cover
Contact Name
Sigit Hariyadi
Contact Email
sigit.hariyadi@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
ijgc@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application
ISSN : 22526374     EISSN : 25976133     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Indonesian journal of guidance and counceling publishes research articles and conceptual analysis of guidance and counseling both in schools and out of school education that includes the study of guidance counseling, management, and counseling application approaches, innovation, media / information technology and assessment.
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue " Vol 4 No 3 (2015): September 2015" : 10 Documents clear
HUBUNGAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN PRESTASI AKADEMIK MAHASISWA BIMBINGAN DAN KONSELING 2013 UNNES Nursamiaji, Agung
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 4 No 3 (2015): September 2015
Publisher : Department of Guidance and Counseling, UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Motivasi belajar yang dimiliki mahasiswa dalam kegiatan pembelajaran sangat berperan untuk meningkatkan prestasi akademik. Mahasiswa yang bermotivasi tinggi dalam belajar akan memperoleh prestasi akademik yang tinggi pula, artinya semakin tinggi motivasinya, semakin tinggi intensitas usaha dan upaya yang dilakukan, maka semakin tinggi prestasi akademik yang diperolehnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara motivasi belajar dengan prestasi akademik mahasiswa jurusan Bimbingan dan Konseling angkatan 2013 Universitas Negeri Semarang. Penelitian ini merupakan penelitian korelasional dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa jurusan Bimbingan dan Konseling angkatan 2013 Universitas Negeri Semarang. Teknik sampel yang digunakan adalah Random Sampling sehingga didapatkan sampel sebanyak 32 mahasiswa. Analisis data menggunakan Analisis Deskriptif Persentase dan korelasi product moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Mahasiswa jurusan Bimbingan dan Konseling Universitas Negeri Semarang angkatan 2013 memiliki tingkat motivasi belajar yang tinggi yaitu sebanyak 71,9% mahasiswa. (2) Mahasiswa jurusan Bimbingan dan Konseling Universitas Negeri Semarang angkatan 2013 memiliki tingkat prestasi akademik yang tinggi yaitu sebanyak 68,8% mahasiswa. (3) Terdapat hubungan yang kuat antara motivasi belajar dengan prestasi akademik mahasiswa jurusan Bimbingan dan Konseling angkatan 2013, dengan rhitung sebesar 0,721. Jadi semakin tinggi motivasi belajar maka semakin tinggi juga prestasi akademik mahasiswa dan sebaliknya.Motivation owned by students in learning activities contribute to improve academic achievement. The higher the motivation, the higher the academic achievement obtained. The purpose of this study is determine the relationship between learning motivation and academic achievement of students in Guidance and Counseling department (GCD) force 2013 Unnes. This research is correlation with quantitative approach. The population were students of GCD force in 2013 Unnes. Sampling technique was random sampling to obtain sample (32 students). Two variables in this study are independent variable (learning motivation) and dependent variable (academic achievement). Data collection method using questionnaire. To test data validity use the formula Product Moment. Reliability test by using Alpha formula. Analysis of data using Descriptive Analysis Percentage and product moment correlation. The results showed that (1) Students of GCD Unnes force in 2013 on average have a high level of motivation to learn which are 71.9%. (2) Student of GCD Unnes force in 2013 on average have high level of academic achievement which are 68.8%. (3) There is a strong relationship between learning motivation and academic achievement of students in GCD force in 2013 Unnes, with rhitung at 0.721. So the higher the learning motivation, the higher the academic achievement.
