cover
Contact Name
Sigit Hariyadi
Contact Email
sigit.hariyadi@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
ijgc@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application
ISSN : 22526374     EISSN : 25976133     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Indonesian journal of guidance and counceling publishes research articles and conceptual analysis of guidance and counseling both in schools and out of school education that includes the study of guidance counseling, management, and counseling application approaches, innovation, media / information technology and assessment.
Arjuna Subject : -
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol 7 No 3 (2018): September 2018" : 20 Documents clear
Meningkatkan Kreativitas Belajar Siswa melalui Layanan Penguasaan Konten dengan Teknik Modelling Rika, Ardiyanti; Wibowo, Mungin Eddy; Hartati, Maria Theresia S
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 7 No 3 (2018): September 2018
Publisher : Department of Guidance and Counseling, UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini untuk menguji keefektifan layanan penguasaan konten dengan teknik modelling untuk meningkatkan kreativitas belajar siswa kelas VIII G SMP N 11 Semarang. Metode yang digunakan adalah metode pre-experimental design, dengan menggunakan One group pretest-posttest design. Penelitian ini menggunakan purposive sampling, dengan subyek penelitian sebanyak 34 siswa yang memiliki masalah kreativitas belajar. Alat pengumpul data menggunakan skala kreativitas belajar, pengujian validitas dan reliabilitas menggunakan rumus Product Moment dan rumus alpha. Analisis data menggunakan analisis deskriptif standar deviasi dan uji T-test. Kreativitas belajar siswa sebelum diberikan layanan penguasaan konten dengan teknik modelling memiliki rata-rata 216 termasuk dalam kategori sedang. Sedangkan kreativitas belajar siswa setelah diberikan layanan penguasaan konten dengan teknik modelling memiliki rata-rata 310,2 termasuk kategori tinggi. Peningkatan dari hasil pre-test ke hasil post-test mengalami peningkatan sebesar 94,2. Berdasarkan hasil uji T-test dengan taraf kesalahan 5% diketahui  lebih kecil dari  (-16,867 < -2,035) maka Ha diterima. Dapat disimpulan bahwa layanan penguasaan konten dengan teknik modelling dapat meningkatkan kreativitas belajar siswa. ABSTRACT The purpose of this study is to test the effectiveness of content mastery services with modeling techniques to improve the creativity of students learning class VIII G SMP N 11 Semarang. The method used is pre-experimental design method, using One group pretest-posttest design. This study uses purposive sampling, with the subject of research as many as 34 students who have learning creativity problems. Data collection tools use the scale of learning creativity, validity and reliability testing using Product Moment formula and alpha formulas. Data analysis used standard deviation descriptive analysis and T-test. Student learning creativity before being given content mastery service with modeling technique has an average of 216 included in medium category. While the creativity of student learning after being given content mastery services with modeling techniques have an average of 310.2 including high category. The increase of pre-test results to post-test results increased by 94.2. Based on T-test result with 5% error level known T hitung smaller than T tabel (-16,867 <-2,035) then Ha accepted. It can be concluded that content mastery service with modeling technique can improve students learning creativity.
