cover
Contact Name
-
Contact Email
mega.anggita@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
mega.anggita@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
F1 Building 1st Floor, Department of Sports Science, Faculty of Sports Science, Universitas Negeri Semarang. Sekaran Campus, Gunungpati District, Semarang City, Indonesia
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
JSSF : Journal of Sport Science and Fitness
ISSN : 22526528     EISSN : 27455718     DOI : https://doi.org/10.15294/jssf
Core Subject : Health,
Journal of Sport Science and Fitness (JSSF) is an open access online journal and printed by request, which published by Department of Sports Science, Faculty of Sports Science, Universitas Negeri Semarang, Indonesia. It is a special platform for sport scientist, lecturers, students, or even sport practitioners who want to publish their scientific works such as original papers, reviews and short reports. Hence, it aims to provide reliable source of information on current developments in the fields related to adaptive physical exercise, physical fitness, sport nutrition, and motion analysis for anyone who interested on sports science issues.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 1 No 2" : 10 Documents clear
ANALISIS KINESIOLOGI TEKNIK KETERAMPILAN TUBUH PADA OLAHRAGA LEMPAR LEMBING
Journal of Sport Science and Fitness Vol 1 No 2
Publisher : Department of Sports Science, Faculty of Sports Science, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jssf.v1i2.1511

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui analisis teknik keterampilan tubuh gaya cross-step pegangan Finlandia terhadap hasil lemparan pada olahraga lempar lembing yang ditinjau dari segi kinesiologi (anatomi, fisiologi, dan biomekanika). Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode survey dengan jenis penelitian korelasioner dan menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi pada penelitian ini adalah siswa  kelas sebelas Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Limbangan kecamatan Limbangan kabupaten Kendal dengan jumlah populasi 171 siswa dan sampel pada penelitian ini adalah 25 siswa putra kelas sebelas. Teknik pengambilan sampel dengan cara random sampling sistem undian. Variabel penelitian ini adalah analisis teknik keterampilan tubuh gaya cross-step pegangan Finlandia terhadap hasil lemparan pada olahraga lempar lembing  yang ditinjau dari segi kinesiologi (anatomi, fisiologi dan biomekanika) tubuh. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukan teknik keterampilan tubuh gaya cross-step pegangan Finlandia terhadap hasil lemparan pada olahraga lempar lembing  yang ditinjau dari segi anatomi, fisiologi, dan biomekanika serta ditinjau dari segi kinesiologi (anatomi, fisiologi, dan biomekanika) dalam kategori baik. The goal of the research to know the analysing of cross-step style body skill technique in finland grip toward the result in javelin throw that in terms of kinesiology (anatomy, physiology, and biomechanics). The method used in this study is a survey method with the type of korelasioner research and quantitative approach. The population in this study is the eleventh graders in Senior High School 1 Limbangan sub-district Kendal regency with a population of 171 students and the samples in this study are 25 students eleventh grade of boy. Sampling technique use random sampling lottery system. The variables of this research are the analysing of cross-step style body skill technique in finland grip toward the result in javelin throw that in terms of kinesiology (anatomy, physiology, and biomechanics) of body. The collected data was analyzed using descriptive analysis. The results showed cross-step style body skill technique in finland grip toward the result in javelin throw that in terms of anatomi, fisiologi, and biomechanic, also in terms of kinesiology (anatomy, physiology, and biomechanics) are in good category.
SUMBANGAN POWER OTOT TUNGKAI PANJANG TUNGKAI KEKUATAN OTOT PERUT TERHADAP GRAB START
Journal of Sport Science and Fitness Vol 1 No 2
Publisher : Department of Sports Science, Faculty of Sports Science, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jssf.v1i2.1527

