cover
Contact Name
-
Contact Email
mega.anggita@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
mega.anggita@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
F1 Building 1st Floor, Department of Sports Science, Faculty of Sports Science, Universitas Negeri Semarang. Sekaran Campus, Gunungpati District, Semarang City, Indonesia
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
JSSF : Journal of Sport Science and Fitness
ISSN : 22526528     EISSN : 27455718     DOI : https://doi.org/10.15294/jssf
Core Subject : Health,
Journal of Sport Science and Fitness (JSSF) is an open access online journal and printed by request, which published by Department of Sports Science, Faculty of Sports Science, Universitas Negeri Semarang, Indonesia. It is a special platform for sport scientist, lecturers, students, or even sport practitioners who want to publish their scientific works such as original papers, reviews and short reports. Hence, it aims to provide reliable source of information on current developments in the fields related to adaptive physical exercise, physical fitness, sport nutrition, and motion analysis for anyone who interested on sports science issues.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 3 No 4 (2014)" : 10 Documents clear
PENGARUH LATIHAN LONGPASS DENGAN PENAMBAHAN LATIHAN KNEE TUCK JUMP DAN BARRIER HOPS TERHADAP HASIL LONGPASS PADA SISWA EKSTRAKULIKULER SEPAK BOLA SMA NEGERI 1 CANDIMULYO KABUPATEN MAGELANG
Journal of Sport Science and Fitness Vol 3 No 4 (2014)
Publisher : Department of Sports Science, Faculty of Sports Science, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jssf.v3i4.6270

Abstract

Permasalahan penelitian ini : 1) Apakah  ada   pengaruh   latihan  longpass denganpenambahan  latihan  knee  tuck  jump terhadap  hasil   longpass 2)  Apakah   ada  pengaruhlatihan  longpass dengan penambahan latihan barrier hops terhadap hasil longpass 3) Manakah yang lebih baik antara latihan  longpass dengan  penambahan latihan barrier hops dan latihan longpass dengan penambahan latihan knee tuck jump terhadap hasil longpass. Tujuan penelitian ini adalah 1) mengetahui pengaruh latihan longpass dengan penambahan latihan knee tuck jump terhadap hasil longpass. 2) mengetahui pengaruh latihan longpass dengan penambahan latihan barrier hops terhadap hasil longpass. 3) Mengetahui mana yang lebih baik antara latihan longpass dengan  penambahan latihan barrier hops dan latihan  longpass dengan penambahan latihan knee tuck jump terhadap hasil longpass. Populasi penelitian ini adalah siswa ekstrakulikuler sepak bola SMA Negeri 1 Candimulyo Kabupaten Magelang  yang berjumlah 20 pemain. Dalam penelitian ini pengambilan sampel menggunakan total sampling. Variabel penelitian ini terdiri dari variable bebas yaitu latihan knee tuck jump dan barrier hops serta variable terikatnya adalah Hasil longpass. Instrument penelitian dengan tes longpass, Alat dan perlengkapan yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: Bola sepak 3 buah, meteran rol, bendera dan cone 6 buah, blangko dan alat tulis serta lapangan untuk tes longpass. Berdasarkan hasil uji t pre test dan post test untuk kelompok eksperimen I diperoleh t hitung = 8,572 dan untuk kelompok eksperimen II diperoleh t hitung = 8,728 dengan signifikansi 1,00 > 0,05 dengan demikian dapat dijelaskan bahwa 1) Terdapat perbedaan pengaruh signifikan antara latihan knee tuck jump dan barrier hops terhadap hasil tendangan longpass 2) Rata-rata hasil post test latihan knee tuck jump dari kelompok eksperimen I yaitu 29,10 sedangkan latihan barrier hops dari kelompok eksperimen II yaitu 29,23 dengan demikian latihan barrier hops memberikan pengaruh lebih baik dari pada latihan knee tuck.The problem of this study : 1) Is there any longpass exercise effect with the addition of knee tuck jump exercise to longpass result 2) Is there any longpass exercise effect with the addition of barrier hops exercise to longpass result 3) Which is better between exercise training longpass barrier with the addition of hops and exercise longpass with the addition of knee tuck jump exercise against longpass results. The purpose of this study are 1) determine the effect of exercise training longpass with the addition of knee tuck jump on longpass results. 2) determine the effect of exercise training longpass with the addition of barrier hops to there longpass result. 3) determine which one is better between longpass exercise with the addition of barrier hops and training exercises longpass with the addition of knee tuck jump exercise against longpass results. The population of this research is the football extracurricular students of SMA Negeri 1 Candimulyo district of Magelang totaling 20 players. In this study a total sampling using sampling. The variables of this study consist soft he independent variable knee tuck jump exercise and barrier hops and the dependent variable is the result longpass. Research instrument to the longpass test, equipment and supplies used in this study are as follows: ball 3 pieces, meter rollers, flag sand cones 6 pieces, stationery and blank and field for longpass testing. Based on the results of t-test pre-test and post-test for experimental group I obtained t = 8.572, and for experimental group II obtained t = 8.728 with a significance of 1.00 > 0.05 can thus be explained that 1) There is a significant difference between the effect of knee tuck jump and barrier hops exercises to kick longpass 2) the average of the results of post test training knee tuck jump from the first experimental groupis 29.10 while exercise barrier hops from the second experimental  group is 29.23 barrier hops thus exercise more influence both of the knee tuck exercise.
PERBEDAAN START PIKE DIVE DAN START FLAT DIVE TERHADAP KEMAMPUAN START PADA ATLET RENANG AMURWA TIRTA CLUB (ATC) PATI
Journal of Sport Science and Fitness Vol 3 No 4 (2014)
Publisher : Department of Sports Science, Faculty of Sports Science, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jssf.v3i4.6273

