cover
Contact Name
-
Contact Email
mega.anggita@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
mega.anggita@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
F1 Building 1st Floor, Department of Sports Science, Faculty of Sports Science, Universitas Negeri Semarang. Sekaran Campus, Gunungpati District, Semarang City, Indonesia
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
JSSF : Journal of Sport Science and Fitness
ISSN : 22526528     EISSN : 27455718     DOI : https://doi.org/10.15294/jssf
Core Subject : Health,
Journal of Sport Science and Fitness (JSSF) is an open access online journal and printed by request, which published by Department of Sports Science, Faculty of Sports Science, Universitas Negeri Semarang, Indonesia. It is a special platform for sport scientist, lecturers, students, or even sport practitioners who want to publish their scientific works such as original papers, reviews and short reports. Hence, it aims to provide reliable source of information on current developments in the fields related to adaptive physical exercise, physical fitness, sport nutrition, and motion analysis for anyone who interested on sports science issues.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol 6 No 2 (2020)" : 20 Documents clear
PROGRAM LATIHAN SENAM LANSIA DAN KONSUMSI JUS BUAH NAGA MERAH DAPAT MENURUNKAN KADAR GLUKOSA DARAH PENDERITA DIABETES MELLITUS TIPE 2 Voliani, Martika
Journal of Sport Science and Fitness Vol 6 No 2 (2020)
Publisher : Department of Sports Science, Faculty of Sports Science, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jssf.v6i2.42005

Abstract

Diabetes Melitus Tipe 2 (DMT2) terjadi karena penurunan kepekaan jaringan terhadap insulin dan juga terjadi defisiensi respons sel ß pankreas terhadap glukosa. Penatalaksanaan non farmakologis pada penderita DM diantaranya olahraga dan mengatur pola makan dengan memperhatikan asupan karbohidrat dan serat. Saat berolahraga resistensi insulin berkurang, sebaliknya sensitivitas reseptor insulin meningkat, sehingga glukosa dapat masuk ke dalam sel lebih mudah. Tujuan penelitian ini adalah untuk membuktikan pengaruh senam lansia dan minum jus buah naga merah terhadap penurunan kadar glukosa darah penderita diabetes mellitus Tipe 2. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan desain Pret est-Post test One Control Design. Jumlah sampel 6 orang lansia berusia diatas 45 tahun berjenis kelamin perempuan. Instrumen yang digunakan adalah tes glukosa darah, program latihan, dan minum jus buah naga merah. Hasil penelitian kadar glukosa darah sebelum perlakuan 170 mg/dl, setelah perlakuan 152 mg/dl. Nilai beda rata-rata antara pre test dan post test sebesar 18 mg/dl atau penurunan rata-rata 11,84%. Simpulan penelitian ini, senam lansia dan pemberian jus buah naga merah dapat menurunkan kadar glukosa darah pada penderita dibetes mellitus tipe 2.
PETA KETAHANAN OTOT TANGAN PETANI DALAM MENINGKATKAN HASIL PRODUKTIVITAS PADI DI KABUPATEN SUMBA BARAT AWANG, JOHANS KRISTOFEL
Journal of Sport Science and Fitness Vol 6 No 2 (2020)
Publisher : Department of Sports Science, Faculty of Sports Science, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jssf.v6i2.42442

