cover
Contact Name
Sigit Hariyadi
Contact Email
sigit.hariyadi@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
ijgc@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application
ISSN : 22526374     EISSN : 25976133     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Indonesian journal of guidance and counceling publishes research articles and conceptual analysis of guidance and counseling both in schools and out of school education that includes the study of guidance counseling, management, and counseling application approaches, innovation, media / information technology and assessment.
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue " Vol 4 No 1 (2015): Maret 2015" : 10 Documents clear
MENGATASI PERILAKU MALADJUSTMENT MELALUI KONSELING BEHAVIORISTIK DENGAN TEKNIK PENGKONDISIAN OPERAN Bayu, Banyu Lyan
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 4 No 1 (2015): Maret 2015
Publisher : Department of Guidance and Counseling, UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan berdasarkan fenomena yang ada di SMKN 4 Semarang yang menunjukkan tingkat perilaku maladjustment yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat keberhasilan dalam mengatasi perilaku maladjustment pada klien melalui konseling behavioristik dengan teknik pengkondisian operan. Jenis penelitian ini adalah eksperimental research menggunakan pre-eksperimental design dengan one-group pretest-posttest design. Subyek penelitian adalah 6 siswa di SMKN 4 Semarang. Alat pengumpul data yang digunakan adalah skala penyesuaian diri. Instrumen tersebut telah diujicobakan untuk digunakan dalam penelitian menggunakan validitas dengan rumus product moment dan reliabilitas dengan rumus Alpha. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif persentase dan analisis uji Wilcoxon. Hasil analisis uji wilcoxon menunjukkan bahwa Ha diterima dan Ho ditolak, jadi berdasarkan hasil analisis wilcoxon dapat disimpulkan bahwa perilaku maladjustment klien dapat diatasi melalui layanan konseling behavioristik dengan teknik pengkondisian operan.This study was conducted based on the phenomena that is in SMKN 4 Semarang which shows a high degree of behavioral maladjustment. This study aims to determine the level of success in overcoming behavioral maladjustment to the client through counseling behavioristik with operan conditioning techniques.This research techniques are experimental research using pre-experimental research design with one-group pretest-posttest design. Subjects were 6 students at SMKN 4 Semarang. Data collection tool used is the scale of adjustment. The instrument has been tested for use in the study using the product moment formula for validity and reliability with alpha formula. The data analysis technique used is descriptive analysis and analysis of the percentage of the Wilcoxon test. Wilcoxon test analysis results show that Ha accept and Ho rejected, so based on the analysis Wilcoxon maladjustment can be concluded that the behavior of the client can be addressed through counseling behavioristik with operant conditioning techniques.
PEMAHAMAN GURU BK TERHADAP EVALUASI PROGRAM BIMBINGAN DAN KONSELING Kurniawati, Ika
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 4 No 1 (2015): Maret 2015
Publisher : Department of Guidance and Counseling, UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman guru BK terhadap evaluasi program bimbingan dan konseling di SMA Negeri se-Kota Tegal. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh guru BK di SMA Negeri se-Kota Tegal. Penelitian ini menggunakan studi populasi atau sensus karena jumlah populasi hanya 18 orang pada 5 sekolah. Metode pengumpulan data menggunakan tes pemahaman evaluasi program bimbingan dan konseling dan wawancara sebagai data pendukung. Validitas instrumen menggunakan rumus product moment dan perhitungan reliabilitasnya menggunakan rumus Alpha. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman guru BK tentang evaluasi program bimbingan dan konseling berada pada kriteria sedang dengan persentase sebesar 78,50%. Simpulan dari penelitian ini adalah guru BK SMA Negeri Kota Tegal kurang memahami evaluasi program bimbingan dan konseling karena berada pada kriteria sedang.This study aims to determine guidance counseling teachers understanding of the evaluation guidance and counseling program at SMAN in Tegal. Population in this study were all guidance counseling teachers from all at SMAN in Tegal. As well as the use of the study population or census because the population is only 18 people from 5 schools. Data collection methods were using a test comprehension guidance and counseling evaluation program and interviews as the supporting data. The validity test of instrument was using the formula of product moment and calculation of reliability was using the Alpha formula. Data analysis technique were used in descriptive precentage. The result shows that the comprehension guidance counseling teachers about evaluation of the guidance and counseling program in the middle criteria with the percentage as big as 78,50 %. The conclusion of this study is guidance counseling teachers from all at SMAN in Tegal less understand evaluation of the guidance and counseling program because they are in the middle criteria. 
