cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Indigenous: Jurnal Ilmiah Psikologi
ISSN : 08542880     EISSN : 2541450X     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Indigenous: Jurnal Ilmiah Psikologi is a media for Psychology and other related disciplines which focus on the finding of indigenous research in Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 1, 2018" : 6 Documents clear
Peran Sistem Pendidikan Tinggi Dalam Melunturkan Karakter Jujur Mahasiswa Noviana Dewi; Dhian Riskiana Putri
Indigenous Vol. 3 No. 1, 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v3i1.5936

Abstract

Penelitian ini bermaksud untuk mengungkap bagaimana kontribusi sistem pendidikan tinggi terhadap pergeseran karakter jujur pada mahasiswa. Mahasiswa yang menjadi subjek penelitian ini diminta mengungkap mengenai makna dan nilai-nilai karakter jujur yang dimiliki. Metode yang digunakan yaitu menggunakan pendekatan kualitatif dengan menyebarkan open ended kuesioner yang berisi 11 pertanyaan dengan teknik purposive non random sampling terhadap 30 mahasiswa dengan kriteria frekuensi tes atau ulangan yang sangat sering dan jam perkuliahan yang panjang sehingga memungkinkan mahasiswa tidak sempat belajar dan melakukan kecurangan untuk tetap mempertahankan nilai di perkuliahan secara kognitif. Hasil respon jawaban subjek terhadap open ended kuesioner kemudian direkap, dicari kata kuncinya dan dilakukan pengkategorian. Verifikasi data hasil penelitian dilakukan dengan metode bracketing sedangkan validasi hasil jawaban subjek terhadap open ended kuesioner dilakukan dengan metode audit trail. Hasilnya terjadi pergeseran karakter jujur pada mahasiswa. Data yang diperoleh menunjukkan bahwa karakter tidak jujur muncul karena dorongan dari sistem dan tuntutan lingkungan yaitu 37% terpaksa ketika ujian, 27% takut dimarahi bila tidak lulus, 23% faktor pengawas dan teman, 7% ingin sempurna, 7% menjaga perasaan orang lain.Kata kunci : jujur, karakter, kecurangan akademik
Lingkungan Literasi Di Rumah Pada Anak Pra Sekolah Mulyo Manggih Widodo; Lisnawati Ruhaena
Indigenous Vol. 3 No. 1, 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v3i1.3059

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami, dan mendeskripsikan literasi di lingkungan rumah pada anak pra sekolah. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan kuesioner terbuka untuk mengumpulkan data. Informan pada penelitian ini berjumlah 54 informan yang diambil dengan purposive sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) literasi di lingkungan rumah pada anak pra sekolah terdiri dari kesadaran orangtua akan pentingnya pengajaranliterasi sejak dini, yaitu kebiasaan orangtua dalam melakukan kegiatan literasi sebagai kegiatan yang dilakukan sehari-hari sehingga aktivitas itu juga diterapkan kepada anak usia pra sekolah, kegiatan yang dilakukan orangtua dan anak dilakukan secara bersama-sama dan interaktif dan didukung oleh bahan  atau kelengkapan alat yang dapat membantu berkembangnya kemampuan literasi anak. (2) Faktor pendukung literasi dirumah yang ditemukan peneliti pada penelitian ini adalah  berupa kesadaran orangtua akan pentingnya kemampuan literasi awal di lingkungan rumah, aktivitas sehari-hari yangdilakukan oleh informan, kebiasaan membaca bersama, kelengkapan bahan literasi dirumah berupa buku cerita, alat tulis, mainan, dan kegiatan bersama anak yang mendukung literasi dirumah. (3) Faktor penghambat dalam mengajarkan literasi dirumah yang ditemukan peneliti: pendapatan keluarga yang mayoritas rendah, keterbatasan bahan bacaan informan dan suami dirumah serta keterbatasan bahan pendukung literasi dirumah yang disediakan oleh informan
The Effectiveness of Preschool Education on Social Adjustment of Elementary Students Mohammad Tahan; Masume Kalantari
Indigenous Vol. 3 No. 1, 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v3i1.5954

