cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal of Economic Education
ISSN : 23017341     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Economy, Education,
Journal of Economic Education publishes articles of original researchs and conceptual studies economics teaching and learning. This journal is published by Postgraduate Program, Universitas Negeri Semarang.
Arjuna Subject : -
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 3 No 1 (2014): June 2014" : 12 Documents clear
PENGUASAAN KOMPETENSI MATERI KONSEP DAN PENGELOLAAN KOPERASI DENGAN PENDEKATAN SCIENTIFIC LEARNING Setiawati, Rokhis
Journal of Economic Education Vol 3 No 1 (2014): June 2014
Publisher : Journal of Economic Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Guru dalam mengimplementasikan kurikulum dan pembelajaran lebih menekankanpada penguasaan materi, metode pembelajaran yang digunakan guru ekonomikurang menarik sehingga siswa belum sepenuhnya terlibat dalam proses pembelajaran.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas 5M dalam pendekatanScientific Learning dan masing-masing kompetensi belajar yang dicapai siswa.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan fokus penelitiansebanyak 138 siswa. Subyek penelitian sebanyak 32 siswa. Obyek pembahasandalam penelitian ini adalah penguasaan kompetensi belajar dengan pendekatan SciantificLearning. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, dokumentasi danwawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran dengan pendekatanScientific Learning melalui aktivitas 5M rata-rata menunjukkan kompetensi yangbaik dilihat dari kompetensi pengetahuan, sosial dan spiritual. Hasil ulangan harianmenunjukkan bahwa sebanyak 5 (lima) siswa mendapat nilai 94 dengan predikat A,10 (sepuluh) siswa mendapat nilai 90 dengan predikat A-, 5 (lima) siswa mendapatnilai 85 dengan predikat A-, 8 (delapan) siswa mendapat nilai 84 dengan predikatA- dan 2 (dua) siswa masing-masing 78 dan 79 dengan predikat B+. Disimpulkanbahwa pembelajaran dengan pendekatan Scientific Learning menunjukkan adanyapersepsi siswa yang sangat tinggi. Pembelajaran dengan pendekatan Scientific Learningmemberikan kesempatan kepada siswa untuk mengembangkan idea dan gagasanserta merumuskan konsep dan prinsip dari materi yang dipelajarinya.Teacher implements learning process and curriculum in the point of mastering material basedon the curriculum, learning method used by the teacher is less interesting so students are notfully involved in the learning. This research is to know the 5M activities and each competenceachieved by students in scientific learning approachment. This research uses qualitative descriptivemethod with 138 students and subject are 32 students. The discussion object is TheMastery of Learning Competence in Scientific Learning Approachment. In collecting data,the writer uses observation, documentation and interview. The research result shows thatlearning process in scientific learning aprroachment includes 5M in the average shows goodcompetence including knowledge , social and spiritual competence. Daily test shows that 5Student got 94 in the predicate of A, 10 students got 90 , 5 student got 85 and 8 student got84 in the predicate of A-, , 2 students got 78 and 79 in the predicate of B+. Learning processin scientific learning approachment gives opportunity for students to develop their ideas, andformulates material concept and principals, giving appreciations and enough time for studentsto be active in learning process.
