LAMPU LHE TERHADAP PENINGKATAN EFISIENSI PENCAHAYAAN Widiarto, Eko
Orbith Vol 13, No 1 (2017): Maret 2017
Publisher : Orbith

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan lampu sebagai sumber cahaya merupakan hal yang sangat umun digunakan, namun bagaimana cara agar diperroleh cahaya penggunaan yang optimal dan mempunyai efisiensi yang besar hal ini yang mendasari untuk melakukan penelitian tentang pengaruh pemasangan armature pada lampu LHE terhadap peningkatan efisiensi pencahayaan. Pada penelitian ini akan menjelaskan tentang seberapa besar pengaruh penggunaan armature lampu LHE terhadap tingkat efisiensi pencahayaan pada bidang kerja. Dengan sudut pennyinaran lurus 90°. Dengan menggunakan 4 sampel armature lampu masing-masing mempunyai desain reflektor yang berbeda diperoleh hasil. Bahwa armeture dengan sudut penyinaran yang sempit akan mempunyai efisiensi penyinaran yang lebih besar jika jarak bidang kerja lebih dekat dengan titik sunber cahaya pada sudut penyinaran θ 30°. Untuk jenis reflektor dengan sudut penyinaran yang lebar akan lebih cocok untuk jarak bidang kerja yang lebih jauh. Sehingga armature dengan sudut reflektor kecil lebih cocok untuk sistem pencahayaan pada bidang yang terbatas seperti papan reklame. Sedang untuk armature sengan sudut reflektor yang lebar akan mempunyai efisiensi yang signifikan jika digunakan pada sistem pencahayaan pada ruang / kamar dll.Kata kunci : Armature, Efisiensi. Pencahayaan.
COVER DAN DAFTAR ISI ORBITH VOL. 13 NO. 1 MARET 2017 -, -
Orbith Vol 13, No 1 (2017): Maret 2017
Publisher : Orbith

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

-
MODEL PENCARIAN INFORMASI DI KALANGAN PETANI : STUDI KASUS PETANI DI DESA ROWOSARI GROBOGAN, JAWA TENGAH Wicaksono, Hendra
Orbith Vol 13, No 1 (2017): Maret 2017
Publisher : Orbith

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisa model pencarian informasi di kalangan petani: studi kasus petani di Desa Rowosari Grobogan, Jawa Tengah. Teori pencarian informasi yang digunakan adalah teori pencarian informasi menurut kuhtau, Ellis dan Wilson. Desain penelitian yang digunakan adalah desain penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif subjek dalam penelitian ini yaitu 5 (lima) orang petani padi dan objek penelitiannya adalah perilaku pencarian mereka dalam mencari informasi untuk meningkatkan dan memperluas pengetahuan tentang tanaman padi. Jenis data dalam penelitian ini ada dua macam yaitu data primer: hasil wawancara, observasi dan sekunder berupa laporan surat-kabar dan dokumentasi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa sebagian besar informan menyatakan bentuk informasi yang digunakan adalah berupa lisan seperti penyuluhan pertanian dan bertukar pengalaman dengan rekan petani, bentuk informasi audio visual seperti berita di televise dan radio, bentuk informasi tertulis seperti buku, surat-kabar dan majalah dinding pada toko obat. Mayoritas para informan mencari informasi dengan datang ke perkumpulan tani untuk berdiskusi bersama teman sejawat maupun para ahli. Ada pula informan yang mencari informasi dengan melihat dan mendengar siaran di televisi dan radio, menggunakan internet dengan kata kunci terkait tanaman padi.Kata kunci: Perilaku informasi, petani, tanaman padi, pencarian, informasi
KEBUTUHAN DAN PERILAKU PENCARIAN INFORMASI STAF PENGAJAR POLITEKNIK NEGERI SEMARANG DALAM MELAKSANAKAN KEGIATAN PENELITIAN Sumarsih, Sri
Orbith Vol 13, No 1 (2017): Maret 2017
Publisher : Orbith

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dengan tujuan untuk mengetahui kebutuhan informasi staf pengajar dalam melaksanakan kegiatan penelitian, perilaku pencarian informasi staf pengajar dalam melaksanakan kegiatan penelitian serta hambatan-hambatan yang dihadapi oleh staf pengajar dalam melaksanakan kegiatan penelitian. Metode penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis isi menyajikan hasil akhir dalam bentuk narasi deskriptif. Hasil dari penelitian ini adalah a) Subjek penelitian sesuai dengan bidang kompetensi, b) Sumber informasi yang dibutuhkan buku, jurnal, surat kabar, internet, dan wawancara dengan narasumber, c) Tahun publikasi yaitu terbitan terbaru lima tahun terakhir, akan tetapi tahun publikasi lama juga diperlukan. d) Lokasi sumber informasi diperoleh di luar perpustakaan Polines maupun lembaga terkait dengan bidang yang diteliti, e) Pola pencarian informasi mengikuti pola David Ellis kemudian ditambah dengan menggunakan pencarian informasi melalui akses internet, f) hambatan yang dihadapi paling dominan adalah hambatan dari faktor lingkungan.Kata Kunci : Kebutuhan Informasi, Perilaku Pencarian Informasi, Hambatan dalam Pencarian Informasi, Informasi
PROTOTYPE SISTEM MONITORING INTENSITAS CAHAYA SECARA REAL TIME BERBASIS LIFA SEBAGAI ALAT UJI LINGKUNGAN STANDAR KECUKUPAN PENERANGAN Nuralam, Nuralam
Orbith Vol 13, No 1 (2017): Maret 2017
Publisher : Orbith

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pencahayaan ruangan kerja khususnya ruangan Bengkel praktikum adalah hal yang utama. Pencahayaan yang kurang akan menyebabkan terganggunya pandangan orang yang melakukan aktivitas kerja diruangan tersebut. Kurangnya pencahayaan, bukan hanya akan menjadi penyebab terganggunya kesehatan namun lebih dari itu akan menjadi salah satu penyebab terjadinya kecelakaan kerja. Peralatan yang ada saat ini masih terbatas pada Luxmeter, dimana hanya mengukur intensitas cahaya dengan jarak dekat dari sumber cahaya. Oleh sebab itu dibutuhkan sebuah sensor sebagai peralatan uji lingkungan yang berguna untuk mengukur dan memonitoring intensitas cahaya secara real time agar mempermudah dalam pengawasan maupun evaluasi prosedur kerja. Sensor pengukur dan monitoring intensitas cahaya secara real time berbasis LIFA adalah sebuah instrumentasi model baru yang menggabungkan antara hardware arduino dan software LabView. Metode LIFA merupakan metode pengintegrasian program komunikasi antara program arduino dengan program LabView. Dengan metode LIFA maka program cukup ditulis pada software LabView. Berdasarkan hasil pengujian sensor, penerangan di bengkel ECWS tertinggi didapat intensitas cahaya sebesar 488 Lux. Dengan demikian maka Bengkel ECWS masih membutuhkan penerangan tambahan sebagai syarat untuk memenuhi standar kecukupan cahaya sebesar 500 Lux. Penerangan tambahan dapat digunakan lampu sorot pada masing-masing meja kerja, dan juga dioptimalkan ventilasi udara dan cahaya pada jendela-jendela ruangan bengkel.Kata Kunci : pencahayaan, ruangan bengkel, sensor, LIFA.

Page 1 of 1 | Total Record : 10