cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota tegal,
Jawa tengah
INDONESIA
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi
ISSN : 20895313     EISSN : 25495062     DOI : -
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi (PJIF) invites manuscripts in the various topics include, Health Sciences, Life Sciences, Social Sciences and Humanities .
Arjuna Subject : -
Articles 182 Documents
Penentuan Nilai SPF Kombinasi Ekstrak Daun Ketepeng Dan Binahong Secara In Vitro Intan Lestari; Mia Prajuwita; Anisa Lastri
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 10, No 1 (2021): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/pjif.v10i1.2030

Abstract

Indonesia memiliki iklim tropis dimana jumlah radiasi ultraviolet (UV) yang mencapai permukaan bumi sangat tinggi. Paparan radiasi UV yang berlebih pada kulit dapat menyebabkan berbagai efek negatif seperti pencoklatan, eritema, kulit terbakar, dan kanker kulit. Salah satu upaya untuk mencegah efek negatif tersebut adalah menggunakan tabir surya dengan nilai SPF yang tinggi. Senna alata dan Anredera cordifolia merupakan tanaman yang berpotensi untuk dimanfaatkan sebagai bahan aktif tabir surya alami karena adanya kandungan senyawa polifenol serta nilai aktivitas antioksidan yang tinggi pada daunnya. Tujuan dari penelitian ini untuk menentukan nilai SPF kombinasi ekstrak etanol S. alata dan A. cordifolia (CSA) (1:1 v/v) dan kategori proteksinya. Penentuan nilai SPF dilakukan secara in vitro, menggunakan spektrofotometer UV-Vis pada panjang gelombang UV B (290-320 nm) selanjutnya nilai absorbansi yang didapat, dikalkulasi kedalam persamaan matematis Mansur. Penentuan kategori proteksi tabir surya berdasarkan nilai SPF mengacu pada ketentuan Food Drug Administrations (FDA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai SPF tertinggi CSA didapatkan pada konsentrasi 600:600 ppm yaitu 20.797 dengan kategori proteksi ultra sedangkan CSA pada konsentrasi 300:200 ppm menunjukkan nilai SPF terendah yaitu 5.228 dengan kategori proteksi sedang. Berdasarkan hasil tersebut, CSA memiliki potensi dikembangkan sebagai bahan aktif tabir surya dengan kategori proteksi sedang hingga ultra.
Potensi Aktivitas Antioksidan Alstonia Scholaris dan Alstonia Macrophylla Diennisa Izzati Thahira; Farid Perdana; Noviyanti Noviyanti
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 10, No 1 (2021): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/pjif.v10i1.2073

Abstract

Gaya hidup sehat dengan slogan back to nature merupakan tren yang ramai dibicarakan orang dalam sepuluh tahun terakhir, tren ini memanfaatkan bahan alam untuk pencegahan dan pengobatan. Para ahli pun merekomendasikan penggunaan tanaman berkhasiat obat, sebagai solusi agar terhindar dari zat - zat kimia yang berefek negatif bagi tubuh. Tanaman pulai (Alstonia) dari keluarga Apocynaceae. Alstonia macrophylla dan Alstonia scholaris merupakan dua spesies dari genus keluarga apocynaceae yang diketahui memiliki aktivitas antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk memperlihatkan potensi aktivitas antioksidan dua spesies tanaman dari Alstonia macrophylla dan Alstonia scholaris yang diketahui dapat menghambat radikal bebas dengan metode DPPH yang ditunjukkan dengan nilai IC50. Metode yang digunakan untuk penulisan dengan metode kajian pustaka (review) dari beberapa literatur. Literatur yang dipakai yaitu jurnal-jurnal relevan dan E-book yang berkaitan dengan kedua tanaman tersebut.Dari hasil kajian pustaka ini akan dibahas dua tanaman dari Alstonia macrophylla dan Alstonia scholaris yang memiliki aktivitas antioksidan. Dari hasil beberapa literatur yang ditemukan diketahui bahwa dari dua tanaman tersebut yaitu Ekstrak kulit batang Alstoni marcophylla memiliki potensi sebagai antioksidan dengan metode DPPH nilai IC50 yang tergolong rendah yaitu 0,71 mg/ml. dan hampir semua bagian organ tumbuhan Alstonia scholaris memiliki potensi aktivitas antioksidan yang beragam.
Evaluasi Granul Effervescent dari Berbagai Ekstrak Retty Handayani; Nazmi Syaqib; Aji Najihudin
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 10, No 1 (2021): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/pjif.v10i1.2095