ANALISIS PEMBELAJARAN EKONOMI SMA BERBASIS KURIKULUM 2013 SE-JAWA TENGAH -, Sulistyani
Journal of Economic Education Vol 3 No 1 (2014): June 2014
Publisher : Journal of Economic Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah penelitian ini adalah Seberapa besar pengaruh sosialisasi kurikulum terhadapperencanaan pembelajaran, seberapa besar pengaruh perencanaan terhadappelaksanaan pembelajaran, dan seberapa besar pengaruh pelaksanaan terhadapevaluasi hasil pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahuipengaruh sosialisasi kurikulum terhadap perencanaan, pengaruh perencanaan terhadappelaksanaan, dan pengaruh pelaksanaan terhadap proses evaluasi. Penelitianini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi linear sederhana.Populasi penelitian ini adalah seluruh guru kelas X pelaksana kurikulum2013 se Jawa Tengah. Sampel penelitian ini sebanyak 50 guru dari 25 sekolah didelapan kabupaten/kota yang penentuannya menggunakan teknik multistage. Hasilanalisis menunjukkan bahwa Sosialisasi kurikulum berpengaruh positif terhadapperencanaan, perencanaan berpengaruh positif terhadap pelaksanaan, dan pelaksanaanberpengaruh positif terhadap evaluasi hasil. Oleh karena itu disarankansosialisasi kurikulum, perencanaan proses pembelajaran, pelaksanaan proses pembelajaran,dan proses evaluasi hasil pembelajaran perlu ditingkatkan lagi.Issues raised in this study is: how much the influence of socialization curriculum on planning,how much the influence planning on the implementation, and how much the influenceimplementation on the evaluation. The purpose of this research are to determine the effect ofsocialization the curriculum on planning, the effect of planning on the implementation, andthe effect of the implementation on the evaluation. This research uses a linear regression. Thepopulation of this research are teachers of tenth class implementing the curriculum 2013 inCentral Java. The research sample are 50 teachers from 25 schools in eight cities that determinationusing multistage sampling. The analysis showed that the effect socialization curriculumon planning by 28%, planning on the implementation by 49.2%, and implementation onevaluation by 48.7%. It recommended socialization curriculum, planning, implementation,and evaluating need to be increased again.
PENGARUH BUDAYA, FAKTOR SOSIAL, PEMBELAJARAN KONSUMSI, DAN SIKAP KONSUMEN TERHADAP PERILAKU KONSUMEN MELALUI NIAT KONSUMEN PADA SISWA SMA NEGERI KOTA SEMARANG Mulyono, Kemal Budi
Journal of Economic Education Vol 3 No 1 (2014): June 2014
Publisher : Journal of Economic Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Siswa SMA ternyata berkencenderungan berperilaku konsumtif, dan melakukankegiatan konsumsi yang tidak rasional. Disatu sisi mereka telah belajar tentang nilaihemat, dan rasional dalam mata pelajaran IPS ekonomi, tentunya hal ini berkontradiksidan menjadi kajian yang menarik untuk diteliti lebih lanjut. Penelitian inibertujuan untuk mengetahui pengaruh budaya, faktor sosial, pembelajaran konsumen,sikap konsumen baik secara langsung ataupun tidak langsung terhadap perilakukonsumsi siswa SMA Negeri se Kota Semarang. Penelitian ini dilakukan padasiswa SMA Negeri se Kota Semarang. Populasi dalam penelitian ini 1872 siswa,dengan sampel 220 responden melalui metode multi stage cluster proportional randomsampling. Variabel bebas terdiri dari budaya, faktor sosial, pembelajaran konsumen,sikap konsumen, variabel intervening niat konsumen dan variabel terikatberupa perilaku konsumen. Teknik pengumpulan data dengan kuesioner, teknikanalisis data menggunakan statisitik deskriptif angka indeks three box method, danmenggunakan SEM melalui software AMOS 18. Hasil penelitian menunjukan bahwabudaya, faktor sosial, pembelajaran konsumen, sikap konsumen berpengaruhterhadap perilaku konsumen baik secara langsung tidak langsung. Budaya mampumeningkatkan perilaku konsumsi secara rasional.Hendaknya dalam pembelajarantidak hanya fokus terhadap proses pembelajaran saintifiknya, tetapi juga penanamannilai, sikap dan karakter sehingga pendidikan konsumsi dapat diimplementasikandengan oleh siswa, sehingga menjadi seorang konsumen yang cerdas.Students have tendency to be consumtive, do irrational consumption. Altough, they havelearned rational value which learned in economics, this is contradictory and also be interestingto study in further investigation. Aim of this study is to investigate influence of cultural,social factors, learning, attitudes wher directly or indirectly to students’s consumptionbehavior at SMAN in Semarang and whether cultural, social factors, learningand attitudewhose even more strongly to affect their intention, in order to be able to do smart consumption.Research population are 1872 students, and 220 sample thorugh multi stage cluster proportionalrandom sampling method. Variables consist of cultural, social factors, learning,atitude, intentions and consumer behavior. Technique to collect data use questionnaires, anddata analysis technique use descriptive statisitic three box method, and SEM via AMOS 18software. Result shows that culture, social factors, consumer learning, consumer attitudes haspositive and significant influence to consumer behavior wher directly or through consumerintentions. Good culture can improve rational consumption behavior. learning doesn’t onlyfocus in scientific learning, but also in internalizing values, atitude and character building,especially in consumption chapter, inorder to be able to be implemented by students, thus beinga smart consumer.
