Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Aktivitas E-Sports Oleh Siswa Sekolah Menengah dan Mahasiswa Fajar Hidayatullah
JURNAL PENA EDUKASI Vol 8, No 1 (2021): April 2021
Publisher : JURNAL PENA EDUKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpe.v8i1.544

Abstract

Perkembangan eSports yang telah cukup pesat dalam beberapa tahun terakhir telah memberikan hal baru dalam dunia industri olahraga maupun aktivitas baru bagi anak-anak, remaja hingga orang dewasa untuk terlibat di dalamnya. Dalam hal ini eSports telah membawa pemahaman baru tentang olahraga modern di dunia digital dengan karakteristik hampir sama dengan permainan catur, bridge dan beerapa permainan lainnya yang tidak membutuhkan aktivitas fisik berat namun tetap membuat otak untuk berpikir aktif dan beberapa keterampilan gerak halus lainnya. Siswa sekolah menengah hingga mahasiswa perguruan tinggi di Kabupaten Bangkalan telah banyak yang aktif dalam komunitas eSports hingga berkumpul dan berlatih secara rutin dalam suatu waktu yang menunjukkan bahwa eSports di Kabupaten Bangkalan mulai memasuki pada hal yang cukup serius untuk ditekuni. Selain itu, dari hasil penelitian ini juga ditemukan bahwa mereka yang aktif dalam komunitas eSports dan  berkumpul serta latihan secara rutin sadar bahwa kurangnya gerak saat berlebihan dalam aktivitas eSports akan memberikan dampak buruk bagi kesehatan sehingga sebagian besar diantara mereka tetap memilih aktif untuk berolahraga fisik di luar ruangan. Bahkan beberapa diantara mereka menyatakan memiliki prestasi olahraga lainnya selain aktivitasnya di eSports. Disimpulkan bahwa kedewasaan diri saat berkegiatan eSports dapat memisahkan hal negatif yang beresiko muncul seperti munculnya kebiasaan dalam kekerasan permainan hingga kurangnya aktivitas gerak sehingga hal positif saja yang akan tersisa dalam kegiatannya.
IMPLEMENTASI METODE PEMBELAJARAN CERAMAH PADA MATA KULIAH ANATOMI I Hidayatullah, Fajar
SATRIA : Journal of Sports Athleticism in Teaching and Recreation on Interdisciplinary Analysis Vol 2 No 1 (2019): SATRIA : Journal of Sports Athleticism in Teaching and Recreation on Interdiscipl
Publisher : Penerbit Pendidikan Olahraga STKIP PGRI Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metode pembelajaran merupakan strategi yang digunakan pendidik untuk mencapai tujuan pembelajaran.Strategi pembelajaran yang direncanakan oleh pendidik akan disesuaikan dengan siapa yang dihadapipendidik, lingkungan belajar dan materi yang akan dibahas. Dalam penelitian ini mahasiswa pendidikanolahraga semester 1 yang menempuh mata kuliah anatomi 1 dengan beban 2 sks. Jumlah pertemuan yangdirencanakan minimal 12 pertemuan dan maksimal 14 pertemuan menyesuaikan dengan situasi yang akandilalui selama proses pembelajaran dalam satu semester. Sebanyak 33 mahasiswa menjadi sampel penelitiandengan teknik population sampling sehingga seluruh mahasiswa semester satu yang berjumlah satu kelasterdiri dari 33 mahasiswa menjadi sampel penelitian. Pelaksanaan pembelajaran dengan metode ceramahdiyakini dapat memaksimalkan transfer ilmu pengetahuan dengan tepat dan meminimalisir kesalahan materiyang harus dihafalkan. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa metode pembelajaran ceramah memberipengaruh positif pada tingkat pengetahuan mahasiswa. Hal ini nampak dari perbedaan nilai pada posttestyang lebih tinggi daripada nilai pretest. Melihat peningkatan rata-rata nilai mahasiswa dari pretest ke posttestdengan nilai pretest sebesar 42.9545 dan posttest sebesar 78.0303 maka jika di persentasekan terjadi kenaikannilai hampir dua kali lipat atau sebesar 81,58%. Learning methods are strategies that use by educators to achieve learning goals. Learning strategiesconducted by educators will be adjusted related to the educator, learning environment and the material to bediscussed. In this study, first semester sports education students who are entering anatomical subjects with aload of 2 credits. The intended number of meetings is a minimum of 12 meetings and a maximum of 14meetings that will be passed during the course of learning anatomy subject for one semester. Total of 33students became research samples with population sampling techniques. First semester students consist of 33students as research samples. Implementation of this methods believed that can be maximizing thetransferred knowledge from the right material and minimize errors that must be remembered. The results ofthe study it was found that using the lecture learning method had a positive influence on the level of studentsknowledge. This can be seen from the higher posttest difference from the pretest. Judging by the averageaverage value from pretest to posttest with a pretest score of 42.9545 and posttest of 78.0303 and if thisincreasing value turn to percentage will be found 81.58% increasing of value.
Hubungan Kelincahan Dengan Keterampilan Menggiring Bola Basket Mahasiswa Baru Program Studi Pendidikan Olahraga STKIP PGRI Bangkalan Hidayatullah, Fajar
Journal Sport Area Vol 3 No 1 (2018): Juni
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/sportarea.2018.vol3(1).1555

