Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

SEHAT BIAYA MURAH DENGAN ORGANIK ., Sukardi; Ishartati, Erny
Jurnal Dedikasi Vol 9 (2012): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/dedikasi.v9i0.1385

Abstract

Sukardi1 & Erny Ishartati21Jurusan Ilmu dan Teknologi Pangan, 2Jurusan Agroteknologi, Fakultas Pertanian Peternakan,Universitas Muhammadiyah MalangAlamat Korespondensi : Jl. Raya Tlogomas 246 MalangEmail: sukardiumm@yahoo.co.id & ishartati.erny@yahoo.comABSTRAKPenggunaan pupuk anorganik yang terus menerus dan berlebihan menyebabkan kondisi fisiktanah kian keras, unsur hara tanah menurun dan keasamannya juga meningkat. Kondisi tanah yangdemikian dapat mengakibatkan banyak unsur hara dalam kondisi terikat dan tidak dapat dimobilisirke tanaman. Tahapan pengabdian ini, mengutamakan keterlibatan dan partisipasi masyarakat sebagaiberikut: penelusuran berbagai informasi dan pustaka. Pada tahap ini dilakukan penelusuran berbagaiinformasi dan kepustakaan yang terkait antara lain bahan limbah yang dapat digunakan sebagaipupuk organik dan jenis tanaman sayuran yang biasa dibudidayakan. Survei lapangan, observasi danpengkajian teknologi pembuatan pupuk organik padat dan cair. Rekayasa fermentor untuk merombakbahan organik menjadi pupuk yang dapat diaplikasikan pada tanaman sayur-sayuran.Aplikasi pupukyang telah diproduksi pada tanaman.Limbah organik dari kotoran hewan maupun limbah organikdari keluarga dapat dirubah menjadi pupuk organik dan bagus untuk budidaya sayur-sayuran terutamayang dipanen daun dan batangnya.Kata kunci: organik, anorganik, limbah
HUBUNGAN PENGETAHUAN TENTANG INISIASI MENYUSU DINI TIM NEONATAL INTENSIVE CARE UNIT PADA OPERASI SECTIO CAESAREA DENGAN PELAKSANAAN INISIASI MENYUSU DINI DI RUANG OPERASI RSUD SUKOHARJO Ratnawati, Sri Mingki; ., Istiqori; ., Sukardi
JURNAL ILMU KEPERAWATAN INDONESIA (JIKI) Vol 7 No 2 (2014): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 7 No. 2 Juli 2014
Publisher : JURNAL ILMU KEPERAWATAN INDONESIA (JIKI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (135.373 KB)

Abstract

Latar Belakang: Tidak terlaksananya Inisiasi Menyusu Dini (IMD) sering terjadi pada ibu yang melahirkan secara operasi disebabkan karena ibu dilakukan anestesi yang menyebabkan ibu mengantuk sehingga kurang respon terhadap bayi, petugas di kamar operasi terlalu sibuk dengan pekerjaan sehingga tidak ada waktu untuk melakukan IMD. Padahal menunda permulaan menyusu lebih dari satu jam menyebabkan kesukaran menyusui Tujuan Penelitian: penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan tentang Inisiasi Menyusu Dini Tim NICU Pada Operasi Sectio Caesarea dengan pelaksanaan inisiasi menyusu dini di Ruang Operasi RSUD Sukoharjo. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian dengan metode deskriptif observasional korelatif dengan pendekatan studi potong lintang (Cross Sectional). Populasi penelitian ini 18 orang Tim NICU. Jumlah sampel 18 orang dengan total sampling. Analisis data menggunakan uji chi square. Hasil Penelitian: Hasil uji statistik didapatkan nilai X2 hitung sebesar 0,643 p-value = 0,423 (p> 0,05) sehingga Ho diterima dan Ha ditolak, sehingga tiak ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan tentang Inisiasi Menyusu Dini dengan pelaksanaan Inisiasi Menyusu Dini di ruang Operasi RSUD Sukoharjo. Simpulan: Tidak ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan tentang Inisiasi Menyusu Dini dengan pelaksanaan Inisiasi Menyusu Dini, ditunjukkan dengan nilai X2 hitung sebesar 0,643 p-value = 0,423 (p> 0,05).
Pengembangan Model Pembelajaran IPS Berbasis Kearifan Lokal Masyarakat Sasak: ke Arah Sikap dan Prilaku Berdemokrasi Siswa SMP/MTS Ismail, M.; ., Sukardi; Surachman, Su’ud
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 42, No 2 Jul (2009)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (74.432 KB) | DOI: 10.23887/jppundiksha.v42i2 Jul.1745

