cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Indigenous: Jurnal Ilmiah Psikologi
ISSN : 08542880     EISSN : 2541450X     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Indigenous: Jurnal Ilmiah Psikologi is a media for Psychology and other related disciplines which focus on the finding of indigenous research in Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 11 Documents
Search results for , issue " Vol. 9, No.1, Mei 2007" : 11 Documents clear
MENGUNGKAP NILAI-NILAI YANG TERKANDUNG DALAM PERMAINAN TRADISIONAL GOBAG SODOR Siagawati, Moniqa; Prastiti, Wiwin Dinar; Purwati, Purwati
Indigenous Vol. 9, No.1, Mei 2007
Publisher : Muhammadiyah University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nilai merupakan faktor yang mendukung untuk berbuat baik atau buruk, benar atau salah. Nilai mencakup kemampuan kognitif, afektif, dan psikomotorik untuk melakukan tindakan. Permainan lebih disukai anak dalam menanamkan nilai karena sifatnya yang bebas dan menyenangkan. Permainan tradisional seperti gobag sodor dianggap mampu menanamkan sejumlah nilai positif pada anak. Namun sayangnya permainan tradisional mulai ditinggalkan oleh masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengungkap nilai-nilai apa sajakah yang terkandung dalam permainan tradisional gobag sodor Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi.Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis induktif deskriptif. Dari penelitian ini didapatkan wawasan yang lebih luas mengenai latar belakang permainan gobag sodor.Nilai-nilai dalam permainan gobag sodor dapat dirangkum menjadi tiga aspek, yaitu aspek jasmani, aspek psikologis, aspek sosial. Transfer nilai dalam permainan gobag sodordapat terjadi dalam beberapa cara yaitu, penghayatan langsung, terbiasa melakukan, menirukan orang yang lebih tua dan pengarahan dari guru dan orang tua. Transfer nilai melalui permainan gobag sodor juga memiliki keterbatasan seperti keterbatasan lahan atau kalah bersaing dengan permainan modern. Namun, permainan gobag sodor masihakan mampu bertahan dengan potensi yang dimilkinya.
HUBUNGAN ANTARA KEBERFUNGSIAN KELUARGA DENGAN PENALARAN MORAL PADA ANAK USIA AKHIR Qudsyi, Hazhira; Gusniart, Uly
Indigenous Vol. 9, No.1, Mei 2007
Publisher : Muhammadiyah University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji apakah ada hubungan positif antara keberfungsian keluarga dengan penalaran moral pada anak usia akhir (late childhood). Subjek dalam penelitian ini adalah anak-anak berusia 10-12 tahun, laki-laki dan perempuan, tidak bersekolah di sekolah dasar yang berbasis keagamaan, dan memiliki kategori inteligensi rata-rata ke atas. Penelitian ini mengambil subjek siswa-siswi kelas V Sekolah Dasar (SD) Negeri Perumnas Condong Catur Sleman Yogyakarta sebanyak 94 siswa.Metode analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan fasilitas program SPSS 12.0 for Windows untuk menguji apakah terdapat hubungan antara keberfungsian keluarga dengan penalaran moral pada anak usia akhir. Korelasi Product Moment dari Pearson menunjukkan korelasi sebesar r = 0.306 dengan taraf signifikansi sebesar p = 0.005 (p<0.01). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan positif yang sangat signifikan antara keberfungsian keluarga dengan penalaran moral pada anak usia akhir (late childhood). Semakin tinggi tingkat keberfungsian keluarga, maka semakin tinggi pula tingkat penalaran moral pada anak usia akhir. Sebaliknya, semakin rendahtingkat keberfungsian keluarga, maka semakin rendah pula tingkat penalaran moral pada anak usia akhir. Dengan demikian, hipotesis dalam penelitian ini dapat diterima.
PERBEDAAN KREATIVITAS PADA SISWA SEKOLAH DASAR (SD) DAN SEKOLAH DASAR ISLAM TERPADU (SDIT) Marfu’ah, Jauhariatun; Suparno, Suparno; Dewi, Rosana
Indigenous Vol. 9, No.1, Mei 2007
Publisher : Muhammadiyah University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui perbedaan kreativitas pada siswa SD dan SDIT dan untuk mengetahui perbedaan kreativitas pada siswa yang berinteligensi tinggi dan rendah. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini yaitu ada perbedaan kreativitas pada siswa SD dan SDIT dan ada perbedaan kreativitas pada siswa yang memiliki inteligensi tinggi dan rendah. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD dan SDIT di Salatiga. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan alat tes TKF dan CPM. Berdasarkan hasil analisis data menggunakan teknik analisis dwivariat uji-t, menghasilkan t antar kelompok sebesar -2.887 dengan p = 0.005 atau p < 0.05 yang berarti ada perbedaan kreativitas yang signifikan pada siswa SD dan SDIT, dan sebesar 1.556 dengan p = 0.127 atau p > 0.05 yang berarti tidak ada perbedaan kreativitas yang signifikan pada siswa yang memiliki inteligensi tinggi dan rendah. Sistem pendidikan memberikan sumbangan efektif sebesar 1.14 % terhadap kreativitas siswa dan inteligensi memberikan sumbangan efektif sebesar 7.2 % terhadap kreativitas siswa
NILAI BUDAYA JAWA DAN PERILAKU NAKAL REMAJA JAWA Rachim, Ryan L; Anshori, H Fuad
Indigenous Vol. 9, No.1, Mei 2007