PENGARUH BIMBINGAN KELOMPOK TERHADAP MOTIVASI BELAJAR PENERIMA MANFAAT DI BARESOS WIRA ADHIKARYA Ryana, Awang
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 4 No 3 (2015): September 2015
Publisher : Department of Guidance and Counseling, UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran motivasi belajar penerima manfaat di balai rehabilitasi sosial Wira Adhi Karya Ungaran, serta adakah pengaruh layanan bimbingan kelompok terhadap motivasi belajar penerima manfaat. Analisis data menggunakan analisis kuantitatif yang mencakup deskriptif prosentase dan uji beda (t-test), serta analisis kualitatif hasil wawancara. Hasil penelitian menemukan bahwa motivasi belajar penerima manfaat sebelum mendapatkan layanan bimbingan kelompok termasuk dalam kategori sedang. Motivasi belajar penerima manfaat setelah mendapatkan layanan bimbingan kelompok termasuk dalam kategori tinggi. Ada pengaruh layanan bimbingan kelompok terhadap motivasi belajar penerima manfaat yaitu terdapat peningkatan motivasi belajar penerima manfaat dari sebelum dan setelah mendapat layanan bimbingan kelompok.The purpose of this study to describe the motivation to learn beneficiaries in social rehabilitation centers Wira Adhi Karya Ungaran, and  also group counseling services there any influence on motivation to learn beneficiaries. The data analysis using descriptive quantitative analysis includes a percentage and a different test (t-test), as well as qualitative analysis of interviews. The study found that the motivation to learn beneficiaries before getting services, including group counseling in the medium category. Motivation to learn beneficiaries after getting guidance services group in the high category. There is the effect of group counseling services on motivation to learn beneficiaries that there is an increased motivation to learn beneficiaries of before and after receiving guidance services group.
MENINGKATKAN KONSEP DIRI MELALUI LAYANAN PENGUASAAN KONTEN TEKNIK PERMAINAN KOTAK DADU Novriansyah, Dicky
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 4 No 3 (2015): September 2015
Publisher : Department of Guidance and Counseling, UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan berdasarkan fenomena yang terjadi pada siswa kelas VIII H SMP N 24 Semarang yang memiliki konsep diri negatif. Tujuan penelitian ini yaitu meningkatkan konsep diri siswa dalam layanan penguasaan konten  teknik permainan kotak dadu. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan bimbingan dan konseling. Penelitian Bimbingan dan Konseling adalah tindakan yang dilakukan oleh konselor dalam memberikan layanan guna memperbaiki kualitas layanan. Penelitian ini dilakukan 2 siklus di kelas VIII H SMP N 24 Semarang, dengan subyek 29 siswa. metode pengumpulan data yang digunakan adalah skala konsep diri dan observasi. Teknik analisis data menggunakan analisis data kuantitatif deskriptif presentase. Hasil penelitian menunjukan konsep diri sebelum pemberian tindakan sebagian besar pada kategori rendah (76%). Selama tindakan, konsep diri siswa meningkat. Pada siklus I konsep diri siswa sebagian konsep diri siswa pada kategori sedang (66%). Hal ini menunjukan konsep diri siswa mulai meningkat. Pada siklus II konsep diri atau setelah pemberian tindakan, konsep diri siswa sebagian besar pada kategori tinggi (58%). Hal tersebut menunjukkan konsep diri siswa dapat ditingkatkan dengan dalam layanan penguasaan konten teknik permainan kotak dadu.This research was conducted based on phenomena that occur in grade VIII H SMP N 24 Semarang that has negative self concept. The purpose of this research is to improving self consept in content services with kotak dadu games. This research is action research guidance and counseling. Research guidance and Counselling is an action carried out by the counsellors in providing services to improve the quality of service. The research was two cycle in class VIII H SMP N 24 Semarang, with 29 student subjects. Data collection methods used skala self consept and observation. Data analysis techniques using quantitative is descriptive percentages analiysis. The results showed self counsept of students before giving the action mostly on the low category (76%). During the action, self counsept of students incrased. In the first cycle self consept of students in enough categories  (66%). The second cycle or after obtaining action, self consept of the students most high category (58%). It shows the self consept of students in the content service can be improved with the kotak dadu games.
