cover
Contact Name
-
Contact Email
mega.anggita@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
mega.anggita@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
F1 Building 1st Floor, Department of Sports Science, Faculty of Sports Science, Universitas Negeri Semarang. Sekaran Campus, Gunungpati District, Semarang City, Indonesia
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
JSSF : Journal of Sport Science and Fitness
ISSN : 22526528     EISSN : 27455718     DOI : https://doi.org/10.15294/jssf
Core Subject : Health,
Journal of Sport Science and Fitness (JSSF) is an open access online journal and printed by request, which published by Department of Sports Science, Faculty of Sports Science, Universitas Negeri Semarang, Indonesia. It is a special platform for sport scientist, lecturers, students, or even sport practitioners who want to publish their scientific works such as original papers, reviews and short reports. Hence, it aims to provide reliable source of information on current developments in the fields related to adaptive physical exercise, physical fitness, sport nutrition, and motion analysis for anyone who interested on sports science issues.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 3 No 2 (2014)" : 10 Documents clear
LATIHAN SPLIT JUMPS DAN ALTERNATE LEG BOUNDS UNTUK MENINGKATKAN POWER TENDANGAN JEJAG PADA PENCAK SILAT
Journal of Sport Science and Fitness Vol 3 No 2 (2014)
Publisher : Department of Sports Science, Faculty of Sports Science, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jssf.v3i2.6213

Abstract

Tujuan: 1) Perbedaan pengaruhlatihan split jumps dan alternate leg bounds terhadap power tendangan jejag pada ekstrakurikuler pencak silat MTS Al-Khoiriyah Kota Semarang, 2) Pengaruh latihan split jumps terhadap power tendangan jejag pada ekstrakurikuler pencak silat kota Semarang, 3) Mengetahui yang lebih efektif antara latihan split jumps dan alternate leg bounds terhadap power tendangan jejag ekstrakurikuler pencak silat MTS Al-Khoiriyah Kota Semarang. Metode: Populasi penelitian ini adalah ekstrakurikuler pencak silat MTS Al-Khoiriyah Kota semarang. Sampel dalam penelitian berjumlah 30 siswa dan siswi. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Penelitian ini ada dua variabel yaitu latihan dengan split jumps, latihan dengan alternate leg bounds sebagai variabel bebas serta hasil power tendangan jejag sebagai variabel terikat. Metode penelitian menggunakan eksperimen. Metode analisis data penelitian menggunakan analisis data statistik T-test. Hasil: latihan split jumps dan latihan alternate leg bounds memberikan pengaruh yang berbeda terhadap peningkatan power tendangan jejag Ekstrakurikuler Pencak Silat MTS. Al- Khoiriyah Kota Semarang. Latihan split jumps (10.74%) lebih baik pengaruhnya dari pada latihan alternate leg bounds (10.35%) terhadap peningkatan power tendangan jejag Ekstrakurikuler Pencak Silat MTS Al- Khoiriyah Kota Semarang. Simpulan: Latihan split jumps dan latihan alternate leg bounds memberikan pengaruh yang berbeda terhadap peningkatan power tendangan jejag ekstrakurikuler pencak silat MTS. Al- Khoiriyah Kota Semarang. latihan dengan split jumpdan alternate leg bounds sama-sama meningkatkan hasil power tendangan jejag, namun latihan dengan split jumps lebih efektif meningkatkan hasil power tendangan jejagekstrakurikuler pencak silat MTS. Al- Khoiriyah Kota Semarang.Purpose: 1) Differences training effect split the alternate leg jumps and bounds to the power kick in extra curricular martial arts jejag MTS Al-Khoiriyah Semarang, 2) Effect of split exercise power jumps to kick in extra curricular martial arts jejag Semarang, 3) Knowing more effective among training split jumps and alternate leg bounds to the power of martial arts kicks jejag extracurricular MTS Al-Khoiriyah Semarang. Methods: The population was martial arts extracurricular MTS Al-Khoiriyah Semarang City. The sample in the study were 30 male and female students . Sampling using total sampling. This study there are two variables, exercise with split jumps, exercises with alternate leg bounds as the independent variable and the results of a power kick jejag as the dependent variable. Research using experimental methods. Methods of analysis of research data using statistical data analysis T-test. Results: Split exercise exercises alternate leg jumps and bounds give a different effect on the increase in power kick jejag Extracurricular Pencak Silat MTS. Al-Khoiriyah Semarang. Exercise split jumps (10.74 %) better effect on the exercise of the alternate leg bounds (10:35 %) of the increase in power kick jejag Extracurricular Pencak Silat Al-Khoiriyah MTS Semarang. Conclusion: Split exercise exercises alternate leg jumps and bounds give a different effect on the increase in the power of martial arts kicks jejag extracurricular MTS. Al-Khoiriyah Semarang. exercise with a split jump and alternate leg bounds both improve outcomes jejag power kick, but exercise is more effective with split jumps increase the results of a power kick martial arts extracurricular jejag MTS. Al-Khoiriyah Semarang.
PENGARUH METODE LATIHAN TERPUSAT DAN ACAK TERHADAP KETEPATAN DROPSHOT PEMAIN BULUTANGKIS PB.RAHMAT PATI 2013
Journal of Sport Science and Fitness Vol 3 No 2 (2014)
Publisher : Department of Sports Science, Faculty of Sports Science, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jssf.v3i2.6215

