cover
Contact Name
-
Contact Email
jimpsej@fkip.unsyiah.ac.id
Phone
+6285360082823
Journal Mail Official
jimpsej@fkip.unsyiah.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah
ISSN : 29647231     EISSN : 26143658     DOI : https://doi.org/10.24815/jimps.v7i3.
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 253 Documents
UIN AR-RANIRY (SUATU TINJAUAN TENTANG LATAR BELAKANG DAN PERKEMBANGAN) 1963-2016 Sandita, Lora .
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Vol 1, No 1 (2016): Agustus 2016
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (14.046 KB)

Abstract

Penelitian yang berjudul “UIN Ar-Raniry: Suatu Tinjauan Tentang Latar belakang dan Perkembangan (1963-2016)”, bertujuan untuk menganalisis latar belakang berdirinya UIN Ar-Raniry, perkembangan UIN Ar-Raniry serta kesesuaian antara latar belakang dengan perkembangan sejak pertama kali bedirinya (1963) sampai sekarang. Universitas Islam Negeri (UIN) merupakan suatu lembaga perguruan tinggi yang menggunakan Islam sebagai landasan kurikulumnya namun masih bersifat universal. Sementara Institut Agama Islam Negeri (IAIN) merupakan suatu perguruan tinggi islam yang menyelenggarakan pendidikan akademik dalam disiplin ilmu keagamaan Islam. Adapun pendekatan dalam penelitian ialah pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode sejarah kritis (historis). Teknik pengumpulan data (heuristik) yang digunakan ialah dengan cara mengumpulkan sumber primer dan sekunder, sementara teknik analisa data menggunakan kritik sumber (verifikasi) dan teknik penulisan mengunakan sitematika historiografi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa berdirinya IAIN/UIN Ar-Raniry tidak dapat dipisahkan dari keinginan masyarakat untuk memiliki sebuah lembaga pendidikan yang khusus mendalami ilmu keislaman. Namun dalam perkembanganya muncul perencanaan atau ide untuk menjadikan IAIN ke UIN. Rencana ini sudah disinggung sejak masa rektor ketujuh (VII) yaitu Prof. Dr. H. Safwan Idris, MA (1995-2000) dan baru terealisasi pada tahun 2013 yaitu pada masa rektor ke X (Prof. Dr. H. Farid Wajdi Ibrahim, MA) maka berdasarkan Peraturan presiden No. 64 tahun 2013 dan Peraturan Menteri Agama No. 12 tahun 2014 IAIN Ar-Raniry resmi menjadi Universitas. Walaupun ide peru/bahan status ini sempat mengalami pro dan kontra.  Perkembangan UIN Ar-Raniry terus berkembang sejak awal berdirinya hingga saat ini baik dari segi pembangunan, jumlah mahasiswa, jumlah dosen maupun jumlah karyawannya dan mutu pendidikanya. Hal ini terjadi dikarenakan minat dan dayatarik masyarakat atas kemajuan UIN yang telah mampu menunjukkan konstribusinya sebagai jantung hati rakyat Aceh. Namun kendati demikian untuk mencapai kemajuan ini tidaklah semudah yang dibayangkan sebab dalam proses menjadi Universitas misalnya, telah terjadi pro kontra dalam pencapaian status baru ini, namun dalam perkembangan selanjutnya, pihak pro ternyata dapat meyakinkan bahwa apa yang dicita-citakan dahulu tidak akan dihilangkan dan tetap akan dipertahankan sebagai ciri khas universitas ini sebagai lembaga pendidikan Islam di Aceh walaupun kenyataannya telah bersifat universal (umum).
PERKEMBANGAN PANTI ASUHAN YAYASAN TAMITA WAL ‘ASHRI ACEH BARAT DAYA, 1999-2015 aya, Ayatunnisa .
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Vol 1, No 1 (2016): Agustus 2016
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (14.046 KB)

