cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Indigenous: Jurnal Ilmiah Psikologi
ISSN : 08542880     EISSN : 2541450X     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Indigenous: Jurnal Ilmiah Psikologi is a media for Psychology and other related disciplines which focus on the finding of indigenous research in Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue " Vol. 8, No. 1, Mei 2006" : 7 Documents clear
KEBERMAKNAAN HIDUP NARAPIDANA DITINJAU DARI KONSEP DIRI DAN KECERDASAN ADVERSITY Nurdin, Muhammad Nur Hidayat; Hastjarjo, Thomas Dicky
Indigenous Vol. 8, No. 1, Mei 2006
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v0i0.4688

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsep diri dan kecerdasan adversity terhadap kebermaknaan hidup narapidana. Subjek penelitian berjumlah 100 orang, lama masa penahanan minimal tiga tahun, dan tinggal di Lembaga Permasyarakatan Klas I, Gunung Sari, Makassar. Menggunakan teknik purposive sampling. Alat pengumpul data yang digunakan dalam penelitian ini adalah, skala kebermaknaan hidup, skala konsep diri, dan skala kecerdasan adversity. Data yang terkumpul dianalisis dengan analisis regresi. Hasil penelitian menunjukkan: (1) terdapat pengaruh yang signifikan antara konsep diri dan kecerdasan adversity terhadap kebermaknaan hidup pada narapidana di Lapas. Klas I, Gunung Sari, Makassar (F = 25,584; p < 0,00, R=0,766 dan R2=0,587), (2) sumbangan prediktor (R2) konsep diri dan kecerdasan adversity sebesar 58,7%, (3) konsep diri memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kebermaknaan hidup (B=0,439; p < 0,05 dan SE = 31,33%), (4) kecerdasan adversity memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kebermaknaan hidup (B = 0,367; p < 0,05 dan SE = 27,37%).
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN SEKSUALITAS DAN KUALITAS KOMUNIKASI ORANG TUA-ANAK DENGAN PERILAKU SEKSUAL PRANIKAH Amrillah, Annadharah Amilia; Prasetyaningrum, Juliani; Hertinjung, Wisnu Sri
Indigenous Vol. 8, No. 1, Mei 2006
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v0i0.4682

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan seksualitas dan kualitas komunikasi orang tua-anak dengan perilaku seksual pranikah pada remaja, tingkat pengetahuan seksualitas yang dimiliki remaja, kualitas komunikasi orang tua-anak pada remaja, dan perilaku seksual pranikah pada remaja, yang diungkap melalui skala ukur. Subjek penelitian ini adalah siswa-siswi SMK Surakarta kelas III. Hasil analisis menunjukkan bahwa ada hubungan yang sangat signifikan antara pengetahuan seksualitas dan kualitas komunikasi orang tua-anak dengan perilaku seksual pranikah.
PERILAKU KONFORMITAS MASYARAKAT BADUY Mulyanto, Mulyanto; Prihartanti, Nanik; Moordiningsih, Moordiningsih
Indigenous Vol. 8, No. 1, Mei 2006
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v0i0.4690

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami dinamika perilaku konformitas masyarakat Baduy. Bagaimana bentuk-bentuk konformitasnya? Mengapa hal tersebut dianggap penting ditengah kondisi yang serba praktis sebagai ciri khas modernitas? Hasil penelitian ini mengemukakan bentuk-bentuk konformitas dalam masyarakat Baduy memiliki makna fungsional dan makna filosofis yang cukup dalam, baik dari bentuk perilaku, penampilan, maupun dalam bentuk pandangan. Masyarakat Baduy bahkan menganggap konformitas bukan suatu kekalahan individu oleh kelompok, melainkan ekspresi aktualisasi diri yang justru membuat individu menjadi lebih berharga karena telah berarti bagi banyak orang. Pada budaya Baduy, konformitas tidak hanya dipandang sebagai sesuatu yang baik, konformitas bahkan menjadi prasyarat keberhasilan fungsinya tatanan budaya, tatanan kelompok, dan hubungan interpersonal warga Baduy.
KEBERMAKNAAN HIDUP PADA HAFIDZUL QUR’AN Husnawati, Aula Sari; Nur Anganthi, Nisa Rachmah; partini, partini
Indigenous Vol. 8, No. 1, Mei 2006
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v0i0.4683