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH POKOK BAHASAN JURNAL PENYESUAIAN KELAS XI SMA Agustianingsih, Eka Rosiana
Journal of Economic Education Vol 3 No 1 (2014): June 2014
Publisher : Journal of Economic Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mata pelajaran ekonomi akuntansi di SMA khususnya pokok bahasan jurnal penyesuaianmasih jauh dari harapan, hal ini ditandai dengan prestasi belajar yangmasih rendah. Tujuan penelitian ini untuk menemukan model faktual, menemukandesain model pembelajaran yang sesuai, dan menemukan tingkat keefektifan desainmodel pembelajaran untuk meningkatkan prestasi belajar. Metode penelitiandengan pendekatan research and development. Analisis ujung depan mengungkapperangkat dan pelaksanaan pembelajaran pada saat ini, studi pengembangan melibatkanahli dan praktisi untuk menghasilkan model hipotetik, dilanjutkan denganuji coba untuk mengetahui keefektifan model hasil pengembangan. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa perangkat dan pelaksanaan pembelajaran belum efektif. Hasilpengembangan model pembelajaran yang sesuai adalah model pembelajaran berbasismasalah. Model pembelajaran yang dikembangkan melibatkan guru ekonomi,peserta didik, supervisor, dan pengamat. Hasil ujicoba menunjukkan bahwa modelpembelajaran berbasis masalah dapat meningkatkan keefektifan peserta didik denganhasil post-test mendapatkan nilai rata-rata 83,97 dengan persentase 96,67% pesertadidik tuntas belajar, secara klasikal tuntas diatas KKM, dan kelas eksperimenlebih baik daripada kelas kontrol. Pengembangan model pembelajaran yang dihasilkandari penelitian ini, memiliki ciri khusus menggunakan konteks masalah langsungbagi para peserta didik untuk memperoleh keterampilan pemecahan masalah.Accounting economic subjects in high school , especially the subject of adjusting entries arestill far from complete, it is characterized by low learning achievement . The purpose of thisstudy to find factual models , finding the appropriate design study model , and found thelevel of effectiveness of the design study model to improve learning achievement . Methods ofresearch with research and development approach . Analysis of the front end and reveal theimplementation of learning at this point , the development of studies involving experts andpractitioners to produce a hypothetical model , followed by a trial to determine the effectivenessof the models of development . The results showed that the device has not been effectiveand the implementation of learning . The results of the development of appropriate learningmodel is the model of problem-based learning . Learning model developed involving economicsteachers , learners , supervisors , and observers . Test results show that the problem -basedlearning model can improve the effectiveness of learners with the results of the post-test meanscores 83.97 with 96.67 % percentage of students pass the study , in the classical completelyabove the minimum completeness criteria , and experimental class better than class control .Development of learning models generated from this study , have specific characteristics usingthe context of the direct problem for the learners to acquire problem-solving skills .
