Nani Nurhaeni
Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, Depok 16424, Indonesia

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Penyimpangan Tumbuh Kembang Anak dengan Orang Tua Bekerja Dewi Sri Handayani; Anisa Sulastri; Tri Mariha; Nani Nurhaeni
Jurnal Keperawatan Indonesia Vol 20, No 1 (2017): March
Publisher : Faculty of Nursing Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.7454/jki.v20i1.439

Abstract

Anak merupakan aset berharga suatu bangsa karena merupakan generasi penerus. Perhatian yang kurang akibat kesibukan orang tua yang bekerja menyebabkan anak berisiko mengalami penyimpangan tumbuh kembang. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi hubungan antara jenis pola asuh, status bekerja, dan waktu bekerja orang tua bekerja dengan penyimpangan pertumbuhan dan perkembangan pada anak. Penelitian potong lintang ini melibatkan sampel 73 responden yang berada di wilayah Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur. Sampel dipilih menggunakan stratified random sampling. Didapatkan 77% anak pertumbuhannya baik dan 56,2% perkembangannya sesuai. Sebanyak 23% anak ditemukan memiliki minimal satu hasil pengukuran indikator pertumbuhan yang tidak normal dan sebanyak 4,1% anak dicurigai kemungkinan ada penyimpangan perkembangan. Selain itu, hasil analisis data menunjukkan tidak ada hubungan yang signifikan antara pola asuh dengan pertumbuhan (p= 1,000, α= 0,05), pola asuh dan perkembangan (p= 1,000, α= 0,05), status orang tua bekerja dan pertumbuhan (p= 0,362, α= 0,05 ), status orang tua bekerja dan perkembangan (p= 0,901, α= 0,05), waktu orang tua bekerja dan pertumbuhan (p= 0,497, α= 0,05), waktu orang tua bekerja dan perkembangan (p= 1,000, α= 0,05). Orangtua yang bekerja bukanlah faktor penghambat dalam tumbuh kembang anak. Abstract Growth and Development Deviation in Children with Working Parents. Children is the nation precious asset. As the future generation, high quality children is needed to achieve bright future of the nation. Less attention to the growth and development supported factor due to the working parent causes growth and development deviation in children.The aim of this study was to identify the relationship between parenting style of working parent with growth and development deviation in children. The study cross sectional study involved in 73 respondents in Kramat Jati district, Jakarta Timur, using stratified random sampling. The results were 77% children had good growth and 56.2% children had appropriate development. 23% children had minimun one abnormal growth indicator and 4.1% children was suspected to had development deviation. Data analyzes showed that there was no significant relationship between parenting style and growth (p= 1.000, α= 0.05), parenting style and development (p= 1.000, α= 0.05), parent working status and growth (p= 0.497, α= 0.05), parent working status and development (p= 0.901, α= 0.05), time of working and growth (p= 0.497, α= 0.05), time of working and development (p= 1.000, α= 0.05). This study implies that working parent is not  burden factor for children to grow up and develop optimally. Keywords: child aged 0-72 months, children growth & development, parenting style
Penurunan Kecemasan Ibu dan Perbaikan Status Bangun-Tidur BBLR melalui Perawatan Metode Kanguru Qori’Ila Saidah; Yeni Rustina; Nani Nurhaeni
Jurnal Keperawatan Indonesia Vol 14, No 3 (2011): November
Publisher : Faculty of Nursing Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.7454/jki.v14i3.309