Meningkatkan Interaksi Sosial dengan Teman Sebaya Melalui Layanan Bimbingan Kelompok dengan Teknik Cinematherapy Normanita, Ricka Wenys; Kurniawan, Kusnarto; Nusantoro, Eko
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 7 No 3 (2018): September 2018
Publisher : Department of Guidance and Counseling, UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari layanan bimbingan kelompok teknik cinematherapy terhadap kemampuan interaksi sosial siswa dengan teman sebaya. Indikator perilaku interaksi sosial dengan teman sebaya meliputi kerjasama, persaingan, penyesuaian diri, dan mengurangi konflik. Jenis penelitian ini yakni eksperimen dengan desain one group pre-test and post-test. Subyek dalam penelitian ini yakni ada 10 siswa dari kelas X-IPS 1. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan skala interaksi sosial, dianalisis menggunakan analisis deskriptif presentase dan uji wilcoxon. Tingkat kemampuan interaksi sosial siswa dengan teman sebaya sebelum pemberian layanan bimbingan kelompok teknik cinematherapy berada pada kategori sedang (66,0%) dan sesudah pemberian layanan bimbingan kelompok dengan teknik cinematherapy berada pada kategori tinggi (79,5%). Kemampuan interaksi sosial siswa dengan teman sebaya sesudah diberi perlakuan layanan bimbingan kelompok teknik cinematherapy mengalami peningkatan sebesar 13,5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan bimbingan kelompok teknik cinematherapy berpengaruh terhadap kemampuan interaksi sosial siswa dengan teman sebaya kelas X-IPS 1 SMA Negeri 1 Demak dan mempunyai implikasi untuk meningkatkan kemampuan interaksi sosial siswa dengan teman sebaya dengan baik. Research aims to understand the influence of services guidance technical group cinematherapy of the ability of social interaction students with peers .Indicators behavior social interaction with peers covering cooperation,  competition,  adjustment self,  and reduced conflict. The kind of research is to experiment with the design one group pre-test and post-test .Subject in research is to there were 10 students of a class x-ips 1. Technique data collection in this research using scale social interaction, analyzed using analysis descriptive the percentage and the wilcoxon. The ability social interaction students with peers before service delivery guidance technical group cinematherapy be in the and he 66,0 % ) and after service delivery guidance group to technique cinematherapy be in the high ( 79,5 %). The social interaction students with their peers be service after treatment guidance technical group cinematherapy increased by 13,5 %. The result showed that services guidance technical group cinematherapy exert influence over the capacity social interaction students with their peers class x-ips 1 public SMA N 1 Demak and have implications for upgrading social interaction students with their peers well.
Internal Locus of Control dan Dukungan Keluarga terhadap Perencanaan Karir Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Majenang Aisah, Siti; Mugiarso, Heru; Anni, Catharina Tri
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 7 No 3 (2018): September 2018
Publisher : Department of Guidance and Counseling, UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara internal locus of control dan  dukungan keluarga dengan perencanaan karir siswa kelas X SMA Negeri 1 Majenang. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif korelasional. Penelitian ini diambil sampel sebanyak 151 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan skala internal locus of control, angket dukungan keluarga dan angket perencanaan karir. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif persentase, uji normalitas data, uji linearitas, dan uji hipotesisi yaitu product moment dan korelasi ganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara internal locus of control dan dukungan keluarga dengan perencanaan karir siswa kelas X SMA Negeri 1 Majenang (Rhitung 0,528 ≥Rtabel 0,134; nilai signifikansi Fhitung 28,59 ≥ Ftabel 3,06). Hal tersebut menunjukkan bahwa semakin tinggi internal locus of control dan  dukungan keluarga maka semakin tinggi pula perencanaan karir, sebaliknya semakin rendah internal locus of control dan  dukungan keluarga, semakin rendah pula perencanaan karirnya. Kata kunci: Internal Locus of Control; Dukungan keluarga; Perencanaan Karir   ABSTRACT   The purpose of this research was to knoe relationship between internal locus of control and support families with career planning of students of xlass X SMA Negeri 1 Majenang. Type of this research is descriptive research korelasional. This research taken samples as many as 151 students. Data collectional is done using an internal locus of control csale, the now family support and career planning now. Data analysis techniques using descriptive analysis of the percentage of data normality, test, test and test the hypothesis of linearty, i.e. the product moment correlation and double. The results showed that there is a significant relationship between internal locus of control and support families with career planning of students of class X SMA Negeri 1 Majenang (Rhitung 0,528 ≥Rtabel 0,134; significane value  Fhitung 28,59 ≥ Ftabel 3,06). It shows that the higher internal locus of control and family support the higher career planning, otherwise the lower internal locus of control and support of family, the lower the career planning anyway.   Keywords:  Internal Locus of Control; Family Support; Career Planning