Abstract

Tujuan dari penelitian ini: 1) Mengetahui perbedaan hasil latihan Strat Pike Dive dan Start Flat Dive terhadap kemajuan waktu start pada atlet renang ATC Pati, 2) Mengetahui manakah yang lebih baik antara Start Pike Dive dan Start Flat Dive terhadap kemajuan waktu start pada atlet renang ATC Pati. Populasi penelitian ini adalah atlet perkumpulan renang Amurwa Tirta Club (ATC) Pati tahun 2013 yang berusia 8-14 tahun yang berjumlah 20 orang. Untuk cara pengambilan sampel digunakan total sampel yaitu pengambilan sampel secara keseluruhan yang berusia 8-14 tahun. Setelah dilakukan tes awal kemudian menyamakan atau menyeimbangkan kedua kelompok tersebut dengan cara subjeck matching ordinal pairing dengan rumus AB BA, dimana A disebut kelompok eksperimen 1, dan B kelompok eksperimen 2. Kelompok eksperimen 1 diberi latihan start pike dive dengan menggunakan renang gaya bebas dan kelompok eksperimen 2 diberi latihan start flat dive dengan menggunakan renang gaya bebas. Masing-masing kelompok diberi perlakuan sebanyak 40 kali pertemuan dengan 5 kali pertemuan per minggu. Hasil tes akhir dianalisis dengan menggunakan analisis statistik dengan rumus T-tes dengan signifikasi α 0,05. Data hasil penelitian menunjukkan rata-rata rata-rata jauh luncuran start renang sebelum latihan start pike dive 3,06 meter dengan standart deviasi 0,29, dari 10 atlet yang mengikuti tes tersebut luncuran yang paling jauh 3,50 meter dan luncuran yang paling pendek 2,50 meter. Sedangkan rata-rata jauh luncuran start renang sebelum latihan start flat dive 3,05 meter dengan standart deviasi 0,29, dari 10 atlet yang mengikuti tes tersebut luncuran yang paling jauh 3,40 meter dan luncuran yang paling pendek 2,80 meter. Setelah mengikuti latihan start pike dive rata-rata jauh luncurannya 3,06 meter, dengan standart deviasi 0.291, luncuran paling jauh 3,50 meter dan luncuran paling pendek 2,50 meter. Pada tabel 4.2 juga menunjukkan setelah mengikuti latihan start flat dive rata-rata jauh luncurannya 3,03 meter dengan standart deviasi 0,24, dari 10 atlet yang mengikuti tes tersebut luncuran yang paling jauh 3,40 meter dan luncuran yang paling pendek 2,50 meter. Berdasarkan hasil penelitian dapat diambil simpulan bahwa setelah melakukan latihan selama 40 kali pertemuan terbukti latihan start pike dive maupun start flat dive hasilnya sama-sama baik dilakukan untuk menunjang keberhasilan dalam suatu perlombaan.The objectives of this research are: 1) to know the differences of the result of Start Pike Dive ad Start Flat Dive toward the free-style swimming ability of the ATC swimming athletes, 2) to compare which one is better between the former and the latter toward the free-style swimming ability of the ATC swimming athletes. The population of the research is Amurwa Tirta Club (ATC).  It’s a swimming athlete community with 20 people of 8-14 years old. The researcher uses the whole sample population as the method used. After conducting the pre-test and then comparing the both groups with the subject matching ordinal pairing method, with the AB BA formula where A is the experimental group 1 and B is the experimental group 2, the researcher gives the A the start pike dive exercise using the free-style swimming, while B is given the start flat dive using the same style of swimming. Each group is given 5 meeting a week for 8 weeks. The final result of the test is analyzed statically with the T-test formula and the significance is α 0,05. The result of the research data shows the average swimming time passing 50 meters before having the start pike dive exercise is 47,97 seconds with the standard deviation of 6.63; the fastest time is 37,02 and the longest is 59,10 seconds. In other hand, the average time taken for passing 50 meters before the start flat dive exercise is 40,07 seconds with the standard deviation of 8.01; the fastest time is 34,98 and the longest one is 58,21 seconds. Based on the research, the researcher concludes that having 40 meetings of start pike dive exercise is better to improve the ability of free-style swimming than the start flat dive exercise. Even so, both the start pike dive and start flat dive are effective to improve the speed of the free-style swimming. Both of them can be variation in having swimming exercises.
KONDISI FISIK DAN KEMAMPUAN TEKNIK DASAR PEMAIN FUTSAL TIM PORPROV KOTA SEMARANG TAHUN 2013
Journal of Sport Science and Fitness Vol 3 No 4 (2014)
Publisher : Department of Sports Science, Faculty of Sports Science, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jssf.v3i4.6276