PERAN TEACHER’S WORK ENGAGEMENT DALAM MEMEDIASI PENGARUH PENERAPAN PRINSIP-PRINSIP GOOD PUBLIC GOVERNANCE TERHADAP KINERJA GURU EKONOMI SMA/MA NEGERI DI KOTA SALATIGA, KABUPATEN SEMARANG DAN KOTA SEMARANG Syah, Muhammad Fahmi Johan
Journal of Economic Education Vol 3 No 1 (2014): June 2014
Publisher : Journal of Economic Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kinerja guru ekonomi di Kota Salatiga, Kabupaten Semarang dan Kota Semarangmasih rendah. Terbukti dengan hasil UKG dengan rata-rata nilai 56,11; 56,14 dan56,42. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhinya.Peneliti menguji pegaruh penerapan prinsip-prinsip good public governance (GPG)terhadap kinerja guru ekonomi dengan teacher’s work engagement sebagai mediator.Hasilnya, demokrasi merupakan prinsip utama dan pertama yang harus diterapkan.Demokrasi akan mempengaruhi transparansi, akuntabilitas, kewajarandan kesetaraan, dan budaya hukum. Prinsip-prinsip GPG tidak secara langsungmempengaruhi kinerja guru namun dipengaruhi oleh teacher’s work engagement.Oleh karena itu, untuk meningkatkan kinerja guru ekonomi, maka sekolah sebaiknyameningkatkan teacher’s work engagement dengan menerapkan prinsip-prinsipgood public governance yang dimulai dengan demokrasi.Economics teacher’s performance in Salatiga, Kabupaten Semarang and Kota Semarang islow. This is based on the teachers’ performance examination (UKG) by education ministry.Most of them have score 56,11; 56,14 and 56,42 in average. The researcher analyzes the influenceof good public governance (GPG) principles toward economics teacher’s performancemediated by teacher’s work engagement. The results of this study are democracy is the firstprinciple of GPG that must be implemented, after that democracy will influence transperancy,accountability, fairness, and law enforcement, in term, influence work engagement andthen influence economics teacher;s performance. So schools must implemente the GPG thatstarted by democracy and the the others principles. And finally that wiil increase work engagementand economics teacher’s performance.
PENGARUH KOMPENSASI FINANSIAL, MOTIVASI KERJA, DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA MELALUI KEPRIBADIAN GURU AKUNTANSI SMK SE- KABUPATEN KENDAL Khasanah, Nur
Journal of Economic Education Vol 3 No 1 (2014): June 2014
Publisher : Journal of Economic Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan SMK di kabupaten Kendal sangat baik. Meskipun demikian, tetapterdapat masalah yang harus segera diselesaikan. Masalah tersebut adalah menurunnyakinerja guru Akuntansi SMK se-Kabupaten Kendal. Kondisi tersebut membutuhkankompensasi fianansial, motivasi kerja, disiplin kerja dan kepribadianguru yang tinggi sehingga dapat meningkatkan kinerja guru. Tujuan dari penelitianini untuk mengetahui pengaruh kompensasi finansial, motivasi kerja, disiplinkerja baik secara langsung ataupun tidak langsung terhadap kinerja guru melaluikepribadian guru Akuntansi SMK se-Kabupaten Kendal. Populasi dalam penelitianini 43 guru, dengan sampel 39 responden melalui metode sample random sampling.Variabel bebas terdiri dari kompensasi finansial, motivasi kerja disiplin kerja, variabelintervening kepribadian guru dan variabel terikat berupa kinerja guru. Teknikpengumpulan data dengan angket, teknik analisis data dengan jalur (path). Hasilpenelitian menunjukan bahwa kompensasi finansial, motivasi kerja, disiplin kerjaberpengaruh secara positif dan signifikan terhadap kinerja guru Akuntansi baik secaralangsung ataupun melalui kepribadian guru.In general, the development of vocational schools in Kendal district is very well.Nevertheless, there remains a problem that must be resolved. The problem is thedeclining performance of the teachers of the SMK Accounting in Kendal district. These conditions require financial, compensation, work motivation, work disciplineand a high teacher personality to improve the performance of teachers. Thepurpose of this study was to determine the effect of financial compensation, workmotivation, work discipline directly or indirectly to the performance by the personalityof the teacher SMK Accounting Kendal The population in this study areall teachers SMK Accounting Kendal, amounting to 43 teachers. As for the sampleusing random sampling sample totaling 39 teachers. The variables of study includefinancial compensation, work motivation and discipline as the independent variable,the teacher’s personality as intermediate variables, and teacher performance as thedependent variable. Questionnaire data collect techniques, data analysis techniquewith path. The results showed that financial compensation, work motivation, workdiscipline a positive and significant effect on teacher performance Accounting directlyor through the teacher’s personality.
