cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota metro,
Lampung
INDONESIA
JURNAL IQRA´
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Iqra’ adalah Jurnal ilmiah yang memuat tulisan mengenai kajian tentang ilmu pendidikan. Jurnal Iqra’ diterbitkan oleh IAIM NU Metro Lampung dua kali setahun. Redaksi membuka kesempatan kepada para Akademisi, Dosen, Peneliti, Guru dan Mahasiswa untuk berpartisipasi dalam mengembangkan kemajuan pendidikan dengan karya-karya aspiratif, inovatif, integratif dan interkonektif.
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 1 (2017): Iqra : Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan" : 10 Documents clear
An Analysis of Translating Collocation Problem on Undergraduate Thesis Abstract of The English Education Study Program endang lestariana
Jurnal Iqra' : Kajian Ilmu Pendidikan Vol 2 No 1 (2017): Iqra : Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan
Publisher : Institut Agama Islam Ma'arif NU (IAIMNU) Metro Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (675.958 KB) | DOI: 10.25217/ji.v2i1.90

Abstract

Present-day, an attractive issue related to language producing phenomenon from source language into target language was frequently happened. Translating collocation in undergraduate thesis abstract often faced the problems. Consequently, the first language acquisition influenced the students’ translating production. The students could not achieve the same competence of second language acquisition. Therefore, the present study tried to investigate the students’ translating collocation problem. The primary aim of this research was to describe the output of translating collocation on undergraduate thesis abstract of the English Education Study Program of STAIN Jurai Siwo Metro Lampung. This research applied qualitative research in the form of embedded research. In collecting the data applied documentation and interview. Purposive sampling was used as the technique for choosing the participant. The participants of this research were ten students who had written undergraduate thesis abstract of the English Education Study Program of STAIN Jurai Siwo Metro Lampung in the academic year of 2013/2014 M. The research findings showed that the Indonesian collocation was translated into English collocation on undergraduate thesis abstract consisted of the incorrect collocation 74,45% and correct collocation 25,55%. There were two types of incorrect collocation namely lexical collocation 89,01% and grammatical collocation 10,99%. Moreover, problems that were faced by the student in translating collocation were caused by approximation, ignorance of the rule restriction, overgeneralization, interlingual transfer, false concept of hypothesized, the use of synonym, word coinage and the meaning of lexical item. The solutions of this problem were the usage of appropriate Collocation Dictionary and learned deeply about collocation. Therefore, the students should be more active to increase their English proficiency and the lecturers had better often give the feedback on their translating production to avoid translating collocation problem. Keyword: Approximation, Collocation, Translation, Abstract.
Applaying Transition Action Detail Strategy on Written Text of EFL Young Learners Yeasy Agustina Sari; Suhono Suhono
Jurnal Iqra' : Kajian Ilmu Pendidikan Vol 2 No 1 (2017): Iqra : Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan
Publisher : Institut Agama Islam Ma'arif NU (IAIMNU) Metro Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (780.068 KB) | DOI: 10.25217/ji.v2i1.86

Abstract

Mastering English, as foreign language need a lot of time since it is a continuing process. English foreign language of young learners, however, can’t be mastered by memorizing. The young learners should have strategy, which can be used as the direction of the classroom activites to help the students enhancing of language skill, specially in writting. There were the problem to be solved in this study, namely the students have difficult to construct the written text. The strategies which were used in the learning process were boring. Hence, the researcher tried to solve students’ difficulty in written text through Transition Action Detail Strategy. This study focused on two variables. The independent variable was Transition Action Detail Strategy, meanwhile dependent variable was written text. The researcher used true experimental design which consist of control group and experimental group. The subject of this research was students of young learner at the eight grade of English Course at Payakumbuh. The result revealed that Transition Action Detail Strategy was a good strategy that can influence the students’ narrative text. By using df.70, the writer not found it in the table. Because 70 was higher than 60 and smaller than 120. Then, the results from interpolation by using df.70, it could be known that the critical value of t-table for the 5% level was 1.990, the critical value of t-table for the 1% level was 2.638. From these all the data analysis, it can be seen that t-observed (4.763) was higher than t-table (5% =1.990, 1% = 2.638). The data confirm that t-observed is higher than t-table, therefore it can be inferred that Ha is accepted and Ho is rejected. It means that there is significant influence of applying Transition Action Detail Strategy on Wwritten Text of Young learners. Key words: Transition Action Detail Strategy, Young Learners, English Foreign Language, English Course.
Penerapan Metode An-Nahdliyah di TPQ Al-Barokah Dan Metode Iqra’ Di TPQ Al-Ikhlas Hadimulyo Timur Metro Pusat Lampung Dalam Kemampuan Membaca Al-Qur’an Muhammad Syaifullah
Jurnal Iqra' : Kajian Ilmu Pendidikan Vol 2 No 1 (2017): Iqra : Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan
Publisher : Institut Agama Islam Ma'arif NU (IAIMNU) Metro Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (751.096 KB) | DOI: 10.25217/ji.v2i1.96

