cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik
ISSN : 26202964     EISSN : -     DOI : -
Jurnal Ilmiah Mahasiswa program studi pendidikan Sendratasik FKIP Unsyiah terbit 4 kali dalam satu tahun, yaitu pada bulan Februari, Mei, Agustus dan Novembe.
Arjuna Subject : -
Articles 172 Documents
PROSES PEMBUATAN RANUB KREASI PADA MASYARAKAT ACEH SAAT INTAT LINTO DAN TUENG DARA BAROE DI TANJONG SELAMAT, DARUSSALAM, ACEH BESAR Muslimah, Rina .
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik Vol 1, No 1 (2016): Agustus
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitianberjudul “proses pembuatan ranub kreasi pada masyarakat Aceh saat intat linto dan tueng dara baroe di Tanjong Selamat, Darussalam, Aceh Besar”mengangkat masalah Bagaimanaprosesdan makna bentuk ranubkreasi teungkulok teuku umar dan ranub bungong pada saatintat linto dan tueng dara baroe di Tanjong Selamat, Darussalam, Aceh Besar”. Pendekatan dengan jenispenelitian yang digunakanadalah pendekatankualitatif.Tehnikpengumpulan data yaitumelalui observasi, wawancaradandokumentasi.Data yang terkumpulselanjutnyadiolahdandianalisis secarakualitatif.Hasildaripenelitian mendeskripsikanbahwaproses pembuatan ranub kreasi Teungkulok Teuku Umar ialah menggunakan empat jenis bentuk lipatan antaranya: bentuk panjang dan meruncing segitiga (bagian depan atas teungkulok), bentuk segitiga (bagian samping Teungkulok), bentuk serong segitiga (bagian belakang Teungkulok) dan bentuk susunan yang disusun rapi yang ditusuk dengan cengkeh (bagian bawah Teungkulok) dan keempat motif tersebut kemudian dikreasikan di atas batang pisang yang sudah dibentuk seperti topi Aceh/Teungkulok yang biasanya dibawakan pada upacara intat linto. Sedangkan Proses membuat ranubkreasi bungong menggunakan tiga bentuk lipatan yaitu bentuk yang dirangkai dengan kawat bunga dan bentuk segi tiga yang kemudian dijahit dengan menggunakan benang dan jarum diatas kardus bekas yang sudah dibentuk menyerupai daun. Kedua bentuk lipatan ini sama seperti proses membuat Teungkulok, sedangkan bentuk ke tiga ialah daun sirih ditusuk rapi dengan kawat, kemudian dikreasikan di atas batang pisang yang sudah dibentuk tiga tingkatan lalu dikreasikan berbentuk bunga yang disebut ranub kreasi bungong yang biasa dibawakan pada upacara tueng dara baro.Maknaranub kreasi TeungkulokTeuku Umar ialah simbol pemimpin atau raja bermakna gagah, berani dan memiliki jiwa kepemimpinan, guna tujuan pria dalam berumah tangga yaitu mampu memimpin sebuah keluarga. Sedangkan ranub bungong ialah bunga yang bermakana anak dara atau gadis yang akan dipersuntingkan.
MOTIF RAGAM HIAS KUPIAH ACEH Nurmuttaqin, T Ikkin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik Vol 1, No 1 (2016): Agustus
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak             Penelitian ini berjudul “Motif Ragam Hias Kupiah Aceh”. Adapun yang menjadi masalah dalam penelitian ini adalah apa saja macam-macam jenis kupiah Aceh dan motif ragam hias yang terdapat pada kupiah Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan macam-macam jenis kupiah Aceh dan mendeskripsikan motif ragam hias yang terdapat pada kupiah Aceh. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa macam-macam jenis kupiah Aceh terdapat pada koleksi Museum Aceh adalah kupiah Puteh, kupiah Teureuboih, kupiah Ija Tjam, kupiah Gayo Lues, kupiah Aceh Tengah-Bener Meriah, kupiah Beludru Hitam dan kupiah Beludru Motif Aceh). Motif-motif yang ada pada kupiah Aceh tersebut adalah sebagai berikut: Motif Bungong Kundo, Motif Bungong Renue Leue, , Motif Bungong Sise Meuriah, Motif Bungong Johang, Motif Bungong Pucuk Rebung, Motif Buah Delima dan Awan, Motif Putekh Tali, Motif Gelombang, Motif Cecengkuk Anak, Motif Lempang Ketang, Motif Emun Berangkat, Motif Tei Kukor, Motif Putar Tali, Motif Bintang dan Motif Gesek.
MEBOBO PADA ADAT PERKAWINAN SUKU KLUET DESA MALAKA KECAMATAN KLUETTENGAH KABUPATEN ACEH SELATAN ., Hasbullah .
