Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

PENGARUH PENGGUNAAN E-TAX TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK (Studi pada Wajib Pajak Terdaftar di Dinas Pendapatan Daerah Kota Malang) Astuti, Endang Siti; Susilo, Heru; Rachdianti, Finny Tania
Jurnal Mahasiswa Perpajakan Vol 11, No 1 (2016)
Publisher : Program Studi S-1 Perpajakan, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (501.668 KB)

Abstract

Self assessment system is one kind of tax collection which claim the taxpayers to take a role actively to count, calculate, pay and report their tax obligation by themselves. One of the methods that can beused is by using the online payment system or its usually called e-Tax. The using of e-Tax hopefully canhelp taxpayer to do their job or to fulfill their necessaries. This research aims to analyze and explain the influence of e-Tax using on taxpayer compliance. This research used explanatory research method and with quantitative approach. Based on the result of this analysis is known that e-Tax using variable has a positive but not significant influence toward taxpayer compliance. Keywords : e-Tax, Online Tax Payment, Tax Compliance ABSTRAK Self assessment system merupakan jenis sistem pemungutan dengan adanya peran aktif dari wajib pajak untuk menghitung, memperhitungkan, menyetor, dan melapor sendiri kewajiban perpajakannya. Salah satu sarananya adalah melalui penerapan sistem pembayaran pajak daerah secara online atau e-Tax. Penggunaan e-Tax diharapkan membantu pelaksanaan dan meningkatkan kemudahan bagi wajib pajak dalam menyelesaikan pekerjaan, serta dalam melakukan kewajiban perpajakannya. Tujuan penelitian adalah  untuk mengetahui dan menjelaskan pengaruh penggunaan e-Tax terhadap kepatuhan wajib pajak. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian penjelasan dengan pendekatan kuantitatif. Hasil dari uji hipotesis menunjukkan terdapat adanya pengaruh dari penggunaan e-Tax terhadap kepatuhan wajib pajak, namun pengaruh yang diberikan tidak signifikan. Kata kunci: e-Tax, Pajak Online, Kepatuhan Wajib Pajak
PENGARUH ABILITY DAN IKLIM ORGANISASI TERHADAP PERILAKU INOVATIF DAN ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR (Studi pada Tenaga Pranata Laboratorium Pendidikan (PLP) di Politeknik Negeri Malang) Riani, Candra; Astuti, Endang Siti; Utami, Hamidah Nayati
PROFIT: JURNAL ADMINISTRASI BISNIS Vol 11, No 2 (2017)
Publisher : FIA UB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (505.68 KB) | DOI: 10.21776/ub.profit.2017.011.02.3

Abstract

This study examines the influence of ability and organizational climate and organizational innovative behaviour towards citizenship behavior. Free variables in the peneltian this is the abilty of the variable (X 1) and organizational climate variables (X2) while the variable is bound in this research are innovative behaviour (Y1), organizational citizenship behavior (Y2). The five hypotheses formulated related research objectives. This research uses a quantitative approach to data and research is a kind of eksplanatori. Data collection is done using questionnaires, from 26 questionnaires presented and everything back.  To test the hypothesis testing done path analysis using Least Square SmartPartial. Before the test is done hypothesis testing test validity and reliability. The results of this research show that abilty influential significantly to organizational citizenship behavior in addition to this ability also has significantly to innovative behavior. While it was found that the Organization's influential climate not significantly to innovative behavior and also organizational citizenship behavior. As for innovative behaviour also has not significantly to organizational citizenship behavior. 
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Intensitas Kelanjutan Penggunaan Layanan Mobile Data Permana, Widia; Astuti, Endang Siti; Suyadi, Imam
PROFIT: JURNAL ADMINISTRASI BISNIS Vol 6, No 1 (2012)
Publisher : FIA UB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1105.671 KB) | DOI: 10.21776/ub.profit.2011.006.01.1