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sumbangan power otot tungkai, panjang tungkai, dan kekuatan otot perut terhadap grab start renang. Standing broad jump digunakan untuk menentukan power otot tungkai, antrhopometer digunakan untuk menentukan panjang tungkai, dan sit-up digunakan untuk menentukan kekuatan otot perut. Metode yang digunakan adalah survey dengan teknik total sampling. Sampel pada penelitian ini adalah seluruh atlet Perkumpulan Renang Amurwa Tirta Club Kabupaten Pati yang berjumlah 20 atlet. Penelitian ini menunjukakan bahwa power otot tungkai memberikan sumbangan sebesar 43,16%, panjang tungkai memberikan sumbangan sebesar 29,05%, dan kekuatan otot perut memberikan sumbangan sebesar 25,6% terhadap grab start renang. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah secara bersama-sama power otot tungkai, panjang tungkai, dan kekuatan otot perut memberikan sumbangan sebesar 70,5%. Power otot tungkai memberikan sumbangan terbesar maka, power otot tungkai merupakan faktor utama yang harus diperhatikan dalam melakukan grab start renang. The aim of research to know donation of leg muscle power, leg length, and abdominal muscle strength to grab start. Standing broad jump are used to determain leg muscle power, antrhopometer are used to determain leg length, and sit-up test are used to determain abdomonal muscle strength. The method is total sampling survey technique. The samples in this study were all athletes Society Amurwa Tirta Pool Club Pati totaling 20 athletes. This study showed that leg muscle power contributed 43.16%, leg length contributed 29.05%, and abdominal muscle strength contributed 25, 6% of the results garb start. The conclusion of this research is leg muscle power, leg length, and abdominal muscle strength contributed by 70.5% jointly. Leg muscle power gives the graeatest contribution, leg muscle power is the main factor that must be considered in performing a grab star swimming.
PENGARUH PEMBERIAN ASUPAN CAIRAN (AIR) TERHADAP PROFIL DENYUT JANTUNG PADA AKTIVITAS AEROBIK
Journal of Sport Science and Fitness Vol 1 No 2
Publisher : Department of Sports Science, Faculty of Sports Science, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jssf.v1i2.1528

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui 1) Pengaruh aktivitas aerobik terhadap profil denyut jantung. 2) Pengaruh asupan cairan (air) terhadap profil denyut jantug 3) Perbedaan kecepatan denyut nadi pada sampel yang diberi dan yang tidak diberi cairan (air) saat aktivitas aerobik.Teknik pengambilan sampel dengan simple random sampling. Penelitian menggunakan metode eksperimen. Analisis menggunakan uji t-tes dengan signifikansi <0,05. Berdasarkan hasil perhitungan data diperoleh 1) tes awal kelompok kontrol adalah 76,07 dengan SD 9,592 dan  tes akhir adalah 124,4 dengan SD 15,188.dan di peroleh thitung = -10,541 dan nilai signifikansi (α) = 0,000 < 0,05. 2) kelompok eksperimen di dapat tes awal adalah 74,13 dengan SD 2,875 dan tes akhir adalah 76,60 dengan SD 4,517. Serta di peroleh thitung -1,784 dan nilai α = 0,085 > 0,05. 3) Perbandinagn tes akhir kelompok eksperimen 76,60 dengan SD 4,517 dan hasil akhir kelompok kontrol 124,67 dengan SD 15,188. Selain itu juga diperoleh t hitung -11,749 dan nilai α < 0,05. Destination of this study is to determine 1) the effect of aerobic activity heart pulse profile. 2) Effect of fluid intake (water) to the pulse profile heart 3) The differences in pulse rate on the sample that given and not given liquid (water) when activity aerobik. The Sampling technique uses simple random sampling. The Research uses experimental methods. The Analisis uses t-test with significance tests <0.05. Based on calculations of data obtained by 1) the initial test control group was 76.07 with a SD 9.592 and final test was 124.4 with SD 15.188., And obtained thitung = -10.541 and significance value (α) = 0.000 <0.05. 2) to test the experimental group at baseline was 74.13 with SD 2.875 and final test was 76.60 with SD 4.517. As well as the value obtained thitung -1.784 and α = 0.085> 0.05. 3) The comparison of final test experimental group 76.60 with SD 4.517 124.67 with a control group 124,67 with SD 15.188. It also obtained t count -11.749 0.000 and α values ​​<0.05.
PERSEPSI SISWA SMA NEGERI DI KABUPATEN BREBES TERHADAP OLAHRAGA PENCAK SILAT TAHUN AJARAN 2012
Journal of Sport Science and Fitness Vol 1 No 2
Publisher : Department of Sports Science, Faculty of Sports Science, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jssf.v1i2.1529