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik Vol 1, No 1 (2016): Agustus
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKKata kunci: Mebobo, Adat,suku Kluet.Penelitian ini berjudul “Mebobo pada Adat Perkawinan Suku Kluet di Desa Malaka Kecamatan Kluet Tengah Kabupaten Aceh Selatan” mengangkat masalah mebobo pada acara adat perkawinan di Kluet. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tata cara dan makna dari syair mebobo saat acara adat perkawinan di desa Malaka Kecamatan Kluet Tengah Aceh Selatan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Pengumpulan data yang digunakan dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi, dan teknik pengolahan dan analisis data dengan mereduksi, display serta verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mebobo Pada acara adat perkawinan suku Kluet sudah dilaksanakan semenjak abad ke-13 Masehi.Mebobo dilaksanakan oleh laki-laki pemuda desa serta tokoh adat di desa tersebut, diiringi dengan syair-syair yang dilantunkan namun tidak semua lirik dalam syair memiliki makna yang jelas karena hanya sebagai hiburan dan penyemarak saja.Mebobo dilaksanakan pada malam hari.Istilah mebobo dimaksudkan pada saat mengantarkan pengantin pria kerumah pengantin wanita, sedangkan sebaliknya disebut Pagi Makan.Secara keseluruhan makna dari syair mebobo sendiri lebih kepada kata-kata nasihat dan arahan serta acara pelepasan dari sahabat-sahabat pengantin pria.
BENTUK DAN MOTIF NISAN PLAK-PLIENG KERAJAAN LAMURI ACEH Rosaguna, Rajes Ikhlas
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik Vol 1, No 1 (2016): Agustus
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPemilihan dalam objektifitas fisik sebuah obyek yaitu dengan bentuk dan permuakaannya seperti pada motif Nisan Plak-plieng Kerajaan Lamuri Aceh”, mengangkat masalah bagaimana bentuk dan motif pada nisan Plak-plieng kerajaan Lamuri Aceh.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan motif pada nisan Plak-plieng kerajaan Lamuri Aceh. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif.Penelitian berlokasi di Desa Lamreh Kecamatan Mesjid Raya Kabupaten Aceh Besar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan ukurannya, nisan Plak-plieng dibagi dalam empat jenis yaitu nisan Plak-plieng tipe A, B, C dan D. Bentuk dari nisan tersebut ada dua yaitu bentuk balok vertikal tegak dengan ujung kepala atau atapnya berbentuk atap kuil dan bentuk balok vertikal dengan ujung kepala atau atapnya berbentuk piramid/limas segitiga. Motif hias yang terdapat pada nisan Plak-plieng tipe A yaitu motif bungoeng Seureupeu, bungoeng Awan, bungoeng Puta Taloe Dua, bungoeng Glima, bungoeng Teratai Mekar, dan bungoeng Gapeuh. Motif hias pada nisan Plak-plieng tipe B yaitu  bungoeng Seureupeu, bungoeng Glima, bungoeng Awan, bungoeng Jeumpa, bungoeng Awan Sitangkee, dan bungoeng Pua Taloe Dua. Motif pada nisan Plak-plieng tipe C yaitu motif bungoeng Seuleupo, bungoeng Awan Sitangkee, bungoeng Puta Taloe Dua dan bungoeng Sagoe. Motif hias pada nisan Plak-plieng tipe D yaitu motif bungoeng Seureupeu, bungoeng Awan Sitangkee dan bungoeng Glima. Pada nisan kecil dan besar terdapat perbedaan ukiran yaitu pada nisan besar terdapat ukiran Inskripsi(tulisan pemilik makam dan cuplikan kata-kata sastra) sedangkan pada nisan kecil hanya terdapat motif hias saja.
MECANANG GUNG PADA PESTA PERNIKAHAN SUKU KLUET KECAMATAN KLUET TENGAH KABUPATEN ACEH SELATAN Irfandi, Jalil .