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini yaitu sejauh mana kondisi fisik dan kemampuan teknik dasar pemain futsal porprov kota semarang tahun 2013. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi dan kemampuan teknik dasar pemain futsal porprov kota Semarang tahun 2013. Populasi dalam penelitian ini adalah tim futsal porprov kota Semarang tahun 2013. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 20 pemain. Variabel dalam penelitian ini yaitu kemampuan teknik dasar dan kemampuan teknik dasar.Metode penelitian menggunakan survai tes dan analisis data penelitian menggunakan deskriptif persentase. Hasil penelitian yang sudah dianalisis menunjukan bahwa kondisi fisik pemain futsal porprov kota Semarang cukup, secara keseluruhan terdapat 1 (5%) pemain yang memperoleh nilai baik sekali, 8 (40%) pemain memperoleh nilai baik dan 11 (55%) pemain yang memperoleh nilai sedang. Dapat disimpulkan secara keseluruhan kondisi fisik pemain futsal porprov kota Semarang dalam kategori sedang. Sedangkan kemampuan teknik dasar pemain futsal porprov kota Semarang cukup / sedang, secara keseluruhan terdapat 8 (40%)  pemain yang memperoleh nilai baik, 12 (60%) pemain memperoleh nilai sedang. Dapat disimpulkan secara keseluruhan kemampuan teknik dasar pemain futsal porprov kota Semarang dalam kategori sedang. Disarankan untuk tim futsal porprov kota Semarang dalam pemberian latian kondisi fisik dan teknik dasar perlu adanya penambahan intensitas latihan serta penambahan beban latihan untuk meningkatkan kondisi fisik dan kemampuan teknik dasar pemain futsal porprov kota Semarang. Agar pada saat pertandingan kondisi fisik dan kemampuan teknik dasar pemain futsal stabil dan konsisten selama pertandingan berlangsung.The problem in this study is the extent to which the physical condition and the ability of the basic techniques of futsal players Porprov Semarang in 2013. This study aims to determine the condition and capabilities of the basic techniques of futsal players Porprov Semarang in 2013. The population in this study is Semarang Porprov futsal team in 2013. The sample in this study amounted to 20 players. The variable in this study is the ability of the basic techniques and basic engineering capabilities. Tests using survey research methods and analysis of research data using descriptive percentages. The results of the study have been analyzed to show that the physical condition of futsal players Porprov Semarang enough, overall there was 1 (5%) of players who earn excellent grades, 8 (40%) players get good value and 11 (55%) players who scored being. It can be concluded overall physical condition Porprov Semarang futsal player in the medium category. While the ability of the basic techniques of futsal players Porprov Semarang enough / being, on the whole there were 8 (40%) players who earn good grades, 12 (60%) of players are being scored. It can be concluded overall basic technical ability Porprov Semarang futsal player in the medium category. It is recommended for indoor soccer teams in the delivery of Semarang city Porprov latian physical condition and basic techniques necessary to increase the intensity of exercise and the addition of weight training to improve the physical condition and the ability of the basic techniques of futsal players Porprov Semarang. So when the game's physical condition and basic engineering capabilities stable and consistent futsal players during a match.
HUBUNGAN POSTUR TUBUH DAN KETERBELAJARAN GERAK
Journal of Sport Science and Fitness Vol 3 No 4 (2014)
Publisher : Department of Sports Science, Faculty of Sports Science, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jssf.v3i4.6277