Abstract

Every normal people basically wants to be useful and has value for himself, his family, and his society. They describe basic desire from human being, that is desire to have meaningful life. The meaningful life will give effects happiness, and if the desire can not be fulfilling, it will give effect like disappointed life and unmeaningful life, and if this condition always happens, it will make so many feelings and adaption that will hamper his self-development and the self-value. Praying is one of the methods that can be used to open someone’s mind about the potential values and the meaningful life inside and outside. Khidmat and Khusyu’ praying actually can bring peace, stable and able to endure, and also it causes feeling as if he got guidance to do important things. So, he can live in religion way that will give him happiness and meaning. Hifdzul Qur’an (memorizing Al Qur’an) is one of the praying shape so it can open someone’s mind about potential values and the meaningful life inside and outsideThe aims of this reasearch are to understand and describe clearly about the dimension of meaningful life for Hafidzul Qur’an. The informan of this research are 2 person who can memorize 30 juz of Al Qur’an, male and female, and have reminded for 1 year. The collecting data methods are interview and observation, and the data analysis used descriptive analysis. Based on the analysis, can be conclused that the comprehending of life meaningfully for the hafidzul qur’an always can be fulfilling by life experiences with development and actualization of the potention that someone’s has., especially by hifdzul Qur’an activity, the life goal in the world or in the here-after, also the implementation of religion values and human values in the lifetime. 
MOTIVASI DAN NILAI HIDUP MASYARAKAT KAUMAN DALAM MELAKUKAN RITUAL ADAT BUKA LUWUR DI MAKAM SUNAN KUDUS Falah, Reynal; Ngemron, Moch; Moordiningsih, Moordiningsih
Indigenous Vol. 8, No. 1, Mei 2006
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v0i0.4692

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami dan mendeskripsikan jalannya proses ritual adat buka luwur dimana ada motivasi yang sifatnya kolektif serta nilai hidup yang menjadi pegangan masyarakat kauman itu sendiri. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Kauman Kecamatan Kota Kabupaten Kudus yang menjadi tempat pelaksanaan ritual adat buka luwur. Dari hasil analisis data diperoleh kesimpulan bahwa yang menjadi motivasi masyarakat Kauman adalah motivasi beragama yang mana mempunyai tujuan sebagai sebuah bentuk penghormatan terhadap Sunan Kudus. Nilai hidup masyarakat Kauman yang melandasi ritual ini adalah nilai-nilai agama dalam hal ini adalah agama Islam yang menjadi pedoman dalam keseharian dari masyarakat Kauman. Dari ritual ini muncul dampak yang sifatnya lahiriah antara lain berupa  menjadi ringan dalam berderma dan sisi batiniah antara lain adalah kepuasan batin. 
PERILAKU AGRESIF MAHASISWA ETNIS JAWA DAN ETNIS BATAK S. Ekawati, Dewi; Nashori, Fuad
Indigenous Vol. 8, No. 1, Mei 2006
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v0i0.4685

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan perilaku agresif antara mahasiswa etnis Jawa dan mahasiswa etnis Batak. Hipotesis yang diajukan adalah ada perbedaan perilaku agresif antara mahasiswa etnis Jawa dan mahasiswa etnis Batak. Mahasiswa etnis Batak memiliki perilaku agresif yang lebih tinggi dibanding mahasiswa etnis Jawa. Alat ukur yang digunakan adalah Skala Perilaku Agresif. Subjek penelitian adalah mahasiswa etnis Jawa dan mahasiswa etnis Batak yang tinggal di Yogyakarta. Jumlah subjek adalah 162 orang dengan perincian mahasiswa etnis Jawa sebanyak 83 orang dan mahasiswa etnis Batak 79 orang. Hasil penelitian menunjukkan ada perbedaan perilaku agresif antara mahasiswa etnis Jawa dan mahasiswa etnis Batak. Dari hasil uji beda (t-test) antara suku bangsa Jawa dan suku bangsa Batak dengan SPSS versi 10 ditemui nilai t-test sebesar -3.218 dengan nilai signifikansi 0.002. Berdasarkan mean yang didapat, ternyata mean suku bangsa Batak lebih tinggi (52.32) dibanding suku bangsa Jawa (43.69). hal ini menunjukkan bahwa suku bangsa Batak lebih tinggi tingkat perilaku agresif dibanding suku bangsa Jawa. 
KONSEP DIRI ETNIS DAYAK YANG BERAGAMA ISLAM Al Hajir, Miftah; Karyani, Usmi
Indigenous Vol. 8, No. 1, Mei 2006
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v0i0.4686

