cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Indigenous: Jurnal Ilmiah Psikologi
ISSN : 08542880     EISSN : 2541450X     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Indigenous: Jurnal Ilmiah Psikologi is a media for Psychology and other related disciplines which focus on the finding of indigenous research in Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 9 Documents
Search results for , issue " Vol. 4, No. 1, Mei 2000" : 9 Documents clear
PELACURAN ANAK DARI PERSPEKTIF PSIKOLOGI PERKEMBANGAN Prasetyaningrum, Juliani
Indigenous Vol. 4, No. 1, Mei 2000
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v0i0.4599

Abstract

Pelacuran anak di Indonesia, baik mereka yang melacurkan diri maupun yang dilacurkan, tampaknya dari segi jumlah ada kecenderungan terjadi peningkatan. Kondisi ini tentu saja memprihatinkan semua pihak, terutama yang peduli terhadap masalah ini. Mengapa demikian ? karena ternyata kehidupan anak yang melacur maupun dilacurkan bila ditinjau dari perspektif psikologi, khususnya psikologi perkembangan, sangat menyedihkan. Padahal, para pelacur anak itu adalah juga (termasuk) generasi penerus bangsa yang seharusnya suatu saat kelak akan menjadi pengganti generasi terdahulu untuk melanjutkan estafet pembangunan bangsa. Bahkan sekelompok masyarakat ada yang tetap menanggap mereka (juga) sebagai calon-calon tiang negara. Bila sebagian calon tiang negara kondisinya seperti ini, apa yang akan dihadapi oleh negara tersebut di kemudian hari ?
MEMBUKA TABIR KEHIDUPAN WARIA DI KOTA SOLO Prasetyowati, Indah
Indigenous Vol. 4, No. 1, Mei 2000
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v0i0.4604

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor penyebab adanya penyimpangan perilaku waria dan untuk mengetahui kehidupan waria di Solo dengan segala problematikanya. Metode dokumentasi, interviu dan kuesioner digunakan untuk mengungkap apa dan bagaimana warna menghayati keberadaannya serta mengatasi cemoohan masyarakat. Tigapuluh waria anggota HIWASO menjadi subjek penelitian. Hasilnya diungkapkan secara deskriptif kualitatif tentang potret kehidupan kaum yang keberadaannya senantiasa menjadi cemoohan masyarakat. 
PELACUR DAN RESOSIALISASI ANTARA PATOLOGI DAN REHABILITASI SOSIAL Koentjoro, Koentjoro
Indigenous Vol. 4, No. 1, Mei 2000
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v0i0.4600

Abstract

Jumlah pelacur di Indonesia mengalami peningkatan. Hal ini menjadi masalah yang serius mengingat fakta adanya kaitan erat antara pelacur dengan penggunaan NAZA dan penularan AIDS/HIV. Berbagai pihak, baik melalui swadaya masyarakat maupun yang diusahakan pemerintah, berusaha menanggulangi masalah pelacuran ini. Secara formal pemerintah mempunyai dua macam cara penanganan, yakni sistem resosialisasi yang dikelola oleh Dinas Sosial di bawah Departemen Dalam Negeri, dan sistem panti yang dikelola oleh Departemen Sosial. Hal ini justru menunjukkan ketidakpaduan pemerintah dalam menanggulangi masalah pelacuran di Indonesia. Melalui artikel ini akan dievaluasi keberadaaan resosialisasi dalam menanggulangi masalah pelacuran di Indonesia. 
HUBUNGAN ANTARA LATAR BELAKANG PSIKOLOGIS DAN LATAR BELAKANG EKONOMI DENGAN KECENDERUNGAN PSIKOPAT PADA ANAK JALANAN DI RUMAH SINGGAH ANAK BANGSA SEMARANG Purwandari, Eny
Indigenous Vol. 4, No. 1, Mei 2000
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v0i0.4590