EVALUASI PELAKSANAAN PROGRAM BIMBINGAN DAN KONSELING DI SMK NEGERI 1 BLORA (MODEL CIPP) Putra, Edwindhana Mareza
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 4 No 1 (2015): Maret 2015
Publisher : Department of Guidance and Counseling, UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan program bimbingan dan konseling di SMK Negeri 1 Blora ditinjau dari evaluasi konteks, evaluasi masukan, evaluasi proses dan evaluasi produk dengan model CIPP. Penelitian ini merupakan penelitian evaluatif dengan metode penelitian kombinasi (mixed method). Sumber data dalam penelitian ini yaitu 1 pengawas sekolah, 1 kepala sekolah, 5 guru BK, 10 orang tua dan 302 siswa. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara, kuesioner dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teknik analisis data kualitatif dan analisis data deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil evaluasi pada komponen context, input dan process berada pada kategori cukup baik sedangkan komponen product berada pada kategori baik. Simpulan dari penelitian ini bahwa evaluasi pelaksanaan program bimbingan dan konseling di SMK Negeri 1 Blora dengan dengan model evaluasi CIPP berada pada kategori cukup baik.This study aims to investigate the implementation of the guidance and counseling program at SMK Negeri 1 Blora in terms of context evaluation, input evaluation, process evaluation and product evaluation with CIPP model. This research is evaluative research with a combination of research methods (mixed method). Source of data in this study are 1 school superintendent, 1 principal, 5 GC teachers, 10 parents and 302 students. The method of collecting data using interviews, questionnaires and documentation. Data analysis in this research using qualitative data analysis techniques and descriptive data analysis persentase. Result in tihis research shows that the component context, input and process in the category quite well, whereas product components are in good category. Summary in this study that the evaluation of the implementation of the guidance and counseling program at SMK Negeri 1 Blora with the CIPP evaluation model was in the category quite well.
MENINGKATKAN EMPATI MELALUI LAYANAN PENGUASAAN KONTEN DENGAN TEKNIK PERMAINAN BONEKA Anggadini, Galuh Kartika
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 4 No 1 (2015): Maret 2015
Publisher : Department of Guidance and Counseling, UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh data empiris tentang meningkatkan empati melalui layanan penguasaan konten dengan teknik permainan boneka pada siswa kelas II di SDN 05 Kendaldoyong Kabupaten Pemalang. Populasinya adalah siswa kelas II  yang berjumlah 44 siswa dan sampel yang berjumlah 10 siswa menggunakan purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara. Instrumen tersebut telah diuji validitas dengan menggunakan Judgement experts, sedangkan reliabilitas instrumen digunakan rumus reliabilitas hasil rater.Teknik analisis data yang digunakan meliputi analisis deskriptif persentase dan wawancara. Yaitu dengan hasil terjadi peningkatan empati pada siswa kelas II dengan rata – rata peningkatan sebesar 43,3%. Simpulan penelitian ini yaitu empati dapat ditingkatkan melalui layanan penguasaan konten dengan teknik permainan boneka.Oleh karena itu diharapkan guru kelas dapat lebih memberikan perhatian khusus pada siswa yang memiliki empati kurang agar dapat menghilangkan perilakunya.The aim of this research is to obtain empirical data on increasing empathy through mastery of content with engineering services doll game in the second grade students at SDN 05 Kendaldoyong Pemalang. The population was grade II, amounting to 44 students and a sample of 10 students using purposive sampling. Data collection technique used observation and interviews. The instrument has been tested for validity by using Judgment experts, while the reliability of the instrument used result rater. Technique reliability of the results of data analysis includes a percentage descriptive analysis and interviews. That is the result of an increase in empathy with the students of class II with average - average increase of 43.3%. The conclusions of this study that empathy can be improved through mastery of content with engineering services doll game. So, it is expected to be more classroom teachers give special attention to students who have less empathy in order to eliminate the behavior.