Abstract

Penelitian berangkat dari  fakta semakin kuatnya gejala erosi sikap dan perilaku berdemokrasi di kalangan masyarakat (siswa), seperti sikap yang mau menang sendiri, suka memaksakan kehendak, kurang mengakui pihak lain, sikap toleran yang semakin melemah, kurangnya empati dan lain-lainya. Sementara itu, pembelajaran demokrasi melalui Pendidikan IPS kurang memberikan kontribusi terhadap pengembangan sikap dan perilaku demokratis, yang ditandai penyebabnya oleh dua hal, yaitu sisi substantif yang melupakan unsur lokal dan sisi pembelajaran yang monolitik dan undemokratis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam kearifan lokal masyarakat Sasak terkandung nilai-nilai dan unsur-unsur demokrasi yang dijalankan secara teguq (kuat dan utuh), bender atau lomboq (lurus dan jujur), patut (benar), tuhu (sungguh-sungguh), dan trasna (penuh rasa kasih sayang) yang ditopang oleh awiq-awiq adat (aturan/norma) dan sesenggak (ungkapan atau pribahasa) baik yang positif maupun negatif. Namun demikian, keseluruhan nilai kearifan lokal tersebut belum ditransformasi untuk anak didik, akibatnya pembelajaran IPS yang masih cenderung berlangsung monolitik, kurang demokratis, kesan menghafal, dan  tidak kontekstual, membosankan dan tidak optimal. Oleh karenanya, kajian lanjutan pengembangan model penting dilakukan untuk menguji efektivitasnya dalam rangka pengembangan sikap dan perilaku berdemokrasi siswa SMP/ MTs.Kata kunci:   Pembelajaran IPS, Kearifan Lokal, Sikap dan Prilaku Berdemokrasi
IDENTIFIKASI DAN KARAKTERISASI UMBI KELADI TIKUS SEBAGAI ZAT ANTIOKSIDAN ALAMI ., Sukardi
Jurnal Gamma Vol 6, No 2 (2011): Maret
Publisher : Jurnal Gamma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (170.501 KB)

Abstract

SukardiStaf Pengajar Jurusan Teknologi Hasil Pangan, Fakultas Pertanian-Peternakan, Universitas Muhammadiyah MalangAlamat Korespondensi : Joyogrand Blok A2 No 4 MalangEmail : sukardiumm@yahoo.co.idABSTRACTKeladi Tikus plant can be used as a herbal medicine that is the leaves and tubers. Keladi Tikusis believed to cure various diseases, especially cancer. Keladi Tikus contain ribosome inacting protein(RIP), antioxidants and substances antikurkumin (Yayat, 2008). Presumably this is an antioxidantcompound that causes taro potential in curing mice of cancer. In research conducted solvent extractionof ethyl acetate, ethanol and hexane to obtain the yield and antioxidant activity test. To determine thestability of antioxidants is heating, irradiation and oxidation of design used randomized block design(RAK) factorial. Research results indicate that the water content of tubers of taro flour rat that is10.74%. Sucrose content 0.38% hexane, ethyl acetate extract 0.65% and 1.63% ethanol extract.Taro extract the most active mice obtained from the ethanol extract and its active compounds areflavonoids. Old heating, sunshine and light significantly affected the stability of antioxidant activity.The highest damage occurred in pengeruh pemaasan and then the sun light is very small while theeffect on antioxidant activity declined.Key words : keladi tikus, extraction, stability antioxidants
ANALISIS POTENSI PENGEMBANGAN INDUSTRI BARANG JADI KARET DI SUMATERA SELATAN ., Suharman; ., Sukardi; Honggokusumo, Soeharto; Suryani, Ani
Jurnal Riset Industri Vol 7, No 3 (2013): Pengembangan Subtitusi Impor Mendukung Kemandirian Bangsa
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Industri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6303.295 KB)

