cover
Contact Name
-
Contact Email
mega.anggita@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
mega.anggita@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
F1 Building 1st Floor, Department of Sports Science, Faculty of Sports Science, Universitas Negeri Semarang. Sekaran Campus, Gunungpati District, Semarang City, Indonesia
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
JSSF : Journal of Sport Science and Fitness
ISSN : 22526528     EISSN : 27455718     DOI : https://doi.org/10.15294/jssf
Core Subject : Health,
Journal of Sport Science and Fitness (JSSF) is an open access online journal and printed by request, which published by Department of Sports Science, Faculty of Sports Science, Universitas Negeri Semarang, Indonesia. It is a special platform for sport scientist, lecturers, students, or even sport practitioners who want to publish their scientific works such as original papers, reviews and short reports. Hence, it aims to provide reliable source of information on current developments in the fields related to adaptive physical exercise, physical fitness, sport nutrition, and motion analysis for anyone who interested on sports science issues.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 2" : 10 Documents clear
SUMBANGAN PANJANG TUNGKAI, KEKUATAN OTOT TUNGKAI, KEKUATAN OTOT PERUT TERHADAP HASIL SERVIS
Journal of Sport Science and Fitness Vol 2 No 2
Publisher : Department of Sports Science, Faculty of Sports Science, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jssf.v2i2.2498

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui sumbangan panjang tungkai, kekuatan otot tungkai, dan kekuatan otot perut terhadap hasil servis atas sepak takraw anggota Klub Lambao Putro Pekalongan. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan teknik survei tes dan pengukuran. Anthropometer digunakan untuk mengukur panjang tungkai, Back and Leg Dynamometer untuk mengukur kekuatan otot tungkai, dan Sit-Up Test untuk mengukur kekuatn otot perut. Diperoleh hasil, panjang tungkai memberikan sumbangan sebesar 2,2%, kekuatan otot tungkai  sebesar 7,3%, kekuatan otot perut sebesar 3,6%, dan secara bersama-sama memberikan sumbangan sebesar 13,1% terhadap hasil servis atas. Kekuatan otot perut memberikan sumbangan paling besar, diikuti panjang tungkai yang memberikan sumbangan terbanyak kedua, dan kekuatan otot tungkai yang memberikan sumbangan paling kecil terhadap hasil servis atas. A study to determine the contribution of leg length, leg muscle strength, and the strength of your abdominal muscles to yield the sepak takraw service club members Lambao Putro Pekalongan. The approach is a quantitative survey of test and measurement techniques. Anthropometer used to measure limb length, Back and Leg Dynamometer to measure the strength of the leg muscles, and Sit-Up Test to measure kekuatn abdominal muscles. Obtained results, long legs gives a contribution of 2,2%, strength leg muscle by 7,3%, abdominal muscle strength by 3,6%, and together contributed 13,1% to the results of the service. Abdominal muscle strength contributed the most, followed by leg length which contributes the second highest, and the strength of the leg muscles that contribute least to the results of the service.
SUMBANGAN KOORDINASI MATA-TANGAN, POWER LENGAN, DAN POWER TUNGKAI TERHADAP FOREHAND DRIVE
Journal of Sport Science and Fitness Vol 2 No 2
Publisher : Department of Sports Science, Faculty of Sports Science, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jssf.v2i2.2501

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sumbangan relatif dan sumbangan efektif koordinasi mata tangan, power otot lengan dan power otot tungkai terhadap hasil  pukulan forehand drive pada atlet klub tenis lapangan Grose kota Semarang tahun 2012. Metode penelitian dengan survei tes. Diperoleh hasil sumbangan efektif koordinasi mata-tangan terhadap hasil pukulan forehand drive pada atlet klub tenis lapangan Grose kota Semarang yaitu  sebesar 22,7 %, power otot lengan terhadap hasil pukulan forehand drive sebesar 17,9 %, power otot tungkai terhadap hasil pukulan forehand drive  sebesar 33,9 %, Koordinasi mata-tangan, power otot lengan dan power otot tungkai secara bersama-sama memberikan sumbangan terhadap hasil pukulan forehand drive pada atlet tenis lapangan Grose kota Semarang yaitu  sebesar 74,4 %.Penelitian dapat disimpulkan bahwa Koordinasi mata-tangan memberikan sumbangan yang kecil  terhadap hasil pukulan forehand drive,power otot lengan memberikan sumbangan yang kecil terhadap hasil pukulan forehand drive, power otot tungkai memberikan sumbangan yang kecil terhadap hasil pukulan