Abstract

Minimnya pengetahuan dan informasi mengenai ketahanan otot petani mengakibatkan menurunnya efektifitas hasil kerja. Oleh karena itu, ketahanan otot merupakan salah satu faktor penting dalam memaksimalkan produktivitas kerja. Maka tujuan penelitian ini ingin memberikan gambaran atau masukan mengenai peta informasi ketahanan otot kepada petani agar bekerja sesuai dengan kemampuan otot, ergonomi, dan standar pelaksanaan kerja yang efektif guna meningkatkan hasil produktivitas padi yang lebih baik. Penelitian ini dilakukan dengan cara mengukur seberapa besar ketahanan otot tangan petani menggunakan hand dynamometer. Setelah melakukan pengukuran ketahanan otot langkah selanjutnya adalah memetakan ketahanan otot. Sampel yang digunakan adalah petani padi di Kabupaten Sumba Barat sebanyak 398 sampel yang terdiri dari petani laki-laki dan petani perempuan dengan rentang usia 20-60 tahun. Metode pemetaan ketahanan otot berdasarkan norma kekuatan otot digunakan untuk menentukan klasifikasi besar kecilnya ketahanan otot petani. Hasil penelitian peta ketahanan otot berdasarkan norma kekuatan otot maksimum menunjukan bahwa secara keseluruhan ketahanan otot petani laki-laki maupun petani perempuan dalam kategori sangat kurang. Oleh karena itu, informasi peta ketahanan otot menjadi hal penting untuk dipahami dan dilakukan petani agar bekerja sesuai dengan porsi ketahanan ototnya dan melakukan olahraga secukupnya dalam upaya meningkatkan ketahanan otot guna menunjang produktivitas hasil kerja yang lebih baik.
EFEKTIVITAS MINUMAN ISOTONIK DAN NON ISOTONIK SEBELUM AKTIVITAS AEROBIK TERHADAP PERUBAHAN DENYUT NADI PEMULIHAN Dicky Dewa Panji Laksana, Susan
Journal of Sport Science and Fitness Vol 6 No 2 (2020)
Publisher : Department of Sports Science, Faculty of Sports Science, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jssf.v6i2.41972

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui perbedaan pemberian minuman isotonik dan non isotonik terhadap perubahan denyut nadi pemulihan pada menit ke-0, ke-5, ke-10, ke-15, dan ke-30. Metode penelitian menggunakan quasi eksperimental dengan post-test only design. Variabel penelitian, yaitu variabel bebas: minuman isotonik dan non isotonik, variabel terikat: perubahan denyut nadi pemulihan. Populasi berjumlah 122 siswa kelas 9 SMP Yohanes XXIII Semarang dengan menggunakan teknik total sampling, dibagi 2 kelompok secara random, yaitu perlakuan minuman isotonik dan non isotonik masing-masing (n=61). Pengukuran denyut nadi menggunakan metode palpasi. Teknik analisis data menggunakan paired-samples t test dengan program SPSS versi 16. Hasil penelitian menunjukkan perbandingan minuman isotonik dan non isotonik sebelum aktivititas aerobik terhadap perubahan denyut nadi pemulihan dengan nilai p pada menit ke-0 p = 0,191, menit ke-5p = 0,181> 0,05, menit ke-10p = 0,064< 0,05, menit ke-15p = 0,207> 0,05, dan menit ke-30p = 0,042< 0,05. Simpulan penelitian, terdapat perbedaan antara pemberian minuman isotonik dan non isotonik terhadap perubahan denyut nadi pemulihan pada menit ke-10 dan ke-30, tidak terdapat perbedaan antara pemberian minuman isotonik dan non isotonik terhadap perubahan denyut nadi pemulihan pada menit ke-0, ke-5, dan ke-15.
Senam Yoga Dapat Menurunkan Tingkat Kecemasan Wanita Pra Menopause Utami, Setyo
Journal of Sport Science and Fitness Vol 6 No 2 (2020)
Publisher : Department of Sports Science, Faculty of Sports Science, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jssf.v6i2.41973

