cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
JIPMat (Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika)
ISSN : 25027638     EISSN : 25028391     DOI : -
Core Subject : Education,
JIPMat (Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika) is registered with p-ISSN 2502-7638 and e-ISSN 2502-8391 is a scientific journal of Mathematics Education Department Universitas PGRI Semarang which focuses on the delivery of information on mathematics education from elementary school to university high. JIPMat is published 2 times a year in April and October.
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 2 (2017)" : 10 Documents clear
PENGEMBANGAN MODEL PERMAINAN TRADISIONAL SUNDA MANDA DALAM MENINGKATKAN MULTIPLE INTELEGENSI SISWA DAN MAHASISWA Lusi Rachmiazasi Masduki; Eem Kurniasih
JIPMat Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jipmat.v2i2.1980

Abstract

Belum banyaknya tutor yang menggunakan model pembelajaran berbasis permainan tradisional dalam proses tutorial, membuat mahasiswa belum mengenal secara spesifik kegunaan permainan tradisional dalam pembelajaran di kelas, oleh sebab itu mahasiswa UT khususnya di pokjar kota semarang perlu dikenalkan model permainan tersebut untuk menumbuhkan jiwa nasionalisme terhadap permainan yang ada di Indonesia, sedangkan mata kuliah yang diambil adalah pembelajaran matematika SD karena mata kuliah ini sangat cocok diajarkan bagi para mahasiswa yang mayoritas guru sekolah dasar. Tujuan dari penelitian ini adalah menghasilkan produk berupa Model pembelajaran berbasis permainan tradisional sunda manda pada mata kuliah pembelajaran matematika SD di Universitas Terbuka sehingga dapat meningkatkan multiple intelegensi mahasiswa. Metode penelitian ini menggunakan model pengembangan Plomp dengan Model ini terdiri dari lima fase, yaitu (1) fase investigasi awal, (2) fase desain, (3) fase realisasi, (4) fase tes, evaluasi, dan revisi, dan (5) fase implementasi. Data diambil melalui validasi ahli untuk uji produk berupa model pembelajaran dan validasi lapangan untuk uji implementasi di sekolah dasar dan di perguruan tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk desain Model Permainan Tradisional Sunda Manda untuk Meningkatkan Multiple Intelegensi telah divalidasi oleh 2 orang validator dari Universitas Islam Sultan Agung yaitu ahli desain pembelajaran berbasis multiple intelegensi dan ahli materi matematika dengan rata-rata validasinya 92 dan 84 artinya produk pengembangan model permainan sunda manda layak untuk digunakan dalam proses pembelajaran mata kuliah pembelajaran matematika SD di universitas terbuka.
KESALAHAN PENALARAN DALAM PEMBUKTIAN MASALAH STRUKTUR ALJABAR Mohamad Waluyo; Christina Kartika Sari
JIPMat Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jipmat.v2i2.1975

Abstract

Penelitian ini mempunyai fokus pada kesalahan yang dilakukan mahasiswa dalam membuktikan suatu masalah dalam struktur aljabar. Secara umum kesalahan yang dilakukan adalah kesalahan penalaran yang terkait dengan cara berfikir mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memetakan kesalahan-kesalahan umum yang dilakukan mahasiswa dalam menyelesaikan masalah dalam aljabar abstrak. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan subyek penelitian yaitu pekerjaan 101 mahasiswa pada mata kuliah Struktur Aljabar Abstrak. Tugas-tugas dan hasil ujian mahasiswa dianalisa setiap langkah pengerjaannya. Beberapa kesalahan penalaran yang ditemuka dikategorikan menjadi empat: (1) Kesalahan penggunaan contoh dalam pembuktian (2) Penggunaan asumsi yang tidak tepat (3) Pembuktian biimplikasi yang tidak lengkap (4) Penggunaan definisi yang tidak tepat.
KEEFEKTIFAN MODEL ELICITING ACTIVITIES (MEAs) BERBANTU MACROMEDIA FLASH TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH Rina Dwi S; Rizky Esti U; Nurfitriana Rachman
JIPMat Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jipmat.v2i2.1981