Abstract

Considering the physical, psychological and social preparation of the child in pre-primary school for advancement in various aspects of development and the certificate of various researches, the positive effect of this course's education on the social adjustment of primary school children requires more attention to pre-school education. The elementary school is useful and necessary in terms of quantitative and qualitative and conducting appropriate studies to evaluate the effects and improve the content and conduct of the training. The purpose of this study was to investigate the effectiveness of preschool education on social adjustment of primary school students.The method of this research is post-event (causal-comparative), in which a 320-person elementary school students (160 of whom had pre-primary education and 160 without pre-school education) had adaptive behavior questionnaires. Randomized sampling was performed and the results were analyzed. . Findings of this study showed that there is  no significant effect on pre-school education on social adjustment of elementary students. The results of this study confirm the view that children can not be sent to preschool centers in the hope that they will only have the effect of preschool experience on the development of their social adjustment, but also the quality of the programs of these centers, the personality and the way of communication. The teacher is the center of space and the amount of pre-school experience that matters in this area.Keywords: preschool education, social adjustment.
Konsep dan Praktik Pendidikan Inklusi di Sekolah Alam Ramadhani Kediri Siti Nurvitasari; Lisa Zakia Azizah; S Sunarno
Indigenous Vol. 3 No. 1, 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v3i1.5743

Abstract

Sekolah alam biasanya hanya diperuntukkan bagi kalangan menengah keatas dan fokus pada anak normal. Namun berbeda dengan Sekolah Alam Ramadhani Kediri, yang menjadikannya sebagai sekolah inklusi dan untuk kalangan menengah kebawah. Fenomena ini menarik peneliti untuk mengetahui praktik pendidikan inklusi di sekolah tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik penggalian data adalah dengan wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan: Sekolah Alam Ramadhani memiliki prinsip memanusiakan manusia, tanpa membedakan antara anak normal dengan anak berkebutuhan khusus (ABK). Pendidikan inklusi di Sekolah Alam Ramadhani berkiblat pada Ki Hajar Dewantara, dan mengadopsi sistem “Among”. Dalam praktiknya: anak normal dan berkebutuhan khusus mendapatkan pendampingan dan fasilitas sama, pada keduanya ditanamkan kasih sayang dan toleransi, serta untuk ABK, didampingi untuk mengembangkan bakat alami yang dimilikinya. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Sekolah Alam Ramadhani menerapkan sistem "Among".Kata kunci : pendidikan inklusi, sekolah alam ramadhani, sistem among
Efektivitas Personal Safety Skill terhadap Peningkatan Kemampuan Mencegah Kekerasan Seksual pada Anak Ditinjau dari Jenis Kelamin Nurul Mahmudah Umar; IGAA Noviekayati; Sahat Saragih
Indigenous Vol. 3 No. 1, 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v3i1.5815

Abstract

Penelitian ini bertujuan menguji efektivitas Personal Safety Skill terhadap peningkatan kemampuan mencegah kekerasan seksual pada anak ditinjau dari jenis kelamin. Penelitian ini memiliki 3 variabel penelitian. Variabel Y kekerasan seksual  adalah tindakan yang mengarah ke ajakan seksual seperti menyentuh, meraba, mencium, menonton produk pornografi, gurauan-gurauan seksual.  Variabel X1 Personal Safety Skill  adalah keterampilan keselamatan pribadi yang perlu dikuasai oleh anak agar dapat menjaga keselamatan dirinya dan terhindar dari tindakan kekerasan seksual yang memiliki tiga komponen yaitu Recognize, Resist, Report. Variabel X2 jenis kelamin adalah sifat jasmani atau rohani yang membedakan dua makhluk sebagai wanita dan pria. Pelatihan ini diikuti oleh 9 siswa dan 9 siswi TK PGRI Samboja. Teknik pengambilan sampel menggunakan Purposive sampling dengan menggunakan metode penelitian quasi eksperimen. Hipotesis pertama diuji dengan Teknik Kendall’s W Test Wa score = 0.347 dengan p=0.012 (p,0,05) yang menunjukkan Personal Safety Skill efektif untuk meningkatkan kemampuan mencegah kekerasan seksual. Hipotesis kedua diuji Teknik Mann whitney U test  Z = -1.737 dengan nilai p = 0.082. Tidak ada perbedaan yang signifikan antara kekerasan seksual ditinjau dari jenis kelamin. Hipotesis ketiga diuji dengan Teknik Mann whitney U test  Z=-2.160 dengan nilai p =0.031a menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan terhadap Personal Safety Skill ditinjau dari jenis kelamin.Kata kunci : Jenis Kelamin, Kekerasan Seksual, Personal Safety Skill
Konsep Diri Akademik sebagai Solusi Mengendalikan Kecemasan Berkomunikasi Peserta Didik Jusuf Blegur; Ramona M. Mae; M. Rambu P. Wasak
Indigenous Vol. 3 No. 1, 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v3i1.5827

