Febriyanti, Febby
STKIP Muhammadiyah Kuningan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL-INQUIRI DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS PUISI Febriyanti, Febby; Nurfirdaus, Nunu
Jurnal Lensa Pendas Vol 1 No 1 (2016): September 2016
Publisher : STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Model pembelajaran kontekstual-inquiri merupakan konsep guru mengajar dengan mengaitkan tema puisi dengan kenyataannya dan inquiri sebagai proses mencari dan menemukan kata atau diksi dari tema puisi. Mayoritas guru sudah menggunakan model pembelajaran kontekstual-inquiri dalam pembelajaran menulis puisi, akan tetapi pemahaman guru terhadap model pembelajaran kontekstual-inquiri. Sehingga dalam kemampuan siswa menulis puisi siswa menemui kesulitan dalam mencari dan menemukan kata untuk dirangkai dalam puisi. Tujuan penelitian ini mengkaji tentang penggunaan model pembelajaran kontekstual-inquiri dalam meningkatkan kemampuan menulis puisi (studi kasus di SDN Salakadomas) dalam proses pembelajaran menulis puisi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian ini digunakan untuk memahami peristiwa, kejadian, pelaku dalam situasi tertentu yang bersifat ilmiah dan natural. Penelitian kualitatif selalu bersifat deskriptif artinya data yang dianalisis berbentuk deskriptif fenomena, tidak berupa angka-angka. Data yang terkumpul berbentuk kata-kata tulisan yang mencakup catatan, laporan dan foto. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan model pembelajaran kontekstual-inquiri sudah digunakan oleh guru di SDN Salakadomas dalam proses pembelajaran menulis puisi, akan tetapi dalam pemahaman terhadap model pembelajaran tersebut guru kurang memahaminya. Dimana guru hanya mengaitkan tema puisi dengan kenyataannya dan inquiri sebagai proses mencari dan menemukan kata dari tema tersebut, ada beberapa langkah dalam proses pembelajaran yang belum dilakukan atau terlewati oleh guru dalam menggunakan model pembelajaran kontekstual-inquiri. Sehingga dalam kemampuan menulis puisi siswa terdapat kekurangan atau belum maksimal dalam menulis puisi termasuk dari cara penulisan puisinya. Namun dari hasil kemampuan menulis puisi siswa dengan menggunakan model pembelajaran kontekstualinquiri sejauh ini sudah meningkat dari hasil kemampuan menulis puisi siswa sebelum menggunakan model pembelajaran kontekstual-inquiri. Sarannya adalah guru diharapkan dalam menggunakan model pembelajaran kontekstual-inquiri dalam proses pembelajaran menulis puisi dengan baik, dimana langkah-langkah yang terdapat dalam model pembelajaran tersebut dapat dilakukan dengan berurut atau melakukannya dengan baik.