Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Gerakan Sadar Lingkungan (Darling) dan Siap Siaga Bencana (Sigana) Melalui Program Geography Partner Schools (GPS) Armin Subhani; Hasrul Hadi; Sri Agustina
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi Vol 2, No 1 (2018): Juni 2018
Publisher : Program Studi Pendidikan Geografi Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/geodika.v2i1.865

Abstract

Tren bencana dan degradasi lingkungan di Indonesia terus meningkat. Pemerintah dan masyarakatpun sigap dalam mengantisipasi hal tersebut. Program penanggulangan serta edukasi bermunculan dalam berbagai komunitas. Salah satunya komunitas formal berbasis sekolah. Potensi Sekolah sebagai basis gerakan dapat dilihat dari aspek kuantitas, distribusi, multi level, dan multi fungsi. Namun potensi tersebut tidak selalu menjadi jaminan positif apabila gerakan sadar lingkungan dan siap siaga bencana diterapkan di semua sekolah. Perlu ide kreatif dalam mengaplikasikan Darling dan Sigana. Salah satunya melalui ide dan gagasan Geography Partner Schools (GPS). GPS mengusung visi Sekolah Berwawasan Lingkungan dan Mitigasi Bencana (SWALIBA), dan diharapkan mampu mewadahi pemerhati lingkungan dan bencana dari berbagai kalangan khususnya insan geografi. Hasil sosialisasi di dua sekolah menunjukkan respon yang positif dari para guru dan siswa. Respon dilihat dari dukungan pelaksanaan kegiatan GPS yang terdiri dari dukungan dalam bentuk; (1) kesiapan tenaga , (2) kesiapan alat dan bahan,(3) kesiapan prosedur, (4) kesiapan lingkungan, dan (5) kesiapan pendanaan. Responden berjumlah 30 orang, terdiri dari 7 orang guru dan 23 orang siswa. Secara keseluruhan 75% responden menyatakan cukup siap untuk mendukung pelaksanaan GPS.
CREATIVITY IN LEARNING GEOGRAPHY TEACHER IN AREAS PRONE CATASTROPHE Subhani, Armin -
Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Vol 2, No 1 (2016): Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (344.869 KB) | DOI: 10.23887/jiis.v2i1.8557

Abstract

Indonesia has the potential for disaster is high, so the intensity and effects gets serious attention from the government. Efforts mitigasipun done by involving many parties, including schools. Submission you information about the disaster and its mitigation is considered very effective if done through the school. However, the uncertainty of disaster mitigation in the curriculum become a problem for the schools, especially schools located in disaster-prone areas. In connection with that, to overcome the problem, the role of teachers of geography are considered to have a strategic role in integrating disaster by learning geography lesson, without disturbing the existing school curriculum. This condition requires creativity in teaching geography teacher. Creativity can be done in four simple steps: 1) preparing the material matrix of geography and disasters, 2) determine the learning model, 3) determine the strategies and methods of learning, and, 4) develop a draft implementation of learning. With these four steps, learning a disaster can integrate with a geography lesson to be implemented in a geography lesson at school. Keywords: Disaster-prone areas, the creativity of teachers, teaching geography
Pengembangan Lembar Kerja Spatial Thinking to Solving Problem pada Program Studi Pendidikan Geografi Subhani, Armin; Agustina, Sri
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi Vol 2, No 2 (2018): Geodika, Volume 2, Nomor 2, 2018
Publisher : Program Studi Pendidikan Geografi Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (238.714 KB) | DOI: 10.29408/geodika.v2i2.1105