Abstract

Tujuan: 1). Untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh metode latihan terpusat terhadap ketepatan dropshot permaianan bulutangkis. 2). Untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh metode latihan acak terhadap ketepatan dropshot pemain bulutangkis.3). Untuk mengetahui hasil yang lebih baik antara metode latihan terpusat dan metode latihan acak terhadap ketepatan dropshot pemain bulutangkis. Metode: Desain penelitian ini adalah pola M-S atau macthing by subjek design. Populasi pada penelitian ini adalah 20  atlet PB. Rahmat Pati tahun 2013, sampel penelitian ini 16 orang dengan teknik purposive sampling. Variabel penelitian ini terdiri dari dua variabel yaitu variabel bebas  dan variabel terikat. Variabel bebas yaitu ketepatan dropshot dengan mengunakan metode latihan terpusat dan acak. Serta satu variabel terikat yaitu ketepatan dropshot. Instrumen tes menggunakan tes dropshot dari Tohar. Data statistik uji t dengan  rumus pendek pada taraf signifikasi 5% dan d.b n-1. Hasil: Data diperoleh dari kelompok satu t-hitung -5,118 dan kelompok dua -5,158 dengan taraf signifikasi 5% dan diperoleh t tabel  1,895 maka < t tabel, berarti ada perbedaan. Dari uji perbedaan kelompok mean, kelompok eksperimen  satu 77,50 dan mean kelompok dua 71,25, berarti latihan dengan meteode latihan terpusat lebih baik daripada metode latihan Acak. Simpulan: 1) Ada pengaruh metode latihan terpusat terhadap ketepatan dropshot pemain bulutangkis. 2) Ada pengaruh metode latihan acak terhadap ketepatan dropshot pemain bulutangkis. 3) ketepatan dropshot dengan menggunakan metode latihan terpusat lebih baik daripada metode latihan acak. Purpose: 1). To determine whether there is efeech of rotation of the montion using training methods massed practice the accutacy oc dropshot badmintion game. 2). The determine whether there is effect of rotation montion approch using training menhods terpusat the accurency of dropshot badmintion game. 3). To find better result between mention aproch using training menhods massed practic and distributed the accuracy of dropshot badmintoin game. Methods: Patters of M-S matching by subject design was used in this study. Population in this research were 20 athletes PB.RAHMAT Pati Tahun 2013, the research sempel of 16 people with a total sampling. Variabel this research consisted of two variabel: the variabel independent and the variabel dependent. Instrument dropshot  of this using test Tohar. t test statistica with a short formula at the significance level of 5% and n-1. Results: Data obtained from the t-count groups and group two -5.158 -5.118 with significance level of 5% and then obtained t table 1,895 <t table, there is a difference. Of the test group mean difference, 77.50 experimental group one and group two 71.25 mean, mean exercise with centralized training meteode better than random training methods. Conclusion: 1). There is efefct of rotation of the montion approachusing training methods massed practic the accuracy of dropshot badmintion game. 2). There effect of rotation of montoin approach using training menthods terpusat the accuracy of dropshot badmintion game. 3). The accuracy using training menthods terpusat better than acak montion approach using training menthods messed practic.
PENGARUH VISKOSITAS AIR KOLAM RENANG TERHADAP KECEPATAN RENANG GAYA CRAWL
Journal of Sport Science and Fitness Vol 3 No 2 (2014)
Publisher : Department of Sports Science, Faculty of Sports Science, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jssf.v3i2.6217