forehand drive, koordinasi mata-tangan, power otot lengan dan power otot tungkai secara bersama-sama memberikan sumbangan yang besar  terhadap hasil pukulan forehand drive. The purpose of this study is to know how relative contribution and effective contribution for hand-eye coherency, arm muscle power, and leg muscle power according to  forehand drive hit power result for Grose tennis court club Semarang athlete’s in 2012. The methode of this study is survey test. The datas is obtained from experimental test and measurement test with multiple regression test analytic methode. And the result of the test shows that effective contribution of hand-eye coherency according to forehand drive hit power result for Grose tennis court club Semarang athlete’s is 22,7%, arm muscle power according to forehand drive hit power result is 17,9%, and leg muscle power according to forehand drive hit power result is 33,9% and contribution for hand-eye coherency, arm muscle power, and leg muscle power in one relation according to  forehand drive hit power result is 74,4%. From the analytics i can conclude that hand-eye coherency give a small impact according to forehand drive hit power result, arm muscle power give a small impact according to forehand drive hit power result, and leg muscle power give a small impact according to forehand drive hit power result. when hand-eye coherency, arm muscle power, and leg muscle power used all together, they can gave a big impact for forehand drive hit power result.
MINAT BERMAIN FUTSAL DI JENIS LAPANGAN VINYIL, PARQUETTE, RUMPUT SINTETIS DAN SEMEN PADA PENGGUNA LAPANGAN DI SEMARANG
Journal of Sport Science and Fitness Vol 2 No 2
Publisher : Department of Sports Science, Faculty of Sports Science, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jssf.v2i2.2516

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui minat bermain futsal di jenis lapangan vinyil, parquette, rumput sintetis dan semen pada pengguna lapangan futsal di Semarang dan untuk mengetahui jumlah lapangan futsal dan jumlah pengguna lapangan futsal jenis vinyil, parquette, rumput sintetis dan semen yang ada di Semarang. Survei lapangan dengan objek penelitian 44 lapangan futsal dan jumlah pengguna lapangan sebanyak 6513 orang. Penelitian adalah penelitian jenis kuantitatif. Penelitian menggunakan metode angket, dokumentasi dan observasi dalam pengambilan data. Penelitian ini menggunakan teknik Proporsional Random Sampling dalam mengambil sampel yaitu mengambil proporsi populasi sampel dan mendapatkan hasil sampel sebanyak 298 sampel penelitian. Hasil penelitian bahwa minat bermain futsal di jenis lapangan vinyil, parquette, rumput sintetis dan semen pada pengguna lapangan di Semarang sangat tinggi atau berminat. Prosentase sebagai beriktut 80,4% minat bermain futsal di jenis lapangan vinyil, 69,8% minat bermain futsal di jenis lapangan parquette, 80,3% minat bermain futsal di jenis lapangan rumput sintet dan 75,0% minat bermain futsal di jenis lapangan semen. Hasil penelitian tersebut memberikan gambaran bahwa saat ini jenis lapangan futsal yang paling diminati pengguna lapangan menurut presentase adalah (1) lapangan futsal jenis rumput vinyil; (2) lapangan futsal jenis rumput sintetis; (3) lapangan futsal jenis semen; (4) lapangan futsal jenis parquette. This study aims to determine the interest in playing futsal in this type of field vinyil, parquette, grass and cement on the user's futsal in Semarang and to determine the amount and the number of users futsal types vinyil, parquette, grass field and cement in Semarang. Survey research field with 44 objects and the number of users futsal field as 6513 people. Research is a kind of quantitative research. Research using questionnaires, documentation and observation data retrieval. This study uses the technique of proportional random sampling is taking the proportion of the sample population and get the research sample of 298 samples. The results that interest in playing futsal in this type of field vinyil, parquette, grass field and cement on the user field in Semarang very high or interested. Next as 80.4% as percentage interest in playing futsal in this type of field vinyil, 69.8% interest in playing futsal in this type of field parquette, 80.3% interest in playing futsal in sintet grass types and 75.0% interest in playing futsal in the type field cement. The results of these studies suggests that the current field types are most interested in futsal field according to the percentage of (1) the type of grass vinyil futsal field, (2) type of artificial turf indoor soccer field, (3) futsal type of cement, (4) futsal parquette types.