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk menghubungkan konsep diri akademik dengan kecemasan berkomunikasi peserta didik dalam proses pembelajaran. Partisipan adalah peserta didik kelas F yang berjumlah 31 orang yang ditetapkan menggunakan teknik total sampling. Data konsep diri akademik dikumpulkan menggunakan Academic Self-Concept Questionnaire dari Woon C. Liu dan Chee K. J. Wang. Sedangkan data kecemasan berkomunikasi dikumpulkan menggunakan Personal Report of Communication Apprehension dari James C. McCroskey. Hasil uji deskriptif membuktikan konsep diri akademik partisipan tergolong tinggi (83,33%) dan kecemasan berkomunikasi partisipan tergolong cukup (48,39%). Partisipan dengan konsep diri akademik yang tinggi lebih mudah mengendalikan kecemasan berkomunikasinya dalam proses pembelajaran, termasuk group discussion, meeting, interpersonal, dan public speaking.Kata kunci: kecemasan berkomunikasi, konsep diri akademik 

Page 1 of 1 | Total Record : 6


Filter by Year

2018 2018


Filter By Issues
All Issue Vol 7, No 1 (2022) Vol. 6 No. 3, 2021 Vol. 6 No. 2, 2021 Vol. 6 No. 1, 2021 Vol 6, No 1 (2021): Vol. 6 No. 1, 2021 Vol. 5 No. 2, 2020 Vol. 5 No. 1, 2020 Vol. 4 No. 2, 2019 Vol. 4 No. 1, 2019 Vol. 3 No. 2, 2018 Vol. 3 No. 1, 2018 Vol. 3 No. 1, Mei 2018 Vol. 2 No. 2, November 2017 Vol. 2 No. 1, Mei 2017 Vol. 2 No. 2, November 2017 Vol. 2 No. 1, Mei 2017 Vol. 1 No. 2, November 2016 Vol. 1 No. 1, Mei 2016 Vol. 1 No. 2, November 2016 Vol. 1 No. 1, Mei 2016 Vol. 13, No.1, Mei 2015 Vol. 13, No. 2, November 2015 Vol. 13, No.1, Mei 2015 Vol. 13, No. 2, November 2015 Vol. 12, No.1, Mei 2010 Vol. 12, No. 2, Nopember 2010 Vol. 12, No.1, Mei 2010 Vol. 12, No. 2, Nopember 2010 Vol.11, No.1, Mei 2009 Vol. 11, No. 2, November 2009 Vol.11, No.1, Mei 2009 Vol. 11, No. 2, November 2009 Vol. 9, No.1, Mei 2007 Vol. 9, No. 2, Nopember 2007 Vol. 9, No.1, Mei 2007 Vol. 9, No. 2, Nopember 2007 Vol. 8, No. 2, November 2006 Vol. 8, No. 1, Mei 2006 Vol. 8, No. 2, November 2006 Vol. 8, No. 1, Mei 2006 Vol. 7, No. 2, November 2005 Vol. 7, No. 1, Mei 2005 Vol. 7, No. 2, November 2005 Vol. 7, No. 1, Mei 2005 Vol. 6, No. 2, November 2002 Vol. 6, No. 1, Mei 2002 Vol. 6, No. 2, November 2002 Vol. 6, No. 1, Mei 2002 Vol. 4, No. 2, November 2000 Vol. 4, No. 1, Mei 2000 Vol. 4, No. 2, November 2000 Vol. 4, No. 1, Mei 2000 Vol. 3, No. 2, November 1999 Vol. 3, No. 1, Mei 1999 Vol. 3, No. 2, November 1999 Vol. 3, No. 1, Mei 1999 Vol. 2, No. 2, November 1995 Vol. 2, No. 2, November 1995 More Issue