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui tingkat pengetahuan mahasiswa Ilmu Keolahragaan tentang pencegahan dan perawatan cedera, psikologi olahraga dan kesehatan olahraga, (2) untuk mengetahui implementasi keselamatan olahraga di lapangan, (3) untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan mahasiswa Ilmu Keolahragaan dengan implementasi keselamatan olahraga di lapangan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa program studi IKOR angkatan 2009 sebanyak 78 mahasiswa. Sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik total sampling. Jenis penelitian ini termasuk jenis penelitian korelasi. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah angket (kuesioner). Uji coba instrumen dilakukan terhadap 20 mahasiswa. Instrumen yang disusun kemudian diuji validitas dan reliabilitas menggunakan bantuan program SPSS. Selanjutnya data yang terkumpul dianalisis menggunakan deskriptif presentase. Hasil penelitian dengan analisis korelasi product moment diperoleh besarnya koefisien korelasi sebesar 0,595 dengan tingkat signifikansi sebesar 0,00. Hasil uji korelasi menunjukan bahwa rxy yang diperoleh sebesar 0,595 sedangkan pada r tabel dengan N=78 sebesar 0,227. Karena nilai r hitung > r tabel (0,595 > 0,227) maka terdapat hubungan antara pengetahuan mahasiswa Ilmu dengan implementasi keselamatan olahraga di lapangan pada mahasiswa program studi IKOR angkatan 2009. Berdasarkan hasil penelitian, maka disimpulkan bahwa yaitu ada hubungan yang positif cukup tinggi  antara pengetahuan mahasiswa Ilmu Keolahragaan dengan implementasi keselamatan olahraga di lapangan pada mahasiswa program studi IKOR angkatan 2009. Sarannya, sebaiknya para mahasiswa selalu mengimplementasikan pengetahuan tentang implemntasi keselamatan olahraga di lapangan agar dapat mengurangi resiko terjadi cedera.The purpose of this study was (1) to determine the level of student knowledge about prevention of Sport Sciences and treatment of injuries, sports psychology and sports health, (2) to assess the umplementation of sports safety in the field, (3) to determine the relationship between the student’s knowledge of Sport Science implementation in the field of sports safety. The population in this study were all students of the class of 2009 IKOR as 78 students. The sample in this study uses total sampling technique. This study is the type of correlation study. Data collection method used was a questionnaire ( questionnaire). The instrument trial was conducted on 20 students. The instrumentst that arranged and then tested of validity and reliability using SPSS. Furthermore, the data have collected were analyzed using descriptive percentage. The result of the research with product moment correlation analysis was obtained magnitude of the correlation coefficient of 0.595 with a significance level of 0.00. The test results showed that the correlation rxy obtained at 0.595, while the r table with N= 78 at 0.227. Because the value of count r > r table (0.595 > 0.227) then there is a relationship between knowledge of sport science students in the field of sports safety implementation at IKOR students department 2009. Based on the research result, it was concluded that there is a high positive relationship between sport science students knowledge with the implementation of sport safety in the field in IKOR students department 2009. My recommendation, the students should always knowledge about the implementation of sports safety in the field in order to reduce the occurrence if injury.
PERBEDAAN LATIHAN SIDE TO SIDE BOX SHUFFLE DAN STRADDLE JUMP TERHADAP LOMPAT JAUH GAYA JONGKOK
Journal of Sport Science and Fitness Vol 3 No 4 (2014)
Publisher : Department of Sports Science, Faculty of Sports Science, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jssf.v3i4.6278

