cover
Contact Name
Sigit Hariyadi
Contact Email
sigit.hariyadi@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
ijgc@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application
ISSN : 22526374     EISSN : 25976133     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Indonesian journal of guidance and counceling publishes research articles and conceptual analysis of guidance and counseling both in schools and out of school education that includes the study of guidance counseling, management, and counseling application approaches, innovation, media / information technology and assessment.
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue " Vol 3 No 2 (2014): Juni 2014" : 10 Documents clear
Peningkatan Aktualisasi Diri Sebagai Dampak Layanan Penguasaan Konten Widayanti, Widayanti; Nusantoro, Eko; Kurniawan, Kusnarto
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 3 No 2 (2014): Juni 2014
Publisher : Department of Guidance and Counseling, UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk memperoleh informasi atau temuan empiris tentang meningkatkan aktualisasi diri melalui layanan penguasaan konten pada siswa kelas VII SMP Negeri 2 Lebaksiu Tegal. Populasinya adalah seluruh  kelas VII SMP Negeri 2 Lebaksiu Tegal yang berjumlah 286 siswa dan sampel yang berjumlah 28 siswa menggunakan purposeive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan skala aktualisasi diri. Instrumen tersebut telah diujicobakan untuk digunakan dalam penelitian menggunakan validitas dengan rumus product moment oleh Pearson dan reabilitas instrument dengan rumus Alpha. Teknik analisis data yang digunakan yakni analisis deskriptif persentase dan Uji t ( t-test). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat peningkatan aktualisasi diri melalui layanan penguasaan konten, dengan nilai thitung = 17,960 > ttabel = 2,052. Simpulan dari penelitian ini yakni aktualisasi diri dapat ditingkatkan melalui layanan penguasaan konten. Oleh karena itu, diharapkan guru pembimbing dapat lebih mengintensifkan layanan penguasaan konten kepada siswa sebagai strategi alternatif untuk membantu siswa meningkatkan aktualisasi diri. The aim for this research was to get information or empirical finding about increasing effect of self actualization as the result of content mastery. Population of this study was 7 grade students of the VII class in SMP Negeri 2 Lebaksiu Tegal which consist of 286 students. 28 students was selected using purposive sampling technique. Data collection techniques using self actualization scale. The instrument has been tested for validity using Pearson product moment and reliability of the instrument with alpha formula. Data analysis used pearson product moment, descriptive percentage, and t-test. The result showed there was increasment of self actualization through mastery of content service with tcount = 17,960> ttable = 2,052. From this reasearch it can be concluded that self actualization could be increased through mastery of content service. It is hoped that the teacher as a guide can be more intensively applicate mastery of content service to the students as an alternative strategy to help students increase self actualization.
Survei Faktor-Faktor Penghambat Perencanaan Karir Siswa Aminurrohim, Ardiatna Wahyu; Saraswati, Sinta; Kurniawan, Kusnarto
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 3 No 2 (2014): Juni 2014
Publisher : Department of Guidance and Counseling, UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor internal dan faktor eksternal apa yang menghambat perencanaan karir siswa. Angket diberikan kepada 247 siswa SMK di Kota Pekalongan, serta 6 orang responden untuk di wawancarai. Analisis data menggunakan analisis kuantitatif yang mencakup deskriptif persentase, dan analisis kualitatif hasil wawancara. Hasil penelitian menemukan bahwa faktor internal penghambat perencanaan karir dilihat dari kondisi fisik termasuk dalam kategori tinggi (74%). Faktor penghambat perencanaan karir dilihat dari kondisi psikis termasuk dalam kategori tinggi (71%). Kemudian faktor eksternal penghambat perencanaan karir dilihat dari kondisi keluarga termasuk dalam kategori tinggi (75%). Faktor penghambat perencanaan karir dilihat dari kondisi sekolah termasuk dalam kategori tinggi (66%). Faktor penghambat perencanaan karir dilihat dari teman sebaya termasuk dalam kategori tinggi (68%). Dan yang terakhir adalah faktor penghambat perencanaan karir dilihat dari masyarakat termasuk dalam kategori tinggi (67%). Simpulan penelitian ini bahwa faktor penghambat perencanaan karir siswa yang paling banyak ditemui adalah dari faktor eksternal yaitu kondisi sekolah. Bagi konselor sekolah, hendaknya meningkatkan kinerja dalam memberikan layanan, khususnya bidang karir. The purpose of this study is to determine the internal factors and external factors that inhibit students career planning. Questionnaire given to 247 students of High School in Pekalongan, and 6 respondents to be interviewed. Data analysis using quantitative analysis that includes percentages descriptive, and qualitative analysis of the interview results. The study found that internal factors inhibiting career planning viewed of physical conditions in the high category (74%). Inhibitting factor career planning viewed from psychological condition included in the high category (71%). Then the external factors inhibiting career planning viewed from the families conditions included in the high category (75%). Inhibitting factor career planning viewed from the school conditions included in the high category (66%). Inhibiting factor career planning viewed from peers included in the high category (68%). And the last is the inhibiting factor career planning viewed from society in the high category (67%). The conclusions of this study that the most inhibiting factor career planning is external factors that is condition of school. For school counselors, should improve performance in delivering services, in particular career fields.