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui persepsi siswa SMA Negeri di Kabupaten  Brebes terhadap olahraga pencak silat. Populasi penelitian ini  siswa kelas X SMA Negeri di Kabupaten Brebes tahun ajaran 2012 yang berjumlah pada SMA 01 135 siswa, SMA 02 134 siswa, SMA 03 120 siswa. Pengambilan sampel dengan proposional random sampling. Proposi ditentukan  25% sehingga didapatkan sejumlah 97 siswa  dari tiap-tiap  sekolah sebagai sampel penelitian. Variabel penelitian ini adalah Persepsi Terhadap Olahraga Pencak Silat Pada Siswa SMA Negeri Kabupaten Brebes 2012. Pengumpulan data menggunakan metode angket. Hasil analisis data menunjukkan bahwa persepsi siswa SMA Negeri di Kabupaten Brebes Terhadap Olahraga Pencak Silat secara umum telah memiliki nilai skor rata-rata 63,01, nilai  yang paling rendah dengan skor sebesar 30 dan nilai yang paling tinggi dengan skor sebesar 89. Dari 97 siswa terdapat 4 responden atau 4% dalam kategori sangat baik pada interval antara 81,26 - 100, ada 50 responden atau 52% dalam kategori baik pada interval antara 62,51 - 81,25, ada 39 responden atau 40% dalam kategori cukup pada interval antara 43,76 - 62,50, dan ada 4 siswa atau 4% yang mempunyai kategori kurang. Simpulan penelitian ini yaitu pada siswa SMA N Kaupaten .Brebes secara umum telah memiliki persepsi yang baik terhadap olahraga pencak silat baik (52%) sehingga dapat diajukan saran untuk menarik persepsi siswa seharusnya dengan melalui  demo atraksi atau jurus-jurus dalam pencak silat harus diperkenalkan pada siswa di sekolah agar timbul rasa ingin tahu dan ingin bisa melakukan olahraga tersebut tentunya dengan hal-hal yang menarik pula agar siswa mudah tertarik olahraga tersebut. The purpose of  the research to know perceptions of students state senior high schools in Brebes regency toward the martial arts sports. The population of this sudy is students in class X state senior high schools in brebes regency 2012 school year which amount to 135 student in 01 state senior high school, 134 student in 02 state senior high school , 120 student in 03 state senior high school. The sampling use proportional random sampling. Proportion  is determined 25% to obtain a total of  97 students from each school in the sample study. The variable of this research is The Perception of students in state senior high school in brebes regency toward material arts sports. Data collection uses questionnaires.The results of data analysis showed that students' perceptions of high schools in Brebes Against Pencak Silat Sports in general has had an average score 63.01, the lowest value with a score of 30 and the highest scores with a score of 89. Of 97 students, there are 4 or 4% of respondents in the category very well in the interval between 81.26 to 100, there were 50 respondents or 52% in both categories in the interval between 62.51 to 81.25, there were 39 respondents or 40% in category enough in the interval between 43.76 to 62.50, and there are 4 or 4% of students who have less category. The conclusions of this study are the students of state senior high school in Brebes regency generaly have had a good perception of martial arts sports excellent (52%) that can be submitted suggestions to attract students' perceptions through the demo supposed to attractions or moves in martial arts should be introduced in students in the school that raised the curiosity and want to be able to do the exercise course with interesting things too easy for students interested in the sport.
HUBUNGAN BERAT BADAN TINGGI BADAN DAN PANJANG TUNGKAI DENGAN KELINCAHAN
Journal of Sport Science and Fitness Vol 1 No 2
Publisher : Department of Sports Science, Faculty of Sports Science, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jssf.v1i2.1530