Abstract

Layanan mobile data yang muncul adalah melanjutkan konvergensi teknologi komunikasi mobile data layanan. Layanan mobile data akan tumbuh sangat cepat  tapi pengguna  ilmu perilaku pada penggunaan mobile data masih langka. Mobile data dalam penelitian ini difokuskan pada telepon seluler yang  telah lebih  banyak  digunakan  dan menembus  tingkat  semua  masyarakat  dalam upaya untuk memenuhi kebutuhan komunikasi.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menjelaskan  faktor-faktor yang  mempengaruhi  intensitas  penggunaan  layanan data  mobile menggunakan  model  phone  research  mobile,  didasarkan pada perilaku  yang  menggabungkan faktor-faktor kebutuhan dan motivasi pribadi dalam menggunakan layanan mobile data  . Model ini telah diuji melalui survei terhadap 200 responden, yang aktif sebagai pengguna perpustakaan mahasiswa  UB.  Metode  analisis  data yang digunakan adalah  model persamaan  Structural Equation Modelling (SEM) dengan bantuan perangkat lunak Analisis Struktur Momen (AMOS) . Hasil penelitian  ini adalah faktor persepsi manfaat  / kegunaan, kenyamanan, kesenangan, nilai moneter,  pengaruh sosial.  , media, mobilitas dan  sikap  pengguna  telah memberikan pengaruh positif pada intensitas penggunaan layanan mobile data
PENGEMBANGAN KAPABILITAS UNIT PENGELOLA SISTEM INFORMASI MANAJEMEN KEUANGAN TERPADU (INTEGRATED FINANCIAL MANAGEMENT INFORMATION SYSTEMS) Sabaruddin, Sabaruddin; Astuti, Endang Siti; Kertahadi, Kertahadi
PROFIT: JURNAL ADMINISTRASI BISNIS Vol 8, No 1 (2014)
Publisher : FIA UB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (102.11 KB)