PROFIL STAMINA DAN KELINCAHAN PEMAIN BOLAVOLI SMP BOJA TAHUN 2011/2012
Journal of Sport Science and Fitness Vol 2 No 2
Publisher : Department of Sports Science, Faculty of Sports Science, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jssf.v2i2.2522

Abstract

Permainan bolavoli putra di SMP N 03 BOJA belum mampu dan belum pernah memberikan prestasi bagi sekolahnya, padahal sarana dan prasarana yangmenunjang sudah disediakan oleh sekolahuntuk mendukung kegiatan ekstrakurikuler bolavoli tersebut.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil stamina dan kelincahan pemain bolavoli SMP N 03 BOJA tahun 2011-2012.Penelitian ini termasuk penelitian observasional, Dalam penelitian ini yang menjadi variabel penelitian adalah stamina dan kelincahan pemain bolavoli putra di SMP N 03 BOJA. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi, yaitu meneliti obyek secara langsung di lapangan untuk mengambil data.Populasi penelitian ini adalah pemain bolavoli putra yang mengikuti ekstrakurikuler sebanyak 30 pemain, sampel diperoleh melalui teknik total sampling sebanyak 30 pemain. Instrument stamina menggunakan tes lari 600 yard (584,78m) sedangkan instrumen kelincahan dengan tes dogging run. Adapun teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis Deskriptif Presentase. Hasil dari pengambilan data menunjukkan bahwa profil stamina pemain bolavoli putra SMP N 03 BOJA termasuk dalam kategori kurang sekali, sedangkan profil kelincahan pemain bolavoli putra termasuk dalam kategori sedang.Adapun saran yang dapat peneliti berikan antara lain sebaiknya pelatih memberikan program latihan terutama latihan interval agar stamina para pemain menjadi baik dan lebih mengawasi pemain pada saat mengikuti kegiatan ekstrakurikuler agar semua pemain berlatih dengan sungguh-sungguh, selain itu diharapkan memberikan banyak latihan terutama latihan untuk kelincahan supaya pemain mempunyai kelincahan yang baik. Rekomendasi bagi penelitian selanjutnya antara lain, memperluas sampel penelitian agar dapat digeneralisasi dan menggunakan variabel-variabel lain yang belum diteliti dalam penelitian. Male student of BOJA 03 JUNIOR HIGH SCHOOL played volley ball and have never been able to provide for school achievement, although the facilities and infrastructure that support has been provided by the school to support extracurricular activity like volley ball. This study aims to determine the profile of stamina and agility of junior volley ball player of  BOJA 03 JUNIOR HIGH SCHOOL years 2011-2012. This study include observational studies, in this study, the research variables are stamina and agility of the players in the juniormen's volley ball BOJA 03 JUNIOR HIGH SCHOOL. The method used in this study is the observation method, which is examining objects directly in the field to retrieve data. Thisstudy population is the player who followed themem’s volleyball extracurricul arm any as 30 players, the sample so btained through the technique of sampling a total of 30 players. Instrument using a test of stamina to run 600 yards (584.78 m) while the instrument with the agility Dogging tes trun. The analytical techniques used in this studyis a descriptive analysis of percentage. The results of data collection showed that the profile player stamina men’s  volleyball BOJA 03 JUNIOR HIGH SCHOOL included in the category of less time, while the agility of a player profilemen’s volleyball  included in the medium category. As for suggestions that could give researchers, among others, the coach should give interval training exercise program, especially for the players to be good stamina and greater control over thei rplayers at the following extracurricular activities for all players to practice in earnest, but it is expected to provide plenty of exercise, especially exercises for agility so that the player has good agility. Recommendations for further research, among others, expanding the sample to be generalized and used for other variables that have not been examined in this study.
