Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL BUDIDAYA IKAN NILA (Oreochromis Niloticus) (Studi Kasus : Desa Wonorejo, Kecamatan Pematang Bandar, Kabupaten Simalungun) Endah Pratiwi Munthe; Sinar Indra Kesuma; Siti Khadijah
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 8, No 6 (2017): Volume 8. No. 6 Desember 2017
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Endah Pratiwi Munthe (130304021) dengan judul skripsi Analisis Kelayakan Finansial Budidaya Ikan Nila (Oreochromis Niloticus) di Desa Wonorejo, Kecamatan Pematang Bandar, Kabupaten Simalungun. Dibimbing oleh Bapak Ir. Sinar Indra Kesuma, M.Si. dan Ibu Siti Khadijah, SP. M.Si. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana sistem budidaya ikan Nila, pendapatan petani ikan Nila dan menganalisis kelayakan usaha finansial ikan Nila yang diusahakan di Desa Wonorejo, Kecamatan Pematang Bandar, Kabupaten Simalungun. Penentuan daerah penelitian dilakukan secara purposive (sengaja). Penentuan jenis sampel dengan metode Simple Random Sampling sebanyak 30 sampel. Masing-masing petani yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah petani yang menjadi pengusaha budidaya ikan Nila dari proses pembenihan sampai pembesarannya. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kelayakan R/C  Ratio dan Break Event Point (BEP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha budidaya ikan Nila di daerah penelitian secara finansial layak untuk diusahakan dan dikembangkan ditinjau dari kriteria kelayakan finansial yaitu nilai R/C > 1 dan nilai BEP produksi lebih kecil dari hasil produksi dan BEP harga lebih kecil dibanding dengan harga jual.     Kata Kunci : Sistem Budidaya, Pendapatan dan Kelayakan Finansial
ANALISIS FINANSIAL DAN STRATEGI PENGEMBANGAN USAHATANI BAWANG MERAH (Allium Ascalonicum L.) DI KECAMATAN SIMANINDO KABUPATEN SAMOSIR Yoga Pratama; Luhut Sihombing; Siti Khadijah
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 8, No 3 (2017): Volume 8. No. 3 September 2017
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui ketersediaan input usahatani bawang merah per petani/ha, untuk mengetahui besarnya harga rata-rata input, harga output, biaya produksi, penerimaan dan pendapatan petani bawang merah per hektar dan per petani, untuk mengetahui kelayakan finansial usahatani bawang merah di daerah penelitian, untuk mengetahui apa program dan rencana aksi pengembangan usahatani bawang merah yang dapat direkomendasikan di daerah penelitian. Hasil Penelitian diperoleh: 1. Ketersediaan input bawang merah yang terdiri atas tenaga kerja, bibit, pupuk, serta pestisida bersifat tersedia. 2. Besar harga rata-rata input per petani per hektar yaitu: (a) bibit sebesar Rp 33.000/kg, (b) pupuk sebesar Rp 2.340/kg, (c) pestisida sebesar 29.192/liter, (d) tenaga kerja sebesar Rp 55.000/HKP. Rata-rata biaya produksi petani bawang merah sebesar                            Rp 4.917.142 per petani dan Rp 48,679,686 per hektar. Rata-rata penerimaan petani bawang merah sebesar Rp 8.033.745 per petani danRp 79.524.216 per hektar. Dan rata-rata pendapatan yang di terima petani bawang merah sebesar Rp 3.116.603 per petani dan Rp 30.844.530 per hektar. 3. Secara finansial usahatani bawang merah di Kecamatan Simanindo Kabupaten Samosir dapat dikatakan layak, dilihat dari nilai R/C Ratio per petani dan per hektar sebesar 1,60 (>1) artinya bahwa usahatani bawang merah layak untuk dikembangkan. Nilai BEP harga memiliki nilai sebesar Rp 12.875/kg  per petani dan Rp 12.871/kg per hektar dengan harga jual sebesar Rp 20.378/kg yang artinya harga jual > BEP harga sehingga usahatani bawang merah layak untuk diusahakan. Sedangkan Nilai BEP produksi  yaitu sebesar 234 kilogram per petani dan 2.315 kilogram per hektar yang artinya produksi > BEP produksi sehingga usahatani bawang merah layak untuk diusahakan. 4. Program yang akan direkomendasikan kepada petani yaitu: (a) program peningkatan produksi bawang merah yaitu dengan menggunakan bibit bawang merah yang unggul  dan berkualitas baik, (b) program pengembangan sarana dan prasarana agribisnis bawang merah yaitu dengan penyediaan sarana produksi di setiap kelompok tani berupa bibit, pupuk, pestisida dan alat-alat pertanian, (c) program perluasan sentra produksi usahatani bawang merah yaitu dengan pemanfaatan lahan tidur untuk bercocok tanam bawang merah, (d) program perbaikan tingkat adopsi teknologi petani yaitu dengan melakukan penyuluhan kepada petani dengan mengikut sertakan penyuluh pertanian setempat mengenai cara mengoptimalkan produksi bawang merah petani.   Kata Kunci : bawang merah, analisis finansial, analisis SWOT
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI LUAS LAHAN SAWAH DI KABUPATEN SERDANG BEDAGAI Praja Sembiring; Tavi Supriana; Siti Khadijah
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 4, No 12 (2015): Volume 4 No. 12 Desember 2015
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (311.417 KB)