Abstract

Perkembangan adalah perubahan yang progresif dan kontinyu, dalam artian sifat dari perkembangan itu sendiri dimulai dari lahirnya suatu lembaga sampai dengan berkembangnya suatu lembaga. Dalam hal perkembangan maka ada proses-proses yang akan dilalui ataupun tahapan yang harus ditempuh. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui perkembangan Panti Asuhan Yayasan Tamita Wal ‘Ashri dari tahun 1999 sampai 2015, mendeskripsikan sejarah berdirinya Panti Asuhan Yayasan Tamita Wal ‘Ashri, mendeskripsikan berbagai perkembangan yang terjadi yaitu di dalam bidang infrastruktur, sistem pembiayaan, sarana dan prasarana dan kegiatan anak asuh yang berada di dalam Panti Asuhan Yayasan Tamita Wal ‘Ashri, dan menguraikan kendala-kendala dalam perkembangan Panti Asuhan Yayasan Tamita Wal ‘’Ashri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif sedangkan jenis penelitian ini menggunakan metode historis (sejarah), pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi.Data kemudian diolah dengan menyeleksi data yang relevan, membahas dan menyimpulkan, pembahasan ini dianalisis secara sistematis dengan pendekatan kualitatif, pendekatan pada kondisi objek.Hasil penelitian ini adalah terdapat beberapa bidang yang berkembang di dalam Panti Asuhan Yayasan Tamita Wal ‘Ashri yang terutama adalah di dalam bagian infrastruktur. Kendala-kendala yang dihadapi Panti Asuhan Yayasan Tamita Wal ‘Ashri dalam perkembangannya adalah dalam bidang kepengurusan yaitu pelecehan seksual yang dilakukan oleh salah seorang pengasuh terhadap anak asuh sehingga menghambat perkembangan jumlah anak asuh di Panti Asuhan Yayasan Tamita Wal ‘Ashri,  Panti Asuhan Yayasan Tamita Wal ‘Ashri juga belum memiliki perpustakaan yang menyimpan banyak buku untuk media belajar anak asuh, belum ada ruangan komputer dan beberapa fasilitas komputer untuk membantu ilmu teknologi anak asuh di Panti Asuhan Yayasan Tamita Wal ‘Ashri.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TALKING STICK DENGAN STRATEGI JOYFUL LEARNING TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPS KELAS VII MTsN MEURAXA BANDA ACEH Fajri, Nurul .
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Vol 1, No 1 (2016): Agustus 2016
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (14.046 KB)

Abstract

Telah  dilakukan penelitaian yang berjudul “Pengaruh Model Pembelajaran  Kooperatif Tipe Talking Stick Dengan Strategi Joyful Learning  Terhadap Prestasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran  IPS Kelas VII MTsN Meuraxa Banda Aceh”. Penelitian ini mengangkat masalah bagaimana pengaruh model pembelajaran  kooperatif tipe talking stick dengan strategi joyful learning terhadap prestasi belajar siswa pada mata pelajaran  IPS kelas VII MTsN Meuraxa Banda Aceh, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan  model pembelajaran  kooperatif tipe talking stick dengan strategi joyful learning dan untuk mengetahui  seberapa besar pengaruhnya terhadap prestasi  belajar siswa pada mata pelajaran  IPS kelas VII MTsN Meuraxa Banda Aceh.  Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas Kelas VII MTsN Meuraxa Banda Aceh. Sedangkan sampel dalam penelitian ini adalah kelas VII-1 sebagai kelas eksperimen dan kelas VII-2 sebagai kelas kontrol. Pengumpulan data dilakukan dengan cara tes yang dilakukan hanya tes akhir (post-test), yang digunakan untuk mengetahui aspek kemampuan siswa. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan korelasi product moment dan data tersebut diolah dengan menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan prestasi siswa pada kelas eksperimen lebih meningkat daripada kelas kontrol. Pada kelas VII-1 (kelas eksperimen) siswa yang mencapai ketuntasan sebesar 92 persen dan kelas VII-2 (kelas kontrol) siswa yang mencapai ketuntasan sebesar 36 persen. Perhitungan korelasi (r) untuk mencari pengaruh antar variabel X dan Y diperoleh hasil sebesar 0,96 yang menunjukkan nilai korelasi yang sangat tinggi dan juga diperoleh hasil dari uji hipotesis (uji-t) yaitu thitung 23,72 dan ttabel 1,67. Hal tersebut menunjukkan bahwa adanya hubungan erat antara variabel X (nilai hasil siswa belajar menggunakan model pembelajaran  kooperatif tipe talking stick dengan strategi joyful learning) dan variabel Y (nilai prestasi belajar konvensional). Dari hasil tersebut model pembelajaran  kooperatif tipe talking stick dengan strategi joyful learningmemberikan pengaruh yang signifikan terhadap prestasi belajar IPS siswa kelas VII MTsN Meuraxa Banda Aceh.
PERKEMBANGAN BANDARA SULTAN ISKANDAR MUDA 1943 - 2015 Rj, Rejeki .
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Vol 1, No 1 (2016): Agustus 2016
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (14.046 KB)

