Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

DIAKRITIK AL-QUR’AN MENURUT PREFERENSI ABU DAWUD Ibnu Rawandhy Hula; Berti Arsyad
`A Jamiy : Jurnal Bahasa dan Sastra Arab Vol 9, No 2: SEPTEMBER 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/ajamiy.9.2.264-284.2020

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang diakritik al-Quran/al-d}abt, yang menitik beratkan pada aspek tanda baca, baik syakal/harakat maupun titik/nuqt menurut preferensi Abu>> Da>wu>d Sulaima>n bin Najja>h}.  Jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan, karena data diperoleh, dianalisis dari sumber primer yang merupakan karya beliau dengan judul us}u>l al-d}abt wa kaifiyatuhu ‘ala jihhah al-ikhtis}a>r. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, preferensi Abu> Dawud dilandasi oleh beberapa hal: 1) Tanda diakritik harus dilihat dari aspek s}ifa>t al-h}uru>f  seperti (ط - ت) pada kata (بسطت), huruf (ط) tanpa dibubuhi sukun karena sifatnya it}ba>q, 2)   b)  Tanda diakritik ma>d pada kata (الشُّفَعٰؤُاْ- أَتُحٰجُّوْنِي - فَأْوُاْ - تَأْوِيْلَهُ ) beliau cenderung memilih pendapat menghilangkan huruf alif, wa>w  maupun ya>‘ pada mad, c) Pada tanda diakritik hamzah seperti (أَءَنْذَرْتَهُمْ -ءَأُنْزِلَ - أَءِذَامِتْنَا), beliau membenarkan kedua bentuk penulisan hamzah, sesuai dengan madzhab qira>’at al-kisa>’i dan al-Farra>‘,  d) Tanda diakritik pada kata yang memiliki dua huruf ya>‘ (النَّبِيِّيْنَ - اَلأُمِّيِّيْنَ - رَبٰنِيِّيْنَ) Abu Dawud berbeda dengan pendapat gurunya al-Dani, dan memilih membuang ya>‘ jama‘ketimbang ya>’ as}li> yang menjadi akar kata, e) Meletakkan tanda diakritik berbentuk lingkaran (الدائرة) sebagai simbol ziya>dah ya>’, yang tidak dibaca (نبإي-أَفإِين),  sedangkan pada kata (بأييد) yang memiliki dua ya>‘, Abu> Dawud meletakkan tanda sukun pada ya>’ pertama, sebagai pembeda antara ya>‘ as}li> dan ya>‘ za>idah. Adapun untuk ya>‘ kedua pada surah al-Qalam (بأييكم) beliau memberi tanda diakritik tasydi>d yang harus dibaca idgam karena bertemunya dua huruf yang sama. 
ظاهرة الإعراب في الوقف و الإبتداء "دراسة تحليلة نحوية" Sriwahyuningsih Saleh; Berti Arsyad
`A Jamiy : Jurnal Bahasa dan Sastra Arab Vol 7, No 2: SEPTEMBER 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1065.871 KB) | DOI: 10.31314/ajamiy.7.2.179-202.2018

Abstract

هذا البحث يتكلم عن "ظاهرة الإعراب في الوقف و الابتداء "دراسة تحليلية نحوية". و هذا البحث يحتوي على المشكلتين هما: ) 1 ( كيف ظاهرة الإعراب في الوقف و الابتداء. ) 2( كيف ظاهرة الإعراب في خدمة التفسير بالرأي. هناك بعض الأمور التي حصل عليه الكاتب من خلال إجراءاته، مما يالي: 1 ( ظاهرة الإعراب في الوقف و الابتداء تتكون من: الوقف الاضطراري و الوقف الاختياري بالياء المثناة التحتية ولها أربعة أنواع وهي: الوقف التام و الوقف الكافي و الوقف الحسن و الوقف القبيح. و للابتداء نوعان هما: الابتداء الحسن و الابتداء القبيح. 2( ظاهرة الإعراب في خدمة تفسير بالرأي تكون وسيلة لتأييد مذهبم العقدي بوسائل التأويل المختلفة. هم كالمعتزلة و المتصفون و الشيعة.
Persepsi Guru dan Siswa terhadap Pengembangan Bahan Ajar Bahasa Arab Berbasis Mind Mapping Berti Arsyad; Suharia Sarif; Sitti Khasriani
`A Jamiy : Jurnal Bahasa dan Sastra Arab Vol 10, No 1: JUNI 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/ajamiy.10.1.116-129.2021