MENINGKATKAN PERILAKU BELAJAR EFEKTIF SISWA DALAM LAYANAN KLASIKAL MELALUI LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK Rizqiyani, Ahmad
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 4 No 3 (2015): September 2015
Publisher : Department of Guidance and Counseling, UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan berdasarkan fenomena yang terjadi pada siswa kelas X-IIS 2 SMA N 1 Muntilan yang memiliki karakteristik perilaku belajar efektif dalam mengikuti layanan bimbingan dan konseling format klasikal rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan perilaku belajar efektif siswa dalam mengikuti layanan bimbingan dan konseling format klasikal melalui layanan bimbingan kelompok. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Penelitian eksperimen adalah penelitian yang digunakan untuk mencari pengaruh perlakuan tertentu. Penelitian ini dilaksanakan dengan enam kali pemberian perlakuan pada siswa kelas X-IIS 2 SMA N 1 Muntilan, dengan subjek penelitian 8 siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah check list. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif presentase dan uji wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan perilaku belajar efektif siswa masuk kategori sangat rendah (15,17%). Setelah diberikan perlakuan melalui bimbingan kelompok terjadi peningkatan perilaku belajar efektif siswa pada kategori tinggi (55,81%). Hal tersebut menunjukkan bahwa perilaku belajar efektif siswa dalam mengikuti layanan bimbingan dan konseling format klasikal dapat ditingkatkan melalui layanan bimbingan kelompok.This research was conducted based on the phenomenon that happens to grade X-IIS 2 SMA N 1 Muntilan which has the characteristics of effective learning behavior in following the guidance and counseling service format of classical low. The purpose of this research is to improve effective learning behavior of student in following the guidance and counseling service of classical format through the tutoring service groups. This type of research is research experiments. Experimental research is research that is used to find the influence of certain treatment. The research was conducted with six times the grant of preferential treatment on grade X-IIS 2 SMA N 1 Muntilan, research subject with 8 students. The data collection method used is the check list. Data analysis techniques using deskriptif analysis of percentage and wilcoxon test. The results showed incoming students effective learning behavior category is very low (15,17%). After being given the treatment through the guidance of the Group an increase in effective learning behavior of students in a high category (55,81%). It shows that effective learning behavior of student in following the guidance and counseling service of classical format can be enhanced through the tutoring service groups
PENGARUH LAYANAN INFORMASI TENTANG MOTIVASI KERJA TERHADAP KESIAPAN PRAKTEK KERJA INDUSTRI Evanda, Iang Widi
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 4 No 3 (2015): September 2015
Publisher : Department of Guidance and Counseling, UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan karena banyaknya siswa yang kurang mempersiapan diri baik internal maupun eksternal dalam menghadapi praktek kerja industri.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh layanan informasi tentang motivasi kerja terhadap kesiapan siswa dalam mengikuti kegiatan Prakerin.Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan menggunakan Pre-test and Post-test Design.Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMK Negeri 1 Pati dan sampel yang digunakan adalah kelas X Pemasaran 1 SMK Negeri 1 Pati.Alat pengumpulan data berupa skala psikologis dan menggunakan teknik analisis data uji t-test. Hasil dari penelitian, skor pre test yakni 58,14% (rendah) dan post test dengan skor 81,87% (tinggi). Dari hasil uji T-test diperoleh Thitung sebesar 17,713 dan nilai Ttabel sebesar 2,042.Besarnya Thitung > Ttabel maka dapat disimpulkan bahwa layanan informasi tentang motivasi kerja terbukti berpengaruh terhadap kesiapan siswa mengikuti praktek kerja industri (Prakerin) pada siswa kelas X Pemasaran 1 SMK Negeri 1 Pati.The research was conducted because of the many students who lack self preparing the internal and external in the face of the industry work practices. This study aims to determine the effect of information services on work motivation on the readiness of students in participating in activities Prakerin. This type of research used in this research is experimental study using pre-test and post-test design. The population in this study were students of class X SMK Negeri 1 Pati and the sample used is a class X Marketing 1 SMK Negeri 1 Pati. Data collection tools in the form of a psychological scale and using data analysis techniques t-test. Results of the study, the pre test scores namely 58.14% (lower) and post test with a score of 81.87% (high). From the test results obtained Thitung T-test of 17.713 and Ttabel value of 2.042. The amount Thitung>Ttabel it can be concluded that the service information about the work motivation is proven effect on students readiness to follow the practice of industrial work (Prakerin) in class X Marketing 1 SMK Negeri 1 Pati.