PEMAHAMAN GURU BK TENTANG PELAKSANAAN LAYANAN PEMINATAN PADA KURIKULUM 2013 Marsetyana, Finda
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 4 No 1 (2015): Maret 2015
Publisher : Department of Guidance and Counseling, UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan berdasar fenomena yaitu belum adanya kesiapan tentang program peminatan di SMK Negeri se-Kota Semarang. Tujuan penelitian secara umum untuk mengetahui pemahaman guru BK tentang pelaksanaan layanan peminatan pada kurikulum 2013 di SMK Negeri se-Kota Semarang. Medote pengumpulan data yaitu angket tertutup yang diberikan kepada 44 orang guru BK SMK Negeri se Kota Semarang. Analisis data menggunakan analisis deskriptif persentase. Hasil penelitian dari Pemahaman Guru BK Tentang Pelaksanaan Layanan Peminatan Pada Kurikulum 2013 Di SMK Negeri Se-Kota Semarang termasuk dalam kategori tinggi (71.59%) dengan perincian indikator variabel yaitu pemahaman guru BK tentang kurikulum 2013 persentase sebesar 75.04% (tinggi), konsep dan strategi pelayanan bimbingan dan konseling pada kurikulum 2013 sebesar 69.31% (sedang), lingkup layanan peminatan sebesar 70.57% (tinggi), dan pelaksanaan layanan peminatan 72.22% (tinggi). Simpulan penelitian ini yakni guru BK SMK Negeri se-Kota Semarang telah mempunyai pemahaman tentang pelaksanaan layanan peminatan pada kurikulum 2013 dengan kriteria tinggi.This research was conducted based on the phenomenon that is there was no readiness about the students’ interest program vocational high schools in around Semarang.The general objective of this research was to know the counseling’s teachers deals with the implementation of students’ interest service towards the 2013 curriculum vocational high schools in around Semarang. Method of data collection is used closed questionnaire and it was given to 44 students vocational high schools in around Semarang in which the data obtained was analysed trough descriptive percentages. The research finding from counseling’s teachers about the implementation of students’ interest in the 2013 curriculum vocational high schools in around Semarang are in a high category (71.59%), with the details of the indicator variable are as follows; the understanding of counseling’s teachers abaout the 2013 curriculum which had percentage was 75.04% (high), concept and service strategy and counseling in the 2013 curriculum wa 69.31% (average), interest’s service scope was 70.57% (high), and implementation students’s interest service was 72.22% (high). By considering the study findings above, it can be concluded that the vocational high schools counseling’s teachers in around Semarang already have sufficient understanding of the implementation students’ interest service in the 2013 curriculum. 
PENGARUH LAYANAN PENGUASAAN KONTEN TEKNIK MIND MAPPING TERHADAP KEEFEKTIFAN BELAJAR Pinasti, Ajeng Pudak
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 4 No 1 (2015): Maret 2015
Publisher : Department of Guidance and Counseling, UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan apakah layanan penguasaan konten dengan metode mind mapping memiliki pengaruh terhadap keefektifan belajar siswa. Penelitian ini didasari atas kurangnya keefektifan belajar siswa. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas XI AP SMK YPE Sampang, Cilacap yang berjumlah 40 siswa. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah skala keefektifan belajar dan soal tes. Metode analisis data menggunakan deskriptif persentase dan uji t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keefektifan belajar siswa sebelum mendapatkan treatment dalam kategori sedang dan sesudah diberikan treatment menunjukkan kategori tinggi. Teknik mind mapping bisadigunakan untuk  mempermudah siswa memahami dan mengingat materi pelajaran dengan lebih cepat dan sederhana. Hasil uji  t-test dengan taraf signifikansi 5% menunjukan thitung (5,45) dan ttabel (2,021) sehingga thitung> ttabel. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa layanan penguasaan konten dengan teknik mind mapping memberikan pengaruh positif terhadapt keefektifan belajar siswa. Oleh karena itu, diharapkan guru BK dapat memsosialisasikan pemberian layanan penguasaan konten sebagai alternatif meningkatkan keefektifan belajar.The objective of this research is to prove about the impact of  content mastery servise with mind mapping technique to the effectiveness of student learning. This research was based on the lack of effectiveness of student learning. The Population at the same time study sample are all of the XI AP grade students of SMK YPE Sampang, Cilacap, which consist of 40 students. Data collection  technique used effectiveness of student learning scale and a test. Methods of data analysis using descriptive percentages and t-test. Research result showed that the effectiveness of student learning before the treatment was in medium category. After the treatment, effectiveness of student learning was in high category. This research proved that mind mapping can facilitated students to understand and remember the subject faster and simpler. The t-test result  with significance level of 5% obtained tvalue (5.45) and ttable (2.02)1, so that tvalue> ttable.  Based on results, the conclusion is content mastery service gave positif impact to effectiveness of student learning. Therefore, counselor is expected to intensify the implementaton of content mastery service as an alternative to improve effectiveness of sudent learning.
