cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
BACA: Jurnal Dokumentasi dan Informasi
ISSN : 01259008     EISSN : 23018593     DOI : 10.14203
Core Subject : Science,
BACA: Jurnal Dokumentasi dan Informasi atau yang disebut Jurnal BACA terbit pertama kali tahun 1974. Awal mula naskah terbitan bersifat populer-ilmiah. Namun, seiring dengan adanya tuntutan peningkatan kualitas terbitan sesuai dengan ketentuan akreditasi terbitan berkala ilmiah ditetapkan sebagai jurnal ilmiah (scientific journal). Ruang lingkup naskah Jurnal BACA mencakup bidang dokumentasi, informasi, dan perpustakaan. Sebagai referensi, penulis dapat merujuk ODLIS untuk menentukan subjek atau kata kunci terbitan. Visi: Menjadi Jurnal Ilmiah Bidang Kepustakawanan yang Berkualitas. Misi: Menyebarkan informasi ilmiah yang mutakhir dalam bidang kepustakawanan untuk kepentingan pendidikan, penelitian, dan perpustakaan. Tujuan: Meningkatkan aksesibilitas informasi dan literasi masyarakat dalam bidang kepustakawanan di era global. Bagi pembaca dan penulis yang ingin submit naskah ke jurnal ini, silakan daftar di menu register dan lakukan submit sebagai author. Bantuan redaksi di email: redaksi.pdii@mail.lipi.go.id.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 20, No 6 (1996): Maret" : 7 Documents clear
ILMUWAN NEGARA BERKEMBANG DIANAKTIRIKAN DALAM PENERBITAN ILMIAH Tupan Tupan; Rochani Nani Rahayu; Rahartri Rahartri; Mardiana Mardiana
BACA: JURNAL DOKUMENTASI DAN INFORMASI Vol 20, No 6 (1996): Maret
Publisher : Pusat Data dan Dokumentasi Ilmiah – Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (149.361 KB) | DOI: 10.14203/j.baca.v20i6.121

Abstract

Salah satu prestasi yang membanggakan bagi seorang ilmuwan ialah apabila ia dapat menerbitkan karya ilmiahnya dalam majalah ilmiah internasional terkemuka. Semakin banyak terbitan seorang ilmuwandalam majalah ilmiah internasional, semakin mantap pengakuan internasional terhadap bobot atau kualitas keilmuwan seseorang. Yang lebih penting lagi ialah bahwa dengan kegiatau penerbitan ihniah internasional tersebut temuan ilmiah seseorang akan dapat dikomunikasikan kepada ilmuwan lain di seluruh dunia. Tetapi untuk mencapai hal ini memang memerlukan perjuangan yang gigih, terutama bagi para ilmuwan di negara-negara yang sedang berkembang.Kenyataan menunjukkan bahwa para ilmuwan di negara-negara maju masih meragukan kemampuan para ilmuwan di negara-negara berkembang untuk menghasilkan karya ilmiah yang patut diperhitungkan.Mereka berpendapat bahwa dengan fasilitas yang serba kekurangan maka mustahil para ilmuwan negara-negara berkembang dapat menghasilkan karya ilmiah yang "mumpuni". Dengan dasar anggapan inimaka para editor majalah ilmiah internasional terkemuka memandang artikel yang dikirim oleh ilmuwan dari negara berkembang hanya dengan sebelah mata. Tidak jarang para editor tersebut sudah merasa alergihanya dengan melihat asal negara pengirim artikel. Artinya kalau ada dua artikel dengan bobot ilmiah yang relatif sama, tetapi yang satu dikirim oleh ilmuwan dari negara berkembang dan satunya lagi oleh ilmuwan dari negara maju maka hampir dapat dipastikan editor tersebut akan memilih artikel yang dikirim dari negara maju.
MEMASYARAKATKAN WAJIB SERAH SIMPAN KARYA CETAK DAN KARYA REKAM Sri Hartinah; Tupan Tupan; Setya Iswanti; Rahartri Rahartri; Sarwintyas Prahastuti
BACA: JURNAL DOKUMENTASI DAN INFORMASI Vol 20, No 6 (1996): Maret
Publisher : Pusat Data dan Dokumentasi Ilmiah – Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.872 KB) | DOI: 10.14203/j.baca.v20i6.122