Komunikasi Interpersonal Mahasiswa Bimbingan dan Konseling Universitas Negeri Semarang Firdausi, Aldilla; Sri Hartati, Maria Theresia; Nusantoro, Eko
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 3 No 2 (2014): Juni 2014
Publisher : Department of Guidance and Counseling, UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui tingkat komunikasi interpersonal mahasiswa Jurusan Bimbingan dan Konseling Universitas Negeri Semarang angkatan tahun 2011, 2012 dan 2013 serta mengetahui ada tidaknya perbedaan tingkat komunikasi interpersonal mahasiswa pada masing-masing angkatan. Skala psikologis diberikan kepada 109 mahasiswa Jurusan Bimbingan dan Konseling. Metode analisis yang digunakan adalah deskriptif prosentase dan untuk melihat perbedaan pada tiap tingkat menggunakan rumus one way anava. Hasil penelitian menunjukan rata-rata tingkat komunikasi interpersonal pada angkatan 2011 sebesar 71, 2%, angkatan 2012 sebesar 70,4% dan angkatan 2013 sebesar 69,5%, ketiga angkatan berada dalam kategori tinggi. Setelah data melalui uji varian hasil yang diperoleh adalah tidak adanya perbedaan yang signifikan tingkat komunikasi interpersonal pada tiap angkatan. Indikator yang memperoleh skor tertinggi pada tiap angkatan adalah empati, sedangkan yang memperoleh skor terendah adalah keterbukaan. The purpose of this study is to determine the level of interpersonal communication of students Department of Guidance and Counseling Semarang State University in 2011 , 2012 and 2013 class and determine the existence of differences in the level of interpersonal communication of students in each class . Psychological scale was given to 109 students of the Department of Guidance and Counseling . The analytical method used is descriptive percentages and to see the differences in each level using the formula of one-way ANOVA . The results showed an average level of interpersonal communication in the class of 2011 by 71,2 % , class of 2012 of 70,4 % and force by 69,5 % in 2013 , the three branches are in the high category . After the data through the test results obtained variant is no significant difference in the level of interpersonal communication for each class . Indicator that the highest score in each class is empathy , while the lowest scores is openness.
