cover
Contact Name
samuel budi wardhana kusuma
Contact Email
samuelbudiunnes@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
agungchem@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Indonesian Journal of Chemical Science
ISSN : 22526951     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 30 Documents
Search results for , issue "Vol 5 No 2 (2016)" : 30 Documents clear
KAJIAN HUBUNGAN KUANTITATIF STRUKTUR DAN AKTIVITAS ANTIOKSIDAN SENYAWA ANALOG KALKON Isnaeni, Lailatul; Kasmui, Kasmui; Kusuma, Samuel Budi Wardana
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 5 No 2 (2016)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Analisis HKSA terhadap 13 senyawa analog kalkon telah dilakukan berdasarkan analisis regresi multilinear. Deskriptor yang digunakan adalah deskriptor sterik, hidrofobik dan elektronik. Terhadap setiap senyawa dilakukan optimasi geometri dengan metode DFT B3LYP basis set 6-311G, kemudian dihitung nilai deskriptornya menggunakan software Gaussian 09 dan MarvinBeans-6.0.0. Data aktivitas antioksidan IC50 diperoleh dari literatur dan dinyatakan sebagai log 1/IC50. Data deskriptor diolah menggunakan IBM SPSS 21. Diperoleh persamaan HKSA: Log 1/IC50­ = -13,715 + 56,583 Energi HOMO + 0,654 Celah HOMO-LUMO – 4,018 IPs + 0,003 PSA – 0,225 logP + 0,036 Indeks Platt + 1,221 Indeks Balaban – 0,046 Indeks Harrary – 3,643E-05 Indeks Hyper-Wiener + 0,299 Refraktivitas - 0,773 Polarisabilitas Dengan n = 13; R = 0,998; R2 = 0,995; SE = 0,017014694; PRESS = 0,00028939 Dari persamaan HKSA didapatkan prediksi senyawa yang berpotensi sebagai antioksidan, yaitu senyawa 2,4,5,2’,5’-pentametoksikalkon; 2’-hidroksi-2,4,5,5’-tetrametoksikalkon dan 2’-nitro-5’-hidroksi-2,4,5-trimetoksikalkon dengan nilai Log 1/IC50 masing-masing sebesar -0,0329263210179302; -0,3947818814234920, -0,3400535864346010.
ADSORPSI LINEAR ALKYLBENZENE SULFONATE LIMBAH LAUNDRY OLEH ARANG AKTIF KULIT SINGKONG Khoiriyah, Wardatul; Sunarto, Wisnu; Susatyo, Eko Budi
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 5 No 2 (2016)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai adsorpsi Linear Alkylbenzene Sulfonate (LAS) menggunaan arang aktif kulit singkong. Tujuan dari penelitian ini adalah: (1) mengetahui kualitas arang aktif kulit singkong yang disintesis, (2) mengetahui waktu kontak optimum (40, 60, 80, 100 dan 120 menit), (3) massa optimum arang aktif kulit singkong (0,125; 0,25; 0,375; 0,5 dan 0,625 g), dan (4) kapasitas adsorpsi arang aktif kulit singkong untuk menurunkan Linear Alkylbenzene Sulfonate pada kondisi optimum. Parameter kualitas arang aktif kulit singkong yang disintesis meliputi: kadar air, kadar abu dan daya serap terhadap iodium. Waktu kontak optimum arang aktif kulit singkong dicapai saat waktu berjalan 60 menit. Massa arang aktif kulit singkong optimum diperoleh saat penambahan sebesar 0,25 g. Penentuan kapasitas adsorpsi digunakan sampel air limbah dari tiga laundry. Kapasitas adsorpsi arang aktif kulit singkong sebesar 0,1209 mg/g untuk laundry A, laundry B sebesar 0,1114 mg/g, dan laundry C sebesar 0,1282 mg/g.