Abstract

Sumatera Selatan adalah salah satu penghasil karet terbesar di Indonesia.  Karet yang dihasilkan diekspor dalam bentuk bahan mentah atau bahan setengah jadi berupa lateks, sheet, crepe, dan crumb rubber, padahal jika bahan tersebut diolah menjadi barang jadi maka akan menghasilkan manfaat yang lebih besar seperti terciptanya nilai tambah dan kesempatan kerja serta berkembangnya perekonomian wilayah. Oleh karena itu dalam tulisan ini dikaji Analisa Pengembangan Industri Barang Jadi Karet di Sumatera Selatan.  Publikasi ini adalah bagian dari penelitian dengan judul Strategi Pengembangan Industri Barang Jadi Karet di Sumatera Selatan  menggunakan metode SWOT, ISM (interpretative Structural Model) dan  IDEFo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan industri barang jadi karet di Sumatera Selatan menghadapi berbagai kelemahan dan ancaman meliputi ; 1) penguasaan teknologi yang masih minim, 2) tingkat kepercayaan konsumen terhadap produk yang masih rendah, 3) insentif yang masih sulit diperoleh, 4) sulit mendapatkan bahan penolong untuk input produksi, 5) kurang tenaga kerja terampil, 6) masuknya produk dari luar negeri, 7) bisnis perkaretan yang didominasi jaringan bisnis luar negeri, dan 8) konversi tanaman karet yang digantikan dengan tanaman lain. Kekuatan dan peluang yang merupakan potensi pengembangan industri barang jadi karet di Sumatera Selatan meliputi ; 1) tersedianya bahan baku karet alam, 2) tersedianya tenaga kerja yang banyak,3) peluang untuk pemasaran produk, 4) dukungan pemerintah, 5) penguasaan teknik produksi, 6) kebutuhan produk yang terus meningkat, 7) terbukanya pasar ekspor dan substitusi impor, 8) semakin berkembangnya jenis/  ragam  produk,  4)  dukungan  teknologi  oleh  lembaga  riset,  dan  9)  komitmen  pemerintah  terhadap pengembangan industri ini. Kata kunci:   potensi, industri barang jadi karet, SWOT.
ANALISIS POTENSI PENGEMBANGAN INDUSTRI BARANG JADI KARET DI SUMATERA SELATAN ., Suharman; ., Sukardi; Honggokusumo, Soeharto; Suryani, Ani
Jurnal Riset Industri Vol 7, No 3 (2013): Pengembangan Subtitusi Impor Mendukung Kemandirian Bangsa
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Industri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6303.295 KB)

Abstract

Sumatera Selatan adalah salah satu penghasil karet terbesar di Indonesia.  Karet yang dihasilkan diekspor dalam bentuk bahan mentah atau bahan setengah jadi berupa lateks, sheet, crepe, dan crumb rubber, padahal jika bahan tersebut diolah menjadi barang jadi maka akan menghasilkan manfaat yang lebih besar seperti terciptanya nilai tambah dan kesempatan kerja serta berkembangnya perekonomian wilayah. Oleh karena itu dalam tulisan ini dikaji Analisa Pengembangan Industri Barang Jadi Karet di Sumatera Selatan.  Publikasi ini adalah bagian dari penelitian dengan judul Strategi Pengembangan Industri Barang Jadi Karet di Sumatera Selatan  menggunakan metode SWOT, ISM (interpretative Structural Model) dan  IDEFo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan industri barang jadi karet di Sumatera Selatan menghadapi berbagai kelemahan dan ancaman meliputi ; 1) penguasaan teknologi yang masih minim, 2) tingkat kepercayaan konsumen terhadap produk yang masih rendah, 3) insentif yang masih sulit diperoleh, 4) sulit mendapatkan bahan penolong untuk input produksi, 5) kurang tenaga kerja terampil, 6) masuknya produk dari luar negeri, 7) bisnis perkaretan yang didominasi jaringan bisnis luar negeri, dan 8) konversi tanaman karet yang digantikan dengan tanaman lain. Kekuatan dan peluang yang merupakan potensi pengembangan industri barang jadi karet di Sumatera Selatan meliputi ; 1) tersedianya bahan baku karet alam, 2) tersedianya tenaga kerja yang banyak,3) peluang untuk pemasaran produk, 4) dukungan pemerintah, 5) penguasaan teknik produksi, 6) kebutuhan produk yang terus meningkat, 7) terbukanya pasar ekspor dan substitusi impor, 8) semakin berkembangnya jenis/  ragam  produk,  4)  dukungan  teknologi  oleh  lembaga  riset,  dan  9)  komitmen  pemerintah  terhadap pengembangan industri ini. Kata kunci:   potensi, industri barang jadi karet, SWOT.
Model Identifikasi Risiko dan Strategi Peningkatan Nilai Tambah pada Rantai Pasok Kelapa Sawit Hidayat, Syarif; ., Marimin; ., Ani; ., Sukardi; Yani, Mohamad
Jurnal Teknik Industri Vol 14, No 2 (2012): DECEMBER 2012
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (484.783 KB) | DOI: 10.9744/jti.14.2.89-96