Meningkatkan Komunikasi Antarpribadi Siswa Melalui Layanan Penguasaan Konten Metode Kegiatan dan Diskusi Kelompok Sulistiyanto, Dimas; Sri Hartati, Maria Theresia; Saraswati, Sinta
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 3 No 2 (2014): Juni 2014
Publisher : Department of Guidance and Counseling, UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan meneliti peningkatan komunikasi antarpribadi siswa setelah diberikan layanan penguasaan konten dengan metode kegiatan dan diskusi kelompok pada siswa kelas VIII F SMP N 5 Semarang. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Populasi dan sampelnya adalah seluruh siswa kelas VIII F yang berjumlah 23 siswa dengan teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh. Alat pengumpulan data menggunakan skala komunikasi antarpribadi yang telah diujicobakan dengan menggunakan validitas construct dengan rumus product moment oleh Pearson dan reabilitas instrumen dengan rumus Alpha. Analisis datanya  menggunakan deskriptif persentase dan uji wilcoxon matched pairs. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa layanan penguasaan konten dengan metode kegiatan dan diskusi kelompok dapat meningkatkan komunikasi antarpribadi siswa, dengan nilai Zhitung=0 < Ztabel=73. Simpulan dari penelitian ini yakni terdapat peningkatan komunikasi antarpribadi siswa setelah diberikan layanan penguasaan konten dengan metode kegiatan dan diskusi kelompok. Oleh karena itu, diharapkan guru BK dapat lebih mengoptimalkan layanan penguasaan konten dengan kegiatan dan diskusi kelompok sebagai strategi alternatif untuk meningkatkan komunikasi antarpribadi siswa. The purpose of this study was to find out and to examine the increasing interpersonal communication of the eighth grade students class F of Junior High School 5 Semarang after getting mastery content service by group activity and group discussion. The type of this research is was experimental research. The population and sample of the study were all students of class F were 23 students. Saturate sampling technique was used  in this study. Data collecting tool was used interpersonal communication scale; whereas, the data analysis used descriptive percentage and wilcoxon match pair test. The result of this study showed that service of mastery content by group activity and group discussion was able to increase students interpersonal communication with the score zcount=0 < ztable=73. It can concluded that there was increasing of students interpersonal communication after getting service of mastery conten by group activity and group discussion.. It is hoped that the guidance and counseling teacher can be more optimizing the mastery of content service by group activity and group discussion as an alternative strategy to help students increasing their interpersonal communication.
Meningkatkan Harga Diri (Self Esteem) pada Siswa SMK Muhammadiyah 01 Pati Sholihah, Nur; Sugiyo, Sugiyo; Nusantoro, Eko
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 3 No 2 (2014): Juni 2014
Publisher : Department of Guidance and Counseling, UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk memperoleh informasi atau temuan empiris tentang meningkatkan harga diri melalui konseling realita pada siswa SMK Muhammadiyah 01 Pati. Populasi penelitian yaitu 23 siswa yang terjaring melalui hasil analisis DCM dan sampel yang berjumlah 6 siswa menggunakan purposive sampling. Alat pengumpulan data menggunakan skala psikologi harga diri. Instrumen tersebut telah diujicobakan untuk digunakan dalam penelitian menggunakan validitas dengan rumus product moment oleh Pearson dan reabilitas instrument dengan rumus Alpha.Teknik analisis data yang digunakan yakni analisis deskriptif persentase dan Uji wilcoxon. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat peningkatan harga diri pada siswa melalui layanan konseling realita, dengan nilai Zhitung = 2,20 ≥ Ztabel = 0 pada n = 6, dengan taraf signifikansi 5%. Simpulan dari penelitian ini yakni harga diri dapat ditingkatkan melalui layanan konseling realita. Oleh karena itu, diharapkan guru pembimbing dapat lebih mengintensifkan konseling realita sebagai alternative untuk membantu meningkatkan harga diri siswa. The purpose of the research was to get the information or empirical finding about developing self esteem through reality counseling to the students of SMK Muhammadiyah 01 Pati. The population was 23 students that taken from DCM analyse result and sample total was 6 students used sampling purposive. Data collecting instrument used psychological scale of self esteem  The instrument has been tested that used in research with validity and product moment formula by Pearson and instrument reliability with alpha formula. Data analysis technique used percentage descriptive and wilcoxon test. The result of research showed there was development of self esteem to students through reality counseling with Zhitung = 2,20 ≥ Ztabel = 0 , n = 6, with significance level 5%. The conclusion of research was self esteem could be developed through reality counseling. Therefore, it was expected that the counselor can be more intensively do reality counseling as an alternative for developing self esteem of the students.