Abstract

Tujuan: Untuk mengetahui perbedaan kecepatan renang gaya crawl pada viskositas yang berbeda serta pengaruh viskositas terhadap kecepatan renang gaya crawl. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survey yang bersifat analitik dalam bentuk potong silang. Sampel dalam penelitian ini adalah 30 perenang dari Jurusan Ilmu Keolahragaan dan air kolam renang Jatidiri.Teknik sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive technique sampling dan random sampling. Hasil: Adanya perbedaan kecepatan renang gaya crawl pada perbedaan viskositas sebesar 0,188537 N·s/m2 dengan probabilitas 0,025 (<0,05), sedangkan pada perbedaan viskositas sebesar 0,163497 N·s/m2 dengan probabilitas 0,263 (>0,05) tidak ada perbedaan. Viskositas berpengaruh terhadap kecepatan renang gaya crawldengan probabolitas 0,017 (<0,05).Pengaruh viskositassebesar 7,8% dan rumus prediksi yang didapat adalah y=1,352-0,598x. Simpulan: Ada perbedaan kecepatan renang gaya crawl pada perbedaan viskositas yang signifikan dan tidak ada perbedaan kecepatan renang gaya crawl pada perbedaan viskositas yang tidak signifikan, serta ada pengaruh viskositas air kolam renang terhadap waktu tempuh renang gaya crawl.Purpose: To know the difference of crawl stroke’s speed in the different viscosity and the influence of viscosity toward speed of crawl stroke. Methods: An analytic survey-based method in cross sectional form by using a quantitative approach was used in this study. The sample in this study is 30 swimmers from students of sport science departement and 1liter ofswimming pool water. The sampling technique used in this study is purposive technique sampling and random sampling system. Results: The results showed that there are the difference of crawl stroke’s speed in the viscosity in 0,188537 N•s/m2 difference with 0,025 probability (<0,05), in the other hand in 0,163497 N•s/m2 difference with 0,263 probability (>0,05) there is no difference. The viscosity influential toward crawl stroke’s speed with 0,017 probability (<0,05). The influence of viscosity is 7,8% and the prediction formula from analysis regression linear is y=1,352-0,598x. Conclusion: There is the difference of crawl style swimming speed on the significant different viscosity and there is no the difference of crawl style swimming speed on the different viscosity that not significant, and there is the influence of viscosity toward crawl style swimming speed.
PERAN KEKUATAN DAN POWER OTOT TUNGKAI TERHAP KEMAMPUAN SHOOTING KE GAWANG
Journal of Sport Science and Fitness Vol 3 No 2 (2014)
Publisher : Department of Sports Science, Faculty of Sports Science, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jssf.v3i2.6218

