cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
BACA: Jurnal Dokumentasi dan Informasi
ISSN : 01259008     EISSN : 23018593     DOI : 10.14203
Core Subject : Science,
BACA: Jurnal Dokumentasi dan Informasi atau yang disebut Jurnal BACA terbit pertama kali tahun 1974. Awal mula naskah terbitan bersifat populer-ilmiah. Namun, seiring dengan adanya tuntutan peningkatan kualitas terbitan sesuai dengan ketentuan akreditasi terbitan berkala ilmiah ditetapkan sebagai jurnal ilmiah (scientific journal). Ruang lingkup naskah Jurnal BACA mencakup bidang dokumentasi, informasi, dan perpustakaan. Sebagai referensi, penulis dapat merujuk ODLIS untuk menentukan subjek atau kata kunci terbitan. Visi: Menjadi Jurnal Ilmiah Bidang Kepustakawanan yang Berkualitas. Misi: Menyebarkan informasi ilmiah yang mutakhir dalam bidang kepustakawanan untuk kepentingan pendidikan, penelitian, dan perpustakaan. Tujuan: Meningkatkan aksesibilitas informasi dan literasi masyarakat dalam bidang kepustakawanan di era global. Bagi pembaca dan penulis yang ingin submit naskah ke jurnal ini, silakan daftar di menu register dan lakukan submit sebagai author. Bantuan redaksi di email: redaksi.pdii@mail.lipi.go.id.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 28, No 2 (2004): Desember" : 6 Documents clear
PENINGKATAN KINERJA TIM PENYUSUN UNSUR PENILAIAN DAN ANGKA KREDIT PUSTAKAWAN Rachmini Saparita
BACA: JURNAL DOKUMENTASI DAN INFORMASI Vol 28, No 2 (2004): Desember
Publisher : Pusat Data dan Dokumentasi Ilmiah – Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.719 KB) | DOI: 10.14203/j.baca.v28i2.87

Abstract

Pengertian pustakawan menurut keputusan Menpan Nomor 123/KEP/M.PAN/12/2002 adalah pejabat fungsional yang berkedudukan sebagai pe1aksana penyelenggara tugas utama kepustakawanan pada unit-unit perpustakaan, dokumentasi, dan informasi pada instansi pemerintah. Berarti pejabat fungsional pustakawan adalah pegawai negeri sipil (PNS) yang bertugas, bertanggung jawab, berwewenang, dan berhak secara penuh oleh pejabat yang berwenang untuk melakukan kegiatan kepustakawanan pada unit-unit perpustakaan, dokumentasi, dan informasi instansi pemerintah dan atau unit tertentu lainnya. Jabatan fungsional pustakawan adalah jabatan karier yang hanya dapat diduduki oleh seseorang yang telah berstatus sebagai PNS, berarti sebagai aparatur pemeritahan dalam melaksanakan tugas pemerintahan dan pembangunan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dengan sistem kerja pengembangan profesi.
MEMAHAMI PELAYANAN PERPOSAN NASIONAL BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI (TI) Sulistiyo Basuki
BACA: JURNAL DOKUMENTASI DAN INFORMASI Vol 28, No 2 (2004): Desember
Publisher : Pusat Data dan Dokumentasi Ilmiah – Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (421.37 KB) | DOI: 10.14203/j.baca.v28i2.80

Abstract

Tulisan ini ingin memasyarakatkan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) tentang pelayanan perposan nasional berbasis teknologi informasi (TI). Dengan dikembangkannya peranan TI setidaknya dapat meningkatkan mutu dan kapasitas pelayanan yang selama ini dilakukan secara manual. Penerapannya sudah dilakukan secara bertahap di sejumlah wilayah Indonesia, tentunya berdasarkan kemampuan dan dukungan pemerintah daerah dalam memfasilitasi infrastrukturnya. Penerapan TI tersebut, diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat terhadap kepentingan berinteraksi dengan atau melalui media pendukung komunikasi, terutama dalam menjalankan roda bisnis ataupun korespondensi antar individu. Selain itu, ketepatan-kecepatan waktu penyampaian sural maupun dokumen lain dalam bentuk elektronik melalui pemanfaatan TI, terutama bagi jangkauan layanan di daerah. Berbagai layanan berbasis TI telah ditampilkan, misalnya sural elektronik, transfer keuangan elektronik dan seterusnya. Oleh karenanya, dengan membaca dan memahami pelayanan perposan berbasis TI akan membuka cakrawala dalam duniaperposan di Indonesia.
MENGHIDUPKAN PENGETAHUAN, SUDAHKAH KITA LAKUKAN? Sri Purnomowati
BACA: JURNAL DOKUMENTASI DAN INFORMASI Vol 28, No 2 (2004): Desember
Publisher : Pusat Data dan Dokumentasi Ilmiah – Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.126 KB) | DOI: 10.14203/j.baca.v28i2.83