Persepsi Guru BK Tentang Kompetensi Konselor di Sekolah Dasar Swasta Kota Semarang Setyoningtyas, Restu; Mugiarso, Heru; Nusantoro, Eko
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 3 No 2 (2014): Juni 2014
Publisher : Department of Guidance and Counseling, UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tentang persepsi guru BK tentang kompetensi konselor di sekolah dasar swasta Kota Semarang. Penelitian ini bersifat kuantitatif, responden penelitian adalah guru BK sekolah dasar swasta, teknik pengumpulan data berupa skala psikologi dan dokumentasi. Analisis data menggunakan Analisis Deskriptif Persentase. Hasil penelitian menunjukkan persepsi guru BK tentang kompetensi konselor mendapatkan hasil yang positif. Kompetensi pedagogik yaitu positif, kepribadian yaitu kurang positif, sosial yaitu kurang positif, profesional yaitu cukup positif. Kesimpulan dari penelitian ini adalah persepsi guru BK tentang kompetensi konselor di sekolah dasar swasta Kota Semarang pada umumnya positif. The purpose of this research is determine perception guidance and counseling teacher about counselor competence in private elementary school on Semarang city. This research is quantitative. Respondens is guidance and counseling teacher from private elementary school, techniques of data collection are psychology scale and documentation. The data analysis using Analysis Descriptive Percentage. Result showed that research is perception  guidance and counseling teacher about counselor competence is positive. Pedagogic competence is positive, personality is not positive enough, social is not positive enough, professional is positive enough. The conclusion of this research is perception guidance and counseling teacher about counselor competence in private elementary school on Semarang city in general is positive.
Meningkatkan Minat Terhadap Jurusan Teknik Gambar Bangunan Melalui Layanan Bimbingan Kelompok Alim, Faskhau Maulvi; Supriyo, Supriyo; Awalya, Awalya
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 3 No 2 (2014): Juni 2014
Publisher : Department of Guidance and Counseling, UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui gambaran minat terhadap jurusan Teknik Gambar Bangunan sebelum dan setelah memperoleh layanan Bimbingan Kelompok serta mengetahui perbedaan tingkat minat terhadap jurusan Teknik Gambar Bangunan sebelum dan setelah memperoleh layanan Bimbingan Kelompok. Penelitian ini dilakukan di SMK Negeri 5 Semarang dengan subyek 10 orang siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu skala psikologis. Teknik analisis data menggunakan uji wilcoxon match pairs. Hasil penelitian menunjukan minat terhadap jurusan Teknik Gambar Bangunan sebelum pemberian treatment rata-rata pada kategori sedang (67,9%). Setelah pemberian treatment, minat terhadap jurusan Teknik Gambar Bangunan rata-rata pada kategori tinggi (79,1%). Hasil uji wilcoxon match pairs menunjukan   (0) dan   5% (8), sehingga   (0   8) yang berarti   diterima dan   ditolak. Hal tersebut menunjukan bahwa minat terhadap jurusan Teknik Gambar Bangunan dapat ditingkatkan melalui layanan Bimbingan Kelompok. The research problems are include (1)  How is the cooperative model type talking stick which is helped multimedia quiz creator to improve the senior high school students’ folklore attentive skill. (2) how is the principles of cooperative model type talking stick development which is helped by multimedia quiz creator to improve the  senior high school students’ folklore attentive skill. This research uses research and development design (R&D), this research developes model which  have been exist that is cooperative model type talking stick into cooperative model type talking stick which is helped by multimedia quiz creator. The results of the researches are : (1) the teacher and students’ need toward to cooperative model type talking stick which is helped by multimedia quiz creator. (2) cooperative model type talking stick priciples are (a) innovative learning strategy, (b) innovative learning media, (c) assessment.
Pelaksanaan Kunjungan Rumah oleh Guru Bimbingan dan Konseling Ermawan, Yan; Saraswati, Sinta; Nusantoro, Eko
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 3 No 2 (2014): Juni 2014
Publisher : Department of Guidance and Counseling, UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran pelaksanaan kunjungan rumah oleh guru bimbingan dan konseling. Angket tertutup diberikan kepada 19 orang guru bimbingan dan konseling SMA Negeri di Kabupaten Temanggung. Analisis data menggunakan analisis deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan kunjungan rumah oleh guru bimbingan dan konseling di SMA Negeri se-Kabupaten Temanggung termasuk dalam kategori yang tinggi (72.26%) dengan perincian indikator variabel yaitu perencanaan sebesar (73.58%), pelaksanaan sebesar (78.78%), evaluasi sebesar (68.72%), analisis hasil sebesar (66.84%), tindak lanjut sebesar (69.12%), dan laporan sebesar (66.32%). Simpulan penelitian ini yakni guru bimbingan dan konseling SMA Negeri se-Kabupaten Temanggung telah dapat melaksanakan kunjungan rumah dengan kriteria tinggi. The purpose of this research is to describe the implementation of home visits doing by teachers of guidance and counseling. Sealed questionnaire was given to 19 teachers of guidance and counseling high schools at Temanggung Regency. It was analyzed by using descriptive percentages method. The results showed that the implementation of home visits by teachers of guidance and counseling in high schools at Temanggung Regency is included in the category of high (72.26%) with the details of variable indicator are the  plan is equal to (73.58%), the implementation (78.78%), the evaluation (68.72%), analysis of the results (66.84%), follow-up was (69.12%), and report amounted to (66.32%). The conclusions of this research is guidance and counseling teachers of high schools at Temanggung Regency has been able to carry out home visits with high criteria.