PENGARUH BUDAYA, FAKTOR SOSIAL, PEMBELAJARAN KONSUMSI, DAN SIKAP KONSUMEN TERHADAP PERILAKU KONSUMEN MELALUI NIAT KONSUMEN PADA SISWA SMA NEGERI KOTA SEMARANG
Journal of Economic Education Vol 3 No 1 (2014): June 2014
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Siswa SMA ternyata berkencenderungan berperilaku konsumtif, dan melakukankegiatan konsumsi yang tidak rasional. Disatu sisi mereka telah belajar tentang nilaihemat, dan rasional dalam mata pelajaran IPS ekonomi, tentunya hal ini berkontradiksidan menjadi kajian yang menarik untuk diteliti lebih lanjut. Penelitian inibertujuan untuk mengetahui pengaruh budaya, faktor sosial, pembelajaran konsumen,sikap konsumen baik secara langsung ataupun tidak langsung terhadap perilakukonsumsi siswa SMA Negeri se Kota Semarang. Penelitian ini dilakukan padasiswa SMA Negeri se Kota Semarang. Populasi dalam penelitian ini 1872 siswa,dengan sampel 220 responden melalui metode multi stage cluster proportional randomsampling. Variabel bebas terdiri dari budaya, faktor sosial, pembelajaran konsumen,sikap konsumen, variabel intervening niat konsumen dan variabel terikatberupa perilaku konsumen. Teknik pengumpulan data dengan kuesioner, teknikanalisis data menggunakan statisitik deskriptif angka indeks three box method, danmenggunakan SEM melalui software AMOS 18. Hasil penelitian menunjukan bahwabudaya, faktor sosial, pembelajaran konsumen, sikap konsumen berpengaruhterhadap perilaku konsumen baik secara langsung tidak langsung. Budaya mampumeningkatkan perilaku konsumsi secara rasional.Hendaknya dalam pembelajarantidak hanya fokus terhadap proses pembelajaran saintifiknya, tetapi juga penanamannilai, sikap dan karakter sehingga pendidikan konsumsi dapat diimplementasikandengan oleh siswa, sehingga menjadi seorang konsumen yang cerdas.Students have tendency to be consumtive, do irrational consumption. Altough, they havelearned rational value which learned in economics, this is contradictory and also be interestingto study in further investigation. Aim of this study is to investigate influence of cultural,social factors, learning, attitudes wher directly or indirectly to students’s consumptionbehavior at SMAN in Semarang and whether cultural, social factors, learningand attitudewhose even more strongly to affect their intention, in order to be able to do smart consumption.Research population are 1872 students, and 220 sample thorugh multi stage cluster proportionalrandom sampling method. Variables consist of cultural, social factors, learning,atitude, intentions and consumer behavior. Technique to collect data use questionnaires, anddata analysis technique use descriptive statisitic three box method, and SEM via AMOS 18software. Result shows that culture, social factors, consumer learning, consumer attitudes haspositive and significant influence to consumer behavior wher directly or through consumerintentions. Good culture can improve rational consumption behavior. learning doesn’t onlyfocus in scientific learning, but also in internalizing values, atitude and character building,especially in consumption chapter, inorder to be able to be implemented by students, thus beinga smart consumer.