Abstract

The actors in the palm oil supply chain industry are the farmers, traders, crude palm oil (CPO) factories, frying-oil factories (refineries), distributors and the consumers. The farmers sell fresh fruit bunches (FFB) to the CPO factories through traders. FFB is converted into CPO which is later sold to the refineries. Refineries convert CPO into frying oil which is sold to the consumers through the distributors. There are risks due to product quality consistency, price fluctuation and supply chain continuity. This study has two objectives: (1) to develop a model to identify, evaluate and rank the risks, (2) to develop a model to identify and rank the strategies in improving their added value. Data for this study was obtained through direct interviews and questionnaires. The respondents were selected experts and industry players. The data were processed using Fuzzy Analytic Hierarchy Process (FAHP) models. The first FAHP model showed that the two most important risks were the supply chain continuity and product quality. The second FAHP model showed that the recommended strategies to improve the added values of the actors were the improvement of the infrastructure/cluster development, followed by the usage of superior seeds and cultivation techniques.
Kepuasan Pelanggan terhadap Sepatu Merk Mitra di Kalangan Mahasiswi Politeknik TMKM dengan Metode Kualitatif dan Servqual ., Sukardi
IKRA-ITH EKONOMIKA Vol 1 No 2 (2018): IKRAITH-EKONOMIKA vol 1 Nomor 2 Bulan November 2018
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (380.837 KB)

Abstract

ABSTRAKDunia saat ini memahami perilaku konsumen dan mengetahui pelanggan tidak pernah sederhana karenapelanggan mungkin mengatakan satu hal tapi melakukan yang lain. Studi tentang perilaku konsumen memungkinkanpemasar memahami dan memprediksi perilaku konsumen di pasar. Pada penelitian ini akan dibahas tentang kepuasanpelanggan terhadap layanan penjual dan kualitas produk sepatu merk Mitra. Tujuan penelitian ini untuk mengetahuikepuasan pelanggan terhadap layanan penjual dan kualitas produk sepatu Mitra di kalangan mahasiswi Politeknik TMKM.Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif dan servqual. Maka dapat ditarik kesimpulan berdasarkanhasil yang telah diketahui yaitu 80 % kualitas pelayanan dan kualitas produk terpenuhi dengan baik. Perhitungan tersebutdiambil dari 30 responden yang masing-masing mengisi 16 butir pernyataan dengan atribut 8 pernyataan harapan dan 8pernyataan persepsi. Penelitian ini menggunakan rumus servqual yaitu persepsi – harapan. Dua dari masing-masing atributmenunjukan hasil kurang baik yaitu mengenai pelayanan saat pembelian dan nama produk atau citra perusahaan. Olehkarena itu, atribut yang memiliki nilai negatif atau kurang baik dapat dijadikan prioritas untuk diperbaiki dibandingkandengan atribut yang memiliki gap lebih kecil.
Perancangan Sistem Informasi Karyawan pada Politeknik Tri Mitra Karya Mandiri Berbasis PHP dan MySQL ., Sukardi
IKRA-ITH EKONOMIKA Vol 1 No 2 (2018): IKRAITH-EKONOMIKA vol 1 Nomor 2 Bulan November 2018
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (508.94 KB)