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah hasil belajar antara Eliciting Acitivities lebih baik dari pada pembelajaran konvensional, prosentase ketuntasan belajar, dan untuk mengetahui pengaruh keaktifan  terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa. Berdasarkan  analisis dari perhitungan Anava diperoleh hasil ada perbedaan  hasil  belajar  siswa yang  menggunakan  MEAs dengan bantuan Macromedia Flash dengan  rata-rata 74,5 dan  konvensional dengan  rata-rata 56,7. Dari perhitungan  uji Post Hoc diperoleh hasil belajar siswa MEAs  dengan  bantuan  Macromedia Flash  lebih baik dari pembelajaran konvensional. Dari perhitungan uji regresi diperoleh  hubungan positif dan  signifikan dengan . Persentase  ketuntasan  belajar  klasikal kelas eksperimen  II  sebesar  89,29% dan presentase ketuntasan belajar kelas konvensional sebesar 14,71%. Kesimpulan  dari  penelitian  ini  adalah  model  pembelajaran Problem Based Learning dan Eliciting Activities  lebih efektif  diterapkan  dalam  pembelajaran  di dalam  kelas  dibanding  dengan penggunaan model pembelajaran  konvensional.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BERBASIS ADVANCE ORGANIZER UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA DI IKIP PGRI BOJONEGORO Novi Mayasari; Ali Noeruddin
JIPMat Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jipmat.v2i2.1976

Abstract

Tujuan Secara umum penelitian ini adalah untuk meningkatkan mutu pendidikan, khususnya  pada mata kuliah persamaan  differensial di IKIP PGRI Bojonegoro. Dan secara khusus target yang ingin dicapai melalui penelitian  ini adalah untuk mengembangkan buku ajar berbasis advance organizer  dalam upaya meningkatkan  kemampuan berpikir dan  pemahaman  mahasiswa terhadap konsep-konsep persamaan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian pengembangan (research and development). Validasi yang digunakan untuk buku ajar 1) uji ahli materi meliputi kelayakan isi, kelayakan penyajian, penilaian bahasa dan Penilaian Advance Organizer; 3) uji mahasiswa kelompok kecil; 4) uji mahasiswa kelompok besar; 5) uji lapangan. Akan tetapi pada saat ini penelitian baru sampai pada tahap uji mahasiswa kelompok kecil. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan dokumentasi, angket dan tes hasil belajar. Data dianalisis dengan analisis deskriptif dan analisis kuantitatif dengan uji t. Hasil dari analisis data pada uji coba produk pada kelas besar diperoleh uji hipotesis pada kelas eksperimen dan kontrol diperoleh thitung= 2,13 dengan ttabel = 1,997. Karena   thitung > ttabel maka H0 ditolak sehingga dapat disimpulkan penggunaan buku ajar berbasis advance organizer lebih efektif dibandingkan dengan pembelajaran tanpa menggunakan buku ajar berbasis advance organizer.
PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBASIS PERMAINAN MONOPOLI INDONESIA Rahaju Rahaju; Semin Rudi Hartono
JIPMat Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jipmat.v2i2.1977

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan aturan permainan monopoli Indonesia untuk meningkatkan prestasi belajar siswa. Permainan monopoli Indonesia digunakan untuk belajar menyelesaikan masalah matematika. Subjek penelitian tindakan kelas ini sebanyak 30 siswa kelas IV SD. Data dikumpulkan dengan lembar observasi, catatan lapangan, dan tes. Pembelajaran berbasis permainan monopoli Indonesia dimulai dengan menjelaskan materi dan membagi siswa dalam kelompok. Permainan dimulai dengan pemain melemparkan dadu, melangkah di atas papan permainan, dan meletakkan bidak pada petak. Pemain mengambil dan membacakan soal pada kartu AT atau AAI, kemudian berdiskusi. Jika jawaban benar, pemain mendapat modal tambahan dan berhak membeli properti. Jika jawaban salah, kelompok lain dapat menjawab tersebut. Pada akhir permainan, guru mengumumkan pemenang yaitu kelompok yang memiliki kekayaan terbanyak. Hasil tes menunjukkan bahwa siswa yang tuntas belajar pada tahap pratindakan sebanyak 36,7%, pada siklus I sebanyak 60%, dan pada siklus II sebanyak 83,3%.
EKSPERIMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT FACILITATOR AND EXPLAINING (SFE) BERBANTUAN ALAT PERAGA KOTAK IMAJINASI DITINJAU DARI KECERDASAN SPASIAL Chairunnisa Zahra; Santi Widyawati; Eka Fitria Ningsih
JIPMat Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jipmat.v2i2.1972