Persepsi Siswa tentang Faktor yang Mempengaruhi Disiplin Belajar pada Siswa Kelas XI Jaya, Tisaga Purnama; Suharso, Suharso
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 7 No 3 (2018): September 2018
Publisher : Department of Guidance and Counseling, UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan berdasarkan fenomena dilapangan banyak siswa yang tidak mengetahui faktor yang mempengaruhi disiplin belajar di SMA Negeri se-Kabupaten Sragen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran persepsi siswa tentang faktor yang mempengaruhi disiplin belajar. Jenis penelitian yang digunakan adala survai dengan pendekatan kuanitatif deskripif. Subyek penelitian adalah kelas XI dengan teknik sampling yang digunakan adalah random sampling. Alat pengumpul data yang digunakan adalah Skala Persepsi. Teknik analisis data yang digunakan yakni analisis deskriptif presentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua komponen dalam faktor yang mempengaruhi disiplin belajar cukup berpengaruh terhadap disiplin belajar. Dapat disimpulkan bahwa dari keempat faktor yang mempengaruhi disiplin belajar semuanya cukup berpengaruh terhadap disiplin belajar. Faktor lingkungan non-sosial merupakan faktor yang paling berpengaruh terhadap disiplin belajar siswa diantara empat faktor yang dapat mempengaruhi disiplin belajar siswa yang terdiri dari faktor fisiologis, faktor psikologis, dan faktor lingkungan sosial.  
Meningkatkan Self-Esteem Siswa Korban Domestic Violence melalui Konseling Kelompok dengan Teknik Modeling Puspaningtyas, Christina Dyah; Mulawarman, Mulawarman; sunawan, sunawan
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 7 No 3 (2018): September 2018
Publisher : Department of Guidance and Counseling, UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Kekerasan keluarga adalah permasalahan yang banyak terjadi di masyakarat dan dari tahun ke tahun jumlahnya semakin meningkat. Mayoritas yang mengalami tindak kekerasan dalam keluarga adalah ibu dan anak, khususnya anak yang usianya masih tergolong rentan. Anak yang mengalami tindak kekerasan dalam keluarga akan memiliki tingkat self-esteem yang rendah. Sel-esteem rendah mengakibatkan anak mudah stress, depresi, mudah cemas, tertekan, dan prestasi akademik buruk. Untuk meningkatkan self-esteem anak korban domestic violence dapat menggunakan teknik modeling melalui konseling kelompok. Tujuan penelitian ini menguji konseling kelompok pendekatan REBT teknik modeling efektif untuk meningkatkan self-esteem siswa korban domestic violence. Penelitian eksperimen ini menggunakan one group pre test post test. Data diambil melalui sampel representatif (mewakili). Instrumen yang digunakan yaitu skala self-esteem dengan koefisien reliabilitas 0,867, wawancara dan observasi sebagai data pendukung. Hasil penelitian ini menunjukkan konseling kelompok pendekatan REBT teknik modeling efektif untuk meningkatkan self-esteem siswa korban domestic violence (Z= -2,032, P < 0,05). Hasil terakhir terdapat perbedaan tingkat self-esteem siswa sebelum dan sesudah mendapatkan perlakuan.   ABSTRACT Violence of families were problems what happens in community and from year to year the number increase. Of the majority of experienced report of violence in of families were maternal and child, especially children who was are susceptible. Children were having report of violence in the family will have a low self-esteem. Self-esteem low caused boy easy stress, depression, easily alarmed, depressed, and academic performance bad. To increase self-esteem the victims children domestic violence can use technique modeling through counseling group. The purpose of this research test counseling approach engineering group rebt modeling effective to accelerate self-esteem students the domestic violence. Research this experiment use one group pre test post test. Data taken through sample representatif. An instrument used the scale self-esteem with the reliability 0,867, interviews and observation as the supporting data. This research result indicates counseling a group of an approach to a REBT the technique of modeling effective to accelerate self-esteem students a victim of domestic violence (Z= -2,032, P < 0,05). The latest results there are the difference in the self-esteem students before and after get treatment.