Abstract

Latar belakang kehidupan anak akan berpengaruh pada sikap dan prilaku seseorang,khususnya pada anak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara latar belakang psikologis dan latar belakang ekonomi dengan kecenderungan psikopat pada anak jalanan di rumah singgah Anak Bangsa Semarang. Penelitian ini dilakukan pada 75 anak jalanan yang menjadi binaan rumah singgah Anak Bangsa Semarang. Metode masing-masing variabel adalah normal dengan kai kuadrat secara berturut-turut 12,433;13,249; 8.70 dengan p>0,05. Uji linieritas latar belakang psikologi dengan kecenderungan psikopat diperoleh R= 0,001; F= 0,051 dengan p>0,005, sedangkan latar belakang ekonomi dengan kecenderungan psikopat diperoleh R=0,007; F=0,063 dengan berarti signifikan, ada hubungan antara latar belakang Psikologis dan latar belakang ekonomi dengan kecenderungan psikopat pada anak jalanan. 
PSIKOPROFETIK DALAM PENANGGULANGAN KORBAN NAPZA Purwanto, Yadi
Indigenous Vol. 4, No. 1, Mei 2000
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v0i0.4601

Abstract

Peredaran narkotika di Indonesia telah mencapai prevalensi 0.065% penduduk itu berarti 105.000 orang, padahal angka itu adalah baru sepersepuluh dari gunung es para korban. Berdasarkan logika mafia, perkembangannya seperti bisnis multi level marketing, dengan uang beredar 4.93 hingga 14.73 triyun rupiah hanya di pemakai saja belum yang beredar pada bisnis terkaitnya seperti prostitusi, judi, minuman keras dan juga kejahatan. Korban terus berjatuhan. Upaya terus dilakukan oleh pemerintah dan masyarakat, termasuk rehabilitasi. Salah satu metode rehabilitasi yang dikembangkan adalah terapi komunitas dengan basik psikoprofetik. Metode intergratif (syumuli), ilmiah-amaliyah, psikofisik, sosio-religi. Berbagai program implementasi dikembangkan seperti kegiatan ritual keagamaan, olah fikir, olah psiko-fisik, kreativitas dan hobi, psiko-sosial dan konseling. Asumsi dasar yang dipakai bahwa para korban narkotik adalah terbiarkannya potensi insaniyah dan potensi hidayah yang telah disediakan oleh Allah sang Pencipta baik melalui diri manusia (alam mikrokosmos: akal, hati, ruh, nafs, fitrah) dan juga alam raya (alam makrokosmos).
KEMISKINAN : IBU KANDUNG PATOLOGI SOSIAL Iriani, Niken
Indigenous Vol. 4, No. 1, Mei 2000
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v0i0.4597

Abstract

 Permasalahan yang berkembangan dalam masyarakat dewasa ini sangat kompleks dan pesat gerak prosesnya. Percepatan ini antara lain dipicu oleh derasnya arus informasi berskala global. Menurut Fanngidae, A (1993), informasi sulit dibendung. Tata norma dan etika dapat dengan mudah digoyangkan oleh “hanya” penayangan film, iklan di televisi ataupun fil-film bioskop. Peristiwa perampokan, pembunuhan maupun perkosaan tersaji setiap saat disegala jenis media massa. Persaingan di berbagai bidang kehidupan tampaknya membuat orang semakin mudah kehilangan akal dan jasa. Jika hal ini berlangsung klien lama, bukan tidak mungkin orang menjadi tidak memiliki lagi akal dan budi, menjadi miskin berkata bahwa, “seandainya kemiskinan berwujud seorang manusia niscaya aku akan membunuhnya.
PROSTITUSI: ANTARA MASALAH SOSIAL, EKONOMI, MORAL ATAU ETIKA SOSIAL Yahman, Soleh Amini
Indigenous Vol. 4, No. 1, Mei 2000
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v0i0.4602

Abstract

Prostitusi dan segala permasalahan yang diakibatkannya telah ada sejak lama dan tampaknya sampai sekarang belum tertanggulangi dengan memadai. Sebenarnya pemerintah telah melakukan berbagai cara untuk mengatasi masalah prostitusi ini, namun hasilnya belum terlihat. Hal ini dikarenakan selama ini prostitusi hanya dipandang secara parsial, yakni semata masalah ekonomi dan moral. Padahal banyak faktor yang menjadikan muncul dan berkembangnya prostitusi. Artikel ini akan membahas prostitusi dan permasalahannya dari berbagai aspek, sehingga diharapkan dapat menjadi alternatif penanggulangan masalah ini secara lebih holistik.
ANAK JALANAN DAN MODEL-MODEL PENANGANANNYA Khumas, Asniar
Indigenous Vol. 4, No. 1, Mei 2000
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v0i0.4598

