cover
Contact Name
samuel budi wardhana kusuma
Contact Email
samuelbudiunnes@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
agungchem@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Indonesian Journal of Chemical Science
ISSN : 22526951     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 30 Documents
Search results for , issue "Vol 7 No 2 (2018)" : 30 Documents clear
Pembuatan dan Karakterisasi Bioplastik dari Pati Biji Alpukat-Kitosan dengan Plasticizer Sorbitol Afif, Muhammad; Wijayati, Nanik; Mursiti, Sri
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 7 No 2 (2018)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu upaya untuk mengatasi masalah sampah plastik sintetik adalah pembuatan bioplastik. Biji alpukat dapat digunakan sebagai bahan dasar bioplastik karena kandungan patinya cukup tinggi. Bioplastik berbahan dasar pati biji alpukat memberikan karakteristik sifat mekanik yang rendah sehingga perlu ditambahkan kitosan dan sorbitol. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui rasio massa optimal dari pati biji alpukat-kitosan dan penambahan sorbitol optimal yang menghasilkan bioplastik dengan karakteristik sifat mekanik terbaik. Penelitian ini terdiri dari ekstraksi pati dari biji alpukat beserta karakterisasinya, pembuatan bioplastik, uji mekanik, uji daya serap air, dan uji biodegradasi. Hasil penelitian menunjukkan rasio massa pati biji alpukat : kitosan (3:2) menghasilkan bioplastik dengan karakteristik sifat mekanik terbaik dengan nilai kuat tarik 6,40 MPa, elongasi 6,87%, elastisitas 0,93 MPa, daya serap air 120,86% pada suhu 26°C dan 127,32% pada suhu 50°C. Pada variasi penambahan sorbitol didapatkan bioplastik dengan karakteristik sifat mekanik terbaik pada penambahan sorbitol 3 mL dengan nilai kuat tarik 2,28 MPa, elongasi 17,58%, elastisitas 0,13 MPa, daya serap air 88,23% pada suhu 26°C dan 87,39% pada suhu 50°C, serta persen degradasi 41,35%.
Zeolit Alam Termodifikasi Surfaktan Heksadesiltrimetilammonium (HDTMA) dan Pemanfaatannya sebagai Adsorben Zat Warna Congo Red Wahyu Rahmawati, Aliftia; Jumaeri, Jumaeri; Sulistyaningsih, Triastuti
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 7 No 2 (2018)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan modifikasi dengan menambahkan surfaktan hexadecyltrimethyl-ammonium (HDTMA) terhadap zeolit alam teraktivasi. Zeolit alam hasil aktivasi ditambah dengan surfaktan HDTMA pada konsentrasi 1 x KTK dan 2 x KTK. Karakterisasi terhadap zeolit teraktivasi dan termodifikasi HDTMA dilakukan dengan spektroskopi FT-IR dan difraksi sinar X. Jumlah zat warna congo red yang teradsorp, ditentukan dengan spektroskopi UV-Vis. Modifikasi zeolit dengan surfaktan HDTMA+ ditunjukkan oleh spektra FT-IR pada bilangan gelombang 2859 dan 2926 cm-1  untuk 1 x KTK, dan 2 x KTK pada bilangan gelombang   2854 dan 2927 cm-1 yang menunjukkan adanya gugus CH2 amina yang dimiliki oleh HDTMA+. Uji adsorpsi zat warna congo red terhadap zeolit alam termodifikasi surfaktan HDTMA+, waktu optimum pada waktu 10 menit untuk zeolit sebelum termodifikasi, sedangkan zeolit termodifikasi waktu optimum terjadi pada waktu 20 menit dengan pH optimum pada pH 6. Konsentrasi awal  optimum pada 4 ppm, sedangkan konsentrasi awal optimum zeolit termodifikasi terjadi pada 2 ppm.