Abstract

Granul effervescent merupakan suatu produk granul atau serbuk kasar yang didalamnya mengandung  obat dalam campuran kering, ketika ditambahkan dengan air, akan bereaksi antara asam dan basa yang membebaskan karbondioksida dan menghasilkan buih sehingga akan memberikan efek yang segar. Review artikel ini dibuat dengan tujuan untuk mereview atau merangkum dan memberikan informasi terkait formulasi dan evaluasi granul effervescent dari berbagai ektrak tumbuhan dengan variasi metode granulasi basah dan granulasi kering. Metode yang digunakan  dalam pengumpulan data yaitu melalui instrument  pencarian online terbitan Nasional ataupun Internasional. Hasil dari review beberapa artikel ini diketahui perbedaan penggunaan metode menghasilkan evaluasi yang berbeda diantaranya waktu air, waktu larut, kadar air dan kandungan lembab
Pengaruh Iradiasi Dan Penyimpanan Terhadap Kualitas Sifat Fisiko-Kimia Tepung Ketan Hitam Novriyanti Lubis; Idrus Kadir; Erina Aenia Farhatun
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 10, No 1 (2021): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/pjif.v10i1.2103

Abstract

Tepung ketan hitam merupakan tepung yang terbuat dari beras ketan hitam yang dapat digunakan untuk mengurangi ketergantungan impor tepung terigu. Pengaruh iradiasi gamma dosis sedang dengan sumber radiasi 60Co dan penyimpanan selama satu bulan terhadap kualitas sifat fisiko-kimianya telah diteliti. Tepung ketan hitam tanpa iradiasi, diiradiasi dengan dosis 5 kGy, dan 7 kGy dikemas dengan bahan kemasan LDPE. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan uji statistik rancangan acak lengkap faktorial.  Dengan lama peyimpanan 0 Hari dan 30 hari. Berdasarkan hasil penelitian tidak terdapat pengaruh dosis iradasi, lama penyimpanan dan interaksi antara dosis iradiasi dengan penyimpanan terhadap parameter organoleptik, kadar air, kadar abu, aktivitas air dan derajat putih, dan memberikan pengaruh untuk  parameter pH, viskositas, dan kadar pati terhadap kualitas dari tepung ketan hitam. 
Pengaruh Pengendalian Obat Dengan Analisis Abc, Eoq Dan Rop Terhadap Efisiensi Pengelolaan Obat Bpjs Klasifikasi A Di Apotek Siti Hajar Kota Tegal Prabandari Sari; Heni Purwanti
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 10, No 1 (2021): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/pjif.v10i1.2111

Abstract

Pengelolaan obat merupakan rangkaian kegiatan dari farmasi atau apotik yang menyangkut fungsi-fungsi manajemen, meliputi seleksi, pengadaan, distribusi dan penggunaan obat. Kegiatan tersebut harus saling terkait dan saling mempengaruhi satu sama lain, Tujuan penelitian untuk menganalisis sistem pengendalian obat – obat Askes klasifikasi A dengan metode ABC, EOQ, dan ROP untuk meningkatkan efisiensi biaya pemesanan dan penyimpanan dalam pengendalian persediaan obat. Jenis penelitian adalah quasi eksperimental tanpa kontrol dengan pengamatan runtun waktu (time series design) sebelum, selama dan sesudah intervensi. Data diperoleh melalui pengamatan langsung dan dari dokumentasi instalasi farmasi, data hasil observasi dibuat analisis ABC kemudian dibuat perhitungan EOQ dan ROP dengan memakai indikator Inventory turn over ratio (ITOR), Nilai Persediaan. Hasil penelitian yaitu Penerapan metode EOQ (Economic Order Quantity) dan ROP (Re Order Point) terhadap obat reguler khususnya kelompok A di Apotek Siti Hajar dapat mengendalikan obat reguler di Apotek yang ditunjukkan dengan adanya penurunan nilai persediaan sebesar Rp. 19.390.613, peningkatan Inventory Turn Over Ratio sebesar 1.63 kali.)
Kemampuan Jerami Padi Sebagai Alternatif Surfaktan Alami Dalam Pembuatan Sabun Padat Berbasis Minyak Goreng Bekas Dwi Ayuningtyas; Dwi Sari Astuti; Aldi Budi Riyanta
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 10, No 1 (2021): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/pjif.v10i1.2143