Abstract

Etnis Dayak atau orang Dayak merupakan sebutan untuk orang-orang yang hidup dipedalaman, yang masih memelihara adat-istiadat, hukum adat dan budaya yang khas. Selama ini etnis Dayak identik dengan penduduk lokal Kalimantan yang beragama Kristen atau yang beragama adat, padahal terdapat pula etnis Dayak yang memeluk agama Islam. Keberadaan etnis Dayak yang beragama Islam merupakan hal yang berkaitan dengan konsep diri, oleh karena itu dalam penelitian ini bertujuan mengetahui bagaimana konsep diri etnis Dayak yang memeluk Islam. Berdasarkan hasil penelitan tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa etnis Dayak yang beragama Islam mempunyai konsep diri yang cukup bagus. Mereka dapat mengenal dirinya sendiri dan tidak malu lagi mengakui keberadaannya sebagai etnis Dayak yang beragama Islam. Konsep diri ini meliput: (1) Physical self, (2) Family Self, (3) Social Self, (4) Personal Self dan (5) Moral Ethical Self.   

Page 1 of 1 | Total Record : 7


Filter by Year

2006 2006


Filter By Issues
All Issue Vol 7, No 1 (2022) Vol. 6 No. 3, 2021 Vol. 6 No. 2, 2021 Vol. 6 No. 1, 2021 Vol 6, No 1 (2021): Vol. 6 No. 1, 2021 Vol. 5 No. 2, 2020 Vol. 5 No. 1, 2020 Vol. 4 No. 2, 2019 Vol. 4 No. 1, 2019 Vol. 3 No. 2, 2018 Vol. 3 No. 1, 2018 Vol. 3 No. 1, Mei 2018 Vol. 2 No. 2, November 2017 Vol. 2 No. 1, Mei 2017 Vol. 2 No. 2, November 2017 Vol. 2 No. 1, Mei 2017 Vol. 1 No. 2, November 2016 Vol. 1 No. 1, Mei 2016 Vol. 1 No. 2, November 2016 Vol. 1 No. 1, Mei 2016 Vol. 13, No.1, Mei 2015 Vol. 13, No. 2, November 2015 Vol. 13, No.1, Mei 2015 Vol. 13, No. 2, November 2015 Vol. 12, No.1, Mei 2010 Vol. 12, No. 2, Nopember 2010 Vol. 12, No.1, Mei 2010 Vol. 12, No. 2, Nopember 2010 Vol.11, No.1, Mei 2009 Vol. 11, No. 2, November 2009 Vol.11, No.1, Mei 2009 Vol. 11, No. 2, November 2009 Vol. 9, No.1, Mei 2007 Vol. 9, No. 2, Nopember 2007 Vol. 9, No.1, Mei 2007 Vol. 9, No. 2, Nopember 2007 Vol. 8, No. 2, November 2006 Vol. 8, No. 1, Mei 2006 Vol. 8, No. 2, November 2006 Vol. 8, No. 1, Mei 2006 Vol. 7, No. 2, November 2005 Vol. 7, No. 1, Mei 2005 Vol. 7, No. 2, November 2005 Vol. 7, No. 1, Mei 2005 Vol. 6, No. 2, November 2002 Vol. 6, No. 1, Mei 2002 Vol. 6, No. 2, November 2002 Vol. 6, No. 1, Mei 2002 Vol. 4, No. 2, November 2000 Vol. 4, No. 1, Mei 2000 Vol. 4, No. 2, November 2000 Vol. 4, No. 1, Mei 2000 Vol. 3, No. 2, November 1999 Vol. 3, No. 1, Mei 1999 Vol. 3, No. 2, November 1999 Vol. 3, No. 1, Mei 1999 Vol. 2, No. 2, November 1995 Vol. 2, No. 2, November 1995 More Issue