Haryeni Tamin
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Persepsi Mahasiswa Sastra terhadap Pembelajaran Daring melalui Aplikasi Zoom Haryeni Tamin
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 7 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v7i1.610

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi mahasiswa terhadap pembelajaran daring pada mata kuliah Sosiologi Sastra di Departemen Sastra Indonesia Fakultas Ilmu Budaya Universitas Hasanuddin selama masa pandemi virus corona (COVID-19) melalui aplikasi Zoom. Persepsi mahasiswa terhadap pembelajaran daring dibatasi pada aspek belajar mengajar, kapabilitas (kemampuan dosen), serta sarana dan prasarana. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh mahasiswa sastra di Departemen Sastra Indonesia Fakultas Ilmu Budaya Universitas Hasanuddin. Sampel sebanyak 48 orang diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling yang hanya berfokus pada mahasiswa yang sedang mengambil mata kuliah Sosiologi Sastra sejak diberlakukan pembelajaran daring karena pandemi COVID-19. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner secara daring melalui aplikasi google form dan wawancara mendalam kepada beberapa mahasiswa untuk mendapatkan informasi yang lebih mendetail. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis statistik dan deskriptif yang terdiri atas pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa persepsi mahasiswa terhadap pembelajaran daring melalui aplikasi Zoom pada mata kuliah Sosiologi Sastra bersifat positif, dengan rincian: data pada indikator 1, yakni: 14,6% (SS), 62,5% (S), 20,8% (TS), dan 4,2% (STS). Data indikator 2, yakni: 4,2% (SS), 60,4% (S), 35,4% (TS), dan 0% (STS). Data indikator 3, yakni: 22,9% (SS), 68,8% (S), 8,3% (TS), dan 0% (STS). Data indikator 4, yakni: 0% (SS), 47,9% (S), 52,1% (TS), dan 4,2% (STS). Data indikator 5, yakni: 47,9% (SS), 52,1% (S), 2,1% (TS), dan 0% (STS). Data indikator 6, yakni: 47,9% (SS), 52,1% (S), 2,1% (TS), dan 0% (STS). Data indikator 6, yakni: 47,9% (SS), 52,1% (S), 2,1% (TS), dan 0% (STS). Data indikator 7, yakni: 35,4% (SS), 64,6% (S), 0% (TS) dan (STS). Data indikator 8, yakni: 29,2% (SS), 66,7% (S), 10,4% (TS), 2,1% (STS). Data indikator 9, yakni: 29,2% (SS), 68,8% (S), 6,3% (TS), 0% (STS). Adapun data indikator 10, yakni: 4,2% (SS), 54,2% (S), 43,8% (TS), 10,4% (STS).
Bentuk dan Makna Ritual Ma’nene’ To Sarani di Toraja Utara Haryeni Tamin; Hasan, Hasan; Kasmawati, Kasmawati; Indarwati, Indarwati
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 7 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v7i2.1300

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui dan menganalisis bentuk prosesi dan makna dari ritual ma’nene’ to Sarani di Kabupaten Toraja Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan dengan metode observasi dengan menggunakan teknik catat dan wawancara (interview). Lokasi penelitian bertempat di kecamatan Denpina, kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan. Hasil penelitian menunjukkan beberapa ritual ma’nene’ to sarani yang dilakukan oleh masyarakat kecamatan Denpina, yaitu ma’bukka’ liang (membuka liang kuburan), ma’bawa pangan (membawa jenis makanan), masseroi (membersihkan), mangallo batang rabuk (menjemur jasad), ma’palobo (mengganti pembungkus),’ mangrapa (memasukkan kembali)’, dan ma’tutu’ liang (menutup liang kubur). Setiap prosesi yang dilakukan ini mengandung makna dan tujuan tertentu.