SUMBANGAN KEKUATAN OTOT TUNGKAI DAN KELENTUKAN PERGELANGAN KAKI TERHADAP KETERAMPILAN MENGGIRING BOLA PADA PEMAIN SSB IKA UNDIP TAHUN 2012
Journal of Sport Science and Fitness Vol 2 No 2
Publisher : Department of Sports Science, Faculty of Sports Science, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jssf.v2i2.2551

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah : 1) mengetahui besarnya sumbangan kekuatan otot tungkai dengan keterampilan menggiring bola, 2) mengetahui besarnya sumbangan kelentukan pergelangan kaki dengan keterampilan menggiring bola, dan 3) mengetahui besarnya sumbangan kekuatan otot tungkai dan kelentukan pergelangan kakai terhadap keterampilan menggiring bola. Populasi dalam penelitian ini adalah pemain SSB IKA UNDIP sebanyak 24 orang. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan total sampling, sehingga semua pemain SSB IKA UNDIP dijadikan sebagai sampel penelitian. Variabel terikat dalam penelitian ini yaitu keterampilan menggiring bola dan variabel bebasnya adalah kekuatan otot tungkai dan kelentukan pergelangna kaki. Data diambil melalui teknik tes dan pengukuran. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis regresi dan korelasi sederhana maupun ganda. Hasil analisis data diperoleh hasil: (1) kekuatan otot tungkai memberikan sumbangan terhadap hasil keterampilan menggiring bola, diperoleh nilai thitung = -2,719 <  -2,074 = ttabel, dan sig = 0,013 ≥ 5%, jadi Ho ditolak. Ini berarti variabel kekuatan otot tungkai secara statistik memberikan sumbangan signifikan terhadap variabel dependen keterampilan menggirng bola, (2) kelentukan pergelangan kaki memberikan sumbangan terhadap keterampilan menggiring bola, diperoleh nilai thitung = -2,719 <  -2,074 = ttabel, dan sig = 0.003 < 5%, jadi Ho ditolak. Ini berarti variabel kelentukan pergelangan kaki secara statistik memberikan sumbangan signifikan terhadap variabel dependen keterampilan menggiring bola, (3) kekuatan otot tungkai dan kelentukan pergelangan kaki memberikan sumbangan keterampilan menggiring bola adalah nilai Adjusted R2 = 0,587 = 58,7% ini berarti variabel bebas Kekuatan otot tungkai, dan kelentukan pergelangan kaki secara bersama-sama mempengaruhi variabel dependen sebesar 58,7% dan sisanya dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak masuk dalam penelitian ini. Simpulan, kekuatan otot tungkai memberikan sumbangan terhadap keterampilan menggiring bola pada permainan sepakbola, kelentukan pergelangan kaki memberikan sumbangan terhadap keterampilan menggiring bola pada permainan sepakbola, kekuatan otot tungkai dan kelentukan pergelangan kaki memberikan sumbangan terhadap keterampilan menggiring bola pada permainan sepakbola. Saran yang dapat penulis ajukan berdasarkan temuan yang diperoleh dari penelitian ini adalah Untuk mendapatkan keterampilan menggiring bola, maka perlu memperhatikan kekuatan otot tungkai dan kelentukan pergelangan kaki dengan jalan memberikan latihan kekuatan dan kelentukan secara terprogram. The purpose of this study were: 1) determine the effect of leg muscle strength with dribbling skills, 2) determine the effect of ankle flexibility with dribbling skills, and 3) determine the effect of leg muscle strength and ankle flexibility with dribbling skills.The population in this study is the player SSB UNDIP IKA by 24 people. Sampling technique using total sampling, so that all players SSB IKA UNDIP used as sample. The dependent variable in this study is dribbling skills and independent variables are leg muscle strength and flexibility pergelangna feet. Data retrieved through the test and measurement techniques. The data obtained were analyzed using simple regression and correlation analysis and multiple.The results of data analysis results: (1) no effect on the results of leg muscle strength dribbling skills, acquired tcount = -2.719 <-2.074 = TTable, and sig = 0.013 ≥ 5%, so Ho is rejected. This means that the variable leg muscle strength were statistically significant effect on the dependent variable dribbling skills, (2) no effect pergelangna foot flexibility with dribbling skills, acquired tcount = -2.719 <-2.074 = TTable, and sig = 0.003 <5%, so Ho is rejected. This means your ankle flexibility variables are statistically significant effect on the dependent variable dribbling skills, (3) no effect of leg muscle strength and ankle flexibility with dribbling skills is the value of Adjusted R2 = 0.491 = 58,7% This means that the independent variables of muscle strength leg, and ankle flexibility jointly affect the dependent variable over head lob by 58,7% and the rest is influenced by other variables not included in this study.Conclusions leg muscle strength affects dribbling skills in the game of football, ankle flexibility affects dribbling skills in the game of football, leg muscle strength and ankle flexibility affects dribbling skills in the game of football. Advice to authors proposed based on the findings obtained from this research is to gain dribbling skills, it is necessary to pay attention to leg muscle strength and ankle flexibility by providing strength and flexibility exercises are programmed. The physical condition of the football players will take precedence over technical training programs, tactics and physical well-planned and programmed in order to improve the physical condition of the players as a whole so that the poor can be better and excel in sports Soccer.