Abstract

Bola basket merupakan cabang olahraga yang cukup kompleks yang melibatkan berbagai aspek kebugaran jasmani di dalamnya. Beberapa penelitian sebelumnya yang membahas tentang aspek kebugaran/fisik yang harus dikuasai secara dominan untuk dapat tampil lebih baik dari lawannya atau sekedar meningkatkan performa terbaiknya. Aspek kelinncahan menjadi salah satu aspek kebugaran jasmani yang dibutuhkan oleh pemain bola basket untuk merespon stimulus yaitu melewati lawannya dengan mudah terutama saat melakukan serangan. Menggiring bola saat melakukan serangan diduga memiliki keterkaitan dengan aspek kelincahan. Sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 44 sampel penelitian yang merupakan mahasiswa baru program studi penddikan olahraga STKIP PGRI Bangkalan. Instrumen tes kelincahan menggunakan tes lari bolak balik. Selain itu instrumen tes keterampilan menggiring bola menggunakan instrumen tes menggiring bola depdikbud. Uji regresi linear sederhana menggunakan SPSS digunakan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa seluruh data lolos uji asumsi klasik dengan nilai persamaan regresi Y=1.326+0.671X. Uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi 0.000 yang berarti ada pengaruh signifikan secara mutlak oleh kelincahan terhadap keterampilan menggiring bola basket. Demikian pula dengan membandingkan T-hitung dengan T-tabel dengan nilai T-hitung=4.324 > T-tabel=2.01537 yang menyimpulkan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima yang berarti ada pengaruh signifikan kelincahan terhadap keterampilan menggiring bola basket.
KEMAMPUAN FISIK DAN KETERAMPILAN BERMAIN BOLA BASKET SISWI SEKOLAH MENENGAH YANG TERGABUNG DALAM KLUB BOLA BASKET SRIKANDI Hidayatullah, Fajar
SATRIA : Journal of Sports Athleticism in Teaching and Recreation on Interdisciplinary Analysis Vol 1 No 1 (2018): SATRIA : Journal of Sports Athleticism in Teaching and Recreation on Interdiscipl
Publisher : Penerbit Pendidikan Olahraga STKIP PGRI Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tumbuh kembang anak dan remaja pada tingkat sekolah menengah sedang berada pada titik tertingginyadimana pada masa-masa sekolah menengah pertama dan sekolah menengah atas ini akan banyakperubahan yang terjadi seiring datangnya masa pubertas. Aktivitas olahraga dalam hal ini dapat menjadiperanan penting bagi anak dan remaja dalam memaksimalkan tumbuh kembangnya. Partisipasi aktifperempuan dalam klub olahraga bola basket menjadi tren yang saat ini mulai berkembang di KabupatenBangkalan. Pengukuran kemampuan fisik dan keterampilan bermain bola basket dalam penelitian initerdiri dari 5 macam tes untuk mengukur 5 komponen yang diukur. Kelima komponen yang diukur antaralain adalah daya tahan, kelincahan, daya ledak, keterampilan menggiring bola basket dan kemampuanshooting dari daerah medium. Untuk alat ukurnya tes lari 2,4 km, tes lari bolak-balik, standing long jump,tes menggiring bola basket, medium range shoot test. Melalui hasil analisis ditemukan bahwa terjadikesenjangan yang cukup tinggi pada variabel daya tahan antara nilai tertinggi dan terendah. Kesenjanganyang terjadi antara terbaik dan terburuk cukup merata dengan mendekati titik tengah dengan sedikitmendekati pada catatan yang terbaik sehingga dapat disimpulkan sebagian besar keterampilan menggiringbola basket sudah cukup baik. Lebih lanjut lagi dalam penelitian ini ditemukan pula bahwa kemampuanmenembak pemain srikandi dapat dikatakan cukup merata diantara yang terendah hingga tertinggi walauterjadi kesenjangan yang cukup tinggi antara nilai tertinggi dan terendah. Pada kesempatan berikutnyadiketahui bahwa tidak terjadi kesenjangan yang terlalu jauh pada setiap pemain srikandi terutama pemaindengan nilai tertinggi dan terendah. Sedangkan untuk variabel terakhir yaitu daya ledak menunjukkankecondongan mendekati nilai minimal yang artinya sebagian besar nilai daya ledak cenderung beradapada nilai yang mendekati nilai terendah. The growth of children and adolescents at the secondary school level is at its highest where in the firstand middle school years this will occur as puberty occurs. Sports activities in this case can be importantfor children and adults in growing their flowers. The active participation of women in basketball clubs isa trend that is currently starting to develop in Bangkalan Regency. Physical fitness measurement andbasketball capability in this study consisted of 5 types of tests to measure 5 clear components. The fivecomponents used include durability, agility, explosive power, basketball dribbling skills and shootingability from medium area. For measuring instruments the 2.4 km run test, the test run back and forth,stand long jump, basket dribbling