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah: (1) Untuk mengetahui hubungan kekuatan otot tungkai   terhadap kemampuan shooting ke gawang pada siswa ekstrakulikuler sepak bola SMA Muhammadiyah Gubug. (2) Untuk mengetahui hubungan kekuatan power otot tungkai   terhadap kemampuan shooting ke gawang pada siswa ekstrakurikuler sepak bola SMA Muhammadiyah Gubug. (3) Menganalisis hubungan kekuatan otot tungkai dan power otot tungkai terhadap kemampuan shooting ke gawang pada siswa ekstrakulikuler sepak bola SMA Muhammadiyah Gubug. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei dengan teknik tes. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa ekstrakurikuler sepak bola SMA Muhammadiyah Gubug yang berjumlah 30 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik total sampling. Variabel dalam penelitian ini ada 3 variabel yaitu Kekuatan otot tungkai, Power otot tungkai, dan shooting ke gawang. Teknik anlisis data yang digunakan yaitu analisis statistic deskrikptif, uji persyaratan analisis, analisis koefisien korelasi dan analisis koefisien korelasi ganda person. Hasil penelitian yang telah dilakukan menyatakan bahwa, (1) Ada hubungan yang signifikan antara kekuatan otot tungkai dengan ketepatan shooting ke gawang pada siswa ekstrakurikuler SMA Muhammadiyah Gubug, diperoleh nilai r = 0,675 (P value < 0,05); (2) Ada hubungan yang signifikan antara power otot tungkai terhadap ketepatan shooting ke gawang, diperoleh nilai r = 0,675 (P value < 0,05); (3) Ada hubungan yang signifikan antara kekuatan otot tungkai, power otot tungkai terhadap ketepatan shooting ke gawang, diperoleh nilai r hitung = 0,758, nilai R square =0,575. Simpulan yang dapat diambil yaitu (1) Ada hubungan yang signifikan antara kekuatan otot tungkai terhadap kemampuan shooting ke gawang pada siswa ekstrakurikuler  SMA Muhammadiyah Gubug (2) Ada hubungan yang signifikan power otot tungkai  terhadap kemampuan shooting ke gawang pada siswa ekstrakurikuler  SMA Muhammadiyah Gubug (3)  Ada hubungan secara bersama-sama yang signifikan antara kekuatan otot tungkai, power otot tungkai  terhadap kemampuan shooting ke gawang pada siswa ekstrakurikuler  SMA Muhammadiyah Gubug. Saran yang dapat diberikan yaitu Kepada para pelatih olahraga khususnya sepak bola agar hasil penelitian ini dapat dijadikan bahan acuan dalam melatih cabang olahraga sepak bola. Dalam hal ini komponen fisik kekuatan otot tungkai  dan power otot tungkai  dalam latihan dapat diperhatikan.The purpose of this study was : ( 1 ) To determine the relationship of the leg muscle strength goal shooting ability on student extracurricular high school football Gubug Muhammadiyah . ( 2 ) To determine the relationship of the strength of leg muscle power on the ability of shooting on goal at the high school football student extracurricular Gubug Muhammadiyah . ( 3 ) Analyze the relationship of leg muscle strength and muscle power of the legs into the goal shooting ability on student extracurricular Gubug Muhammadiyah high school football . Data collection methods used in this study is a survey method to test the technique. The population in this study was student extracurricular high school football Muhammadiyah Gubug totaling 30 students . The sampling technique used in this study is the total sampling technique . The variables in this study there are three variables, namely limb muscle strength , leg muscle power, and shooting on goal . The technique used is analysis data descriptive statistical analysis , analysis of test requirements, analysis and correlation coefficients analysis of multiple correlation coefficient person The results of the research that has been done stating that, ( 1 ) There is a significant relationship between leg muscle strength with precision shooting on goal at SMA Muhammadiyah student extracurricular Gubug , the value of r = 0.675 ( P value < 0.05 ) , (2 ) There is a relationship significant between limb muscle power to the accuracy of shooting at goal , the value of r = 0.675 ( P value < 0.05 ) , (3 ) There is a significant relationship between leg muscle strength , muscle power leg to the accuracy of shooting at goal, obtainable value of r count = 0.758 , the value of R square = 0.575 . Conclusions can be drawn : (1 ) There is a significant relationship between leg muscle strength on the ability of shooting on goal at SMA Muhammadiyah student extracurricular Gubug ( 2 ) There is a significant relationship to the ability of the leg muscle power shooting on goal at SMA Muhammadiyah student extracurricular Gubug ( 3 ) There is a relationship together significant between leg muscle strength , muscle power leg of the ability of shooting on goal at SMA Muhammadiyah Gubug extracurricular student . Advice can be given that To the sports especially football coaches that the results of this study can be used as a reference in the sport of football practice . In this case the physical components of leg muscle strength and muscle power in the legs can be considered exercise.
PENGARUH LATIHAN MENGGUNAKAN MEDIA DINDING TERHADAP PENINGKATAN HASIL TENDANGAN DWI HURIGI PADA BELADIRI TAEKWONDO
Journal of Sport Science and Fitness Vol 3 No 2 (2014)
Publisher : Department of Sports Science, Faculty of Sports Science, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jssf.v3i2.6222

Abstract

Tujuan: Untuk mengetahui adanya pengaruh latihan menggunakan media dinding terhadap peningkatan hasil tendangan dwi hurigi. Metode: Desain eksperimental (the pretest posttest one group design). Penelitian ini menggunakan stratified sample bahwa populasi terbagi atas tingkat-tingkat atau strata. Tingkat yang diambil di dalam penelitian ini adalah tingkat sabuk hijau sampai merah yang sudah mendapatkan materi tentang tendangan dwi hurigi (n= 12). Teknik pengumpulan data menggunakan tes tendangan dwi hurigi yang didokumentasikan dalam bentuk foto dan video serta menggunakan lembar penilaian tendangan dwi hurigi yang dilakukan oleh  sampel. Analisis data menggunakan teknik analisis t-test dengan taraf signifikansi 5% dan uji beda persentase. Hasil: Diperoleh hasil nilai thitung= 4.08. Kemudian dengan db= 11 dan dengan menggunakan taraf signifikansi 5% didapatkan ttabel= 2.20. Dengan thitung > ttabel didapatkan hasil bahwa hipotesis kerja yang mengatakan ada pengaruh dari latihan menggunakan media dinding terhadap peningkatan hasil tendangan dwi hurigi diterima. Simpulan: Latihan menggunakan media dinding dapat membantu meningkatkan hasi tendangan dwi hurigi. Saran: Bagi pelatih hendaknya memberikan metode latihan yang sesuai dan mudah dimengerti oleh jeja agar mereka mampu belajar tendangan dwi hurigi dengan baik dan benar dan latihan tendangan dwi hurigi hendaknya dilakukan dengan cara merapat ke dan berpegangan pada dinding terlebih dahulu agar lebih mudah di dalam melatih keseimbangan dan putaran sendi panggulnya.Methods: Experimental design (the pretest posttest one group design). This research uses stratified sample which means the population is divided into levels of strata. The level taken in this research is green belt to red belt level that has already got the material about dwi hurigi kick (n= 12). The technique of collecting data used dwi hurigi kick documented in the form of photos and videos and used the assessment sheet dwi hurigi kick performed by the sample. Data analysis used t-test analysis techniques with a significance level of 5% and the percentage of different test. Results: Based on data, the result tcount= 4.08. then with db= 11 and using the significance level of 5% is obtained ttable= 2.20 with tcount > ttable showed that the working hypothesis that says there is an effect of practicing using wall media to increase dwi hurigi kick received. Conclusion: Practicing using wall media can improve dwi hurigi kick. Suggestion: Coach should provides appropriate training methods and easily understood by Jeja so that they can learn dwi hurigi kick properly and practice dwi hurigi kick should be done by move closer and holding onto the wall first in order to make it easier on practicing balance and lap joints pelvis.
PERBEDAAN LATIHAN LARI CEPAT DITAMBAH LATIHAN DOUBLE LEG BOUND DAN ALTERNATE LEG BOUND TERHADAP KECEPATAN LARI 50 METER PADA PELARI PEMULA
Journal of Sport Science and Fitness Vol 3 No 2 (2014)
Publisher : Department of Sports Science, Faculty of Sports Science, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jssf.v3i2.6237