Abstract

Ikujiro Nonaka dan Hirotaka Takeuchi melalui bukunya berjudul The Knowledge Creating Company [Nonaka, 1995] mengupas dengan indah fenomena ini. Pengetahuan (knowledge) manusia pada hakekatnya terbingkai menjadi dua: explicit knowledge dan tacit knowledge. Explicit knowledge adalah pengetahuan yang tertulis, terarsip, tersebar (cetak maupun elektronik) dan dapat berfungsi sebagai bahan pembelajaran (reference) untuk orang lain. Tacit knowledge merupakan pengetahuan yang berbentuk know-how, pengalaman, skill, pemahaman, maupun rules of thumb. Yang juga disebut oleh Michael Polyani (pengarang buku the tacit dimension) sebagai fenomena ''pengetahuan kita jauh lebih banyak daripada yang kita ceritakan".
PAMERAN, MEDIA KOMUNIKASI ANTARA PERPUSTAKAAN DENGAN PENGGUNA Noorika Retno Widuri
BACA: JURNAL DOKUMENTASI DAN INFORMASI Vol 28, No 2 (2004): Desember
Publisher : Pusat Data dan Dokumentasi Ilmiah – Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.575 KB) | DOI: 10.14203/j.baca.v28i2.84

Abstract

Banyak cara yang dapat dilakukan dalam membina komunikasi antara perpustakaan dengan penggunanya. Pameran perpustakaan merupakan kegiatan di perpustakan. Kegiatan ini diharapkan dapat mende-katkan hubungan dan mengenalkan perpustakaan kepada masyarakat. Peyelenggaraan pameran perpus-takaan diharapkan ada feedback positif dari pengunjung sehingga terjadi komunikasi yang efektif.
HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PENDIDIKAN PENELITI DENGAN DOKUMEN YANG DISITIR PADA KARYA TULIS ILMIAH Ahmad Saefudin
BACA: JURNAL DOKUMENTASI DAN INFORMASI Vol 28, No 2 (2004): Desember
Publisher : Pusat Data dan Dokumentasi Ilmiah – Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (325.728 KB) | DOI: 10.14203/j.baca.v28i2.78

Abstract

Tujuan penelitian ini adaLah untuk mengetahui hubungan antara tingkat pene!iti dengan dokumen yang disitir. Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah tulisan peneliti Balitkabi yang dimuat dalam prosiding dan jurnal yang diterbitkan oleh Puslitbangtan dan Badan Litbang Pertanian. Data primer diperoleh dari daftar pustaka yang tertera dibagian akhir artikel. Jumlah sam pel 1. 744 sitiran. Data tingkat pendidikan peneliti diperoleh dari Urusan Kepegawaian. Hasil uji statistik melalui Chi Kuadrat untuk jenis dokumen menunjukkan bahwa X2 hitung lebih besar dari X2 label, yaitu 27,60 > 16,919, besarnya konfisien kontingensi C = 0, 125. Untuk bahasa dokumen X2 hitung lebih besar X2 label (21,55 > 5,591) dengan koefisien kontingesi sebesar 0, 11. Untuk para hidup (usia) dokumen, diketahui bahwa X2 hitung lebih kecil X2 label (0,591< 3, 481 ). Dari hasil analisis ini dapat disimpulkan bahwa antara tingkat pendidikan peneliti dengan jenis dokumen dan bahasa dokumen ada hubungan signifikan, sedangkaan antara tingkat pendidikan peneliti dengan para hidup dokumen yang disitir tidak ada hubungan signifikan.
KESEPAKATAN DUNIA UNTUK MEMBANGUN MASYARAKAT INFORMASI Sugiharto Sugiharto
BACA: JURNAL DOKUMENTASI DAN INFORMASI Vol 28, No 2 (2004): Desember
Publisher : Pusat Data dan Dokumentasi Ilmiah – Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (879.271 KB) | DOI: 10.14203/j.baca.v28i2.79