PENGARUH LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK TERHADAP KEDISIPLINAN BELAJAR PADA SISWA KELAS VIII D Suwignyo, Hari
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 4 No 3 (2015): September 2015
Publisher : Department of Guidance and Counseling, UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk membuktikan ada pengaruh layanan bimbingan kelompok terhadap kedisiplinan belajar siswa kelas VIII.D SMP Negeri 41 Gunungpati Semarang. Latar belakang penelitian didapat dari hasil wawancara dengan guru BK bahwa tingkat kedisiplinan belajar siswakelas VIII.D kurang, terbuktiadanya siswa tersebut terlambat masuk kelas dengan jumlah 13 siswa,membolos dengan jumlah 8 siswa, tidak menyelesaikan tugas tepatwaktu dengan jumlah 10 siswa, dantidak mengerjakan PR sejumlah 5 siswa. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan desainone group pre-test and post-test.Populasi penelitian ini adalahkelas VIII.D SMP Negeri 41 Gunungpati Semarang sejumlah 30 siswa. Teknik sampeladalah purposive samplingsehingga didapatkansebanyak 10 siswa. Analisis data menggunakandeskriptif presentase dan uji sign test wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) kedisiplinan belajar siswa sebelum memperoleh perlakuanbimbingan kelompok, diperoleh kriteria sedang (65,6%). (2) kedisiplinan belajar siswa setelah bimbingan kelompok, kriteria meningkat menjadi tinggi (76,1%). (3) Ha diterima dan Ho ditolak, kesimpulannya adalah“Ada pengaruh yang signifikan dari layanan bimbingan kelompok terhadap kedisiplinan belajar pada siswa kelas VIII.D SMP Negeri 41 Gunungpati Semarang Tahun Ajaran 2014/2015”.The objective of the research is to prove whether the effect of group counseling services to students discipline at grade VIII.D Junior High School 41 Gunungpati Semarang. The background of the research come from interviews to the counseling services teacher that VIII.D grade students level lack of discipline, it is proved that there aresome studentswho come late to the class amount 13 students, 8 students absent, 10 students do not complete the task on time, and 5 students do not did homework. This research is an experimental research design with one group pre-test and post-test. The population of the research are30 students at VIII.D grade Gunungpati SMP Negeri 41 Semarang. Sampling technique is purposive sampling to get 10 students. The data analysis using descriptive percentage sign test and Wilcoxon test. The results showed that (1) students learning discipline before got group counseling, it get medium criteria (65.6%). (2) students learning discipline after group counseling, the criteria increased (76.1%). (3) Ha accepted and Ho rejected, the conclusion is "There is a significant effect of group counseling services to the learning discipline at grade  VIII.D Junior High School 41 Gunungpati Semarang Academic Year 2014/2015”.