Abstract

Penelitian ini Dilatar belakangi oleh banyaknya model atau metode pembelajaran di TPQ untuk mempermudah dan mendukung peserta didik dalam belajar membaca al-Qur’an, sehingga timbullah perbandingan dari tiap metode tersebut dikarenakan dari masing-masing metode itu memiliki kelebihan dan kekurangannya dalam proses pembelajaran membaca al-Qur’an. Metode yang digunakan dalam TPQ salah satunya ialah metode an-Nahdliyah dan Iqra’. Metode tersebut dianggap praktis dan ringan untuk pembelajaran pemula. Berdasarkan hal di atas, penulis lebih tertarik untuk mengetahui lebih jauh khususnya perbandingan antara metode an-Nahdliyah dan Iqra’ dalam meningkatkan kemampuan membaca al-Qur’an. Tujuan penelitian ini secara umum adalah meningkatkan kemampuan santri dalam membaca al-Qur’an. Tujuan khusus penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui bagaimana metode an-Nahdliyah dalam meningkatkan kemampuan membaca al-Qur’an, (2) Untuk mengetahui bagaimana metode Iqro’ dalam meningkatkan kemampuan membaca al-Qur’an, dan (3) Untuk mengetahui perbedaan metode an-Nahdliyah dan metode Iqro’ dalam meningkatkan kemampuan membaca al-Qur’an di TPQ al-Barokah dan TPQ al-Ikhlas Kota Metro Lampung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif komparasional. Populasi dalam penelitian ini adalah santri TPQ al-Barokah dan TPQ al-Ikhlas dengan sampel 60 responden, 30 santri dari TPQ al-Barokah dan 30 santri dari TPQ al-Ikhlas. Data dalam penelitian ini berupa data yang dikumpulkan berupa angka-angka dari hasil jawaban tes yang diberikan kepada responden. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa soal tes tertulis dan tes lisan, dokumentasi, dan pedoman wawancara. Langkah-langkah yang ditempuh peneliti adalah: Analisis Pendahuluan yaitu pada tahap ini dilakukannya penghitungan awal data-data yang telah dipisahkan dengan menggunakan perhitungan prosentase dan analisis pada tiap-tiap item. Analisis Uji Hipotesis yaitu untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan antara metode an-Nahdliyah dan Iqra’ dalam meningkatakan kemampuan membaca al-Qur’an. Analisis Lanjut yaitu setelah diperoleh koefisien antara kuadrat standar kesalahan mean dari SD M1² dan SD M2² maka selanjutnya menghubungkan hasil t-tabel, dalam signifikasi 1%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) Hasil tes kemampuan membaca al-Qur’an yang menggunakan metode an-Nahdliyah, berdasarkan skor menunjukkan adanya kemampuan membaca al-Qur’an dengan persentase tinggi 50%, sedang 40% dan rendah 10%. (2) Hasil tes kemampuan membaca al-Qur’an yang menggunakan metode Iqra’, berdasarkan skor menunjukkan adanya kemampuan membaca al-Qur’an dengan persentase tinggi 27%, sedang 53% dan rendah 20%. Setelah di analisis yang menggunakan hasil t-test diperoleh sebesar 3.90 setelah dikonsultasikan dengan ttabel dengan db sebesar 58 pada taraf sifnifikansi 1% (2.68) maka to > ttabel (3.90 > 2.68), sedangkan apabila dikonsultasikan pada taraf signifikansi 5% (2.01) maka to > ttabel ( 3.90 > 2.01) dengan demikian hipotesis yang penulis ajukan “ada perbedaan kemampuan membaca al-Qur’an antara yang menggunakan metode an-Nahdliyah dan metode Iqra’ terbukti.” Kata kunci: komparasi, metode an-Nahdliyah, metode Iqra’, kemampuan membaca al-Qur’an
Eksperimentasi Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Thinking Aloud Pairs Problem Solving (TAPPS) Dan Two Stay Two Stray (TSTS) Ditinjau Dari Gaya Kognitif Siswa tyas kusumaningtyas
Jurnal Iqra' : Kajian Ilmu Pendidikan Vol 2 No 1 (2017): Iqra : Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan
Publisher : Institut Agama Islam Ma'arif NU (IAIMNU) Metro Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (760.68 KB) | DOI: 10.25217/ji.v2i1.88

