Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Pengembangan LKS Berbasis Kearifan Lokal di Malang Untuk Siswa Kelas IV SD Arina Restian; Tyas Deviana; Yunia Nanda Eka Saputri
Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol 10 No 1 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (678.045 KB) | DOI: 10.24246/j.js.2020.v10.i1.p85-91

Abstract

This research aims to 1) develop a worksheet based on local wisdom in Malang for students in 4th grade, within subtheme 2: “The Beauty of My Country Cultural Diversity”, 2) test the effectiveness of the worksheet. This study uses ADDIE model, there are 5 stages namely analysis, design, development, implementation, evaluation. The instrument was validated by material expert, instructional materials expert, and linguists. Then the revised worksheet was tested on the subject as a trial to find out the attractiveness and effectiveness. The validation result from the material expert was 90.67% in valid criteria, from the teaching material expert was 73.33% in criteria, and from the linguists were 93.33% in valid criteria. The attractiveness results 91.71% from students in interesting criteria and 85.71% from teachers. The effectiveness test results obtained 94.28% in effective criteria.
Analisis Pembelajaran Tari Tradisional Dalam Pendidikan Karakter Siswa Sekolah Dasar Al Fadhil Ramdani; Arina Restian
Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Volume 29 Nomor 2 November 2020
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um009v29i22020p119

Abstract

This study aims to describe the form of dance learning activities for elementary school students at the Pelangi Pujon Dance Studio, classify the character forms of elementary school students at the Pelangi Pujon Dance Studio, and describe the impact of dance learning on student characteristics. This research uses qualitative research with descriptive methods. The results showed that the activities of elementary school students at the Pelangi Pujon Dance Studio were not only focused on dancing practice but interspersed with the cultivation of character education during learning. The forms of character that are implanted include cooperation, empathy, independence, courtesy, and help. The impact of learning this dance is the student's habit of applying positive characters in everyday life.Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk kegiatan pembelajaran tari bagi siswa sekolah dasar di Sanggar Tari Pelangi Pujon,  mengklasifikasikan bentuk karakter siswa sekolah dasar di Sanggar Tari Pelangi Pujon, dan  mendeskripsikan dampak pembelajaran tari terhadap karakteristik siswa. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan kegiatan siswa sekolah dasar di Sanggar Tari Pelangi Pujon tidak hanya terfokus latihan menari, tetapi diselingi penanaman pendidikan karakter selama pembelajaran. Bentuk-bentuk karakter yang ditanamkan antara lain kerjasama, empati, kemandirian, sopan santun dan tolong menolong. Dampak dari pembelajaran tari ini adalah kebiasaan siswa dalam menerapkan karakter positif dalam kehidupan sehari-hari. 
Peningkatan Pengetahuan Dan Keterampilan Guru SD Muhammadiyah 4 Batu Dalam Mengelola Pembelajaran ABK melalui Lesson Study Restian, Arina; Soenaryo, Siti Fatimah; Poerwanti, Endang
JINoP (Jurnal Inovasi Pembelajaran) Vol 1, No 1 (2015): Mei 2015
Publisher : Lecturer at the Faculty of Education, University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (52.724 KB) | DOI: 10.22219/jinop.v1i1.2444

