Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS PUISI DENGAN PENDEKATAN KOOPERATIF TIPE EXPLICIT INSTRUCTION PADA KELAS X MIA 1 SMAN 1 MARONGE TAHUN AJARAN 2018/2019 Riadi Suhendra; Sri Sugiarto; Rini Qurratul Aini
Jurnal Riset Kajian Teknologi dan Lingkungan Vol. 2 No. 2 (2019): Jurnal Riset Kajian Teknologi dan Lingkungan
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas proses pembelajaran menulis puisi dan keterampilan menulis puisi melalui penerapan pendekatan kooperatif tipe explicit instruction. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui pengamatan, wawancara, telaah dokumen, dan non tes. validasi data menggunakan triagulasi metode dan triagulasi sumber data. Teknik analisis data melalui teknik analisis kritis dan teknik deskriptif komparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendekatan pembelajaran kooperatif tipe explicit instruction dapat meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajaran menulis puisi siswa kelas X MIA 1 SMAN 1 Maronge yang dilakukan selama dua siklus. Pada siklus I jumlah siswa yang memperoleh nilai di atas KKM (65) 5 siswa (16,66%) dengan nilai rata-rata 59,00. Pada siklus II siswa tuntas meningkat menjadi 24 siswa (80%) dengan nilai rata-rata 71,66.
PELATIHAN PENYUSUNAN INTRUMEN PENELITIAN SURVEI BAGI CALON GURU Sri Sugiarto; Riadi Suhendra; Adnan
Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal Vol. 2 No. 2 (2019): Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan peneliti menyusun desain instrumen penelitian yang baik dan berkualitas akan menjamin data yang berkualitas pula. Oleh karena itu, kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk meningkat pengetahuan dan kemampuan calon guru menyusun dan menggunakan instrumen pengumpulan data dalam penelitian survei. Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari pada bulan Spetember 2019. Yang menjadi sasaran kegitan pelatihan ini adalah mahasiswa atau calon guru. Metode kegiatan ini dilakukan dengan metode ToT dengan tahapan (1) penyampaian materi, diskusi, latihan pengambangan instrumen, unjuk kerja dan diskusi, uji coba instrumen dan evaluasi. Hasil dari kegiatan ini menjukkan hasil adanya pemahaman dan kemampuan yang baik dalam menyusun dan mempraktik menggunakan instrumen penelitian, namun ada beberapa cacatan yang perlu diperbaiki diantaranya (1) pertanyaan yang disusun masih banyak mengirig pada jawaban tertentu, (2) masih terdapat pertanyaan yang ambigu, (3) masih ada pertanyaan yang menggunaakan akronim yang tidak lazim. Begitu juga halnya dengan hasil evaluasi praktik uji coba instrumen, terdapat beberapa catatan yang perlu diperbaiki diantaranya, (1) peserta masih terlalu kaku pada saat memulai penyampaian pendahuluan, (2) beberapa peserta lupa menyampaiakan pendahuluan, (3) peserta masih terlalu kaku saat melakukan wawancara, (4) beberapa peserta lupa melengkapi alat atau kebutuhan dalam melakukakan wawancara.
Kategori Dan Ekspresi Lingustik Obat–Obatan Tradisional Masyarakat Sumbawa Sri Sugiarto; Dewi Wulansari
P-2623-0291
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Lembaga Penelitian Dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (518.386 KB) | DOI: 10.1234/.v0i0.440

Abstract

Pengobatan tradisional merupakan suatu bentuk kearifan lokal yang patut diberi perhatian  khusus untuk dilestarikan. Mengingat praktik pengobatan ini sudah mulai tergeser oleh pengobatan moderen.  Oleh karena itu,   penelitian ini dilakukan betujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan makna leksikon obat dalam praktik pengobatan tradisional masyarakat Sumbawa Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu pendekatan kualitatif. Wujud data penelitian ini berupa informasi lisan dan dokumen yang didapatkan dari informan yang merupakan penduduk asli Sumbawa, maka data tersebut diambil dengan metode dokumen, dan wawancara.Data yang akan diperoleh selanjutnya diabsahkan dengan menggunakan teknik triangulasi. Selanjutnya dianalisis dengan teknik penganlisisan yang dikembangkan oleh Miles dan Huberman. Dari hasil analisis data,  pengelompokan  obat tradisional Sumbawa dikelompkan kedalam tiga kelompok, yaitu (1) obat bahan dari tanaman dan atau rempah, (2) hewan, dan (3) doa. Bentuk obat berbahan   tubuh-tumbuhan memiliki 10 istilah, yaitu (1) ai angat, (2) pegal, (3), semek (4) temar, (5)parapa (6) keramas, (7) apis, (9) lalap, dan (10) minyak lala. Selanjutnya, obat berbahan hewan tidak memiliki istilah khusus, beberapa  hewan yang digunakan sebagai bahan obat-obatan, yaitu  kelelawar, kuda, tokek atau cicak, belut, rusa, dan kambing. Sementara obat  berupadoa yang digunakan menggunakan bahasa arab yang sebagian berumber dari Al-Quran