Abstract

Skripsi yang berjudul”perkembangan Bandara Sultan Iskandar Muda 1943-2015” ini bertuajuan: 1) untuk mengetahui apa yang melatar belakangi pembangunan bandara Sultan Iskandar Muda.2) untuk melihat perkembangan Bandara Sultan Iskandar Muda 1943-2015. 3) bagaimana pengelolaan Bandara Sultan Iskandar Muda 1943-2015. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian adalah pendekatan kualitatif, dan menggunakan metode penelitian sejarah. Pengumpulan data dilakukan dengan melalui studi kepustakaan dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa (1) cikal-bakal pembangunan bandara sultan iskandar muda (blang bintang) merupakan salah satu keinginan jepang semasa menduduki wilayah Indonesia guna untuk mempermudah segala aspek kebutuhan serta mempermudah untuk menguasai hasil alam yang ada di Aceh, serta tidak terlepas juga karna keinginan Jepang dalam perang dinia ke II untuk menguasai dunia. (2) bandara Sultan Iskandar Muda sejak berdiri tahun 1943 dan mulai difungsikan sejak tahun 1953 terus mengalami perkembangan dan pengembangan baik fasilitas penerbangan dan juga fasilitas terminal penumpang, pengembangan pertama tahun 1968 dengan menambah landasan pacu, pengembangan kedua tahun 1993. Dan pengembangan yang ke tiga dilakukan pada tahun 1999, pengembangan dan perkembangan terus saja dilakukan terutama sekali pada tahun 2007 fasilitas bandara diperbaharui secara besar-besaran dan bandara semakin berkembang saat bergabung dengan PT.Angkasa Pura II. Jumlah pergerakan pesawat terbang dan pergerakan penumpang dari tahun ke tahun mengalami peningkatanhal ini dikarenakan semakin banyaknya orang menggunakan jasa transportasi udara. (3) Bandara Sultan Iskandar Muda dikelola oleh PT.Agkasa Pura II semenjak tahun 1994, sebelumnya dikelola oleh dinas perhubungan provinsi Aceh. Sesuai dengan visi dan misi Bandara Sultan Iskandar Muda meningkatkan citra bangsa dengan menjadi World class Airport sebagai gerbang ekonomi dan budaya, pihak Angkasa Pura II melakukan pengembangan-pengembangan serta membuat Jadwal-Jadwal dan ketentuan secara terarah dan tertata.
KOMUNITAS MADURA DI DESA PANTAN DAMAR KECAMATAN ATU LINTANG KABUPATEN ACEH TENGAH, 1984-2015 Isnainik, Tria .
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Vol 1, No 1 (2016): Agustus 2016
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (14.046 KB)