SUMBANGAN POWER LENGAN, TOGOK DAN TUNGKAI TERHADAP KEMAMPUAN SERVIS ATAS BOLAVOLI
Journal of Sport Science and Fitness Vol 2 No 2
Publisher : Department of Sports Science, Faculty of Sports Science, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jssf.v2i2.2552

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui berapa besar sumbangan power lengan, togok dan tungkai terhadap kemampuan servis atas bolavoli. Metode penelitian menggunakan survey test.Populasi dan sempel yang diteliti pada penelitian ini sebanyak 22 siswa ekstrakurikuler bolavoli SMA Negeri 1 Mranggen. Data yang diperoleh selanjutnya di analisis menggunakan regresi ganda. Hasil penelitian berdasarkan perhitungan adalah power otot lengan memberikan sumbangan kecil, power otot togok memberikan sumbangan kecil, Power otot tungkai memberikan sumbangan kecil, power otot lengan, togok dan tungkai secara bersama-sama memberikan sumbangan besar terhadap kemampuan servis atas bolavoli dan sisanya dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak masuk dalam penelitian. Dari hasil diatas data disarankan kepada pelatih ekstrakulikuler agar dapat memberikan porsi latihan yang lebih banyak pada power otot lengan supaya siswa mampu bermain bolavoli serta melakukan servis atas dengan baik karena didukung power otot lengan yang kuat, menekankan kepada siswa bahwa untuk melakukan servis atas dengan baik harus didukung juga dengan power otot togok yang sehat. siswa harus menjaga kesehatan otot togok agar berfungsi secara maksimal yaitu sebagai penyeimbang gerakan tubuh, bagi siswa yang mengikuti kegiatan ekstrakulikuler bolavoli tidak hanya menjadikan bolavoli sebagai kegiatan pengisi waktu luang, tetapi akan lebih baik jika siswa bisa terus memaksimalkan kemampuan dalam bermain bolavoli sehingga akan terlahir atlet bolavoli yang handal dari siswa ekstrakulikuler bolavoli SMA Negeri 1 Mranggen Kabupaten Demak. This research is to find out how much influence of arm power, torso power, and leg power to the ability of volleyball top service. Test using survey research methods. Populations and samples used in this research are 22 extracurricular students of SMA Negeri 1 Mranggen. The data collected is analyzed using multiple regression. The research result based on the calculation are the power of arm muscle  gave small impact in top service, the power of torso also gives small impact, that case also happened with the power of leg which had small impact on the top service; but the power of arm muscle, the power of torso and the power of leg together gave significant impact on volleyball top service and others influences also came from other variable whic are not measured in this research. From the data result above, I suggest to the coach of extracurricular to give more exercises the leg so the  power leg of the student bemome stronger which affect to their volleyball top service, give instruction to student that good volleyball top service is also support by the power of healthy torso muscle; so the students should take care of their torso muscle in order to keep the torso muscle function maximally as the balancing device of the body, for the students who join the volleyball extracurricullar, voleyball should not only play for fill in their freetime but it could be better if they develope their ability in playing volleyball continuously which later could help them to be voleyball athlets from the participant of voleyball extracurricullar student of SMA Negeri 1 Mranggen Kabupaten Demak.
