Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JURNAL PENDIDIKAN ROKANIA

Pengaruh Model Pembelajaran Discovery Learning Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik Pada Materi Jaringan Tumbuhan Kelas XI SMAN 1 Sutera Sinta Melati; Heffi Alberida; Fitri Arsih; Ria Anggriyani; Zenlis Suryana
JURNAL PENDIDIKAN ROKANIA Vol 7 No 3 (2022): Jurnal Pendidikan Rokania
Publisher : STKIP ROKANIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37728/jpr.v7i3.587

Abstract

Kurikulum Tahun 2013 menuntut peserta didik untuk dapat belajar secara aktif, mandiri, dan bepikir kritis. Salah satunya pada pembelajaran biologi dirasakan perlu adanya kemampuan berpikir kritis. Kemampuan berpikir kritis merupakan kemampuan yang digunakan untuk memahami konsep, menerapkan, mensintesis dan mengevaluasi informasi yang diperoleh. Upaya untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik dapat dilakukan dengan menggunakan model pembelajaran yang tepat. Salah satu model pembelajaran yang dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis adalah adalah model pembelajaran Discovery Learning. Penelitian ini menggunakan desain Randomized Control-Group Pretest Posttest Design. Sampel yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah kelas XI IPA 1 (untuk kelompok kelas eksperimen dengan model Discovery Learning), XI IPA 2 (untuk kelompok kelas kontrol dengan model Direct Instruction). Sampel dalam penelitian ini diambil dengan teknik purposive sampling. Data hasil penelitian ini adalah data kuantitatif kemampuan berpikir kritis. Data diperoleh dari tes soal sebanyak 5 soal esai yang sebelumnya sudah di validasi dan di reliabilitasi. Penelitian yang dilakukan memperoleh hasil bahwa penerapan model pembelajaran discovery learning berpengaruh positif pada kemampuan berpikir kritis peserta didik pada materi jaringan tumbuhan.
Pengaruh Model Pembelajaran RANDAI Terhadap Keterampilan Pemecahan Masalah Peserta Didik Kelas X IPA SMAN 1 Matur Laras Trimayora; Fitri Arsih; Heffi Alberida; Yosi Laila Rahmi
JURNAL PENDIDIKAN ROKANIA Vol 7 No 3 (2022): Jurnal Pendidikan Rokania
Publisher : STKIP ROKANIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37728/jpr.v7i3.597

Abstract

The low problem solving skills of students is caused by the ongoing learning process that is not yet fully centered on students and the learning model used is not optimal and varied. This study aims to determine the problem solving skills of students in class X IPA SMAN 1 Matur. This type of research is a quasi-experimental study with a pretest-posttest control group design. The population in this study were all students of class X science at SMAN 1 Matur in the academic year 2021/2022. The research sample was students of class X IPA 1 as the control class and X IPA 2 as the experimental class. Sampling using total sampling technique. The instrument used is a question sheet in the form of an essay question consisting of 6 questions. The results showed that the problem-solving skills of the experimental class were higher than that of the control class with an average pretest of the experimental class (66.71), the posttest of the experimental class (77.84), the pretest of the control class (59.13) and the posttest of the control class ( 68.55). Data analysis was carried out by using paired sample t-test which showed that the significant value of the sample class was <0.05, namely 0.00. So it can be concluded that there is an effect of applying the RANDAI learning model to the problem solving skills of students in class X IPA SMAN 1 Matur.