Abstract

PENGEMBANGAN KAPABILITAS UNIT PENGELOLA SISTEM INFORMASI MANAJEMEN KEUANGAN TERPADU (INTEGRATED FINANCIAL MANAGEMENT INFORMATION SYSTEMS) STUDI KASUS PADA PENERAPAN SISTEM PERBENDAHARAAN DAN ANGGARAN NEGARA (SPAN)  DI KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA Dalam beberapa tahun terakhir ini banyak Negara termasuk Indonesia, telah memulai, dan sedang menerapkan agenda reformasi di Negara masing-masing, khususnya pada manajemen keuangan publik. Hal ini telah membuat penerapan IFMIS (Integrated Financial Management Information Systems) menjadi satu agenda terpenting. IFMIS dapat meningkatkan pelayanan publik dalam hal meningkatkan tingkat kepuasan layanan yang dibutuhkan oleh seluruh pemangku kepentingan. Disisi lain IFMIS dapat memberikan informasi keuangan yang akurat dan tepat-waktu kepada manajer baik di kantor pusat, di kantor wilayah dan di kantor kabupaten atau kota, serta dapat meningkatkan kinerja dan kapabilitas pengambilan keputusan. Kementerian Keuangan Republik Indonesia saat ini sedang menerapkan IFMIS yang dikenal dengan nama SPAN (Sistem Perbendaharaan dan Anggaran Negara), dimana ERP-COTS telah dipilih sebagai landasan (platform) pengembangan sistem. Salahsatu area terpenting dalam penerapan IFMIS adalah pada proses deployment, termasuk penyiapan dan pengembangan kapabilitas Unit Pengelola IFMIS dalam menghadapi kesiapan penerapan, khususnya menghadapi fase Go-Live. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah membangun sebuah model pengembangan kapabilitas untuk Unit Pengelola IFMIS, dalam rangka mendukung penerapan IFMIS di Indonesia, khususnya dalam menghadapi tahapan Go-Live. Metode: Penelitian ini adalah penelitian kualitatif, dengan metode penelitian Action Research (AR), yang dipergunakan untuk membentuk dan meng-eksplorasi sebuah model pengembangan kapabilitas dalam tiga fase. Keseluruhan fase dikembangkan paralel dengan fase penerapan IFMIS. Temuan: Beberapa temuan dalam penelitian ini menunjukkan, bahwa terdapat beberapa tantangan termasuk didalamnya kurangnya personel yang berkualifikasi, kemunduran jadwal penyelesaian kustomisasi ERP-COTS, resistensi, dan isu-isu lainnya dalam pengembangan kapabilitas Unit Pengelola IFMIS. Hasil: Hasil penelitian ini berupa sejumlah refleksi yang sekaligus menjadi pengetahuan yang diperoleh peneliti, pada setiap fase pelaksanaan penelitian AR yang telah dilakukan. Berdasarkan hasil dari penelitian ini, sebuah model yang relevan dikembangkan, yang memungkinkan proses pengembangan kapabilitas dilakukan secara lebih berhasil, khususnya kapabilitas dari setiap anggota Unit Pengelola IFMIS, guna mengelola IFMIS sebagai sebuah sistem informasi baru dalam fase Go-Live. Kesimpulan: Penerapan IFMIS memerlukan waktu yang lama dengan segala kompleksitasnya, yang mempengaruhi rencana pengembangan kapabilitas guna memenuhi kapabilitas yang dibutuhkan oleh sebuah Unit Pengelola IFMIS. Namun demikian, model pengembangan kapabilitas Unit Pengelola IFMIS yang telah dibangun diakhir penelitian ini, dapat dipergunakan dalam menghadapi kondisi penerapan yang sangat dinamis, dan pada saat yang sama menyukseskan penerapan IFMIS. Model tersebut direkomendasikan untuk dipergunakan oleh pemerintah Indonesia dalam penerapan sistem informasi, khususnya di area pelayanan publik. Kata kunci: IFMIS, Fase Penerapan IFMIS, ERP-COTS, Unit Pengelola IFMIS, Pengembangan Kapabilitas, Action Research   In recent years, many countries including Indonesia have to implement their reform agenda, especially in Public Financial Management. It makes Integrated Financial Management Information Systems (IFMIS) implementation become one of the important agenda. IFMIS can improve public sector services in term of services satisfaction level that need by all stakeholders. On the otherhand IFMIS by providing accurate, real-time financial information to managers both in head quarter office, regional and municipal office can enhance their work performance as well as decision-making capabilities. The Ministry of Finance of Republic of Indonesia is currently in the process of the implementation of an IFMIS called as SPAN (Sistem Perbendaharaan dan Anggaran Negara), where ERP-COTS has been chosen as a development platform. One of the important areas in IFMIS Implementation is on deployment including the preparation and development of IFMIS Management Unit capability to cope with implementation readiness, especially in Go-Live phase. Objectives: The aim of this research is to develop a capability development model for IFMIS Management Unit in term of to support the IFMIS implementation in Indonesia. Method: This is a qualitative research, where action research method is used to configure and explore the proposed model into three phases of capability development. All phases are developed parallel with IFMIS implementation processes. Based on the result of this research, a relevan model is developed. Findings: The findings of this research indicate that there are a number of challenges including lack of qualified people, resistency, and others issues involved with the capability development of IFMIS Management Unit. Results: The result of this research is a list of reflections as well as knowledge that researcher acquired for each phase of this Action Research. Based on the result of this research, a relevant model is developed that may make the process of capability development more successful, especially in the capability of member of IFMIS Management Unit to manage IFMIS as a new information systems in Go-Live Phase. Conclusion: The Implementation of IFMIS takes along time and with its complexity, that influence the capability development plan to fulfill the capability that require by an IFMIS Management Unit.  However, there is a model of IFMIS capability development that can be used to cope with a implementation dynamic condition as well as to make the IFMIS project succeed. The model is recommended to be used by the government of Indonesia in information systems implementation, especially in Public Service sector. Keywords: IFMIS, IFMIS Implementation phase, ERP-COTS, IFMIS Management Unit, Capability Development, Action Research
PENGARUH BUDAYA ORGANISASI TERHADAP IKLIM ORGANISASI DAN KEPUASAN KERJA (Kajian pada Karyawan Koperasi Grup Cipta Sejahtera) Aryanto, Rakhmadi Widyo; Astuti, Endang Siti; Kumadji, Srikandi
PROFIT: JURNAL ADMINISTRASI BISNIS Vol 13, No 2 (2019)
Publisher : FIA UB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (136.838 KB) | DOI: 10.21776/ub.profit.2019.013.02.3