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan berat badan, tinggi badan dan panjang tungkai dengan kelincahan. Metode penelitian dengan menggunakan survey test. Populasi dalam penelitian ini 20 orang siswa SSB IKA Undip U-12 tahun 2012. Analisis data menggunakan penghitungan statistik uji analisis regresi dengan bantuan analisis program SPSS 16. Sebelum dilakukan uji hipotesis, dilakukan uji persyaratan analisis yakni 1) uji normalitas menggunakan kolmogorov-smirnov tes, 2) uji linieritas garis regresi dengan melihat nilai F, 3) uji asumsi klasik terdiri dari uji multikolinieritas, uji heterokedastisitas dan uji glejser. Hasil penelitian diperoleh: Hubungan berat badan sebesar 4,2 %, tinggi badan 1,5%, panjang tungkai 7,6% dan bersama-sama mempenggaruhi kelincahan sebesar 7,2% dan sisanya dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak masuk dalam penelitian. Dari hasil diatas dapat disimpulkan bahwa berat badan, tinggi badan dan panjak tungkai tidak terdapat hubungan yang signifikan dengan kelincahan. Analisis data menunjukkan bahwa berat badan, tinggi badan dan panjang tungkai tidak memiliki pengaruh besar terhadap kelincahan. Akan tetapi potensi antropometri yang baik akan menunjang sesuatu  penampilan sikap dan gerakan yang optimal dalam suatu olahraga, sehingga potensi ini harus dikembangkan dalam pembinaan olahraaga. The research objective is to find out relationship body weight, body high and length of leg with agility. The Test uses survey research metods. Population used in this study were 20 students SSB IKA Undip U-12  year in 2012. The Analysis data uses a statistical calculation with regresion test aidly SPSS 16 Program . Before hypothesis testing, the analysis of test requirements 1) test for normality uses the kolmogorov-smirnov test, 2) test the linierity of the regression line to see the value of F, 3) test for classic assumption consist of multikolinieritas test, heterokedastisitas test and glejser test. Hypothesis testing uses test regresion analysis. The research outcome with: relationship body weight by 4,2%, body high 1,5%, length of leg 7,6% and jointly affect the agility and the rest of 7,2% influenced by other variables are notincluded in the study. From the above results suggested the data in order be conclution that body weight, body high and long of leg there is not be significant relationship with agility. The analysis of data show that body weight, body high and long of leg is not supply much influence to agility. But, potential of anthropometry could support to attitude for appearance and optimum motion on sport performance, so this potential must be accustom in sport founding.
PENGARUH VARIASI LATIHAN FOREHAND DRIVE TERHADAP KEMAMPUAN MELAKUKAN FOREHAND DRIVE TENIS LAPANGAN BAGI PETENIS PEMULA
Journal of Sport Science and Fitness Vol 1 No 2
Publisher : Department of Sports Science, Faculty of Sports Science, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jssf.v1i2.1531