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik Vol 1, No 1 (2016): Agustus
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (13.93 KB)

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini berjudul “Mecanang Gung pada Pesta Pernikahan Suku KluetKecamatan Kluet Tengah”. Penelitian ini mengangkat masalah tentang Penyajian MecanangGung pada Pesta Pernikahan Suku Kluet Kecamatan Kluet Tengah. Penelitian ini bertujuanuntuk mendiskripsikan penyajian mecanang gung pada pesta pernikahan. Penelitian inidilakukan di Kecamatan Kluet Tengah. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatankualitatif dengan jenis pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakanadalah teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan denganmereduksi, menyajikan (men-display), dan verifikasi data. Hasil penelitian ini menunjukkanpenyajian mecanang gung pada pesta pernikahan suku Kluet Kecamatan Kluet Tengahmelalui beberapa langkah yaitu dengan mengunjungi pesta pernikahan, mendokumentasikandata, mengamati penyajian mecanang gung yang terdiri dari pemusik, alat musik, kostum,waktu dan tempat pertunjukan serta ritme mecanang gung pada pesta pernikahan suku KluetKecamatan Kluet Tengah. Acara persandingan pengantin laki-laki dengan perempuandilakukan pada siang hari di rumah pengantin laki-laki sedangkan di rumah pengantinperempuan dilakukan pada malam hari. Pertunjukan mecanang gung pada pesta pernikahanyang dilakukan di belakang rumah atau di dapur, dilaksanakan setelah mato sepat dan padasaat mangan dalung. Pelaksanaan mecanang gung pada saat mangan dalung adalah padamalam hari yang biasanya dimulai dari pukul 22.00 WIB. sampai dengan selesai.Penyebutan pola permainan mecanang gung pada pesta pernikahan suku Kluet yaitu tekah,slalu dan gung sedangkan penulisan terhadap pola tersebut menggunakan simbol ₸ untukTekah, $ untuk Slalu dan β untuk Indung. Adapun pola permainannya dapat dilihat sebagaiberikut.
PELAKSANAAN SENTRA TARI DI TK BUNGOENG MELATI DESA COT KEUMENENG ACEH BARAT Pudespa, Wirna .
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik Vol 1, No 1 (2016): Agustus
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian yang berjudul “Pelaksanaan Sentra Tari Di TK Bungoeng Melati Desa Cot Keumeneng Aceh Barat” Mengangkat masalah bagaimanakahpembelajaran sentratari Ranup lampuan di Taman Kanak-kanak Bungoeng Melati. Sertakendalaapasaja yang dihadapi guru dalampelaksanaanpembelajarantari di Taman Kanak-kanak Bungoeng Melati Aceh Barat? Penelitianinibertujuanuntukmendeskripsikanpembelajaran sentra tari yang diterapkanpadapembelajarantari di Taman Kanak-kanak  Bungoeng Melati Desa Cot Keumeneng Aceh Barat, danmendeskripsikankendala yangdihadapi guru dalampelaksanaanpembelajarantari ranup lampuan di Taman Kanak-kanak  Bungoeng Melati Desa Cot Keumeneng Aceh Barat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatanawal proses pembelajarantari di Taman kanak-kanak bungoeng melati biasanya guru terlebihduluaktifdalammemotivasipesertadidik agar maumengikutipembelajaran yang dilaksanakan. Hal inibertujuan agar adanyahubunganketerikatanantarasiswadengangurunyadalammempelajarimateri yang diajarkansertadapatmelihatsejauhmanapesertadidiksiap mengikuti proses belajardenganbaik. Langkahawal yang dilakukan guru dalammemotivasipesertadidik, biasanya guru terlebihdahulumemperlihatkansertamempertontonkanbeberapajenis video/rekamantari yang nantinyaakandipelajari. Kemudian guru menjelaskan/ menceritakanasalusultaritersebut.Akan tetapi pembelajaran yang diterapkan memiliki pengaruh bagi anak-anak untuk dapat mengembangkan potensi yang ada pada dirinya sesuai dengan bakat dan minat ketika anak-anak tersebut beranjak remaja.
PEMBELAJARAN ALAT MUSIK GORDANG SAMBILAN DENGAN MENGGUNAKAN MODEL TEAMS GAMES TOURNAMENT PADA MATERI MUSIK TRADISIONAL NUSANTARA DI MTsN RUKOH juliawan, harvan .
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik Vol 1, No 1 (2016): Agustus
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (13.93 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini berjudul “Pembelajaran Alat Musik Gordang Sambilan Dengan Menggunakan Model Teams Games Tournament Pada Materi Musik Tradisional Nusantara Di Mtsn Rukoh” mengangkat masalah bagaimana proses pembelajaran dan hasil belajar yang menggunakan model TGT dengan yang tidak menggunakan model TGT. Penelitian ini bertujuan untuk proses dan hasil belajar pada kelas kontrol dan kelas eksperiment. Sumber data dalam penelitian ini adalah guru bidang studi seni budaya dan siswa di Mtsn Rukoh. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara serta dokumentasi. Hasil penelitian adalah
MAKNA DAN NILAI SYAIR TRADISI PEUAYÔN ANEUK DI GAMÔNG LHOK DALAM DUSUN PEUTUA CUT KECAMATAN PEUREULAK KABUPATEN ACEH TIMUR Fahmi, mirza .