Mereduksi Prokrastinasi Akademik Siswa SMP melalui Layanan Penguasaan Konten dengan Teknik Self Management kunwijaya, indrajati
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 7 No 3 (2018): September 2018
Publisher : Department of Guidance and Counseling, UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas layanan penguasaan konten dengan teknik self-management untuk mengurangi prokrastinasi akademiki siswa. Penilitian ini memiliki 2 variabel, yaitu variabel terikat prokastinasi akademik siswa (y) dan variabel bebas layanan penguasaan konten dengan teknik self managemen (x). Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen, menggunakan one-group pretest-posttest design. Sampel dalam penelitian ini adalah 32 siswa kelas VIIA di SMP Negeri 4. Teknik sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Teknik pengumpul data yang digunakan yaitu skala prokrastinasi akademik. Hasil penelitian dengan menggunakan analisis deskriptif presentase dan t-test diperoleh thitung = 14,382 > ttabel = 2,039. Maka terdapat perbedaan yang signifikan antara tingkat prokrastinasi akademik siswa sebelum dan setelah diberikan layanan penguasaan konten dengan teknik self-management. The purpose of this research is to prove the effectiveness of content mastery services with self-management techniques to reduce student academic procrastination. This research had two variable,  there were variable that tie on academic procrastination (Y), free variable of content mastery services with self-management techniques (X). The type of this research is experimental research, used pre-experiment research using one group pretest and posttest design. The sample in this research was 32 students of class VIIA SMP Negeri 4 Purwokerto. The technique to get the sample was use purposive sampling technique. Data collection method used is an academic procrastination scale. The instrument has been tested for use in research the validity of the formula used by the Pearson product moment and reliability of the instrument with Alpha formula. The results of the research using descriptive percentage and t-test analyze shows that the student academic procrastination decreases significantly (tscore  = 14,382 > ttale = 2,039) through mastery of content services with self-management techniques. Thus, content mastery services with self-management techniques is effective to determine the student academic procrastination.
Instrumen Akuntabilitas Guru BK dalam Menyelenggarakan Layanan Dasar rosyidin, Aip Badrujaman; Suherman, Suherman
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 7 No 3 (2018): September 2018
Publisher : Department of Guidance and Counseling, UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengukuran terhadap akuntabilitas merupakan isu penting, dan menjadi kajian yang mendukung profesionalitas profesi BK. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan instrumen akuntabilitas guru BK dalam menyelenggarakan layanan dasar menggunakan skala kombinasi mixed standard scale for evaluating student behavior dan skala direct behavior rating. Pengembangan instrumen dilakukan melalui kegiatan penelitian yang bersifat research and development melalui 6 tahapan, yaitu; preliminary study, konstruksi instrumen, validasi pakar, perbaikan berdasarkan masukan pakar, validasi empirik, administrasi instrumen akhir. Konstruk instrumen akuntabilitas terdiri dari 5 indikator yaitu; mampu menerima tanggungjawab, melakukan komunikasi, menjelaskan layanan, menetapkan mekanisme umpan balik, serta melakukan perbaikan layanan. Luaran Penelitian ini adalah instrumen akuntabilitas yang terdiri dari 3 bagian, meliputi; instrumen siswa, wali kelas, dan kepala sekolah. Proses validasi dilakukan baik secara konseptual melalui penilaian ahli, serta empirik  melalui ujicoba pada subjek ukur yang terdiri dari: 1008 siswa, 33 wali kelas, dan 33 kepala sekolah. Validasi ahli dilakukan pada ahli manajemen pendidikan, manajemen, dan bimbingan dan konseling. Instrumen akuntabilitas yang diisi oleh kepala sekolah terdiri dari 38 butir dengan koefisien reliabilitas sebesar 0,96. Instrumen akuntabilitas yang diisi oleh wali kelas  berjumlah12 butir dengan koefisien reliabilitas sebesar 0,90. Instrumen akuntabilitas yang diisi oleh siswa berjumlah 28 butir dengan koefisien reliabilitas sebesar 0,85.    