Abstract

Anak-anak dengan kebutuhan khusus (ABK) yang dikenal sebagai anak-anak cacat, atau anak-anak yang luar biasa, anak-anak yaitu yang menyimpang secara signifikan dari kriteria normal, baik dari aspek fisik, psikologis, emosional dan sosial. Mulai tahun 2001, pemerintah mulai program pendidikan inklusif, pendidikan inklusif adalah untuk memasukkan anak-anak dengan kebutuhan khusus belajar bersama dengan anak normal di kelas dan sekolah reguler. Masalahnya, guru di sekolah reguler tidak berpendidikan dan dipersiapkan khusus untuk mengelola proses belajar mengajar untuk ABK. Masalah juga dialami oleh SD Muhammadiyah 4 Batu, untuk membantu memecahkan masalah tim FKIP menerapkan aktivitas Lesson Study untuk meningkatkan pengetahuan guru dan keterampilan dalam mengelola ABK pembelajaran individual Lesson study yang dilakukan dalam tiga siklus yang dikemas dalam tiga model pembelajaran; ABK belajar sendiri di kelas khusus, pengajaran dan pembelajaran di kelas reguler dan pengajaran dan pembelajaran ABK di kelas reguler dengan bantuan GPK. Setiap siklus terdiri dari beberapa kegiatan. Studi pelajaran terdiri dari empat kegiatan yang disingkat PDCA; P (rencana) atau perencanaan, D (lakukan) adalah pelaksanaan pembelajaran oleh seorang guru sebagai model dan diamati oleh guru lainnya, C (cek) merupakan cerminan dari perbaikan lebih lanjut proses pembelajaran, dan A (tindak) adalah tindak lanjut. Dari tiga tahapan pelaksanaan proses belajar mengajar ABK dapat memberikan manfaat bagi para guru untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan untuk mengelola pembelajaran untuk ABK. Melalui Lesson Study diharapkan ABK mendapatkan layanan yang tepat dan belajar yang optimal. Beberapa temuan dampak pada perilaku siswa di kelas adalah bahwa siswa dapat menerima keberadaan ABK di. Meskipun keterbatasan kelas fasilitas guru mendapatkan pengalaman berharga yang terkait dengan pengembangan pembelajaran melalui forum ABK Lesson Study. Jadi kebutuhan untuk pelaksanaan tindak lanjut di kelas lain. Bimbingan dan bantuan dari Universitas Muhammadiyah untuk pergi ke SD Muhammadiyah Batu untuk menjadi sekolah mandiri.
Tari Glipang sebagai Sarana Peningkatan Konsentrasi Kinestetik Tunagrahita Restian, Arina; Aini, Dian Fitri Nur
JURNAL SATWIKA Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Cultural Institute University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.671 KB) | DOI: 10.22219/js.v3i1.8678

Abstract

Usia sekolah dasar merupakan fase perkembangan awal pada anak untukmengembangkan kemampuan atau kecerdasannya. Peserta didik memilikikemampuan berbeda-beda yang dipengaruhi oleh beberapa faktor. Kecerdasan pada manusia khususnya anak usia sekolah dasar meliputi 9 jenis kecerdasan salah satunya adalah kecerdasan kinestetik. Kecerdasan kinestetik pada usia sekolah dasar secara umum berkembang lebih cepat dibandingkan kecerdasan yang lain. Hal ini dikarenakan karakteristik anak usia sekolah dasar cenderung lebih menyukai kegiatan yang bergerak misalnya berlari dan menari. Namun pada anak tunagrahita, kemampuan motoriknya cenderung berkembang lebih lambat dibandingkan dengananak regular. Tunagrahita memiliki keterbatasan dalam memfokuskan diri pada sesuatu tidak lebih dari setengah jam sehingga mereka sulit berkonsentrasi. Keterlambatan perkembangan kemampuan motorik yang dialami oleh tunagrahita juga berpengaruh terhadap konsentrasi kinestetiknya. Anak cenderung sulit menghafal gerakan-gerakan yang terdapat pada pembelajaran yang mengharuskan mereka bergerak secara bersamaan dengan siswa lain misalnya pada kegiatan senam dan tari. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk melatih konsentrasi kinestetik pada anak tunagrahita adalah melalui kegiatan menari. Tari memiliki tujuan untuk mengembangkan pribadi peserta didik. Salah satu jenis tarian yang dapat digunakan sebagai sarana terapi tunagrahita adalah Tari Glipang. Tari Glipang merupakan tarian yang berasal dari Probolinggo. Tari Glipang memiliki 13 tahapan yang diterapkan dalam pembelajaran seni yang dapat digunakan sebagai terapi untuk anak tunagrahita. Penerapan gerakan Tari Glipang pada anak grahitadapat membantu mereka meredakan emosi dan berpengaruh pada konsentrasinya. Selain itu, Tari Glipang juga cenderung memiliki gerakan yang fokus ke pengaturan pernapasan. Pengaturan pernapasan yang baik akan melancarkan peredaran darah yang secara langsung berpengaruh pada meningkatnya konsentrasi anak.
DESAIN PEMBELAJARAN TARI DENGAN PENDEKATAN PAIKEM GEMBROT DALAM THEORY OF ART DI SEKOLAH DASAR Restian, Arina
Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Sekolah Dasar (JP2SD) Vol 1, No 3 (2014): APRIL 2014
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.26 KB) | DOI: 10.22219/jp2sd.v1i3.2722