Abstract

Kecemasan dapat terjadi pada wanita pra menopause, ini terjadi karena adanya perubahan fisik yang dihadapi oleh sebagian besar wanita pra menopause dan dapat memicu gangguan psikosomatik berupa gangguan tidur, dan jika tidak ditangani akan berlanjut pada depresi. Salah satu hal yang dapat dilakukan untuk mengatasi hal tersebut adalah olahraga senam yoga. Tujuan penelitian untuk mengetahui tingkat kecemasan wanita pra menopause sebelum dan sesudah mengikuti program latihan senam hatha yoga di Sanggar Senam Paroki Kleco Surakarta. Metode penelitian menggunakan eksperimen dengan pemberian latihan. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah senam hatha yoga dan variabel terikat penelitian ini adalah kecemasan wanita pra menopause. Subjek penelitian adalah peserta yang terdaftar di Sanggar Senam Paroki Kleco Surakarta berusia 40-50 tahun dengan responden berjumlah 30 orang. Hasil penelitian tingkat kecemasan pada tes awal, kelompok eksperimen 42.73 ± 3,81, dan kelompok kontrol 42,86 ± 3,19 memiliki tingkat kecemasan tinggi. Setelah mendapatkan treatment hatha yoga, tingkat kecemasan kelompok eksperimen menurun menjadi 23,8 ± 4,35 dengan signifikan 0,000 < 0,05, kelompok kontrol menjadi 32,26 ± 3,65 tidak menurun dengan signifikan 0,069>0,05. Simpulan penelitian, menunjukkan bahwa kondisi awal kelompok eksperimen dan kelompok kontrol tidak beda, setelah diberi perlakuan menunjukakkan terdapat perbedaan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol, tingkat kecemasan kelompok eksperimen lebih kecil dari tingkat kecemasan kelompok kontrol.
HUBUNGAN PENGETAHUAN KESEHATAN DAN KEBUGARAN JASMANI TERHADAP GAYA HIDUP LANSIA (STUDI KASUS LANSIA DI KELURAHAN TLOGOSARI KULON KECAMATAN PEDURUNGAN) Nugroho, Wildan Priyo
Journal of Sport Science and Fitness Vol 6 No 2 (2020)
Publisher : Department of Sports Science, Faculty of Sports Science, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jssf.v6i2.41919

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan kesehatan dan tingkat kebugaran terhadap gaya hidup para lanjut usia di Kelurahan Tlogosari Kulon, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan metode kuesioner. Populasi yang digunakan adalah lansia yang berada di Kelurahan Tlogosari Kulon, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang sebanyak 200 orang. Sampel diambil dari hasil purposive sampling, dengan kriteria: 1) berusia 60-65 tahun; 2) bertempat tinggal daerah populasi; 3) tidak tuna rungu dan tuna wicara; 4) bersedia menjadi sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa antara pengetahuan kesehatan dan gaya hidup lansia mempunyai hubungan (p= 0,00) dengan besar hubungannya yaitu 99,0% (r=0,990), pengetahuan kebugaran jasmani dan gaya hidup lansia mempunyai hubungan (p=0,00) dengan besar hubungannya yaitu 99,3% (r=0,993). Simpulan dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan positif antara pengetahuan kesehatan terhadap gaya hidup lansia, yaitu 99,9% dan terdapat hubungan yang positif antara pengetahuan kebugaran jasmani terhadap gaya hidup lansia, yaitu sebesar 99,3%.
PEMBERIAN SEDUHAN BIJI MAHONI UNTUK MENURUNKAN KADAR MALONDYALDEHID SETELAH MELAKUKAN AKTIVITAS FISIK MAKSIMAL Harsa, Syamsul
Journal of Sport Science and Fitness Vol 6 No 2 (2020)
Publisher : Department of Sports Science, Faculty of Sports Science, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jssf.v6i2.41923