test, medium distance shooting test. Through the results obtained itturns out that there is a fairly high variable in durability between highs and lows. The gap between thebest and the worst with the midpoint with the few results on the record that can best be used to herd thebasketball is good enough. Moreover, in this case it is also carried out that the player's shooting abilitycan be better than the lowest to the highest even though the occurrence is high enough between thehighest and lowest values. In the next round, nothing happens to every heroine player, especially playerswith the highest and lowest scores. Whereas for the last variable that is explosive power indicates biastoward the minimum value which means that most explosive power values are at the lowest value.
PEMAHAMAN SISWA SEKOLAH DASAR PESERTA SOSIALISASI PERBASI KABUPATEN BANGKALAN DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER MELALUI PERMAINAN KECIL BOLA BASKET Hidayatullah, Fajar
SATRIA : Journal of Sports Athleticism in Teaching and Recreation on Interdisciplinary Analysis Vol 2 No 2 (2019): SATRIA : Journal of Sports Athleticism in Teaching and Recreation on Interdiscipl
Publisher : Penerbit Pendidikan Olahraga STKIP PGRI Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan olahraga dan pendidikan jasmani merupakan upaya dalam membentuk karakter manusia. Melalui kegiatan tersebut dapat dibentuk cara berpikir serta berperilaku yang memiliki ciri khas tersendiri pada setiap siswa terutama segi yang positif terkait dengan lingkungan sosialnya. Pemahaman pembentukan karakter yang dibahas meliputi sepuluh aspek yaitu tangguh, kompetitif, berakhlak mulia, bermoral, bertoleran, bergotong royong, berjiwa patriotik, berkembang dinamis, berorientasi ilmu pengetahuan, dan berorientasi teknologi. Permainan kecil yang dilakukan meliputi Line Tiggy, Dribble Knockout, Team Dribble Relays, 4 Pass to Score, Bull in the ring. Kuesioner dengan skala guttman digunakan untuk mengukur pemahaman siswa terkait kesesuaian permainan kecil yang diberikan dengan kesepuluh karakter tersebut. Uji validitas instrumen menggunakan koefisien reprodusibilitas ditemukan besaran 0,904 dan koefisien skalabilitas ditemukan besaran 0,808 sehingga instrumen yang digunakan dinyatakan valid. Uji reliabilitas menggunakan kuder-richardson20 ditemukan nilai 0,6172 artinya instrumen sangat reliabel. Hasil analisis diketahui lebih dari 90% siswa setuju bahwa permainan kecil yang dilakukan membentuk karakter tangguh, kompetitif, berakhlak mulia, bermoral, bertoleran, bergotong royong, berjiwa patriotik, berkembang dinamis. Sedangkan untuk karakter berorientasi ilmu pengetahuan hanya 72% siswa setuju dapat dilatih dengan permainan kecil bola basket yang dilakukan. Sedangkan pada karakter berorientasi teknologi ditemukan bahwa hanya 60% siswa yang setuju bahwa permainan kecil yang dilakukan mempengaruhi karakter tersebut. Sports activity and physical education is an effort to form human character. Trough these activities can be formed ways of thinking and behaving wich has its own characteristics in every students especially the positive side related to its social environment. Understanding of character formation that being discussed covering ten aspects as though, competitive, noble morals, high moral standards, tolerant, mutual assistance, patriot spirited, developing dynamically, science oriented, and technology oriented. Small games that used in this research covering line tiggy, dribble knockout, team dribble relays, 4 pass to score, bull in the ring. Guttman scale questionnaire used to measure student understanding related to suitability of small game with these tenth characteristics. Instrument validity test using coefficient of reproducibility found a value 0,904 and coefficient of scalability that found a value 0,808 so the instrument that used is declared valid. Reliability test using kuder-richardson20 found a value 0,6172 wich means the instrument is very reliable. Analysis results found that more than 90% of students agreed that small game that used is develop tough character, competitive, noble morals, high moral standards, tolerant, mutual assistance, patriot spirited, developing dynamically. While only 72% students agreed that basketball small games develop science oriented character and only 60% student agreed it develop technology oriented character.
PENGUKURAN ASPEK KEBUGARAN JASMANI KECEPATAN REAKSI PADA SISWA SMP NEGERI 01 BANGKALAN MENGGUNAKAN INSTRUMEN RULER DROP TEST Setiyo Adipurwanto; Fajar Hidayatullah; Heni Yuli Handayani
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 8, No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jime.v8i2.3243