Abstract

Abstract: Dance teacher have a very important role in improving the learning outcomes of students in schools in learning the art of dance with management in the classroom. The field of dance lessons more emphasis on aspects of psychomotor, and this is what distinguishes the field of dance lesson with other lessons. So the solution was also different. One form solution is to select or determine the learning approaches that enable learners to participate actively in the learning and learning goals can be achieved. One approach appropriate learning is active learning, creative, effective, and fun (PAKEM) which requires the activity of teachers and students in the learning process. PAKEM make students can be more creative and learning process can take place in an effective and enjoyable. This study aims to determine learning the art of dance at the junior high schools in Malang by using. Dance lesson with an art management approaches. The scope of the study include: (1) Dance Lessons Planning, (2) Implementation of learning the art of dance (3) The role of teachers and students in learning the art of dance, (4) The results of student learning. The results showed that the dance teacher has made the completeness or learning devices, one of which is learning implementation plan (RPP). When viewed from the implementation of the lesson plan in mind that the learning is in conformity with the characteristics of PAKEM namely making students active and creative in finding new ideas. In addition teachers are also active in managing the classroom so as to create effective learning in a pleasant atmosphere. Additionally supporting infrastructure PAKEM learning approach is sufficient in the implementation of learning the art of dance, especially in the optimal use of instructional media so as to support the teaching and learning process (PBM). The results of the second study found that learning the art of dance in Junior High School in Malang in addition to using PAKEM approach also uses the approach to CTL (Contexstual Teaching and Learning) in with the intent to be able to achieve the learning objectives and lesson plans that have been made previously. So as to create a more conducive learning environment in achieving optimal learning outcomes. Abstrak: Guru seni tari memiliki peranan yang sangat penting dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik di sekolah dalam pembelajaran seni tari dengan menajemen di kelas. Pelajaran bidang seni tari lebih banyak menekankan pada aspek psikomotorik dan hal ini yang membedakan pelajaran bidang seni tari dengan pelajaran lainya. Sehingga penanganannya pun juga berbeda. Salah satu bentuk penanganannya adalah dengan cara memilih atau menentukan pendekatan pembelajaran yang memungkinkan peserta didik berpartisipasi secara aktif dalam pembelajaran dan tujuan pembelajaran bisa tercapai. Salah satu pendekatan pembelajaran yang tepat adalah pembelajaran aktif, kreatif, efektif, dan menyenangkan (PAKEM) yang menuntut keaktifan guru beserta siswa dalam proses pembelajaran. Dengan PAKEM siswa bisa lebih kreatif dan proses belajar mengajar dapat berlangsung secara efektif dan menyenangkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pembelajaran seni tari pada SD di Malang dengan menggunakan pembelajaran seni tari dengan pendekatan menajemen seni. Ruang lingkup penelitian ini meliputi: (1) Perencanaan Pembelajaran Seni Tari, (2) Pelaksanaan pembelajaran seni tari (3) Peran serta guru siswa dalam pembelajaran seni tari, (4) Hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru seni tari telah membuat kelengkapan atau perangkat pembelajaran, salah satunya adalah rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP). Bila dilihat dari rencana pelaksanaan pembelajaran diketahui bahwa dalam pembelajaran sudah sesuai dengan karakteristik PAKEM yaitu membuat siswa aktif dan kreatif dalam menemukan ide baru. Selain itu guru juga aktif dalam mengelola kelas sehingga tercipta pembelajaran yang efektif dalam suasana yang menyenangkan. Selain itu sarana prasarana pendukung pembelajaran dengan pendekatan PAKEM sudah cukup dalam pelaksanaan pembelajaran seni tari khususnya dalam penggunaan media pembelajaran yang optimal sehingga mampu mendukung proses belajar mengajar (PBM). Hasil penelitian kedua ditemukan bahwa pembelajaran seni tari pada  di SD Negeri Malang selain menggunakan pendekatan PAKEM juga menggunakan pendekatan CTL (Contexstual Teaching and Learning) secara beriringan dengan maksud agar mampu mencapai tujuan pembelajaran serta rencana pembelajaran yang telah dibuat sebelumnya. Sehingga tercipta lingkungan belajar yang lebih kondusif dalam pencapaian hasil belajar secara optimal. Kata Kunci: Desain pembelajaran PAIKEM GEMBROT, seni tari
Pendampingan LKS Tematik SD Khas Budaya Masyarakat Kota Wisata Batu Jawa Timur Arina Restian; Delora Jantung Amelia; Setiya Yunus Saputra
Khadimul Ummah Vol 2, No 2 (2019): Mei
Publisher : Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (130.212 KB) | DOI: 10.21111/ku.v2i2.3514