STUDI DESKRIPTIF OPERASIONALISASI DAN HASIL HOME VISIT DI SMK NEGERI SE-KOTA SEMARANG Putro, Petra Adhianto
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 4 No 3 (2015): September 2015
Publisher : Department of Guidance and Counseling, UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian dilaksanakan berdasarkan fenomena di lapangan pada saat penulis melaksanakan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) di SMK Negeri 1 Semarang dan observasi awal di SMK Negeri 10 Semarang . Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana operasionalisasi dan hasil Home Visit di SMK Negeri se-kota Semarang tahun ajaran 2014/2015.Jenis penelitian yang digunakan oleh penulis dalam penelitian ini yaitu jenis penelitian survei. Untuk populasi pada penelitian ini adalah semua guru BK di SMK se-kota Semarang yaitu sejumlah 47 guru BK. Sampel yang digunakan adalah sejumlah populasi yang ada. Sedangkan instrumen pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan kuesioner. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif presentase. Hasil yang ditemukan bahwa operasionalisasi Home Visit di SMK Negeri se-kota Semarang telah dilaksanakan dengan presentase sebesar 70,52%, sedangkan tingkat keberhasilan Home Visit di SMK Negeri se-kota Semarang memiliki tingkat keberhasilan sebesar 70,46%. Simpulan yang didapatkan adalah operasionalisasi Home Visit di SMK Negeri se-kota Semarang telah dilaksanakan dengan cukup baik dan tingkat keberhasilan Home Visit di SMK Negeri se-kota Semarang cukup baik.This study was conducted based on the phenomenon at the time the writer underwent Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) in SMK Negeri 1 Semarang. Also, this study is based on the preliminary observation carried out in SMK Negeri 10 Semarang.  This research was conducted to know how the operationalization and results of Home Visit at all State Vocational High Schools (SMK N) in Semarang academic year 2014 / 2015. The type research used by the writer in this study is a survey research. The population in this study were all guidance and counseling teachers at SMK in Semarang city. There were 47 guidance and counseling teachers. The sample used were as many as the population. The data collection instruments used in this study was a questionnaire, while the analysis of the data used in this research is descriptive analysis. The results found that the operationalization of Home Visit at all State Vocational High Schools (SMK) in Semarang has been implemented with a percentage of 70.52%, while the success rate is 70.46%. The conclusion obtained is the operationalization of Home Visit at all State Vocational High Schools in Semarang has been implemented fairly well and the success rate is also pretty good.
PERSEPSI SISWA TENTANG KOMPETENSI KEPRIBADIAN DENGAN SIKAP SISWA TERHADAP PELAYANAN BK Agustina, Tia Risdiana
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 4 No 3 (2015): September 2015
Publisher : Department of Guidance and Counseling, UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini didasarkan atas data dokumentasi awal dan hasil wawancara dengan siswa SMP Negeri 24 Semarang yang menunjukkan bahwa siswa memiliki sikap yang kurang positif terhadap pelayanan bimbingan dan konseling di sekolah salah satunya dikarenakan persepsi siswa tentang kompetensi kepribadian konselor yang masih kurang baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) gambaran persepsi siswa tentang kompetensi kepribadian, (2) sikap siswa terhadap pelayanan bimbingan dan konseling, (3) hubungan antara persepsi siswa tentang kompetensi kepribadian konselor dan sikap siswa terhadap pelayanan bimbingan dan konseling. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa di SMP Negeri 24 Semarang. Metode pengumpulan data menggunakan skala persepsi dan skala sikap. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif dan analisis korelasi product moment. Hasil analisis menunjukkan persepsi siswa tentang kompetensi kepribadian konselor dalam kriteria baik, sikap siswa terhadap pelayanan bimbingan konseling dalam kriteria positif, dan terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara persepsi siswa tentang kompetensi kepribadian konselor dan sikap siswa terhadap pelayanan bimbingan dan konseling.The research is based on the begining documentation and interview with students of SMP Negeri 24 Semarang which indicates that there are students have an attitude who lack positive in the guidance and counseling services in school on of them because the student perceptions about personality counselor competencystill unwell. This study aims to determine: (1) an overview student perceptions about personality counselorcompetency, (2) an overview student attitudes in guidance and counseling services, (3) the relationship between the student perceptions about personality counselor competency and student attitudes in guidance and counseling services. The population in this study was a student at SMP Negeri 24 Semarang. Method of data collection used is the scale of perception and scale of attitude. The data analysis technique using descriptive statistics and analysis of product moment correlation. The analysis shows the level of student perceptions about personality counselor competency in either criteria, the level of student attitudes in guidance and counseling services in the positive criteria, and there is a positive and significant relationship between the student perceptions about personality counselor competency and student attitudes in guidance and counseling services.