Abstract

AbstrakDewasa ini, penggunaan teknologi dan informasi berkembang dengan sangat cepat dan pesat.Semuanya dikerjakan secara komputerisasi, yang tadinya dilakukan secara manual kini mulai bergeser padaotomatisasi. Namun pada Politeknik Tri Mitra Karya Mandiri masih menggunakan sistem semi manualmenggunakan hardcopy dan microsoft word, dengan resiko lebih lama jika mencari informasi saat dibutuhkandan berkas yang mudah hilang karena pengarsipan yang tidak sempurna serta tidak cocok dengan sistemklasifikasi yang diterapkan. Dalam kondisi seperti sekarang ini kurang maksimal apabila melakukan pengolahandan pencarian data pegawai seperti di Politeknik Tri Mitra Karya Mandiri. Oleh karena itu, saya merancangsistem informasi karyawan pada Politeknik Tri Mitra Karya Mandiri . Sistem ini dibangun dengan metodepengumpulan data studi literatur dari beberapa jurnal. Sistem informasi karyawan yang akan dirancang meliputidata absensi karyawan. Rancangan ini diharapkan akan diterapkan pada Politeknik Tri Mitra Karya Mandiri diJalan Raya By Pass Jomin No.69, Jomin Barat, Kotabaru-Karawang agar sistem yang digunakan bisa lebih baikdari sebelumnya, perancangan memanfaatkan teknologi berbasis PHP dan MySQL. Hasil yang diharapkan padasistem informasi karyawan ini untuk memudahkan pihak BAAK dalam melakukan pencarian dan pengelolaaninformasi karyawan lebih cepat, tepat, dan efisien serta untuk mempermudah dalam penyimpanan arsip dataatau dokumen-dokumen karyawan, agar penyimpanan data lebih teratur dan tidak hilang karena data tersebutdapat digunakan sebagai bahan evaluasi dari kinerja karyawan pada Politeknik Tri Mitra Karya Mandiri.
KONTRIBUSI PENGUASAAN PENGETAHUAN PRODUKTIF DAN PENGALAMAN PRAKTEK KERJA INDUSTRI TERHADAP KESIAPAN SISWA BERWIRAUSAHA DI JURUSAN TEKNIK KOMPUTER JARINGAN Yunizar, Yessi; ., Sukardi; Effendi, Hansi
Jurnal Imiah Pendidikan dan Pembelajaran Vol 3, No 3 (2019): Oktober 2019
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (299.039 KB) | DOI: 10.23887/jipp.v3i3.21832

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi kurang siapnya siswa kelas XII untuk berwirausaha. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur: (1) kontribusi penguasaan pengetahuan produktif terhadap kesiapan siswa berwirausaha, (2) kontribusi pengalaman praktek kerja industri terhadap kesiapan siswa berwirausaha, (3) Kontribusi penguasaan pengetahuan produktif dan pengalaman praktek kerja industri secara bersama-sama terhadap kesiapan siswa berwirausaha.Jenis penelitian adalah deskriptif korelasional, populasi penelitian ini adalah siswa kelas XII TKJ di SMK Negeri 6 Padang sebanyak 29 siswa, sampel dalam penelitian ini adalah 29 siswa dengan teknik total sampling. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuisioner menggunakan Skala Likert, teknik analisis data diantaranya regresi sederhana dan regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) penguasaan pengetahuan produktif berkontribusi terhadap kesiapan siswa berwirausaha sebesar 26,7%; (2) Pengalaman praktek kerja industri berkontribusi terhadap kesiapan siswa berwirausaha sebesar 29,2% dan (3) penguasaan pengetahuan produktif dan pengalaman praktek kerja industri berkontribusi secara bersama-sama terhadap kesiapan siswa berwirausaha sebesar 40,5%. Berdasarkan hasil penelitian, diharapkan kepada SMKN 6 Padang, agar meningkatkan kesiapan siswa untuk belajar dengan cara memberikan pengayaan kepada siswa tentang pengetahuan produktif yang telah diberikan sehingga siswa dapat memahami kembali materi produktif dan melakukan pengawasan secara efektif terhadap pelaksanaan prakerin dengan baik. Kata kunci: penguasaan pengetahuan produktif, Pengalaman praktek kerja industri, kesiapan berwirausaha