cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
journal.siklus@poltektegal.ac.id
Editorial Address
Jalan Mataram No 9 Kota Tegal
Location
Kota tegal,
Jawa tengah
INDONESIA
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal
ISSN : 20896778     EISSN : 25495054     DOI : -
Core Subject : Health,
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal (JRMP) is a periodical scientific journal with registrated number ISSN 2089-6778 (print), 2549- 5054 (online). Published by Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Politeknik Harapan Bersama and managed by Program Studi Kebidanan Politeknik Harapan Bersama which is published two times a year (January and June). The SIKLUS: Journal Research Midwifery Politeknik Tegal accept research articles which includes Health sciences, midwifery, nursing, public health, Social Sciences who related to midwifery.
Articles 221 Documents
GAMBARAN PENGETAHUAN IBU MULTIPARA TENTANG KONTRASEPSI IUD DI DESA SIDAHARJA WILAYAH KERJA PUSKESMAS JATIBOGOR Amalia Kusumawat; Joko Kurnianto; Desy Fitrianingsih
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 4, No 2 (2015)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v4i2.279

Abstract

Program Keluarga Berencana (KB) mempunyai tujuan untuk menjarangkan kehamilan dengan menggunakanmetode kontrasepsi. Dalam hal ini Konseling merupakan aspek yang sangat penting dalam pelayanan keluargaberencana dan kesehatan reproduksi. Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan Karaketristik dan TingkatPengetahuan Akseptor KB di Desa Sidaharja Wilayah Kerja Puskesmas Jatibogor.. Jenis penelitian adalahdiskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan di Desa Sidaharja WilayahKerja Puskesmas Jatibogor. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 50 responden dengan teknik purposesampling menggunakan wawancara. Hasil penelitian adalah Akseptor IUD terbanyak pada Umur >35 tahun 47Responden (94,0%), berpendidikan SD dan SMP 36 responden (72,0%), pekerjaan Ibu Rumah Tangga (IRT) 34responden (68,0%), paritas multipara 50 responden (100%), tingkat pengetahuan cukup 37 responden (74,0%),dan tingkat pengetahuan cukup sebanyak 37 responden (74.0%), yang berpengetahuan kurang sebanyak 9responden (18.0%), dan yang baik sebanyak 4 responden (8.0%). Disarankan bagi petugas pemberi pelayananKontrasepsi (Dokter & Bidan) perlu meningkatkan pengetahuan tentang KB AKDR bagi calon akseptor KBbaru dan pasangannya, yang dapat dilakukan melalui pemberian informasi secara lengkap tentang KB AKDRpada saat konsultasi pertama sebelum memutuskan memilih salah satu alat kontrasepsi tertentu.Kata kunci : Pengetahuan, Ibu Multipara Akseptor KB
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU TENTANG IMUNISASI DASAR DENGAN PEMBERIAN IMUNISASI DASAR PADA ANAK BALITA DI KELURAHAN PESURUNGAN KIDUL KOTA TEGAL Ulfatul Latifah
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v2i1.46

Abstract

Kota tegal merupakan salah satu kota madya di jawa tengah, pada tahun 2009 program imunisasi dasar dikota tegal sebagian besar belum mencapai standart cakupan atau kurang dari 95 %, dari jumlah sasaran 5190 bayi, rumusan masalah, adakah hubungan pengetahuan ibu tentang imunisasi dasar dengan pemberian imunisasi dasar pada anak balita, tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan ibu tentang imunisasi dasar pada anak balita, manfaat penelitian, secara teoritis mendapatkan pengalaman yang nyata dalam melakukan penelitian di bidang keperawatan anak khususnya yang berhubungan dengan imunisasi dasar, secara praktis untuk ibu yang mempunyai anak balita.Berdasarkan hasil analisa data dari uji hipotesis terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan ibu dengan pemberian imunisasi dasar di kelurahan pesurungan kidul kota tegal pada bulan mei-juni 2010. Berdasarkan hasil analisa diatas sejalan dengan teori Lawrence Green yang menyatakan bahwa perilaku dipengaruhi oleh faktor predisposisi (predisposing factor) yang diantaranya adalah pengetahuan. Berdasarkan masalah dan hasil penelitian di kelurahan pesurungan pada bulan mei - juni 2010 maka dapat disimpulkan sebagai berikut: (1) Sebagian besar responden yang berumur ≤ 35 tahun yaitu 58 responden (86.6%) dan > 35 tahun 9 responden (13.4%) (2) Sebagian besar responden yang mempunyai tingkat pendidikan tamat SLTA yaitu 27 orang (40.3%). (3) Sebagian besar responden yang mempunyai tingkat pengetahuan kurang baik 38 orang (56.7%) sedangkan pengetahuan baik 29 orang (43.3%) (4) Sebagian besar responden memberikan imunisasi dasar pada anak lengkap sebanyak 55 orang (82.1%) sedangkan yang tidak lengkap 12 orang (17.9%) (5) Ada hubungan yang bermakna antara tingkat pengetahuan ibu tentang imunisasi dasar dengan pemberian imunisasi dasar pada anak balita dikelurahan pesurungan kidul.Kata Kunci: Pengetahuan tentang Imunisasi Dasar
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG PENCAPAIAN TUMBUH KEMBANG BALITA USIA 4-5 TAHUN DI PAUD PERTIWI DESA TALOK KEC. PANGKAH KAB.TEGAL TAHUN 2014 Rusmiati, Istichomah, Nora Rahmanindar
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v3i2.210