GANGGUAN PERHATIAN/ INATENSI PADA ANAK (Studi Kasus Pada Siswa Kelas Bawah di SD IT Cahaya Bangsa Semarang Pada Tahun Ajaran 2014/2015) Sari, Fitri Kusuma
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 4 No 1 (2015): Maret 2015
Publisher : Department of Guidance and Counseling, UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gangguan perhatian sangat mengganggu perkembangan anak dalam aspek sosial, belajar dan pribadi. Faktor keluarga memiliki pengaruh yang sangat tinggi terhadap perkembangan gangguan perhatian pada anak. Sehingga penelitian ini ingin mengetahui tingkat gangguan perhatian dan pengaruh faktor keluarga terhadap gangguan perhatian yang dialami anak. Sejalan dengan tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui tingkat gangguan perhatian dan pengaruh faktor keluarga pada siswa kelas bawah SD IT Cahaya Bangsa Semarang. Skala penilaian digunakan untuk mengukur tingkat gangguan perhatian keempat subjek dan wawancara diberikan kepada subjek, wali kelas, teman dan orang tua subjek untuk memperoleh data pengaruh faktor keluarga. Analisis data menggunakan analisis deskriptif presentase dan analisis deskriptif studi kasus. Ditemukan bahwa tingkat gangguan perhatian pada keempat subjek tinggi dan faktor keluarga sangat mempengaruhinya. Faktor keluarga yang sangat berpengaruh adalah pola asuh orang tua yang cenderung kepada pola asuh permisif dan pola asuh otoriter.Inattention is very disturbing of child development in sosial, learning and personal aspect. Family factors have a very high influence on the development of inattention in children. Therefore, this research would like to know the level of inattention and the influence of femily factors on inattention experienced by children. In line with the objectives of this study to determine the level of inattention and the influence of family factors on the lower grade student SD IT Cahaya Bangsa Semarang. Rating scale used to measure the level of the fourth subject of inattention and interviews given to the subject,homeroom, friends and the parents to obtain the data subject influence of family factors. Data analysis using descriptive analysis and the percentage of descriptive analysis of case studies. It was found that the level of inattention in the fourth subject is very high and the family factors is influencing. A very influential family factors are parenting parents who tend to permissive parenting and authoritarian parenting.
PENGARUH PERILAKU TEMAN SEBAYA TERHADAP ASERTIVITAS SISWA Hasanah, Ana Mar Atul
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 4 No 1 (2015): Maret 2015
Publisher : Department of Guidance and Counseling, UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran perilaku teman sebaya, gambaran perilaku asertif siswa, dan adanya pengaruh perilaku teman sebaya terhadap asertivitas siswa. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SMK se-Kabupaten Rembang dengan sampel berjumlah 334 siswa yang diambil secara cluster proportional random sampling. Metode pengumpulan data menggunakan skala psikologi dan angket. Validitas instrumen menggunakan rumus product moment dan perhitungan reliabilitasnya menggunakan rumus Alpha. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif persentase dan analisis regresi sederhana. Hasil analisis menunjukkan perilaku teman sebaya termasuk dalam kriteria cukup sesuai (65,01%) sedangkan perilaku asertif siswa dalam kriteria tinggi (68,46%), dan pengaruh perilaku teman sebaya terhadap asertivitas siswa sebesar 4,31%. Simpulan dari penelitian ini yaitu adanya pengaruh perilaku teman sebaya terhadap asertivitas siswa.This study is aimed to find out the description of peer’s behavior, the description of the students’ assertive behavior, and the influence of peer’s behavior towards the students’ assertiveness. The populations in this study were all students of Vocational Schools in Rembang regency with samples of 334 students obtained by cluster proportional random sampling. The methods for collecting data used in this study were psychological scale and questionnaire. The validity of the instrument used product moment formula and the reliability calculation used Alpha formula. The techniques for analyzing the data were percentage descriptive analysis and simple regression analysis. The result of the analysis showed that the peer’s behavior belonged to sufficient enough criteria (65.01%) whereas the students’ assertive behavior was in high criteria (68.46%) and the influence of the peer’s behavior towards the students’ assertive behavior was 4.31%. The conclusion of this study is that there is a relationship between the peer’s behavior and the students’ assertiveness.Behavior; peer; assertive
PENGARUH BIMBINGAN KELOMPOK TERHADAP PEMAHAMAN AGRESIVITAS PADA SISWA MELALUI TEKNIK ROLE PLAYING DI SMA NEGERI 1 SUMBER REMBANG Murjiatik, Krisna
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 4 No 1 (2015): Maret 2015