Abstract

ABSTRAKKata Kunci : Komunitas, MaduraPenelitian yang berjudul “Komunitas Madura di Desa Pantan Damar Kecamatan Atu Lintang kabupaten Aceh Tengah (1984-2015) ini, bertujuan untuk menganalisis perkembangan komunitas Madura dari segi latar belakang kedatangan Komunitas Madura dan perkembangan komunitas Madura dalam bidang kependudukan, mata pencaharian, budaya serta perkembangan interaksi etnis Madura dengan etnis lainya di Desa Pantan Damar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan metode sejarah kritis (Historis). Tehnik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara heuristik (pengumpulan sumber) berupa sumber primer dan sekunder, sedangkan analisa data dengan cara verifikasi (kritik sumber), interprestasi (penafsiran sumber/penarikan sumber), serta tehnik penulisan menggunakan sistematika historiografi (penulisan sejarah). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa latar belakang kedatangan etnis madura ke Desa Pantan Damar Kecamatan Atu Lintang Kabupaten Aceh Tengah selain disebabkan oleh adanya program transmigrasi juga disebabkan oleh adanya kemauan etnis Madura itu sendiri guna untuk memperbaiki ekonomi mereka. Jumlah penduduk etnis Madura juga semakin bertambah tiap tahunya. Mata pencaharian mereka pun dari awal kedatangan pada tahun 1984 beragam mulai dari manjadi petani jagung, umbian, petani minyak nilam dan saat ini menjadi petani Kopi. Budaya yang berkembang di Desa Pantan Damar merupakan budaya Madura walaupun etnis Madura hanya minoritas di Desa Pantan Damar bahkan etnis lainnya seperti Etnis Jawa dan Gayo cenderung mengikuti tradisi tersebut. Interaksi antar etnis Madura, Gayo dan Jawa juga terjalin baik. Bentuk hubungan tersebut seperti hubungan melalui perkawinan, pendidikan, dan bidang keagamaan. Semuanya berjalan dengan baik hingga mengakibatkan terjadinya keselarasan antara etnis Madura, Jawa dan Gayo di Desa Pantan Damar Kecamatan Atu Lntang Kabupaten Aceh Tengah.
SEJARAH PERKEMBANGAN BIOSKOP DI KOTA BANDA ACEH TAHUN 1930-2004 Saivana, Rizal .
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Vol 1, No 1 (2016): Agustus 2016
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (14.046 KB)

Abstract

Penelitian yang berjudul “Sejarah Perkembangan Bioskop di Kota Banda Aceh Tahun 1930-2004” ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan bioskop, untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat perkembangan bioskop, dan untuk mengetahui faktor-faktor tutupnya gedung-gedung bioskop di kota Banda Aceh tahun 1930-2004. Metode Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif sedangkan jenis penelitian ialah penelitian sejarah. Sumber diperoleh dari Balai Pelestarian Nilai Budaya Kota Banda Aceh, dan Badan Pusat Statistik Aceh. Cara pengumpulan data dengan mengumpulkan dokumen tentang bioskop serta wawancara dengan pihak-pihak terkait dalam penelitian. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa perkembangan bioskop di kota Banda Aceh mengalami kemajuan dari tahun ke tahun dengan berdirinya 9 bioskop dari tahun 1930-2004, faktor pendukung perkembangan bioskop di kota Banda Aceh yaitu adanya antusiasme masyarakat dan dukungan dari pengusaha-pengusaha bioskop. Faktor penghambat perkembangan bioskop di kota Banda Aceh yaitu adanya desakan masyarakat yang kontra terhadap kehadiran bioskop di kota Banda Aceh dan diberlakukannya Qanun Syariat Islam di Aceh. Penyebab tutupnya bioskop di kota Banda Aceh yaitu faktor konflik Aceh, faktor beredarnya televisi dan faktor beredarnya VCD bajakan.
INTERAKSI SOSIAL ANTARA ETNIS JAWA, ACEH DAN GAYO DI KAMPUNG PUJA MULIA KECAMATAN BANDAR KABUPATEN BENER MERIAH TAHUN 1950-2015 Emi Syahri; Anwar Yoesoef; Nuasiah ,
JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Vol 2, No 2 (2017): April, Kajian Isu Kebudayaan dan Etnisitas
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (122.512 KB)