Abstract

Permasalahan penelitian ini adalah kurangnya pengetahuan tentang seduhan biji mahoni untuk menyembuhkan kelelahan yang disebabkan oleh kadar malondyaldehid yang tinggi. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh seduhan biji mahoni terhadap kadar malondyaldehid setelah melakukan aktivitas fisik maksimal, dan untuk mengatahui dosis yang lebih optimal seduhan biji mahoni untuk menurunkan kadar malondyaldehid. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimental dengan rancangan Post test Only Kontrol Design. Rancangan penelitian menggunakan 30 ekor (Rattus norvegicus) strain wistar berkelamin jantan dewasa usia dua bulan dengan berat 150 s/d 180 gram. Tiga puluh ekor tikus putih dibagi dalam 5 kelompok secara acak, terdiri dari 5 ekor tikus tiap kelompok. Kelompok pertama sebagai kontrol tanpa perlakuan, kelompok kedua sebagai kontrol dengan aktivitas fisik renang 30 menit, dan 3 kelompok tersisa adalah kelompok treatment dengan dosis yang berbeda. Pertama dengan dosis 1,08ml, kedua 2,16ml, dan ketiga 4,32ml. Hasil penelitian kadar malondyaldehid memilliki rata-rata kelompok kontrol tanpa perlakuan : 13,13 nmol/ml, kelompok kontrol dengan aktivitas fisik maksimal : 19,85, dosis (1,08ml) : 16,85 nmol/ml, dosis (2,16ml) : 14,89 nmol/ml, dan dosis (4,32ml) : 17,77 nmol/ml. Simpulan penelitian terdapat pengaruh pemberian air seduhan biji mahoni terhadap kadar malondyaldehid, disarankan untuk mengkonsumsi seduhan biji mahoni sebagai pengikat radikal bebas dalam tubuh.
PENGARUH KONSUMSI JUS KURMA AJWA DAN JUS SEMANGKA KUNING SEBELUM AKTIVITAS FISIK MAKSIMAL TERHADAP ASAM LAKTAT Zaen, Syakir Mudloffar
Journal of Sport Science and Fitness Vol 6 No 2 (2020)
Publisher : Department of Sports Science, Faculty of Sports Science, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jssf.v6i2.41971

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh pemberian jus kurma ajwa dan jus semangka kuning sebelum aktivitas fisik maksimal pada penumpukan asam laktat dan untuk mengetahui manakah yang lebih efektif dari keduanya dalam mencegah penumpukan asam laktat setelah melakukan aktivitas fisik maksimal. Metode penelitian adalah eksperimental dengan “randomized pre-test, post-test, and control group design”. Sampel 21 orang, dibagi 3 kelompok. Kelompok 1 (n=7), aktivitas fisik maksimal + air mineral 500 ml, kelompok 2 (n=7), aktivitas fisik maksimal + jus kurma ajwa 500 ml, kelompok 3 (n=7), aktivitas fisik maksimal + jus semangka kuning 500 ml. Aktivitas maksimal berupa wide push-up dengan intesitas 80 % dari repetisi maksimal pada masing-masing sampel. Hasil uji T-test menunjukkan adanya perubahan asam laktat dari awal aktivitas fisik sampai selesai dengan nilai p kelompok kontrol (p = 0,0001), kelompok kurma (p = 0,001), dan kelompok semangka (p = 0,004). Peneliti melakukan uji lanjutan menggunakan ANOVA dengan nilai post-test p = 0,613, menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan signifikan dari pemberian kontrol, kurma, dan semangka. Simpulan penelitian adalah tidak ada perbedaan pengaruh antara pemberian kelompok kontrol, kurma, dan semangka. Selisih angka yang diperoleh dari pre-test dan post-test kelompok kontrol adalah 4,314 mmol/L, kurma 4,343 mmol/L, dan semangka 3,229 mmol/L.
Mental Health Identification Identifikasi Kesehatan Mental Pada Pelatih PPLOP Jawa Tengah 2020 Sungkowo, Sungkowo
Journal of Sport Science and Fitness Vol 6 No 2 (2020)
Publisher : Department of Sports Science, Faculty of Sports Science, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jssf.v6i2.41033

Abstract

Tujuan dari pengabdian berbasis penelitian ini adalah untuk mengetahui Seberapa Besar Kesehatan Mental para pelatih PPLOP Jawa Tengah. Populasi dalam penelitian ini adalah para pelatih PPLOP Jawa Tengah, yang berjumlah 24 orang. Kemudian teknik pengambilan sampel adalah total sampling, merupakan teknik penentuan sampel dengan pertimbangan mengambil seluruh jumlah sampel yang berjumlah 24 orang. Pengumpulan data utama dalam penelitian ini dilakukan dengan cara menggunakan alat ukur atau kuesioner kesehatan mental. Hasil penelitian menunjukkan bahwa identifikasi kesehatan mental hasilnya dengan category medium ada 4 pelatih dan category high ada 20 pelatih. Disimpulkan bahwa identifikasi kesehatan mental pelatih sudah baik, mengingat hanya ada 4 pelatih dengan kategori medium. Sehingga para pelatih dapat mempertahankan mentalnya dengan baik. Dengan mengetahui kesehatan mental maka di harapkan para pelatih bisa melatih atletnya dengan baik dan bisa mengontrol kondisiya dan bisa waspada dalam menghadapi perlombaan. Kata Kunci: Kesehatan mental, Pelatih PPLOP JATENG.
PERMAINAN DAN OLAHRAGA TRADISIONAL : ALTERNATIF BAGI ORANG TUA DALAM MENGEMBANGKAN AKTIVITAS FISIK ANAK Safei, Imam
Journal of Sport Science and Fitness Vol 6 No 2 (2020)
Publisher : Department of Sports Science, Faculty of Sports Science, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jssf.v6i2.41579