Abstract

Background of the research is that paradigm emerged employee turn-over ratio in koperasi is low, even though compared with the other organizational. Set from that idea, this research entitled “Organizational Culture Influence towards Organizational Climate and Job satisfaction (A Research on Cipta Sejahtera Koperasi Group Employee)”  aim on organizational culure influence towards organizational climate and job satisfaction, and organizational climate influence towards job satisfaction. This research locate on Cipta Sejahtera Koperasi, categorise in explanatory research with qualitative methods and descriptive approach. Data collection techniques use quistionare that is shared towards 60 (sixty) employee of Cipta Sejahtera Grup koperasi which vary on age, education, gender, work period. Result of the resarch inidcates that (1) organizational culture have significant influence in organizational climate, (2) organizational climate have not significant influence towards job satisfaction, (3) and organizational culture have significant influence towards job satisfaction.
PENGARUH KARAKTERISTIK ORGANISASI DAN KARAKTERISTIK INDIVIDU TERHADAP MODE PENGGUNAAN INTRANET DAN DAMPAK INDIVIDUAL (Studi pada karyawan PT. Molindo Inti Gas Lawang Malang) Pribadi, Joni Dwi; Astuti, Endang Siti; Darminto, Darminto
PROFIT: JURNAL ADMINISTRASI BISNIS Vol 8, No 1 (2014)
Publisher : FIA UB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (92.739 KB)