Accountability is an important issue in the guidance and counseling profession. This study aims to develop an instrument for measuring accountability of guidance and counseling teachers in conducting guidance curriculum. A mixed standard scale for evaluating student behavior and direct behavior rating are used as  a scale. The instrument is developed through research and development study which is consists of six phases: preliminary study, instrument construction, expert judgement, improvement, empirical validation, improvement and instrument administration. The construct of accountability instrument consist of five components: take responsibilities, communicate the services, explain the services, have a feedback mechanism, and conduct improvement for the stakeholder. Accountability scale of school counselor in conducting guidance curriculum consist of three sub-scales, fill by students, teachers, and school principals. Three experts have reviewed the instrument construct.  Empirical validation is also conducted to 1008 students, 33 teachers, and 33 principals. The instrument of accountability that is filled by the head teachers consists of 38 items with reliability coefficient of 0.96. The instrument of accountability that is filled by the teachers consists of 12 items with reliability coefficient of 0.90. Accountability instrument which is filled by students totalls 28 items with reliability coefficient of 0.85.   Keywords: accountability; curriculum;guidance;instrument
Layanan Bimbingan Belajar Bagi Anak Retardasi Mental di Kelas III SLB Catur Bina Bangsa Jazim, Jazim; Agustina, Rina; Farida, Nurul; Nurlaila, Siti
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 7 No 3 (2018): September 2018
Publisher : Department of Guidance and Counseling, UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Retardasi mental merupakan suatu ketidakmampuan yang ditandai dengan fungsi intelektual di bawah rata-rata dan rendahnya kemampuan untuk menyesuaikan diri (perilaku adaptif). Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan layanan bimbingan belajar bagi anak retardasi mental di SLB Catur Bina Bangsa Metro. Penelitian merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian meliputi guru di kelas III dan siswa retardasi mental. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data diketahui dengan reduksi, penyajian dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Guru di SLB Catur Bina Bangsa Metro Barat  melaksanakan layanan bimbingan belajar menggunakan prinsip pembelajaran untuk siswa retardasi mental, tiga prinsip telah dilakukan, dan  tiga prinsip pembelajaran kurang optimal dilakukan. Penelitian ini menghasilkan deskripsi program bimbingan layanan belajar bagi anak retardasi mental dan secara teoritis berguna sebagai sumbangan ilmu pengetahuan dalam melaksanakan atau membuat bimbingan layanan belajar bagi siswa retardasi mental.   Mental retardation is an inability characterized by intellectual function below average and low ability to adjust (adaptive behavior). This study aims to describe the tutoring services for mental retardation children in Catur Bina Bangsa Metro SLB. Research is a qualitative descriptive study. Research subjects included teachers in class III and mental retardation students. Data collection techniques use observation, interviews and documentation. Data analysis is known by reduction, presentation and drawing conclusions. The validity of the data using triangulation of sources and techniques. The results showed that the teachers in the Catur Bina Bangsa Metro Barat SLB carried out tutoring services using the principles of learning for mental retardation students, three principles had been carried out, and three principles of less optimal learning were carried out. This study produces a description of the learning service guidance program for children with mental retardation and is theoretically useful as a contribution to science in implementing or making learning service guidance for students of mental retardation Keynote: guidance learn service; child with mentally retarded.