Abstract

pertumbuhan dan perkembangan anak yang optimal diperlukan berbagai faktor misalnya, makanan harus di sesuaikan dengan keperluan anak yang sedang tumbuh. Penyakit infeksi akut maupun kronis menghambat pertumbuhan dan perkembangan anak, sehingga pencegahan penyakit menular merupakan hal penting di samping bimbingan, pembinaan, perasaan aman, dan kasih saying dari orang tua yang hidup rukun, bahagia dan sejahtera dalam lingkungan yang sehat (Hanum Marimbi 2010). Mengetahui karakteristik tingkat umur, pendidikan, dan pekerjan ibu yang mempengaruhi tingkat pengetahuan ibu tentang tumbuh kembang balita usia 4-5 tahun, berdasarkan usia, berdasarkan pendidikan, berdasarkan pekerjaan. Dalam penelitian ini jenis penelitian yang digunakan penelitian deskriptif, Populasi pada penelitian ini adalah seluruh ibu yang anaknya bersekolah di Paud Pertiwi Desa Talok Kecamatan Pangkah Kabupaten Tegal Tahun 2014 yang berjumlah yaitu 42 orang.Peneliti akan menggunakan teknik pengambilan sampel Total Sampling yaitu populasi kasus yang ada dijadikan sampel (Sugiyono, 2009).Hasil penelitian menunjukkan tingkat pengetahuan responden tentang Tumbuh Kembang Pada Balita Usia 4-5 tahun di Paud Pertiwi Desa Talok Kecamatan Pangkah KabupatenTegal Tahun 2014 menunjukan bahwa sebagian besar responden mempunyai tingkat pengetahuan kurang,berdasarkan umur menggambarkan bahwa ada beberapa responden mempunyai tingkat pengetahuan cukup pada kelompok responden berumur 20-35 tahun, berdasarkan pendidikan menunjukan bahwa sebagian besar responden mempunyai tingkat pengetahuan kurang pada kelompok responden berpendidikan SD sebanyak 16 responden, berdasarkan pekerjaan menunjukan bahwa sebagian besar responden mempunyai tingkat pengetahuan kurang pada kelompok responden yang tidak bekerja sebanyak 23 responden.Kata kunci : tingkat pengetahuan, tumbuh kembang balita, usia 4-5 th.
HUBUNGAN POSISI IBU BERSALIN DENGAN LAMANYA WAKTU PERSALINAN PADA KALA I DI BPS NY . U SIDAHARJA Nis Najichati Adevia Maulidya Chikmah
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v2i2.36