Abstract

Hasil karya baik bentuk cetak maupun rekam yang dipublikasikan untuk umum, menurut Undang-Undang (UU) No. 4 tahun 1990 serta Peraturan Pemerintah RI (PP) No. 70 tahun 1991 wajib dilakukan serah simpan kepada Perpustakaan Nasional RI. Pemasyarakatn UU ini perlu dilakukan oleh pihak Perpusnas sebagai penanggungjawab atas pelestarian bahan pustaka yang ada di Indonesia.
PENDAYAGUNAAN INFORMASI PATEN Blasius Sudarsono
BACA: JURNAL DOKUMENTASI DAN INFORMASI Vol 20, No 6 (1996): Maret
Publisher : Pusat Data dan Dokumentasi Ilmiah – Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (161.252 KB) | DOI: 10.14203/j.baca.v20i6.123

Abstract

Beberapa waktu lalu, kita mendapat kejutan gembira sehubungan dengan sebuab temuan teknologi, khususnya di dunia telekomunikasi. Sebut saja tentang penemuan Medan MOSS. Penemuan pihak PT Telkom Divisi Regional II Sumatra itu, berkaitan dengan sistem komputer jaringan kabel (Sikojak) yang sudah dioperasikan penuh sejak beberapa waktu lalu. Dari Sikojak tadi, dibuat aplikasi demi kemudaban pelanggan, yaitu dengan menye-diakan Medan MOSS (mapping one stop service) yang dapat menampilkan peta daerah tempat tinggal pelanggan. Mengapamenarik? Karena temuan Medan MOSS membuat calon pelanggan yang akan menyampaikan permohonannya, yang sebe-lumnya harus membawa peta, kini tak perlu lagi datang langsung ke kan-tor Telkom. Petugas juga tak perlu lagi menunggu informasi dari bagian jaringan kabel, sebab tampilan di komputer memenuhi kebutuhan kedua pihak.Jadi, pada tampilan di komputer, pelanggan cukup menunjukkan alamatnya, dan petugas dengan mempelajari fasilitas jaringan yang ada, bisa langsung menentukan apakah permohonannya dikabulkan atautidak. Kita harap temuan ini akan memperoleh hak paten. Untuk apa? Agar temuan tersebut memperoleh perlindungan hukum. Di samping itu, tak kurang pentingnya adalab supaya temuan bisa disebarluaskandalam bentuk informasi paten.
PERSYARATAN UNTUK MEMPEROLEH PATEN ATAS PENEMUAN DALAM BIDANG TEKNOLOGI Hendro Wicaksono
BACA: JURNAL DOKUMENTASI DAN INFORMASI Vol 20, No 6 (1996): Maret
Publisher : Pusat Data dan Dokumentasi Ilmiah – Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.12 KB) | DOI: 10.14203/j.baca.v20i6.124

Abstract

Banyak penemuan teknologi yang telah digunakan orang tanpa memperoleh Hak Paten. Hal ini boleh jadi karena sang penemu tidak mengerti bahwapenemuannya mempunyai arti penting. Dapat juga penemu tersebut mengerti bahwa hasil penemuannya harus dimintakan hak paten tapi tidak tabu harus menghubungi siapa dan bagaimana cara serta prosedumya.Untuk membantu para penemu teknologi yang belum mengerti prosedumya, BACA mencoba menuangkan dalam terbitan kali ini.
BAHASA FORMAT CDS/ISIS Kamariah Tambunan
BACA: JURNAL DOKUMENTASI DAN INFORMASI Vol 20, No 6 (1996): Maret
Publisher : Pusat Data dan Dokumentasi Ilmiah – Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (594.919 KB) | DOI: 10.14203/j.baca.v20i6.119

Abstract

Artikel ini membahas bahasa yang digunakan untuk menulis format tampilan/cetak cantuman CDS/ISIS, khususnya perintah indensi, perintah spasi, perintah imbuhan, dan perintah model luaran.
SCIENTIFIC AND TECHNICAL INFORMATION SERVICES FOR INNOVATIVE INDUSTRIES & BUSINESS INFORMATION PRODUCTS WITH SPECIAL REFERENCES TO INDONESIA A. Abrizah
BACA: JURNAL DOKUMENTASI DAN INFORMASI Vol 20, No 6 (1996): Maret
Publisher : Pusat Data dan Dokumentasi Ilmiah – Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (274.115 KB) | DOI: 10.14203/j.baca.v20i6.125

Abstract

To suport and motivated industrial growth as well as to keep up industries with global changed in economy, trade and technology, there should be an applicable system of collection of information and monitoring of changes that will easely be retrieved by industrial users. The availability of information network on industry, such as industrial Information System Network (SINAS), many important database centres, as well as standard and patent information also play important role in providing appropriate information to develop better industrial products in Indonesia.
FUNGSI DAN PERANAN HUMAS DALAM SEBUAH PERPUSTAKAAN Mulni Adelina Bachtar; Arifah Sismita; Sri Purnomowati
BACA: JURNAL DOKUMENTASI DAN INFORMASI Vol 20, No 6 (1996): Maret
Publisher : Pusat Data dan Dokumentasi Ilmiah – Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (168.192 KB) | DOI: 10.14203/j.baca.v20i6.120