Abstract

Tujuan: 1). Untuk mengetahui pengaruh latihan double leg bound dan alternate leg bound terhadap hasil  lari 50 meter pada pelari pemula 2). Untuk mengetahui  pebedaan latihan double leg bound dan alternate leg bound terhadap hasil  lari 50 meter pada pelari pemula. Metode: Populasi penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA Putra SMAN 2 Sukorejo yang berjumlah 14 siswa. Sampel dalam penelitian berjumlah 14 siswa. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Variabel penelitian ini yaitu latihan Double leg bound dan Alternate Leg Bound sebagai variabel bebas serta hasil lari 50 meter sebagai variabel terikat. Metode penelitian menggunakan eksperimen. Metode analisis data yang digunakan adalah uji t-test . Simpulan: hasil penelitian ini adalah 1) Latihan lari cepat ditambah latihan double leg bound mempunyai pengaruh terhadap peningkatan waktu tempuh lari 50 meter pada pelari pemula; 2) Latihan alternate leg bound mempunyai pengaruh terhadap peningkatan waktu tempuh Lari 50 meter pada pelari pemula. 3) Latihan lari cepat ditambah latihan alternate leg bound lebih baik daripada latihan lari cepat ditambah latihan double leg bound terhadap kecepatan lari 50 meter pada siswa kelas XI IPA Putra SMAN 2 Sukorejo. Saran: yang dikemukakan dalam penelitian ini adalah : 1) Diharapkan pada siswa dan guru  pada umumnya dalam membina kemampuan khususnya untuk meningkatkan daya ledak otot tungkai bisa menggunakan metode latihan plaiometrik yang salah satunya yaitu latihan Alternate leg bound. 2) Kepada peneliti lain, hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai pembanding untuk penelitian sejenis lainnya.The problem in this research is : 1)  Is there influence exercise double leg bound to result run 50 meters at novice runners? 2). Is there influence exercise alternate leg bound to result run 50 meters at novice runners? 3). What the difference was exercise double leg bound and alternate leg bound to result run 50 meters at novice runners? The purpose of this research is: 1).To know influence exercise double leg bound and alternate leg bound to result run 50 meters at novice runners, 2).To know different exercise double leg bound and alternate leg bound to result run 50 meters at novice runners. Population this research is graders IPA XI Class SMAN 2 Sukorejo Student’s which totaled 14 students. Samples in research totaled 14 students. The sample used technique total sampling. Variable research is exercise double leg bound and alternate leg bound as variable free and the result of run 50 meter as variable bound. Method research use experiments. A method of data analyzed used is t-test Conclusion this research result is 1) an exercise run away quickly plus exercise double leg bound impact on the results of the travel time run 50 meters at novice runners; 2 ) an exercise alternate leg bound impact on the results of the travel time run 50 meters at novice runners. 3 ) there are differences that result run 50 meters at the time of posttest in the first experiment and second experiment. Exercise run away quickly plus the exercise of alternate leg bound better than exercise run away quickly plus exercise double leg bound to the speed run 50 meters at novice runners. Advice was stated in this research is: 1) is expected in student and teacher in general within fostering ability esp. to increase explosive power limb muscles can use methods exercise Pliometrik that one of them is exercise alternate leg bound. 2) to the other researcher, this research result can be used by contrast for research other similar.
PENGARUH LATIHAN TOLAK PELURU DENGAN PENAMBAHAN LATIHAN KNEE TUCK JUMP DAN DEPTH JUMP TERHADAP HASIL LEMPARAN TOLAK PELURU PADA PELEMPAR PEMULA
Journal of Sport Science and Fitness Vol 3 No 2 (2014)
Publisher : Department of Sports Science, Faculty of Sports Science, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jssf.v3i2.6238