Abstract

This study aims to determine: (1) Which has the mathematics learning achievement better, a model of cooperative Thinking Aloud Pairs Problem Solving (Tapps), cooperative Two Stay Two Stray (TSTS) or direct instruction, (2) Which has the achievement better mathematics learning, students who have the cognitive style field independent (FI) or students who have the cognitive style field dependent (FD), (3) in each cognitive style, which one has the mathematics learning achievement better, a model of cooperative Thinking Aloud Pairs Problem Solving (Tapps), cooperative Two Stay Two Stray (TSTS) or direct learning, (4) on each of the learning model, which one has the achievement of better mathematics learning, students who have the cognitive style field independent (FI) or students who have the cognitive style of field dependent (FD. This study is a quasi-experimental research. The populations in this study were all students of class VII SMP N 5 Metro 2015/2016 school year. The sampling technique was conducted by stratified cluster random sampling. The balance test performed using one way analysis of variance with different cells before carrying out a study of three groups of population. The data analysis technique used to test the hypothesis is two-way ANOVA with different cell with a 3x2 factorial design. Lilliefors prerequisite test method to test for normality and Bartlett methods for homogeneity. From the analysis concluded: (1) cooperative learning model Thinking Aloud Pairs Problem Solving (Tapps) generates mathematics learning achievement better than cooperative learning model Two Stay Two Stray (TSTS), cooperative learning model Thinking Aloud Pairs Problem Solving (Tapps ) generates mathematics learning achievement better than learning direct, cooperative learning model Two Stay Two Stray (TSTS) generates mathematics learning achievement better than learning Direct, (2) students with cognitive style Field Independent (FI) had mathematics learning achievement better than students with cognitive style Field Dependent (FD), (3) the individual cognitive style, cooperative learning model Thinking Aloud Pairs Problem Solving (Tapps) generates mathematics learning achievement better than cooperative learning model Two Stay Two Stray (TSTS ), cooperative learning model Thinking Aloud Pairs Problem Solving (Tapps) generates mathematics learning achievement better than learning direct, cooperative learning model Two Stay Two Stray (TSTS) generates mathematics learning achievement better than learning Direct (4) on each model of learning, mathematics achievement of students with cognitive style Field Independent (FI) have better mathematics learning achievement than students with cognitive style Field Dependent (FD).
Urgensi Kecerdasan Emosional guna Menentukan Keberhasilan Peserta Didik dalam Proses Pembelajaran agus musodiq
Jurnal Iqra' : Kajian Ilmu Pendidikan Vol 2 No 1 (2017): Iqra : Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan
Publisher : Institut Agama Islam Ma'arif NU (IAIMNU) Metro Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1608.469 KB) | DOI: 10.25217/ji.v2i1.95