Adsorpsi Ion H2PO4- Menggunakan Komposit Mg/Al-NO3 Hidrotalsit Magnetit Hidayah, Miftachul; Sulistyaningsih, Triastuti; Budi Susatyo, Eko
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 7 No 2 (2018)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Adsorpsi fosfat dalam larutan oleh material Mg/Al-NO3 hidrotalsit-magnetit telah berhasil dilakukan. Penelitian ini diawali dengan sintesis material magnetit (Fe3O4) dan Mg/Al-NO3 hidrotalsit-magnetit yang dilakukan secara kopresipitasi dengan menambahkan larutan basa pada larutan yang mengandung dua kation logam. Material magnetit dan Mg/Al-NO3 hidrotalsit-magnetit hasil sintesis dikarakterisasi menggunakan FT-IR (Fourier Transform Infrared Spectroscopy) dan XRD (X-Ray Diffraction). Kajian adsorpsi fosfat dalam larutan oleh Mg/Al-NO3 hidrotalsit-magnetit dilakukan pada variasi pH larutan. Hasil karakterisasi menunjukkan bahwa material yang terbentuk merupakan Mg/Al-NO3 hidrotalsit-magnetit yang memiliki anion nitrat sebagai anion pengisi daerah antarlapis. Hasil terbaik adsorpsi terjadi pada pH 5 dimana fosfat terserap sebesar 0,048 mg/g atau sekitar 98%.
Sintesis Kitosan-Silika Bead Sebagai Pengadsorpsi Ion Logam Pb(II) pada Limbah Cair Batik Susilowati, Endang; Mahatmanti, F Widhi; Haryani, Sri
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 7 No 2 (2018)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses industrilisasi menghasilkan bahan sisa industri baik yang berbentuk padat maupun cair yang berpengaruh terhadap lingkungan sekitarnya. Salah satu kandungan di dalam limbah industri batik yang berpotensi menimbulkan pencemaran air adalah kandungan ion logam Pb(II). Telah dilakukan sintesis kitosan-silika bead sebagai adsorben untuk mengurangi kadar ion logam Pb(II) dalam larutan Pb(NO3)2 dan diaplikasikan dalam limbah cair batik. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pengaruh pH, waktu kontak, konsentrasi awal, dan aplikasi dalam limbah cair batik pada proses adsorpsi ion logam Pb(II) menggunakan kitosan-silika bead. Kitosan-silika bead dibuat dengan menggunakan TEOS sebagai prekursor silika. Kitosan-silika bead yang diperoleh dikarakterisasi dengan menggunakan FT-IR dan XRD. Berdasarkan hasil analisis menggunakan FT-IR menunjukkan adanya gugus OH, NH2, Si-O-Si, dan Si-OH yang menyatakan bahwa adsorben kitosan-silika bead berhasil disintesis. Karakterisasi menggunakan XRD menunjukkan bahwa kitosan-silika bead yang dihasilkan berbentuk amorf. Hal ini ditunjukan dengan adanya puncak melebar pada 2𝜽= 13-33 dengan puncak pada 2𝜽= 23,15. Metode yang digunakan dalam interaksi adsorben dengan larutan yaitu metode batch. Adsorpsi ion logam Pb(II) optimum pada pH 4, waktu kontak 60 menit, dan konsentrasi 175 ppm. Pengaruh pH pada proses adsorpsi ion logam Pb(II) yaitu pada pH asam gugus aktif –NH2 akan terprotonasi menjadi –NH3+, sedangkan pada pH basa larutan Pb(II) akan terhidrolisis membentuk Pb(OH)2 dan mengendap. Pengaruh waktu kontak pada adsorpsi ion logam Pb(II) yaitu semakin lama waktu kontak maka adsorpsi akan meningkat hingga kesetimbangan reaksi tercapai. Pengaruh konsentrasi adsorbat pada adsorpsi ion logam Pb(II) yaitu konsentrasi adsorbat yang semakin tinggi menyebabkan adsorpsi meningkat hingga gugus aktif dari Kitosan-silika bead jenuh. Adsorpsi Kitosan-silika bead lebih mengikuti pola isoterm Langmuir dengan kapasitas adsorpsi maksimum sebesar 40 mg/g. Kitosan-silika bead dapat mengadsorpsi ion logam Pb(II) pada limbah cair batik sebesar 100% dengan daya adsorpsi 1,9072 mg/g.