Abstract

Implementation, a community service program entitled "IbM Thematic Worksheets of Elementary Schools LKS Distinctive Culture of the City of Batu Tourism in East Java At SD Muhammadiyah 4 Batu City" this assistance began with a workshop on making thematic worksheets by highlighting the culture of Batu City. This program involves 4 lecturers as a service team and class I-VI teachers as participants of this activity. Prior to the implementation of the lecturers' activities, several coordinating meetings had been held to design community service and socialization activities to the school where the community service was held. This activity involves collaboration with partner schools / elementary schools. There is 1 school involved in this activity, namely SD Muhammadiyah 4 Batu, From the school the teacher appointed is grade I-VI. For the sake of the success of this partnership, teachers who will become training participants need to get strengthening of elementary thematic worksheets that are characterized by the culture of the people of Batu City, to preserve the local wisdom of Batu City. This LKS assistance is currently in the era of the industrial revolution 4.0, therefore we have strengthened the learning system in terms of local wisdom in the local area, Batu City, which is not only invited by students to abstract and imagine areas that have never been visited, the authors initiated to improve the city of stone as local wisdom and enter the material in the form of LKS. This worksheet consists of basic levels, low class to high class. The level of making these worksheets refers to the analysis of hots questions on the types of questions that we pack, so that the ability of students is fun to be able to live everyday, especially in stone city, as readers of our own products. This is related to the need for schools at the elementary school level. 
Pengembangan Bahan Ajar Komik Siswa di Kelas 3 pada Tema 2 di SDN Tlogi Blitar Aghitsatul Habibah; Arina Restian; Murtyas Galuh Danawati; Alfani Athma Putri Rosyadi
SAP (Susunan Artikel Pendidikan) Vol 6, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (675.137 KB) | DOI: 10.30998/sap.v6i2.10410

Abstract

The purpose of this study was to describe the results of developing Sahabat comics teaching materials for grade 3 students at SDN Tlogo 02 Blitar. This development research uses the ADDIE model. The ADDIE development model consists of five stages, namely Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. The data analysis techniques were qualitative data analysis techniques and quantitative data analysis techniques with the aim of knowing how to develop the feasibility of E-Comic teaching materials for students in grade 3 on theme 2 SDN Tlogo 02 Blitar. In the analysis, the researcher conducted an assessment of theory and material, at the design stage the researcher compiled Sahabat comic, at the development and implementation stage the researcher applied the comic results that had been compiled, at the evaluation stage, the researcher reflected on the results that had been obtained after the application of the comic. Sahabat comic teaching materials for grade 3 students of SDN Tlogo 02 get a percentage value of 81.8 valid learning materials according to revision. Validation of teaching materials is 91.6% with proper qualifications without revision, student responsed to Sahabat comics get a percentage of 99.5% indicating that Sahabat comics is very worth it.
PENDIDIKAN KARAKTER DI AUCKLAND UNIVERSITY TECHNOLOGY FACULTY EDUCATION Restian, Arina
Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Sekolah Dasar (JP2SD) Vol 7, No 2 (2019): September 2019
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (345.403 KB) | DOI: 10.22219/jp2sd.v7i2.10074