Abstract

Surfactants in soap preparations serve as active ingredients that can reduce surface tension between oil and water. So far, surfactant for soap preparations widely used is either chemical or synthetic surfactants. Therefore, in order to protect the environmental safety need to find surfactants from natural materials. One of the surfactants that can be made from natural ingredients is a lignin-based surfactant, namely sodium lignosulfonate.The lignosulfonate surfactant from rice straw was prepared by several stages of extractive free straw powder release, delignification process with NaOH and sulfonation process with sodium metabisulfite. The sodium lignosulfonates prepared thereafter were applied to a  solid soap preparation by using waste  cooking oil adsorbed. A solid soap formulation was made into 2 soaps with the addition of 0,11% sodium lignosulfonate and soap without the addition of sodium lignosulfonate.Based on the results of the descriptive analysis, the observations of water content, foam stability, the amount of fatty acids, and the free alkali in formula 1 are 27,25%, 93,75%, 54,10%, 0,06 %. In the formula 2 is obtained 45,5%, 94,28%, 6,60%, and 0,08%. Statistical test was using One Way Anova with 95% validity and 5% significance. It can be seen that the use of the surfactant sodium lignosulfonate from rice straw gives effect on the physical properties of the waste cooking oils adsorbed solid soap.Surfaktan dalam sediaan sabun berfungsi sebagai bahan aktif yang mampu menurunkan tegangan permukaan antara minyak dengan air. Selama ini surfaktan yang banyak digunakan untuk sediaan sabun adalah surfaktan kimia ataupun sintetis. Maka dari itu dalam upaya melindungi keamanan lingkungan perlu ditemukan surfaktan dari bahan alam. Salah satu surfaktan yang dapat dibuat dari bahan alam adalah surfaktan berbasis lignin, yaitu sodium lignosulfonat.Surfaktan lignosulfonat dari jerami padi dibuat dengan beberapa tahapan yaitu pembebasan serbuk jerami bebas bahan ekstraktif, proses delignifikasi dengan NaOH dan proses sulfonasi dengan Natrium metabisulfit. Sodium lignosulfonat yang dibuat selanjutnya diaplikasikan ke dalam sediaan sabun padat yang menggunakan minyak goreng bekas teradsorpsi. Formulasi sabun padat yang dibuat ada 2 yaitu sabun dengan penambahan sodium lignosulfonat 0,11 % dan sabun tanpa penambahan sodium lignosulfonat.Berdasarkan hasil penelitian yang di analisis secara deskriptif, pengamatan terhadap kadar air, stabilitas busa, jumlah asam lemak, dan alkali bebas secara berturut-turut pada formula 1 adalah 27,25 %, 93,75 %, 54,10 %, 0,06 %. Pada formula 2 diperoleh 45,5 %, 94,28 %, 6,60 %, dan 0,08%. Uji statistika menggunakan One Way Anova dengan taraf kepercayaan 95% dan signifikansi 5%. Dari hal tersebut dapat diketahui bahwa penggunaan surfaktan sodium lignosulfonat jerami padi berpengaruh terhadap sifat fisik sabun padat  minyak goreng bekas teradsorpsi.
Analisis Tingkat Kepuasan Pasien Rawat Inap BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) Terhadap Pelayanan Kefarmasian Di Rs X Sidoarjo khurin In Wahyuni; Nofrianti Melani Son; Puspita Raras Anindita
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 10, No 1 (2021): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/pjif.v10i1.2144