Abstract

Forehand adalah pukulan yang paling dasar dan paling mudah diajarkan dalam tenis lapangan. Pada studi ini dilakukan investigasi pengaruh variasi latihan forehand drive terhadap kemampuan melakukan forehand drive tennis lapangan pada petenis pemula. Sampel diambil dari petenis pemula yang dikelompokkan sesuai dengan kemampuan melakukan forehand drive. Masing-masing kelompok mendapatkan latihan forehand drive dengan variasi bertahap depan ke belakang dan posisi tetap di belakang. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan variasi latihan forehand drive terhadap kemampuan melakukan forehand drive tenis lapangan. Hal ini ditunjukkan oleh hasil uji-t, dimana thitung (12,756) > ttabel (2,457). Berdasarkan hasil uji-t dari penelitian didapatkan tidak adanya pengaruh variasi latihan forehand drive dengan kemampuan awal dari petenis pemula. Namun dari penelitian ditemukan keefektifan dari variasi latihan forehand drive terkait dengan kemampuan awal dari petenis pemula. Petenis pemula dengan kemampuan awal forehand drive tinggi lebih efektif diberi variasi latihan forehand drive dengan posisi tetap di belakang. Sedangkan latihan forehand drive bertahap depan ke belakang lebih efektif diberi untuk petenis pemula dengan kemampuan awal forehand drive rendah. Forehand is hit the most basic and most easily taught in tennis. In this study the influence of variations in practice investigation of the ability to make a forehand drive forehand drive in tennis beginner tennis court. Samples were taken from beginner players that are grouped according to ability to perform forehand drive. Each group received training forehand drive with gradual variation front to back and the position remains behind. The results showed a significant effect of the variations in practice forehand drive forehand drive capacity for tennis. This is shown by the results of the t-test, where t count (12.756)> t table (2.457). Based on t-test results of the study found no effect of variations in practice forehand drive with the ability to start from a beginner tennis player. However, the study found the effectiveness of the exercise of the variation associated with the ability forehand drive beginning from novice players. Beginner players with high initial ability forehand drive more effective given the variations in practice forehand drive with a fixed position in the back. While exercise gradually forehand drive front to rear more effective given for beginner players with the ability to start a low forehand drive.
MANAJEMEN PENGPROV PERSANI JAWA TENGAH DALAM PERSIAPAN MENGIKUTI PON XVIII TAHUN 2012 DI RIAU
Journal of Sport Science and Fitness Vol 1 No 2
Publisher : Department of Sports Science, Faculty of Sports Science, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jssf.v1i2.1532

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk mengetahui persiapan Pengprov Persani Jawa Tengah dalam persiapan mengikuti PON XVIII tahun 2012 di Riau. Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik wawancara observasi dan dokumentasi. Diperoleh hasil persiapan yang dilakukan oleh perngurus sudah baik dengan ada beberapa kendala yaitu kendala pendanaan dan fasilitas. Manajemen latihan berjalan secara akuntabel dan terprogram serta kesiapan atlet dalam bertanding baik secara fisik, mental, dan teknik . There was a research to know management of preparation Pengprov Persani Central of Java to following PON XVIII 2012 in Riau. The method is descriptive qualitative with interview, observation, and documentation technique. Obtained results, preparation is done by Pengprov been good with some constraints, namely funding and facility constraints. Management exercises are done in an accountable and programmed as well as the readiness of athletes to compete physically, mentally, and techniques.
SUMBANGAN POWER OTOT LENGAN PANJANG LENGAN KEKUATAN OTOT PERUT TERHADAP LEMPARAN KEDALAM
Journal of Sport Science and Fitness Vol 1 No 2
Publisher : Department of Sports Science, Faculty of Sports Science, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jssf.v1i2.1533

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui berapa besar sumbangan power otot lengan, panjang lengan, kekuatan otot perut terhadap jauhnya lemparan ke dalam. Metode penelitian menggunakan survey test. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah 20 orang pemain PS Untag Semarang. Metode pengolahan data menggunakan penghitungan statistik. Sebelum dilakukan uji hipotesis, dilakukan uji persyaratan analisis yakni 1) uji normalitas menggunakan kolmogorov-Smirnov tes, 2) Uji Homogenitas menggunakan Chi-Square dan 3) untuk uji linieritas garis regresi dengan melihat nilai F, 4) Uji keberartian model. Uji hipotesis dengan uji analisis regresi. Hasil penelitian berdasarkan perhitungan adalah: Power otot lengan berpengaruh kurang, panjang lengan berpengaruh kurang, kekuatan otot perut berpengaruh kurang dan bersama-sama berpengaruh sedang terhadap jauhnya lemparan ke dalam dan sisanya dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak termasuk dalam penelitian. Dari hasil diatas data disarankan kepada pelatih agar memberikan latihan lemparan ke dalam secara lebih efektif, pemain agar lemparan ke dalam dapat ditingkatkan dalam latihan dan para peneliti dan pemerhati sepakbola untuk melakukan penelitian lanjut dengan menambah variabel yang diperkirakan mempunyai hubungan yang lebih signifikan, misalnya teknik lemparan, timing lemparan, fleksibiltas gerakan serta efisiensi gerakan. The research objective is to find out how much power contribution of the arm muscles, arm length, abdominal muscle strength to throw away the inside. Test using survey research methods. Population used in this study were 20 players PS Untag Semarang. Data processing method using a statistical calculation. Prior to hypothesis testing, analysis of the tested conditions 1) test for normality using the Kolmogorov-Smirnov test, 2) homogeneity test using Chi-Square and 3) to test the linearity of the regression line to see the value of F, 4) Test keberartian model. Hypothesis testing with test regression analysis. The study is based on the calculation are: Power arm muscles less powerful, less influential arm's length, abdominal muscle strength and less powerful effect together is to throw away the rest in and influenced by other variables not included in the study. From the above results suggested the data in order to provide training to coach throw-in in a more effective, the throw-in player that can be improved in the exercise and the researchers and observers of football to do the research further by adding a variable that is estimated to have a more significant relationship, such as the throw technique , timing throws, flexibility and efficiency of motion movement.
SUMBANGAN KEKUATAN OTOT JARI, OTOT PERUT DAN DAYA LEDAK OTOT TUNGKAI DALAM REVERSE LAY UP
Journal of Sport Science and Fitness Vol 1 No 2
Publisher : Department of Sports Science, Faculty of Sports Science, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jssf.v1i2.1534