Abstract

Angka Kematian Ibu (AKI) di Kabupaten Tegal masih tinggi yaitu ada 42 per 100.000 kelahiran hidup. penyebeb langsung kematian ibu adalah perdarahan (9,6%), hipertensi dalam kehamilan (28,7%), lain-lain (61,7%).Posisi bersalin pada Kala I dalam persalinan dapat mempengaruhi lamanya proses berlangsung, ibu yang lebih banyak bergerak dan dibiarkan memilih posisi yang mereka pilih sendiri mengalami proses persalian yang lebih singkat. Kala I persalinan itu dimulai sejak terjadinya kontraksi uterus, dan pembukaan serviks, sehingga mencapai pembukaan lengkap ( 10 cm).  Lamanya/waktu persalinan kala I pada primigravida lamanya 6 sampai 18 jam dan pada multipara 2 sampai 10 jam.Hasil Penelitian Menunjukan umur responsden 20-35 tahun paling banyak yaitu 12 responden (40%), paritas responden Multipara paling banyak yaitu 16 responden (53,3%), kontraksi responden sedang paling banyak 14 responden (46,7%), posisi responden miring paling banyak digunakan sebanyak 18 responden (60%), lama/waktu responden mempunyai jumlah yang sama. Berdasarkan analisis tersebut berarti bahwa ada Hubungan Posisi Ibu Bersalin Dengan Lamanya Waktu Persalinan Pada Kala I dengan p value 0,001. Kata kunci         : Posisi ibu bersalin,  kala I, lama/waktu persalinan
HUBUNGAN ANTARA ANEMIA PADA IBU HAMIL DENGAN KEJADIAN PARTUS PREMATUR DI RSUD BREBES TAHUN 2013 Ziyadatul Chusna Almabruroh; Yuni Alfi
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v5i2.407

Abstract

Anemia meningkatkan frekuensi komplikasi pada kehamilan, prevalensi anemia pada ibu hamil yang tinggi dapat membawa dampak negatif. Kejadian anemia kehamilan berkisar 20-89 % dengan Hb 11 gr % sebagai dasarnya. Partus prematur sendiri menurut WHO merupakan persalinan pada usia kehamilan 37 minggu atau kurang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Hubungan antara Anemia pada Ibu Hamil dengan Kejadian Partus Prematur di RSUD Brebes tahun 2103.Metode penelitian ini menggunakan deskriptif analitik dengan pendekatan case control yang bersifat “Retrospective”. Populasi yang digunakan adalah ibu bersalin di RSUD Brebes tahun 2013 dengan sampel sebanyak 26 ibu yang mengami partus prematur dan 26 ibu yang tidak mengalami partus prematur. Pengambilan data dengan mengisi check list menggunakan catatan Rekam Medik. Uji statistik yang digunakan adalah Chi Square untuk mengetahui hubungan antara variabl bebas dan variabl terikat.Berdasarkan hasil penelitian Data Primer Rekam Medik pasien, dari 52 ibu bersalin yang digunakan sebagai sampel, sebagian besar (65,51 %) terjadi pada ibu hamil yang mengalami anemia, sedangkan kejadian partus tidak prematur (partus normal) sebesar (69,47 %) terjadi pada ibu hamil yang tidak mengalami anemia. hasil uji statistik chi square dengan menggunakan SPSS Windows 15.0 diperoleh hasil X2 dengan df = 1 dan taraf kesalahan 5 % (taraf kepercayan 95%) dapat disimpulkan (P Value < α) yaitu (0,012 < 0,05) berarti (nilai X2 hitung > nilai X tabel 0,05) yaitu (6,315 > 3,481), hal ini menunjukkan bahwa Ho ditolak yang berarti Ha diterima berarti ada Hubungan antara Anemia pada Ibu Hamil dengan Kejadian Partus Prematur di RSUD Brebes 2013. Kata Kunci : Anemia Ibu Hamil, Partus Prematur
HUBUNGAN POLA NUTRISI PADA IBU NIFAS DENGAN KECUKUPAN ASI PADA BAYI DI DESA MEJASEM TIMUR KECAMATAN KRAMAT KABUPATEN TEGAL TAHUN 2013 Ika Nurhayati, Iroma Maulida, Adevia Maulida Chikmah
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v3i1.175