Pengaruh Layanan Penguasaan Konten Terhadap Kebiasaan Belajar Siswa Istiqomah, Novi; Awalya, Awalya; Saraswati, Sinta
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 3 No 2 (2014): Juni 2014
Publisher : Department of Guidance and Counseling, UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk memperoleh informasi atau temuan empiris tentang pengaruh layanan penguasaan konten terhadap kebiasaan belajar pada siswa kelas VIII B SMP Tamtama Kemranjen Banyumas. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh  siswa kelas VIII berjumlah 62 siswa dan sampel yang berjumlah 31 siswa yang diambil menggunakan purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan skala kebiasaan belajar siswa. Instrumen tersebut telah diujicobakan menggunakan validitas dengan rumus product moment oleh Pearson dan reabilitas instrument dengan rumus Alpha. Teknik analisis data yang digunakan yakni analisis deskriptif persentase dan Uji-T ( t-test). Hasil penelitian menunjukan kebiasaan belajar siswa sebelum pemberian treatment pada kategori sedang. Setelah pemberian treatment, kebiasaan belajar siswa pada kategori tinggi. Hasil uji t-test menunjukan  (13,877) dan  5% (2,042) sehingga . Simpulan dari penelitian ini adalah layanan penguasaan konten memberikan pengaruh positif terhadap kebiasaan belajar siswa. Oleh karena itu, diharapkan guru BK dapat lebih mengintensifkan pemberian layanan penguasaan konten sebagai alternatif meningkatkan kebiasaan belajar siswa.. The objective of this research is to find the information or empirical finding about the impact of content mastery services to the learning habits of the 8B grade students of SMP Tamtama Kemranjen Banyumas. Population in this research was all 8 grade students which consist of 62 students and the sample of 31 students which taken using purposive sampling. Data collection technique used student learning habits scale. The instrument validity had been tested using product moment formula by Pearson and instrument reliability using Alpha test. Percentage descriptive analysis and t Test were use as the data analysis technique. Research result showed that learning habits before the treatment was in medium category. After the treatment, learning habits was in high category. The t-test result showed that tvalue (13,877) and ttable of 5% (2,042) so that tvalue < ttable. The conclusion of this research is content mastery services gave positive impact to learning habits of the student. Therefore, counselor is expected to intensify the implementation of content mastery services as an alternative to improve student study habits.