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik Vol 1, No 1 (2016): Agustus
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini berjudul “Makna dan Nilai Syair Peuayôn Aneuk di Gampong Lhok Dalam Kecamatan Peureulak Kabupaten Aceh Timur”. Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan makna dan nilai syair peuayôn aneuk di gampong Lhok Dalam. Penelitian ini dilakukan di gampong Lhok Dalam Kecamatan Peureulak. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan mereduksi, menyajikan (men-display), dan verifikasi data. Hasil penelitian ini  menunjukkan makna dan nilai syair peuayôn aneuk di gampong Lhok Dalam melalui beberapa langkah yaitu dengan mengunjungi rumah masyarakat, mendokumentasikan data, mengamati penyajian peuayôn aneuk yang memiliki makna tersurat dan tersirat. Makna tersurat yakni adanya pengakuan tentang keesaan Allah, seruan berbuat kebajikan terutama kepada Allah, kepada kedua orang tua, serta bersyukur atas apa yang telah dikaruniakan oleh Allah SWT sedangkan makna tersirat adalah kewajiban bersyahadat dua kalimat syahadat, menuruti nesahat orang tua dan mensyukuri yang telah ditetapkan oleh Allah, pengakuan adanya hari penghakiman di akhirat, Jika tidak dapat kita ucapkan melalui lidah maka kita wajib menyebut nama Allah di dalam hati dan makna yang menganjurkan supaya anak cepatlah tidur, sebab ibu akan melakukan shalat untuk menyembah Allah dan jika kelak anak telah dewasa maka diwajibkan juga kepadanya untuk menyembah Allah subhanahuwata`ala. Selanjutnya nilai yang terkandung adalah nilai pendidikan, nilai agama, nilai seni dan nilai solidaritas.
Pembelajaran Vokal Dengan Menggunakan Software Gitar Pro Pada Kegiatan Ekstrakurikuler Musik di SMP Negeri 1 Banda Aceh Arismunandar, Reza .
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik Vol 1, No 1 (2016): Agustus
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitianiniberjudul “Pembelajaran Vokal Dengan Menggunakan Media Software Gitar Pro Pada Kegiatan Ekstrakurikuler Musik di SMP Negeri 1 Banda Aceh”.Adapun yang menjadimasalahdalampenelitianiniadalahbagaimana proses pembelajaran vokal dan hambatan apa saja yang dialami siswa-siswi dalam mempelajari seni vokal dengan menggunakan software gitar pro pada kegiatan ekstrakurikuler musik di SMP Negeri 1 Banda Aceh. Penelitianinibertujuanuntuk mendeskripsikan proses pembelajaran dan hambatan yang dialami siswa-siswi dalam mempelajari software gitar pro pada kegiatan ekstrakurikuler musik di SMP Negeri 1 Banda Aceh.Penelitianinimerupakanpenelitiandeskriptifdenganmenggunakanpendekatankualitatif.Teknikpengumpulan data dalampenelitianinidilakukandenganteknikobservasi, wawancara, dandokumentasi.Teknikanalisis data dilakukandenganreduksi data, penyajian data, danverifikasi data.Hasilpenelitianmenunjukkanbahwa pelaksanaan pembelajaran vokal dengan menggunakan media software gitar pro pada kegiatan ekstrakurikuler membuat peserta didik lebih mudah dalam mempelajari notasi-notasi lagu baru serta bisa menyanyikan lagu sesuai nada yang dibuat dalam software gitar pro. Kemudian peserta didik jadilebihtertarikdanbersemangatdalam mengikuti kegiatan ekstrakurikuler, terlihat dari kemauan peserta didik dalam mempelajari vokal pada lagu baru. Hambatan yang dialami pada pesrta didik adalah keterbatasan fasilitas, kurangnya pengetahuan dasar peserta didik tentang notasi dan ketidakhadiran peserta didik yang mengganggu proses pembelajaran.
Teknik Dasar Bermain Gitar Elektrik Sekolah Musik Prodigy Conservatory Of Music diKota Banda Aceh ardian, eko .
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik Vol 1, No 1 (2016): Agustus
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKTeknik, GitarElektrik            Penelitian ini berjudul “TeknikDasarBermainGitarElektrik Di SekolahProdigy Conservatory Of Music Kota Banda Aceh”. Adapun yang menjadi masalah dalam penelitian iniadalahbagaimanateknikdasargitarelektrik yang diajarkanpengajar di sekolahmusikprodigy conservatory of music. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan teknik-teknik dasar bermain gitar elektrik pada sekolah musik Prodigy Conservatory Of Music Banda Aceh.Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan tahap-tahap untuk mengetahui hasil dari proses pembelajaran teknik dasar gitar elektrik di Sekolah musik prodigy conservatory of music,dasarbermaingitarelektrikpengenalangitarelektrikmelakukandasarpenjarianstrumming, picking, menggunakanpickgitarelektrik, fingeringjarikirisertamelakukanteknikgitarelektrikteknikSlide, hammer on, teknik pull ofdantapping.

Page 1 of 18 | Total Record : 172