Abstract

AbstrakKondisi klinis dan perawatan di ruang rawat intensif pada Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) mempengaruhi status banguntidurnyadan menyebabkan kecemasan pada ibu. Tujuan penelitian ini mengidentifikasi pengaruh perawatan metode kanguruterhadap kecemasan ibu dan status bangun-tidur BBLR. Rancangan penelitian one group pretest posttest design dengan sampel16 ibu dan BBLR di sebuah rumah sakit Surabaya secara consecutive sampling. Kecemasan ibu diukur dengan PSS: NICU danstatus bangun tidur dengan modifikasi skala Brazelton oleh Priya. Hasil analisis uji statistik menggunakan Wilcoxon Sign RankTest dan uji Friedman menunjukkan ada perbedaan bermakna (p= 0,000; α= 0,05). PMK mempunyai pengaruh signifikanterhadap perubahan kecemasan ibu dan status bangun-tidur BBLR. Tenaga kesehatan disarankan mengembangkan PMK untukpeningkatan status kesehatan ibu, juga tumbuh kembang bayi yang optimal.Kata kunci: kecemasan ibu, perawatan metode kangguru, status bangun-tidur BBLR.AbstractClinical condition and treatment at Low Birth Weight Infants (LBW) in the intensive care unit affects sleep-wake status andcauses anxiety for the mother. The aims of this study is to identify the influence of methods of kangaroo care on maternalanxiety and sleep-wake status of LBW. The design of this study was one group pretest posttest design with sample of 16 mothersand low birth weight in a hospital in Surabaya by consecutive sampling. Maternal anxiety was measured with the PSS: NICUand sleep-wake status with Brazelton scale modified by Priya. The result of statistical analysis test using Wilcoxon Sign RankTest and Friedman test showed there are significant difference (p= 0.000; α= 0.05). KMC has a significant influence onchanges in maternal anxiety and sleep-wake status of LBW. Health care provider are recommended to develop KMC forimprovement of maternal health status, as well as the optimal infant growth and development.Keywords: maternal anxiety, kangaroo mother care, sleep-wake state in low birth weight baby
Faktor Risiko Terjadinya Pneumonia pada Anak Balita Susi Hartati; Nani Nurhaeni; Dewi Gayatri
Jurnal Keperawatan Indonesia Vol 15, No 1 (2012): March
Publisher : Faculty of Nursing Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.7454/jki.v15i1.42

Abstract

Pneumonia pada balita masih menjadi masalah kesehatan utama di Indonesia. Hal ini terlihat dengan tingginya angka morbiditasdan mortalitas akibat pneumonia. Salah satu upaya untuk menurunkannya adalah dengan mengetahui faktor risiko yangmenyebabkan terjadinya pneumonia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko yang berhubungan dengan kejadianpneumonia pada anak balita di rumah sakit. Desain yang digunakan adalah cross sectional dengan 138 sampel. Hasil penelitiandengan regresi logistik didapatkan 4 faktor risiko yang berhubungan secara bermakna yaitu usia balita, riwayat pemberian ASI,status gizi balita dan kebiasaan merokok keluarga. Kegiatan edukasi tentang peningkatan pemberian ASI dan nutrisi kepadaorangtua balita perlu ditingkatkan untuk mencegah terjadinya pneumonia.
Pendidikan Kesehatan Keluarga Efektif Meningkatkan Kemampuan Ibu Dalam Merawat Anak Diare Ni Luh Kompyang Sulisnadewi; Nani Nurhaeni; Dewi Gayatri
Jurnal Keperawatan Indonesia Vol 15, No 3 (2012): November
Publisher : Faculty of Nursing Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.7454/jki.v15i3.23

Abstract

AbstrakDiare merupakan salah satu penyebab tingginya morbiditas dan mortalitas anak di Indonesia. Salah satu faktor risikoterjadinya diare dan meningkatkan risiko anak untuk dirawat inap adalah kurang pengetahuan ibu. Penelitian ini bertujuanuntuk mengidentifikasi pengaruh pendidikan kesehatan terhadap kemampuan ibu merawat anak diare. Penelitian ini merupakanstudi kuasi eksperimen dengan rancangan post-test only with group control design. Sampel penelitian sebanyak 62 respondendi dua rumah sakit di Denpasar. Hasil post-test menggambarkan bahwa skor pengetahuan, sikap, dan keterampilan masingmasingkelompok berbeda secara bermakna (p< 0,05) dan ibu pada kelompok intervensi mampu merawat anak diare, berbedasecara bermakna dengan kelompok kontrol (p= 0,000; α= 0,05). Pendidikan kesehatan perawatan anak diare hendaknyadiberikan secara intensif guna mendukung terlaksananya konsep family centered care dalam asuhan keperawatan anak di rumahsakit.Kata kunci: diare, kemampuan ibu, keterampilan, pengetahuan, sikapAbstractDiarrhea is one of the causes of high morbidity and mortality of children in Indonesia. One risk factor for diarrhea andincreased risk for hospitalized children is the lack of maternal knowledge. The study aimed to identify the effect of healtheducation for maternal ability in caring for child with diarrhea. This research was a quasi-experimental study, using controlgroup post-test only design. Study sample was 62 respondents in two hospitals in Denpasar. The results indicated that posttestscores of knowledge, attitudes and skills of each group were different significantly (p< 0.05). Mothers in the interventiongroup capable of caring for child with diarrhea, significantly different to those in the control group (p= 0.000; α= 0.05).Health education about diarrhea in children should be given intensively to support the implementation of family centeredcare concept in pediatric nursing at hospital.Keywords: diarrhea, maternal ability, skills, knowledge, attitudes