Abstract

Pendidikan jasmani dan olahraga merupakan salah satu mata pelajaran yang wajib diajarkan pada siswa. Khususnya pada siswa menengah pertama. Olahraga sangat penting bagi siswa guna meningkatkan kebugaran jasmani. Salah satu hal yang terpengaruh oleh usia yakni reaksi kecepatan pada siswa. Reaksi kecepatan pada siswa menengah pertama tentunya berbeda. Sayangnya jarang terdapat peneliti yang mengggunakan kecepatan reaksi sebagai bahan penelitian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan ruler drop test untuk mengukur aspek kebugaran jasmani kecepatan reaksi pada siswa SMP Negeri 01 Bangkalan. Penelitian ini dilaksanakan di kelas VII A, VII B, VII C, dan VII D yang berjumlah 30 siswa. Dengan menggunakan penelitian deskriptif kuantitatif dimana siswa akan melakukan praktek ruler drop test secara langsung. Bedasarkan hasil uji validitas dan realibilitas, tes yang telah dilakukan di SMPN 1 Bangkalan dapat dikatakan valid dan realibel karena hasil uji validitas dan realibilitas lebih dari r tabel yakni 0,361. Sedangkan untuk hasil uji normalitas dapat dikatakan normal karena hasil uji normalitas yang didapatkan 0,490 dimana nilai lebih dari 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa tes yang telah dilakukan di SMPN 1 Bangkalan normal/baik.
ANALISIS INDIKATOR PERFORMA BOLA BASKET YANG MEMPENGARUHI SKOR PEMENANG PERTANDINGAN PELAJAR SEKOLAH MENENGAH Hidayatullah, Fajar
STAND Vol 1 No 1 (2020): STAND : Journal Sports Teaching and Development
Publisher : UNIVERSITAS PGRI ADI BUANA SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/j-stand.v1i1.2331