Abstract

Penelitian ini diproyeksikan untuk memaparkan kecerdasan emosional yang dimiliki oleh Nabi Musa di dalam Surat al-Qasas. Mengingat bahwa keberhasilan seseorang dalam menggapai suatu keinginan tertentu di dalam kehidupan nyatatidak hanya ditentukan oleh kecerdasan kognitif saja. akan tetapi diperlukan kecerdasan emosional yang sangat menentukan keberhasilan tersebut. Di dalam teori kecerdasan emosional yang dirumuskan Golemann, terdapat lima dasar kecakapan emosi dan sosial yang meliputi (1) kesadaran diri. Mengetahui apa yang kita rasakan pada suatu saat dan menggunakannya untuk mengambil keputusan, (2) penguasaan diri.mampu pulih dari tekanan emosi dengan cepat, (3) motivasi dapat mengendalikan emosi ketika mendapatkan kegagalan, menggerakan hasrat untuk menuju ke sasaran, (4) empati; merasakan apa yang dirasakan oleh orang lain, mampu memahami perspektif mereka, (5) keterampilan sosial; menangani emosi dengan baik ketika berhubungan dengan orang lain dengan cermat memahami situasi dan jaringan social. penelitian ini juga akan dibantu dengan teori semiotika Charles S. Peirce untuk dapat menganalisi tanda bahasa yang menggambarkan kecerdasan emosional Nabi Musa as. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, diketahui bahwa Allah menggambarkan kecerdasan emosional dan sosial pada diri Nabi Musa secara berurutan, yakni dimulai dari ayat ke 14 hingga ayat ke 35. Nabi Musa yang dikirim Allah untuk membimbing dan memimpin Bani Israil dibekali dengan kecerdasan emosional dan sosial yang sangat mengagumkan. Beliau dapat memotivasi dirinya sendiri, berempati, dapat mengurangi keagresifan diri, dan kemampuan-kemampuan lain yang membantu Musa “berprestasi” dalam memimpin Bani Israil, terlepas dari penafsiran, dan anggapan lain yang bertentangan dengan apa yang diinterpretasikan oleh peneliti. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa makna argument dari kisah Musa di dalam Surat al-Qasas adalah seluruh pemimpin yang “berprestasi” memiliki kecerdasan emosional dan sosial. Kata Kunci: Kecerdasan Emosional, Proses Pembelajaran.
Upaya Peningkatan Kreativitas Belajar Siswa Menggunakan Metode Tanya Jawab Pada Mata Pelajaran Tematik titik sukamti
Jurnal Iqra' : Kajian Ilmu Pendidikan Vol 2 No 1 (2017): Iqra : Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan
Publisher : Institut Agama Islam Ma'arif NU (IAIMNU) Metro Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (315.414 KB) | DOI: 10.25217/ji.v2i1.91

Abstract

Upaya peningkatan kreativitas belajar siswa menggunakan metode tanya jawab pada mata pelajaran tematik kelas iii sdn4 sritejokencono kecamatan kota gajah kabupaten lampung tengah tahun pelajaran 2014/2015. Tujuan PTK (Penelitian Tindak Kelas) adalah kegiatan tolak ukur untuk meningkatkan mutu pendidikan yang dilakukan oleh guru. Dalam PTK masalah-masalah yang muncul dalam pembelajaran akan diselesaikan dengan penggunaan suatu metode. Penelitian mencari solusi masalah di kelas dengan menggunakan Metode Tanya Jawab agar siswa kelas III termotivasi dalam mata Pelajaran Tematik dengan maksimal. Langkah analisis dilakukan dengan perencanaan tindakan pembelajaran, pelaksanaan tindakan, observasi, refleksi dan evaluasi. Penelitian kegiatan tersebut melalui beberapa siklus. Kata Kunci : Tematik, Metode Tanya Jawab
Retrofitting Javanese Traditional Games as Indonesia Culture Identity: Providing English Vocabulary Suhono Suhono; Yeasy Agustina Sari
Jurnal Iqra' : Kajian Ilmu Pendidikan Vol 2 No 1 (2017): Iqra : Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan
Publisher : Institut Agama Islam Ma'arif NU (IAIMNU) Metro Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (613.544 KB) | DOI: 10.25217/ji.v2i1.123

Abstract

A traditional Javanese game was one of the cultures inherited of hereditary society which has great value to society, specifically to educate the children. Unfortunately, the impact a lot of modern games in modern era from other countries has demolished the position of local games. It seem gave negative impact for children today. They tend to focus on new game (download new game continuously) in Googleplay store without understanding educative value of it’s game. Consequently the children abandon traditional Javanese game and leave educative game. The researcher aimed to retrofit traditional Javanese games to provide English vocabulary for children in order to motivate them in Learning English. To solve the problem the researcher adapted Kemp and Yalden model of instructional program design to retrofitting Javanese traditional game. The result showed that Javanese traditional games: Learning alphabet was the result retrofitted from Sobyong game, Learning days was the result retrofitted from Engklek game, Learning Colors was the result retrofitted from “Jamuran” game, and Learning part of body was the result retrofitted from "Oyak- Oyakan". These modification games could be enjoyedinEnglish vocabulary learning process. Key words: Retrofitting Javanese Traditional Games, Sobyong, Jamuran, Engklek, Oyak – oyakan, English Vocabulary,
Penggunaan Model Pembelajaran Numbered Head Together Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa (Studi Pada Mata Pelajaran PAI Kelas VIII SMP Islam Unggulan Miftahul Ulum Bandar Sribhawono Lampung Timur TP. 2015/2016) Nur Kholis
Jurnal Iqra' : Kajian Ilmu Pendidikan Vol 2 No 1 (2017): Iqra : Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan
Publisher : Institut Agama Islam Ma'arif NU (IAIMNU) Metro Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1058.951 KB) | DOI: 10.25217/ji.v2i1.76