Abstract

ABSTRACT This study raised the question of how the social interaction between ethnic Javanese, Acehnese and Gayo in Kampung Mulia Puja District of Bandar years 1950-2015. The purpose of this study is (1) to know the history of the arrival of Javanese and Acehnese in Kampung Puja Mulia District of Bandar years 1950-2015 (2) to determine the social interaction between ethnic Javanese, Acehnese and Gayo in Kampung Puja Mulia District of Bandar years 1950-2015. The data collection is done in three ways, namely informant interviews, archival documentation on the village, and direct observation to Kampung Mulia Puja. Informants in this study include Sarak Opat and citizens of ethnic Javanese, Acehnese and Gayo ethnic who live in the village. The method used is descriptive and critical history with a qualitative approach. The results of this study were (1) the history of the arrival of Javanese and Acehnese in Kampung Puja Mulia started since 1950 when this occurs spontaneous migration from other areas to other parts of Aceh one of them is Kampung Puja Mulia up until now their number continues to grow. (2) social interaction between ethnic Javanese, Acehnese and Gayo in Kampung Puja Mulia went well and in harmony, their mutual respect, cooperation in various fields between the members of the community in Kampung Puja Mulia thus refers to the alignment and balance of the views or actions in social interaction. This study suggested could be a material consideration Bener Meriah District Government and the community to maintain peace and more attention to the life and social interaction between ethnic in Kampung Mulia Puja.Keywords: Social Interaction, Kampung Puja Mulia.ABSTRAK Penelitian ini mengangkat masalah tentang bagaimana interaksi sosial antara etnis Jawa, Aceh dan Gayo di Kampung Puja Mulia Kecamatan Bandar tahun 1950-2015. Tujuan penelitian ini adalah (1)untuk mengetahui sejarah kedatangan etnis Jawa dan Aceh di Kampung Puja Mulia Kecamatan Bandar pada tahun 1950-2015 (2) untuk mengetahui interaksi sosial antara etnis Jawa, Aceh dan Gayo di Kampung Puja Mulia Kecamatan Bandar pada tahun 1950-2015. Pengumpulan data dilakukan dengan tiga cara, yakni wawancara dengan informan, dokumentasi pada arsip kampung, dan observasi langsung ke Kampung Puja Mulia. Informan dalam penelitian ini meliputi Sarak Opat serta warga dari etnis Jawa, etnis Aceh, dan etnis Gayo yang berdomisili di kampung tersebut. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dan sejarah kritis dengan pendekatan kualitatif. Hasil dari penelitian ini adalah (1) sejarah kedatangan etnis Jawa dan Aceh di Kampung Puja Mulia dimulai sejak tahun 1950 pada saat ini terjadi migrasi spontan dari daerah lain ke wilayah Aceh Tengah salah satunya yaitu Kampung Puja Mulia hingga sampai sekarang ini jumlah mereka terus bertambah. (2) interaksi sosial antara etnis Jawa, Aceh dan Gayo di Kampung Puja Mulia berjalan dengan baik dan harmonis, mereka saling menghargai, bekerjasama diberbagai bidang antar sesama masyarakat di Kampung Puja Mulia sehingga mengacu pada keselarasan dan keseimbangan pandangan atau tindakan dalam melakukan interaksi sosial. Disarankan penelitian ini dapat menjadi bahan pertimbangan Pemerintah Daerah Kabupaten Bener Meriah dan masyarakat untuk memelihara perdamaian dan lebih memperhatikan kehidupan serta interaksi sosial antar etnis di Kampung Puja Mulia. Kata kunci: Interaksi Sosial, Kampung Puja Mulia.
PERKEMBANGAN HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM (HMI) KOTA BANDA ACEH TAHUN 1962-1998 Andi Kurniawan; Husaini ,; Zainal Abidin
JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Vol 2, No 3 (2017): Juli, Pendidikan dan Ide Perubahan Media
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (120.579 KB)