Perbedaan Pemahaman Guru BK Tentang Konseling Kelompok antara Alumni Unnes dan Non-Unnes Budiarti, Desta Rizky; Awalya, Awalya; Suharso, Suharso
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 3 No 2 (2014): Juni 2014
Publisher : Department of Guidance and Counseling, UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran pemahaman guru BK alumni Unnes dan guru BK alumni non-Unnes tentang konseling kelompok, dan perbedaan pemahaman diantara keduanya. Jenis penelitian adalah penelitian survey komparatif. Populasi penelitian ini yaitu guru BK di SMP Negeri se-Kota Semarang. Teknik sampling yang digunakan adalah Cluster Proportional Random Sampling. Metode pengumpulan data menggunakan tes tentang pemahaman konseling kelompok. Analisis datanya menggunakan analisis kuantitatif yang mencakup deskriptif prosentase dan uji beda t-test polled varian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan, dimana pemahaman guru BK alumni Unnes tentang konseling kelompok berada pada kategori sangat tinggi dengan persentase 84,26% dibandingkan dengan guru BK alumni non-Unnes yang memiliki persentase 63,9% berada pada kategori sedang. Simpulan dari penelitian ini, pemahaman guru BK tentang konseling kelompok antara alumni Unnes lebih tinggi daripada guru BK alumni non-Unnes. The purpose of this study to describe the understanding of BK teacher Unnes graduate and BK teacher non - Unnes graduates about group counseling, and understanding the differences between them . This type of research is a comparative survey research. The population of this study are in Junior High School teacher BK as the city of Semarang. The sampling technique used is proportional cluster random sampling. Methods of data collection using test on understanding group counseling. Analysis of the data using descriptive quantitative analysis that includes the percentage and t - test different test variants polled. The results showed that there were significant differences, where the understanding of BK teacher Unnes graduate  abaout  the counseling group in the category with a very high percentage of 84.26 % compared to a BK teacher non - Unnes graduates who have a percentage only 63.9 % are in the medium category. The conclusions of this study , understanding BK teacher Unnes graduate higher BK teacher non – Unnes graduates about group counseling

Page 1 of 1 | Total Record : 10


Filter by Year

2014 2014


Filter By Issues
All Issue Vol 10 No 2 (2021): Desember 2021 Vol 10 No 1 (2021): Juni 2021 Vol 9 No 2 (2020): Desember 2020 Vol 9 No 1 (2020): Juni 2020 Vol 8 No 2 (2019): Desember 2019 Vol 8 No 1 (2019): Juni 2019 Vol 8 No 1 (2019): Juni 2019 Vol 7 No 4 (2018): Desember 2018 Vol 7 No 3 (2018): September 2018 Vol 7 No 2 (2018): Juni 2018 Vol 7 No 1 (2018): Maret 2018 Vol 7 No 4 (2018): Desember 2018 Vol 7 No 3 (2018): September 2018 Vol 7 No 2 (2018): Juni 2018 Vol 7 No 1 (2018): Maret 2018 Vol 6 No 4 (2017): Desember 2017 Vol 6 No 3 (2017): September 2017 Vol 6 No 2 (2017): Juni 2017 Vol 6 No 1 (2017): Maret 2017 Vol 6 No 4 (2017): Desember 2017 Vol 6 No 3 (2017): September 2017 Vol 6 No 2 (2017): Juni 2017 Vol 6 No 1 (2017): Maret 2017 Vol 5 No 4 (2016): Desember 2016 Vol 5 No 3 (2016): September 2016 Vol 5 No 2 (2016): Juni 2016 Vol 5 No 1 (2016): Maret 2016 Vol 5 No 4 (2016): Desember 2016 Vol 5 No 3 (2016): September 2016 Vol 5 No 2 (2016): Juni 2016 Vol 5 No 1 (2016): Maret 2016 Vol 4 No 4 (2015): Desember 2015 Vol 4 No 3 (2015): September 2015 Vol 4 No 2 (2015): Juni 2015 Vol 4 No 1 (2015): Maret 2015 Vol 4 No 4 (2015): Desember 2015 Vol 4 No 3 (2015): September 2015 Vol 4 No 2 (2015): Juni 2015 Vol 4 No 1 (2015): Maret 2015 Vol 3 No 4 (2014): Desember 2014 Vol 3 No 3 (2014): September 2014 Vol 3 No 2 (2014): Juni 2014 Vol 3 No 1 (2014): Maret 2014 Vol 3 No 4 (2014): Desember 2014 Vol 3 No 3 (2014): September 2014 Vol 3 No 2 (2014): Juni 2014 Vol 3 No 1 (2014): Maret 2014 Vol 2 No 4 (2013): Desember 2013 Vol 2 No 3 (2013): September 2013 Vol 2 No 2 (2013): Juni 2013 Vol 2 No 1 (2013): Maret 2013 Vol 2 No 4 (2013): Desember 2013 Vol 2 No 3 (2013): September 2013 Vol 2 No 2 (2013): Juni 2013 Vol 2 No 1 (2013): Maret 2013 Vol 1 No 2 (2012): Desember 2012 Vol 1 No 1 (2012): September 2012 Vol 1 No 2 (2012): Desember 2012 Vol 1 No 1 (2012): September 2012 More Issue