Abstract

Untuk mencapai prestasi yang baik dalam lompat jauh, perlu didukung latiahan yang baik melalui pendekatan pendekatan ilmiah dengan melibatkan berbagai ilmu pengetahuan.permasalahan dalam penelitian ini adalah 1) Apakah  latihan side tos ide box shuffle dan straddle jump berpengaruh terhadap hasil lompat jauh gaya jongkok. 2) manakah yang lebih baik antara latihan side tos ide box shuffle dengan straddle jump. sedangkan tujuan penelitian bertujuan 1) untuk mengetahui pengaruh latihan side box shuffle dengan straddle jump terhadap hasil lompat jauh gaya jongkok. 2) Untuk mengetahui manakah yang lebih baik antara latihan side tos ide box shuffle dengan straddle jump terhadap lompat jauh gaya jongkok. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif. Lokasi penelitian di Ds. Mulyorejo kecematan demak, kabupaten demak. populasi yang digunakan adalah siswa putra kelas VIII. Sampel dalam penelitian in sebanyak 20 orang.instrumen pengumpulan data yaitu dengan metode test lompat jauh gaya jongkok.penga,bilan sampel menggunakan teknik random samppling dengan cara undian. Variabel bebas penulisan ini adalah latihan side tos ide box shuffle dan latihan straddle jump, serta hasil lompat jauh sebagai variabel terikat. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada pengaruh antara latihan side to side box shuffle dan straddle jump terhadap hasil lompat jauh,untuk mengetahui mana yang lebih baik di gunakan uji mean pada akhir kelompok A dan kelompok B.uji perbedaan diperoleh kelompok A yaitu 3.995 dan kelompok B yaitu 3.855, sehingga kelompok A lebih baik dari pada kelompok B.To achieve good performance in the long jump , good training be supported through scientific approaches involving various science  in this study were 1 ) What is the training side box shuffle tos ideas and straddle jumps affect the results of the long jump squat style . 2 ) Which is better between exercise ideas tos side box shuffle with straddle jump . whereas the purpose of the study aims 1 ) to determine the effect of exercise side box shuffle to straddle jump to the results of the long jump squat style . 2 ) To know which is better between the exercise side box shuffle tos idea straddle jump to long jump squat style . The method used is descriptive quantitative method . Location of the study in Ds . Mulyorejo kecematan Demak , Demak . population used was the son of eighth grade students . The samples in as many as 20 people .instrumen collecting data with the long jump test method jongkok.penga style , bilan samppling random samples using the technique by means of a lottery . The independent variable is the writing exercise tos side box shuffle and exercise ideas straddle jump , and long jump results as the dependent variable . The results showed that there is influence between exercises box shuffle side to side straddle jump and long jump to the results , to find out which one is better at using the mean test at the end of group A and group differences obtained B.uji namely group A and group B ie 3,995 3,855 , so that group A is better than in group B.
PENINGKATAN KESEIMBANGAN POSTURAL MENGGUNAKAN PENGUKURAN BERG BALANCE SCALE (BBS) PADA LANSIA DI SASANA PANTI MULYO SRAGEN
Journal of Sport Science and Fitness Vol 3 No 4 (2014)
Publisher : Department of Sports Science, Faculty of Sports Science, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jssf.v3i4.6279

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui. Pengaruh Senam Sehat Indonesia terhadap keseimbangan tubuh lansia di kabupaten Sragen. Populasi penelitian ini adalah peserta Senam Sehat Indonesia yang berada di Sasana Panti Mulyo desa Cantel kabupaten Sragen yang berjumlah 27 lansia. Sampel dalam penelitian berjumlah 23 lansia. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposif sampling. Penelitian ini ada dua variabel yaitu Senam Sehat Indonesia sebagai variabel bebas serta hasil keseimbangan tubuh lansia sebagai variabel terikat. Metode penelitian menggunakan eksperimen dengan desain one group pre test – post test. Metode analisis data penelitian menggunakan analisis data statistik T-test. Berdasarkan hasil penelitian bahwa Senam Sehat Indonesia berpengaruh meningkatkan keseimbangan tubuh lansia. Dilihat dari Sig (2-tailed) hasil pre test dan pos test keseimbangan tubuh = 0,418 < 0,05 maka H1 diterima. Kesimpulan dari data diatas adalah Senam Sehat Indonesia dapat meningkatkan keseimbangan tubuh lansia di Sasana Panti Mulyo desa Cantel kabupaten Sragen. Disarankan kepada lansia pada umumnya dapat menggunakan Senam Sehat Indonesia untuk meningkatkan keseimbangan tubuh.The purpose of this study is to find out. Effect of Indonesian Healthy Gimnastics on body balance elderly in the district Sragen. The population was gymnastics healthy participants who were in the gym Indonesian home village Mulyo cereal Sragen districts of the 27 elderly people. The sample in the study were 23 elderly. Sampling using purposive sampling technique. This study there are two variables: healthy gymnastics Indonesia as independent variables and the outcome of the balance of the body of the elderly as dependent variable. Research methods using experimental design with one group pre test - post test. Methods of analysis of research data using statistical data analysis T-test. Based on the research that exercise improves balance influential Indonesian healthy elderly body. Viewed from Sig (2-tailed) the pre test and post test body balance = 0.418 <0.05 then H1 is accepted. The conclusion of the above data is a healthy gymnastics Indonesia to improve balance body home gym mulyo elderly in rural districts sragen cereal. It is recommended to the elderly in general could use a healthy gymnastics Indonesia to improve bodybalance.
KEEFEKTIFAN TEMBAKAN PANTUL DENGAN POSISI SUDUT 15°, 30°, 45°, DAN 60° TERHADAP HASIL SHOOTING BOLA BASKET
Journal of Sport Science and Fitness Vol 3 No 4 (2014)
Publisher : Department of Sports Science, Faculty of Sports Science, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jssf.v3i4.6280