Abstract

Produksi ASI sangat di pengaruhi oleh makanan ibu. Apabila ibu makan secara teratur dan cukup mengandung giziyang di perlukan maka akan mempengaruhi produksi ASI. Karena kelenjar pembuat ASI tidak dapat bekerja dengan sempurna tanpa makanan yang cukup. Untuk membentuk produksi ASI yang baik, makan ibu harus memenuhi jumlah kalori, protein, lemak, vitamin dan mineral yang cukup. Ibu dianjurkan minum lebih banyak 8 – 12 gelas / hari.Tujuan untuk mengetahui Hubungan Pola Nutrisi pada Ibu Nifas dengan Kecukupan ASI pada Bayi di Desa Mejasem Timur Kecamatan Kramat Kabupaten Tegal Tahun 2013.Hasil penelitian dengan menggunakan chi square dengan dk: 1 dan nilai kamaknaan 0,05( tingkat kepercayaan 95%) diperoleh X² hitung=14,700, yang berarti lebih besar dari X² tabel (X² tabel = 3,841). Korelasi antara pola nutrisi ibu nifas dengan kecukupan ASI pada Bayi sebesar 0,00 (ρ value = 0,00) jadi ρ value < 0,05Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ada Hubungan antara Pola Nutrisi pada Ibu nifas dengan Kecukupan ASI pada Bayi di Desa Mejasem Timur Kecamatan Kramat Kabupaten Tegal Tahun 2013 dengan responden pola nutrisi baik dan sebagian besar kecukupan ASI pada bayinya tercukupi. Disarankan agar responden dapat meneruskan pemberian ASI saja tanpa di beri makanan pendamping apapun kecuali vitamin dan obat sampai bayi berumur 6 Bulan (ASI ekslusif)Kata kunci : Pola nutrisi, Ibu nifas, kecukupan ASI pada Bayi
GAMBARAN SIKAP WANITA USIA SUBUH TENTANG PEMERIKSAAN PAYUDARA SENDIRI (SADARI) DI DESA PEKAUMAN KULON KECAMATAN DUKUHTURI TAHUN 2015 Oktavia Dwi Kartika; Dedi Susanto; Novi Anding Suciati
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v5i1.299

Abstract

Kanker payudara adalah suatu penyakit yang disebabkan karena adanya pertumbuhan berlebihan atau perkembangan tidak terkontrol dari sel-sel (jaringan) payudara. Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013, prevalensi tumor/kanker di Indonesia adalah 1,4 per 1000 penduduk atau sekitar 330 orang. Kanker tertinggi di Indonesia pada perempuan adalah kanker payudara dan kanker leher rahim. Pemeriksaan payudara sendiri (SADARI)  dapat mendeteksi secara dini adanya benjolan abnormal pada payudara dan mendeteksi kanker payudara secara dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran sikap wanita usia subur tentang pemeriksaan payudara sendiri di desa Pekauman Kulon. Penelitian ini dilakukan menggunakan penelitian deskriptif kepada 93 wanita usia subur di desa Pekauman Kulon dengan mewawancarai responden. Hasil penelitian menunjukan sikap wanita usia subur tentang pemeriksaan payudara sendiri di desa Pekauman Kulon adalah sikap positif 69,9% dan wanita dengan sikap negatif ada 30,1%. Berdasarkan pendidikan  sikap positif yang terbanyak (100%) pada kelompok pendidikan Perguruan Tinggi, berdasarkan umur sikap positif  yang terbanyak (100%) pada kelompok umur 20-35 tahun, berdasarkan pekerjaan sikap positif yang terbanyak (100%) pada kelompok PNS dan Pedagang. Penyebarluasan informasi tentang pemeriksan payudara sendiri terus dilakukan agar sikap wanita usia subur tentang pemeriksaan payudara sendiri tetap baik. Kata kunci: Wanita, usia, subur, payudara
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG HYGIENE MAKANAN DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA DI PUSKESMAS JATIBOGOR TAHUN 2013 Nurjanatun Naimah, Istichomah, Meyliya Qudriani
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 1, No 2 (2012)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v1i2.129

Abstract

Jumlah penderita diare pada balita di Puskesmas Jatibogor Kecamatan Suradadi Kabupaten Tegal tahun 2013 menunjukan 106 kasus, Untuk menekan angka kesakitan diadakan penyuluhan di puskesmas posyandu dan setiap pertemuan PKK Desa serta kader UPGK.Tujuannya untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan ibu balita tentang hygiene makanan dengan kejadian diare pada balita di Puskesmas Jatibogor Kecamatan Suradadi Kabupaten Tegal tahun 2013. Adapun Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan jenis penelitian survey analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectianal. Subjek penelitian terdiri dari 51 ibu yang mempunyai anak balita yang menderita diare dan 51 ibu yang mempunyai anak balita yang tidak menderita diare. Data yang digunakan adalah data sekunder dan data primer. Teknik sampling adalah quotum sampling. Analisis data dilakukan dengan menggunakan dengan analisis univariat dan analisis bivariat, sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah uji korelasi Chi Square. Hasil analisis statistik dengan teknik uji korelasi Chi Square diperoleh nilai X2 hitung 15,072 dan p value 0,001, berdasarkan level signifikan 0.05 dengan df=2 maka nilai X2 tabel adalah 5,991, hal ini menunjukkan bahwa X2 hitung lebih besar dari X2 tabel (15,072 > 5,991) dan p value lebih kecil dari α (0,001<0,05).Simpulanya ada hubungan antara tingkat pengetahuan ibu balita tentang hygiene makanan dengan kejadian diare pada balita di Puskesmas Jatibogor Kecamatan Suradadi Kabupaten Tegal Tahun 2013.Kata Kunci : Tingkat Pengetahuan, Hygiene Makanan, Diare
PENGARUH METODE AKUPRESUR TERHADAP INTENSITAS KONTRAKSI PADA IBU BERSALIN KALA I DI BIDAN PRAKTEK SWASTA (BPS) NY.H DESA KRAMAT KABUPATEN TEGAL Arini Dwi Nularsih; Adevia Maulidya Chikmah
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v4i1.241