Abstract

Abstract Intranet as one of the results of Information Technology (IT) development can offer much benefit if it is utilized effectively. It can improve individual impact in terms of increasing task productivity, task innovation, and personal sense of accomplishment. The improvement depens on the role of organizational characteristics and individual characteristics as they can influence the success of IT adoption and implementation (including Intranet) in an organization. Eventhough offering much benefit, the Intranet usage level in Indonesia is still very low, especially in Surabaya area and its surroundings. The objectives of this research are to test, analyse, and discuss the influence of organization characteristics and individual characteristics on Intranet usage mode and individual impact. Method used in this research is quantitative research with number of sample is 71 employees of PT. Molindo Inti Gas Lawang Malang. The technique of data collection is a survey by distributing questionaires and the method used to analyze hypotheses is path analysis. Results of path analysis indicate that both organization and individual characteristics are positively and significantly influenced Intranet usage mode and individual impact and Intranet usage mode is also positively and significantly influenced individual impact. All significant values are less than 0.05. Keywords: Organization Characteristics, Individual Characteristics, Intranet Utilization Mode, Individual Impact Abstrak   Intranet sebagai salah satu hasil perkembangan teknologi informasi (TI), jika digunakan secara efektif dapat memberikan banyak manfaat yaitu dapat meningkatkan dampak individual, seperti meningkatkan produktivitas kerja, efisiensi kerja, dan personal sense of accomplishment. Peningkatan ini tergantung dari peran karakteristik organisasi dan karakteristik individu. Karena kedua karakteristik tersebut dapat menentukan keberhasilan pengapdosian dan implementasi TI ke dalam suatu organisasi, termasuk Intranet. Meskipun menawarkan banyak manfaat, tingkat penggunaan Intranet di Indonesia masih sangat rendah, khususnya di kota Surabaya dan sekitarnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji, menganalisis, dan menjelaskan pengaruh Karakteristik Organisasi dan Karakteristik Individu terhadap Mode Penggunaan Intranet dan Dampak Individual. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan jumlah sampel yang digunakan adalah 71 karyawan PT. Molindo Inti Gas Lawang Malang. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui survei dengan menyebarkan kuesener dan metode analisis hipotesa yang digunakan adalah path analysis. Hasil temuan penelitian menunjukkan bahwa baik Karakteristik Organisasi maupun Karakteristik Individu berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap Mode Penggunaan Intranet dan Dampak Individual serta Mode Penggunaan Intranet juga berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap Dampak Individual. Semua nilai Sign. kurang dari 0,05.   Kata Kunci: Karakteristik Organisasi, Karakteristik Individu, Mode Penggunaan Intranet, Dampak Individual.  
PENGARUH TIMBAL BALIK BUDAYA ORGANISASIONAL, KEPUASAN KERJA DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN (STUDI PADA KARYAWAN PERUSAHAAN AIR MINUM BANYUWANGI) Sunarti, Sunarti; Astuti, Endang Siti; Utami, Hamidah Nayati
PROFIT: JURNAL ADMINISTRASI BISNIS Vol 8, No 1 (2014)
Publisher : FIA UB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (10.753 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk menemukan pengaruh Budaya Organisasi terhadap Kepuasan Kerja dan Motivasi Kerja terhadap Kinerja karyawan Perusahaan Daerah Air Minum Banyuwangi. Penelitian ini akan mengidentifikasi seluruh pengaruh dari masing-masing variabel secara detail menggunakan analisis jalur (Path Analysis) untuk menghitung besarnya pengaruh masing-masing variabel. Model yang terbentuk menggambarkan masing-masing hubungan. Hasil penelitian ini dapat digunakan oleh peneliti berikutnya, sebagai bahan penelitian pada bidang ilmu pengetahuan perilaku organisasi atau ilmu pengetahuan yang sejenisnya. Sampel yang diambil dengan cara total sampling yaitu seluruh staf pegawai yang termasuk karyawan pada Perusahaan Daerah Air Minum Banyuwangi digunakan sebagai sampel sebanyak 108 orang yang secara keseluruhan diberikan kuesioner. Dari hasil analisis diketahui bahwa variabel budaya organisasional berpengaruh positif secara tidak langsung terhadap Kinerja karyawan melalui motivasi kerja. Sedangkan variabel kepuasan kerja berpengaruh positif secara tidak langsung terhadap kinerja karyawan melalui motivasi kerja. Kata kunci: Budaya Organisasional, Kepuasan Kerja, Motivasi Kerja dan Kinerja Karyawan.     The purpose of this research is to analyze and explain the effect of organizational culture to work satisfaction and work motivation of employee performance on Perusahaan Daerah Air Minum in Banyuwangi as Public Corporation. This research to identify or detailing each variables use path analysis. In this research using total sampling of 108 people who work at PDAM Banyuwangi. The results of the analysis organizational culture influence positively indirect to Employee performance through working motivation. Working satisfaction influence positively indirect to employee performance through work motivation. Keywords: organizational culture, work satisfaction, Work Motivation and Employee Performance.
PENGARUH KUALITAS SISTEM, KUALITAS INFORMASI, KUALITAS PELAYANAN TERHADAP MINAT PENGGUNA DAN KEPUASAN PENGGUNA SERTA DAMPAKNYA TERHADAP NET BENEFIT PADA PENGGUNA LAYANAN MOBILE BROADBAND EVDO REV B bharata, Wira; Astuti, Endang Siti; Kertahadi, Kertahadi
PROFIT: JURNAL ADMINISTRASI BISNIS Vol 8, No 2 (2014)
Publisher : FIA UB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (95.105 KB)