Publisher : Muhammadiyah University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara sikap dan perilaku yang sesuai dengan nilai budaya Jawa dengan perilaku nakal yang terjadi pada remaja Jawa.Dugaan awal yang dikemukakan pada penelitian ini adalah ada hubungan antara nilai budaya Jawa dengan perilaku nakal pada remaja Jawa. Mereka adalah siswa SMA TAMAN MADYA yang berada di jalan Taman Siswa Yogyakarta. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah remaja dengan rentang usia 17 sampai dengan 20 tahun dan berada pada tingkat 11 dalam jenjang pendidikan tingkat atas. Adapun jumlah subjek dalam penelitian ini berjumlah 95 orang. Teknik pengambilan sample yang digunakan adalah metode purposive sampling.Skala yang digunakan adalah skala nilai budaya Jawa yang disusun sendiri oleh penulis berdasarkan teori dari Taryati,dkk (1995) mengenai konsep nilai budaya Jawa yang ada dalam keluarga dan skala kenakalan remaja yang disusun berdasarkan teori Jansen (Sarwono, 2002). Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis product moment dari Pearson dengan menggunakan fasilitas SPSS versi 14.00 for windows. Hasil analisis menunjukkan rxy2 = -0.475 dengan p = 0.000 (p<0.05) yang artinya ada hubungan yang negatif antara nilai budaya Jawa dengan perilaku nakal pada remaja Jawa
EMOSI POSITIF ANAK USIA DINI DAN STIMULASI “AKU ANAK CERIA” Riana, Mashar
Indigenous Vol. 9, No.1, Mei 2007
Publisher : Muhammadiyah University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh stimulasi emosi positif yang disusun dalam modul Stimulasi “Aku Anak Ceria” terhadap peningkatan emosi positif anak usia dini. Subjek penelitian dipilih secara purposive random sampling, Penelitian dilakukan dengan desain eksperimen with pretest and posttest group, Kelompok eksperimen terdiri dari tujuh subjek penelitian, yang mendapat perlakuan berupa Stimulasi “Aku Anak Ceria”. Metode pengumpulan data dilakukan dengan observasi emosi positif. Skor hasil observasi dianalisis dengan menggunakan metode statistic nonparametric dengan bantuan program SPSS for Windows versi 10.0. Berdasar hasil uji beda peningkatan skor emosi positif antara tes awal dan tes akhir diperoleh hasil nilai Z sebesar -2,371 dengan p = 0,009 (p<0,01), yang berarti bahwa terdapat perbedaan peningkatan skor emosi positif antara tes awal (pretest) dengan tes akhir (posttest) secara signifikan.
HARGA DIRI ANAK JALANAN Nasution, Marina D.N.; Nashori, H Fuad
Indigenous Vol. 9, No.1, Mei 2007
Publisher : Muhammadiyah University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bermaksud untuk mengetahui tema-tema harga diri anak jalanan. Untuk mengungkap tujuan tersebut, dilakukan penelitian kualitatif dengan menggunakan wawancara mendalam dan observasi terhadap lima anak jalanan Yogyakarta yang berusia di bawah 18 tahun. Hasil penelitian di lapangan menunjukkan bahwa anak jalanan cenderung negatif dalam menghadapi permasalahannya Mereka merasa tidak memiliki kemampuan untuk melakukan pekerjaan lain selain mengamen. Pada saat mengamen, mereka merasa malu terutama ketika bertemu dengan teman lawan jenisnya, dan untuk berhubungan atau berinteraksi dengan teman lawan jenisnya pun mereka akan merasa malu. Akan tetapi anak jalanan dapat membuat atau mempertahankan pertemanan baik dengan orang yang baru dikenal maupun dengan orang yang sudah lama mereka kenal. Selain itu anak jalanan juga menginginkan kehidupan dan pekerjaan yang lebih baik dari yang mereka hadapi saat ini.
KECEMASAN DAN STRATEGI COPING WARIA PELACUR Herdiansyah, Haris
Indigenous Vol. 9, No.1, Mei 2007
Publisher : Muhammadiyah University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dunia pelacuran adalah penuh dengan tekanan, ancaman dan hal negatif cacat yang menyebabkan ketertarikan kepada pelacur oleh karena itu mendorong pelacur untuk menciptakan strategi menghadapi cukup untuk menghadapi apa yang rasa mereka . Tujuan dari studi ini akan meliputi ke luar ketertarikan dan strategi pelacur yang menghadapi transgender di tiga lingkungan sosial berbeda termasuk dalam keluarga, masyarakat dan “ cebongan” ( tempat di mana pelacur bekerja). Ini adalah suatu riset kualitatif. Karena alat pengumpulan data adalah wawancara, dan pengamatan. Studi ini menggunakan purposive sampling. Ada 3 subjek dan 4 orang informan. Untuk menganalisis data menggunakan model interaktif dari Miles & Huberman yang terdiri dari 3 langkah, yaitu reduksi data, menampilkan data dan kesimpulan serta verifikasi. Hasil dari penelitian ini, banyak kecemasan yang dialami oleh waria pelacur yang datang dari lingkungan yang berbeda-beda. Dari keluarga misalnya, merupakan sumber kecemasan tertinggi, ketika keluarga waria mengetahui profesi mereka. Sumber lain berasal dari pengucilan oleh masyarakat dan mucikari, penangkapan oleh polisi dan preman, persaingan antar pelacur dan kekerasan dari pengguna mereka di “cebongan”
EMOSI POSITIF ANAK USIA DINI DAN STIMULASI “AKU ANAK CERIA” Riana, Mashar
Indigenous Vol. 9, No.1, Mei 2007
Publisher : Muhammadiyah University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh stimulasi emosi positif yang disusun dalam modul Stimulasi “Aku Anak Ceria” terhadap peningkatan emosi positif anak usia dini. Subjek penelitian dipilih secara purposive random sampling, Penelitian dilakukan dengan desain eksperimen with pretest and posttest group, Kelompok eksperimen terdiri dari tujuh subjek penelitian, yang mendapat perlakuan berupa Stimulasi “Aku Anak Ceria”. Metode pengumpulan data dilakukan dengan observasi emosi positif. Skor hasil observasi dianalisis dengan menggunakan metode statistic nonparametric dengan bantuan program SPSS for Windows versi 10.0. Berdasar hasil uji beda peningkatan skor emosi positif antara tes awal dan tes akhir diperoleh hasil nilai Z sebesar -2,371 dengan p = 0,009 (p<0,01), yang berarti bahwa terdapat perbedaan peningkatan skor emosi positif antara tes awal (pretest) dengan tes akhir (posttest) secara signifikan.
PERBEDAAN KREATIVITAS PADA SISWA SEKOLAH DASAR (SD) DAN SEKOLAH DASAR ISLAM TERPADU (SDIT) Marfu’ah, Jauhariatun; Suparno, Suparno; Dewi, Rosana
Indigenous Vol. 9, No.1, Mei 2007
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v9i1.1616