Abstract

  ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis besarnya pengaruh Produktivitas Padi, Harga Padi dan Harga Kelapa Sawit terhadap luas lahan sawah di Kabupaten Serdang Bedagai. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data time series data tahun 2008-2014 (7 tahun). Metode analisis yang digunakan adalah Metode Regresi Linear Berganda. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Variabel produktivitas Padi dan harga padi berpengaruh positif dan signifikan terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi luas lahan sedangkan harga kelapa sawit berpengaruh negatif dan tidak berpengaruh signifikan terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi luas lahan sawah. Kata Kunci : Luas lahan, produktivitas padi, harga padi dan harga kelapa sawit
PERANAN SEKTOR PERTANIAN DALAM MENGURANGI KETIMPANGAN PENDAPATAN ANTAR DAERAH DI PROVINSI SUMATERA UTARA Syari Syafrina; Diana Chalil; Siti Khadijah
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 4, No 9 (2015): Volume 4 No. 9 September 2015
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

  ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya ketimpangan pendapatan antar kabupaten/kota di Sumatera Utara, menganalisis kontribusi sektor pertanian terhadap perekonomian Sumatera Utara, menganalisis keterkaitan sektor pertanian terhadap sektor-sektor lain di Sumatera Utara, menganalisis peranan sektor pertanian dalam mengurangi ketimpangan pendapatan antar daerah Sumatera Utara tahun. Metode analisis yang digunakan adalah metode deskriptif coefficient of variation oleh Williamson (CVw), analisis Shift-Share, analisis keterkaitan, serapan tenaga kerja di sektor pertanian, nilai tambah produk pertanian dan nilai ekspor komoditi pertanian dengan data tahun 2008-2013. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketimpangan yang terjadi antar daerah di Provinsi Sumatera Utara berada pada level sedang dengan rata-rata Indeks Ketimpangan Williamson 0,474. Sektor pertanian Sumatera Utara berperan dalam menurunkan tingkat ketimpangan antar daerah di Sumatera Utara sebesar 32,23 persen per tahun. Pada tahun 2008-2013 sektor pertanian merupakan sektor dengan kenaikan PDRB paling besar sebesar 7,07 triliyun rupiah, mengalami pertumbuhan paling cepat diantara sembilan sektor lain dan memiliki daya saing paling baik. Sektor pertanian memiliki keterkaitan ke belakang yang rendah. Dari enam belas subsektor pertanian hanya sub sektor unggas dan peternakan lainnya yang memiliki daya penyebaran yang tinggi dan empat sub sektor kehutanan, padi, karet dan kelapa sawit memiliki derajat kepekaan yang tinggi. Sektor pertanian dapat mengurangi tingkat ketimpangan karena merupakan penyerap tenaga kerja paling besar dan nilai tambah terbesar yaitu 42,5 dan 70,05 persen setiap tahun, serta merupakan sektor pengekspor terbesar kedua. Kata Kunci: Ketimpangan Pendapatan, Indeks Williamson, PDRB/Kapita
Analysis of Occupational Therapy In Schizophrenic Patients Siti Khadijah; Darni Darni; Sitti Sulaihah
Jurnal Ners Vol. 14 No. 3 (2019): Special Issue
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (25.433 KB) | DOI: 10.20473/jn.v14i3.17178