Abstract

PENGARUH KUALITAS SISTEM, KUALITAS INFORMASI, KUALITAS PELAYANAN TERHADAP MINAT PENGGUNA DAN KEPUASAN PENGGUNA SERTA DAMPAKNYA TERHADAP NET BENEFIT PADA PENGGUNA LAYANAN MOBILE BROADBAND EVDO REV B (STUDI KASUS PADA PENGGUNA LAYANAN MOBILE BROADBAND REV B PROVIDER SMARTFREN CABANG MALANG) Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menjelaskan bahwa (1)Menganalisis dan menjelaskan pengaruh Kualitas Sistem (System Quality) terhadap Penggunaan (Use). (2)Menganalisis dan menjelaskan pengaruh Kualitas Sistem (System Quality) terhadap Kepuasan Pengguna(User Satisfaction). (3)Menganalisis dan menjelaskan pengaruh Kualitas Informasi (Information Quality) terhadap Penggunaan (Use). (4)Menganalisis dan menjelaskan pengaruh Kualitas Informasi (Information Quality) terhadap Kepuasan Pengguna (User Satisfaction). (5) Menganalisis dan menjelaskan pengaruh Kualitas Pelayanan (Service Quality) terhadap Penggunaan (Use). (6)Menganalisis dan menjelaskan pengaruh Kualitas Pelayanan (Service Quality) terhadap Kepuasan Pengguna (User Satisfaction). (7)Menganalisis dan menjelaskan pengaruh Kepuasan Pengguna (User Satisfaction) terhadap Penggunaan (Use). (8)Menganalisis dan menjelaskan pengaruh Penggunaan (Use) terhadap Kepuasan Pengguna (User Satisfaction). (9)Menganalisis dan menjelaskan pengaruh Kepuasan Pengguna (User Satisfaction) terhadap Manfaat Bersih (Net Benefit). (10)Menganalisis dan menjelaskan pengaruh Penggunaan (Use) terhadap Manfaat Bersih (Net Benefit). (11)Menganalisis dan menjelaskan pengaruh Manfaat Bersih (Net Benefit) terhadap Kepuasan Pengguna (User Satisfaction). (12)Menganalisis dan menjelaskan pengaruh Manfaat Bersih (Net Benefit) terhadap Penggunaan (Use). Penelitian ini adalah eksplanatory research. Pengambilan sampel dengan metode probability sampling, sehingga diperoleh sampel sebesar 75 orang responden. Metode analisis data menggunakan analisis Generalized Structured Component Analysis (GSCA). Hasil analisis data menunjukkan bahwa (1)Variabel Kualitas Sistem adalah signifikan pengaruhnya dan positif hubungannya terhadap Penggunaan. (2)Variabel Kualitas Sistem adalah signifikan pengaruhnya dan positif hubungannya terhadap Kepuasan Pengguna.(3)Variabel Kualitas Informasi adalah signifikan pengaruhnya dan positif hubungannya terhadap Penggunaan. (4)Variabel Kualitas Informasi adalah tidak signifikan pengaruhnya dan negatif hubungannya terhadap Kepuasan Pengguna.(5)Variabel Kualitas Pelayanan adalah tidak signifikan pengaruhnya dan positif hubungannya terhadap Penggunaan.(6)Variabel Kualitas Pelayanan adalah signifikan pengaruhnya dan positif hubungannya terhadap Kepuasan Pengguna. (7)Variabel Kepuasan Pengguna adalah tidak signifikan pengaruhnya dan positif hubungannya terhadap Penggunaan.(8)Variabel Penggunaan adalah tidak signifikan pengaruhnya dan positif hubungannya terhadap Kepuasan Pengguna.(9)Variabel Kepuasan Pengguna adalah signifikan pengaruhnya dan positif hubungannya terhadap Manfaat Bersih. (10)        Variabel Penggunaan adalah signifikan pengaruhnya dan positif hubungannya terhadap Manfaat Bersih.(11)Variabel Manfaat Bersih adalah tidak signifikan pengaruhnya dan positif hubungannya terhadap Kepuasan Pengguna. (12)Variabel Manfaat Bersih adalah signifikan pengaruhnya dan positif hubungannya terhadap Penggunaan.   Kata kunci: System Quality, Information Quality, Service Quality, Use, User Satisfaction, Net Benefit ,GSCA, IS Success Model.     This objective of this research are to analyze and explain (1) a significant effect of System Quality on Use, (2) a significant effect of System Quality on User Satisfaction, (3) a significant effect of Information Quality on Use (4) a significant effect of Information Quality on User Satisfaction, (5) a significant effect of Service Quality on Use, (6) a significant effect of Service Quality on User Satisfaction, (7) a significant effect of User Satisfaction on Use, (8) a significant effect of Use on User Satisfaction, (9) a significant effect of User Satisfaction on Net Benefit, (10) a significant effect of Use on Net Benefit, (11) a significant effect of Net Benefit on User Satisfaction, (12) a significant effect of Net Benefit on Use. This study is explanatory research. Sampling using probability sampling techniques. The size of samples determined 75 people. The data are analized by Generalized Structured Component Analysis (GSCA). Analysis result proves that (1) System Quality significant effect on Use, (2) System Quality significant effect on User Satisfaction, (3) Information Quality significant effect on Use, (4) Information Quality did not bring any significant effect on User Satisfaction, (5) Service Quality did not bring any significant effect on Use, (6) Service Quality significant effect on User Satisfaction, (7) User Satisfaction did not bring any significant effect on Use, (8) Use did not bring any significant effect on User Satisfaction, (9) User Satisfaction significant effect on Net Benefit, (10) Use significant effect on Net Benefit, (11) Net Benefit did not bring any significant effect on User Satisfaction, (12) Net Benefit significant effect on Use.   Keywords: System Quality, Information Quality, Service Quality, Use, User Satisfaction, Net Benefit ,GSCA, IS Success Model.
MENGUKUR EFEKTIVITAS SISTEM INFORMASI DAN MENGETAHUI KESUKSESAN PORTAL AKADEMIK (SIAM) ON-LINE (Studi Kasus Terhadap Pengguna di Program Pendidikan Vokasi Universitas Brawijaya) Subchan, Nur; Astuti, Endang Siti; Kertahadi, Kertahadi
PROFIT: JURNAL ADMINISTRASI BISNIS Vol 6, No 2 (2012)
Publisher : FIA UB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (409.027 KB)