Abstract

Kontraksi merupakan salah satu faktor yang paling penting dalam proses persalinan. Namun disisi lain kontraksi merupakan ”momok” dalam proses persalinan. Tidak jarang seorang ibu ”menyerah” dan memilih untuk melakukan metode persalinan lain (SC atau epidural) hanya karena  rasa takut maupun trauma terhadap sakitnya kontraksi pada saat proses persalinan.Teknik akupresure dapat mengurangi sensasi-sensasi nyeri melalui peningkatan endorphin.Tujuan dari penelitian ini adalah mengindentifikasi pengaruh metode akupresur terhadap intensitas kontraksi pada ibu bersalin kala I di Bidan Praktek Swasta Ny.H Desa Kramat Kabupaten Tegal. Metode penelitian ini menggunakan praeksperimen dengan menggunakan pendekatan Posttest Only Design untuk mengindentifikasi pengaruh metode akupresur terhadap intensitas kontraksi pada ibu bersalin kala I di Bidan Praktek Swasta Ny.H Desa Kramat Kabupaten Tegal. Sampelnya menggunakan non probability sampling dengan teknik pengambilan sampel secara Total sampling. Analisis data statistik dengan uji chi square. Hasil penelitian berupa analisis statistik chi square menunjukan nilai signifikansi 0.018 < 0.05 berarti Ho ditolak dan Hasil nilai hitung chi square diperoleh nilai x2 hitung sebesar 21.000 dengan taraf signifikansi 5% derajat kebebasan (df)=4, dan x2 tabel = 3.841 Didapatkan bahwa x2 hitung lebih besar dari x2 tabel, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara metode akupresure yang dilakukan terhadap intensitas kontraksi pada ibu bersalin kala I. Kata kunci: Metode akupresure, intensitas kontraksi
PERBEDAAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG KANKER SERVIKS SEBELUM DAN SESUDAH PEMBERIAN PENDIDIKAN KESEHATAN DI LUWUNGGEDE Juhrotun Nisa
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v2i2.41

Abstract

Kanker serviks merupakan penyebab kematian utama kanker pada wanita di negara-negara sedang berkembang. Kematian pada kasus kanker serviks terjadi karena sebagian besar penderita yang berobat sudah berada dalam stadium lanjut.Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah “ apakah ada perbedaan tingkat pengetahuan tentang kanker serviks sebelum dan sesudah pemberian pendidikan kesehatan pada wanita di Desa Luwunggede Kecamatan Tanjung Kabupaten Brebes Tahun 2011?”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik responden berdasarkan umur dan pendidikan, mengetahui tingkat pengetahuan ibu-ibu tentang kanker serviks sebelum dan sesudah dilakukan pendidikan kesehatan, serta mengetahui perbedaan pengetahuan ibu-ibu tentang kanker serviks sebelum dan sesudah pemberian pendidikan kesehatan di Desa Luwunggede Kecamatan Tanjung Kabupaten Brebes Tahun 2011.  penelitian menunjukan bahwa nilai t hitung yaitu 21,362 dan p value sebesar 0,000 (p value < 0,05) sehingga hasil analisis penelitian ini adalah Ha diterima yang berarti bahwa ada perbedaan tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah pemberian pendidikan kesehatan tentang kanker serviks pada ibu-ibu di Desa Luwunggede Kecamatan Tanjung Kabupaten Brebes Tahun 2011, sehingga diharapkan tenaga kesehatan khususnya bidan sering melakukan penyuluhan yang berkesinambungan tentang kanker serviks pada masyarakat luas, agar kejadian kanker serviks dapat dicegah secara dini dengan adanya informasi tersebut. Kata kunci : Pengetahuan, Pendidikan Kesehatan, Kanker Serviks

Page 1 of 23 | Total Record : 221