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini yaitu manakah yang lebih efektif antara tembakan pantul dengan posisi sudut 15°, 30°, 45°, dan 60° terhadap hasilshooting pada tim putera bola basket Universitas Negeri Semarang tahun 2013. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan tembakan pantul dengan posisi sudut 15°, 30°, 45°, dan 60° terhadap hasilshooting pada tim putera bola basket Universitas Negeri Semarang tahun 2013. Populasi dalam penelitian ini adalah tim putera bola basket Universitas Negeri Semarang tahun 2013. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 12 mahasiswa. Variabel dalam penelitian ini yaitu tembakan pantul dengan posisi sudut 15°, 30°, 45°, dan 60° sebagai variabel bebas serta hasilshooting sebagai variabel terikat. Metode penelitian menggunakan survai tes dan analisis data penelitian menggunakan deskriptif persentase. Hasil penelitian yang sudah dianalisis menunjukan bahwa pada sudut 15° rata-rata keberhasilan tembakan pantul dari semua sampel sebesar 23%, pada sudut 30° menghasilkan rata-rata tembakan pantul sebesar 38%, sedangkan pada sudut 45° menghasilkan rata-rata tembakan pantul 46% dan untuk sudut 60° menghasilkan rata-rata sebesar 33%. Sedangkan untuk hasil individu 75% individu hasil tembakan baik pada sudut 45°, 17% baik pada sudut 30°, dan 8% pada sudut 60°. Simpulan dari data diatas adalah posisi sudut 45° merupakan posisi sudut yang paling ideal untuk melakukan tembakan pantul (bank shot), dibandingkan posisi sudut 15°, 30°, dan 60° pada tim putera bola basket Universitas Negeri Semarang tahun 2013. Disarankan untuk tim putera bola basket Universitas Negeri Semarang tahun 2013, jika akan melakukan tembakan pantul (bank shot) sebaiknya pemain berada di posisi sudut 45°. Dan untuk para pelatih diharapkan agar dalam memberi latihan menembak juga memberikan latihan tembakan pantul (bank shot) agar pada saat pertandingan dapat meningkatkan hasil shooting.The problem in this study is one which is most effective between shots reflected the position angle of 15°, 30°, 45°, and 60° on the productivity point shooting at son 's basketball team Semarang State University in 2013 . This study aims to determine the effectiveness of the shot reflected by the position angle of 15°, 30°, 45°, and 60° on the productivity point shooting at son 's basketball team Semarang State University in 2013 . The population in this study was the son of a basketball team Semarang State University in 2013 . The sample in this study amounted to 12 students. The variable in this study is reflected by the position angle shots 15°, 30°, 45°, and 60° as the independent variable and the productivity point shooting as the dependent variable. Tests using survey research methods and analysis of research data using descriptive percentages. The results of the study have been analyzed to show that the angle of 15° batting average rebound shots from all samples by 23% , at an angle of 30° resulted in an average shot bounce by 38 %, while at an angle of 45 ° resulted in an average of 46 shots bounce % and to an angle of 60° resulted in an average of 33% . Conclusions from the above data is the position angle of 45° is the most ideal position angle for a shot bounce ( bank shot ) , compared to the position angle of 15°, 30°, and 60° at son 's basketball team Semarang State University in 2013. Suggested for son's basketball team Semarang State University in 2013, if it will make the bank shotsshould the players are in a position angle of 45 °. And for the coaches hoped that in providing shooting practice shots also provide bank shot practice so that by the time the game can increase productivity point shooting.
PENGARUH LATIHAN TENDANGAN DENGAN PERUBAHAN JARAK DAN LATIHAN TENDANGAN DENGAN MENGUBAH UKURAN TARGET TERHADAP AKURASI TENDANGAN LAMBUNG SEPAKBOLA PADA SSB PUTRA TUGU MUDA SEMARANG
Journal of Sport Science and Fitness Vol 3 No 4 (2014)
Publisher : Department of Sports Science, Faculty of Sports Science, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jssf.v3i4.6281

