Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

KNOWLEDGE, ATTITUDE, AND IMPLEMENTATION OF COLD CHAIN MANAGEMENT IN BOALEMO DISTRICT, GORONTALO, INDONESIA Pangalo, Paulus; Sapiun, Zulfiayu; Ischak, Wenny Inno; Goi, Misrawatie; Hartati, Hartati
Journal of Health Policy and Management Vol 5, No 2 (2020)
Publisher : Masters Program in Public Health, Universitas Sebelas Maret, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.15 KB)

Abstract

Background: Children's health is a priority in health development with the goal of reducing child mortality. So far, high immunization coverage does not guarantee the emergence of diseases that can be prevented by immunization (PD3I). Cold Chain Management is a system used to store vaccines in good condition which refers to the vaccine supply chain for the immunization procurement chain. The purpose of this study was to examine the relation­ship of knowledge, attitude, and implementation of cold chain management.Subjects and Method: This was a cross sec­tional study conducted at 11 health centers in Boa­­lemo District, Gorontalo, Indonesia, in Sep­tem­ber 2018. A sample of 34 health officers was selected purposively. The dependent variable was cold chain management. The independent variables were knowledge and attitude. The data were collected by questionnaire and observation sheets. The data were analyzed by Chi square.Results: High knowledge increased positive atti­tude toward implementation of cold chain mana­ge­ment (OR= 5.87; p= 0.061). High knowledge (OR= 2.17; p= 0.448) and positive attitude (OR= 2.69; p= 0.405) increased implementation of cold chain management, but they were statistically non-significant.Conclusion: High knowledge and positive atti­tude increase implementation of cold chain managementKeywords: cold chain management, vaccine, knowledge, attitudeCorrespondence: Zulfiayu Sapiun. Department of Pharmacy, Health Polytechnics, Ministry of Health Gorontalo.Jl. Taman Pendidikan 36, Gorontalo 96123, Indonesia. Email: zulfiayu@poltekkesorontalo.ac.id. Mobile: 081244521639Journal of Health Policy and Management (2020), 05(02): 139-145https://doi.org/10.26911/thejhpm.2020.05.02.06
Pemberdayaan Masyarakat Sebagai Upaya Pencegahan Covid-19 Bagi Warga Serta Tenaga Kesehatan Di Kelurahan Wonggaditi Timur Gorontalo Zees, Rini Fahriani; Koniyo, Mira Astri; Pangalo, Paulus; Ayu, Zulfi
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 4 Nomor 2 April 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i2.3764

Abstract

ABSTRAK Pandemi (Corona Virus Disease) COVID 19 telah tersebar di 210 Negara dan tercatat sebanyak 1.786.769 pasien yang dinyatakan positif(WHO, April 2020). Indonesia pada 12 April 2020 mencapai 4.241 kasus yang telah terkonfirmasi. Provinsi Gorontalo terdapat 1 pasien terkonfirmasi positif menderita Covid 19, Pasien dalam Pengawasan (PDP) sejumlah 64 orang dan Orang Dalam Pengawasan (ODP) sejumlah 3093 orang. Sebaran PDP tertinggi berada di Kota Gorontalo. Tujuan pelatihan diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan kemampuan kader kesehatan dalam melakukan pencegahan penularan covid 19 bagi warga masyarakat di kelurahan Wonggaditi Timur Kota Gorontalo. Adapun kegiatan pengabdian Masyarakat meliputi pelatihan kader kesehatan, pembagian buku pedoman Penyemprotan menggunakan desinfektandi rumah warga, pembagian masker kain sebanyak 500 buah dan pemberian APD sebanyak 40 paket bagi petugas kesehatan di RS Rujukan yang wilayahnya berada di Wilayah Kerja Kelurahan Wonggaditi Barat. Terdapat peningkatan pengetahuan tentang pencegahan penularan Covid 19 oleh kader kesehatan. Masyarakat memberikan respon yang sangat baik dengan indikator capaian yaitu selalu memakai masker sesuai tujuan dan fungsinya. Kata Kunci : COVID 19, Desinfectan, Alat Pelindung Diri. ABSTRACT The pandemic (Corona Virus Disease) COVID 19 has spread in 210 countries and recorded 1,786,769 patients who tested positive (WHO, April 2020). Indonesia on April 12, 2020, reached 4,241 confirmed cases. Gorontalo Province there was 1 patient confirmed positive for Covid 19, 64 patients under surveillance (PDP) and 3093 people under surveillance (ODP). The highest distribution of PDP was in Gorontalo City. The aim of the training was expected to increase the knowledge and ability of health cadres in preventing the transmission of Covid 19 for community members in Wonggaditi Timur village, Gorontalo City. The community service activities include training for health cadres, distributing spraying manuals using disinfectant in residents' homes, distributing 500 cloth masks and giving 40 packages of PPE for health workers at the Referral Hospital whose area is in the Wonggaditi Barat Village Work Area. There was an increase in knowledge about preventing the transmission of Covid 19 by health cadres. The community responded very well with performance indicators, namely always wearing a mask according to its purpose and function. Keywords: COVID 19,  Desinfectant, Personal Protective Equipment.
KEPATUHAN MINUM OBAT DAN DUKUNGAN KELUARGA PADA PASIEN HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TALAGA BIRU, KOTA GORONTALO Pangalo, Paulus; Buheli, Kartin L.; Bakari, Novalina
Journal of Experimental and Clinical Pharmacy (JECP) Vol 1, No 1 (2021): Februari, 2021
Publisher : Poltekkes Kemenkes Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52365/jecp.v1i1.195

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu masalah besar dalam bindang ksehatan karena tingkat insidensi nya yang tinggi diseluruh dunia, dan hingga saat ini masih terus menigkat. Data WHO 2015 menunjukan sekitar 1,13 miliar orang di dunia menderita hipertensi. Diperkirakan, 1,56 miliar orang dewasa didunia akan mengalami hypertensi pada tahun 2025. Berdasarkan data riset nasional tahun 2018, Provinsi Gorontalo menempati peringkat  20 dengan jumlah kasus penyakit hipertensi. Kepatuhan mengonsumsi obat merupakan salah satu permasalahan dalam pengobatan penyakit ini. Namun kepatuhan ini dapat diatasi melalui pemantauan oleh anggota keluarga pengobatan, dan menentukan apakah harus menggunakan pelayanan kesehatan atau tidak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tugas keluarga dengan keteraturan berobat penderita di wilayah kerja Puskesmas Telaga Biru Kabupaten Gorontalo dengan. Penelitian ini menggunakan desain penelitian potong lintang (Cross Sectional) dengan teknik sampling Purposive Sampling. Sebanyak 34 responden penderita hipertensi yang diperoleh selanjutnya dialisis menggunakan uji statistik Chi Square. Hasil analisa data diperoleh nilai X2 hitung sebesar 18,2 dan lebih besar dari X2 tabel dengan nilai p = 0,000 (<0,05). Temuan ini mengindikasikan bahwa peran keluarga sangat berpengaruh pada tingkat keteraturan berobat pasien hipertensi di wilayah kerjaPuskesmas Telaga Biru Kabupaten Gorontalo. Kesimpulannya bahwa keteraturan berobat dapat ditingkatkan melalui peran dan tugas keluarga dalam mengontrol pasien yang mengalami hipertensi.Kata Kunci : Tugas Keluarga, Keteraturan Berobat, Hipertensi.