Abstract

Pembelajaran kooperatif Tipe Student Facilitator and Explaining (SFE) adalah suatu model pembelajaran dimana siswa belajar mempresentasikan ide atau pendapatnya pada rekan yang lain, sedangkan alat peraga kotak imajinasi merupakan salah satu jenis alat peraga tiga dimensi yang berbentuk kubus dan balok. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasy experiment) yang bertujuan untuk mengetahui pembelajaran dengan model pembelajaran SFE berbantuan alat peraga kotak imajinasi dan pembelajaran langsung sekaligus mengetahui kecerdasan spasial. Penelitian dilakukan di SMP Ma’arif 1 Metro Tahun Pelajaran 2016/2017 dengan populasi seluruh siswa kelas VIII yang terdiri dari 3 kelas, pengambilan sampel dengan cara cluster random sampling. Analisis data pada penelitian ini menggunakan uji analisis variansi dua jalan sel tak sama dengan taraf signifikansi 0,05 diperoleh nilai Fobs 5,89 yang merupakan anggota Daerah Kritis {F│F >4,028} sehingga H0 ditolak. Hal ini berarti bahwa terdapat perbedaan prestasi  belajar antara siswa yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran  SFE berbantuan alat peraga kotak imajinasi dan model  pembelajaran langsung. Kemudian dalam perhitungan hipotesis dengan taraf signifikansi 0,05 diperoleh nilai Fobs 74,88 yang merupakan anggota daerah kritis{F│F>3,178}sehingga H0  ditolak. Ini berarti semua kategori kecerdasan spasial siswa tinggi, sedang dan rendah memberikan efek yang berbeda terhadap prestasi belajar matematika siswa.
PROFIL DISPOSISI MATEMATIS MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKA UNIVERSITAS PGRI SEMARANG PADA MATA KULIAH KALKULUS INTEGRAL Sugiyanti Sugiyanti; Dina Prasetyowati
JIPMat Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jipmat.v2i2.1978

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan profil Disposisi Matematis (Mathematical Disposition) mahasiswa program studi pendidikan matematika Universitas PGRI Semarang pada mata kuliah Kalkulus Integral. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di Program Studi Pendidikan Matematika Universitas PGRI Semarang dengan pertimbangan kemudahan komunikasi antara peneliti dengan mahasiswa karena peneliti adalah dosen dari mahasiswa yang bersangkutan, dan belum pernah diadakan penelitian tentang profil Disposisi Matematis mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika UPGRIS pada mata kuliah Kalkulus Integral. Penelitian ini menunjukkan bahwa profil Disposisi Matematis mahasiswa program studi Pendidikan Matematika Universitas PGRI Semarang pada mata kuliah Kalkulus Integral meliputi: rasa percaya diri (self confidence), rasa diri mampu (self efficacy), rasa ingin tahu (curiousity), rajin dan tekun (deligence), fleksibel (flexibillity), reflektif (reflective).
TEORI BEBAN KOGNTIF DALAM KECEMASAN MATEMATIKA Layli Hidayah; Isdiyana Kusuma Ayu; Surya Sari Faradiba
JIPMat Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jipmat.v2i2.1973