Arang Ampas Tebu (Bagasse) Teraktivasi Asam Klorida sebagai Penurun Kadar Ion H2PO4- Nurbaeti, Lutfi; Prasetya, Agung Tri; Kusumastuti, Ella
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 7 No 2 (2018)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ampas tebu merupakan salah satu limbah pertanian yang memiliki kandungan 25% hemiselulosa dan 50% selulosa yang mampu digunakan sebagai adsorben. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui kualitas arang ampas tebu dan arang ampas tebu teraktivasi dalam menyerap ion fosfat pada kondisi optimum yang selanjutnya adsorben kualitas terbaik diaplikasikan dalam limbah laundry. Pembuatan arang ampas tebu dilakukan dengan proses karbonisasi dan dilanjutkan proses aktivasi dengan HCl 5 M. Penentuan kondisi optimum yang dilakukan meliputi variasi pH larutan fosfat, variasi waktu kontak adsorpsi dan variasi berat adsorben arang aktif. Arang aktif ampas tebu yang dihasilkan memiliki kadar air sebesar 0,89%, kadar abu sebesar 5,69%, kadar zat mudah menguap sebesar 7,85%, kadar karbon sebesar 86,04% dan kadar iod sebesar 2903,38 mg/g serta luas permukaan yang ditentukan dengan metode BET diperoleh sebesar 59,119 m2/g. Optimasi pH diperoleh pada pH 5 dengan daya serap fosfat 0,9572 mg/g, optimasi waktu kontak diperoleh pada waktu 25 menit dengan daya serap fosfat 0,4029 mg/g dan optimasi berat adsorben diperoleh pada berat 1,5 g dengan daya serap ion fosfat sebesar 16,43%.  Pada limbah laundry, adsorben arang aktif ampas tebu mampu mengadsorpsi ion fosfat dengan daya serapnya sebesar 22,82%.
Preparasi Nanopartikel Mg/Al Hidrotalsit-Magnetit secara Kopresipitasi serta Aplikasinya sebagai Adsorben Ion Cr(VI) Umayah, Isponi; Sulistyaningsih, Triastuti; Kusumastuti, Ella
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 7 No 2 (2018)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembuangan limbah ion logam industri yang tidak diolah dengan cara yang benar telah mengakibatkan pencemaran lingkungan perairan. Pengolahan limbah logam berat dapat dilakukan dengan metode adsorpsi. Telah dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mensintesis nanopartikel Mg/Al hidrotalsit-magnetit dengan metode kopresipitasi dan mengaplikasikannya sebagai adsorben ion logam Cr(VI), mengetahui kondisi pH optimum adsorpsi. Tahap awal yaitu sintesis nanopartikel Mg/Al hidrotalsit-magnetit secara kopresipitasi, diikuti karakerisasi dengan FT-IR dan XRD. Tahap akhir yaitu proses adsorpsi. Analisis kandungan ion Cr(VI) yang teradsorp dilakukan dengan metode AAS. Nanopartikel Mg/Al hidrotalsit-magnetit berhasil disintesis dengan metode kopresipitasi, dengan ukuran kristal rata-rata 18,98 nm. Kondisi optimum adsorpsi tercapai pada pH 4 dengan kapasitas adsorpsi sebesar 40,72 mg/g.
Uji Aktivitas Antibakteri Senyawa Flavonoid dari Rimpang Temu Kunci (Kaempferia pandurata Roxb.) terhadap Streptococcus mutans Handayani, Siti; Mursiti, Sri; Wijayati, Nanik
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 7 No 2 (2018)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fingerroot (Kaempferia pandurata Roxb.) is one other from varient traditional medicine plant was many grow in Indonesia. This plant had many compounds of secondary metabolite that used for antibacterial. The other one bacterial causing tooth plaque was tooth and mouth diseases which many alert by Indonesians. The most roling bacterial in causing it is Streptococcus mutans. The study aims to determine isolation flavonoid compound and the activity to inhibit bacterial growth. The compound obtained with isolates the fingerroot using coloumn chromatography was extracted with maseration method. Coloumn chromatography result analized with UV-Vis and FTIR spectrofotometre. Antibacterial activity method is agar difusion using paper disk. The results showed that isolation compound is flavanone, that is 6.7.3’.4’-tetrahidroxy flavanone. Activity showed that flavanone is resistent against Streptococcus mutans and have lower activity than ethanol extract samples amount 1.85 mm.