Abstract

Berpikir spasial merupakan kompetensi utama yang harus dimiliki mahasiswa dalam menyelesaikan masalah geografi. Berdasarkan kebutuhan tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan lembar kerja mahasiswa pada mata kuliah hidrologi dasar. Lembar kerja dirancang berbasis kemampuan berpikir spasial (spatial thinking) dan penyelesaian masalah (solving problem). Metode pengembangannya mengikuti prosedur Dick dan Carey yang terdiri dari Sembilan langkah dan dibagi empat tahap; (1) perancangan, (2) pngembangan, (3) validasi dan uji produk. Data yang dikumpulkan terdiri dari data uji validasi dan uji coba lapangan. Validasi melibatkan ahli teknologi pembelajaran, ahli materi Hidrologi, dan ahli bahasa. Uji coba lapang terbatas melibatkan I kelas yang terdiri dari 10 orang mahasiswa. Hasil analisis data menunjukkan, validasi kelayakan penyajian dari ahli teknologi pembelajaran dikategorikan baik dengan skor 3. Berdasarkan tabel keputusan, nilai tersebut menunjukkan lembar kerja hasil pengembangan dapat digunakan, tetapi perlu direvisi. Validasi kelayakan isi/materi diperoleh skor 3 dinilai cukup baik. Berdasarkan tabel keputusan, nilai tersebut menunjukkan lembar kerja hasil pengembangan dapat digunakan tapi perlu direvisi juga. Validasi kelayakan bahasa dari ahli bahasa, diperoleh skor 4,3, skor tersebut dinilai sangat baik, berdasarkan tabel keputusan, lembar kerja tidak perlu direvisi dari segi bahasa. Kemudian dari hasil uji coba lapangan, diperoleh skor 4,5 kategori sangat baik, dan menurut tabel keputusan, lembar kerja tidak perlu direvisi, layak digunakan dari sisi kemudahan memahami, kemenarikan, dan keterbacaan.?
Gerakan Sadar Lingkungan (Darling) dan Siap Siaga Bencana (Sigana) Melalui Program Geography Partner Schools (GPS) Subhani, Armin; Hadi, Hasrul; Agustina, Sri
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi Vol 2, No 1 (2018): Geodika, Volume 2, Nomor 1, 2018
Publisher : Program Studi Pendidikan Geografi Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (171.001 KB) | DOI: 10.29408/geodika.v2i1.865

Abstract

Tren bencana dan degradasi lingkungan di Indonesia terus meningkat. Pemerintah dan masyarakatpun sigap dalam mengantisipasi hal tersebut. Program penanggulangan serta edukasi bermunculan dalam berbagai komunitas. Salah satunya komunitas formal berbasis sekolah. Potensi Sekolah sebagai basis gerakan dapat dilihat dari aspek kuantitas, distribusi, multi level, dan multi fungsi. Namun potensi tersebut tidak selalu menjadi jaminan positif apabila gerakan sadar lingkungan dan siap siaga bencana diterapkan di semua sekolah. Perlu ide kreatif dalam mengaplikasikan Darling dan Sigana. Salah satunya melalui ide dan gagasan Geography Partner Schools (GPS). GPS mengusung visi Sekolah Berwawasan Lingkungan dan Mitigasi Bencana (SWALIBA), dan diharapkan mampu mewadahi pemerhati lingkungan dan bencana dari berbagai kalangan khususnya insan geografi. Hasil sosialisasi di dua sekolah menunjukkan respon yang positif dari para guru dan siswa. Respon dilihat dari dukungan pelaksanaan kegiatan GPS yang terdiri dari dukungan dalam bentuk; (1) kesiapan tenaga , (2) kesiapan alat dan bahan,(3) kesiapan prosedur, (4) kesiapan lingkungan, dan (5) kesiapan pendanaan. Responden berjumlah 30 orang, terdiri dari 7 orang guru dan 23 orang siswa. Secara keseluruhan 75% responden menyatakan cukup siap untuk mendukung pelaksanaan GPS.
Penguatan Kesiapsiagaan Stakeholder dalam Pengurangan Risiko Bencana Alam Gempabumi Hadi, Hasrul; Agustina, Sri; Subhani, Armin
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi Vol 3, No 1 (2019): Geodika, Volume 3, Nomor 1, 2019
Publisher : Program Studi Pendidikan Geografi Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (744.078 KB) | DOI: 10.29408/geodika.v3i1.1476

Abstract

Tercatat ratusan ribu korban jiwa berjatuhan pasca bencana alam gempabumi yang pernah terjadi di Indonesia.? Tingginya angka korban jiwa dan kerugian harta benda menjadi indikasi rendahnya kesiapsiagaan stakeholder (multipihak) dalam menghadapi bencana alam gempabumi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kesiapsiagaan stakeholder dalam menghadapi bencana alam gempabumi. Kajian ini menggunakan metode studi literatur dengan membedah teori dan konsep serta data-data sekunder yang relevan. Berdasarkan hasil kajian diperoleh kesimpulan bahwa tingkat kesiapsiagaan stakeholder yang terdiri dari komunitas pemerintah, masyarakat dan sekolah harus terus ditingkatkan sampai level sangat siap dalam menghadapi bencana alam gempabumi. Dengan demikian risiko bencana alam gempabumi seperti jatuhnya korban jiwa, kerugian harta benda dan gangguan psikologis akan dapat dikurangi dengan signifikan.
Penanggulangan Krisis Air Bersih di Desa Seriwe Kecamatan Jerowaru Kabupaten Lombok Timur Wafi, Baiq Tahyatul; Subhani, Armin
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi Vol 1, No 2 (2017): Geodika, Volume 1, Nomor 2, 2017
Publisher : Program Studi Pendidikan Geografi Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (457.229 KB) | DOI: 10.29408/geodika.v1i2.858