Abstract

Pemanfaaatan suatu portal sudah menjadi kebutuhan dan tuntutan perkembangan teknologi dan informasi, khususnya memberikan informasi di Universitas Brawijaya berfungsi sebagai integrator informasi akademik yang ada di berbagai unit akademik (program studi/fakultas/program) sekaligus sebagai sarana komunikasi antar civitas akademika kampus. Keberagaman informasi dan bervariasi bentuknya, sehingga keberadaan sebuah “portal” dapat mengintegrasikan informasi-informasi tersebut sehingga mempermudah akses publik. Keuntugan lain adalah portal akademik (SIAM-UB) dapat diakses melalui berbagai teknologi dan layanan. Beberapa manfaat informasi dalam pemenuhan kebutuhan informasi diantaranya adalah menambah pengetahuan atau mengurangi ketidakpastian informasi bagi pemakai, memberikan suatu dasar kemungkinan untuk menanggapi seleksi dalam pemenuhan kebutuhan informasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis portal akademik (SIAM-UB): 1) pengaruh kualitas sistem terhadap penggunaan sistem, 2) pengaruh kualitas informasi terhadap penggunaan sistem, 3) pengaruh kualitas proses terhadap penggunaan sistem, 4) pengaruh kualitas kolaborasi terhadap penggunaan sistem, 5) pengaruh kualitas layanan terhadap penggunaan sistem, 6) pengaruh kualitas sistem terhadap kepuasan pengguna, 7) pengaruh kualitas informasi terhadap kepuasan pengguna, 8) pengaruh kualitas proses terhadap kepuasan pengguna, 9) pengaruh kualitas kolaborasi terhadap kepuasan penggunaan, 10) pengaruh kualitas layanan terhadap kepuasan penggunaan, 12) pengaruh penggunaan sistem terhadap manfaat individu, 14) pengaruh kepuasan penggunaan terhadap manfaat individu. Sampel dalam penelitian ini sejumlah 85 mahasiswa yang merupakan mahasiswa aktif dan penelitian ini menggunakan metode analisis data Partial Least Square (PLS). Hasil uji menunjukkan bahwa: 1) terdapat pengaruh langsung dan tidak signifikan antara variabel dimensi kualitas sistem terhadap penggunaan portal akademik yang telah dimanfaatkan oleh program pendidikan vokasi. 2) terdapat pengaruh langsung dan signifikan antara variabel dimensi kualitas informasi terhadap penggunaan portal akademik. 3) pengaruh langsung dan tidak signifikan antara variabel dimensi kualitas proses terhadap penggunaan portal akademik. 4) terdapat pengaruh langsung dan signifikan antara variabel dimensi kualitas kolaborasi terhadap penggunaan portal akademik. 5) terdapat pengaruh langsung dan tidak signifikan antara variabel dimensi kualitas layanan terhadap penggunaan portal akademik. 6) terdapat pengaruh langsung dan tidak signifikan antara variabel dimensi kualitas sistem terhadap kepuasan pengguna portal akademik, 7) terdapat pengaruh langsung dan tidak signifikan antara variabel dimensi kualitas informasi terhadap kepuasan pengguna portal akademik, 8) terdapat pengaruh langsung dan tidak signifikan antara variabel dimensi kualitas proses terhadap kepuasan pengguna portal akademik. 9) terdapat pengaruh langsung dan tidak signifikan antara variabel dimensi kualitas kolaborasi terhadap kepuasan pengguna portal akademik. 10) terdapat pengaruh langsung dan signifikan antara variabel dimensi penggunaan dari portal terhadap manfaat individu. 11) terdapat pengaruh langsung dan signifikan antara variabel dimensi kepuasan pengguna terhadap manfaat individu. Kata Kunci :  Portal Akademik, Kualitas Sistem, Kualitas Informasi, Kualitas Proses, Kualitas Kolaborasi, Kualitas Layanan, Penggunaan dan Manfaat Individu.
ANALISIS PELAKSANAAN PEMERIKSAAN PAJAK DALAM PENCAPAIAN TARGET PENERIMAAN PAJAK (Studi Kasus Pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Blitar) Astuti, Endang Siti; Saifi, Muhammad; Rahman, Afrida Lindia
Jurnal Mahasiswa Perpajakan Vol 9, No 1 (2016)
Publisher : Program Studi S-1 Perpajakan, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (436.602 KB)