Abstract

Dalam sebuah pertandingan bola basket akan dicatat beberapa indikator pertandingan yang merupakan aspek menentukan bagi tim untuk memenangkan pertandingan. Cara paling sesuai dalam menganalisa permainan bola basket adalah mengamati statistik dari pertandingan bola basket. Pelaksanaan penelitian statistik pertandingan bola basket di tingkat pelajar putra Kabupaten Bangkalan diharapkan menjadi dasar evaluasi latihan pengembangan tim bagi pelatih maupun evaluasi pengembangan bola basket bagi PERBASI Kabupaten Bangkalan. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah accidental random sampling dengan teknik analisis data menggunakan independent sample t-test serta uji normalitas menggunakan uji Kolmogorov-Smirnov serta dilengkapi uji homogenitas dengan uji Levane’s test. Sebanyak 36 pertandingan bola basket antar pelajar putra yang berlangsung sepanjang tahun 2019 menjadi sampel dalam penelitian ini. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa indikator performa turnover dan steal dalam statistik pertandingan memiliki perbedaan yang signifikan antara tim pemenang dan tim yang kalah. Tim pemenang memiliki rata-rata lebih sedikit melakukan turnover namun lebih banyak melakukan steal daripada tim kalah. Sedangkan tim kalah lebih banyak melakukan turnover dan lebih sedikit melakukan steal daripada tim pemenang. Secara umum hasil penelitian menunjukkan kemampuan penguasaan bola tim bola basket akan sangat menentukan untuk menghindari turnover pada pertandingan bola basket tingkat pelajar sekolah menengah putra sehingga akan meningkatkan persentase kemenangan.
Care Stick dan Core Paddle: Media Pembelajaran Pendidikan Jasmani Adaptif Untuk Siswa Disabilitas Fajar Hidayatullah; Khoirul Anwar; Ruski
Journal Sport Area Vol 5 No 2 (2020): December
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/sportarea.2020.vol5(2).5185

Abstract

The development of this sports learning media in the form of a relay baton and table tennis bat to solve the problem of motion learning for students at State Special School Keleyen. It is safe learning media because it will be used by students who are often hyperactive, it is comfortable to use for students with physical disabilities and to attract students’ attention with students’ uniqueness. The development research method uses a descriptive quantitative approach applied with adjustments to the COVID-19 pandemic condition so that numbers of samples do not enable with large amount and are made separately to maintain the health and safety of all related parties in it. The sampling technique uses purposive sampling with details of a total of 60 samples divided in 3 development stages and descriptive analysis is conducted to conclude the development result. The research results shows the form of a relay stick with the safe characteristics, it is comfortable to use and attracting attention have been reached supported by the majority of respondents that give positive responses to the results of the development of the CARE Stick can be accepted well as a modified relay stick based on the needs of Keleyan Special School students. Likewise, the CORE Paddle is as a modification of table tennis bat that can be accepted well as a result of development that can fulfill the needs of Keleyan State School students.
PKM - Pengembangan Media Pembelajaran Untuk Mengatasi Masalah Pembelajaran Gerak Siswa Sekolah Luar Biasa Negeri Keleyan Kecamatan Socah Kabupaten Bangkalan Provinsi Jawa Timur Fajar Hidayatullah; Khoirul Anwar; Ruski Ruski
Diklat Review : Jurnal manajemen pendidikan dan pelatihan Vol 4 No 2 (2020)
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35446/diklatreview.v4i2.531