Abstract

kemajuan teknologi seperti game online dan penggunaan gawai yang terlalu lama justru dapat menimbulkan beberapa dampak negative salah satunya yaitu minimnya aktivitas fisik, yang akhirnya menimbulkan berbagai penyakit seperti obesitas, diabetes, jantung, dan berbagai jenis penyakit degenerative lainnya. Dengan demikian Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengenalkan permainan dan olahraga tradisional bagi orang tua dalam meningkatkan aktivitas fisik anak selama dirumah. Metode: peneliti menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional, dimana peneliti mengumpulkan data dengan cara memberikan angket atau kuesioner online dengan beberapa pertanyaan atau pernyataan kepada responden untuk di jawab. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 114 peserta yang terdiri dari berbagai profesi seperti (Guru, dosen, Ibu Rumah Tangga, dan Remaja). Hasil: Penelitian ini memberikan bukti bahwa durasi bermain gawai lebih dari 1 jam perhari nya yang terjadi pada anak-anak se-Kota Bandung sebanyak 76.1%. Hal ini sejalan dengan kebiasaan orang tua yang hanya memiliki waktu bermain bersama anak-anak nya ketika di rumah kurang dari satu jam sebesar 50,4 %. Kesimpulan: durasi bermain gawai yang dilakukan anak-anak lebih dari satu jam per hari nya dan secara otomatis membatasi aktivitas fisiknya sehingga sedikit sekali stimulasi motorik yang didapatkan. Dengan demikian pentingnya peran orang tua untuk dapat mengenalkan permainan olahraga tradisional kepada anak-anak agar dapat aktif bergerak guna meningkatkan kebugaran dan motoric anak
LATIHAN TABATA UNTUK PENURUNAN BERAT BADAN, PERSEN LEMAK TUBUH DAN INDEKS MASSA TUBUH (IMT) PADA WANITA OBESITAS Maftukhan, Adib
Journal of Sport Science and Fitness Vol 6 No 2 (2020)
Publisher : Department of Sports Science, Faculty of Sports Science, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jssf.v6i2.41881

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui latihan tabata terhadap penurunan berat badan, persen lemak tubuh dan Indeks Massa Tubuh (IMT). Eksperimental dilakukan pada 15 mahasiswi obesitas Universitas Negeri Semarang. Desain penelitian yang digunakan adalah One Group Pre test Post test Design dengan memberikan perlakuan latihan tabata sebanyak 12 kali sesi (n=15) selama 4 minggu. Sampel diukur berat badan, persen lemak tubuh dan Indeks Massa Tubuh (IMT) sebelum dan sesudah perlakuan. Uji hipotesis menggunakan uji beda paired t-test. Hasil Penelitian menunjukkan uji t pada data berat badan diperoleh nilai t hitung 8,569 > t tabel 2,14 dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, dengan penurunan sebesar 1,96%. Uji t pada persen lemak tubuh diperoleh nilai t hitung 12,600 > t tabel 2,14 dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, dengan penurunan sebesar 4,74%. Hasil uji t pada Indeks Massa Tubuh (IMT) diperoleh t hitung 7,947 > t tabel 2,14 dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, dengan penurunan sebesar 2,0%. Simpulan dan saran: latihan tabata dapat menurunkan berat badan, persen lemak tubuh dan Indeks Massa Tubuh (IMT) pada wanita obesitas. Bagi pembaca harap memperhatikan kelemahan dari peneliti.

Page 1 of 2 | Total Record : 20