UJI EFEKTIVITAS KRIM EKSTRAK TEMU GIRING (Curcuma heyneana Val) SEBAGAI TABIR SURYA Maulida, Aftria Nur; Supartono, Supartono
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 5 No 2 (2016)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia dikenal sebagai negara tropis, di mana pengaruh sinar matahari sangat besar terhadap kehidupan makhluk hidup. Paparan sinar matahari yang berlebihan dapat menimbulkan efek yang merugikan terutama terhadap kulit dikarenakan sinar ultraviolet yang terkandung di dalamnya dapat menyebabkan eritema dan pigmentasi kulit. Salah satu bahan alam yang dapat digunakan sebagai bahan tabir surya adalah rimpang temu giring (Curcuma heyneana Val.). Pada penelitian ini, ekstrak temu giring diformulasikan ke dalam sediaan krim. Sediaan krim ekstrak temu giring memiliki efektivitas sebagai tabir surya yang menunjukkan kategori sebagai proteksi ultra pada daerah eritema, menunjukkan kategori sebagai sunblock pada daerah pigmentasi. Berdasarkan nilai SPF yang dihasilkan kurang  efektif digunakan sebagai tabir surya karena menunjukkan kategori sebagai proteksi minimal dengan nilai SPF < 15. Berdasarkan hasil GC-MS senyawa yang diduga berperan aktif sebagai tabir surya adalah senyawa puncak 27 dengan konsentrasi 1,79 % yang memiliki indeks kemiripan dengan senyawa 1,4-Naphthalenedione, 2-hydroxy-3-2(2 methyl-1-propenyl).
AKTIVASI ARANG TONGKOL JAGUNG MENGGUNAKAN HCl SEBAGAI ADSORBEN ION Cd(II) Rizky, Istria Pijar; Susatyo, Eko Budi; Susilaningsih, Endang
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 5 No 2 (2016)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan sintesis arang aktif tongkol jagung melalui aktivasi HCl dan dijadikan sebagai adsorben ion Cd(II). Tujuan dari penelitian ini untuk menentukan pH, massa adsorben, waktu kontak, konsentrasi logam optimum untuk adsorpsi dan mengetahui konsentrasi akhir ion Cd(II) dalam limbah. Penentuan kondisi optimum ditentukan dengan memvariasikan pH (3,4; 4; 4,5; 5; dan 5,5), massa adsorben (0,3; 0,4; 0,8; 1,2; 1,6 dan 2,0)g, waktu kontak (10, 30, 60, 90 dan 120) menit, konsentrasi larutan logam (10, 50, 100, 170dan 200) ppm. Kondisi optimum diperoleh pada pH 4, massa adsorben 0,4 g, waktu kontak 60 menit dan konsentrasi logam pada 178,2912 ppm. Konsentrasi awal ion Cd(II) dalam 50 mL limbah yaitu 93,5639 ppm terjerap oleh arang aktif tongkol jagung sebesar 30,5681 ppm, dan persentase adsorpsinya sebesar 32,67%.
SINTESIS ANTIBAKTERI NANOPARTIKEL PERAK MENGGUNAKAN BIOREDUKTOR EKSTRAK DAUN SIRIH DENGAN IRRADIASI MICROWAVE Purnamasari, Margareta Dian; Harjono, Harjono; Wijayati, Nanik
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 5 No 2 (2016)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh konsentrasi AgNO3 dan waktu sintesis terhadap ukuran nanopartikel perak, mengetahui karakteristik nanopartikel perak dan mengetahui aktivitas antibakteri nanopartikel perak. Nanopartikel perak disintesis menggunakan metode green synthesis, dengan cara mereduksi AgNO3 dengan bioreduktor dalam irradiasi microwave. Sintesis dilakukan dengan variasi konsentrasi AgNO3 sebagai prekursor yaitu 0,5 mM, 1 mM, dan 1,5 mM dan variasi waktu sintesis yaitu 140 detik, 160 detik, 180 detik, 200 detik, dan 220 detik. Hasil sintesis koloid nanopartikel perak dikarakterisasi menggunakan spektrofotometer UV-Vis, PSA dan TEM. Kondisi optimal sintesis nanopartikel perak dengan λmax 415 nm diperoleh dengan konsentrasi AgNO3 0,5 mM dan waktu sintesis 200 detik. Nanopartikel perak optimal yang dikarakterisasi dengan TEM berbentuk sferik kristalin dengan ukuran mencapai 11,94 nm dan rata-rata ukuran partikel 37,44 nm dengan struktur face centered cubic (fcc). Nanopartikel perak mampu menghambat pertumbuhan bakteri Gram positif lebih kuat daripada bakteri Gram negatif. Peningkatan konsentrasi AgNO3 pada nanopartikel perak menunjukkan daya hambat bakteri yang semakin menurun.