Isolasi dan Elusidasi Senyawa Flavonoid dari Biji Alpukat (Persea americana Mill.) Feliana, Kiki; Mursiti, Sri; Harjono, Harjono
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 7 No 2 (2018)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Avocado (Persea americana Mill.) is a plant that can flourish in tropical regions like Indonesia. Avocado seeds have the hypoglycemic effect and can be used for traditional medicine. The ethanol extract of avocado seeds contains several secondary metabolite compounds such as alkaloids, triterpenoids, tannins, flavonoids, and saponins. Aims of this study are to identify groups and structures of flavonoid compounds in avocado seeds. 4,000 g of avocado seed powder produces ethanol 170 gcondensed extract with maseration process. 100 g of viscous ethanol extract using ethyl acetate and water yielded 25.6 g of ethyl acetate extract with partition process. The separation of ethyl acetate extract by Thin Layer Chromatography (TLC) with G-F254 stationary phase and n-butanol mobile phase : acetic acid: water (BAA) phase (4:1:5) produces positive fractions containing flavonoids.Results of avocado seeds isolate analysis with FT-IR showed that isolate has OH functional group, CH aliphatic, C=O, C=C aromatics, and CH aromatic, while analysis with UV-Vis spectrophotometer showed the absorption peak at 285 nm and 320 nm wavelength, so the hypothesis of isolate is flavonoid compound flavanon group with hydroxy group at C-7 atom.
Sintesis Nanopartikel Perak dengan Bioreduktor Ekstrak Daun Belimbing Wuluh (Averrhoa bilimbi L.) Uji Aktivitasnya sebagai Antibakteri Prasetiowati, Andi Lana; Prasetya, Agung Tri; Wardani, Sri
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 7 No 2 (2018)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Senyawa metabolit sekunder yang terkandung dalam tanaman bekerja dengan cara mendonorkan elektron ke ion Ag+ untuk menghasilkan nanopartikel perak. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh konsentrasi AgNO3 terhadap ukuran nanopartikel dan pengaruhnya terhadap pertumbuhan bakteri. Nanopartikel perak disintesis menggunakan metode green synthesis, dengan cara mereduksi AgNO3 dengan bioreduktor daun belimbing wuluh dan di tambahkan PVA sebagai agen penstabil. Kondisi optimal sintesis nanopartikel perak dengan  412 nm diperoleh pada konsentrasi AgNO3 1,0 mM dan waktu pembentukan pada hari ke-4. Identifikasi ukuran partikel menggunakan PSA menunjukk an bahwa nanopartikel perak yang disintesis konsentrasi AgNO3 1,0 mM mempunyai ukuran rata-rata 112,8 nm. Nanopartikel perak optimal yang dikarakterisasi menggunakan SEM memiliki gambaran morfologi sedikit berbentuk sedikit bulat (spherical) pada perbesaran 6.000 x dan akselerasi tegangan sebesar 15 kv. Nanopartikel yang paling stabil diperoleh pada konsentrasi AgNO3 0,5 mM. Nanopartikel perak mampu menghambat pertumbuhan bakteri Bacillus subtilis lebih kuat dari pada bakteri E. coli.Hasil menunjukkan lebar zona bening yang paling stabil dan jelas ditunjukkan pada cakram yang direndam menggunakan nanopartikel perak dengan konsentrasi AgNO3 1,0 mM. Ukuran nanopartikel terkecil dan stabilitas yang baik memiliki kemampuan antibakteri yang lebih besar.
Immobilisasi Ion Logam Berat Ni2+ dan Cr3+ pada Geopolimer Berbasis Abu Layang dan Serat Daun Nanas Ratri, Irwandari Rahma Nur; Kusumastuti, Ella; Mahatmanti, F Widhi
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 7 No 2 (2018)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Geopolimer was material which has function as successor of OPC, but it has brittle and have to add some fiber to make it strong. The purpose of this research was to find of the number of pineapple fiber optimum (b/b) which is on synthesis geopolimer, and immobilizes ion metal in weight Ni2+ and Cr3+ in the pineapple fiber optimum. This research was doing with two steps, the first is the background of the pineapple leaves fiber optimum and immobilizes ion metal in weight Ni2+ and Cr3+ in the pineapple fiber optimum. The result show that pineapple fiber get 0,5% (b/b) with strong of pressure was 54,82 MPa and the strong of pull was 1,70 MPa, then after put metal ion Ni2+ and Cr3+ it getting decrease of strong pressure 40,65 MPa and 39,17 MPa, then for the the strong of pull was kuat tarik 1,62 MPa and 1,46 MPa. Reserve ribbon in 2970,80 cm-1; 2971,23 cm-1 dan 2971,45 cm-1 showed the bunch C-H cellulose fiber that is on the geopolimer with put of the fiber. An analyzes of morphology SEM was showed that has a particle of fiber in the matrix geopolimer, the dust kite was not has reaction, and has a pore.

Page 1 of 3 | Total Record : 30