Abstract

Tujuan: 1) Untuk mengetahui pengaruh latihan knee tuck jump terhadap hasil lemparan tolak peluru siswa SMP N 1 Poncowarno, 2) Untuk mengetahui pengaruh latihan depth jump terhadap hasil lemparan tolak peluru siswa SMP N 1 Poncowarno, 3) Mengetahui latihan manakah yang lebih baik antara latihan knee tuck jump dan depth jump terhadap hasil lemparan tolak peluru siswa SMP N 1 Poncowarno. Metode: Populasi penelitian ini adalah siswa putra kelas VII SMP N1 Poncowarno. Sampel dalam penelitian berjumlah 28 siswa. Pengambilan sampel menggunakan teknik purporsive sampling. Penelitian ini ada dua variabel yaitu latihan dengan knee tuck jump, latihan dengan depth jump sebagai variabel bebas serta hasil lemparan tolak peluru sebagai variabel terikat. Metode penelitian menggunakan eksperimen. Metode analisis data penelitian menggunakan analisis data statistik t-test. Hasil: Latihan knee tuck jump dan latihan depth jump memberikan pengaruh yang sama baik terhadap hasil lemparan tolak peluru siswa SMP N 1 Poncowarno. Hasil perhitungan statistik menunjukan bahwa, thitung post test kelompok eksperimen knee tuck jump dan depth jump sebesar -0.11. thitung lebih kecil dari ttabel (-0.11< 2.06). Simpulan: latihan knee tuck jump dan latihan depth jump memberikan pengaruh yang sama  terhadap peningkatan lemparan tolak peluru siswa SMP N 1 Poncowarno. Latihan dengan knee tuck jump dan depth jump sama baik dalam meningkatkan hasil lemparan tolak peluru siswa SMP N 1 Poncowarno.Purpose: 1) To know the effect of knee tuck jump exercise toward bullet refusal throwing result by Poncowarno State Junior High School student, 2) To know the effect of depth jump exercise toward bullet refusal throwing result by Poncowarno State Junior High School student, 3) Knowing which one exercise is better both of depth jump and knee tuck jump exercise toward refusal bullet throwing result of Poncowarno State Junior High School student. Methods: Population of this research is male children of Poncowarno State Junior High School seventh class. This research use 28 students as sample. Sample taking use pruporsive sampling pattern. This research have two variable there are knee tuck jump, depth jump exercise as a independent variable and bullet refusal throwing result as a dependent variable. This research use experiment method. Data analysis method of this research is t-test statistic. Results: Knee tuck jump exercise and depth jump exercise give the same effect toward bullet refusal throwing result of Poncowarno State Junior High School student. Statistic calculation result show that, post test tcomputation of experiment group knee tuck jump and depth jump equal 0,11, tcomputation is less than ttable (-0,11<2,06). Conclusion: Knee tuck jump exercise and depth jump exercise give the same effect toward the increasing of bullet refusal throwing of Poncowarno Junior High School student. Exercise by knee tuck jump and depth jump are the same in increasing the bullet refusal throwing result of Poncowarno Junior High School student.
PERBEDAAN PENGARUH BERMAIN FOOTGOLF TERHADAP PENINGKATAN AKURASI SHORT PASSING PADA SEPAKBOLA
Journal of Sport Science and Fitness Vol 3 No 2 (2014)
Publisher : Department of Sports Science, Faculty of Sports Science, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jssf.v3i2.6240