Abstract

Nursing care in the rehabilitation phase is one which provides occupational therapy, which is one form of combination therapy between art and science to direct patients to selective activities, so that health can be improved and maintained, and prevent disability through work activities and training This study is to show evidence of the effectiveness of occupational therapy interventions: job training in schizophrenic patients at the Mental Hospital.Methods: The method used in this systematic review consists of 5 stages: identification of instruments in the literature (database search); identification of relevant literature based on title and abstract; inclusion and exclusion criteria; obtaining full text literature; assessment based on literature component and analysis of selected instruments. The database used in the literature search was Scopus, Proquest, Science Direct, Japan Journal, Cochrane by limiting the keywords "Occupational Therapy" and "Schizophrenia", which were published in the years between 2012-2018.Results: Fifteen studies were included in the analysis, only 10 journals met the criteria to be included in the quantitative design.Conclusion: From the results of this study it was found that occupational therapy was significant in improving cognitive, social, work, welfare, and contributing to the quality of life of patients.
ANALISIS KOMPARASI KONTRIBUSI SEKTOR PERTANIAN TERHADAP PDRB (PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO) ANTAR PROVINSI DI INDONESIA Annisa Azzahra; Tavi Supriana; Siti Khadijah
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 4, No 3 (2015): Volume 4 No.3 Maret 2015
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian adalah (1) Untuk mengetahui kontribusi Sektor Pertanian terhadap PDRB di setiap provinsi di Indonesia, (2) Untuk mengidentifikasi bagaimana peran suatu  Sektor Pertanian di setiap provinsi di Indonesia, (3) Untuk menganalisis komparasi kontribusi Sektor Pertanian terhadap PDRB antar provinsi di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan : Metode deskriptif,  Metode analisis Location Quotion (LQ), Metode analisis tabulasi sederhana.   Hasil penelitian menunjukkan (1) Sektor Pertanian memberikan kontribusi paling besar terhadap PDRB di 20 provinsi di Indonesia, sementara pada 13 provinsi lain Sektor Pertanian tidak berkontribusi besar, yaitu: Provinsi Riau, Provinsi Kepulauan Riau, Provinsi Sumatera Selatan, Provinsi DKI Jakarta, Provinsi Jawa Barat, Provinsi Jawa Tengah, Provinsi DI Yogyakarta, Provinsi Jawa Timur, Provinsi Banten, Provinsi Bali, Provinsi Kalimantan Timur, Provinsi Papua Barat, Provinsi Papua; (2) Sektor Pertanian merupakan sektor unggulan di 29 provinsi di Indonesia pada periode 2004-2012. Ada empat provinsi yang Sektor Pertanian bukan merupakan sektor unggulan, yaitu: Provinsi Kepulauan Riau, Provinsi DKI Jakarta, Provinsi Banten, dan Provinsi Kalimantan Timur; (3) Kontribusi Sektor Pertanian di provinsi-provinsi yang termasuk sektor unggulannya Sektor Pertanian, yang memiliki nilai LQ tertinggi yaitu Provinsi Sulawesi Barat sebesar 4,17.   Kata kunci: Analisis Komparasi, Kontribusi, PDRB Sektor Pertanian.
ANALISIS PENERAPAN ISO 9001:2000 KAITANNYA DENGAN HARGA CPO DAN KEUNTUNGAN (Studi Kasus: PT. Perkebunan Nusantara III Kebun Sei Meranti Kabupaten Labuhan Batu Selatan) Rizky Romadhona Tambunan; Lily Fauzia; Siti Khadijah
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 4, No 6 (2015): Volume 4 No. 6 Juni 2015
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (420.263 KB)

Abstract

  ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis penerapanISO 9001:2000 diPT. Perkebunan Nusantara III Kebun Sei Meranti, menganalisis volume penjualan produk CPO sebelum dan sesudah penerapan ISO 9001:2000 di PT. Perkebunan Nusantara III Kebun Sei Meranti, menganalisis harga CPO sebelum dan sesudah penerapan ISO 9001:2000 di PT. Perkebunan Nusantara III Kebun Sei Meranti, menganalisis keuntungan sebelum dan sesudah penerapan ISO 9001:2000 di PT. Perkebunan Nusantara III Kebun Sei Meranti.Data yang digunakan adalah data sekunder yaitu data penerapan ISO 9001:2000, volume penjualan CPO, harga CPO, dan data keuntungan di PT. Perkebunan Nusantara III Kebun Sei Meranti. Metode analisis deskriptip data dan uji bedarata-rata (Compare Means).Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Adanya penerapan ISO 9001:2000 di PT. Perkebunan Nusantara III Kebun Sei Meranti. (2) Ada perbedaan volume penjualan CPO sebelum dan sesudah penerapan ISO 9001:2000 di PT. Perkebunan Nusantara III Kebun Sei Meranti. (3) Ada perbedaan harga CPO sebelum dan sesudah penerapan ISO 9001:2000 di PT. Perkebunan Nusantara III Kebun Sei Meranti. (4) Ada perbedaan keuntungan sebelum dan sesudah penerapan ISO 9001:2000 di PT. Perkebunan Nusantara III Kebun Sei Meranti. Kata Kunci: ISO 9001:2000, Volume Penjualan, Harga CPO, dan Keuntungan
PENERAPAN METODE TALKING STICK UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS BERPIKIR SISWA DALAM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM SISWA KELAS V SDN 125 PEKANBARU Siti Khadijah
Sosial Budaya Vol 12, No 2 (2015): Juli - Desember 2015
Publisher : Lembaga penelitian dan pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/sb.v12i2.1944