Abstract

ABSTRAKKata kunci: Perkembangan, HMI dan Kota Banda AcehPenelitian ini bertujuan mengungkapkan latar belakang berdiri sampai perkembangan serta hambatan Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Banda Aceh dari tahun 1962-1998. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dan metode sejarah. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, dokumentasi dan studi pustaka. Agar data hasil wawancara dapat terpercaya, peneliti menggunakan alat perekam berupa alat tulis dan media elektronik tape recorder dan kamera. Berdasarkan hasil analisis data, temuan penelitian ini dapat dikemukakan sebagai berikut, (1)HMI Kota Banda Aceh merupakan salah satu cabang tingkat kabupaten dan kota dari Pengurus Besar HMI di Jakarta. (2)Organisasi Himpunan Mahasiswa Islam lahir untuk menampung segala aspirasi  umat Islam di perguruan tinggi yang menerapkan sistem  Barat yang mengarah kepada sekularisme dan mengabaikan peran agama dan ajarannya. (3)HMI dalam mencapai tujuan organisasi terus melakukan perkaderan melalui jenjang training Latihan Kader I (Basic Training), Latihan Kader II (Intermediate Training) dan Latihan Kader III (Advance Training) serta menyumbangkan kader-kadernya menjadi pemimpin di lembaga internal kampus. Keywords: Devolopment, HMI and city of Banda Aceh This research try revealed background born to development and challenge HMI branch of Banda Aceh from age 1962-1998.      Approach that used in this research is Approach qualitative and history method. Aggregate data did with technique observation, documentation, interview and book study. So that yield interview can believe. Writer use instrument recorder like instrument write, electronic media like tape recorder and camera. Based on results data analysis, research findings can be put forward as: (1)HMI city of Banda aceh is one of branch levels district from PB HMI of Jakarta. (2) organizations of HMI birth to accommodate all aspirations the student Islam at college that apply the sistem west that leads to secularism and ignore role religion and teachings .(3) HMI in achieving organizational goals continue to do cadres like this basic training, intermediate training and advance training and donating cadre to become leaders in the campus internal institution.           
PROSOPOGRAPHY KEHIDUPAN PEREMPUAN PENYORTIR BIJI KOPI DI KOPERASI BAITUL QIRADH (KBQ) BABURRAYYAN KAMPUNG WEH NAREH KECAMATAN PEGASING KABUPATEN ACEH TENGAH TAHUN 2002-2016 Erida Sapriani; Husaini ,; Nurasiah ,
JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Vol 2, No 4 (2017): Nopember, Sejarah Kota dan Sejarah Pedesaan
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.984 KB)