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan pendidikan karakter di Aucland University Of Technologi Faculty education, kemampuan mahasiswa di bidang akademik dan non akademik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan subjek penelitian mahasiswa di Auckland University Of teknologi, Faculty Education. Hasil penelitian menunjukkan berdasarkan hasil penelitian didapatkan data bahwa penerapannya Pendidikan Karakter sangat efektif, terlihat sekali bahwa Negara New Zealand merupakan sistem pendidikan terbaik didunia dengan kualitas yang di akui secara international. Adapun penerapan 18 karakter dalam proses pembelajaran dikelas, didalam keluarga maupun dimasyarakat. Penerapan Pendidikan Karakter, dalam pembelajarannya seperti di panggung pertunjukan sehingga karakter mahasiswa terpegang secara individu, proses pembelajarannya semuanya menggunakan digital, dilakukan dengan mengikuti sintak atau tahapan sebagai berikut perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi langsung oleh pimpinan fakultas yang berbasis karakter. Tahap perencanaan dilakukan dengan membuat SOP di awal perkuliahan, tahap pelaksanaan dilakukan dengan mengintegrasikan ke dalam kelompok, dan evaluasi dilaksanakan dengan melakukan tanya jawab sebagai bentuk refleksi selanjutnya
Pengembangan Media “Comic Life” untuk Gerakan Literasi Siswa Kelas III di Sekolah Dasar Arina Restian; Eka Kartika Sari
JURNAL PENDIDIKAN DASAR NUSANTARA Vol 5 No 1 (2019): Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (844.02 KB) | DOI: 10.29407/jpdn.v5i1.13187

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan 1) mendeskripsikan bagaimana pengembangan produk media “Comic Life” untuk gerakan literasi siswa kelas III di sekolah dasar dan 2) mendeskripsikan respon pengguna terhadap pengembangan produk media “Comic Life” untuk gerakan literasi siswa kelas III di sekolah dasar. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) media sudah memenuhi kelayakan dan sesuai dengan kriteria yang ditetapkan, dengan demikian media sudah dapat digunakan untuk kegiatan literasi di sekolah. Hal tersebut didukung dengan perolehan presentase dari ahli media sebesar 90,6% dengan kategori sangat baik, perolehan presentase dari ahli literasi sebesar 92% dengan kategori sangat baik; 2) untuk hasil respon dari angket kemenarikan siswa kelompok kecil menghasilkan presentase 93,3% dengan kategori sangat baik dan hasil respon dari angket kemenarikan siswa kelompok besar sebesar 95,1% dengan kategori sangat baik.
Kartu Ragam Gerak Tari Pendet Berbasis 3 Bahasa sebagai Stimulasi Kinestetik Anak Tuna Grahita Restian, Arina; Alifatussa'dah, Alifatussa'dah
JURNAL SATWIKA Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Cultural Institute University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.482 KB) | DOI: 10.22219/SATWIKA.Vol3.No2.98-102

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melatih kecerdasan kinestetik siswa tuna grahita di SDN Pandanwangi 3 Malang. Hal ini dilakukan dengan memberikan stimulasi kinestetik berupa gerakan-gerakan dasar tari pendet yang dijelaskan melalui media kartu ragam gerak tari pendet. Dalam media ini digunakan 3 bahasa sebagai bahasa pengantarnya, yaitu bahasa Indonesia, bahasa Inggris, dan bahasa Thailand. Penelitian menggunakan model ADDIE. Sumber data penelitian adalah siswa tuna grahita di SDN Pandawangi 3 Malang, GPK, validator ahli materi dan media. Penelitian dilakukan 2 kali pada semester genap 2018/2019. Penelitian dilakukan dalam 5 tahapan, yaitu analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Hasil penelitian menunjukan (1) telah dilakukan implementasi pengembangan kartu ragam gerak tari pendet berbasis 3 bahasa dengan cara melakukan proses belajar mengajar dan penerapan 10 gerakan dasar tari pendet yang terdapat di dalam kartu ragam gerak tari pendet, (2) keefektifan pengembangan kartu ragam gerak tari pendet berbasis 3 bahasa sebagai stimulasi kinestetik  pada anak tuna grahita di SDN Pandanwangi 3 Malang harus diterapkan. Hal ini ditunjukan dengan uji keefektifan hasil belajar dengan presentase 65% dan uji keefektifan observasi aktivitas belajar dengan presentase 81,25%. Serta adanya uji kelayakan dari validator ahli media dan validator ahli materi. Hasil ini menunjukkan bahwa media pembelajarna yang dikembangkan efektif untuk digunakan dalam menstimulasi siswa tuna di SDN Pandanwangi 3 Malang