Abstract

Manusia telah diciptakan Tuhan untuk bergaul dengan sesamanya, itulah yang dikodratkan manusia sebagai mahluk sosial yang selalu berusaha mengembangkan akal dan pikirannya melalui cipta, rasa dan karsanya. Dalam kehidupannya, manusia dengan sendirinya akan timbul hubungan antara individu yang satu dengan yang lain, baik secara pribadi maupunsebagai anggota dalam kelompok kehidupan bermasyarakat.Dalam era globalisasi ini manusia akan menjadi semakin kritis dan dinamis dalam mengemukakan serta mempertahankan pendapatnya baik itu individu maupun kelompok, yang kita cari hanyalah bagaimanabisa menciptakan kerjasama yang baik dan harmonis. Maka fungsi dan peranan humas adalah sesuatu yang sangat penting kita butuhkan pada waktu sekarang ini, karena ilmu sosial moderen telah menemukan adanya persesuaian hidup daripada individu, kelompok dan institusi-institusi yang sangat diperlukan bagi umat manusia.

Page 1 of 1 | Total Record : 7


Filter by Year

1996 1996


Filter By Issues
All Issue Vol 42, No 2 (2021): Desember Vol 42, No 1 (2021): Juni Vol 41, No 2 (2020): DESEMBER Vol 41, No 1 (2020): JUNI Vol 40, No 2 (2019): Desember Vol 40, No 1 (2019): Juni Vol 39, No 2 (2018): DESEMBER Vol 39, No 1 (2018): Juni Vol 38, No 2 (2017): Desember Vol 38, No 1 (2017): Juni Vol 37, No 2 (2016): Desember Vol 37, No 1 (2016): Juni Vol 37, No 1 (2016): Juni Vol 36, No 2 (2015): Desember Vol 36, No 1 (2015): Juni Vol 35, No 2 (2014): Desember Vol 35, No 1 (2014): Juni Vol 34, No 2 (2013): Desember Vol 34, No 1 (2013): Juni Vol 33, No 2 (2012): Desember Vol 33, No 1 (2012): Juni Vol 31, No 1 (2010): Agustus Vol 30, No 2 (2009): Desember Vol 30, No 1 (2009): Agustus Vol 29, No 1 (2005): Juni Vol 28, No 2 (2004): Desember Vol 28, No 1 (2004): Juni Vol 27, No 2 (2003): Agustus Vol 27, No 1 (2003): April Vol 26, No 1-2 (2001): Maret-Juni Vol 25, No 3-4 (2000): September-Desember Vol 25, No 1-2 (2000): Maret-Juni Vol 24, No 3-4 (1999): September-Desember Vol 24, No 1-2 (1999): Maret-Juni Vol 23, No 4 (1998): Desember Vol 23, No 1-3 (1998): Maret-September Vol 22, No 5-6 (1998): Maret Vol 22, No 3-4 (1997): September Vol 21, No 6 (1997): Maret Vol 22, No 3-4 (1997) Vol 22, No 1-2 (1997) Vol 21, No 5 (1996): Desember Vol 21, No 3-4 (1996): September Vol 21, No 1-2 (1996): Juni Vol 20, No 6 (1996): Maret Vol 21, No 3-4 (1996) Vol 20, No 5 (1995): Desember Vol 20, No 3-4 (1995) Vol 20, No 1-2 (1995): Juni Vol 19, No 6 (1995): Maret Vol 19, No 5 (1994) Vol 19, No 3-4 (1994) Vol 19, No 1-2 (1994): Juni Vol 18, No 5-6 (1993) Vol 18, No 1-2 (1993) Vol 17, No 5-6 (1992) Vol 17, No 3-4 (1992) Vol 17, No 1-2 (1992) Vol 16, No 1-6 (1991) Vol 15, No 5-6 (1990) Vol 15, No 4 (1990) Vol 15, No 3 (1990) Vol 15, No 1-2 (1990) Vol 14, No 3-4 (1989) Vol 14, No 1-2 (1989) Vol 13, No 5-6 (1988) Vol 13, No 3-4 (1988) Vol 13, No 1-2 (1988) Vol 12, No 5-6 (1987) Vol 12, No 3-4 (1987) Vol 11, No 5-6 (1986) Vol 11, No 3-4 (1986) More Issue