Abstract

Kecemasan sebagai perasaan tidak menyenangkan ditandai dengan adanya rasa khawatir, gelisah, bingung dan tertekan. Dalam konteks pendidikan, konstruk kecemasan dapat ditemukan dalam beberapa bentuk, salah satunya adalah kecemasan terhadap matematika, atau yang lebih dikenal dengan istilah kecemasan matematika. Efek negatif dari kecemasan matematika dapat ditemui pada semua jenjang pendidikan. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan kecemasan matematika dengan beban kognitif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, Data diperoleh melalui penyebaran angket. Penelitian ini menghasilkan suatu kesimpulan bahwa kecemasan matematika berkorelasi positif beban kognitif intrinsic, extraneous, maupun germane, dimana nilai korelasi tertinggi ada pada korelasi kecemasan dengan beban kognitif intrinsic, yaitu sebaesar 0,739.
EFEKTIVITAS VISUALIZATION AUDITORY KINESTETIC DAN TWO STAY TWO STRAY BERBANTUAN LECTORA TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA SMA Noviana Dini Rahmawati; Achmad Buchori; Jody Setya Hermawan
JIPMat Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jipmat.v2i2.1979

Abstract

Penelitian ini di  latar belakangi dengan pentingnya hasil belajar siswa. Alternatif pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan tersebut adalah menggunakan model Visualization Auditory Kinestetic dan Two Stay Two Stray berbantuan software  Lectora. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifitas model Visualization Auditory Kinestetic dan Two Stay Two Stray berbantuan software  Lectora terhadap hasil belajar siswa. Metode penelitian ini adalah kuasi eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI SMA Kesatrian 2 Semarang. Sampel penelitian adalah kelas XI MIPA 1 sebagai kelas dengan model Visualization Auditory Kinestetic berbantuan software Lectora, kelas XI MIPA 2 sebagai kelas dengan model Two Stay Two Stray berbantuan software Lectora dan kelas XI MIPA 3 sebagai kelas konvensional. Data penelitian ini diperoleh melalui post test. Berdasarkan hasil perhitungan Anava satu jalur dengan  yaitu  menyebabkan  ditolak, berarti terdapat perbedaan hasil belajar siswa dengan model Visualization Auditory Kinestetic berbantuan software Lectora, Two Stay Two Stray berbantuan software Lectora dan konvensional. Selanjutnya digunakan uji pasca Anava antara kelas Visualization Auditory Kinestetic dan konvensional dengan menggunakan uji Scheffe’ menghasilkan  yaitu  menyebabkan  ditolak, berarti model Visualization Auditory Kinestetic berbantuan software Lectora lebih efektif dibandingkan dengan model konvensional terhadap hasil belajar siswa. Uji pasca Anava antara kelas Two Stay Two Stray dan konvensional dengan menggunakan uji Scheffe’ menghasilkan  yaitu menyebabkan  ditolak, berarti Two Stay Two Stray berbantuan software Lectora lebih efektif dibandingkan dengan pendekatan konvensional terhadap hasil belajar siswa.
EKSPERIMENTASI MODEL PEMBELAJARAN PAIR CHECKS PADA MATERI POKOK SEGITIGA DITINJAU DARI GAYA BELAJAR PESERTA DIDIK Meri Kuslaila; Eka Fitria Ningsih; Wahyu Kusumaningtyas
JIPMat Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jipmat.v2i2.1974

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui: pengaruh model pembelajaran pair check pada materi pokok segitiga ditinjau dari gaya belajar. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental semu dengan desain faktorial 2×3. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP N 3 Batanghari. Melalui Cluster Random Sampling diperoleh sampel penelitian adalah kelas VII 6 sebagai kelas eksperimen dan kelas VII 5 sebagai kelas kontrol. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes prestasi belajar matematika dan angket gaya belajar. Pengujian hipotesis menggunakan analisis variansi dua jalan dengan sel tak sama. Hasil penelitian adalah: (1) Model Pembelajaran pair check menghasilkan prestasi belajar yang lebih baik daripada model pembelajaran konvensional. (2) Prestasi belajar matematika peserta didik yang memiliki gaya belajar visual lebih baik daripada gaya belajar auditorial dan kinestetis, sedangkan prestasi belajar peserta didik yang memiliki gaya belajar auditorial lebih baik daripada gaya belajar kinestetik. (3) Tidak ada interaksi antara model pembelajaran dan gaya belajar terhadap prestasi belajar peserta didik pada materi pokok segitiga.

Page 1 of 1 | Total Record : 10