Abstract

Kepuasan pasien merupakan indikator pertama dari standar suatu rumah sakit dan suatu ukuran mutu pelayanan.Kepuasan pasien yang rendah akan berdampak terhadap jumlah kunjungan dirumah sakit, sedangkan sikap karyawan terhadap pasien juga akan berdampak terhadap kepuasan pasien. kepuasan pasien yang perlu diperhatikan oleh rumah sakit adalah kualitas layanan dengan indikator bukti fisik, kehandalan, daya tanggap, jaminan, dan empati diberikan petugas kesehatan kepada pasien sehingga  tercipta kepuasan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan pasien rawat inap BPJS di Rumah Sakit Anwar Medika. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif cross-sectional. Jumlah sampel pada penelitian ini yaitu 138 dengan menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan pada bulan februari-maret 2020 dengan menggunakan kuisioner. Penelitian ini mendapatkan hasil persentase tingkat kepuasan yaitu kepuasan rendah 0%, kepuasan sedang 88%, dan kepuasan tinggi 18%. Hasil persentase tingkat pelayanan kefarmasian yaitu pelayanan rendah 12%, pelayanan sedang 78%, dan pelayanan tinggi 10%.  Berdasarkan analisis korelasi  Spearman Rank (Rho) antara tingkat kepuasan pasien dengan pelayanan kefarmasian didapatkan p value = 0,000 (<0,05) yang berarti terdapat hubungan signifikan antara tingkat kepuasan pasien dengan pelayanan kefarmasian di Rumah Sakit Anwar Medika
Aktivitas Antidiabetik Ekstrak Rimpang Kunyit ( Curcuma Domestica Val.) Pada Zebrafish (Danio Rerio) Endang Istriningsih; Devi Ika Kurnianingtyas Solikhati
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 10, No 1 (2021): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/pjif.v10i1.2179

Abstract

Diabetes merupakan penyakit kronis yang terjadi akibat tingginya kadar gula dalam darah, hal ini dapat terjadi karena pankreas tidak menghasilkan cukup insulin (hormon yang mengatur gula darah atau glukosa), atau ketika tubuh tidak dapat secara efektif menggunakan insulin yang dihasilkannya. Diabetes melitus akan menyebabkan beberapa manifestasi klinik lainnya. Sebagian besar diabetes melitus adalah diabetes melitus tipe 2. Diabetes melitus tipe 2 ini diobati dengan menggunakan obat antidiabetik oral, namun pada penggunaan jangka Panjang dapat menyebabkan berbagai efek samping, diantara gangguan fungsi ginjal. Sedangkan kunyit adalah tumbuhan yang banyak tumbuh diIndonesia, dan memiliki kadar curcumin yang memiliki efek antidiabetik. Tujuan dari penelitian ini adalah melihat efek antidiabetik dari rimpang kunyit. Penelitian ini dilakukan dengan menginduksi hiperglikemik dengan alloxan dan glukosa selama 3 hari, kemudian dilanjutkan dengan memejankan senyawa uji. Zebrafish dibagi menjadi 5 kelompok yaitu, kelompok I adalah kontrol negatif, kelompok II adalah ektrak etanol rimpang kunyit konsentrasi 15,625 µg/ml, kelompok III adalah ektrak etanol rimpang kunyit konsentrasi 31,25 µg/ml, kelompok IV konsetrasi 62,5 µg/ml, kelompok V konsentrasi 125 µg/ml. Kelompok Uji terdiri dari zat uji yang ditambahkan dengan DMSO 0,1%. Kemudian pada hari ke-4 dilakukan pengukuran kadar glukosa dalam darah dengan glucometer. Dari hasil pengujian tersebut didapatkan rata rata kadar glukosa darah pada kelompok I, kelompok II, Kelompok II, Kelompok IV, dan kelompok V berturut turut adalah 144,43±15,89mg/dL; 106,58 ±9,81 mg/dL; 103,57±10.91mg/dL; 83,00±4,32mg/dL; dan 81,29±5,31mg/dL. Selanjutnya dilakukan analisa data, dan diperoleh kesimpulan bahwa semua kelompok ekstrak kunyit memiliki efek antidiabetik. Efek tersebut disebabkan adanya kandungan curcumin yang terkandung dalam ekstrak rimpang kunyit.
Analisis Interaksi Obat Antihiperrtensi Pada Pasien Rawat Inap Di RSUD dr.Sayidiman Magetan Isnami Nor Rohimah
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 10, No 1 (2021): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/pjif.v10i1.2539