Abstract

Tujuan: Untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan pengaruh bermain footgolf terhadap peningkatan akurasi short passing pada sepakbola SSB SKB Pandawa Salatiga. Metode: Desain dalam penelitian ini menggunakan pre-test and post-test one group design dan bersifat eksprimental. Populasi penelitian ini yaitu pemain sepakbola SSB SKB Pandawa Salatiga (N= 110, n=16), teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampel. Variabel bebas penelitian ini adalah bermain footgolf, variabel terikat adalah akurasi short passing pada sepabola. Teknik pengumpulan datanya menggunakan tes akurasi short passing sepakbola Sukatamsi. Instrumen penelitian menggunakan bola sepak, alat ukur, tiang pancang, dan peluit. Teknik analisis data menggunakan analisis uji statistik t-test. Hasil: Pre-test akurasi short passing nilai tertingginya 8,00, nilai terendahnya 1,00, nilai totalnya 78,00  dengan rata-rata 4,88 dan hasil dari post-test yang diperoleh nilai tertingginya 10,00, nilai terendahnya 4,00, nilai total 117,00 dan rata-ratanya 7,31. Dengan demikian mean tes akhir sebesar 7,31 > dari mean tes awal sebesar 4,88, yang berarti diperoleh selisih perbedaan sebesar 2,44, Pada taraf kesalahan α = 5% dengan derajat kebebasan db = 16 - 1 = 15 diperoleh t tabel sebesar 2,131 dan t hitung -7,36. Berdasarkan data yang telah didapatkan dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak, karena -2,131 > -7,63 atau 7,63 > 2,131, jadi H1 diterima.  Simpulan: Ada perbedaan pengaruh bermain footgolf terhadap peningkatan akurasi short passing sepak bola pada SSB SKB Pandawa Salatiga. Saran: Permainan footgolf dapat digunakan pelatih sepakbola untuk meningkatkan akurasi short passing para pemain sepakbolaPurpose: To determine whether there is difference in the effect of playing footgolf to increased accuracy in the short passing football SKB SSB Pandawa Salatiga. Methods: This is experimental study, pre-test and post-test one group design was used in this study. Population in this study is football player SKB Pandawa Salatiga SSB (N = 110, n = 16), the sampling technique used purposive sampling technique. The independent variable of this study was to play footgolf, the dependent variable is the accuracy of short passing on sepabola. Short passing accuracy sukatamsi test had used in data collection. The research instrument used soccer balls, measuring instruments, piling, and whistles. Data were analyzed using statistical test analysis t-test. Results: Pre-test the accuracy of short passing its highest value 8.00, its lowest value of 1.00, the total value of 78.00 with an average of 4.88, and the results of the post-test which obtained the highest value 10.00, its lowest value of 4.00, the total value of 117.00 and the average is 7.31. Thus mean final test at 7.31> from the mean initial test of 4.88, which means the difference obtained by the difference of 2.44, At error level α = 5% with degrees of freedom db = 16-1 = 15 obtained t table of 2.131 and t -7.36. Based on the data that has been obtained we can conclude that H0 is rejected, because -2.131> -7.63 or 7.63> 2.131, so H1 accepted. Conclusion: There are differences in the effect of playing footgolf to increase the accuracy of short-passing football on SSB SKB Pandawa Salatiga. Suggestion: The game of football coach footgolf can be used to improve the accuracy of short-passing football players.
PENELUSURAN POTENSI BAKAT OLAHRAGA SISWA-SISWI KELAS V
Journal of Sport Science and Fitness Vol 3 No 2 (2014)
Publisher : Department of Sports Science, Faculty of Sports Science, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jssf.v3i2.6241

Abstract

Tujuan: Untuk mengetahui kesesuaian antara hobi olahraga dengan potensi bakat olahraga model Sport Search pada siswa-siswi kelas V. Metode: Penelitian menggunakan survey test. Populasi dan sempel yang diteliti pada penelitian ini sebanyak 70 siswa-siswi kelas V SD Negeri di Desa Kemantran Kecamatan Kabupaten Tegal tahun 2012. Data yang diperoleh selanjutnya di analisis menggunakan total sampling. Hasil: Penelitian berdasarkan perhitungan Deskriptif Persentase adalah bagaimana kesesuaian antara hobi dengan hasil penelusuran tes potensi bakat yang telah diadakan dalam penelitian. Saran: Kepada guru penjaskes dan pelatih ekstrakulikuler agar dapat memberikan porsi latihan yang sesuai dengan bakat setiap masing-masing siswa dan menyediakan fasilitas perlengkapan olahraga yang belum tersedia dalam sekolah tersebut sehingga akan terlahir bibit-bibit unggulan yang sesuai dengan bakat dari siswa-siswi kelas V SD Negeri di Desa Kemantran Kecamatan Kramat Kabupaten Tegal.Purpose: To determine the compatibility between a hobby sport with potential sports talents Sport Model Search at V grade students Using survey research methods and sempel test. Methods: Population examined in this study were 70 students of fifth grade elementary school in the village of Tegal district Kemantran year 2012. The data obtained in the subsequent analysis using total sampling. Results: The results based on descriptive Percentage calculation is how to fit between hobby with search results that have the potential talent test conducted in this study. Suggestion: To teachers and coaches extracurricular penjaskes order to provide the portion of practice that suits each individual talents of students and providing sports facilities are not available in the school so that they will be reborn seed seeds suitable to their talents of students V-grader at Village elementary School District Kemantran Kramat Tegal regency. 
PENGARUH LATIHAN POLA STRAIGHT-SET DAN DROP-SET TERHADAP HIPERTROPI DAN KEKUATAN OTOT BISEP PADA MEMBER FIK FITNESS CENTER UNNES SEMARANG
Journal of Sport Science and Fitness Vol 3 No 2 (2014)
Publisher : Department of Sports Science, Faculty of Sports Science, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jssf.v3i2.6260