PERBEDAAN LATIHAN MELAMBUNGKAN BOLA TERHADAP KEMAMPUAN FREE THROW
Journal of Sport Science and Fitness Vol 2 No 2
Publisher : Department of Sports Science, Faculty of Sports Science, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jssf.v2i2.2553

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui perbedaan latihan melambungkan bola dari atas kepala lalu kearah teman dan melambungkan bola kearah teman dengan pembatas dan mengetahui lebih baik mana antara melambungkan bola dari atas kepala lalu kearah teman dengan melambungkan bola kearah teman dengan pembatas terhadap kemampuan freethrow Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Hasil analisis data penelitian mengenai perbedaan hasil latihan melambungkan bola keatas lalu kearah teman, dan melambungkan bola keatas dengan pembatas terhadap kemampuan freethrow pada peserta ekstra kurikuler bola basket Putra SMP N Mranggen diperoleh hasil t hitung sebesar 2,07 dan t tabel 2,16. Karena t hitung > t tabel maka ho ditolak artinya ada perbedaan. Dengan hasil uji beda mean pada kelompok melambungkan bola dari atas kepala lalu kearah teman diketahui 2,58 dan  melambungkan bola keatas dengan pembatas diketahui 3,42. Dengan hasil tersebut maka melambungkan bola kearah teman dengan pembatas lebih baik dari pada melambungkan bola dari atas kepala lalu kearah teman. The purpose of this study was to determine differences in practice lobbed the ball over the head and then towards friends and lobbed the ball towards the boundary and friends know better where the ball bounce off the top of the head and then lobbed the ball towards the direction of a friend with a friend by limiting the ability freethrow. his research uses experimental methods. The results of the data analysis of the differences in outcomes research training and lobbed the ball up towards your friends, and toss the ball up to the boundary of the ability of extra-curricular participants freethrow basketball Mranggen Son SMP N t count obtained results of 2.07 and 2.16 t table. Since t count> t table then ho denied means there is a difference. With the different test results mean the group lobbed the ball from the top of the head and toward the unknown friend 2.58 and lobbed the ball up to the barrier known 3.42. With these results then lobbed the ball towards the boundary friend better than a toss of the ball above the head and then towards friends.
FLEKSIBILITAS SENDI PANGGUL DAN PANJANG TUNGKAI TERHADAP HASIL SERVIS DAN SMES SEPAK TAKRAW
Journal of Sport Science and Fitness Vol 2 No 2
Publisher : Department of Sports Science, Faculty of Sports Science, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jssf.v2i2.2554

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besar sumbangan fleksibilitas sendi panggul dan panjang tungkai terhadap hasil servis dan smes sepak takraw. Penelitian ini termasuk penelitian survey test. Hasil penelitian 1) Sumbangan efektif fleksibilitas sendi panggul kecil (3,838%) terhadap hasil servis, 2) Sumbangan efektif panjang tungkai besar (21.570%) terhadap hasil servis, 3) Sumbangan efektif fleksibilitas sendi panggul besar (20.420%) terhadap hasil smes, 4) Sumbangan efektif panjang tungkai kecil (3.026%) terhadap smes, 5) Sumbangan efektif fleksibilitas sendi panggul dan panjang tungkai kecil (25,41%) terhadap hasil servis, dan 6) Sumbangan efektif fleksibilitas sendi panggul dan panjang tungkai kecil (23,45%) terhadap hasil smes. Simpulan penelitian : 1) sumbangan antara fleksibilitas sendi panggul dengan hasil servis kecil, 2) sumbangan antara fleksibilitas sendi panggul dengan hasil smes besar ,3) sumbangan antara panjang tungkai dengan hasil servis besar, 4) sumbangan antara panjang tungkai dengan hasil smes kecil, 5) sumbangan antara fleksibilitas sendi panggul dan panjang tungkai terhadap hasil servis kecil dan terhadap smes kecil. This study aims to determine the contribution of the flexibility of the hip joint and leg lengthon service outcomes and smash ball takraw. This research survey test. The results 1) Contribution Effective flexibility of the hip joint small (3.838%) of the results of the service, 2) Contribution Effective leg length large (21 570%) of the results of the service, 3) Contribution Effective flexibility of the hip joint large (20 420%) of the results smash, 4) Contribution Effective leg length small (3026%) of the results smash, 5) Contribution Effective flexibility of the hip joint and leg length small (25.41%)of the results of service, and 6)  Contribution Effective flexibility of the hip joint and leg length small (23.45%) of the results smash. Conclusions of the study: 1) Contribution between the flexibility of the hip joint with the results of service small, 2) Contribution between the flexibility of the hip joint with the results of smash large, 3) Contribution between leg length with the result service large, 4) Contribution between leg length with the resultsof smash small, 5) Contribution between the flexibility of the hip joint and leg length of the result of service  small and the results of smash  small.