Publisher : Department of Guidance and Counseling, UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah layanan bimbingan kelompok dengan teknik role playing dapat berpengaruh terhadap pemahaman agresivitas siswa. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian eksperimen. Desain yang digunakan adalah (quasi-experimental), serta pola eksperimen yang digunakan adalah pre-test and post-test. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling yang berjumlah 15 siswa terdiri dari 3 siswa berkriteria rendah dan 12 siswa berkriteria sedang. Metode pengumpulan data menggunakan metode summated ratings atau lebih terkenal dengan model skala Likert yang digunakan sebelum dan sesudah pemberian bimbingan kelompok. Teknik analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil pre-test pemahaman agresivitas siswa kategori sedang (48,65 %). Setelah diberikan treatment berupa layanan bimbingan kelompok dengan teknik role palying, hasil post-test pemahaman agresivitas siswa kategori rendah (35,52 %). Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh pemahaman agresivitas siswa dalam bimbingan kelompok pada siswa sebesar 13,13%. Dengan demikian pemahaman agresivitas siswa dapat dipahami melalui layanan bimbingan kelompok dengan teknik role playing.The purpose of this study was to determine whether counseling services group with role playing techniques can affect the students understanding of aggressiveness. This research included in this type of research experiments. The design used is (quasi-experimental), as well as the experimental pattern used is the pre-test and post-test. The sampling technique used purposive sampling consisted of 15 students from low berkriteria 3 students and 12 students berkriteria being. Methods of data collection methods Summated ratings or better known as Likert scale models are used before and after the administration of group counseling. Data were analyzed using the Wilcoxon test. The pre-test students understanding of the aggressiveness of the medium category (48.65%). After being given a treatment in the form of guidance services group with role palying techniques, the results of the post-test students understanding of the aggressiveness of the low category (35.52%). The results showed the influence of students understanding of aggressiveness in group counseling to students by 13.13%. Thus understanding the aggressiveness of the students can be understood through group counseling services with role playing techniques.
FAKTOR DETERMINAN KONSEP DIRI SISWA KELAS VIII DI SMP NEGERI SE-KOTA SEMARANG Rahmawati, Asti
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 4 No 1 (2015): Maret 2015
Publisher : Department of Guidance and Counseling, UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa remaja merupakan masa pencarian jati diri. Dalam hubungannya dengan orang lain, konsep diri remaja terbentuk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran konsep diri siswa dan faktor determinan yang berpengaruh terhadap konsep diri siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian survei. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri se-Kota Semarang dengan sampel sebanyak 336 siswa. Metode pengumpulan data menggunakan angket dan skala konsep diri. Metode analisis data yang digunakan adalah deskriptif persentase dan analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa konsep diri siswa berada pada kategori positif (73,81%). Faktor keluarga, teman sebaya, dan sekolah  secara bersama-sama mempengaruhi konsep diri siswa dengan persentase sebesar 43,5%. Faktor yang paling dominan terhadap konsep diri siswa adalah keluarga dengan sumbangan efektif sebesar 18,40% dan sumbangan relatif sebesar 42,31%. Selain itu faktor teman sebaya dengan sumbangan efektif sebesar 12,61% dan sumbangan relatif sebesar 28,98%, serta faktor sekolah dengan sumbangan efektif sebesar 12,50% dan sumbangan relatif sebesar 28,73%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa faktor yang paling berpengaruh terhadap konsep diri adalah faktor keluarga, disusul dengan teman sebaya dan sekolah.Adolescence is a time to find the identity. In the relationship with other people, adolescent self-concept is formed. The goal of this study is to obtain the descriptioin of self-concept of students and determinant factor that affect them. The type of this study is a survey study. The populations were all 8th grade of State Junior High School students all over Semarang with sample of 336 students. The data were collected by questionnaire and self-concept scale. The data analysis techniques used are descriptive percentage and multiple regression analysis. The result showed that self-concept of students were on positive category (73,81%). Factor of family, peers, and school simultaneously affected the students’s self-concept by 43,5%. Most dominant factor for students’s self-concept was the family with effective contribution of 18,40%  and relative contribution by 42,31%. Furthermore, peers factor with effective contribution of 12,61%  and relative contribution by 28,98%, and school factor with effective contribution of 12,50%  and relative contribution by 28,73%. The result showed that the most affecting factor of self-concept was family, followed by friends and school.