Abstract

Pada akhir tahun 2003, di Jenewa, Swiss, telah diselenggarakan pertemuan puncak dunia membahas kesepakatan global untuk membangun masyarakat informasi yang inklusif. Mengingat pentingnya kesepakatan itu bagi Indonesia maka dalam terbitan BACA nomor ini dimuat deklarasi yang dihasilkan dan terjemahannya. Semoga bermanfaat.

Page 1 of 1 | Total Record : 6


Filter by Year

2004 2004


Filter By Issues
All Issue Vol 42, No 2 (2021): Desember Vol 42, No 1 (2021): Juni Vol 41, No 2 (2020): DESEMBER Vol 41, No 1 (2020): JUNI Vol 40, No 2 (2019): Desember Vol 40, No 1 (2019): Juni Vol 39, No 2 (2018): DESEMBER Vol 39, No 1 (2018): Juni Vol 38, No 2 (2017): Desember Vol 38, No 1 (2017): Juni Vol 37, No 2 (2016): Desember Vol 37, No 1 (2016): Juni Vol 37, No 1 (2016): Juni Vol 36, No 2 (2015): Desember Vol 36, No 1 (2015): Juni Vol 35, No 2 (2014): Desember Vol 35, No 1 (2014): Juni Vol 34, No 2 (2013): Desember Vol 34, No 1 (2013): Juni Vol 33, No 2 (2012): Desember Vol 33, No 1 (2012): Juni Vol 31, No 1 (2010): Agustus Vol 30, No 2 (2009): Desember Vol 30, No 1 (2009): Agustus Vol 29, No 1 (2005): Juni Vol 28, No 2 (2004): Desember Vol 28, No 1 (2004): Juni Vol 27, No 2 (2003): Agustus Vol 27, No 1 (2003): April Vol 26, No 1-2 (2001): Maret-Juni Vol 25, No 3-4 (2000): September-Desember Vol 25, No 1-2 (2000): Maret-Juni Vol 24, No 3-4 (1999): September-Desember Vol 24, No 1-2 (1999): Maret-Juni Vol 23, No 4 (1998): Desember Vol 23, No 1-3 (1998): Maret-September Vol 22, No 5-6 (1998): Maret Vol 22, No 3-4 (1997): September Vol 21, No 6 (1997): Maret Vol 22, No 3-4 (1997) Vol 22, No 1-2 (1997) Vol 21, No 5 (1996): Desember Vol 21, No 3-4 (1996): September Vol 21, No 1-2 (1996): Juni Vol 20, No 6 (1996): Maret Vol 21, No 3-4 (1996) Vol 20, No 5 (1995): Desember Vol 20, No 3-4 (1995) Vol 20, No 1-2 (1995): Juni Vol 19, No 6 (1995): Maret Vol 19, No 5 (1994) Vol 19, No 3-4 (1994) Vol 19, No 1-2 (1994): Juni Vol 18, No 5-6 (1993) Vol 18, No 1-2 (1993) Vol 17, No 5-6 (1992) Vol 17, No 3-4 (1992) Vol 17, No 1-2 (1992) Vol 16, No 1-6 (1991) Vol 15, No 5-6 (1990) Vol 15, No 4 (1990) Vol 15, No 3 (1990) Vol 15, No 1-2 (1990) Vol 14, No 3-4 (1989) Vol 14, No 1-2 (1989) Vol 13, No 5-6 (1988) Vol 13, No 3-4 (1988) Vol 13, No 1-2 (1988) Vol 12, No 5-6 (1987) Vol 12, No 3-4 (1987) Vol 11, No 5-6 (1986) Vol 11, No 3-4 (1986) More Issue