Abstract

Rendahnya hasil belajar pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam kelas VIII di SMP Islam Unggulan Miftaahul ‘Uluum Bandar Sribhawono terlihat dari 20 siswa yang mengikuti pembelajaran hanya 4 siswa atau 20% siswa yang tuntas belajarnya. Rendahnya hasil belajar ini disebabkan oleh berbagai faktor salah satunya disebabkan model pembelajaran yang digunakan oleh guru tidak sesuai dengan materi yang diajarkan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Pendidikan Agama Islam melalui penerapan model Pembelajaran Kooperatif tipe Numbered Head Together. Jenis penelitian yang dilakukan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan Subjek penelitian berjumlah 20 orang. Tehnik pengumpulan data menggunakan tes dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah analisis kualitatif dan analisis kuantitatif. Temuan dalam penelitian ini ialah model pembelajaran koopertaif tipe Numbered Head Together dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIII pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP Islam Unggulan Miftaahul ‘Uluum Bandar Sribhawono, hal ini dibuktikan dengan adanya peningkatan hasil belajar dengan rata-rata 70,95 pada siklus I dan 79,90 pada siklus II, dengan presentase peningkatan hasil belajar yaitu 60% pada siklus I dan 90% pada siklus II.
The Effect of Picture Series on Students’ Reading Comprehension of Analytical Exposition muhammad kristiawan; Yuli novita
Jurnal Iqra' : Kajian Ilmu Pendidikan Vol 2 No 1 (2017): Iqra : Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan
Publisher : Institut Agama Islam Ma'arif NU (IAIMNU) Metro Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (554.002 KB) | DOI: 10.25217/ji.v2i1.89

Abstract

This research was aimed at examining the effect of picture series on students’ reading comprehension. Thus, the experiment (XI IPA3) and control groups (XI IPA 2) were created: the experiment group was taught by Picture Series while the control group was PowerPoint. The total sample of this research are 60 students of science High School 1 Ulakan Tapakis, West Sumatera,who were enrolled in two classes of grade XI IPA 3 and grade XI IPA 2 in 2015/2016 academic years. This research was experimental design, the instruments were observation sheet and reading test. The result showed that from mean score of experimental class 87.87 and mean score of control class 84.67. The data were analyzed by using SPSS program for windows version 18. The result of readings score showed that 2,42 >1,68 or sig 0,003 < 0,05. It showed that teaching reading by using Picture Series was accepted statistically. It can be concluded that Picture Series gave significant effect on students’ reading comprehension at grade XI High School 1 Ulakan Tapakis Keywords: Picture Series, Reading comprehension, Analytical Exposition Text
Peningkatan Hasil Belajar Keterampilan Tata Boga Materi Pembuatan Brownis Pisang Melalui Model Pembelajaran Eksplicit Instruction Yuly Hartaty
Jurnal Iqra' : Kajian Ilmu Pendidikan Vol 2 No 1 (2017): Iqra : Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan
Publisher : Institut Agama Islam Ma'arif NU (IAIMNU) Metro Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (406.307 KB) | DOI: 10.25217/ji.v2i1.97

Abstract

Brownis pisang merupakan panganan kue yang menggunakan pisang sebagai bahan utama dalam pembuatan. Dengan memanfaatkan komoditas Lampung, berupa pisang lokal, dapat meningkatkan nilai jual bagi brownis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar keterampilan tata boga materi pembuatan brownis pisang bagi anak dengan tunagrahita ringan dengan mengunakan model pembelajaran Eksplicit Instruction. Penelitian ini dilaksanakan di SMALB – C Negeri Metro dengan jumlah dua peserta didik kelas XII. Penelitian dilaksanakan dari bulan Januari hingga Maret 2017. Penelitian menggunakan metode penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research). Kegunaan penelitian tindakan yaitu untuk meningkatkan hasil belajar keterampilan tata boga. Terdapat dua siklus, yang memiliki empat kegiatan utama yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi. Analisis keberhasilan penelitian dilakukan secara individu yaitu per indikator untuk setiap anak. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar keterampilan tata boga materi pembuatan brownis pisang pada anak dengan tunagrahita ringan kelas XII SMALB- C Negeri Metro yang dilakukan dengan model pembelajaran Eksplicit Instruction. Kata Kunci : Anak Tunagrahita, Keterampilan Tata Boga, Brownis Pisang

Page 1 of 1 | Total Record : 10