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini mengangkat masalah tentang bagaimana latar belakang kehidupan perempuan penyortir biji kopi yang bekerja di Koperasi Baitul Qiradh dari tahun 2002-2016. Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui latar belakang kehidupan perempuan penyortir biji kopi yang bekerja di Koperasi Baitul Qiradh (2) untuk mengetahui faktor yang menjadi motivasi para pekerja perempuan di Koperasi Baitul Qiradh sebagai penyortir biji kopi. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Sedangkan metode yang digunakan yaitu metode penelitian historis (Historical Research).Dalam penelitian ini diperlukan metode sejarah karena metode sejarah menggunakan catatan observasi atau pengamatan orang lain yang tidak dapat diulang-ulang kembali.Pengumpulan data dilakukan dengan tiga cara, yakni wawancara dengan informan, dokumentasi pada arsip kampung, dan observasi langsung ke koperasi Baitul Qiradh. Informan dalam penelitian ini meliputi perempuan penyortir kopi yang bekerja di Koperasi tersebut.Hasil dari Penelitian ini adalah (1) perempuan penyortir termasuk dalam kategori sejahtera jika dilihat dari pengeluaran rumah tangga, pendidikan anak, dan juga kehidupan ekonomi pada perempuan penyotir khususnya aset rumah yang sudah memadai. (2) Faktor yang mempengaruhi perempuan penyortir kopi bekerja di koperasi Baburayyan Kecamatan Pegasing Kabupaten Aceh Tengah (2002-2016) :pertama, faktor pendidikan penyortir rata-rata dari mereka tamatan SMP dan SMA, Kedua, faktor kurangnya lapangan pekerjaan nonformal yang disediakan oleh pihak pemerintahan. Ketiga, mereka memilih pekerjaan sebagai penyortir kopi dikarenakan ekonomi lemah. Kata kunci: Prosopography Perempuan Penyortir, Kampung Weh NarehABTRASCTThis research raises the issue of how the background of women's life of coffee bean sorter who worked at Baitul Qiradh Cooperative from 2002-2016. The purpose of this research is (1) to know the life background of women coffee bean sorter who work in Cooperative Baitul Qiradh (2) to know the factors that become the motivation of female workers in Cooperative of Baitul Qiradh as sorter of coffee bean.The approach used in this study is a qualitative approach. While the method used is the method of historical research (Historical Research). In this research, historical method is needed because historical method uses observation record or observation of others that can not be repeated again. Data collection was done in three ways, ie interview with informant, documentation on village archives, and direct observation to Baitul Qiradh cooperative. Informants in this study include women coffee sorters who work in the Cooperative.The results of this study were (1) women sorters included in the prosperous category when viewed from household expenditure, children's education, and also economic life in woman penyotir specially house asset which have been adequate. (2) Factors affecting female coffee sorters working in Baburayyan cooperatives Pegasing subdistrict, Central Aceh district (2002-2016): first, average educational factor sorters from their junior and senior high school graduates; Second, the lack of non-formal employment factors provided by parties government. Third, they choose the job as a coffee sorter because the economy is weak. Keywords: Prosopography Women Sorter, Weh Nareh Village.  ABSTRAK Penelitian ini mengangkat masalah tentang bagaimana latar belakang kehidupan perempuan penyortir biji kopi yang bekerja di Koperasi Baitul Qiradh dari tahun 2002-2016. Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui latar belakang kehidupan perempuan penyortir biji kopi yang bekerja di Koperasi Baitul Qiradh (2) untuk mengetahui faktor yang menjadi motivasi para pekerja perempuan di Koperasi Baitul Qiradh sebagai penyortir biji kopi. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Sedangkan metode yang digunakan yaitu metode penelitian historis (Historical Research).Dalam penelitian ini diperlukan metode sejarah karena metode sejarah menggunakan catatan observasi atau pengamatan orang lain yang tidak dapat diulang-ulang kembali.Pengumpulan data dilakukan dengan tiga cara, yakni wawancara dengan informan, dokumentasi pada arsip kampung, dan observasi langsung ke koperasi Baitul Qiradh. Informan dalam penelitian ini meliputi perempuan penyortir kopi yang bekerja di Koperasi tersebut.Hasil dari Penelitian ini adalah (1) perempuan penyortir termasuk dalam kategori sejahtera jika dilihat dari pengeluaran rumah tangga, pendidikan anak, dan juga kehidupan ekonomi pada perempuan penyotir khususnya aset rumah yang sudah memadai. (2) Faktor yang mempengaruhi perempuan penyortir kopi bekerja di koperasi Baburayyan Kecamatan Pegasing Kabupaten Aceh Tengah (2002-2016) :pertama, faktor pendidikan penyortir rata-rata dari mereka tamatan SMP dan SMA, Kedua, faktor kurangnya lapangan pekerjaan nonformal yang disediakan oleh pihak pemerintahan. Ketiga, mereka memilih pekerjaan sebagai penyortir kopi dikarenakan ekonomi lemah. Kata kunci: Prosopography Perempuan Penyortir, Kampung Weh Nareh
DINAMIKA KEHIDUPAN PETANI TAMBAK DI KECAMATAN JANGKA KABUPATEN BIREUEN, 1960-2015 Nurwalidiniati ,; Mawardi ,; Zainal Abidin
JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Vol 2, No 1 (2017): Januari, Sejarah Kemanusian dan Hal-hal Perjuangan Budaya
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (96.466 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengkaji dinamika kehidupan petani tambak di Kecamatan Jangka Kabupaten Bireuen. Adapun pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode sejarah. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi, sementara teknik analisa data dengan cara menggunakan kritik sumber atau verifikasi dan penafsiran sumber serta teknik penulisan menggunakan sistematika historiografi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa budidaya tambak di Kecamatan Jangka sudah dimulai sejak tahun 1960. Awalnya tambak yang dibuat masyarakat berbentuk air tawar, pengembangan budidaya tambak dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti keadaan lingkungan, modal, permintaan pasar akan hasil tambak. Petakan tambak pada tiap tahunnya bertambah secara ekstensifikasi oleh masyarakat petani tambak di beberapa  desa Kecamatan Jangka. Namun tambak yang sudah ada (intensifikasi) oleh petani tambak tetap dioptimalkan dalam penggunaan lahan. Pada tahun 1985 tambak di Kecamatan Jangka terfokus pada pemeliharaan udang windu. Kecamatan Jangka disebut juga daerah minapolitan sebagai penghasil perikanan terbanyak karena banyaknya lahan tambak yang terdapat di desa-desa Kecamatan Jangka. Keadaan sosial ekonomi petani tambak mengalami peningkatan pada tahun 1985 disebabkan oleh banyaknya kebutuhan pasar akan ekspor udang keluar kota hingga Eropa. Rumah petani tambak mengalami perubahan dari bentuk awalnya rumah aceh menjadi semi permanen, hingga saat ini pengembangan budidaya tambak sudah membantu tingkat kesejahtraan masyarakat petani tambak dalam berbagai bidang segi kehidupan. Kata Kunci :Petani Tambak, Tambak    ABTRASCT The aim of this research is to analyze amd examine the dynamics life of embankment’s farmers in district of  Jangka, Bireuen. This study is qualitative research by using method of history. Technique of data collection of this research conducted by the way observation, interview, and documentation, while the tehcnique of data analisis use resource or verification critics and resources interpretation, also tehcnique of writing this research utilise historiography systematics. The result of this research showed that the cultivation of embankment in Jangka already begun since 1960. Initially, the embaktment’s made by the farmer in Jangka shaped  freshwater, the development of embankment’s cutivation influenced by some factors such as, the environment, financial capital, and market need’s of embankment yields’. Every each year the plot land of embankment has increased extensivicassily, it was because of the embankment’s farmer in some Jangka’s villages. However, the embankment’s farmer have optimized the embankment land that had been made. In 1985, they foccused the cultivation of “windu” shrimps in the embankment. Moreover, Jangka also called as a district of minapolitan, it is because they are as the greatest number of fishery producer. The socio-economic of fishpond’s farmer have been rising in1985 caused by the number of market needs’ to exports shrimp out of the city untile Europe. The farmer’s house has changed from the traditional shape of Aceh until be a permanent one. Until now the development of fishpond’s cultivation has been helped the Jangka’s farmer welfare in every field of life. Keyword : Embankment’s farmer, Embankment 