Abstract

Sepakbola adalah permainan beregu yang dimainkan oleh dua regu yang terdiri dari sebelas orang pemain termasuk penjaga gawang. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) mengetahui pengaruh latihan menendang dengan perubahan jarak sasaran. (2) mengetahui pengaruh latihan menendang dengan mengubah ukuran target. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan desaign pre-test dan post-test group desaign. Populasi penelitian pemain SSB Putra Tugu Muda Semarang berjumlah 130 pemain, sampel 16 pemain usia 12 tahun. Teknik penarikan sampel menggunakan Purposive sampling. Metode analisis data menggunakan uji t-test. Hasil penelitian untuk kelompok 1 (Latihan menendang dengan perubahan jarak) Pre-test nilai minimal 1, nilai maksimal 5, nilai mean 2,875. Post-test nilai minimal 4, nilai maksimal 9, nilai mean 6,75. Untuk kelompok 2 (Latihan menendang dengan mengubah ukuran target) Pre-test nilai minimal 1, nilai maksimal 4, nilai mean 2,5. Post-test nilai minimal 3, nilai maksimal 7, nilai mean 5,375. Simpulan dalam penelitian ini adalah (1) ada pengaruh latihan tendangan dengan perubahan jarak terhadap hasil akurasi tendangan lambung pada SSB Putra Tugu Muda Semarang (2) ada pengaruh pada latihan tendangan dengan mengubah ukuran target terhadap hasil akurasi tendangan lambung pada SSB Putra Tugu Muda Semarang (3) latihan tendangan dengan perubahan jarak lebih baik dari pada latihan tendangan dengan mengubah ukuran target terhadap hasil akurasi tendangan lambung pada SSB Putra Tugu Muda Semarang.Football is a team game played by two teams of eleven players, including goalkeeper The purpose of this study is to (1) find out the influence of exercises kicked off with the changes tothe target distance. (2) know the influence of exerciseskicked off by changing the size of the target. The method used is the quantitative methods with thedesaign pre-test and post test group-desaign. Population research projects a SSB Son Young Monument Semarang totaled 130 players, a sample of 16 player sage 12 years. Sample with drawal  technique using a Purposive sampling. Methods of data analysis using t-tests to test. Research results for Group 1 (Exercise kicked off with the changing distance) Pre-test value of minimum 1, maximum value 5, mean value of 2,875. Post-test value of minimum 4, maximum value of mean value of 9,6.75. For Group 2 (kicking Exercise with changing the size of the target) Pre-test value of minimum 1,maximum value of 4, the value of the mean of 2.5. Post-test value for a minimum of 3, maximum value is 7, the value of the mean 5,375. Summary in this study are (1) there is the influence of practice kicks with the changing distance to the stomach kick accuracy results on SSB's son Young Monument Semarang (2) there is an influence on the practice of changing the size of the target with a kick to the stomach kick accuracy results on player SSB's son Young Monument Semarang (3) practice kicks with the changes the distance better than practice kicks withre size target against stomach kick accuracy results on player SSB Son Young Monument Semarang.
PERBEDAAN LATIHAN MELEMPAR DENGAN SASARAN BERPINDAH DAN LATIHAN LEMPARAN SAMPING DENGAN BERPASANGAN TERHADAP AKURASI LEMPARAN SAMPING PADA ANGGOTA UNIT KEGIATAN MAHASISWA SOFTBALL UNNES
Journal of Sport Science and Fitness Vol 3 No 4 (2014)
Publisher : Department of Sports Science, Faculty of Sports Science, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jssf.v3i4.6282