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui perbedaan kreativitas pada siswa SD dan SDIT dan untuk mengetahui perbedaan kreativitas pada siswa yang berinteligensi tinggi dan rendah. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini yaitu ada perbedaan kreativitas pada siswa SD dan SDIT dan ada perbedaan kreativitas pada siswa yang memiliki inteligensi tinggi dan rendah. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD dan SDIT di Salatiga. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan alat tes TKF dan CPM. Berdasarkan hasil analisis data menggunakan teknik analisis dwivariat uji-t, menghasilkan t antar kelompok sebesar -2.887 dengan p = 0.005 atau p < 0.05 yang berarti ada perbedaan kreativitas yang signifikan pada siswa SD dan SDIT, dan sebesar 1.556 dengan p = 0.127 atau p > 0.05 yang berarti tidak ada perbedaan kreativitas yang signifikan pada siswa yang memiliki inteligensi tinggi dan rendah. Sistem pendidikan memberikan sumbangan efektif sebesar 1.14 % terhadap kreativitas siswa dan inteligensi memberikan sumbangan efektif sebesar 7.2 % terhadap kreativitas siswa
KECEMASAN DAN STRATEGI COPING WARIA PELACUR Herdiansyah, Haris
Indigenous Vol. 9, No.1, Mei 2007
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v9i1.1618