Page 1 of 26 | Total Record : 253


Filter by Year

2016 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 8, No 1 (2023): Januari, Inprogress Vol 7, No 4 (2022): November, Pendidikan Sejarah dan Model Pembelajaran Sosial Vol 7, No 3 (2022): Agustus, Pendidikan dan Pembelajaran Sejarah Vol 7, No 2 (2022): Mei, Pendidikan dan Media Vol 7, No 2 (2022): Inproggres Vol 7, No 1 (2022): Februari, Ilmu Sejarah dan Media Pembelajaran Vol 6, No 2 (2021): Mei, 2021 Vol 6, No 4 (2021): November, Analisis Sejarah dan Pembalajaran Masa Kini Vol 6, No 3 (2021): Agustus, Media Pembelajaran dan Media Local Vol 6, No 2 (2021): Mei, Ilmu Sosial dan Pembelajaran Vol 6, No 1 (2021): Februari, Penerapan Media dan Pengaruh Pembelajaran Vol 5, No 4 (2020): NOVEMBER, 2020, Budaya, Model dan Media Pembelajaran Vol 5, No 3 (2020): AGUSTUS, 2020, Pendidikan Sejarah dan Media Vol 5, No 1 (2020): Februari, 2020, Social Culture, History of Humanities Vol 5, No 2 (2020): MEI, Kesian dan Antropologi Budaya Vol 4, No 4 (2019): November, Sejarah Islam dan Peradaban serta Pemikiran Filsafat Vol 4, No 3 (2019): Agustus, Penelitian Pengembngan dan Pengembangan Media Vol 4, No 2 (2019): Juni, Budaya dan Sastra Vol 4, No 1 (2019): Januari, Kajian Sejarah dan Kebudayaan Vol 3, No 4 (2018): November, Model dan Pengembangan AlatP raga Sejarah Vol 3, No 3 (2018): Juli, Ide dan Prestasi dalam Pembelajaran Sejarah Vol 3, No 2 (2018): April, Pendidikan dan Kajian Tentang Sejarah Vol 3, No 1 (2018): Januari, Pengaruh Media dan Isu Penting dalam Kajian Sejarah Vol 2, No 4 (2017): Nopember, Sejarah Kota dan Sejarah Pedesaan Vol 2, No 3 (2017): Juli, Pendidikan dan Ide Perubahan Media Vol 2, No 2 (2017): April, Kajian Isu Kebudayaan dan Etnisitas Vol 2, No 1 (2017): Januari, Sejarah Kemanusian dan Hal-hal Perjuangan Budaya Vol 1, No 1 (2016): Agustus 2016 Vol 1, No 1 (2016): Oktober 2016 Vol 1, No 1 (2016): Oktober, Sejarah, Sosiologi dan Kajian Sosial More Issue