Abstract

Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh latihan beban pola straight-set dan drop-set terhadap hipertropi dan kekuatan otot bisep pada member Fik Fitness Center UNNES Semarang. Metode: Populasi dalam penelitian ini adalah peserta member aktif dari Fik Fitness Center yang berjenis kelamin laki-laki. Pemilihan sampel dalam penelitian ini yaitu menggunakan teknik Random Sampling (N=110, n=20). Variabel bebas dalam penelitian ini yaitu latihan pola straight-set dan pola drop-set, sedangkan variabel terikat, peningkatan hipertropi dan kekuatan otot bisep. Metode pengumpulan data dalam metode ini adalah menggunakan pree test dan post test. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik statisti t-test. Hasil: Hasil test hipertropi dan kekuatan otot bisep menggunakan pola Straight set. Pree test kanan rata-rata  26.78 post test 27.78 dengan t-hitung6.024 dan signifikasi 0.000 pree test kiri 26.44 post test 27.14 t-hitung 4.360 dengan signifikasi 0.000  Hasil test hipertropi dan kekuatan otot bisep menggunakan pola latihan Drop set. Pree test kanan 26.81 post test 28.10 t-hitung 8.508 dan signifikasi 0.000 pree test kiri 26.40 post test27.47 t-hitung 7.212 dengan signifikasi 0.000. Perbedaan pengaruh antara latihan pola straight set dan drop set yaitu. Straight set kanan rata-rata 26.44 drop set kanan 26.40 t-hitung 0.040 dengan signifikasi 0.969 straight set kiri rata-rata 27.14 drop set 27.47 t-hitung 0.317 dengan signifikasi 0.755. Simpulan: Ada pengaruh latihan menggunakan pola straight-set dan drop-set terhadap peningkatan hipertropi dan kekuatan otot bisep, dan tidak ada perbedaan yang berarti antara latihan menggunakan pola straight-set atau drop-set terhadap hipertropi dan kekuatan otot bisep pada member Fik Fitness Center UNNES Semarang, kedua pola latihan tersebut sama-sama memberi pengaruh hipertropi dan kekuatan otot bisep yang cukup signifikan.Purpose: To determine the effect of weight training patterns of a straight-sets and drop sets for biceps muscle hypertrophy and strength at Nikken members Fitness Center UNNES Semarang. Methods: The population in this study were participants active member of Nikken Fitness Center male sex. The selection of the sample in this research is to use random sampling technique (N=110, n=20). The variables in this study consisted of a straight-set training patterns and patterns of drop-set against an increase in hypertrophy and strength of the biceps. Methods of data collection in this method is the use Pree test and post-test, analysis of the data in this study using the technique of statisti t-test. Results: Test results biceps muscle hypertrophy and strength using Straight pattern set. Pree right test average of 27.78 with 26.78 post test t-test 6024 and 0000 Pree significance test left post test 26.44 27.14 4.360 t-test with a 0.000 significance test results biceps muscle hypertrophy and strength exercises using patterns Drop sets. Pree test post test 28.10 26.81 right t-test 8508 and 0000 Pree significance test left post test 26.40 27.47 7212 t-test with a significance of 0.000. The difference between the effect of the exercise pattern in straight sets and drop sets are. Right straight sets on average 26.44 26.40 drop set right t-test with significance 0.040 0969 left straight sets on average 27.14 27.47 drop sets 0.317 t-test with significance 0.755. Conclusions: There was an effect of exercise using a straight-set pattern and drop-set against increase in hypertrophy and strength of the biceps, and there was no significant difference between the exercise using a straight-set pattern or drop-sets for biceps muscle hypertrophy and strength at Nikken members Fitness Center Unnes Semarang, both patterns are equally exercise influence hypertrophy and strength significant biceps muscle.

Page 1 of 1 | Total Record : 10