Abstract

Tulisan ini mengungkapkan (a) pengertian anak jalanan (b) kondisi sosial ekonomi anak jalanan dan (c) cara penanganan anak jalanan. Pemilihan model penanganan secara tepat dapat dilakukan  bila karateristik anak jalanan yang menjadi binaan dipahami dengan baik dan dikombinasikan dengan upaya untuk memperbaiki struktur sosial dan institusi sosial yang merupakan akar permasalahan dari masalah anak jalanan ini. 
PROSTITUSI: ANTARA PILIHAN DAN KETERPAKSAAN Patnani, Miwa
Indigenous Vol. 4, No. 1, Mei 2000
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v0i0.4603

Abstract

Ada satu pameo yang telah cukup lama dikenal, bahwa prostitusi adalah pekerjaan yang paling tua yang pernah dikenal manusia. Sejak jaman Cleopatra berkuasa sampai dengan era milenium tiga sekarang ini, profesi yang banyak mengundang kontroversi ini terus berlangsung. Tidak terhitung banyaknya berbagai diskusi, perdebatan dan keinginan untuk menghilangkan atau paling tidak mengliminir pekerjaan ini, tapi tetap tidak pernah menyelesaikan masalah secara komprehensif. Seiring perkembangan jaman, terjadi pergeseran dalam hal bentuk, latar belakang dan motivasi yang mendasari profesi ini. Untuk menyikapinya tidak cukup dilihat dari satu sudut pandang, tapi harus secara komprehensif.

Page 1 of 1 | Total Record : 9


Filter by Year

2000 2000


Filter By Issues
All Issue Vol 7, No 1 (2022) Vol. 6 No. 3, 2021 Vol. 6 No. 2, 2021 Vol. 6 No. 1, 2021 Vol 6, No 1 (2021): Vol. 6 No. 1, 2021 Vol. 5 No. 2, 2020 Vol. 5 No. 1, 2020 Vol. 4 No. 2, 2019 Vol. 4 No. 1, 2019 Vol. 3 No. 2, 2018 Vol. 3 No. 1, 2018 Vol. 3 No. 1, Mei 2018 Vol. 2 No. 2, November 2017 Vol. 2 No. 1, Mei 2017 Vol. 2 No. 2, November 2017 Vol. 2 No. 1, Mei 2017 Vol. 1 No. 2, November 2016 Vol. 1 No. 1, Mei 2016 Vol. 1 No. 2, November 2016 Vol. 1 No. 1, Mei 2016 Vol. 13, No.1, Mei 2015 Vol. 13, No. 2, November 2015 Vol. 13, No.1, Mei 2015 Vol. 13, No. 2, November 2015 Vol. 12, No.1, Mei 2010 Vol. 12, No. 2, Nopember 2010 Vol. 12, No.1, Mei 2010 Vol. 12, No. 2, Nopember 2010 Vol.11, No.1, Mei 2009 Vol. 11, No. 2, November 2009 Vol.11, No.1, Mei 2009 Vol. 11, No. 2, November 2009 Vol. 9, No.1, Mei 2007 Vol. 9, No. 2, Nopember 2007 Vol. 9, No.1, Mei 2007 Vol. 9, No. 2, Nopember 2007 Vol. 8, No. 2, November 2006 Vol. 8, No. 1, Mei 2006 Vol. 8, No. 2, November 2006 Vol. 8, No. 1, Mei 2006 Vol. 7, No. 2, November 2005 Vol. 7, No. 1, Mei 2005 Vol. 7, No. 2, November 2005 Vol. 7, No. 1, Mei 2005 Vol. 6, No. 2, November 2002 Vol. 6, No. 1, Mei 2002 Vol. 6, No. 2, November 2002 Vol. 6, No. 1, Mei 2002 Vol. 4, No. 2, November 2000 Vol. 4, No. 1, Mei 2000 Vol. 4, No. 2, November 2000 Vol. 4, No. 1, Mei 2000 Vol. 3, No. 2, November 1999 Vol. 3, No. 1, Mei 1999 Vol. 3, No. 2, November 1999 Vol. 3, No. 1, Mei 1999 Vol. 2, No. 2, November 1995 Vol. 2, No. 2, November 1995 More Issue