UJI AKTIVITAS ANTIMIKROBA EKSTRAK ETANOL BATANG DAN DAUN KEMANGI (Ocimum basilicum L.) Solikhah, Solikhah; Kusuma, Samuel Budi Wardana; Wijayati, Nanik
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 5 No 2 (2016)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemangi (Ocimum basilicum L) merupakan salah satu tanaman yang dapat dimanfaatkan sebagai antimikroba. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antimikroba ekstrak etanol pada batang dan daun kemangi serta mengetahui komponen senyawa aktif yang memiliki aktivitas antimikroba terhadap bakteri S.aureus dan E.coli. Ekstraksi dilakukan dengan metode refluk dengan pelarut etanol dan pengujian aktivitas antimikroba menggunakan metode difusi agar teknik sumuran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas antimikroba ekstrak etanol batang tidak menunjukkan aktivitas penghambatan sama sekali dan pada daun dengan konsentrasi 100% memberikan zona bening terbesar terhadap bakteri S.aureus dan E.coli dengan nilai Diameter Daerah Hambat (DDH) berturut-turut 16,75 mm dan 14,94 mm. Analisis senyawa pada ekstrak etanol batang dan daun kemangi dengan FT-IR dan GC-MS. Senyawa ekstrak etanol daun yang diduga berperan sebagai antimikroba adalah 2,6-oktadiena-1,8-diol, ekso metil kamfenilol, kamfor, fitol, linalool oksida, cis geraniol dan cis karveol.
PREPARASI NANOPARTIKEL Fe3O4 (MAGNETIT) SERTA APLIKASINYA SEBAGAI ADSORBEN ION LOGAM KADMIUM Maylani, Amanda Shinta; Sulistyaningsih, Triastuti; Kusumastuti, Ella
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 5 No 2 (2016)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis nanopartikel Fe3O4 dengan metode kopresipitasi dan mengaplikasikannya sebagai adsorben ion logam kadmium. Beberapa faktor yang mempengaruhi proses adsorpsi seperti pH, waktu optimum, dan konsentrasi awal diteliti. Selain itu, studi isoterm dan kinetika adsorpsi juga dipelajari dalam penelitian ini. Sampel Fe3O4 yang telah disintesis dikarakterisasi  dengan FTIR, XRD, dan SAA. Hasilnya, sampel tersebut merupakan nanopartikel dengan ukuran partikel rata-rata 19,3448 nm, luas permukaan 56,973 m2/g dan diameter rata-rata pori sebesar 10,7969 nm. Kondisi optimum adsorpsi tercapai pada pH 8 selama 60 menit dan pada konsentrasi awal adsorbat 4,9017x10-6 mol/L. Adsorpsi ini mengikuti model adsorpsi isoterm Langmuir dengan qmax = 16,0302 mg/g dan kinetika isoterm Ho dengan konstanta laju adsorpsi ion Cd2+ sebesar 7,8864 g/mg menit.