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui : 1) Sumbangan kekuatan otot jari terhadap hasil reverse lay up shoot dalam permainan bola basket. 2) Sumbangan kekuatan otot perut terhadap hasil reverse lay up shoot. 3) Sumbangan daya ledak otot tungkai terhadap hasil reverse lay up shoot. 4) Sumbangan kekuatan otot jari, otot perut, dan power otot tungkai terhadap hasil reverse lay up shoot dalam permainan bola basket pada tim bola basket siswa SMA Negeri Ajibarang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei, dengan jumlah subjek 24 siswa putra yang menjadi tim bola basket SMA Negeri Ajibarang tahun 2012. Instrumen tes pengukuran kekuatan otot jari dengan menggunakan grip strength test, pengukuran kekuatan otot perut dengan menggunakan Sit Up test, pengukuran power otot tungkai dengan menggunakan vertical jump test. Metode pengolahan data menggunakan analisis regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial kekuatan otot jari memberikan sumbangan terhadap hasil reverse lay up shoot yaitu sebesar 23,3%, sumbangan kekuatan otot perut sebesar 29,4% dan sumbangan daya ledak otot tungkai sebesar 30,1%. Besar sumbangan kekuatan otot jari, otot perut dan power otot tungkai terhadap hasil reverse lay up shoot sebesar 53,0%. Simpulan dalam penelitian ini bahwa secara parsial variabel kekuatan otot jari, otot perut dan daya ledak otot tungkai memberikan sumbangan yang kuran signifikan terhadap variabel hasil reverse lay up shoot. Secara simultan seluruh variabel bebas memberi sumbangan yang signifikan terhadap variabel terikat. Saran pelatih bola basket supaya meningkatkan frekwensi latihan teknik dalam melakukan reverse lay up shoot dan menyisipkan program peningkatan kekuatan dan power. Saat latihan lay up shoot, terutama reverse lay up shoot perlu menekankan pada kombinasi atau koordinasi antara kekuatan otot jari, kekuatan otot perut dan power agar menjadi gerakan yang terpadu. Untuk peneliti lain dalam penelitian yang sejenis dapat di gunakan sebagai bahan pembanding. The purpose of this study was to determine: 1) Contribution to the finger muscle strength results in a reverse lay up shoot a basketball game. 2) Contributions to the abdominal muscle strength shoot reverse lay up. 3) Donations explosive power of the limb muscles shoot reverse lay up. 4) Donations finger muscle strength, abdominal muscle, leg muscle and power to shoot the reverse lay up in the game of basketball in high school basketball team Ajibarang State. The method used in this study is a survey method, the number of 24 subjects by boys who become high school basketball team in 2012 Affairs Ajibarang. Muscle strength measurement test instrument using the finger grip strength test, measurement of abdominal muscle strength by using a Sit Up test, measurement of leg muscle power by using the vertical jump test. Method of processing data using regression analysis. The results showed that the partial finger muscle strength contributed to the results of the shoot reverse lay-up of 23.3%, the contribution of abdominal muscle strength by 29.4% and the contribution of leg muscle explosive power of 30.1%. Large contribution of finger muscle strength, abdominal muscle and leg muscle power of the shoot reverse lay up by 53.0%. The conclusions in this study that the partial variable finger muscle strength, explosive power abs and leg muscles contribute significantly to the outcome variables Kuran reverse lay up shoot. Simultaneously all the independent variables contributed significantly to the dependent variable. Suggestions to improve the basketball coach in the frequency of exercise techniques to reverse lay up shoot and paste the program increased the strength and power. Shoot lay-up during exercise, especially reverse lay up shoot to emphasize the combination or coordination between the forces of finger muscles, abdominal muscle strength and power to become a unified movement. For other researchers in similar studies can be used as a comparison.
SUMBANGAN POWER LENGAN DAN PANJANG LENGAN TERHADAP KEMAMPUAN LEMPAR CHEST PASS BOLA BASKET PADA KLUB BOLA BASKET BLUESKY KABUPATEN DEMAK
Journal of Sport Science and Fitness Vol 1 No 2
Publisher : Department of Sports Science, Faculty of Sports Science, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jssf.v1i2.1535