Page 1 of 1 | Total Record : 10


Filter by Year

2015 2015


Filter By Issues
All Issue Vol 10 No 2 (2021): Desember 2021 Vol 10 No 1 (2021): Juni 2021 Vol 9 No 2 (2020): Desember 2020 Vol 9 No 1 (2020): Juni 2020 Vol 8 No 2 (2019): Desember 2019 Vol 8 No 1 (2019): Juni 2019 Vol 8 No 1 (2019): Juni 2019 Vol 7 No 4 (2018): Desember 2018 Vol 7 No 3 (2018): September 2018 Vol 7 No 2 (2018): Juni 2018 Vol 7 No 1 (2018): Maret 2018 Vol 7 No 4 (2018): Desember 2018 Vol 7 No 3 (2018): September 2018 Vol 7 No 2 (2018): Juni 2018 Vol 7 No 1 (2018): Maret 2018 Vol 6 No 4 (2017): Desember 2017 Vol 6 No 3 (2017): September 2017 Vol 6 No 2 (2017): Juni 2017 Vol 6 No 1 (2017): Maret 2017 Vol 6 No 4 (2017): Desember 2017 Vol 6 No 3 (2017): September 2017 Vol 6 No 2 (2017): Juni 2017 Vol 6 No 1 (2017): Maret 2017 Vol 5 No 4 (2016): Desember 2016 Vol 5 No 3 (2016): September 2016 Vol 5 No 2 (2016): Juni 2016 Vol 5 No 1 (2016): Maret 2016 Vol 5 No 4 (2016): Desember 2016 Vol 5 No 3 (2016): September 2016 Vol 5 No 2 (2016): Juni 2016 Vol 5 No 1 (2016): Maret 2016 Vol 4 No 4 (2015): Desember 2015 Vol 4 No 3 (2015): September 2015 Vol 4 No 2 (2015): Juni 2015 Vol 4 No 1 (2015): Maret 2015 Vol 4 No 4 (2015): Desember 2015 Vol 4 No 3 (2015): September 2015 Vol 4 No 2 (2015): Juni 2015 Vol 4 No 1 (2015): Maret 2015 Vol 3 No 4 (2014): Desember 2014 Vol 3 No 3 (2014): September 2014 Vol 3 No 2 (2014): Juni 2014 Vol 3 No 1 (2014): Maret 2014 Vol 3 No 4 (2014): Desember 2014 Vol 3 No 3 (2014): September 2014 Vol 3 No 2 (2014): Juni 2014 Vol 3 No 1 (2014): Maret 2014 Vol 2 No 4 (2013): Desember 2013 Vol 2 No 3 (2013): September 2013 Vol 2 No 2 (2013): Juni 2013 Vol 2 No 1 (2013): Maret 2013 Vol 2 No 4 (2013): Desember 2013 Vol 2 No 3 (2013): September 2013 Vol 2 No 2 (2013): Juni 2013 Vol 2 No 1 (2013): Maret 2013 Vol 1 No 2 (2012): Desember 2012 Vol 1 No 1 (2012): September 2012 Vol 1 No 2 (2012): Desember 2012 Vol 1 No 1 (2012): September 2012 More Issue