Abstract

This study is conducted to imvestigate the implementation of tax audits, supporting factors and inhibitor factors of the implementation of tax audit, conducted by the tax office of pratama Blitar. Data sources in this are interviewing the inspection division as primary data, and data documentation as secondary data. The result of this study indicate that the implementation of tax audit conducted by the tax office of paratama Blitar is in accordance with the existing regulations. Supporting factors are in the information of the taxpayer, the quality of human resources, facilities and infrastructure, confirmation with a third party. Inhibitor factors are the limited number of the inspection team, the taxpayer still has lack knowledge of the taxation legislation, there is limited data and evidence, lack awareness and lack cooperative taxpayer. Keywords: Implementation, Audit , Tax Revenue Target Achievement Abstrak Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pelaksanaan pemeriksaan pajak, faktor-faktor pendukung dan faktor-faktor penghambat pelaksanaan pemeriksaan pajak yang dilakukan oleh Kantor Pelayanan Pajak Pratama Blitar. Sumber data dalam penelitian ini yang digunakan adalah melakukan wawancara kepada seksi pemeriksaan sebagai data primer dan data-data dokumentasi sebagai data sekunder. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pelaksanaan pemeriksaan pajak yang dilakukan oleh Kantor Pelayanan Pajak Pratama Blitar sudah sesuai dengan peraturan yang ada. Informasi tentang Wajib Pajak, kualitas Sumber Daya Manusia, sarana dan prasana, melakukan konfirmasi pihak ketiga merupakan faktor-faktor pendukung. Terbatasnya jumlah tim pemeriksa, pengetahuan Wajib Pajak masih rendah terhadap undang-undang perpajakan, terbatasnya data dan bukti, tidak adanya kesadaran dan tidak kooperatif Wajib Pajak merupakan faktor-faktor penghambat. Keywords: Pelaksanaan, Pemeriksaan, Pencapaian Target Penerimaan Pajak