Pengaruh Kompetensi Pedagogik dan Motivasi Guru Bk terhadap Kualitas Pelaksanaan Konseling Kelompok Agustianingsih, Siwi
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 7 No 3 (2018): September 2018
Publisher : Department of Guidance and Counseling, UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan berdasarkan fenomena yang terjadi di SMP Negeri di Kota Semarang yang menunjukan adanya perbedaan terkait pelaksanaan layanan konseling kelompok (KKp). Adanya sekolah yang telah melaksanakan konseling kelompok dengan baik sesuai dengan teori dan tahapan yang ada, tetapi ada pula sekolah yang tidak melaksanakan salah satu tahapan yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh positif dan signifikan kompetensi pedagogik dan motivasi guru bimbingan dan konseling baik masing-masing maupun secara bersama-sama terhadap kualitas pelaksanaan layanan konseling kelompok di SMP Negeri Se-Kota Semarang. Jenis penelitian ini adalah ex-post facto. Populasinya adalah 141 guru. Metode pengumpulan data menggunakan skala psikologis dan angket. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi linier sederhana dan analisis regresi ganda. Hasil penelitian menyebutkan adanya pengaruh positif dan signifikan kompetensi pedagogik terhadap kualitas pelaksanaan KKp sebesar 46,60%. Terdapat pengaruh positif dan signifikan motivasi guru bimbingan dan konseling terhadap kualitas pelaksanaan KKp sebesar, 4390%. Terdapat pengaruh positif dan signiikan kompetensi pedagogik dan motivasi guru BK secara bersama-sama terhadap kualitas pelaksanaan layanan KKp sebesar 51,60%. Kata kunci: kompetensi pedagogik; kualitas layanan konseling kelompok; motivasi guru BK   Abstract This research is applied based on the phenomena in Junior High Schools Semarang showing there is a difference in group counseling services. There are schools which have done it well based on the theory and its steps. But, there are schools do not apply it. The purpose of this research is to know the positive effect and significant of pedagogical competence and guidance and counseling teachers motivation, as well for each other and altogether to the group counselling services quality in Junior High Schools Semarang. The research is ex-post facto. The population is 141 teachers. The data collection technique uses a psychological scale and questionnaires. The data analysis technique uses the simple linear and multiple regression analysis. The result of the study states there is a positive effect and significant of pedagogical competence to group counselling quality which is 46,60%. There is a positive effect and significant of guidance and counselling teachers motivation to group counselling quality which is 43.90%. There is a positive effect and significant of pedagogical competence and guidance and counselling teachers motivation to group counselling quality which is 51,60%. Keywords: Pedagogical competence, group counselling service quality, the motivation of                  guidance and counselling teachers
Meningkatkan Kemampuan Manajemen Waktu Melalui Layanan Penguasaan Konten Silmiyati, Nur Aini
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 7 No 3 (2018): September 2018
Publisher : Department of Guidance and Counseling, UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilaksanakan berdasarkan fenomena diterapkannya kebijakan lima hari sekolah di SMA Negeri 1 Muntilan yang mengakibatkan siswa kelas XI IPA 6 memiliki kemampuan manajemen waktu yang paling rendah, berdasarkan hasil analisis angket yang disebarkan pada siswa kelas XI. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan manajemen waktu yang ditingkatkan melalui layanan penguasaan konten. Jenis penelitian yang digunakan adalah pre eksperimental dengan desain one group pre test-post test. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA 6 yang berjumlah 36 siswa yang diambil dengan teknik pupossive sampling. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner kemampuan manajemen waktu dengan analisis data berupa deskriptif persentase dan uji t (t-test). Kemampuan manajemen waktu sebelum pemberian layanan diperoleh rata-rata 55,19% (sedang), dan setelah pemberian layanan naik menjadi 69,72% (tinggi) artinya setelah pemberian layanan terjadi peningkatan sebesar 14,53%. Hasil uji t menunjukkan bahwa nilai thitung = 21.464 dengan ttabel = 2.024, maka dapat disimpulkan bahwa Ha diterima. Simpulan dari penelitian ini yaitu kemampuan manajemen waktu pada siswa kelas XI IPA 6 SMA N 1 Muntilan dapat ditingkatkan melalui layanan penguasaan konten.   Kata Kunci: layanan penguasaan konten; manajemen waktu; siswa   ABSTRACT This study was conducted based on the phenomenon implementation of a five-day school in SMA Negeri 1 Muntilan resulting class XI IPA 6 have time management skills are the lowest, based on the results of the analysis of a questionnaire distributed to the XI students. This study aims to determine time management skills are enhanced through the mastery of content services. This type of research is pre-experimental with one group pre test-post test design. Subjects in this study were students of class XI IPA 6 of the 36 students with pupossive sampling techniques. Methods of data collection using questionnaires time management skills with descriptive data analysis in the form of percentage and t test (t-test). Time management skills before delivery of service showed an average of 55,19% (medium) and after delivery of services increased to 69,72% (high), this means an increase of 14,53%. T-test results showed that the value tvalue = 34.233 with ttable = 2.024, it can be concluded that Ha is accepted. The conclusion of this research is the time management skills in class XI SMA N 1 Muntilan can be promoted through the mastery of content services.   Keywords: content mastery service; time management; student

Page 1 of 2 | Total Record : 20


Filter by Year

2018 2018


Filter By Issues
All Issue Vol 10 No 2 (2021): Desember 2021 Vol 10 No 1 (2021): Juni 2021 Vol 9 No 2 (2020): Desember 2020 Vol 9 No 1 (2020): Juni 2020 Vol 8 No 2 (2019): Desember 2019 Vol 8 No 1 (2019): Juni 2019 Vol 8 No 1 (2019): Juni 2019 Vol 7 No 4 (2018): Desember 2018 Vol 7 No 3 (2018): September 2018 Vol 7 No 2 (2018): Juni 2018 Vol 7 No 1 (2018): Maret 2018 Vol 7 No 4 (2018): Desember 2018 Vol 7 No 3 (2018): September 2018 Vol 7 No 2 (2018): Juni 2018 Vol 7 No 1 (2018): Maret 2018 Vol 6 No 4 (2017): Desember 2017 Vol 6 No 3 (2017): September 2017 Vol 6 No 2 (2017): Juni 2017 Vol 6 No 1 (2017): Maret 2017 Vol 6 No 4 (2017): Desember 2017 Vol 6 No 3 (2017): September 2017 Vol 6 No 2 (2017): Juni 2017 Vol 6 No 1 (2017): Maret 2017 Vol 5 No 4 (2016): Desember 2016 Vol 5 No 3 (2016): September 2016 Vol 5 No 2 (2016): Juni 2016 Vol 5 No 1 (2016): Maret 2016 Vol 5 No 4 (2016): Desember 2016 Vol 5 No 3 (2016): September 2016 Vol 5 No 2 (2016): Juni 2016 Vol 5 No 1 (2016): Maret 2016 Vol 4 No 4 (2015): Desember 2015 Vol 4 No 3 (2015): September 2015 Vol 4 No 2 (2015): Juni 2015 Vol 4 No 1 (2015): Maret 2015 Vol 4 No 4 (2015): Desember 2015 Vol 4 No 3 (2015): September 2015 Vol 4 No 2 (2015): Juni 2015 Vol 4 No 1 (2015): Maret 2015 Vol 3 No 4 (2014): Desember 2014 Vol 3 No 3 (2014): September 2014 Vol 3 No 2 (2014): Juni 2014 Vol 3 No 1 (2014): Maret 2014 Vol 3 No 4 (2014): Desember 2014 Vol 3 No 3 (2014): September 2014 Vol 3 No 2 (2014): Juni 2014 Vol 3 No 1 (2014): Maret 2014 Vol 2 No 4 (2013): Desember 2013 Vol 2 No 3 (2013): September 2013 Vol 2 No 2 (2013): Juni 2013 Vol 2 No 1 (2013): Maret 2013 Vol 2 No 4 (2013): Desember 2013 Vol 2 No 3 (2013): September 2013 Vol 2 No 2 (2013): Juni 2013 Vol 2 No 1 (2013): Maret 2013 Vol 1 No 2 (2012): Desember 2012 Vol 1 No 1 (2012): September 2012 Vol 1 No 2 (2012): Desember 2012 Vol 1 No 1 (2012): September 2012 More Issue