FAKTOR PENGHAMBAT OPERASIONALISASI KUNJUNGAN RUMAH DI SMA NEGERI SE-KOTA SEMARANG Nasruddin, Juwita
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 4 No 3 (2015): September 2015
Publisher : Department of Guidance and Counseling, UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian dilaksanakan berdasarkan fenomena di lapangan pada saat penulis melaksanakan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) di SMP Negeri 8 Semarang dan observasi awal di SMA Negeri 8 Semarang. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui apa faktor penghambat operasionalisasi Home Visit di SMA Negeri se-kota Semarang tahun ajaran 2014/2015. Jenis penelitian yang digunakan oleh penulis dalam penelitian ini yaitu jenis penelitian survei. Untuk populasi pada penelitian ini adalah semua guru BK di SMA se-kota Semarang yaitu sejumlah 59 guru BK. Sampel yang digunakan adalah sejumlah populasi yang ada. Sedangkan instrumen yang digunakan dalam penelitian ini merupakan angket. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif persentase. Hasil yang ditemukan bahwa faktor penghambat operasionalisasi Home Visit di SMA Negeri se-kota Semarang mengalami hambatan cukup tinggi dengan presentase sebesar 65,03%. Simpulan yang didapatkan adalah Faktor Penghambat Operasionalisasi Kunjungan Rumah (Home visit) di SMA Negeri se-kota Semarang adalah kurangnya pemahaman dari guru BK berkaitan dengan Home Visit. Adapun saran yang diberikan kepada guru BK SMA Negeri se-kota Semarang adalah untuk mempelajari hakikat Home Visit dan melaksanakan prosedur operasionalisasi Home Visit dengan baik dan benar dari perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, analisis evaluasi, tindak lanjut hingga laporan.The research was conducted based on the phenomenon on the ground when implementing writer Practice Field Experience (PPL) in SMPN 8 Semarang and preliminary observations in SMAN 8 Semarang. The purpose of this study to determine what factors inhibiting the operation of the Home Visit at all SMA Negeri in Semarang throughout the academic year 2014/2015. The type research used by the writer in this study is a survey research. The population in this study were all counselors at SMA in Semarang city. There were 59 counselors. The sample used were as many as the population. While the data collection instruments used in this study is a questionnaire. Analysis of the data used in this research is descriptive percentages. Results found that factors inhibiting the operation of the Home Visit at all SMA Negeri in Semarang encountered resistance is quite high with a percentage of 65.03%. The conclusions obtained are Obstacles Operationalization Home Visits at all SMA Negeri in Semarang is a lack of understanding of the counselors related to Home Visit. The advice given to counselors at all SMA Negeri in Semarang is to study the nature of the Home Visit and implement operational procedures Home Visit.
PELAKSANAAN ASAS-ASAS BK DALAM PELAYANAN BK (DITINJAU DARI PERSEPSI SISWA) Jannah, Yasinta Nur Miftakhul
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 4 No 3 (2015): September 2015
Publisher : Department of Guidance and Counseling, UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini didasarkan pada data dan fenomena yang ditemukan di lapangan yang menunjukkan rendahnya pelaksanaan asas-asas bimbingan dan konseling oleh konselor di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pelaksanaan asas-asas BK dalam pelayanan BK di SMA Negeri se-Kabupaten Pati (ditinjau dari persepsi siswa kelas XI) Tahun Ajaran 2014/2015. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas XI di SMA Negeri se-Kabupaten Pati. Pengambilan sampel penelitian dilakukan dengan menggunakan teknik proportionale homogen random sampling dengan sampel sebesar 307 siswa kelas XI. Metode pengumpulan data menggunakan skala psikologis dalam bentuk skala persepsi. Metode analisis data menggunakan statistik deskriptif persentase. Hasil dari penelitian menunjukkan, gambaran pelaksanaan asas-asas BK secara umum sudah masuk pada kategori baik dengan persentase sebesar 73,45%. Asas yang paling tinggi pelaksanaannya yaitu asas kegiatan dengan persentase sebesar 79,80%. Asas yang masih tergolong rendah persentase pelaksanaannya yaitu asas kekinian dengan persentase sebesar 68,80% dan asas alih tangan dengan persentase sebesar 69,10%.This research is based on data and phenomena found in a field that shows low  implementation of guidance and counseling principles by counselor at school. This research aims to find out the implementation of guidance and counseling principles in counseling services toward public senior high school throughout Pati Regency (reviewed from grade XI students’ perceptions) Academic Year 2014/2015. Population of this research are grade XI public senior high school students throughout Pati Regency. Sampling in this research is done by using proportionale homogen random sampling technique with the number of samples 307 of grade IX. Collecting data method using psychological scale in the form of scale perception. Data analysis method which used is descriptive percentage. The result shows description of the implementation of guidance and counseling principles in general has been included in good category with the number percentage of 73.45%. The highest implementation of principles that is activity principle with the number percentage of 79.80%. The relatively low principles that are contemporary principle with percentage of 68.80% and hand over principle with the number percentage of 69.10%.