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penanggulangan krisis air bersih di Desa Seriwe Kecamatan Jerowaru. Seiring dengan pertambahan jumlah penduduk Desa Seriwe, maka permintaan air bersih akan terus meningkat. Belum optimalnya pelayanan PDAM di Desa Seriwe membuat pemenuhan air bersih menjadi terganggu. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Untuk memperoleh data dilapangan dilakukan dengan teknik observasi, dokumentasi, dan wawancara mendalam. Teknik sampel menggunakan sampel purposive sampling, dengan subjek penelitian terdiri dari pemerintah Desa Seriwe dan masyarakat Desa Seriwe yang merasakan dampak langsung krisis air bersih. Setelah data terkumpul, data kemudian dianalisis dengan teknik analisis kualitatif, interactive model. Berdasarkan hasil analisis data, dapat disimpulkan bahwa usaha penaggulangan krisis air bersih yang dilakukan oleh pihak pemerintah yaitu dengan menyediakan bak penampungan air bersih yang merupakan bantuan dari BNPB. Sementara itu, usaha yang dilakukan oleh masyarakat untuk menanggulangi krisis air bersih yaitu dengan membeli air bersubsidi dari PDAM yang dijual menggunakan mobil tangki air.
PENGELOLAAN SAMPAH DI SEPANJANG SEMPADAN SUNGAI KELURAHAN PANCOR DAN KELURAHAN SEKARTEJA Huda, M. Akhirudin Nurul; Hadi, Hasrul; Subhani, Armin
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi Vol 4, No 1 (2020): Juni 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Geografi Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengelolaan sampah di sepanjang sempadan sungai kelurahan Pancor dan Sekarteja. Penentuan sumber data dilakukan dengan purposive sampling, yaitu dipilih dengan pertimbangan dan tujuan tertentu misalnya pada orang yang dianggap penting dan tahu tentang permasalahan dan pengelolaan sampah. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Data yang terkumpul dalam penelitian ini dianalisis dengan pendekatan deskriftif kualitatif. Selanjutnya untuk menguji tingkat keabsahan data dilakukan dengan cara cek silang (triangulasi) terutama triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa gambaran pengelolaan sampah di sepanjang sempadan sungai dilakukan dengan tujuh tahapan yaitu: 1) adanya bangkitan sampah; 2) pewadahan; 3) pembuangan sampah langsung ke sungai, lahan kosong, dan lahan tungku pembakaran; 4) pengumpulan; 5) membakar sampah di halaman rumah atau di pinggir jalan; 6) proses transportasi oleh petugas ke tempat pembuangan akhir dan 7) pemerosesan akhir (controlled landfill). Dengan demikian dapat diketahui bahwa masyarakat hanya mengumpulkan sampah di sekitar lingkungan tempat tinggal mereka seperti lahan kosong, serta beberapa titik di sekitar sempadan sungai. Selain itu ada pula yang mengumpulkannya pada tempat pembuangan sampah sementara  yang kemudian diangkut lagi menuju ke tempat pembuangan akhir.
PENGELOLAAN SAMPAH DI SEPANJANG SEMPADAN SUNGAI KELURAHAN PANCOR DAN KELURAHAN SEKARTEJA Huda, M. Akhirudin Nurul; Hadi, Hasrul; Subhani, Armin
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi Vol 4, No 1 (2020): Juni 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Geografi Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengelolaan sampah di sepanjang sempadan sungai kelurahan Pancor dan Sekarteja. Penentuan sumber data dilakukan dengan purposive sampling, yaitu dipilih dengan pertimbangan dan tujuan tertentu misalnya pada orang yang dianggap penting dan tahu tentang permasalahan dan pengelolaan sampah. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Data yang terkumpul dalam penelitian ini dianalisis dengan pendekatan deskriftif kualitatif. Selanjutnya untuk menguji tingkat keabsahan data dilakukan dengan cara cek silang (triangulasi) terutama triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa gambaran pengelolaan sampah di sepanjang sempadan sungai dilakukan dengan tujuh tahapan yaitu: 1) adanya bangkitan sampah; 2) pewadahan; 3) pembuangan sampah langsung ke sungai, lahan kosong, dan lahan tungku pembakaran; 4) pengumpulan; 5) membakar sampah di halaman rumah atau di pinggir jalan; 6) proses transportasi oleh petugas ke tempat pembuangan akhir dan 7) pemerosesan akhir (controlled landfill). Dengan demikian dapat diketahui bahwa masyarakat hanya mengumpulkan sampah di sekitar lingkungan tempat tinggal mereka seperti lahan kosong, serta beberapa titik di sekitar sempadan sungai. Selain itu ada pula yang mengumpulkannya pada tempat pembuangan sampah sementara  yang kemudian diangkut lagi menuju ke tempat pembuangan akhir.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF AUTOPLAY MEDIA STUDIO 8.5 PADA MATERI GEJALA-GEJALA DI ATMOSFER DAN HIDROSFER Maskam, H. M.; Dinata, Marta Putra; Subhani, Armin
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi Vol 4, No 1 (2020): Juni 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Geografi Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini didasarkan pada kurang efektifnya pembelajaran berbasis buku teks. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan media pembelajaran yang efektif berdasarkan validitas. Media pembelajaran yang dikembangkan yaitu media pembelajaran berbasis AutoPlay Media Studio 8.5. Media pembelajaran ini diterapkan pada mata pelajaran IPS, khususnya pada materi pembelajaran gejala-gejala di atmosfer dan hidrosfer. Lokasi penelitian dilaksanakan di SMP Islam Tembeng Putik, Lombok Timur, NTB. Desain penelitian ini menggunakan penelitian dan pengembangan (Research & Development). Data dikumpulkan menggunakan lembar validasi media, instrumen respon guru dan tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa validitas media dinyatakan sangat valid dengan persentase sebesar 91,83%. Untuk kepraktisan berdasarkan respon guru terhadap media sangat baik dengan persentase sebesar 93,12%. Sedangkan hasil belajar siswa setelah menggunakan media berbasis AutoPlay Media Studio 8.5 dinyatakan baik dengan persentase ketuntasan hasil belajar sebesar 84%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa media ini dapat dijadikan sebagai pendukung proses pembelajaran mata pelajaran IPS pada materi gejala-gejala di Atmosfer dan Hidrosfer pada SMP Islam Tembeng Putik. 
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF AUTOPLAY MEDIA STUDIO 8.5 PADA MATERI GEJALA-GEJALA DI ATMOSFER DAN HIDROSFER Maskam, H. M.; Dinata, Marta Putra; Subhani, Armin
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi Vol 4, No 1 (2020): Juni 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Geografi Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini didasarkan pada kurang efektifnya pembelajaran berbasis buku teks. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan media pembelajaran yang efektif berdasarkan validitas. Media pembelajaran yang dikembangkan yaitu media pembelajaran berbasis AutoPlay Media Studio 8.5. Media pembelajaran ini diterapkan pada mata pelajaran IPS, khususnya pada materi pembelajaran gejala-gejala di atmosfer dan hidrosfer. Lokasi penelitian dilaksanakan di SMP Islam Tembeng Putik, Lombok Timur, NTB. Desain penelitian ini menggunakan penelitian dan pengembangan (Research & Development). Data dikumpulkan menggunakan lembar validasi media, instrumen respon guru dan tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa validitas media dinyatakan sangat valid dengan persentase sebesar 91,83%. Untuk kepraktisan berdasarkan respon guru terhadap media sangat baik dengan persentase sebesar 93,12%. Sedangkan hasil belajar siswa setelah menggunakan media berbasis AutoPlay Media Studio 8.5 dinyatakan baik dengan persentase ketuntasan hasil belajar sebesar 84%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa media ini dapat dijadikan sebagai pendukung proses pembelajaran mata pelajaran IPS pada materi gejala-gejala di Atmosfer dan Hidrosfer pada SMP Islam Tembeng Putik.