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi Siswa dan Guru Madrasah Tsanawiyah Kabupaten Gorontalo terhadap buku ajar Bahasa Arab Kurikulum 2013 dan persepsi Siswa dan Guru Madrasah Tsanawiyah terhadap bahan ajar bahasa arab berbasis mind mapping. Metode penelitian bersifat deskriptif kualitatif, dengan sumber data diperoleh dari hasil kuisioner dan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; (1) Guru mata pelajaran dan siswa Madrasah Tsanawiyah di Kabupaten Gorontalo meniali bahwa bahan ajar bahasa arab dalam hal ini buku bahasa arab kurikulum 2013 sudah baik dan tepat digunakan, hal ini dibuktikan dengan hasil persentase mencapai 80%. (2) Persepsi Guru mata pelajaran bahasa Arab dan Siswa Madrasah Tsanawiyah di Kabupaten Gorontalo terhadap bahan ajar bahasa Arab berbasis mind mapping sangat baik, dan sangat tepat digunakan dalam mendukung bahan ajar yang ada, dengan dibuktikan hasil persentase penilaian siswa 90% dengan kualifikasi “sangat baik”.
Al-Hqul al-Dilaliyah (Sebuah Analisis Teoritis) Saida Gani; Berti Arsyad
`A Jamiy : Jurnal Bahasa dan Sastra Arab Vol 8, No 2: SEPTEMBER 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (622.831 KB) | DOI: 10.31314/ajamiy.8.2.201-215.2019

Abstract

Setiap kata mempunyai satu makna atau bahkan lebih. Satu kata dapat menjelaskan beberapa makna. Ketepatan pilihan kata mempersoalkan kesanggupan sebuah kata untuk menimbulkan gagasan yang tepat pada imajinasi pembaca atau pendengar seperti yang dipikirkan atau dirasakan oleh pendengar, penulis atau pembaca. Kata yang paling sederhana dan paling monolitikpun mempunyai berbagai wajah tergantung pada konteks dan situasi dimana kata itu dipakai, dan tergantung pula pada kepribadian penutur yang memakainya. Dalam perkembangannya, ilmu semantik berkembang begitu pesat, sehingga melahirkan beberapa teori yang dikembangkan oleh orang-orang Barat. Salah satu kajian teori semantik yaitu semantic field atau dalam bahasa Arab disebut al-huqu>l al-dila>liyah atau disebut juga dengan al-haql al-mu’jami (Lexical field).
MAKNA GRAMATIKAL HURUF MĀ (ما) DALAM SURAH AL-BAQARAH Berti Arsyad
Prosiding Konferensi Nasional Bahasa Arab No 6 (2020): Prosiding Konferensi Nasional Bahasa Arab VI
Publisher : Prosiding Konferensi Nasional Bahasa Arab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji makna gramatikal huru Mā dalam surah al-Baqarah. Huruf  Mā (ما) adalah salah satu huruf ma’ani yang maknanya sewaktu-waktu berubah berdasarkan struktur gramatikalnya. Dalam ilmu bahasa Arab, huruf atau al-Harf dapat dikelompokkan menjadi tiga, yaitu; pertama huruf yang khusus bersanding dengan al-ism (kata benda). Kedua, huruf yang disandingkan dengan al-fi’lu (kata kerja). Dan yang ketiga huruf yang disandingkan dengan keduanya yaitu kata benda dan kata kerja. Huruf  Mā memiliki makna yang beragam di antaranya adalah Mā yang bermakna Istifhām (pertanyaan), Mā yang bermakna al-Nafi (negasi yang bermakna tidak dan bukan), Mā yang bermakna al-Maushūl (kata sambung yang bermakna yang dan sesuatu) dan Mā Syart (syarat yang bermakna jika). dalam kajian sintaksis Bahasa Arab huruf Mā dibagi atas tiga kategori; yaitu Mā al-Ism, Mā al-Ḥarf dan Mā berserta Fiʻilnya.Kata Kunci: Makna; Gramatikal; Huruf Mā
تطوير وسيلة التعليمية التفاعلية لمهارة الاستماع لدى تلاميذ المدرسة الإسلامية Fakhrun Djola; Ibnu Rawandhy N. Hula; Nur Hasaniyah; Berti Arsyad
'ARABIYYA: JURNAL STUDI BAHASA ARAB Vol. 11 No. 02 (2022): Arabiyya: Jurnal Studi Bahasa Arab
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Teungku Dirundeng Meulaboh Aceh Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47498/arabiyya.v11i02.1260