PERAN TEACHER’S WORK ENGAGEMENT DALAM MEMEDIASI PENGARUH PENERAPAN PRINSIP-PRINSIP GOOD PUBLIC GOVERNANCE TERHADAP KINERJA GURU EKONOMI SMA/MA NEGERI DI KOTA SALATIGA, KABUPATEN SEMARANG DAN KOTA SEMARANG
Journal of Economic Education Vol 3 No 1 (2014): June 2014
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kinerja guru ekonomi di Kota Salatiga, Kabupaten Semarang dan Kota Semarangmasih rendah. Terbukti dengan hasil UKG dengan rata-rata nilai 56,11; 56,14 dan56,42. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhinya.Peneliti menguji pegaruh penerapan prinsip-prinsip good public governance (GPG)terhadap kinerja guru ekonomi dengan teacher’s work engagement sebagai mediator.Hasilnya, demokrasi merupakan prinsip utama dan pertama yang harus diterapkan.Demokrasi akan mempengaruhi transparansi, akuntabilitas, kewajarandan kesetaraan, dan budaya hukum. Prinsip-prinsip GPG tidak secara langsungmempengaruhi kinerja guru namun dipengaruhi oleh teacher’s work engagement.Oleh karena itu, untuk meningkatkan kinerja guru ekonomi, maka sekolah sebaiknyameningkatkan teacher’s work engagement dengan menerapkan prinsip-prinsipgood public governance yang dimulai dengan demokrasi.Economics teacher’s performance in Salatiga, Kabupaten Semarang and Kota Semarang islow. This is based on the teachers’ performance examination (UKG) by education ministry.Most of them have score 56,11; 56,14 and 56,42 in average. The researcher analyzes the influenceof good public governance (GPG) principles toward economics teacher’s performancemediated by teacher’s work engagement. The results of this study are democracy is the firstprinciple of GPG that must be implemented, after that democracy will influence transperancy,accountability, fairness, and law enforcement, in term, influence work engagement andthen influence economics teacher;s performance. So schools must implemente the GPG thatstarted by democracy and the the others principles. And finally that wiil increase work engagementand economics teacher’s performance.
PENGARUH KOMPENSASI FINANSIAL, MOTIVASI KERJA, DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA MELALUI KEPRIBADIAN GURU AKUNTANSI SMK SE- KABUPATEN KENDAL
Journal of Economic Education Vol 3 No 1 (2014): June 2014
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan SMK di kabupaten Kendal sangat baik. Meskipun demikian, tetapterdapat masalah yang harus segera diselesaikan. Masalah tersebut adalah menurunnyakinerja guru Akuntansi SMK se-Kabupaten Kendal. Kondisi tersebut membutuhkankompensasi fianansial, motivasi kerja, disiplin kerja dan kepribadianguru yang tinggi sehingga dapat meningkatkan kinerja guru. Tujuan dari penelitianini untuk mengetahui pengaruh kompensasi finansial, motivasi kerja, disiplinkerja baik secara langsung ataupun tidak langsung terhadap kinerja guru melaluikepribadian guru Akuntansi SMK se-Kabupaten Kendal. Populasi dalam penelitianini 43 guru, dengan sampel 39 responden melalui metode sample random sampling.Variabel bebas terdiri dari kompensasi finansial, motivasi kerja disiplin kerja, variabelintervening kepribadian guru dan variabel terikat berupa kinerja guru. Teknikpengumpulan data dengan angket, teknik analisis data dengan jalur (path). Hasilpenelitian menunjukan bahwa kompensasi finansial, motivasi kerja, disiplin kerjaberpengaruh secara positif dan signifikan terhadap kinerja guru Akuntansi baik secaralangsung ataupun melalui kepribadian guru.In general, the development of vocational schools in Kendal district is very well.Nevertheless, there remains a problem that must be resolved. The problem is thedeclining performance of the teachers of the SMK Accounting in Kendal district. These conditions require financial, compensation, work motivation, work disciplineand a high teacher personality to improve the performance of teachers. Thepurpose of this study was to determine the effect of financial compensation, workmotivation, work discipline directly or indirectly to the performance by the personalityof the teacher SMK Accounting Kendal The population in this study areall teachers SMK Accounting Kendal, amounting to 43 teachers. As for the sampleusing random sampling sample totaling 39 teachers. The variables of study includefinancial compensation, work motivation and discipline as the independent variable,the teacher’s personality as intermediate variables, and teacher performance as thedependent variable. Questionnaire data collect techniques, data analysis techniquewith path. The results showed that financial compensation, work motivation, workdiscipline a positive and significant effect on teacher performance Accounting directlyor through the teacher’s personality.