SURVEI OLAHRAGA TRADISIONAL SILAT ENCIK DI DUKUHSETI PATI
Journal of Sport Science and Fitness Vol 2 No 2
Publisher : Department of Sports Science, Faculty of Sports Science, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jssf.v2i2.2555

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk mengetahui tentang ciri khusus olahraga tradisional silat encik, identifikasi dan diskripsi faktor-faktor yang mempengaruhi silat encik, pengorganisasian, peran masyarakat, peran pemerintah serta tingkat kebugaran pesilat encik. Metode penelitian yang digunakan adalah diskriptif kualitatif dengan teknik wawancara, observasi serta didukung dengan survey tes kesegaran jasmani. Diperoleh hasil silat encik merupakan penampilan dua orang pesilat yang bertarung diiringi music karawitan. Faktor yang mempengarui adalah sarana dan prasarana, masyarakat, pemerintah dan pendanaan. Organisasi dibentuk berdasarkan rapat bersama antar paguyuban dan masyarakat setempat. Masyarakat sangat antusias dalam penyelenggaraan pagelaran dan belum ada kebijakan dari pemerintah pusat. Survei tes kesegaran jasmani menunjukan pesilat yang mengikuti tes memiliki kesegaran tubuh yang baik. A study to find out about the special characteristics of traditional martial arts sports Encik, identification and description of the factors that affect the arts Encik, the organization, the role of society, the role of government as well as fitness level fighter Encik. The research method used is descriptive qualitative interview techniques, observation and supported by the survey of physical fitness tests. Retrieved Encik result is the appearance of two martial arts fighter who fought the musical accompaniment of music. Factors that influence is infrastructure, communities, governments and funding. Organization formed under the joint meeting between the community and the local community. The community was very enthusiastic in organizing performances and there is no policy of the central government. Survey of physical fitness tests showed fighters who take the test have a good body fitness.
POTENSI BAKAT OLAHRAGA SISWA SEKOLAH DASAR NEGERI 01 KERANGDOWO KECAMATAN WELERI KABUPATEN KENDAL
Journal of Sport Science and Fitness Vol 2 No 2
Publisher : Department of Sports Science, Faculty of Sports Science, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jssf.v2i2.2556

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi bakat olahraga Siswa Sekolah Dasar Negeri 01 Karangdowo Kecamatan Weleri Kabupaten Kendal. Metode penelitian menggunakan survey test. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan analisis kuantitatif, dengan populasi siswa Sekolah Dasar Negeri 01 Karandowo Kecamatan Weleri Kabupaten Kendal yang berjumlah 70 anak. Instrumen penelitian dengan menggunakan metode sport search. Metode analisis data menggunakan teknik Ana¬lisis Deskriptif Persentase. Hasil penelitian menunjukkan potensi siswa Sekolah Dasar Negeri 01 Karangdowo Kecamatan Weleri Kabupaten Kendal dalam bakat olahraga senam dengan menggunakan metode sport search adalah 12 siswa atau (30%) laki-laki dan 10 siswa atau (33,3%) perempuan yang memiliki bakat olahraga senam. Berdasarkan hasil penelitian disarankan peran aktif pemerintah, guru, pelatih, ataupun semua yang berkecimpung dalam dunia pendidikan memperhatikan dan berupaya menyalurkan potensi dan bakat yang dimiliki oleh siswa, serta dapat memberikan pembinaan bagi anak usia sekolah dasar sehingga potensi yang ada dapat dikembangkan melalui ekstrakulikuler atau klub olahraga yang ada. The purposeof this research was to determine the potential for sport talentin students of State Elementary School 01 Karangdowo, Sub-district Weleri, Kendal Regency. The test survey research methods. The method usedin this research is descriptive quantitative analysis method, the student population in the State Elementary School 01 Karangdowo, Sub-district Weleri, Kendal Regency totaling 70 children. The research instrument using the "sport search". The methodof data analysis usesanalytical techniques"Descriptive Percentage". The results showthe potential ofthe students inState Elementary School 01 Karangdowo, Sub-district Weleri, Kendal Regencyin gymnastics talentusing the“sportsearch” is 12 students or (30%) men and 10 studentsor (33.3%) women had gymnastics talent. Based on the results of the research suggestedan activerole of the government, teachers, coaches, orall who are involvedin educationpay attentionand try to distribute potential and talent possessed by the students, and to providetraining for primary school age child renso that there is the potential that can be developed through extracurricularor clubexisting sports.  

Page 1 of 1 | Total Record : 10