Page 1 of 1 | Total Record : 10


Filter by Year

2015 2015


Filter By Issues
All Issue Vol 10 No 2 (2021): Desember 2021 Vol 10 No 1 (2021): Juni 2021 Vol 9 No 2 (2020): Desember 2020 Vol 9 No 1 (2020): Juni 2020 Vol 8 No 2 (2019): Desember 2019 Vol 8 No 1 (2019): Juni 2019 Vol 8 No 1 (2019): Juni 2019 Vol 7 No 4 (2018): Desember 2018 Vol 7 No 3 (2018): September 2018 Vol 7 No 2 (2018): Juni 2018 Vol 7 No 1 (2018): Maret 2018 Vol 7 No 4 (2018): Desember 2018 Vol 7 No 3 (2018): September 2018 Vol 7 No 2 (2018): Juni 2018 Vol 7 No 1 (2018): Maret 2018 Vol 6 No 4 (2017): Desember 2017 Vol 6 No 3 (2017): September 2017 Vol 6 No 2 (2017): Juni 2017 Vol 6 No 1 (2017): Maret 2017 Vol 6 No 4 (2017): Desember 2017 Vol 6 No 3 (2017): September 2017 Vol 6 No 2 (2017): Juni 2017 Vol 6 No 1 (2017): Maret 2017 Vol 5 No 4 (2016): Desember 2016 Vol 5 No 3 (2016): September 2016 Vol 5 No 2 (2016): Juni 2016 Vol 5 No 1 (2016): Maret 2016 Vol 5 No 4 (2016): Desember 2016 Vol 5 No 3 (2016): September 2016 Vol 5 No 2 (2016): Juni 2016 Vol 5 No 1 (2016): Maret 2016 Vol 4 No 4 (2015): Desember 2015 Vol 4 No 3 (2015): September 2015 Vol 4 No 2 (2015): Juni 2015 Vol 4 No 1 (2015): Maret 2015 Vol 4 No 4 (2015): Desember 2015 Vol 4 No 3 (2015): September 2015 Vol 4 No 2 (2015): Juni 2015 Vol 4 No 1 (2015): Maret 2015 Vol 3 No 4 (2014): Desember 2014 Vol 3 No 3 (2014): September 2014 Vol 3 No 2 (2014): Juni 2014 Vol 3 No 1 (2014): Maret 2014 Vol 3 No 4 (2014): Desember 2014 Vol 3 No 3 (2014): September 2014 Vol 3 No 2 (2014): Juni 2014 Vol 3 No 1 (2014): Maret 2014 Vol 2 No 4 (2013): Desember 2013 Vol 2 No 3 (2013): September 2013 Vol 2 No 2 (2013): Juni 2013 Vol 2 No 1 (2013): Maret 2013 Vol 2 No 4 (2013): Desember 2013 Vol 2 No 3 (2013): September 2013 Vol 2 No 2 (2013): Juni 2013 Vol 2 No 1 (2013): Maret 2013 Vol 1 No 2 (2012): Desember 2012 Vol 1 No 1 (2012): September 2012 Vol 1 No 2 (2012): Desember 2012 Vol 1 No 1 (2012): September 2012 More Issue