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui perbedaan latihan melempar dengan sasaran berpindah dan latihan lemparan samping dengan berpasangan terhadap akurasi lemparan samping (sidehand throw) pada anggota UKM softball Unnes. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah terdapat perbedaan antara latihan melempar dengan sasaran berpindah dan latihan lemparan samping dengan berpasangan terhadap akurasi lemparan samping (sidehand throw) pada anggota UKM softball Unnes dan manakah yang lebih baik antara latihan melempar dengan sasaran berpindah dan latihan lemparan samping dengan berpasangan terhadap akurasi lemparan samping (sidehand throw) pada anggota UKM softball Unnes. Metode yang menggunakan adalah metode eksperimen dengan pola M-S (Matched Subjects Designs). Populasi dalam penelitian ini adalah anggota UKM softball Unnes. Sampel yang akan diambil dalam penelitian ini berjumlah 16 orang, dengan menggunakan teknik total sampling. Variabel yang akan dikaji yaitu latihan melempar dengan sasaran berpindah dan latihan lempar tangkap berpasangan sebagai variabel bebas dan akurasi lemparan samping sebagai variabel terikat. Teknik pengumpulan data menggunakan uji t. Hasil penelitian dari latihan melempar dengan sasaran berpindah dan latihan lemparan samping dengan berpasangan dapat meningkatkan akurasi lemparan samping. Latihan lemparan samping dengan berpasangan memberikan hasil yang lebih baik dibandingkan dengan latihan melempar dengan sasaran berpindah. Saran terkait penelitian yang sudah dilakukan yaitu metode latihan melempar dengan sasaran berpindah dan lemparan samping dengan berpasangan dapat meningkatkan akurasi lemparan samping, Dalam melakukan latihan pemain harus sungguh-sungguh serta penyusunan program latihan harus secara baik dan sistematis.The research done to knowing to difference exercise contradiction of moving-target and sidehand throw-catch pairs toward the accuracy of sidehand throw in members of units students activities softball Unnes.  The sidehand throw must be done accurately, therefore researcher tried to find out whether the exercise of moving-target throw or sidehand throw in pairs exercise can improve sidehand throw accuracy or not; besides, to find out which one is better to improve sidehand throw accuracy in members of units students activities softball Unnes. This research used experimental method with M-S (Matched Subjects Designs) pattern. The population in this research was the members of units students activities softball softball Unnes. The total of sample is 16 persons, by applying total sampling techniques. The variable of this study was moving-target throw exercise and sidehand throw in pairs exercise as free variable; and, sidehand throw as dependent variable. Techniques to collection date using t test. The research results of moving-target and sidehand throw-catch can improve  to accuracy sidehand throw. Sidehand throw in pairs exercise is better than moving-target throw exercise. Suggestion concerning the research done is moving-target throw exercise and sidehand throw in pairs can improve to accuracy sidehand throw. The players perform exercise and training program established should be indeed properly and systematic.
PENGARUH LATIHAN LADDER DRILL DAN LATIHAN ABC RUN TERHADAP PENINGKATAN KECEPATAN PEMANJATAN JALUR SPEED ATLET PANJAT TEBING FPTI KOTA MAGELANG
Journal of Sport Science and Fitness Vol 3 No 4 (2014)
Publisher : Department of Sports Science, Faculty of Sports Science, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jssf.v3i4.6283

Abstract

Penelitian ini untuk mengetahui perbedaan latihan Ladder drill dangan latihan ABC Run terhadap peningkatan kecepatan pemanjatan jalur speed atlet panjat tebing FPTI Kota Magelang. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui perbedaan latihan Ladder drill dangan latihan ABC Run terhadap peningkatan kecepatan pemanjatan jalur speed atlet panjat tebing FPTI Kota Magelang dan mengetahui bentuk latihan yang lebih baik antara latihan Ladder drill dengan latihan ABC Run. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen. Lokasi penelitian di FPTI Kota Magelang. Populasinya adalah atlet bulutangkis putra usia 14 – 16 tahun. Jumlah sampel sebanyak 12 atlet. Teknik penarikan sampel total sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan test akhir, yakni melakukan pemanjatan speed climbing yang dilakukan oleh 12 sampel. Analisis data menggunakan uji t beda rata – rata . Hasil penelitian latihan Ladder drill lebih baik daripada latihan ABC Run terhadap peningkatan kecepatan pemanjatan jalur speed atlet panjat tebing FPTI Kota Magelang. Latihan Ladder drill dan ABC Run berpengaruh terhadap peningkatan kecepatan pemanjatan jalur speed atlet panjat tebing FPTI Kota Magelang.This study was to determine differences Ladder drill exercise training invitation ABC Run to the increased speed climbing rock climbing athletes speed lines FPTI Magelang . The purpose of this study was to determine the difference Ladder drill exercise training invitation ABC Run to the increased speed climbing rock climbing athletes speed lines FPTI Magelang and know better form of exercise among Ladder drill exercise with exercise ABC Run . The method used is the experimental method . Location FPTI research in Magelang . Its population is the son badminton athletes age 14-16 years . The total sample of 12 athletes . The sampling technique total sampling . Data collection techniques using the final test , which is doing the climbing speed climbing is done by 12 samples . Analysis of the data using the t test different - average. The results of the research Ladder drill exercises better than ABC exercises Run to the increased speed climbing rock climbing athletes speed lines FPTI Magelang . Ladder drills drill and ABC Run affect the increase in speed climbing rock climbing athletes speed lines FPTI Magelang.

Page 1 of 1 | Total Record : 10