PEMISAHAN SITRONELAL MENGGUNAKAN KROMATOGRAFI KOLOM DENGAN FASA DIAM SIKLODEKSTRIN TERASETILASI Setyaningrum, Murtiyanti; Cahyono, Edy
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 5 No 2 (2016)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemisahan senyawa kiral telah menjadi perbincangan besar didunia penelitian. Senyawa kiral memiliki pasangan enantiomer dengan efek samping yang berbeda. Melihat kondisi tersebut, maka dilakukan penelitian tentang pemisahan senyawa kiral (sitronelal) dengan menggunakan kromatografi kolom dengan fasa diam siklodekstrin terasetilasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas pemisahan senyawa kiral menggunakan kromatografi kolom dengan fasa diam siklodekstrin terasetilasi. Reaksi asetilasi siklodekstrin dengan anhidrida asam asetat selama 36 jam. Hasil reaksi asetilasi dianalisis dengan FTIR untuk mengetahui gugus fungsi. Siklodekstrin terasetilasi digunakan sebagai fasa diam. Pemisahan sitronelal dilakukan dengan eluen yang telah ditentukan dengan KLT yaitu toluen : etil asetat (12:0,1) sehingga diperoleh isolat F1 dari hasil penggabungan beberapa fraksi. Analisis terhadap isolat F1 dilakukan menggunakan GC. Kromatogram GC isolat F1 menunjukkan presentase sitronelal 86,77 %. Dilakukan perbandingan dengan silica gel sebagai fasa diam untuk kromatografi kolom. Kromatogram GC menunjukkan presentase sitronelal sebanyak 80,91 %. Hasil Analisis perlu dilanjutkan dengan GC-kolom kiral untuk mengetahui terpisahnya senyawa kiral.
PENGARUH ETHYLENEDIAMINE TETRA ACETAT DAN pH LARUTAN TERHADAP KARAKTERISTIK NANORODS ZnO Amelia, Resydina; Harjito, Harjito
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 5 No 2 (2016)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan sintesis preparasi seed layer ZnO nanorods dengan metode sol-gel. Selain itu juga dilakukan sintesis penumbuhan ZnO nanorods dengan metode chemical bath deposition (CBD). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kristalinitas dan morfologi ZnO nanorods yang akan ditumbuhkan pada substrat kaca. Dalam sintesis ini digunakan prekursor Zn(CH3COO)2 yang ke dalamnya ditambahkan larutan EDTA yang divariasi konsentrasinya. Selanjutnya dalam perlakuan penumbuhan ZnO nanorods pH larutan campuran Zn(NO3) dengan HMTA divariasi. Sampel hasil sintesis kemudian dianalisis dengan menggunakan XRD untuk mengetahui kristalinitas dan SEM untuk mengetahui morfologi. Data analisis XRD menunjukkan bahwa posisi puncak-puncak difraksi sinar-X ZnO nanorods sesuai dengan data JCPDS ZnO No. 34-1451 yang menunjukkan bahwa sampel mengandung senyawa kristal ZnO. Kristal tersebut berbentuk hexagonal wurtzite. Dengan ukuran partikel berkisar antara 40-80 nm. Berdasarkan hasil pemindaian SEM, diketahui bahwa diameter rata-rata partikel berkisar antara 221-666 nm  
IMOBILISASI ZAT WARNA DALAM SERAT DAUN NANAS SEBAGAI CAMPURAN PEMBUATAN KERTAS Sari, Kartika Puspita; Prasetya, Agung Tri; Widiarti, Nuni
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 5 No 2 (2016)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai kemampuan serat daun nanas sebagai adsorben zat warna (remazol yellow FG dan remazol brilliant blue R) dan imobilisasi zat warna dalam serat daun nanas sebagai campuran pembuatan kertas. Untuk mengetahui kondisi optimum adsorpsi dilakukan variasi pH (1, 2, 3, 4 dan 5), waktu kontak (5, 10, 40, 80 dan 120 menit) dan konsentrasi (20, 40, 70, 100, 150, 200 dan 250 ppm). Sedangkan kertas yang telah jadi diuji ketahanan warna dengan perendaman larutan NaOH 0,1 M; CH3COOH 0,1 M; etanol dan air hujan selama 80 menit dalam rentang waktu 10 menit diukur absorbansinya. Hasil penelitian menunjukkan serat daun nanas dapat mengadsorpsi zat warna pada kondisi optimum: remazol yellow FG pH 2 dengan waktu kontak optimum 80 menit pada konsentrasi 200 ppm sedangkan remazol brilliant blue R pH 4 dengan waktu kontak optimum 80 menit pada konsentrasi 40 ppm. Berdasarkan hasil uji ketahanan warna, zat warna yang terlepas kembali paling banyak pada perendaman dalam larutan NaOH 0,1 M sedangkan zat warna yang terlepas kembali paling sedikit pada perendaman dalam larutan CH3COOH 0,1 M.

Page 1 of 3 | Total Record : 30