Abstract

Dunia pelacuran adalah penuh dengan tekanan, ancaman dan hal negatif cacat yang menyebabkan ketertarikan kepada pelacur oleh karena itu mendorong pelacur untuk menciptakan strategi menghadapi cukup untuk menghadapi apa yang rasa mereka . Tujuan dari studi ini akan meliputi ke luar ketertarikan dan strategi pelacur yang menghadapi transgender di tiga lingkungan sosial berbeda termasuk dalam keluarga, masyarakat dan “ cebongan” ( tempat di mana pelacur bekerja). Ini adalah suatu riset kualitatif. Karena alat pengumpulan data adalah wawancara, dan pengamatan. Studi ini menggunakan purposive sampling. Ada 3 subjek dan 4 orang informan. Untuk menganalisis data menggunakan model interaktif dari Miles & Huberman yang terdiri dari 3 langkah, yaitu reduksi data, menampilkan data dan kesimpulan serta verifikasi. Hasil dari penelitian ini, banyak kecemasan yang dialami oleh waria pelacur yang datang dari lingkungan yang berbeda-beda. Dari keluarga misalnya, merupakan sumber kecemasan tertinggi, ketika keluarga waria mengetahui profesi mereka. Sumber lain berasal dari pengucilan oleh masyarakat dan mucikari, penangkapan oleh polisi dan preman, persaingan antar pelacur dan kekerasan dari pengguna mereka di “cebongan”

Page 1 of 2 | Total Record : 11


Filter by Year

2007 2007


Filter By Issues
All Issue Vol 7, No 1 (2022) Vol. 6 No. 3, 2021 Vol. 6 No. 2, 2021 Vol. 6 No. 1, 2021 Vol 6, No 1 (2021): Vol. 6 No. 1, 2021 Vol. 5 No. 2, 2020 Vol. 5 No. 1, 2020 Vol. 4 No. 2, 2019 Vol. 4 No. 1, 2019 Vol. 3 No. 2, 2018 Vol. 3 No. 1, 2018 Vol. 3 No. 1, Mei 2018 Vol. 2 No. 2, November 2017 Vol. 2 No. 1, Mei 2017 Vol. 2 No. 2, November 2017 Vol. 2 No. 1, Mei 2017 Vol. 1 No. 2, November 2016 Vol. 1 No. 1, Mei 2016 Vol. 1 No. 2, November 2016 Vol. 1 No. 1, Mei 2016 Vol. 13, No.1, Mei 2015 Vol. 13, No. 2, November 2015 Vol. 13, No.1, Mei 2015 Vol. 13, No. 2, November 2015 Vol. 12, No.1, Mei 2010 Vol. 12, No. 2, Nopember 2010 Vol. 12, No.1, Mei 2010 Vol. 12, No. 2, Nopember 2010 Vol.11, No.1, Mei 2009 Vol. 11, No. 2, November 2009 Vol.11, No.1, Mei 2009 Vol. 11, No. 2, November 2009 Vol. 9, No.1, Mei 2007 Vol. 9, No. 2, Nopember 2007 Vol. 9, No.1, Mei 2007 Vol. 9, No. 2, Nopember 2007 Vol. 8, No. 2, November 2006 Vol. 8, No. 1, Mei 2006 Vol. 8, No. 2, November 2006 Vol. 8, No. 1, Mei 2006 Vol. 7, No. 2, November 2005 Vol. 7, No. 1, Mei 2005 Vol. 7, No. 2, November 2005 Vol. 7, No. 1, Mei 2005 Vol. 6, No. 2, November 2002 Vol. 6, No. 1, Mei 2002 Vol. 6, No. 2, November 2002 Vol. 6, No. 1, Mei 2002 Vol. 4, No. 2, November 2000 Vol. 4, No. 1, Mei 2000 Vol. 4, No. 2, November 2000 Vol. 4, No. 1, Mei 2000 Vol. 3, No. 2, November 1999 Vol. 3, No. 1, Mei 1999 Vol. 3, No. 2, November 1999 Vol. 3, No. 1, Mei 1999 Vol. 2, No. 2, November 1995 Vol. 2, No. 2, November 1995 More Issue