PENGUASAAN KOMPETENSI MATERI KONSEP DAN PENGELOLAAN KOPERASI DENGAN PENDEKATAN SCIENTIFIC LEARNING
Journal of Economic Education Vol 3 No 1 (2014): June 2014
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Guru dalam mengimplementasikan kurikulum dan pembelajaran lebih menekankanpada penguasaan materi, metode pembelajaran yang digunakan guru ekonomikurang menarik sehingga siswa belum sepenuhnya terlibat dalam proses pembelajaran.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas 5M dalam pendekatanScientific Learning dan masing-masing kompetensi belajar yang dicapai siswa.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan fokus penelitiansebanyak 138 siswa. Subyek penelitian sebanyak 32 siswa. Obyek pembahasandalam penelitian ini adalah penguasaan kompetensi belajar dengan pendekatan SciantificLearning. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, dokumentasi danwawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran dengan pendekatanScientific Learning melalui aktivitas 5M rata-rata menunjukkan kompetensi yangbaik dilihat dari kompetensi pengetahuan, sosial dan spiritual. Hasil ulangan harianmenunjukkan bahwa sebanyak 5 (lima) siswa mendapat nilai 94 dengan predikat A,10 (sepuluh) siswa mendapat nilai 90 dengan predikat A-, 5 (lima) siswa mendapatnilai 85 dengan predikat A-, 8 (delapan) siswa mendapat nilai 84 dengan predikatA- dan 2 (dua) siswa masing-masing 78 dan 79 dengan predikat B+. Disimpulkanbahwa pembelajaran dengan pendekatan Scientific Learning menunjukkan adanyapersepsi siswa yang sangat tinggi. Pembelajaran dengan pendekatan Scientific Learningmemberikan kesempatan kepada siswa untuk mengembangkan idea dan gagasanserta merumuskan konsep dan prinsip dari materi yang dipelajarinya.Teacher implements learning process and curriculum in the point of mastering material basedon the curriculum, learning method used by the teacher is less interesting so students are notfully involved in the learning. This research is to know the 5M activities and each competenceachieved by students in scientific learning approachment. This research uses qualitative descriptivemethod with 138 students and subject are 32 students. The discussion object is TheMastery of Learning Competence in Scientific Learning Approachment. In collecting data,the writer uses observation, documentation and interview. The research result shows thatlearning process in scientific learning aprroachment includes 5M in the average shows goodcompetence including knowledge , social and spiritual competence. Daily test shows that 5Student got 94 in the predicate of A, 10 students got 90 , 5 student got 85 and 8 student got84 in the predicate of A-, , 2 students got 78 and 79 in the predicate of B+. Learning processin scientific learning approachment gives opportunity for students to develop their ideas, andformulates material concept and principals, giving appreciations and enough time for studentsto be active in learning process.

Page 1 of 2 | Total Record : 12