Abstract

This was an action research class. Based on observations in SDN 125 Pekanbaru, met some phenomena about the problem of low student creative thinking, such as: 1) during the learning process, only a few students who take active part, as seen from the lack of students asking questions or opinions on the teacher. 2) students seem difficult to understand the material presented by teachers in the classroom, it is seen that more than 65% of students can not answer questions put by the teacher. 3) when answering questions from teachers, other students respond with answers similar to students who have been answered before, and 4) in answering questions from teachers, students just transfixed by what they read without any attempt to develop a sentence, or use own words without changing the meaning of the answer. to overcome the lack of creativity these students think the author talking stick method to enhance student creativity thinking. Formulation of the problem for this study are: how to applied talking stick to increase the creativity to think of students in Islamic religious education in elementary school fifth grade students SDN 125 Pekanbaru?This research was conducted in two cycles, the data described is prior to action, in the first cycle and second cycle, each cycle is done in two meetings. In order to study this class action work well without the barriers that interfere with the smoothness of the study, researchers set stages in the research stage through which the class action, namely: 1) planning / preparation for action, 2) implementation of the action, 3) observation and reflection. Based on the results of observation before the measure of creativity to think of students obtained 44% with the low category. Then based on the observation in the first cycle indicates that the level of creativity to think of students reached by 64,8% with the high category. While on the second cycle there was an increase to reach the creativity to think of students obtained 84,0% with very high category.
Komunikasi Kelompok Di Kalangan Komuter Siti Khadijah; Djuara P Lubis; Rilus A Kinseng
Jurnal Komunikasi Pembangunan Vol. 13 No. 2 (2015): Juli 2015
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (432.942 KB) | DOI: 10.46937/13201513777

Abstract

The speed of urban development, has caused a very heavy commuter. This study aimed to analyze the relationship between the characteristics of the group members, with the process of communication and cohesiveness among commuters. The study was conducted to 86 members of the group in KA.Patas Purwakarta with quantitative methods using questionnaires as research instruments. Test analysis using Spearman rank statistic and chi Square to analyze the relationship between the characteristics of the group members, with the communication process and individual attitudes towards cohesiveness among commuters. The study states that the age of negative relationship with the communication process. The older the age  of a member was, the lower the knowledge and the obedient of the group `s norm he had. Female  members  had a higher  involvement in the communication process of the group  than the male members. There was a negative  relationship  between the occupation and the  cohesiveness of the group. The better occupation they  had, the lower  degree of cohesiveness they showed. There was a significant relationship between the sex of members and their cohesivenessoutside the railway coach. Cohesiveness was found  having very significant relationship with the information accessKeywords: Group Communication, Cohesiveness, Commuter.
STRATEGI PROMOSI DALAM MEMBANGUN BRAND MEDIA MANDIRI (STUDI KASUS DONATUR MEDIA MANDIRI) Mei Mila Sifa Isnu; Siti Khadijah
Makna: Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa, dan Budaya Vol 5 No 2 (2015): MAKNA : Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa dan Budaya
Publisher : Fakultas Komunikasi, Sastra, dan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/makna.v5i2.863

Abstract

PT Global Insight Utama is a company engaged in nitrogen gas content services for cars and motorcycles, in a year, the company manage to have 50 booth and 60.000 consumer. In strategic promotional mix study that uses PT. Global Insight Utama in marketing green nitrogen, in achieving tremendeous achievement. The purpose of this study is to defind out what elements of promotional mix used by PT. Global Insight. In marketing green nitrogen, knowing what kinds of messages delivered by PT Global Insight Home in marketing various products nitrogen gas content services to drivers of vehicles, and to know what media is used by the PT. Global Insight Home in marketing green nitrogen. In this research, researcher used descriptive qualitative method. Data collection using in depth interviews, observation, documentation. In order to check the validity of the data triangulation of sources is used. Survey results revealed that the PT. Global Insight Utama Main implementing strategies for marketing promotion mix of green nitrogen to the public. Promotion mix strategy adopted by the PT. Global Insight is to implement the Primary Advertising, Advertising the application itself using the line bellows is by distributing flyers, handing out schedules of fasting, Red vouchers, sponsorship, and free softdrink. Direct marketing by phone, Website, Facebook, and Twitter. Personal Selling, public relations and publicity up today have not been done.