Abstract

يركز هذا البحث على قياس فاعلية استخدام وسيلة التعليمية التفاعلية لتعلم مهارة الاستماع التي تم تطويرها من كتاب مدرسي عربي وفقًا لقرار وزير الدين رقم 183. ذلك الكتاب لا يوفر حتى الآن وسيلة التعليمية التفاعلية حتى يصعب الطلاب فهم المادة العربية وخاصة مهارة الاستماع. أما نوع البحث فهو البحث التنموي (R & D) الذي يتم إجراؤه في 10 مراحل ، وهي (1) تحليل الإمكانات والمشاكل ؛ (2) جمع البيانات ؛ (3) تصميم المواد ؛ (4) التحقق من التصميم ؛ (5) مراجعات التصميم ؛ (6) تجارب المواد ؛ (7) مراجعات المواد ؛ (8) الاستخدام التجريبي ؛ (9) مراجعات المواد ؛ و (10) انتاج. تم الحصول على مصادر البيانات لهذا البحث من المقابلات والاستبيانات والاختبارات ، بينما تم استخدام اختبار "t" في تحليل البيانات. تظهر نتائج الدراسة أن تعلم مهارة الاستقامة للطلاب باستخدام وسيلة التعليمية التفاعلية هو أمر فعال للغاية. يمكن ملاحظة ذلك من تحليل الاختبار باستخدام اختبار t ، وتم الحصول على عدد t 5.0009 و t-table 1.6955. بحيث يكون عدد t أكبر من جدول t. هذا يعني رفض H0 وقبول H1 .
IMPROVING THE ABILITY TO READ THE AL-QUR’AN WITH THE BITHĀQATU AL-KALIMAH GAME METHOD Berti Arsyad; Chaterina Puteri Doni; Sriwahyuningsih R. Saleh; Nurul Aini Pakaya; Kholid Mootalu
Jurnal Ipteks Terapan (Research Of Applied Science And Education ) Vol. 15 No. 4 (2021): Jurnal Ipteks Terapan ( Research of Applied Science and Education )
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (759.383 KB) | DOI: 10.22216/jit.v%vi%i.435

Abstract

This community service aims to socialize the Bithāqatu al-Kalimah Game method to the community and students at the Al-Ikhlas Recitation Park (TPA) service location in West Pilohayanga Village with the hope that this method can be applied as an effort to increase the interest and enthusiasm of students so that the purpose of learning or mastering al-Al-Qur’an readings Quran can be reached. The method used is the lecture method and card games, the subjects in this service are TPA children. This service is carried out in two phases of activity in the form of an introduction to the Bithāqatu al-Kalimah game method and an evaluation phase in the form of a Bithāqatu al-Kalimah preparation competition. Based on the results of the activity, it can be concluded that the Bithāqatu al-Kalimah game method plays a role in increasing interest and motivation, as well as mastering hijaiyah letters and reading the Al-Qur’an for students.