Abstract

Pendidikan jasmani adaptif yang diterapkan di sekolah luar biasa memiliki berbagai tantangan pelaksanaan yang berpotensi dapat mempengaruhi jalannya pembelajaran dengan sesuai bagi siswanya. Sekolah Luar Biasa Negeri Keleyan memiliki 3 permasalahan utama yang mereka sampaikan saat proses analisis situasi serta analisis kebutuhan dijalankan sebagai tahapan awal kegaitan ini. Permasalahan pertama terkait kesesuaian tongkat estafet bagi siswanya yang memiliki berbagai keterbatasan yang perlu disesuaiakan secara seksama sehingga dapat digunakan oleh sesmua siswa walaupun mereka memiliki keterbatasan yang berbeda-beda. Permasalahan kedua adalah kesesuaian ukuran bat tenis meja yang digunakan siswa perlu dilakukan kajian terkait keterbatasan psikomotor yang dimiliki siswa sehingga akurasi gerak yang lebih buruk dari mereka harus diimbangai dengan bat tenis meja dengan ukuran penampang yang lebih lebar sehingga kemungkinan pukulan yang meleset lebih kecil. Permasalahan ketiga adalah belum mengenalnya guru-guru sekolah mitra pada permainan boccia. Permasalahan pertama dan kedua diselesaikan dengan proses kegiatan pengembangan dengan berbagai teknis pelaksanaan yang sesuai sedangkan pengenalan permainan boccia dilakukan dengan sosialisasi di sekolah mitra. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diharapkan menghasilkan berbagai luaran kegiatan yang memadai sebagai wujud pengembangan sumber daya manusia dan ilmu pengetahuan.
Hubungan Kelincahan Dengan Keterampilan Menggiring Bola Basket Mahasiswa Baru Program Studi Pendidikan Olahraga STKIP PGRI Bangkalan Fajar Hidayatullah
Journal Sport Area Vol 3 No 1 (2018): June
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (67.68 KB) | DOI: 10.25299/sportarea.2018.vol3(1).1555

Abstract

Bola basket merupakan cabang olahraga yang cukup kompleks yang melibatkan berbagai aspek kebugaran jasmani di dalamnya. Beberapa penelitian sebelumnya yang membahas tentang aspek kebugaran/fisik yang harus dikuasai secara dominan untuk dapat tampil lebih baik dari lawannya atau sekedar meningkatkan performa terbaiknya. Aspek kelinncahan menjadi salah satu aspek kebugaran jasmani yang dibutuhkan oleh pemain bola basket untuk merespon stimulus yaitu melewati lawannya dengan mudah terutama saat melakukan serangan. Menggiring bola saat melakukan serangan diduga memiliki keterkaitan dengan aspek kelincahan. Sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 44 sampel penelitian yang merupakan mahasiswa baru program studi penddikan olahraga STKIP PGRI Bangkalan. Instrumen tes kelincahan menggunakan tes lari bolak balik. Selain itu instrumen tes keterampilan menggiring bola menggunakan instrumen tes menggiring bola depdikbud. Uji regresi linear sederhana menggunakan SPSS digunakan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa seluruh data lolos uji asumsi klasik dengan nilai persamaan regresi Y=1.326+0.671X. Uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi 0.000 yang berarti ada pengaruh signifikan secara mutlak oleh kelincahan terhadap keterampilan menggiring bola basket. Demikian pula dengan membandingkan T-hitung dengan T-tabel dengan nilai T-hitung=4.324 > T-tabel=2.01537 yang menyimpulkan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima yang berarti ada pengaruh signifikan kelincahan terhadap keterampilan menggiring bola basket.