Abstract

Penyakit hipertensi merupakan kondisi peningkatan tekanan darah kronik. Hipertensi dikenal sebagai silent killer karena tidak memiliki tanda atau gejala, sehingga pada usia lanjut memerlukan pengontrolan tekanan darah rutin. Hipertensi memiliki potensi interaksi obat lebih tinggi pada usia lanjut dibandingkan dengan remaja dan dewasa. Penelitian ini bertujuan untuk melihat penggunaan antihipertensi dan analisis interaksi obat antihipertensi pada pasien rawat inap di RSUD dr. Sayidiman Magetan.Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan penelusuran data secara retrospektif terhadap rekam medis. Subyek penelitian ini tidak dilakukan penelitian karena termasuk non eksperimental. Data yang digunakan merupakan data rekam medik tahun 2020. Fenomena kesehatan pada data rekam medis dievaluasi menggunakan Ebook Drug Inteerction Facts.Hasil penelitian penggunaan antihipertensi paling umum digunakan adalah 2 kombinasi sejumlah 112 pasien (56%). Berdasarkan interaksi pada tingkat keparahan mayor dan tingkat signifikansi 1 dan 4 obat harus mendekati. Pada tingkat keparahan moderat dan signifikansi 2 menyebabkan penurunan status klinis pasien, memerlukakan terapi tambahan atau diperpanjang rawat di rumah sakit.Kesimpulan penelitian ini adalah penggunaan antihipertensi yang paling banyak digunakan adalah 2 kombinasi sejumlah 112 kasus (56%), interaksi obat antihipertensi berdasarkan tingkat keparahan adalah keparahan kecil sejumlah 158 kasus (48,62%) dan berdasarkan tingkat signifikansi adalah signifikansi 5 sejumlah 87 kasus (26 , 77%).
REVIEW: PENGARUH PROSES FERMENTASI TERHADAP KANDUNGAN ASAM LAKTAT PADA MAKANAN FERMENTASI Rulifa Nurfuzianti
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 10, No 2 (2021): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/pjif.v10i2.2098

Abstract

Makanan fermentasi, adalah makanan yang diproses melalui bantuan mikroorganisme atau komponen biologis lain, asam laktat adalah senyawa yang dihasilkan pada proses fermentasi. Melalui proses fermentasi, asam laktat yang meningkat memiliki kemungkinan untuk melebihi batas optimum dan tidak memenuhi syarat konsentrasi asam laktat, bakteri asam laktat akan tumbuh berlebih kemudian menyebabkan kenaikan  pH. Bakteri asam laktat yang meningkat bisa menyebabkan produksi asam laktat yang tidak terkendali dan merubah fungsi makanan fermentasi sebagai makanan yang menguntungkan kesehatan. Oleh karena itu pemeriksaan kadar asam laktat menjadi penting dalam penentuan kualitas produk fermentasi. Kadar asam laktat pada produk fermentasi dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu lama fermentasi, penambahan garam, penambahan mikroba, dan penambahan bahan lain. Review artikel ini bertujuan untuk memaparkan pengaruh faktor fermentasi terhadap kadar asam laktat pada makanan fermentasi metode yang digunakan dalam review artikel ini adalah tinjauan pustaka dari bebeapa jurnal yang diterbitkan secara online, jurnal nasional maupun internasional.

Page 1 of 19 | Total Record : 182