Abstract

Prestasi olahraga dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya adalah faktor bakat, keahlian dan latihan. prestasi yang terjadi pada saat ini merupakan hasil perpadua dari komponen-komponen yang menunjang pencapaian prestasi tersebut. Adapun faktor-faktor penentu pencapaian prestasi dalam cabang olahraga dapat di kelompokan menjadi beberapa aspek yaitu diantaranya, Aspek biologis, Aspek psikologis, Aspek lingkungan, dan Aspek penunjang. Khusus dalam pelaksanaan lemparan chest pass permaina Bola Basket, aspek kondisi fisik yang turut menentukan keberhasilan pemain dalam melakukan lemparan chest pass salah satunya adalah power lengan pemain. Berdasarkan latar belakang ini, maka permaslahan pada penelitian di ini adalah Berapa besarnya sumbangan power lengan dan panjang lengan terhadap kemampuan lemparan chest pass bola basket. Sedangkan tujuan penelitian adalah barapa besarnya sumbangan power lengan dan panjang lengan terhadap kemampuan lemparan chest pass bola basket. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 25 orang yang diambil dengan teknik total sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya sumbangan yang seknifikan  power lengan panjang lengan terhadap kemampuan lemparan chest pass pada pemain bola basket. Saran yang di inginkan oleh peneliti adalah Bagi pemain bola basket selain berkonsentrasi pada latihan dasar lemparan chest pass juga perlu berlatih meningkatkan kondisi fisiknya khususnya power lengan yang terbukti dapat memberikan kontribusi positif terhadap kemampuannya dalam melakukan lemparan chest pass. Sporting achievement to be regarded by severally factor amongst those is talent factor, membership and training. happening achievement for the moment constitute perpadua's result of component that prop that achievement attainment. There is determinant even achievement attainment in branch sporting gets at kelompokan becomes many aspects which is amongst those, biologis's aspect, Psychological aspect, Environmental aspect, and supporter Aspect. Special in pitched performing chest pass  permaina is Basketball, physical condition aspect that according determine player success in does throw chest pass one of it is power player arm. Base this background, therefore permaslahan on observational at it is how big contribution power  arm and long arm to pitched ability chest pass  basketball. Meanwhile to the effect research is barapa outgrows it contribution power  arm and long arm to pitched ability chest pass  basketball.  Sample in observational it total 25 person that took by tech full scale sampling . This observational result points out to mark sense contribution that seknifikan power arms elongated arm to pitched ability chest pass  on basketball player. Tips that at wants by researcher be divide basketball player besides concentrate on pitched basic training chest pass  also needs exercise to increase its physical condition in particular power evident arm can give positive contribution to its ability in does throw chest pass.

Page 1 of 1 | Total Record : 10