Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Antioxidant Activity of Goat Milk Yogurt Casein on Dioxin Intoxicated Rat Liver Function Setianingrum, Ani; Padaga, Masdiana Chendrakasih
Veterinary Biomedical and Clinical Journal Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Veterinary Biomedical and Clinical Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.741 KB)

Abstract

Dioxin is toxic contaminant which persistent in the environment. This compound bio-accumulate through food chain and generate adverse effect in human health. Oxidative stress due to dioxin exposure can interfere metabolism process and leads to the development of hepatotoxicity.The aim of this study was to asses the role of casein derived from goat milk yogurt in dioxin-intoxicated rat based on liver function parameters. Substances used were: 2,3,7,8-tetrachlorodibenzo-p-dioxin (TCDD) diluted in corn oil and casein from goat milk yogurt. The study included 24 Wistar rats divided into 6 groups: (1) control group, (2) placebo group which given casein 600 mg/kg BW, (3) TCDD group given with TCDD 100 ng/kg BW, (4) group P1 given casein 300 mg/kg BW and TCDD, (5) group P2 given casein 600 mg/kg BW and TCDD, (6) group P3 given casein 900 mg/kg BW and TCDD. The respective dose were given orally for 21 days. Blood serum was collected for transaminases (ALT, AST) and γ-glutamyl transferase (GGT) analysis. Based on serum transaminases activity, there were no significant change on AST and ALT level. Casein yogurt supplementation has significant effect on serum GGT level (p<0,05) and optimum dose was 600 mg/kg BW/day
Prevalence and Predisposing factors of Subclinical Mastitis in Dairy Cows in Bakir, Sukomulyo Village, Batu Regency Fatmawati, Mira; Setianingrum, Ani; Haskito, Ajeng Erika Prihastuti; Dameanti, Fidi Nur Aini Eka Puji
Veterinary Biomedical and Clinical Journal Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Veterinary Biomedical and Clinical Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.291 KB)

Abstract

Peradangan ambing pada sapi perah yang lebih dikenal sebagai mastitis masih menjadi masalah utama dalam industri susu. Kerugian peternak karena mastitis disebabkan oleh penurunan produksi susu dan penurunan kualitas susu yang dihasilkan. Pada umumnya pengetahuan peternak rakyat akan mastitis sebatas pada mastitis klinis karena gejala klinis yang dapat teramati. Mastitis yang sifatnya subklinis sulit dideteksi dan apabila dibiarkan tanpa penanganan dapat menjadi sumber penularan ke sapi perah lainnya. Deteksi mastitis subklinis pada sapi perah menggunakan uji tidak langsung yaitu california mastitis test (CMT) atau menggunakan uji langsung dengan penghitungan jumlah sel somatis (JSS). Penelitian ini merupakan studi lintas seksional dengan menggunakan sampel susu kwartir pada peternakan sapi perah rakyat di dusun Bakir, desa Sukomulyo, kabupaten Batu. Pengujian mastitis dilakukan di lapangan dengan uji CMT dan di laboratorium untuk penghitungan JSS. Pengambilan data dengan kuesioner untuk mengetahui faktor predisposisi mastitis. Prevalensi mastitis subklinis berdasarkan JSS adalah 60,22% dan berdasarkan uji CMT di lapangan adalah 18,20% dari total sampel kwartir. Faktor predisposisi yang mempengaruhi masih adanya kejadian mastitis pada peternakan antara lain kebersihan sapi, kandang, dan sanitasi sebelum dan sesudah pemerahan.